Monthly Archives: October 2016

Tabel Manfaat & Premi Hospital & Surgical Care Plus (HSC+) Allianz

Hospital and Surgical Care Plus (HSC+) adalah asuransi kesehatan rawat inap yang merupakan manfaat tambahan (rider) dari asuransi jiwa Tapro Allianz.

TABEL-MANFAAT-ALIANZtabel-manfaat-hsc

Hospital and Surgical Care + (HSC+) adalah asuransi kesehatan rawat inap sistem cashless dengan keunggulan antara lain:

  1. Perlindungan kesehatan yang komprehensif (kamar, ICU, dokter umum dan spesialis, pembedahan, obat-obatan, sebelum dan sesudah rawat inap, perawat pribadi di rumah, rawat jalan dan gigi darurat akibat kecelakaan, ambulans, kemoterapi, dialisis, dan fisioterapi).
  2. Fasilitas kartu cashless untuk perawatan di rumah sakit rekanan Allianz di seluruh Indonesia.
  3. Perlindungan 24 jam di seluruh dunia.
  4. Tersedia dalam 10 pilihan plan sesuai kebutuhan dan kemampuan nasabah.
  5. Tidak ada batasan maksimum klaim per tahun untuk rawat inap.

Ketentuan Rider HSC+

Usia masuk 1 bulan sd 60 tahun (ulang tahun terdekat)
Masa pertanggungan Sampai dengan usia peserta mencapai 70 tahun
Mata uang Rupiah
Fasilitas pelayanan
  • Cashless (jaringan Allianz-AdMedika)
  • Reimbursement
Masa tunggu 30 hari dari tanggal disetujuinya program HSC+ (kecuali karena kecelakaan)
Iuran Tabarru (biaya asuransi)
  • Dihitung berdasarkan usia, jenis kelamin, perokok/bukan perokok
  • Iuran Tabarru meningkat sesuai usia
  • Iuran Tabarru dipotong otomatis dari unit investasi sampai masa pertanggungan berakhir
Pilihan plan Plan 100, 200, 350, 500, 750, 1000, 1250, 1500, 1750 dan 2000

TABEL-MANFAAT-ALIANZtabel-manfaat-hsc

Masa Tunggu Hospital and Surgical Care Plus (HSC+)

Masa tunggu untuk perawatan karena sakit adalah 30 hari sejak tanggal polis mulai berlaku secara efektif. Untuk perawatan karena kecelakaan tidak ada masa tunggu.

Penyakit atau kondisi Pre Existing (penyakit atau luka yang telah ada sebelumnya) dikecualikan secara permanen.

Masa tunggu untuk Penyakit yang Ditentukan adalah 12 bulan sejak tanggal polis berlaku secara efektif. Yang termasuk dalam penyakit khusus/ penyakit yang ditentukan adalah penyakit penyakit yang disebutkan di bawah ini termasuk komplikasi komplikasinya:

a. Batu dalam ginjal, saluran kemih, saluran empedu.
b. Jantung dan Pembuluh darah (contoh: darah tinggi dan stroke).
c. Katarak
d. Segala bentuk kista, tumor jinak dan/atau ganas (contoh : myoma uterus)
e. Penyakit yang berhubungan dengan telinga, hidung dan tenggorokan, yang memerlukan pembedahan
f. Kencing manis (Diabetes Mellitus)
g. Tuberculosis (TBC) dan komplikasinya
h. Gangguan kelenjar thyroid
i. Kelainan kadar lemak dalam darah (contoh : kolesterol)
j. Gagal ginjal kronis dan terminal
k. Hernia Nucleus Pulpous
l. Semua kasus haematologi

Pengecualian Hospital and Surgical Care Plus (HSC+)

