Monthly Archives: October 2016

Kelebihan Asuransi Kritis di Allianz

Produk SmartLink Flexi Account Plus (Tapro Non Syariah) dan Allisya Protection Plus (Tapro Syariah) dari Allianz menyediakan produk rider yang sangat penting untuk dimiliki, yaitu Critical Illness/ manfaat perlindungan penyakit kritis.

Manfaat perlindungan penyakit kritis di Allianz ada 3 jenis yaitu

1. CI+ (Critical Illness Plus), dimana klaim UP nya tidak mengurangi UP dasar dan proteksi berjalan sampai usia tertanggung mencapai 70 tahun

2. CI (Critical Illness), dimana klaim UP nya mengurangi UP dasar dan proteksi berjalan sampai usia tertanggung mencapai 85 tahun.

Kedua rider ini menanggung 49 kondisi penyakit kritis dan hanya bisa di klaim pada saat penyakit kritis sudah berada di tahap advance.

3. CI100 (Critical Illness 100) dimana klaim UP nya tidak mengurangi UP dasar dan proteksi berjalan sampai usia tertanggung mencapai 100 tahun. CI100 ini melindungi 100 kondisi penyakit kritis bahkan dari early stage (penyakit kritis tahap awal).

Berikut adalah keunggulan dari manfaat perlindungan penyakit kritis di Allianz. Semoga bermanfaat untuk anda yang tengah memilih produk asuransi penyakit kritis yang terbaik bagi keluarga, karena nama produk boleh sama tetapi belum tentu manfaatnya sama.

1. Klaim dapat diajukan begitu terdiagnosa memenuhi syarat kondisi penyakit kritis, tanpa harus menjalani pengobatan/operasi terlebih dahulu

Beberapa penyakit kritis dapat ditunda jadwal operasinya. Nah, sebelum operasi dilakukan, klaim dapat diajukan asalkan kelengkapan syarat-syaratnya terpenuhi.

2. Menanggung terminal illness

Di antara penyakit kritis yang dicover di Allianz, salah satunya adalah Terminal Illness. Apa pun nama penyakitnya, asalkan dokter telah mendiagnosa umur yang bersangkutan tidak akan melebihi 12 bulan, maka klaim penyakit kritis dapat diajukan.

3. Menanggung transplantasi organ tubuh penting

Kinerja organ-organ tubuh penting menjadi perhatian utama dalam asuransi penyakit kritis Allianz. Organ tubuh seperti jantung, ginjal, pankreas, liver, paru-paru, dan sumsum tulang merupakan penyangga kehidupan manusia. Memiliki proteksi yang dapat digunakan untuk membiayai penggantian organ-organ tersebut akan memberikan rasa aman yang diperlukan oleh setiap orang.

4. Menanggung kondisi cacat tetap total

Di antara daftar penyakit kritis dari Allianz, ada tiga yang masuk kategori cacat tetap total, yaitu: 1) kebutaan; 2) kelumpuhan; 3) hilangnya kemandirian hidup. Apa pun nama penyakitnya, asalkan memenuhi tiga kondisi ini, maka klaim penyakit kritis dapat diajukan.

5. Menanggung kondisi kritis yang disebabkan oleh kecelakaan

Proteksi penyakit kritis dari Allianz tidak hanya bicara tentang kondisi kritis yang disebabkan oleh penyakit, tapi juga kondisi kritis yang disebabkan oleh kecelakaan. Di antara penyakit kritis yang dicover Allianz, setidaknya ada 10 yang mungkin dapat diakibatkan oleh kecelakaan, yaitu: 1) kebutaan; 2) kelumpuhan; 3) hilangnya kemandirian hidup; 4) Tuli; 5) Bisu; 6) Trauma kepala serius; 7) Koma; 8) Terminal illness; 9) Luka bakar; dan 10) Terputusnya akar-akar syaraf plexus brachialis. Selain itu, rusaknya organ-organ tubuh penting (seperti ginjal dan tulang belakang) juga dapat disebabkan oleh kecelakaan.

6. survival period (masa bertahan hidup) yang sangat singkat

Survival period atau masa bertahan hidup adalah jangka waktu yang disyaratkan untuk tetap hidup ketika seseorang terdiagnosa penyakit kritis. Klaim penyakit kritis baru dapat diajukan jika survival period telah terlewati. Ada asuransi yang mensyaratkan harus bertahan hidup selama 14 hari, ada yang 15 hari, ada yang 30 hari. Jika yang bersangkutan meninggal dunia dalam masa survival period, klaim penyakit kritisnya tidak bisa dicairkan. Tapi itu kalau di tempat lain.

Di Allianz, tidak ada syarat survival period untuk manfaat CI dan CI+. Sebagai contoh, jika seseorang mengalami serangan jantung lalu meninggal, maka ahli warisnya memperoleh dua manfaat: UP penyakit kritis dan UP meninggal dunia sekaligus. Dengan catatan, sebelum meninggal dunia sempat menjalani diagnosa untuk mendapatkan bukti medis serangan jantung.

