Monthly Archives: December 2016

Seputar ​Allisya Protection Plus atau Tapro Allisya

​Allisya Protection Plus atau disebut juga Tapro Allisya atau Tapro Syariah adalah sebuah program asuransi jiwa yang dipadukan dengan investasi berbasis syariah. Tapro Allisya memberikan perlindungan jiwa hingga seumur hidup, serta dapat ditambahkan manfaat proteksi kecelakaan, cacat tetap total, penyakit kritis, rawat inap, dan pembebasan premi. Investasinya disalurkan pada instrumen-instrumen investasi yang halal dan bersih sehingga insya Allah bernilai berkah.

Keunggulan

1. Dikelola sesuai syariah di mana para peserta berakad untuk saling menolong satu sama lain. ( Redaksi kontrak syariah dapat dibaca di SINI )

2. Memberikan perlindungan jiwa hingga usia 100 tahun.

3. Memiliki rider (asuransi tambahan) yang lengkap, meliputi proteksi kecelakaan, cacat tetap total, penyakit kritis, rawat inap cashless, santunan rawat inap reimburse, dan bebas premi.

4. Manfaat cacat tetap total (TPD: Total Permanent Disability) dapat diambil secara terpisah dari manfaat meninggal dunia, sehingga kejadian TPD tidak membuat polis tutup.

5. Memberikan manfaat tambahan perlindungan 100 kondisi kritis (CI100) sejak tahap awal penyakit hingga usia 100 tahun, klaim tanpa mengurangi UP jiwa.

6. Uang pertanggungan penyakit kritis bisa 5 kali lebih besar dari UP jiwa. (Promo di SINI ).

7. Dalam satu polis bisa ambil lebih dari satu rider Penyakit Kritis (CI+, CI100, CIA).

8. Memberikan UP lebih besar dengan premi lebih rendah dibanding produk lain yang sejenis.

9. Jika ditambahkan rider Term-life, premi bisa lebih murah daripada produk term-life murni untuk UP yang sama.( Promo di SINI ).

10. Struktur biaya lebih rendah dibanding produk lain yang sejenis.

11. Sudah ada alokasi investasi dari premi berkala sejak tahun pertama.

12. Dana peserta diinvestasikan dalam instrumen investasi yang halal dan bersih, bebas dari riba, judi, miras, rokok, dan usaha-usaha buruk lainnya.

13. Hasil investasi (jika dimaksimalkan) dapat digunakan untuk berbagai keperluan di masa depan, seperti dana darurat, pendidikan anak, pensiun, perjalanan ibadah, rekreasi, dan lain-lain.

14. Dikelola oleh Allianz, salah satu perusahaan asuransi terbesar dunia dengan brand yang sangat bagus.

Manfaat Dasar

Jika tertanggung meninggal dunia sebelum usia 100 tahun, dibayarkan UP jiwa + nilai investasi.

Jika tertanggung hidup sampai usia 100 tahun, dibayarkan sebesar nilai investasi.

Keterangan lebih lanjut, buka di sini: Manfaat Dasar.

Manfaat Tambahan (Rider)

1. ADDB (Accident Death and Disability Benefit)

Membayarkan UP jika tertanggung meninggal atau cacat karena kecelakaan sebelum berusia 65 tahun. Keterangan lebih lengkap baca di sini: ADDB .

2. TPD (Total Permanent Disability)

Membayarkan UP jika tertanggung menderita cacat tetap total karena sakit atau kecelakaan sebelum berusia 65 tahun. Keterangan lebih lengkap baca di sini: TPD .

3a. CI+ (Critical Illness Plus)

Membayarkan UP jika tertanggung pertama kali terdiagnosis atau mengalami 1 dari 49 penyakit kritis sd usia 70 tahun. Klaim tidak mengurangi UP dasar. Keterangan lebih lengkap baca di sini: CI+ .

3b. CI100 (100 Kondisi Penyakit Kritis)

Membayarkan UP jika tertanggung terdiagnosis atau mengalami satu dari 100 kondisi penyakit kritis, sejak tahap awal penyakit, sampai usia 100 tahun. Klaim tidak mengurangi UP dasar. Keterangan lebih lengkap, baca di sini: CI100 .

3c. CIA (Critical Illness Accelerated)

Membayarkan UP jika tertanggung pertama kali terdiagnosis atau mengalami 1 dari 49 penyakit kritis sd usia 85 tahun. Klaim mengurangi UP dasar. Keterangan lebih lengkap baca di sini: CIA.