  1. Semua perawatan dan/ atau pengobatan yang berhubungan dengan segala jenis Penyakit Pre Existing (Penyakit yang sudah ada sebelumnya) termasuk komplikasinya.
  2. Penyakit-penyakit Khusus/ penyakit yang ditentukan, kecuali polis telah berlaku selama 12 (dua belas) bulan berturut-turut.
  3. Transplantasi organ, termasuk semua perawatan dan/atau pengobatan yang berkaitan dengan transplantasi organ.
  4. Semua alat penunjang atau alat bantu buatan atau bahan sintetis baik yang di luar atau melekat pada tubuh, termasuk namun tidak terbatas pada kursi roda, kruk, anggota tubuh palsu, alat bantu dengar, alat bantu penglihatan, kecuali yang ditanamkan di dalam tubuh pada saat pembedahan di kamar operasi seperti alat pacu jantung, stent, pen, plate, screw, K-wire, lensa intra okular, dan sejenisnya.
  5. Perawatan dan pengobatan eksperimental, tradisional dan/atau alternatif yang di luar ilmu kedokteran barat yang tidak terbatas pada akupuntur (kecuali dilakukan oleh Dokter), sinshe, dukun patah tulang, paranormal, chiropractor, naturopath, holistik dan sejenisnya.
  6. Gangguan kejiwaan atau syaraf termasuk psikosis, neurosis, stres, depresi, psikogeriatrik dan manifestasi fisiologis atau psikosomatisnya, perawatan penyalahgunaan obat, kecanduan obat dan/atau alkohol.
  7. Semua perawatan dan/atau pengobatan yang berhubungan dengan: Infertilitas, termasuk inseminasi buatan, bayi tabung, dan pengembalian kesuburan; Impotensi; Semua terapi hormonal yang berkaitan dengan syndrome premenopause.
  8. Perawatan dan/atau pengobatan untuk kegemukan (obesitas), mengurangi berat badan, atau upaya menambah berat badan.
  9. Perawatan dan/atau pengobatan yang berkaitan dengan kosmetik, termasuk bedah plastik kecuali untuk bedah plastik rekonstruksi fungsional akibat kecelakaan yang dilakukan maksimum 30 (tiga puluh) hari kalender setelah kecelakaan.
  10. Pemeriksaan fisik secara berkala, Check Up kesehatan (Medical Check Up) atau pemeriksaan penunjang yang tidak berhubungan dengan pengobatan atau diagnosa dari Penyakit/luka yang ditanggung.
  11. Perawatan dan/atau pengobatan yang berkaitan dengan: Hernia di bawah usia 10 (sepuluh) tahun; Kelainan bawaan dan/atau kelainan/keterlambatan tumbuh kembang.
  12. Kelainan refraksi mata, termasuk perawatan dan/atau pengobatan yang berkaitan dengan kelainan refraksi mata.
  13. Sunat, kecuali yang disebabkan oleh Phimosis/Infeksi.
  14. Perawatan dan/atau pengobatan yang berkaitan dengan: HIV / AIDS, termasuk penyakit atau kondisi yang berkaitan HIV / AIDS; Penyakit Menular Seksual.
  15. Biaya Non Medis, namun tidak termasuk biaya administrasi.
  16. Vitamin tanpa rekomendasi dokter dan tanpa indikasi medis.
  17. Zat makanan pelengkap.
  18. Imunisasi, termasuk perawatan dan/atau pengobatan yang berkaitan dengan komplikasinya.
  19. Keluarga Berencana, termasuk perawatan dan/atau pengobatan yang berkaitan dengan komplikasinya.
  20. Perawatan dan/atau pengobatan akibat: terlibat aktif dalam perang, kerusuhan, perkelahian atau perbuatan kejahatan; melukai diri sendiri atau percobaan bunuh diri baik dalam keadaan sehat fisik dan mental maupun tidak; tindak kejahatan atau percobaan tindak kejahatan atau pelanggaran hukum atau percobaan pelanggaran hukum yang dilakukan oleh Tertanggung atau perlawanan yang dilakukan oleh Tertanggung pada saat terjadinya penahanan atas diri seseorang (termasuk Tertanggung) yang dijalankan oleh pihak yang berwenang, atau
  21. Perawatan dan/atau pengobatan yang diakibatkan: Tertanggung mempersiapkan diri atau mengambil bagian untuk suatu perlombaan ketangkasan, kecepatan dan sebagainya dengan menggunakan kendaraan bermotor baik di darat, air, maupun udara atau sejenisnya; Keterlibatan Tertanggung dalam tindakan yang membahayakan seperti oleh raga bela diri terjun payung, menyelam, mendaki gunung, panjat tebing (baik buatan maupun (sebenarnya), arum jeram base atau bungee jumping, adu kecepatan kendaraan (baik bermotor atau tidak), pesawat udara, terbang layang dan /atau olah raga dirgantara lainnya.
  22. Perawatan dan/atau pengobatan yang diakibatkan karena Tertanggung turut dalam suatu penerbangan selain sebagai penumpang resmi atau awak pesawat udara dari maskapai penerbangan komersil, yang penerbangannya terjadwal, rutin dan berlisensi.
  23. Rawat Jalan bukan akibat kecelakaan.
  24. Semua perawatan dan/atau pengobatan yang berhubungan dengan gigi beserta komplikasinya kecuali yang diakibatkan kecelakaan, dan pemasangan gigi palsu oleh sebab apapun.
  25. Semua perawatan dan/atau pengobatan yang berkaitan dengan kehamilan, melahirkan, nifas dan segala komplikasinya.
  26. Perawatan dan/atau pengobatan yang telah mendapat penggantian dari Jamsostek, Asuransi Kesehatan dan/atau pihak lain.

Jika anda belum memiliki asuransi kesehatan (Askes) sekarang ini, saya menganjurkan anda untuk membeli asuransi jiwa Allianz (Tapro) ditambah  dengan manfaat tambahan asuransi kesehatan Hospital and Surgical Care Plus (HSC+) sekarang juga.

Agen Allianz Life,

Natanael HP: 08113436830 (sms/WA)

line: natanael1975

 

Advertisements

Jenis Kanker yang Rentan Di Derita Wanita

 

Berikut ini jenis kanker yang rentan di derita wanita:

Kanker payudara, kecenderungan genetik dan kehamilan adalah beberapa dari banyak penyebab kanker payudara pada wanita. Deteksi dini kanker payudara adalah kunci untuk bertahan hidup dan terbebas dari kanker berbahaya ini. Wanita harus menjalani pemeriksaan kesehatan secara rutin, terutama yang berhubungan dengan payudara dan berkonsultasi sama dokter untuk menghindari penyakit serius yang mengancam keselamatan.

Kanker ovarium, jenis kanker ini dapat menyerang wanita setelah usia 55 tahun. Wanita yang tidak pernah melahirkan anak dan wanita yang telah memiliki anak pertama mereka setelah 30 tahun bisa menjadi penyebab terjadinyanya jenis kanker tersebut.

Kanker Serviks, kanker ini di India saja, ada lebih dari sepertiga dari wanita yang menderita dan mati dari kanker serviks akibat menderita kanker ini. Alasan utama banyaknya yang menderita jenis kanker yang mematikan ini adalah akibat hubungan seksual pada usia dini, sering gunta-ganti pasangan seks dan kekebalan tubuh yang rendah. Infeksi HIV bisa menjadi penyebab lain dari kanker serviks pada wanita ini. ( baca selengkapnya : Pengobatan Kanker Serviks Secara Alami Tanpa Efek Samping.