Sedangkan untuk CI100, survival period nya hanya 7 hari saja. Coba saja bandingkan dengan asuransi lain. Dijamin, Allianz masih lebih unggul.

7. Premi nya sangat Murah dan Terjangkau sekali

Di atas segala kelebihannya, harga adalah faktor yang sangat penting. Premi asuransi penyakit kritis dari Allianz sangat murah sekali. Mulai dengan premi 300 ribu per bulan, seorang pria dan wanita usia 30-an tahun dapat memiliki proteksi penyakit kritis sebesar 300 juta + proteksi jiwa 300 juta. Dan jika ingin terproteksi sebesar 1 miliar (UP jiwa 1 miliar + penyakit kritis 1 miliar), preminya 1 juta saja per bulan. Biaya asuransinya pun relatif lebih murah daripada produk sejenis di asuransi lain. Silakan dibandingkan sendiri dan buktikan sendiri kalau ini bukan omong kosong belaka tapi Fakta.

Dari berbagai keunggulan di atas, jelas bahwa manfaat Critical Illness dari Allianz adalah produk yang serba meliputi, karena menanggung hampir semua kondisi terburuk yang mungkin dialami manusia. Dia beririsan dengan rider ADDB (Accident Death and Disability Benefit) dan TPD (Total Permanent Disability) pada kondisi cacat total. Coba bandingkan dengan asuransi penyakit kritis dari perusahaan asuransi lain.

Jadi, cukup dengan memiliki proteksi jiwa ditambah rider Critical Illness, maka proteksi dasar kita sudah tercukupi. Tetapi jika mau ditambah manfaat ADDB dan TPD juga lebih bagus, karena meskipun ada beberapa manfaat yang yang saling beririsan, tetapi ada juga perbedaannya dan ketiga manfaat ini (CI, TPD dan ADDB) tidak saling mengurangi bahkan saling melengkapi satu sama lain.

Nikmati ongkos krim gratis jika pesan melalui kami. Agen Asuransi Allianz Surabaya.

Natanael, HP 08113436830

email: natanael.allianz@gmail.com

 

sumber:

http://www.asuransi-jiwa.org/perbedaan-asuransi-penyakit-kritis-di-allianz-dengan-di-asuransi-lain/

Penyakit Khusus Masa Tunggu 1 Tahun di Askes Allianz

Penyakit khusus yang memiliki masa tunggu 1 tahun di Asuransi kesehatan Allianz (Hospital and Surgical Plus, Flexicare Family, Smarthealth Maxi Violet, Allisya Care, SmartMed Premier) adalah :

  1. Batu di Ginjal, Saluran/Kandung Kemih, Saluran/Kandung Empedu
  2. Penyakit Jantung, Pembuluh darah jantung dan Pembuluh darah otak (contoh: Penyakit Jantung Koroner, Stroke)
  3. Hipertensi, Hiperlipidemia (contoh : Hiperkolesterol, Hipertrigliserid)
  4. Katarak
  5. Segala jenis Tumor atau Kista
  6. Penyakit yang berhubungan dengan Telinga, Hidung dan Tenggorokan yang memerlukan dan telah dilakukan pembedahan
  7. Kencing Manis (Diabetes Mellitus)
  8. Tuberkulosis (TBC) dan semua komplikasinya
  9. Gangguan Kelenjar Tiroid
  10. Gagal Ginjal Kronis
  11. Segala jenis Hernia (contoh: Hernia Nucleus Pulposus, Hernia Inguinalis) dan Wasir (Haemorrhoid)
  12. Segala jenis gangguan hematologi (contoh: Anemia, Leukemia, Thalassemia)

Apakah jumlah penyakit khusus yang memiliki masa tunggu di asuransi kesehatan Allianz ini termasuk banyak jumlahnya? Ternyata tidak. Anda dapat melakukan cross check langsung ke perusahaan asuransi lainnya dan anda akan merasa kaget karena ternyata jumlah penyakit khusus yang dikenai masa tunggu di tempat lain, jumlahnya jauh lebih banyak daripada di Allianz. Jumlahnya bahkan bisa sampai 16 atau bahkan di atas 20 an. Dan ada beberapa perusahaan asuransi lain yang bahkan masa tunggu untuk penyakit khususnya mencapai 18 bulan atau bahkan 2 tahun. Jadi asuransi kesehatan Allianz sudah yang paling bagus, karena masa tunggu nya paling singkat dan daftar penyakit khusus yang dikenakan masa tunggu juga paling sedikit.

  • Memiliki kebijakan double claim; Kebijakan double claim ini dapat mempermudah Anda untuk mencairkan klaim hanya dengan fotokopi kuitansi rumah sakit yang sudah dilegalisir. Di Allianz, asuransi kesehatan yang menawarkan fasilitas double klaim ini adalah Flexicare Family. Apa sih kelebihan dari fasilitas double klaim ini? Keunggulan nya adalah anda bisa melakukan klaim atas manfaat yang seharusnya anda terima dari perusahaan asuransi meskipun biaya selama anda dirawat di rumah sakit telah ditalangi dan dibayarkan oleh asuransi lain. Karena Flexicare Family sifatnya adalah santunan harian rumah sakit selama dirawat inap di santunan bedah apabila ada pembedahan, oleh sebab itu tidak ada masalah jikalau biaya rumah sakit anda telah dibayarkan oleh perusahaan asuransi lain. Santunan ini tetap dapat anda terima karena ini merupakan hak anda.