4. HSC+ (Hospital and Surgical Care +)

Memberikan penggantian biaya rawat inap dan pembedahan di rumah sakit dengan sistem cashless, masa perlindungan sampai usia 70 tahun. Selengkapnya baca di sini: HSC+ .

5. Flexicare Family

Santunan rawat inap, pembedahan, dan penyembuhan bagi nasabah dan keluarganya yang tercantum dalam “data polis” jika dirawat di rumah sakit, sd usia 65 tahun. Keterangan lebih lengkap baca di sini: Flexicare Family .

6a. Payor Benefit

Pembebasan premi berkala jika pemegang polis terdiagnosis/mengalami penyakit kritis atau cacat tetap total dan Allianz akan membayarkan sebesar premi berkala tsb sampai usia pemegang polis mencapai 65 tahun.

6b. Payor Protection

Pembebasan premi berkala jika pemegang polis meninggal dunia dan Allianz akan membayarkan sebesar premi berkala tsb sampai usia pemegang polis seolah-olah mencapai 65 tahun.

6c. Spouse Payor Benefit

Pembebasan premi berkala jika pasangan (suami/istri) dari pemegang polis terdiagnosis/mengalami penyakit kritis atau cacat tetap total dan Allianz akan membayarkan sebesar premi berkala tsb sampai usia pasangan pemegang polis mencapai 65 tahun.

6d. Spouse Payor Protection

Pembebasan premi berkala jika pasangan (suami/istri) dari pemegang polis meninggal dunia dan Allianz akan membayarkan sebesar premi berkala tsb sampai usia pasangan pemegang polis seolah-olah mencapai 65 tahun.

Info lengkap tentang macam-macam rider Payor bisa dibaca di sini: Payor .

7. Term Life

Merupakan tambahan manfaat meninggal dunia, dibayarkan jika tertanggung meninggal dunia sebelum mencapai usia 70 tahun. Keterangan lebih lengkap baca di sini: Term Life.

Ketentuan Umum Allisya Protection Plus

Jenis produk Unit-link (asuransi jiwa + investasi)

Masa kontrak Hingga usia tertanggung mencapai 100 tahun

Mata uang Rupiah

Usia masuk tertanggung

Anak-anak: 15 hari sd 17 tahun (ulang tahun terdekat)

Dewasa: 18 sd 70 tahun (ulang tahun terdekat)

Usia maksimum proteksi

100 tahun (ulang tahun terdekat)

Usia pemegang polis

Minimum 18 tahun

Termaslahat (penerima manfaat, ahli waris)

Ada hubungan insurable interest (hubungan keluarga atau hubungan darah): suami, istri, anak, orangtua, saudara kandung.

Jika ahli waris masih anak-anak, harus dicantumkan walinya.

Frekuensi pembayaran premi

Bulanan, triwulanan, semesteran, tahunan.

Minimum premi

Bulanan 300 ribu

Triwulanan 625 ribu

Semesteran 1 juta

Tahunan 1,5 juta

Maksimum premi

Tidak dibatasi.

Minimum top up berkala

Bulanan 100 ribu

Triwulanan 250 ribu

Semesteran 500 ribu

Tahunan 1 juta

Maksimum top up berkala

3 (tiga) kali premi berkala

Top up tunggal

Minimum 1 juta, maksimum tidak dibatasi

Cara pembayaran premi

Transfer (teller, ATM, M-banking, I-banking, eazy payment)

Autodebet tabungan (BRI, BCA, BRI, Mandiri)

Kartu kredit (Visa, Master, BCA, Amex)

Laporan transaksi

Laporan transaksi dikirimkan secara berkala kepada nasabah setiap kali ada penyetoran premi (setiap bulan, triwulan, semester, atau tahun).

Laporan transaksi dan surat-menyurat lainnya dikirimkan melalui kurir atau email (pilih salah satu).

Pemeriksaan kesehatan

Tidak diperlukan jika sehat tanpa riwayat sakit dan uang pertanggungan masih dalam batas tabel medical.

Diperlukan jika uang pertanggungan melebihi batas dalam tabel medical atau ada riwayat sakit.

Tabel Medical klik di SINI .