Kanker endometrium, Kanker endometrium adalah ketika penyakit mempengaruhi lapisan rahim. Jenis kanker yang mematikan ini dapat mempengaruhi wanita yang berusia di atas 55 tahun. Faktor penyebab Kanker endometrium diabtaranya obesitas, Sindroma ovarium polikistik, menstruasi di usia dini (12 tahun) dan tidak teratur, dan akibat beberapa komplikasi penyakit diabetes, hipertensi, dan penyakit kandung empedu.

Kanker paru-paru, bagi yang tidak merokok juga bisa mengalami kanker paru-paru. Karena orang yang menghirup asap rokok juga lebih berbahaya dibanding dengan perokok. Selain akibat dari rokok, beberapa penyebab kanker paru-paru lain adalah menghirup arsenik, radiasi, dan polusi udara yang tercermar. Kanker paru-paru juga lebih umum terjadi pada orang yang sudah lanjut usia.

Kanker kulit, menurut sebuah hasil studi baru, dikatakan bahwa wanita yang memiliki corak kulit cerah dan memiliki rambut merah atau pirang, dan menghabiskan banyak waktu di bawah sinar matahari cenderung untuk mendapatkan kanker kulit. Penyebab lain jenis kanker adalah ketika seorang anggota keluarga menderita kanker melanoma, besar kemungkinan akan anggota keluarga tersebut juga akan mengalaminya.

Kanker usus besar adalah jenis lain kanker yang banyak diderita oleh wanita di dunia. Kanker usus besar mempengaruhi orang-orang yang memiliki polip usus besar atau rektum. Kanker ini juga mempengaruhi wanita yang memiliki penyakit inflamasi usus, mengalami kelebihan berat badan dan mengonsumsi makanan berlemak tinggi yang tidak banyak mengandung nutrisi juga bisa menjadi alasan untuk kanker usus besar.

Penderita kanker payudara banyak menyerang wanita antara usia 45-55 tahun. Kami menganjurkan agar wanita harus melakukan pemeriksaan secara teratur untuk mencegah penyakit ganas ini. Deteksi dini adalah kunci untuk dapat mencegah dan menyembuhkannya.

Tetapi sebelum anda melakukan pemeriksaan, ada baiknya anda terlebih dahulu melengkapi diri anda dengan asuransi penyakit kritis Allianz CI100 terlebih dahulu agar supaya di saat apabila anda memeriksakan kesehatan dan ternyata anda positif mengidap kanker, anda tidak perlu pusing mau cari uang pengobatan dari mana karena Allianz telah menyediakan nya untuk anda.

Mau Rp. 500 juta? Rp 1 Miliar atau bahkan Rp. 2 Miliar? Tinggal anda sebut saja berapa uang yang anda butuhkan untuk mengobati penyakit kanker anda nantinya dan Allianz akan menyiapkan uang tunai (cash keras) yang langsung ditranfer ke rekening tabungan pribadi Anda.

Ingin konsultasi lebih lanjut hubungi Natanael HP 08113436830

sumber:

http://www.asuransi-jiwa.org/jenis-kanker-yang-rentan-diderita-wanita/

SmartMed Premier: Askes sesuai tagihan dari Allianz

Smartmed PremierSeperti halnya Smarthealth Maxi Violet dan Allisya Care, SmartMed Premier juga merupakan produk asuransi kesehatan murni tanpa investasi dan berdiri sendiri (stand-alone). Manfaatnya lebih lengkap daripada Allisya Care dan Maxi Violet karena dilengkapi juga dengan manfaat kemoterapi, cuci darah (dialisa), dan HIV/Aids.

Satu hal yang paling membedakannya dari produk askes Allianz lainnya yaitu SmartMed Premier adalah program asuransi kesehatan yang menanggung biaya rumah sakit sesuai tagihan, dengan limit tahunan 6 miliar. Artinya, berapa pun tagihan biaya rumah sakit, selama tidak melebihi 6 miliar, akan ditanggung seluruhnya oleh Allianz dan tidak ada batasan manfaat per penyakit.

Ketentuan untuk biaya perawatan bisa ditanggung sesuai tagihan adalah nasabah harus menempati kamar sesuai plan yang diambil. Contohnya jika si pasien mengambil plan A (kamar 500 ribu per hari), maka semua biaya pengobatan akan diganti penuh asalkan nasabah menempati kamar yang harganya 500 ribu per hari atau di bawahnya. Bila perawatan dilakukan di kamar yang lebih tinggi dari plan yang diambil, maka akan berlaku inner limit, bukan prorata atau proporsional.

Manfaat perawatan asuransi kesehatan SmartMed Premier ini berlaku dan dapat digunakan di seluruh dunia (kecuali di USA yang hanya berlaku inner limit).

Fasilitas kartu cashless SmartMed Premier dapat digunakan di seluruh rumah sakit rekanan Allianz yang tersebar tidak hanya di Indonesia namun juga di Singapura, Malaysia, Thailand, Kamboja, dan negara negara lain yang nantinya akan terus bertambah lagi.

SmartMed Premier bisa diambil untuk satu orang, dan bisa juga menyertakan anggota keluarga dalam satu polis.

Rincian manfaat SmartMed Premier bisa dilihat pada tabel berikut:

tabel-manfaat-smartmed-premier

Keterangan:

– Cara membaca tabel di atas: Jika menempati kamar sesuai plan, seluruh biaya selama rawat inap di rumah sakit ditanggung sesuai tagihan, dengan batas maksimum 6 miliar dalam setahun.