Selain Anda mempertimbangkan premi asuransi kesehatan yang terjangkau, Anda juga harus memperhatikan untuk memilih asuransi kesehatan yang murni atau asuransi kesehatan yang merupakan rider (manfaat tambahan) dari asuransi jiwa. Apakah artinya itu? Asuransi kesehatan murni adalah produk asuransi yang berdiri sendiri dan memang dibuat khusus untuk biaya kesehatan tanpa ada gabungan dengan manfaat lain seperti asuransi jiwa. Di Allianz, yag termasuk asuransi kesehatan murni ini adalah Smartmed Premier, Allisya Care dan Smarthealth Maxi Violet. Namun di asuransi kesehatan murni, premi akan naik setiap 5 tahun sekali mengikuti usia kita dan untuk mendapatkan fasilitas kartu cashless, anda mesti membayar premi secara tahunan.

Sedangkan di asuransi kesehatan yang merupakan rider dari asuransi jiwa, premi yang anda bayarkan tidak akan naik melainkan flat seumur hidup anda mengikuti premi pertama yang anda bayarkan. jadi jika saat anda mendaftar premi yang anda bayar sebesar Rp 500.000 per bulan, maka seterusnya premi yang anda bayarkan akan tetap sebesar itu tanpa ada kenaikan. Semakin muda usia anda saat mendaftar asuransi tentunya premi anda juga semakin murah.

Asuransi kesehatan yang merupakan rider dari asuransi jiwa Allianz adalah HSC+ (Hospital and Surgical Care Plus) dan Flexicare Family. Dan di HSC+, meskipun membayar premi secara bulanan, anda juga tetap mendapatkan kartu cashless. Sedangkan di Flexicare Family, sifatnya santunan maka tidak disediakan kartu cashless karena klaimnya dilakukan secara reimburse.

Hal terpenting dalam mencari asuransi kesehatan Allianz adalah daftarkan diri Anda saat masih dalam keadaan sehat atau tidak memiliki riwayat suatu penyakit tertentu. Apabila Anda sudah pernah sakit atau memiliki penyakit tertentu, maka besar kemungkinanya pihak asuransi akan menolak Anda untuk bergabung. Oleh karena itu, sangat penting untuk mendaftarkan diri Anda sejak dini supaya biaya kesehatan lebih murah dan Anda bisa melindungi diri dan keluarga Anda secara maksimal dengan asuransi kesehatan murah namun tidak mengorbankan kualitas pelayanan.

Inign konsultasi dan mendaftar polis kesehatan segera hubungi :

Natanael HP: 08113436830

email: natanael.albertus@gmail.com / natanael.allianz@gmail.com

 

sumber:

http://www.asuransi-jiwa.org/penyakit-khusus-yang-dikenai-masa-tunggu-di-asuransi-kesehatan-allianz-paling-sedikit-dibandingkan-asuransi-lain/

 

Sudahkah Anda Ketahui Produk Asuransi Jiwa Syariah yang Ada di Indonesia

Masyarakat Indonesia sudah cukup banyak yang sudah memahami mengenai apa itu produk asuransi, baik produk asuransi konvensional maupun produk asuransi syariah. Hal ini setelah saya survei dengan menanyakan masyarakat saat antre bus di halte, menunggu tiket pesawat, atau kereta api.
Namun, masih banyak juga yang belum memahami mengenai produk asuransi, utamanya produk asuransi jiwa syariah. Bahkan banyak yang bingung dalam memilih asuransi jiwa secara online. Berikut beberapa hal yang perlu Anda ketahui

Hakikat Asuransi Syariah

Asuransi syariah merupakan pengaturan pengelolaan risiko yang memenuhi ketentuan syariah, tolong menolong secara mutual, yang melibatkan peserta dan operator. Asuransi syariah ini adalah sebuah sistem di mana para peserta mendonasikan sebagian atau seluruh premi yang mereka bayar untuk digunakan membayar klaim atas musibah yang dialami oleh sebagian peserta. Proses hubungan peserta dan perusahaan dalam mekanisme pertanggungan pada asuransi syariah adalah sharing of risk atau saling menanggung risiko.
Apabila terjadi musibah, maka semua peserta asuransi syariah saling menanggung. Dengan demikian, tidak terjadi transfer risiko dari peserta ke perusahaan seperti pada asuransi konvensional. Peranan perusahaan asuransi pada asuransi syariah terbatas hanya sebagai pemegang amanah dalam mengelola dan menginvestasikan dana dari kontribusi peserta.
Jadi pada asuransi syariah, perusahaan hanya bertindak sebagai pengelola operasional saja, bukan sebagai penanggung seperti pada asuransi konvensional.