Keputusan underwriting (penilaian risiko)

Tergantung riwayat kesehatan, pekerjaan, dan hobi tertanggung, keputusan underwriting ada 6 kemungkinan:

1. Diterima standar

2. Diterima dengan ekstrakontribusi

3. Diterima dengan pengecualian untuk rider tertentu

4. Diterima dengan ekstrakontribusi dan pengecualian untuk rider tertentu

5. Ditangguhkan

6. Ditolak

Perubahan polis

Perubahan polis ada dua macam:

– Non-finansial: Perubahan yang tidak berpengaruh terhadap premi. Contoh: Perubahan alamat, ahli waris, cara bayar.

– Finansial: Perubahan yang berpengaruh terhadap premi. Contoh: Perubahan premi, perubahan UP, penambahan/pengurangan rider.

Perubahan polis finansial maupun non-finansial dapat dilakukan kapan saja.

Berakhirnya polis

Saat tertanggung mencapai usia 100 tahun

Pembayaran premi terhenti di dua tahun pertama

Nilai investasi tidak mencukupi untuk membayar biaya-biaya asuransi dan administrasi.

Penarikan seluruh dana investasi (surrender)

Tertanggung meninggal dunia

Mana yang terjadi lebih dulu.

Penempatan dana investasi

Ada 3 pilihan jenis dana:

1. Allisya Rupiah Fix Income Fund: Potensi risiko rendah, potensi hasil menengah (konservatif ).

2. Allisya Rupiah Balanced Fund: Potensi risiko sedang, potensi hasil menengah-tinggi (moderat ).

3. Allisya Rupiah Equity Fund: Potensi risiko tinggi, potensi hasil tinggi (agresif ).

Alokasi investasi (dihitung dari premi berkala dasar)

Tahun 1: 25%

Tahun 2: 60%

Tahun 3: 85%

Tahun 4: 92,5%

Tahun 5: 92,5%

Tahun 6 dst: 105,26%

Biaya-biaya Polis

1. Biaya akuisisi dan pemeliharaan (dipotong dari premi berkala dasar; top up tidak dihitung).

Tahun 1: 75%

Tahun 2: 40%

Tahun 3: 15%

Tahun 4: 7,5%

Tahun 5: 7,5%

Tahun 6 dst: 0%

Total: 145%

2. Selisih harga jual-beli unit (bid over price)

5%

3. Biaya administrasi

Rp. 26.500 per bulan, mulai dikenakan di tahun kedua. 12 bulan pertama gratis.

4. Biaya asuransi (tabarru)

– Besarnya tergantung usia, jenis kelamin, pekerjaan, kondisi kesehatan, dan uang pertanggungan.

– Biaya asuransi ditagihkan secara bulanan (tanpa melihat frekuensi pembayaran premi)

– Biaya asuransi 12 bulan pertama ditagihkan di tahun kedua dan ketiga (masing-masing setengahnya).

– Biaya asuransi tahun kedua dan seterusnya ditagihkan di tahun berjalan.

– Biaya asuransi tahun pertama dan kedua dicantumkan di data polis. Biaya asuransi tahun-tahun selanjutnya akan diberitahukan setiap menjelang ulang tahun polis.

5. Biaya pengelolaan investasi

2% per tahun

6. Biaya penarikan dana

Tidak dikenakan biaya

7. Biaya top up tunggal

Tidak dikenakan biaya, tapi kena selisih harga jual-beli unit 5%

8. Biaya switching (pengalihan dana)

Gratis 4 kali dalam setahun. Lebih dari 4 kali dikenakan biaya 1% atau minimal 100 ribu.

Cara Pendaftaran Polis

Mengisi Surat Pengajuan Asuransi Jiwa (SPAJ) dengan melampirkan:

1. Fotokopi KTP tertanggung dan pemegang polis

2. Fotokopi Akta Lahir (jika ada tertanggung anak)

3. Fotokopi Kartu Keluarga (jika menyertakan anggota keluarga) atau Buku Nikah (jika suami-istri)

4. Bukti transfer premi pertama, kecuali cara bayar dengan kartu kredit.

5. Salinan resume medis (jika pernah dirawat) atau hasil medical check up (jika ada)

6. Form tambahan lain jika diperlukan.

SPAJ bisa diperoleh lewat agen asuransi.

Imgin konsultasi dan membuka polls hub saya, 

Natanael 

Hp 08113436830

Email, natanael.albertus@Gmail.com

natanael.allianz@gmail.com

Sumber:https://myallisya.com/produk/allisya-protection-plus-premi-berkala/

Advertisements

Dapatkan Asuransi Penyakit Kritis UP 1 Miliar Mulai 300 Ribu Per Bulan

Sebuah survei yang dimuat di Harian Kompas menyebutkan bahwa 85% pasien kanker dan keluarga bangkrut. Mengapa? Karena saking besarnya biaya untuk pengobatan dan perawatan kanker, bisa mencapai ratusan juta hingga miliaran rupiah.