– Tapi jika menempati kamar di atas plan yang diambil, maka diberlakukan limit dasar (inner limit) untuk setiap item manfaat.

Tabel Premi SmartMed Premier

tabel-premi-smartmed-premier

Keterangan:

Jenis produk Asuransi kesehatan murni.
Masa kontrak Satu tahun, dapat diperpanjang tiap tahun.
Mata uang Rupiah.
Manfaat dasar Rawat inap.
Manfaat tambahan (rider)
  1. Persalinan
  2. Rawat jalan & gigi
Usia masuk tertanggung 15 hari sd 75 tahun (ulang tahun terdekat)Khusus rider Persalinan: 16 sd 45 tahun.
Usia maksimum proteksi 80 tahun (ulang tahun terdekat).Khusus rider Persalinan: 46 tahun.
Masa tunggu 30 hari dari tanggal polis disetujui untuk perawatan karena sakit.Untuk perawatan karena kecelakaan tidak ada masa tunggu.Khusus melahirkan: 280 hari (9 bulan 10 hari).
Frekuensi pembayaran premi Bulanan, triwulanan, semesteran, dan tahunan(Rate lebih mahal untuk premi selain tahunan)
Cara pembayaran premi
  • Untuk cara bayar tahunan dapat menggunakan kartu kredit maupun transfer
  • Untuk cara bayar selain tahunan hanya bisa menggunakan kartu kredit
Fasilitas pelayanan klaim
  • Cashless (jaringan AdMedika di Indonesia, Singapura, Malaysia)
  • Reimburse (di luar jaringan AdMedika)
Ketentuan fasilitas cashless
  • Hanya berlaku untuk cara pembayaran premi semesteran dan tahunan.
  • Untuk rawat inap dan persalinan, berlaku di jaringan AdMedika di Indonesia, Singapura, dan Malaysia.
  • Untuk rawat jalan dan gigi, hanya berlaku di jaringan AdMedika di Indonesia.
Pilihan plan Ada 10 pilihan plan.Plan A (Kamar 500rb per hari)Plan B (Kamar 750rb per hari)

Plan C (Kamar 1jt per hari)

Plan D (Kamar 1,5jt per hari)

Plan E (Kamar 2jt per hari)

Plan F (Kamar 2,5jt per hari)

Plan G (Kamar 3jt per hari)

Plan H (Kamar 4jt per hari)

Plan I (Kamar 5jt per hari)

Plan J (Kamar 6jt per hari)

Pilihan co-share
  1. Rawat inap dan persalinan: 0%, 10%, 20%.
  2. Rawat jalan & gigi: 20%.

Co-share: Nasabah ikut menanggung biaya perawatan sebesar persentase (10% atau 20%), selebihnya ditanggung Allianz.

Co-share lebih besar, premi lebih murah.

Pilihan no claim bonus 0%, 20%.Tanpa no claim bonus, premi lebih murah.
Ketentuan polis keluarga
  • Keluarga inti, yaitu suami/istri dan anak-anak (untuk anak, maksimal usia 18 tahun, atau 23 tahun jika kuliah) maksimal 3 anak.
  • Untuk anak di atas 18/23 tahun, atau untuk orangtua, harus membuka polis sendiri.
  • Plan kamar yang diambil harus sama untuk semua tertanggung.
Ketentuan pembayaran klaim sesuai tagihan
  • Hanya berlaku untuk penggunaan kamar sesuai plan yang diambil.
  • Untuk penggunaan kamar di atas plan, berlaku inner limit.
  • Untuk perawatan di Amerika Serikat, berlaku inner limit.
  • Dalam keadaan darurat, jika tidak tersedia harga kamar sesuai plan, member dapat menggunakan kamar dengan harga satu level di atas plan maksimum selama dua hari. Setelah dua hari, member harus kembali ke kamar sesuai plan semula. Jika tidak, akan diberlakukan inner limit.
Penyakit khusus  (penyakit yang ditentukan) dan HIV/AIDS Berlaku setelah polis berjalan selama 12 bulan.
Kondisi pre-existing (penyakit yang sudah ada sebelumnya) Apabila ada, akan dikecualikan dari manfaat untuk 24 bulan pertama.
Koordinasi manfaat (jika memiliki polis askes sejenis di perusahaan lain) Jika askes lain dipakai terlebih dahulu, Allianz hanya akan membayar kekurangannya (jika ada). Klaim secara reimburse dengan melampirkan dokumen klaim dari perusahaan lain tersebut.
Keputusan underwriting (penilaian risiko) Tergantung kondisi kesehatan tertanggung, keputusan underwriting ada 5 kemungkinan:

  1. Diterima standar
  2. Diterima dengan ekstrapremi
  3. Diterima dengan pengecualian
  4. Diterima dengan ekstrapremi dan pengecualian
  5. Ditolak
Garansi perpanjangan Tidak ada. Jika pernah klaim, akan dikenakan peninjauan ulang.
Perubahan polis Perubahan polis meliputi penambahan atau pengurangan peserta, perubahan plan (naik atau turun), dan penambahan atau pengurangan rider. Perubahan polis hanya bisa dilakukan pada saat ulang tahun polis.
Berakhirnya polis
  1. Saat tertanggung mencapai usia 80 tahun
  2. Pembayaran premi terhenti
  3. Pembatalan oleh pemegang polis
  4. Tertanggung meninggal dunia

Mana yang terjadi lebih dulu.

