Strategi Berjualan Asuransi Lewat Blog

Blog ibarat sebuah toko. Ke toko itu, orang-orang datang berkunjung dan melihat-lihat barang-barang yang ditawarkan. Jika tertarik dan kebetulan punya uang, mereka membeli. Jika tidak tertarik atau tidak ada uang, mereka pergi lagi. Bedanya, blog berada di dunia maya atau dalam jaringan (daring, online).

Bagi agen asuransi, memiliki sebuah toko daring itu “sangat wajib”. Masalah dasar yang setiap pagi menghantui banyak agen asuransi: “Siapa lagi yang harus saya prospek hari ini?”, terpecahkan dengan sendirinya. Masalah selanjutnya yang kerap bikin agen menyerah, yaitu penolakan, pun berkurang secara signifikan atau beralih rupa menjadi tidak lagi menyakitkan.

Dengan memiliki sebuah toko daring, prospek datang sendiri, mungkin melalui mesin pencari atau media sosial. Mereka bertanya tentang produk atau meminta ilustrasi asuransi, dan yang saya lakukan hanyalah menjelaskan apa yang mereka ingin ketahui. Mereka mungkin tertarik atau tidak tertarik, ambil atau tidak ambil, dan memang begitulah hukum alamnya.

Toko Daring Saya: proteksifinancial.com

Blog http://proteksifinancial.com dibuat bulan Mei 2015 dengan tujuan utama untuk memasarkan produk asuransi syariah dari Allianz Life Indonesia, sekaligus mengedukasi masyarakat tentang asuransi dan beberapa segi perencanaan keuangan lainnya.

Blog lain yang menjadi contoh dan panutan saya karena memiliki trafic sangat besar yakni blog myallisya. Saat bulan Maret 2014, blog myallisya dikunjungi oleh sekitar 100–200 orang per hari, dengan jumlah klik 300–500 (satu pengunjung rata-rata membaca tiga artikel). Ranking Alexa-nya (per Januari 2014) ada di kisaran 600 ribuan (global) dan 13 ribuan (Indonesia). Pagerank-nya masih nol.

Fakta ini tidaklah luar biasa untuk sebuah toko daring, tapi cukup untuk mendatangkan beberapa calon pelanggan baru setiap harinya. Dan untuk ukuran jualan asuransi, dua calon pelanggan per hari sudah lebih dari cukup untuk hidup. (Di dunia nyata pun, standar kerja agen asuransi adalah bertemu dua orang prospek baru setiap hari atau 10 orang per minggu. Rasio keberhasilannya untuk pemula adalah rata-rata 1 dari 10, dan akan makin meningkat seiring bertambahnya jam terbang.)

Hampir 100% penjualan asuransi Bpk Asep (Pengelola Blog) diperoleh dari blog Myallisya. Luar Biasa!

Kenapa Blog?

Ada beberapa jenis toko daring. Web, blog, fanpage di facebook, twitter, lapak di kaskus, hingga grup BBM. Kenapa pilih blog, bukan yang lain?

  1. Blog itu gratis, berbeda dengan web yang berbayar untuk domain dan hosting.
  2. Karena gratis, blog tidak memerlukan perpanjangan setiap tahun, berbeda dengan web yang berbayar. Ini mungkin hal sepele, tapi saya sering menemukan web yang tidak dapat ditemukan lagi karena tidak diperpanjang pembayarannya (page not found).
  3. Blog tidak memerlukan intervensi setiap hari, berbeda dengan twitter, fanpage facebook, dan grup BBM yang memerlukan pembaruan informasi sesering mungkin (setiap hari bahkan setiap jam). Asalkan bangunan dasarnya (yaitu halaman dan artikel yang penting-penting) sudah terbentuk dan jumlah pengunjungnya sudah stabil di angka yang dapat diandalkan, blog boleh ditinggal hingga berbulan-bulan tanpa keberkurangan pengunjung. Saya sendiri sekarang ini rata-rata hanya menulis 4 artikel baru setiap bulan.
  4. Blog menyediakan berbagai menu yang memudahkan pengunjung mencari informasi yang diinginkan, termasuk informasi yang sudah lama dipasang. Berbeda dengan fanpage facebook, twitter, grup BBM, atau lapak di kaskus, di mana informasi yang lama akan ditimpa oleh informasi yang baru, dan tidak mudah bagi pengunjung untuk menemukannya kembali.

Satu kekurangan dari blog gratisan adalah alamatnya yang kepanjangan (“proteksfinacial.wordpress.com”, tidak langsung “proteksifinancial.com”). Sebagian orang menganggap hal ini terkesan kurang profesional dan kurang keren kalau dipajang di kartu nama. Tapi saya mendapatkan satu kesan lain yang tidak kurang positifnya, yaitu kesan personal. Kesan personal, terkadang, lebih disukai daripada kesan profesional. Tapi di luar itu, yang paling penting adalah isinya.

Kenapa WordPress?