Alasan Masyarakat Memilih Asuransi Syariah

Pada dasarnya, manfaat dan santunan asuransi pada produk asuransi jiwa syariah tidak jauh berbeda dengan produk konvensional. Hanya saja, produk asuransi syariah menggunakan prinsip-prinsip syariah terhadap zat dan jenis transaksi di dalam muamalah.
Tidak sedikit masyarakat yang tertarik untuk memilih asuransi syariah. Jadi, apa saja alasan masyarakat memilih asuransi syariah?
  1. Asuransi syariah diawasi oleh dewan pengawas syariah (DPS) sehingga pengawasan terjaga dengan baik.
  2. Sistem yang dijalankan asuransi syariah adalah tolong menolong.
  3. Jika dipelajari lebih dalam, konsep asuransi syariah jauh lebih rinci.
  4. Dana asuransi syariah sepenuhnya hak peserta.
  5. Nasabah lebih nyaman karena tidak mengenal sistem dana hangus.
  6. Sistem bagi hasil dalam asuransi syariah lebih adil dan menguntungkan kedua belah pihak.

Tips Memilih Asuransi Jiwa Secara Online

Berikut ini merupakan 5 tips untuk membantu Anda ketika memilih asuransi jiwa secara online.
1. Pertimbangkan Asuransi Jiwa Sesuai Kebutuhan
Dalam memilih asuransi jiwa secara online, pertama Anda perlu mempertimbangkan kebutuhan di masa depan serta premi yang Anda mampu untuk bayar. Dengan mengetahui informasi ini lebih awal akan membantu Anda menentukan asuransi mana yang sesuai, jumlah cakupan serta hal lainnya terkait asuransi jiwa terbaik pilihan Anda.
2. Mencari Informasi Mengenai Cakupan yang di Dapat
Ada baiknya Anda mengetahui segala informasi sedalam mungkin mengenai asuransi jiwa tersebut. Anda perlu mengetahui semua cakupan atau jaminan yang akan Anda dapatkan. Anda juga harus mengetahui hal-hal apa saja yang tidak bisa ditanggung oleh pihak asuransi. Karena dengan mengetahui hal ini, Anda tidak akan khawatir mendapat asuransi yang mengecewakan.
3. Perbandingkan Beberapa Asuransi Jiwa
Setiap perusahaan asuransi mempunyai visi dan prinsip masing-masing. Oleh karena itu, Anda perlu mengetahui seluk-beluk beberapa asuransi terbaik tersebut. Bandingkan apakah asuransi jiwa tersebut terbaik bagi proteksi dan kebutuhan Anda.
4. Periksa Keamanan dan Privasi
Anda perlu mengetahui seberapa ketat keamanan dan kerahasiaan dijaga oleh asuransi perusahaan tersebut. Anda tentu tidak ingin jika ada yang mengakses data pribadi Anda atau hal-hal merugikan lainnya terjadi jika keamanan tidak terjaga. Ini merupakan tips penting memilih asuransi jiwa secara online yang kadang dilupakan orang.
5. Menggali Informasi dari Berbagai Pihak
Untuk mengetahui seberapa meyakinkan perusahaan asuransi jiwa tersebut untuk Anda pilih, galilah informasi dari berbagai pihak. Misalnya, tanyakan pada rekan kerja atau dari kerabat. Ini untuk meninjau citra perusahaan asuransi jiwa tersebut serta menghindari pilihan yang salah.

Produk Asuransi Jiwa Syariah di Tanah Air

Berikut ini merupakan produk asuransi jiwa syariah di tanah air yang perlu Anda ketahui:
1. Asuransi Jiwa Murni (Al Khairat)
Asuransi jiwa murni atau takaful al-khairat merupakan suatu suatu bentuk perlindungan yang manfaat proteksinya diperuntukkan bagi ahli waris apabila pemegang polis ditakdirkan meninggal dalam masa perjanjian.
2. Asuransi Jiwa Plus Kesehatan (Falah)
Produk asuransi yang satu ini dirancang secara khusus bagi peserta yang menginginkan manfaat asuransi secara menyeluruh termasuk juga dana santunan harian selama peserta rawat inap di rumah sakit serta manfaat bila peserta mengalami atau menderita penyakit-penyakit kritis.
Dengan mengetahui ulasan di atas, Anda akan lebih paham dan lebih bijak dalam memilih asuransi bagi Anda dan keluarga. Tips memilih asuransi jiwa secara online akan membantu Anda ketika hendak mendaftar asuransi secara online.
Ingin konsultasi atau buka polis Asuransi Syariah Allianz,
Hubungi Natanael, agen allianz star network
HP. 08113436830 (SMS/WA/Call)
sumber: https://www.futuready.com/artikel/asuransi-proteksi/sudahkah-anda-ketahui-produk-asuransi-jiwa-syariah-yang-ada-di-tanah-air

Hitunglah Kebutuhan Uang Pertanggungan Anda dengan Kalkulator Asuransi

Uang pertanggungan asuransi jiwa berfungsi sebagai pengganti penghasilan ketika pencari nafkah dalam keluarga meninggal dunia. Pengganti penghasilan ini tentunya digunakan untuk memenuhi segala kebutuhan keluarga yang ditinggalkan. Sampai berapa lama? Sampai keluarga tersebut mampu menghidupi diri sendiri.