Masa Tunggu SmartMed Premier

Masa tunggu untuk perawatan karena sakit adalah 30 hari sejak tanggal polis mulai berlaku secara efektif. Untuk perawatan karena kecelakaan tidak ada masa tunggu.

Masa tunggu untuk Penyakit atau kondisi Pre Existing (penyakit atau luka yang telah ada sebelumnya) adalah 24 bulan sejak tanggal polis berlaku secara efektif.

Masa tunggu untuk Penyakit yang Ditentukan dan HIV/AIDS adalah 12 bulan sejak tanggal polis berlaku secara efektif. Yang termasuk dalam penyakit khusus/ penyakit yang ditentukan adalah penyakit penyakit yang disebutkan di bawah ini termasuk komplikasi komplikasinya:

  1. Batu di Ginjal, Saluran/Kandung Kemih, Saluran/Kandung Empedu
  2. Penyakit Jantung, Pembuluh darah jantung dan Pembuluh darah otak (contoh: Penyakit Jantung Koroner, Stroke)
  3. Hipertensi, Hiperlipidemia (contoh : Hiperkolesterol, Hipertrigliserid)
  4. Katarak
  5. Segala jenis Tumor atau Kista
  6. Penyakit yang berhubungan dengan Telinga, Hidung dan Tenggorokan yang memerlukan dan telah dilakukan pembedahan
  7. Kencing Manis (Diabetes Mellitus)
  8. Tuberkulosis (TBC) dan semua komplikasinya
  9. Gangguan Kelenjar Tiroid
  10. Gagal Ginjal Kronis
  11. Segala jenis Hernia (contoh: Hernia Nucleus Pulposus, Hernia Inguinalis) dan Wasir (Haemorrhoid)
  12. Segala jenis gangguan hematologi (contoh: Anemia, Leukemia, Thalassemia)

Pengecualian SmartMed Premier

(1) Penyakit-penyakit Khusus/ Penyakit yang telah ditentukan, kecuali Polis telah berlaku selama 12 (dua belas) bulan berturut-turut.

(2) Transplantasi organ, termasuk semua perawatan dan/atau pengobatan yang berkaitan dengan transplantasi organ.

(3) Semua alat penunjang atau alat bantu buatan atau bahan sintetis baik yang di luar atau melekat pada tubuh, termasuk namun tidak terbatas pada kursi roda, kruk, anggota tubuh palsu, alat pacu jantung, alat bantu dengar, alat bantu penglihatan, kecuali alat penunjang atau alat bantu yang dibutuhkan pada saat pembedahan di kamar operasi seperti stent, pen, plate, screw, K-wire, lensa intra okular, dan sejenisnya.

(4) Perawatan dan pengobatan eksperimental, tradisional dan/atau alternatif yang di luar ilmu kedokteran barat yang tidak terbatas pada akupuntur (kecuali dilakukan oleh Dokter), sinshe, dukun patah tulang, paranormal, chiropractor, naturopath, holistik dan sejenisnya.

(5) Gangguan kejiwaan atau syaraf termasuk psikosis, neurosis, stres, depresi, psikogeriatrik dan manifestasi fisiologis atau psikosomatisnya, perawatan penyalahgunaan obat, kecanduan obat dan/atau alkohol

(6) Semua perawatan dan/atau pengobatan yang berhubungan dengan :

  1. Infertilitas, termasuk inseminasi buatan, bayi tabung, dan pengembalian kesuburan.
  2. Endometriosis
  3. Impotensi.
  4. Semua terapi hormonal yang berkaitan dengan syndrome premenopause.

(7) Perawatan dan/atau pengobatan untuk mengurangi atau menambah berat badan.

(8) Perawatan dan/atau pengobatan yang berkaitan dengan kosmetik, termasuk bedah plastik kecuali untuk bedah plastik rekonstruksi fungsional akibat kecelakaan yang dilakukan maksimum 30 (tiga puluh) hari kalender setelah kecelakaan.

(9) Pemeriksaan fisik secara berkala, Check Up kesehatan (Medical Check Up) atau pemeriksaan penunjang yang tidak berhubungan dengan pengobatan atau diagnosa dari Penyakit/luka yang ditanggung.

(10) Perawatan dan/atau pengobatan yang berkaitan dengan :

  1. Hernia di bawah usia 10 (sepuluh) tahun
  2. Kelainan bawaan dan/atau kelainan/keterlambatan tumbuh kembang

(11) Kelainan refraksi mata, termasuk perawatan dan/atau pengobatan yang berkaitan dengan kelainan refraksi mata.

(12) Sunat, termasuk Phimosis untuk usia di atas 2 (dua) tahun.

(13) Perawatan dan/atau pengobatan yang berkaitan dengan Penyakit Menular Seksual

(14) Biaya Non Medis, namun tidak termasuk biaya administrasi.

(15) Vitamin tanpa rekomendasi dokter dan tanpa indikasi medis.

(16) Zat makanan pelengkap (Food Supplement)

(17) Imunisasi, termasuk perawatan dan/atau pengobatan yang berkaitan dengan komplikasinya.

(18) Keluarga Berencana, termasuk perawatan dan/atau pengobatan yang berkaitan dengan komplikasinya.

(19) Perawatan dan/atau pengobatan akibat :

  1. Terlibat aktif dalam perang, kerusuhan, perkelahian atau perbuatan kejahatan,
  2. Luka yang disengaja serta percobaan bunuh diri.

