Life Insurance = Asuransi Kehidupan

Pendapat Daniel Haryanto benar bahwa seringkali Life Insurance diterjemahkan sebagai “Asuransi Jiwa”. Namun terjemahan yg tepat untuk Life Insurance adalah “Asuransi Kehidupan”. Jadi “Life Insurance” atau “Asuransi Kehidupan” ditujukan utk menjaga kehidupan manusia tetap berkualitas. #Pendapatan potensial pencari nafkah yg hilang akan digantikan.

Demikian pula investasi waktu & uang untuk mendapatkan suatu keahlian tertentu dapat dilindungi dengan “Asuransi Kehidupan”.

Tidak semua orang butuh “Life Insurance”, hanya orang yg mempunyai cinta dan tanggung jawab yang membutuhkan “Life Insurance”.

Kenapa orang perlu “Life Insurance” :
1. Setiap orang pasti meninggal.
2. Keluarga yg ditinggalkan tetap membutuhkan uang untuk melanjutkan hidup.
3. Saat pencari nafkah meninggal, penghasilan potensialnya akan terhenti.

Life Insurance tidak melindungi jiwa seseorang , tetapi mengganti efek dari terjadinya peristiwa itu.

Jadi yang diasuransikan bukan jiwa tetapi nilai ekonomis, aset dan standard hidup keluarga yg tergantung padanya.

Bukankah ekonomi keluarga, aset dan standard hidup bagian penting dari kehidupan itu sendiri??

Orang membeli Polis Asuransi Kehidupan bukan berarti tidak percaya kepada Tuhan, tetapi karena rasa tanggung jawab atas kehidupan orang-orang yang dipercayakan Tuhan kepada dirinya.

Salam Kehidupan

Natanael Agen Asuransi Allianz Life

HP: 08113436830

 

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

w

Connecting to %s