Jadi, seberapa besar uang pertanggungan yang mesti anda miliki? Sudah cukupkah uang pertanggungan yang anda miliki saat ini?

Allianz Life Indonesia memiliki sebuah Kalkulator Asuransi untuk menghitung kebutuhan uang pertanggungan yang anda siapkan untuk melindungi kehidupan keluarga tercinta.

Petunjuknya disajikan dalam gambar berikut. 

Menghitung UP.png

menghitung-up-2

menghitung-up-3

Jika anda telah mendapatkan hasilnya, silakan menghubungi saya untuk mendapatkan ilustrasi produk yang sesuai.

Natanael

Bisnis Eksekutif Allianz Star Network

HP/WA 08113436830

sumber:

 

Apakah Penyakit Diabetes bisa Sembuh Total?

Pernah hal ini saya sampaikan ke teman saya, apakah penyakit diabetes bisa sembuh total? Ada yang menjawab, “tidak bisa”. Ada yang menjawab, “bisa”. Kemudian dari jawaban itu saya kembali bertanya ke teman saya yang berprofesi sebagai dokter. Dia menjawab: Diabetes tidak dapat dikatakan sembuh total.

Meskipun diabetes tidak dapat disembuhkan, penyakit ini dapat ditangani dan dikontrol. Artinya, penderita bisa mempertahankan kadar gula darah tetap dalam kadar normal sehingga tidak menyebabkan komplikasi (penyakit lanjutan yang lebih berat dari penyakit awal). Dengan demikian diharapkan penderita tetap hidup normal tanpa muncul gejala diabetes yang mengganggu.

Lalu bagaimana cara menangani dan mengontrol diabetes? Untuk mengetahuinya, sangat disarankan kita harus mengenal lebih dulu apa itu kondisi diabetes.

Memahami Kondisi Diabetes

Diabetes melitus (DM) atau sering disebut kencing manis merupakan suatu keadaan tubuh mengalami gangguan dalam menyeimbangkan kadar gula. Pada kondisi tersebut, kadar gula di dalam tubuh penyandang diabetes berada dalam kadar yang sangat tinggi. Di dalam medis, kondisi tingginya kadar gula di dalam darah disebut hiperglikemia.

Bagaimana kadar gula darah pada penyandang diabetes dapat meningkat? Hal ini disebabkan oleh gagalnya organ pankreas dalam memproduksi hormon insulin seimbang dengan jumlah kadar gula di dalam darah. Pasalnya, hormon insulin adalah hormon utama yang mengendalikan gula dari darah ke dalam sebagian besar sel-sel di tubuh. Hormon insulin dapat dikatakan memiliki tugas membawa dan menyerap glukosa (gula di dalam darah) menjadi energi.

Dari sudut pandang fungsi hormon insulin, diabetes dibedakan menjadi dua tipe, yakni:

Diabetes Tipe 1

Pada orang yang mengalami diabetes tipe 1, yang terjadi di dalam tubuhnya adalah hormon insulin gagal diproduksi oleh organ pankreas. Dengan demikian gula di dalam darah terlalu banyak dan gagal menjadi energi karena tidak cukup banyaknya jumlah hormon insulin.

Diabetes Tipe 2

Pada pasien diabetes tipe 2, apa yang terjadi pada tubuh mereka berbeda dengan diabetes tipe 1. Kondisi jumlah hormon insulin pada penyandang diabetes tipe 2 dapat dikatakan cukup menyeimbangkan jumlah kadar gula. Namun, yang terjadi adalah hormon insulin mengalami kelainan fungsi. Yakni gagal menyerap dan mengubah gula menjadi energi.

Ketika hormon insulin gagal melakukan fungsinya membantu mengubah gula menjadi energi, maka hal yang terjadi adalah kadar gula di dalam darah menjadi meningkat dan gagal menjadi energi.

 

Faktor Risiko Terjadinya Diabetes Pada Seseorang

Diabetes dapat disebabkan oleh dua golongan faktor risiko, yakni:

1. Faktor risiko yang tidak dapat dimodifikasi

Artinya adalah terdapat beberapa keadaan tubuh seseorang yang lebih memungkinkan terjadinya diabetes pada seseorang karena faktor sejak bawaan sejak lahir dan tidak dapat di ubah. Berikut di antaranya:

  • Genetika; terdapat riwayat keluarga yang pernah mengalami diabetes semakin meningkatkan terjadinya diabetes pada seseorang.
  • Umur; faktor penuaan membuat beberapa organ mengalami penurunan fungsi. Salah satu yang paling berperan dalam diabetes adalah organ pankreas yang berpotensi mengalami penurunan fungsi memproduksi hormon insulin. Karena risiko diabetes melitus meningkat seiring meningkatnya usia, maka sangat disarankan jika Anda berusia >45 tahun, sebaiknya mulai rutin untuk memeriksa kadar gula darah secara teratur.
  • Berat badan ketika lahir; riwayat Ibu melahirkan bayi dengan berat lahir bayi >4000 gram atau Ibu pernah menderita DM saat hamil (DM gestasional) semakin meningkatkan risiko terjadinya diabetes. Sebaliknya, riwayat lahir dengan berat badan rendah (< 2,5 kg) pun memiliki risiko mengalami terjangkitnya diabetes pada saat sang bayi tumbuh dewasa.