(20) Perawatan dan/atau pengobatan karena keikutsertaan dalam aktivitas atau olahraga berbahaya yaitu:

  1. Mendaki gunung, panjat tebing, panjat gedung, bungee jumping, arung jeram
  2. Olahraga berkuda
  3. Tinju, segala jenis olahraga kontak fisik
  4. Segala aktivitas terbang di udara (terjun payung, terbang layang, sky diving, Ultralite, dan lain-lain)
  5. Segala aktivitas menyelam yang menggunakan alat bantu pernapasan (diving, dan lain-lain)
  6. Segala aktivitas lomba kecepatan dengan kendaraan bermesin (balap motor, mobil, perahu, dan lain-lain)

(21) Perawatan dan/atau pengobatan yang diakibatkan karena Peserta melakukan penerbangan dengan menggunakan pesawat udara carteran, militer/polisi, atau helikopter.

(22) Rawat Jalan bukan akibat kecelakaan, kecuali polis dilengkapi dengan Asuransi Tambahan Rawat Jalan yang akan diatur dalam ketentuan tersendiri.

(23) Rawat Gigi bukan akibat kecelakaan dan pemasangan gigi palsu oleh sebab apapun, kecuali polis dilengkapi dengan Asuransi Tambahan Rawat Gigi yang akan diatur dalam ketentuan tersendiri.

(24) Perawatan Kehamilan, Melahirkan, Keguguran kecuali polis dilengkapi dengan Asuransi Tambahan Perawatan Kehamilan dan Melahirkan yang akan diatur dalam ketentuan tersendiri.

(25) Perawatan dan/atau pengobatan yang telah mendapat penggantian dari Jamsostek, Asuransi Kesehatan dan/atau pihak lain.

Ingin buka polis hubungi

Natanael HP 08113436830 / WA/SMA/Call

email :: natanael.allianz@gmail.com

Asuransi Penyakit Kritis dengan Masa Tunggu Tercepat

Pak, masa tunggu untuk sakit kritis di asuransi Allianz berapa lama? Begitulah suatu saat saya ditanya calon nasabah.

Semua asuransi penyakit kritis di Allianz mulai dari CI, CI+ dan CI100 menerapkan masa tunggu 3 bulan (90 hari) yang artinya setelah polis anda aktif, diperlukan masa tunggu selama 3 bulan barulah anda dapat melakukan klaim penyakit kritis.

Masa tunggu di Asuransi penyakit kritis Allianz ini merupakan masa tunggu tercepat dibandingkan dengan perusahaan asuransi yang lain. Di perusahaan asuransi lain, bahkan ada yang menerapkan masa tunggu untuk penyakit kritis sampai dengan 6 bulan bahkan 1 tahun.

Namun bukan berarti anda boleh terlena dan bahkan menunda nunda untuk memiliki asuransi penyakit kritis ini setelah anda tahu kalau masa tunggu untuk asuransi penyakit kritis di Allianz hanya 3 bulan.

Karena jika dalam masa 3 bulan tersebut anda ternyata terdiagnosa penyakit kritis, maka anda tidak dapat lagi melakukan klaim untuk penyakit kritis yang telah terdiagnosa tersebut, bahkan setelah melewati masa tunggu 3 bulan tersebut.

Oleh karena ada masa tunggu ini, maka sangat dianjurkan kepada anda yang kondisi tubuhnya masih sehat saat ini, supaya jangan menunda nunda untuk memiliki asuransi penyakit kritis. Kita tidak pernah tahu apakah kita bisa terkena penyakit kritis.

Dan jika misalnya kita terkena penyakit kritis nantinya, kita juga tidak pernah tahu kapan akan terdiagnosa. Apakah besok, minggu depan, bulan depan, 2 bulan lagi, 6 bulan lagi, atau bahkan 1 tahun lagi? Tidak ada orang yang tahu.

Jadi daripada kita menerka nerka dan mempertaruhkan masa depan hidup kita, alangkah baiknya jika kita mempersiapkan diri dengan memiliki asuransi penyakit kritis Allianz mulai dari sekarang. Harga premi yang murah dan terjangkau membuat siapapun dapat memiliki asuransi penyakit kritis ini. Anda bahkan bisa memiliki asuransi penyakit kritis hanya dengan merogoh uang sebesar Rp 500.000 per bulan saja.

Bayangkan dengan uang yang anda akan habiskan untuk biaya dokter dan biaya rumah sakit apabila suatu saat anda terdiagnosa penyakit kritis. Jumlahnya bisa dari puluhan juta, ratusan juta bahkan miliaran loh, tergantung dari seberapa parah penyakit kritis yang anda derita.

Sudah sejak lama, World Health Organization (WHO) memperkirakan peningkatan kasus penyakit kritis yang menyebabkan kematian. Dalam laporannya, The World Health Report 1998, Life in the 21st Century: A Vision for All, organisasi internasional di bidang kesehatan itu memproyeksikan penyakit kritis menjadi penyebab tiga perempat kematian di seluruh dunia pada 2020. WHO bahkan memprediksikan mayoritas kematian akibat penyakit kronis tersebut terjadi di negara dengan ekonomi berkembang.

Khusus di Indonesia, data WHO tersebut menunjukkan sekitar 61% dari total jumlah kematian pada2002 disebabkan penyakit kritis. Berarti, dari 1,63 juta total kasus kematian pada saat itu, sekitar 986.000 di antaranya disebabkan oleh penyakit kritis, yakni penyakit jantung, kanker, gangguan pernapasan kronis, diabetes dan gangguan kronis lainnya.

Di Indonesia, WHO menunjukkan pada 2005 ada sekitar 12% pria dan 28% wanita berusia 30 tahun ke atas yang mengalami kelebihan berat badan dan obesitas. Jumlah itu diperkirakan meningkat signifikan dalam 10 tahun kemudian.