Ada beberapa penyedia blog gratis di internet. Yang paling populer adalah wordpress dan blogspot. Keduanya pernah saya gunakan, tapi kemudian saya lebih fokus ke wordpress dengan tiga pertimbangan:

  1. WordPress menyediakan fitur halaman (page) yang bisa beranak-pinak. Ini fitur yang saya butuhkan dan tidak saya temukan di blogspot. Contoh: halaman Produk, beranak Allisya Protection Plus dan Allisya Care; Allisya Protection Plus beranak lagi rider-ridernya.
  2. Informasi statistik di wordpress lebih lengkap. Kita bisa mengetahui jumlah pengunjung setiap saat, artikel dan halaman yang paling banyak dibaca, sumber trafik, jumlah klik tiap pengunjung (yang ini tidak ada di blogspot), dan terutama istilah-istilah mesin pencari yang digunakan pengunjung untuk sampai ke blog kita (ini pun tidak ada di blogspot). Yang terakhir sangat penting karena dapat menjadi masukan bagi kita untuk memaksimalkan frase kata kunci.
  3. Ramah komentar. Pengunjung cukup mencantumkan nama dan email, komentar bisa langsung muncul. Di blogspot, seringkali pengunjung harus menuliskan kata sandi (captcha) agar komentarnya bisa dimuat.

Hal-hal lain:

> WordPress mudah dikenali mesin pencari Google. Dalam hal ini saya suka Google karena tidak pilih kasih. Meski punya Blogspot, dia tidak menganaktirikan penyedia blog lainnya termasuk wordpress.

> Tampilan wordpress lebih sederhana.

> WordPress lebih cocok untuk konten yang didominasi teks.

> WordPress (yang gratisan) tidak mengizinkan penggunanya memasang iklan semacam adsense, hal yang dibolehkan di blogspot. Tapi bagi saya tak masalah, toh saya mencari uang bukan dari iklan, tapi dari kontennya.

> Beberapa orang menyebut bahwa blogspot lebih mudah pengoperasiannya bagi para pemula. Soal ini, saya hanya berkata: memangnya kita mau jadi pemula terus?

Cara Saya Meningkatkan Traffic (Kunjungan)

Tibalah kita ke bagian yang menjadi inti artikel ini. Cara meningkatkan trafik blog atau tips meramaikan blog. Sebetulnya tips-tips semacam ini bertebaran di internet dan anda dapat dengan mudah menemukannya melalui Google. Tapi pengalaman yang bersifat personal seringkali lebih menarik untuk disimak.

Inilah beberapa cara yang pernah atau masih saya lakukan untuk meningkatkan trafik pengunjung..

1.      Memperbanyak konten

Konten yang banyak memberikan jalur yang beragam bagi mesin pencari (Google dan kawan-kawan) untuk menemukan blog kita.

Di awal membangun toko daring, kita wajib menulis hingga belasan artikel baru setiap bulan. Juga membuat halaman statis berisi informasi-informasi dasar yang perlu diketahui pembaca.

2.      Berupaya menulis konten yang bagus dan bermanfaat

Konten yang bagus pastinya akan lebih disukai pembaca, terlebih jika informasi di dalamnya bermanfaat bagi kebutuhan mereka. Karena suka dan informasinya bermanfaat, mereka akan membaca lebih lanjut sampai selesai. Bukan hanya itu, mereka pun akan membaca artikel-artikel yang lainnya. Konten yang bagus tidak menyia-nyiakan waktu yang sangat berharga dari para pembaca.

Bagaimana cara menulis konten yang bagus? Ini soal yang lain lagi. Yang jelas, jika kita tahu apa yang ingin kita sampaikan, tahu apa yang dibutuhkan orang, dan juga tahu cara menyampaikannya, artikel kita akan cukup berharga untuk dibaca.

3.      Memasang frase-kata-kunci yang spesifik

Google dan mesin pencari lainnya menemukan blog kita dengan prinsip yang sederhana: ketika seseorang mengetikkan sesuatu di sana, Google menelusuri miliaran data di dunia maya yang menunjukkan seluruh atau sebagian dari kata-kunci yang diketikkan. Contoh: ketika orang mengetikkan “agen allianz surabaya”, Google mencari artikel di web atau blog yang mengandung sekaligus gabungan kata “agen+allianz+surabaya”, atau sebagian dari kata tersebut.

Kita bisa membantu Google dengan menambahkan frase-kata-kunci di blog kita secara spesifik. WordPress menyediakan caranya melalui menu tag ketika kita menerbitkan artikel. Semakin spesifik sebuah frase-kata-kunci, apalagi jika semakin unik, maka semakin mudah bagi Google menemukannya.

Frase-kata-kunci ibarat indeks di halaman akhir sebuah buku ilmiah, tempat kita bisa dengan mudah mencari konsep atau istilah kunci dari buku tersebut. Frase-kata-kunci harus berkaitan dengan artikel yang kita tulis.