2. Faktor risiko yang dapat dimodifikasi

Faktor ini adalah penyebab diabetes sebagai akibat dari gaya hidup.

Faktor ini adalah penyebab diabetes sebagai konsekuensi dari gaya hidup yang kurang baik. Contohnya seperti:

  • Obesitas; berat badan berlebih sangat berisiko untuk  terkena penyakit diabetes.
  • Aktivitas fisik kurang; tubuh yang cenderung jarang olahraga, atau jarang aktif bergerak, sangat berisiko mengalami diabetes.
  • Merokok; merokok tidak hanya berbahaya bagi organ pernapasan dan jantung, tapi juga semakin meningkatkan seseorang terkena penyakit diabetes.
  • Penyakit darah tinggi;  Pada seseorang yang menyepelekan kondisi darah tinggi (hipertensi), maka besar kemungkinan dirinya dapat mengalami diabetes di kemudian hari.
  • Kolesterol tinggi; sama halnya seperti hipertensi, kondisi kolesterol yang tidak terkendali, dapat menyebabkan diabetes. Batas rata-rata ambang kadar kolesterol yang berisiko menyebabkan diabetes adalah dengan kadar HDL (lemak baik) <35mg/dL, dan kadar trigliserida > 250 mg/dL. Oleh karena itu penting adanya untuk senantiasa memeriksa kadar kolesterol Anda secara berkala.
  • Pola makan tidak sehat; Jika terlalu banyak makanan yang tinggi gula dan rendah kandungan serat maka sangat memungkinkan untuk meningkatkan risiko diabetes.
  • Kondisi polycystic ovary syndrome (PCOS); Terjadi pada wanita, ditandai dengan adanya menstruasi yang tidak teratur, pertumbuhan rambut yang banyak (kumis, rambut di lengan, dll), dan obesitas.

Hal-hal tersebut adalah faktor risiko yang dapat menyebabkan diabetes. Terdapat hal lainnya yang wajib Anda cermati, yakni gejala diabetes. Karena jika gejala-gejala diabetes tersebut muncul, sudah saatnya penanganan dan cara mencegah penyakit diabetes perlu dilakukan.

 

Gejala Diabetes

Seseorang harus mewaspadai jika terdapat gejala diabetes yang paling utama berikut ini:

  • Selalu haus (polidipsi),
  • Banyak makan (poliphagi),
  • Banyak kencing (poliuri),
  • Badan selalu lemas dan berat badan menurun secara drastis, meskipun penderita makan dan minum banyak.

Lalu, apa yang dapat dilakukan jika gejala-gejala tersebut muncul? Anda dapat menyikapi gejala tersebut dengan beberapa cara berikut ini:

1. Mulailah Mencermati Kadar Gula Darah Anda

Caranya cukup sederhana, yakni cukup dengan mencermati kadar gula darah Anda. Berikut adalah cara mencermati kadar gula darah Anda:

Penentuan kadar gula darah normal dilihat dari kapan waktu pengukuran pengambilan darah, oleh karena itu terdapat nilai gula darah sewaktu (darah di ambil saat itu juga), saat puasa dan dua jam setelah makan. Berikut nilai normal masing-masing:

  • Kadar gula darah sewaktu: Perhitungan gula darah kapan saja. Nilai normal kurang dari 140 mg/dl.
  • Kadar gula darah puasa: Perhitungan gula darah yang dihitung saat puasa (delapan jam terakhir) dengan nilai normal kurang dari 100 mg/dl.
  • Kadar gula darah dua jam setelah makan: Perhitungan gula darah pada saat dua jam setelah makan dengan nilai normal kurang dari 140 mg/dl.

2. Mulailah untuk Konsultasi ke Dokter Anda

Dengan melakukan kunjungan ke dokter dan mendapatkan pemeriksaan, maka dokter akan mulai memberikan saran dan rekomendasi langkah penanganan dan pencegahan diabetes agar tidak menjadi semakin parah.