Pada 2015, WHO meyakini problem tersebut bakal terjadi kepada sekitar 13% pria dan 38% wanita Indonesia dengan rentang usia 30 tahun ke atas. Dengan begitu, risiko penyakit kritis pun bakal melonjak.

Di Indonesia, peningkatan biaya pengobatan setiap tahun diyakini lebih tinggi dari rerata inflasi. Apalagi, biaya pengobatan untuk penyakit kritis jauh lebih besar. Naiknya biaya hidup dan kesehatan di Indonesia menjadi kekhawatiran kebanyakan orang Indonesia, khususnya untuk penduduk yang berusia 30-40 tahun.

Penyakit kritis dapat menyerang siapa saja, pada usia berapa pun. Dengan kesadaran tentang kesehatan dan menerapkan pola hidup yang baik untuk menghindari penyakit kritis, serta memiliki perlindungan asuransi yang memadai, kami sangat berharap agar Anda tidak mengalami masalah keuangan yang berarti disaat terkena penyakit kritis.

Karena asuransi penyakit kritis di Allianz memiliki masa tunggu 3 bulan, jadi jangan tunda tunda lagi untuk memiliki asuransi penyakit kritis.

 

sumber:

http://www.asuransi-jiwa.org/asuransi-penyakit-kritis-dengan-masa-tunggu-tercepat/

 

“Bagaimanakah Cara Membahagiakan Orang Tua”

Apa yang menjadi tujuan hidup anda saat ini. Apa yang ingin anda capai saat ini? Apa yang anda cita citakan yang belum terwujud sampai dengan saat ini?

Jawaban yang paling banyak saya dengar adalah:

“Ingin membahagiakan orang tua”

Meskipun terdengar agak klise namun inilah jawaban yang paling banyak dilontarkan oleh orang orang meskipun sebenarnya masih banyak jawaban yang beragam lainnya karena setiap orang pasti punya impian yang berbeda. Ada yang jawabannya ingin punya rumah yang besar, atau ingin punya mobil sport yang keren, atau bisa juga ingin punya kapal pesiar yang mewah. Atau mungkin anda bercita cita untuk bisa keliling dunia..

Mungkin yang menjawab “ingin membahagiakan orang tua” itu juga sebenarnya dalam hati ingin memiliki juga semua hal yang saya sebutkan di atas mulai dari ingin punya rumah, mobil, kapal pesiar dan lain lain tapi karena malu mengungkapkan nya di depan umum, jadi dipilihlah jawaban yang paling manusiawi kedengarannya yaitu “ingin membahagiakan orang tua”.

Sudahkah kita mempersiapkan diri dan melakukan apa yang mesti dilakukan untuk dapat mencapai apa yang diimpikan dan di cita cita kan tersebut?

Bagaimana jika ingin membahagiakan dan menyenangkan orang tua, bagaimana caranya? Bisa dengan membawa mereka berwisata kemana mereka mau, memenuhi segala kebutuhan yang diperlukan oleh orang tua, atau bisa juga memberikan sebuah rumah idaman di daerah yang nyaman dan asri dimana mereka dapat menikmati masa pensiun mereka dengan damai dan bahagia, atau bisa juga mengabulkan sesuatu hal yang memang menjadi cita cita orang tua kita yang belum terpenuhi, dan lain lain sebagai nya.

Karena butuh uang yang banyak, maka tentu pastinya anda mesti bekerja keras  untuk mencapai itu semua. Jika dalam kondisi normal, kita bekerja tentunya lambat laun, hasil kerja keras kita pasti akan membuahkan hasil. .

Tetapi jika takdir berkehendak lain, misalnya tiba tiba terjadi musibah atas diri kita seperti kecelakaan, terdiagnosa penyakit kritis atau bahkan yang paling ekstrim, meninggal dunia secara mendadak, apa yang akan terjadi? Padahal impian dan cita cita yang anda ingin gapai belum terlaksana misalnya ingin membahagiakan orang orang di sekitar kita seperti orang tua kita.

Yang ada justru kita menambah beban stress orang tua karena kita tertimpa musibah. Namun siapa yang bisa menerka dan menebak jika kemalangan hadir dalam hidup kita. Bukan salah kita kan jika tiba tiba kita tertimpa kemalangan. Mungkin ini sudah takdir dan nasib kita.

Jika usia kita panjang, kita mungkin bisa sempat menjadi orang yang berhasil. Begitu kita berhasil, kita memiliki kesempatan untuk membahagiakan orang tua kita. Bahkan tanpa memberikan mereka materi apa apa saja, saya yakin orang tua kita sudah merasa sangat bahagia melihat keberhasilan yang berhasil kita raih. Itu sudah menjadi hadiah terindah bagi hidup mereka pastinya.

Tetapi bagaimana jika di saat kita belum berhasil, kemalangan lebih dulu datang menimpa hidup kita? Bagaimana jika dalam perjalanan kita dalam menggapai mimpi2 yang kita idam idamkan ternyata terjadi suatu hal yang di luar kuasa kita yang menyebabkan kita tidak dapat bekerja lagi? Bahkan yang lebih tragis lagi meninggalkan orang orang yang kita cintai termasuk orang tua kita untuk selama lama nya.