Bahkan para artis terkenal yang sepertinya banyak uang pun tak kebal dari kebangkrutan ketika terpaksa harus mengalami penyakit berat semacam kanker dan penyakit kritis lainnya. Ada yang harus menggelar konser musik untuk menggalang sumbangan, ada yang harus menjual rumah dan mobil, ada yang sampai bercerai dengan pasangan, bahkan ada yang saldo ATM-nya tinggal 37 ribu (tidak bisa ditarik sama sekali), plus masih dikejar-kejar penagih utang. (Baca di SINI).

Jika para artis saja bisa bangkrut, bagaimana dengan kita?

Jangan lupa, dampak penyakit kritis bukan hanya soal biaya berobat di rumah sakit, tapi juga bisa mengurangi kemampuan bekerja. Jika ini terjadi pada pencari nafkah dalam keluarga, berarti keluarga tsb kehilangan sumber penghasilan.

Nah, jika besok atau lusa dokter mendiagnosa suatu penyakit yang butuh biaya ratusan juta sampai miliaran, siapkah kita dan keluarga kita?

Jika akibat penyakit berat tersebut membuat kita kehilangan produktivitas dan penghasilan, siapkah kita dan keluarga kita? 

Solusi: Asuransi Penyakit Kritis dari Tapro Allianz

Jika belum siap, jangan khawatir. Ada solusinya dari Allianz, penyedia asuransi penyakit kritis terbaik dan termurah di Indonesia, melindungi hingga 100 kondisi penyakit kritis sejak tahap awal sampai usia 100 tahun. Syaratnya, anda mengambil program ini selagi masih sehat dan punya uang.

Dengan program ini, anda tidak perlu merogoh uang 1 miliar saat dibutuhkan, tapi cukup dengan mencicil mulai sekarang premi 300 ribu per bulan (tergantung usia dan jenis kelamin), maka anda telah menyiapkan uang tunai untuk biaya penyakit kritis sebesar 1 miliar.

Ada dua produk asuransi penyakit kritis yang disarankan. Keduanya merupakan rider (asuransi tambahan) pada produk asuransi jiwa unit-link Tapro Allisya Protection Plus. Anda boleh mengambil salah satu saja atau sekaligus dua-duanya.

  1. CI+: Menanggung 49 penyakit kritis tahap lanjut dengan masa perlindungan sd usia 70 tahun.
  2. CI100: Merupakan pengembangan dan perluasan dari CI+, menanggung 100 kondisi penyakit kritis sejak tahap awal sampai tahap yang paling parah, bisa diambil mulai usia 5 tahun dengan maca perlindungan sd usia 100 tahun.

CI+ maupun CI100 memiliki masa tunggu 90 hari dari tanggal disetujuinya polis atau dari tanggal pemulihan polis. Jadi, waktu terbaik memiliki produk ini adalah 3 bulan yang lalu. Tapi jika sekarang masih sehat, semoga belum terlambat.

Tabel Premi Asuransi Penyakit Kritis

 tabel-premi-ci-1m-dengan-payor-benefit

tabel-premi-ci-1m-tanpa-payor-benefit

Catatan:

  • UP penyakit kritis (CI+ dan CI100) bisa diambil maksimal 5 kali UP jiwa. Jadi, untuk mendapatkan UP penyakit kritis 1 miliar, UP jiwanya minimal 200 juta.
  • Untuk melengkapi perlindungan, bisa ditambahkan rider Payor Benefit, yang memberikan pembebasan premi jika pembayar premi mengalami 1 dari 49 penyakit kritis atau cacat tetap total. Jadi, selain mendapat uang pertanggungan penyakit kritis sebesar 1 miliar, pembayaran polis juga dibebaskan sd usia 65 tahun.
  • Tabel premi di atas adalah untuk pria/wanita tidak merokok dan pekerjaannya tergolong tidak berisiko tinggi. Jika merokok (khusus CI100) atau pekerjaan berisiko (CI+ dan CI100), preminya akan lebih tinggi.