Pasalnya, jika kondisi diabetes disepelekan dan dibiarkan tanpa penanganan maka besar risiko terjadinya komplikasi penyakit yang lebih mematikan, di antaranya seperti:

  • Gagal ginjal ringan sampai berat.
  • Mata kabur disebabkan adanya katarak atau kerusakan retina.
  • Gangguan pada saraf perifer (bagian dari sistem saraf yang didalam sarafnya terdiri dari sel-sel yang membawa informasi ke (sel saraf sensorik/rabaan) dan dari (sel saraf motorik/gerakan) sistem saraf pusat (SSP), yang terletak di luar otak dan sumsum tulang belakang) yang ditandai dengan gejala kesemutan, rasa kebas dan kebal pada anggota tubuh.
  • Gangguan saraf pusat (bagian dari sistem saraf yang terdiri dari otak dan sumsum tulang belakang) yang dapat menimbulkan gangguan peredaran darah otak sehingga memudahan  terjadinya stroke.
  • Gangguan pada jantung berupa penyakit jantung koroner. Penyakit jantung koroner merupakan penyakit di pembuluh darah jantung yang disebabkan adanya lemak di dalam dinding pembuluh darah.
  • Gangguan pada hati berupa timbunan lemak di hati dan kerusakan pada hati.
  • Gangguan pada pembuluh darah berupa penyakit hipertensi (darah tinggi) dan penyumbatan dinding pembuluh darah (arterosklerosis).
  • Gangguan pada saraf dan pembuluh darah dapat menimbulkan impotensi.
  • Paru–paru menjadi mudah terserang penyakit tuberculosis (TBC).

Diabetes melitus adalah penyakit yang dapat dicegah. Sehingga lakukan pencegahan penyakit diabetes dan segera kenali faktor risiko yang Anda miliki. Apabila Anda memiliki faktor risiko yang disebutkan di atas, segera lakukan usaha pencegahan penyakit diabetes dengan memeriksakan kadar gula darah Anda secara berkala, diet sehat, olahraga teratur, berhenti merokok, dan mengontrol penyakit yang mendasari (hipertensi, kolesterol, PCO).

Cara Mencegah & Mengendalikan Penyakit Diabetes

Berikut cara mencegah dan mengontrol penyakit diabetes:

1. Menjaga kadar gula darah dengan cara:

  • Selalu kontrol kadar gula darah Anda dengan melakukan pemeriksaan gula darah secara berkala.
  • Minum obat secara rutin.  Obat-obatan anti diabetes berbentuk tablet (oral) atau injeksi insulin (suntikan).

2. Olahraga secara rutin dua kali dalam seminggu. Olahraga dapat membantu penderita untuk menjaga berat badan, membakar kalori, menurunkan kekebalan terhadap hormon insulin dan menjaga kadar gula darah tetap dalam keadaan normal.

3. Menjaga asupan makanan. Dilansir dari Perhimpunan Dokter Spesialis Penyakit Dalam Indonesia. Untuk menentukan kebutuhan kalori tiap penderita diabetes secara tepat, diperlukan perhitungan untuk mempermudah penentuan diet standar yang biasanya diberikan oleh ahli nutrisi atau dokter spesialis gizi. Berikut diet standar penderita diabetes:

Pengelompokan Standar Kebutuhan Kalori dalam Sehari
Standar I 1100 kalori
Standar II 1300 kalori
Standar III 1500 kalori
Standar IV 1700 kalori
Standar V 1900 kalori
Standar VI 2100 kalori
Standar VII 2300 kalori
Standar VIII 2500 kalori

Standar I – III               :  Untuk orang gemuk

Standar IV – V             :  Untuk orang berat badan ideal

Standar VI – VII           :  Untuk orang kurus

Untuk menentukan apakah seseorang gemuk, kurus atau termasuk kedalam kategori berat badan ideal digunakan perhitungan Indeks Massa Tubuh (IMT). Untuk mengetahui nilai IMT ini, dapat dihitung dengan rumus berikut:

Berat Badan (Kg)

IMT =   —————————————————

Tinggi Badan (m) X Tinggi Badan (m)

Batas ambang IMT untuk Indonesia adalah sebagai berikut:

1. Kategori IMT kurus :

  • Kekurangan berat badan tingkat berat < 17,0
  • Kekurangan berat badan tingkat ringan 17,0 – 18,4

2. Kategori berat badan normal : 18,5 – 25,0

3. Kategori berat badan gemuk :

  • Kelebihan berat badan tingkat ringan 25,1 – 27,0
  • Kelebihan berat badan tingkat berat > 27,0

4. Mengelola stres. Stres berperan besar dalam ketidakseimbangan gula darah. Stres dapat memicu resistensi insulin, meningkatkan berat badan, meningkatkan peradangan, dan akhirnya dapat menyebabkan diabetes.

 

Cara Penanganan Diabetes

Saat ini, diabetes tipe 1 hanya dapat diobati dengan menggunakan insulin, dengan pengawasan yang teliti terhadap tingkat glukosa darah melalui alat monitor pengujian darah. Sedangkan pada diabetes tipe 2 penanganan utama dilakukan dengan cara melakukan diet dan olahraga yang teratur. Jika tidak membantu diperlukan terapi obat anti diabetes.