Hal ini bisa membuat orang tua kita sangat terpukup pastinya. Apalagi jika kita adalah anak satu satunya yang menjadi harapan mereka di saat mereka sudah tua dan pensiun nantinya. Bagaimana nasih orang tua kita jika selama ini kitalah yang menjadi penopang finansial dalam keluarga karena mereka sudah pensiun dan sudah tidak bekerja lagi? Boro boro mengatakan mau membahagiakan orang tua, jika sudah kejadian seperti ini, bahkan malah membuat mereka sedih. Padahal kita bukan sengaja ingin membuat mereka sedih. Tapi, apa mau dikata? Takdir mau dilawan?

Namun ada satu hal yang dapat kita lakukan untuk mengendalikan agar dampak dari kemalangan atau musibah itu tidak terlampau besar sampai mengganggu dan mengusik orang orang di sekitar kita seperti orang tua kita atau mungkin istri dan anak kita (jika kita telah berumah tangga).

Belilah asuransi Tapro Allianz. Jangan berikan beban hidup orang tua kita semakin berat. kehilangan kita, sebagai anak yang paling disayang sudah merupakan sebuah pukulan berat bagi mereka, bagaimana mungkin kita tega membiarkan masalah kita yang belum terselesaikan semasa kita hidup menjadi beban dan masalah baru yang harus mereka pikul lagi.

Bagaimana mungkin kita tega meninggal kan mereka untuk selama lamanya tanpa memberikan sesuatu untuk mereka dapat menjalani hidup dengan layak tanpa kita di tengah tengah mereka? Bukankah tujuan kita yang mulia tadinya ingin membahagiakan mereka?

Ingat, usia mereka juga sudah tidak muda lagi, tidak produktif lagi untuk bekerja. Kepada siapa anda mau menitipkan orang tua anda nantinya jikalau terjadi apa apa dengan diri anda? Kepada siapa mereka harus menggantungkan hidup nantinya padahal anda merupakan satu satu nya harapan mereka di masa tua?

Karena itu lindungilah diri anda dengan Asuransi Tapro Allianz. Jangan biarkan penyesalan datang terlambat. Kita jelas tidak akan pernah tahu batas hidup yang dipunya. Tapi selagi masih ada waktu tersisa, bahagiakanlah mereka sebaik yang kita bisa.

Orangtua jelas tidak akan menuntut banyak dari anaknya. Di hari tua, hal yang paling mereka inginkan adalah topangan menjalani sisa hari yang dipunya. Perhatian dan kasih sayang yang kamu berikan akan jadi bentuk balasan yang paling dirindukan. Mengusap punggung ibumu yang sedang batuk karena kesehatan yang menurun atau sekedar mendengar cerita masa muda ayah sudah cukup membuat mereka tersenyum.

Untuk itu selagi masih ada waktu dan kesempatan, cobalah untuk lebih banyak mengukir bahagia di wajah yang semakin menua itu. Begitu juga jika hari terakhir mereka datang kamu tidak akan pernah menyesal karena belum sempat membahagiakan ayah dan ibumu. Kita tidak pernah tahu, mereka atau kita yang akan lebih dulu dipanggil untuk meninggalkan dunia ini.

Untuk itu, mari buatlah mereka bahagia dan selalu merasa aman selagi masih ada masa tersisa. Beli asuransi Tapro Allianz sekarang juga.

Konsultasi hubungi: Natanael HP 08113436830

Ekspatriat, Perlukah Asuransi?

Ekspatriat atau expatriate dalam bahasa Inggris artinya ‘seseorang yang tinggal sementara maupun menetap di luar negara di mana dia dilahirkan dan dibesarkan’, atau dengan kata lain, orang yang berkewarganegaraan asing yang karena suatu tugas negara atau karena memiliki pekerjaan di luar negera yang mengharuskan mereka tinggal di Indonesia untuk beberapa lama.

Istilah ekspatriat sebenarnya tidak hanya terbatas pada orang asing yang saat ini menetap dan bekerja di Indonesia saja, tetapi juga termasuk orang Indonesia yang saat ini bekerja dan menetap di negara lain.

Asuransi Allianz terbuka bagi siapapun termasuk bagi para warga negara asing yang saat ini sedang menetap dan bekerja di Indonesia maupun bagi warga negara Indonesia yang saat ini sedang bekerja di negara lain. Karena kebutuhan akan sebuah perlindungan dan proteksi sifatnya sangat universal sekali. Jadi tidak peduli apapun warna kulit anda, apapun ras anda, apapun suku dan agama anda, Anda semua harus memiliki asuransi khususnya asuransi Tapro Allianz.

 

 

Jika kebetulan saudara anda adalah seorang ekspatriat yang saat ini sedang bekerja di Indonesia, dia juga dapat memiliki asuransi Allianz untuk memproteksi diri keluarganya selama berada di sini. Apalagi jika saat ini dia sudah menikah dengan warga negara Indonesia dan telah memiliki anak dari hasil perkawinan, tentunya kebutuhan untuk memiliki asuransi, sudah pasti tidak dapat ditunda lagi. Mau tidak mau dia harus memiliki asuransi.

Asuransi yang dapat diambil adalah asuransi Tapro Allianz yaitu asuransi dengan beragam manfaat mulai dari manfaat perlindungan jiwa, penyakit kritis, cacat tetap total, meninggal atau cacat karena kecelakaann, santunan harian rawat inap rumah sakit, manfaat kesehatan rawat inap rumah sakit, dan lain lain.

Dengan memiliki asuransi Tapro Allianz, kebutuhan mendasar akan pentingnya suatu proteksi yang maksimal, sudah pasti terpenuhi. Kita tinggal pilih saja, mau pertanggungan sebesar apa karena itu tentunya dipengaruhi oleh berapa besar premi yang siap untuk anda bayarkan setiap bulannya.