Istilah tersebut yakni frase-kata-kunci (keyword-phrase), karena terdiri dari beberapa kata. Tag-tag yang hanya berisi satu kata tidak akan banyak berguna karena tidak spesifik. Contoh: daripada mencantumkan kata-kunci “agen”, “asuransi”, “allianz”, “surabaya” secara terpisah, lebih baik disatukan menjadi “agen asuransi allianz surabaya”.

Alamat blog, tema blog, dan judul artikel juga akan membantu Google menemukan blog kita.

Banyak yang bilang, frase-kata-kunci harus dibeli. Saya sendiri tidak melakukannya. Lagi pula konon harganya tidak murah.

4.      Memanfaatkan tautan antar-artikel

Misalnya Ketika menulis sebuah artikel yang diinginkan yakni agar pengunjung membaca pula artikel lainnya yang berhubungan. Contoh: di artikel berjudul “Pengalaman Menjadi Agen Asuransi Allianz: Tahun Kedua”, Bpk Asep sebagai penulis blog mencantumkan sejumlah tautan ke beberapa artikel lain, misalnya “Pengalaman Menjadi Agen Asuransi Allianz: Tahun Pertama”, “Mimpi-Mimpi Liem Lie Sia”, “Antara Bisnis MLM dan Asuransi”, dan “Cara Menjadi Agen Allianz”.

Tautan antar-artikel akan berfungsi pula sebagai frase-kata-kunci yang membantu Google menemukan blog kita.

5.      Aktif di media sosial

Media sosial seperti facebook, twitter, kaskus, hingga BBM bisa menjadi sarana promosi yang ampuh untuk mengundang siapa saja datang ke blog kita. Di sini saya ingin menyoroti satu media sosial yang sampai hari ini terus mengundang trafik ke blog kita, yaitu kaskus.

Twitter, facebook, dan BBM juga dapat digunakan, tapi sebatas menginformasikan jika ada artikel baru. Kelemahan twitter, facebook, dan BBM adalah sifatnya yang sementara, sehingga memerlukan intervensi yang terus-menerus, padahal banyak diantara kita maunya pasif saja.

Di kaskus, ada banyak forum diskusi mengenai asuransi yang dapat dimanfaatkan untuk promosi blog, tentunya dengan cara yang sopan dan elegan. Beberapa di antaranya yang pernah saya ikuti antara lain: Korban Agent Asuransi, Unit link vs Term life+Reksadana, dan Ask Asuransi. Cara yang saya lakukan adalah ikut berdiskusi, menjawab dan menanggapi pertanyaan, bahkan ikut berdebat untuk tema-tema yang cukup panas. Di dalam tanggapan atau jawaban tersebut, saya sisipkan tautan ke blog saya.

Saya tidak membuka lapak di kaskus, karena cukup repot membuatnya selalu berada di trending topic. Saya sering merasa aneh pada orang yang setiap hari hanya menyundul-nyundul lapaknya sendiri.

Saran Bagi Yang Ingin Berjualan Asuransi Lewat Blog

Bagi anda agen asuransi yang tertarik untuk berjualan asuransi lewat blog, atau web, ada beberapa prasyarat yang harus dipenuhi.

Pertama, rajin membaca.

Kedua, bisa menulis.

Ketiga, akrab dengan dunia internet.

Saya bukannya ingin memberatkan. Tapi jika tiga prasyarat tersebut belum terpenuhi, anda tidak akan bertahan lama. Membuat blog itu gampang, tapi mengisinya dan membuatnya ramai dikunjungi orang, itu butuh usaha yang teguh dan konsisten disertai pengetahuan dan keterampilan yang memadai.

Berjualan asuransi berbeda dengan berjualan produk lainnya. Jika barang jualan anda berupa produk nyata, seperti baju, obat herbal, alat olahraga, aksesoris, ponsel, bahkan rumah dan mobil, anda bisa menyewa jasa penyedia web dan web anda tinggal terima jadi.

Tapi berjualan asuransi, setidaknya seperti yang saya lakukan, membutuhkan kemampuan menulis dan kebiasaan membaca. Tentu saja anda bisa menyalin-tempel artikel dari blog orang lain, tapi tanpa gairah untuk menulis artikel sendiri, usaha tersebut hanya akan bersifat sementara.

Sementara demikian. Semoga bermanfaat. (Referensi: blog myallisya.com)

 

Advertisements
This entry was posted in Uncategorized on by .

About natanaelalbertus

Kepuasan terbesar saya adalah memastikan Anda dan keluarga memiliki perlindungan yang maksimal terhadap income Anda. Berangkat dari kesadaran untuk melindungi keluarga sendiri dari resiko kehidupan dan bencana keuangan, saya bertransformasi menjadi seorang Life Changer Allianz. Saya berkomitmen untuk memberikan pelayanan terbaik kepada nasabah saya dalam menjalankan profesi saya sebagai seorang Life Changer Allianz, mengedukasi masyarakat akan pentingnya Proteksi Income dan Aset, demi keluarga dan orang-orang yang kita sayangi. Natanael Financial Consultan 08113436830 Phone/WA Email: natanael.albertus@gmail.com

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s