Keberhasilan terapi DM sangat ditentukan oleh peranan pasien dalam mengontrol dan merawat dirinya sendiri. Melalui edukasi pasien  akan mengetahui bagaimana usahanya sendiri atau peranannya dalam membantu terapi dokter.

Hal-hal yang dapat dilakukan oleh pasien sendiri dalam meningkatkan keberhasilan terapi DM adalah :

  • mengatur dietnya.
  • merawat kaki sehat.
  • merawat luka.
  • menyuntik insulin sendiri.
  • mengatur porsi olahraga.
  • memonitor gula darah dan kadar gula di dalam urin.

Hal terakhir yang perlu diketahui adalah perlunya dukungan dari orang-orang terdekat kepada penyandang diabetes. Dukungan keluarga, teman ataupun relasi kepada penyandang diabetes dapat memberikan sebuah dorongan semangat untuk menjalani pola hidup sehat.

sumber: https://www.futuready.com/artikel/kesehatan/penyakit-diabetes-bisa-sembuh-total

Lima Jenis Penyakit Kritis yang Berpotensi Menjadi Beban Finansial

Ada lima jenis penyakit kritis yang berpotensi menjadi beban finansial atau beban keuangan.

Berikut data yang disampaikan Menkes RI di sela-sela Sidang Kesehatan Dunia Organisasi Kesehatan Dunia (WHO)[2]:

1. Penyakit jantung

Jantung termasuk penyakit kritis yang menghabiskan triliunan rupiah. Disebutkan pada periode Januari – Juni 2014, terjadi 232.010 kasus yang menghabiskan dana Rp1,82 triliun. Beberapa masalah yang sering terjadi adalah adanya penyumbatan aliran darah ke jantung. Untuk itu ada beberapa jenis perawatan yang biasa dilakukan, baik dengan operasi bypass (memberikan saluran baru ke jantung) atau pemasangan ring (memberikan semacam cincin untuk membuka saluran yang tersumbat).[3]

2. Stroke

Pada peringkat kedua penyakit yang mendatangkan beban finansial tertinggi adalah stroke. Pada periode yang sama, pasien yang ditangani sejumlah 172.303 dengan biaya perawatan mencapai Rp794,08 miliar. Penyakit yang juga sering disebut sebagai penyakit tersumbat atau pecahnya pembuluh darah di otak ini perlu perawatan yang intensif karena berhubungan dengan otak. Tak jarang penderitanya akan mengalami cacat seumur hidup. Karena itulah pengobatannya butuh biaya yang mahal.[4]

3. Ginjal

Penyakit kritis lain yang juga menghabiskan banyak biaya adalah penyakit ginjal. Menurut Menkes, biaya yang dikeluarkan untuk menangani 138.779 pasien ginjal sebesar Rp750 miliar. Pengobatannya bisa dilakukan dengan berbagai cara, mulai dari cuci darah rutin, operasi untuk mengangkat batu ginjal, hingga cangkok ginjal.[5]

4. Diabetes

Penyakit yang dikenal berhubungan dengan gula ini menurut Menkes menghabiskan Rp313,64 miliar untuk menangani 70.584 pasien sepanjang Januari – Juni 2014. Penderita diabetes harus punya disiplin tinggi untuk mengontrol gula darah. Semakin tinggi kadar gula penyandang diabetes, maka akan semakin tinggi sejumlah penyakit komplikasi yang mungkin menyertai, seperti stroke, jantung, dan ginjal.[6]

5. Kanker

Penyakit kanker juga termasuk penyakit yang mendatangkan beban keuangan. Jumlahnya mencapai Rp313,09 miliar untuk merawat 56.033 pasien. Ada beragam jenis kanker yang menyerang. Mulai dari kanker otak, laring, paru-paru, payudara, serviks, dan lainnya. Untuk merawat penderita, biasanya pasien harus menjalani terapi kemo (diberi obat suntik untuk melemahkan kanker) hingga operasi pengangkatan kanker pada bagian tubuh yang terserang.[7]

Agar terhindar dari jenis jenis penyakit tersebut  Anda bisa berkonsultasi dengan dokter dan ahlikesehatan. Salah satu upaya pencegahannya menurut Guru Besar Ilmu Kesehatan Masyarakat Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Indonesia Hasbullah Thabrany di antaranya adalah dengan tidak merokok. Sebab rokok merupakan faktor risiko yang menyebabkan aneka penyakit kritis seperti jantung, stroke, hingga kanker.[8] Dan agar terhindar dari risiko beban finansial atas jenis penyakit kritis yang mungkin menghampiri keluarga, sebaiknya Anda mempersiapkan proteksi seperti dana darurat untuk kesehatan atau memiliki asuransi sesuai dengan kebutuhan Anda.

Saya merekomendasikan anda wajib memiliki asuransi sakit kritis Allianz life. Apa itu?

Silahkan konsultasi ke Natanael, agen Allianz Life. HP 08113436830 (WA/SMS/Call)

atau email ke natanael.albertus@gmail.com

 

sumber: https://www.futuready.com/artikel/kesehatan/5-penyakit-kritis-berpotensi-menjadi-beban-finansial