Kelebihan Asuransi Penyakit Kritis dari Allianz

  1. Menanggung hingga 100 kondisi penyakit kritis (Ci100)
  2. Menanggung mulai tahap awal (early stage) (Ci100)
  3. Masa perlindungan hingga usia 100 tahun (CI100)
  4. Klaim tidak mengurangi UP jiwa (CI+ dan CI100)
  5. Syarat survival period paling singkat. Tanpa survival period untuk CI+ dan 7 hari untuk CI100.
  6. Premi dan biaya asuransi paling murah dibanding produk sejenis di pasaran.
  7. UP penyakit kritis bisa diambil hingga 5 kali dari UP jiwa. Cocok untuk anak-anak, lajang, dan ibu rumah tangga yang secara teori tidak terlalu membutuhkan UP jiwa yang besar.

Ilustrasi Asuransi Penyakit Kritis

ilustrasi-ci100-1m-anak

Ilustrasi di atas adalah untuk anak usia 5 tahun. Selain CI100 UP 1M, polis juga dilengkapi UP jiwa sebesar 200 juta dan fasilitas bebas premi jika pembayar premi (ayah) mengalami 1 dari 49 penyakit kritis atau cacat tetap total.

Bagaimana dengan ayahnya?

Jika ayahnya usia 30 tahun, preminya cukup 400 ribu per bulan jika pakai CI+ (49 penyakit kritis) dan 600 ribu per bulan jika pakai CI100 (100 kondisi penyakit kritis sejak tahap awal) dengan nilai sebesar 1M. Selain itu dilengkapi UP jiwa 200 juta plus fasilitas bebas premi jika mengalami 1 dari 49 penyakit kritis atau cacat tetap total.

ilustrasi-ci-1m

ilustrasi-ci100-1m

Catatan:

  • Ilustrasi dibuat dengan memaksimalkan proteksi sehingga nilai investasinya minim.
  • Jika ingin nilai investasi lebih besar, disarankan menambahkan top up berkala, minimal 100 ribu per bulan, maksimal 3 kali premi berkala.

Ingin konsultasi dan membuka tapro

Hub: Mr. Natanael HP 08113436830

 

sumber: https://myallisya.com/2016/12/15/dapatkan-asuransi-penyakit-kritis-up-1-miliar-mulai-300-ribu-per-bulan/

Asuransi Bermanfaat untuk Mengalihkan Resiko

Asuransi sangat bermanfaat untuk mengalihkan resiko yang mungkin terjadi pada diri kita. Misalnya seseorang menjadi kepala keluarga yang memiliki istri dan anak. Sebagai tulang punggung keluarga, dia jelas perlu memiliki asuransi jiwa. Dengan demikian apabila ada musibah yang berakibat fatal, seperti meninggal dunia atau cacat, keluarganya bisa mendapatkan uang pertanggungan (uang santunan) dari perusahaan asuransi.

Uang pertanggungan itu dapat dijadikan modal untuk melanjutkan hidup karena dapat dimnafaatkan misalnya untuk modal buka usaha atau di investasikan/ didepositokan.

Begitu pula jika kita memiliki kendaraan  bermotor. Risiko kecelakaan di jalan juga senantiasa menghadang kita. Tanpa memiliki asuransi, kecelakaan yang datangnya tak terduga, benar benar bisa menguras tabungan yang kita miliki. Biaya operasi di rumah sakit jika misal nya terjadi pembedahan karena kecelakaan. Bayangkan saja misal terkena kecelakaan dan terjadi pendarahan di otak. Perlu di operasi di kepala.

Kita pasti dapat membayangkan besarnya biaya yang dikeluarkan. Karena ini sudah menyangkut nyawa, pastinya anda sudah tidak akan banyak mikir lagi. Rumah sakit minta berapa juga pasti akan anda bayar. Di suatu seperti ini anda sudah seperti seeekor lembu yang di cokok hidungnya. Pokoknya disuruh bayar berapa aja ya pasti anda bayar lah. Daripada nyawa melayang? Pilih mana coba.

Tetapi jika kita memiliki asurnasi yang mengcover risiko kecelakaan, kita tidak perlu kuatir karena ketika musibah itu datang, perusahaan asuransi yang akan menanggung biaya selama kita dirawat di rumah sakit termasuk jika ada pembedahan. Biaya pengobatan tidak akan memusingkan kita sama sekali.

Kira kira apa yang anda pikirkan ketika anda ditawarkan untuk memiliki asuransi? Apakah yang ada di benak anda adalah sebuah produk perlindungan/ proteksi atau sesuatu yang sulit untuk diajukan klaim nya? Bagi sebagian orang yang telah memiliki asuransi saat ini, asurnasi sudah mereka sadari sebagai sarana untuk mengantisipasi risiko yang datangnya tidak terduga.

Namun, kebanyakan yang sudah menyadari risiko ini dan berinisiatif untuk memiliki asuransi adalah kalangan menengah ke atas dibandingkan dengan kalangan menengah ke bawah. Padahal jika dibandingkan kemampuan untuk bertahan ketika dihempas musibah, tentunya orang orang kalangan menengah bawah yang lebih berisiko.

Bayangkan saja ketika ada salah satu anggota keluarga misalnya terkena sakit kritis, tentunya mereka mesti mencari banyak uang untuk mengobati penyakit tersebut. Misalnya si anak terkena penyakit kritis, apakah mungkin si orang tua akan diam saja dan bersikap pasrah membiarkan si anak pasrah menunggu nasib dan bersikap pasif sampai menunggu ajal menjemput?

Atau jika yang terkena sakit kritis seperti kanker dan penyakit pemamtikan lainnya adalah pasangan, apakah mungkin pasangannya (suami atau istri) akan rela membiarkan pasangannya menderita tanpa berbuat apa apa untuk dapat menolongnya?

Bagi orang yang ekonomi nya pas pas an, tentunya ini adalah mimpi buruk. Kepada siapa mereka dapat meminta bantuan. Rumah masih ngontrak, kendaraan pribadi gak ada, kemana mana naik kendaraan umum. Aset lain lain tidak terlalu banyak. Mungkin yang dimiliki hanya perhiasan emas yg sehari hari digunakan si istri seperti kaung, cincin, gelang, dll. Jika kena sakit kritis, gimana?

Apa yang bisa digadaikan untuk ditukarkan menjadi uang tunai? Karena di saat terkena penyakit kritis, paling penting itu jika punya uang cash di tangan. Dan parahnya uang cash yang diperlukan itu mesti dalam jumlah besar pula.

Berbeda dengan orang yang ekonomi nya lumayan. Saat salah satu anggota keluarga terkena penyakit kritis, mereka masih ada rumah yang bisa di jual (jika rumah adalah milik sendiri) atau kendaraan yang bisa dijual (jika kendaraan juga milik sendiri). Atau bisa jadi mereka juga punya aset lain berupa tanah atau rumah di lokasi lain yang memang awalnya dibeli untuk investasi. Jadi sewaktu waktu kapan butuh duit misalnya dalam keadaan darurat, mereka bisa menjual aset tersebut untuk ditukar ke uang cash.

Nah kebanyakan orang yang telah melek asuransi dan menganggap asuransi penting sehingga telah memiliki asuransi saat ini adalah orang orang yang ekonomi nya lumayan. Mengapa bisa begitu ya? Aneh saja.

Padahal di saat datangnya musibah, mereka masih punya bumper sebagai perisai misal aset aset mereka. Kalau orang yang ekonominya di bawah? Tidak ada bumper sama sekali. Saat musibah datang, gak ada yang bisa tolong. Tapi malah yang tidak punya bumper ini tidak punya asuransi dan beranggapan asuransi tidak penting.

Nah ini yang gawat. Hal ini bisa mengakibatkan orang yang sudah miskin, bisa makin miskin. Ya iyalah, uang tidak ada. Begitu terkena sakit kritis, kan butuh uang. Jadi minjem sana sini bahkan sampai minjam uang ke rentenir dan dikenakan bunga tinggi. Akhirnya tidak mampu bayar. Ini yang disebut sudah jatuh tertimpa tangga trus ketiban cat lagi. Sudah tidak punya uang, saldo 0 di tabungan, ditambah lagi karena berhutang, saldo nya bukan lagi 0 tapi minus.

Jika dikaji lebih dalam, mengapa yang ekonominya lumayan, malah mau berasuransi? Alasannya bukan karena mereka sanggup bayar premi. Tapi karena mereka benar benar paham manfaat asuransi. Di saat musibah menghampiri mereka, mereka tidak mau dan tidak rela menggadaikan aset yang telah mereka kumpulkan dengan jerih payah mereka.

Mereka sadar, jika mengandalkan aset saja, tidak akan cukup. Terkena sakit kritis seperti kanker itu butuh biaya pengobatan yang tidak sedikit. Uang tabungan bisa ludes, bahkan aset dan harta yang dimiliki juga bisa tergadai semua hanya untuk bayar biaya pengobatan. Aset seperti tanah dan rumah itu apalagi bukan aset yang likuid. Jadi tidak bisa dijual secara cepat untuk dijadikan cash. Bisa sih jual cepat tapi jual murah, di bawah harga pasar. Apakah anda mau jual rugi? Gak mau kan tentunya.

Makanya itulah pintarnya orang orang ini. Mereka sadar, musibah itu bisa datang kapan saja, semua orang beresiko terkena penyakit kritis. Daripada menebak nebak siapa yang bakal kena, dan apakah akan kena dan kapan bakal kena, mending beli saja asuransi.

Pokoknya kan jika punya asuransi, jika anggota keluarga ada yang terkena penyakit kritis (dengan catatan semua anggota keluarga telah memiliki asuransi), maka perusahaan asuransi akan memberikan sejumlah uang cash mulai dari ratusan juta sampai miliyaran yang langsung di transfer ke rekening tabungan pribadi si orang tersebut dimana nantinya uang ini bisa digunakan untuk biaya berobat. Jadi mereka tidak perlu sampai gadai harta.

Sudah kena musibah, malah aset nya bertambah karena dapat uang cash milyaran dari Allianz. Sangat bertolak belakang dengan orang yang tidak punya asuransi tadi. Begitu kena musibah, aset nya  berkurang, malah jadi minus karena berhutang sana sini.

Karena itu mari jadikan asuransi sebagai bagian dari gaya hidup anda. Tidak peduli anda kaya atau miskin, mulai lah berasuransi sejak dini. Jika dana anda terbatas, anda bisa mengambil premi yang murah. Jika dana anda ada berlebih, tidak ada salahnya anda ambil premi yang agak tinggi agar manfaat yang diberikan nantinya juga tinggi.

Konsultasi polis asuransi Allianz Life,

Hubungi: Bpk Natanael, HP 08113436830, .

Jangan Sampai Salah Pilih Asuransi

Banyaknya penawaran asuransi terkadang membuat masyarakat bingung apakah hal tersebut benar-benar memberikan manfaat atau hanya membuang-buang waktu dan uang. Namun untunglah saat ini sudah ada asuransi Allianz yang mampu memberikan pelayanan prima dan menjawab semua kekurangan dan keluhan masyarakat tentang asuransi.

Dimana proses komunikasi dan transaksi keuangan dilakukan bisa dilakukan dengan smartphone baik proses komunikasi maupun transaksi keuangan (internet banking) dan proses klaim yang cepat, sehingga terbebas dari berbagai modus penipuan dan memudahkan masyarakat.

Sudah banyak kasus di masyarakat, dimana orang-orang dimasa mudanya sukses dan memiliki banyak uang harus menderita di usia senja karena tabungan dan investasi habis digunakan untuk berobat yang mahal.

Maka dengan menjadi nasabah asuransi Allianz, maka Anda telah merencanakan keuangan keluarga dengan bijak, dimana Anda mengeluarkan uang yang jumlahnya tidak terlalu besar (kecil) untuk mencegah pengeluaran yang besar dimasa depan.

Asuransi Allianz banyak dipilih oleh masyarakat Indonesia karena memiliki sejumlah kelebihan yang tidak dimiliki oleh perusahaan asuransi lainnya. Bahkan sebagian masyarakat yang dulunya anti dengan yang namanya asuransi pada akhirnya menjadi nasabah Allianz.

Apalagi bagi masyarakat Indonesia yang masih hidup dengan gaya tradisional dan tidak terbiasa dengan menyimpan uang pada lembaga keuangan memiliki sejumlah alasan tidak suka dengan yang namanya asuransi.

Beberapa Alasan yang dikemukakan orang yang tidak suka dengan Asuransi

  1. Adanya mitos atau anggapan yang beredar dimasyarakat bahwa dengan mengikuti asuransi dianggap seakan-akan telah dekat dengan kematian atau hal-hal buruk lainnya, sehingga bagi sebagian masyarakat hal ini cukup menakutkan.
  2. Adanya beberapa kasus asuransi yang berujung pada kejahatan, dimana pihak yang menerima tanggungan melakukan kejahatan hanya karena ingin mendapatkan uang asuransi yang jumlahnya besar.
  3. Adanya keluhan beberapa nasabah asuransi tentang klaim yang prosesnya lama ataupun ditolak oleh perusahaan asuransi.
  4. Adanya beberapa kasus dimana agen asuransi yang sudah dititipkan dana oleh nasabah ternyata melakukan penggelapan, sehingga nasabah dan masyarakat kesal dan kecewa.

Dari beberapa perusahaan asuransi yang ada di dunia, asuransi Allianz menjadi salah satu nama yang paling diperhitungkan. Bahkan asuransi Allianz mendapatkan predikat sebagai perusahaan asuransi terbaik di jagad raya ini.

Hal tersebut tidak berlebihan mengingat Allianz mempunyai beberapa keunggulan dibandingkan perusahaan asuransi lainnya. Kelebihan-kelebihan tersebut dapat menjadi pertimbangan bagi Anda yang sedang bingung memilih perusahaan asuransi dengan produk-produk terbaik.

Gaya hidup modern membuat orang merasa lebih berhati-hati dalam menentukan langkah-langkahnya. Salah satu langkah yang sangat penting dibuat untuk menjamin kondisi masa tua nanti adalah dengan menggunakan jasa asuransi.

Jenis asuransi ada berbagai macamnya mulai dari asuransi properti, asuransi jiwa, asuransi penyakit kritis, asuransi perjalanan, asuransi kesehatan, dan masih banyak lagi. Diantara sekian banyak asuransi yang ada di Indonesia, asuransi jiwa adalah salah satu jenis asuransi yang paling banyak diminati.

Mengapa?

Hal ini disebabkan karena asuransi jiwa memberikan perasaan nyaman yang lebih dalam mempersiapkan masa depan. Anda tidak perlu khawatir dengan masa depan keluarga anda jika hal yang buruk terjadi pada anda.

Tapi untuk menjamin masa depan keluarga lebih aman, lebih baik pastikan anda memilih produk asuransi yang baik. Salah satu  asuransi yang baik adalah Asuransi Allianz.

Dari sekian banyak keunggulan yang ada, berikut beberapa kelebihan dari asuransi Allianz yang tidak ada di perusahaan asuransi lainnya:

– Kemudahan proses klaim. Salah satu keluhan yang sering dikemukakan oleh masyarakat tentang asuransi adalah proses klaim yang lambat karena harus memenuhi berbagai persyaratan, bahkan terkadang ada klaim yang ditolak. Hal ini tidak berlaku di Allianz, dimana proses klaim sangat cepat dan nasabah akan diterima berobat di hampir seluruh rumah sakit di Indonesia, dan hampir diseluruh dunia.

Bagi anda yang didiagnosis dengan penyakit kritis, anda bisa melakukan klaim secara cepat di Asuransi Allianz. Hal ini tidak bisa dilakukan di semua jasa asuransi. Bahkan beberapa asuransi hanya akan mengganti biaya berobat setelah tahap akhir. Hal ini sangat merugikan bagi pasien yang memiliki dana yang kurang pada tahap awal pengobatan penyakit kritisnya.

Jika di Asuransi Allianz, anda bisa melakukan klaim sejak awal diagnosis sehingga anda akan merasa lebih nyaman dan tidak terbebani dengan biaya pengobatan anda.

Bagi anda yang memiliki BPJS, anda juga bisa melakukan double klaim untuk manfaat penyakit kritis yang anda miliki di Allianz sehingga makin memperingan beban biaya pengobatan yang anda tanggung.

– Usia tanggungan Penyakit Kritis yang dilindungi oleh asuransi Allianz atau Tapro Allianz termasuk panjang. Jika perusahaan asuransi lain hanya memberi proteksi sampai usia pihak tertanggung mencapai 70 tahun, maka proteksi Penyakit Kritis dari Allianz kepada si pihak tertanggung bisa mencapai 100 tahun. Hal ini tentu sangat menguntungkan bagi nasabah yang berusia di atas 70 tahun;

Asuransi Allianz menawarkan produk perlindungan terhadap penyakit kritis dengan jumlah hingga 100 penyakit kritis. Hal ini tentu saja sangat menguntungkan bagi penggunanya bukan?

– Proteksi Jiwa kepada nasabah yang meninggal adalah 100%, berlaku dari awal polis inforce sampai usia dari pihak tertanggung atau nasabah mencapai 100 tahun. Sehingga bisa dipastikan tidak ada masa tunggu untuk mengajukan klaim asuransi jiwa. Jika di perusahaan asuransi lain, Anda mungkin akan dikenakan syarat dan ketentuan lain.

– Allianz juga menyediakan Manfaat Payor, yaitu pembayaran premi yang akan dilanjutkan pihak Allianz hingga usia nasabah atau pemegang polis mencapai usia 65 tahun. Hal ini berlaku kalau nasabah tersebut memperoleh diagnosis satu penyakit dari 49 jenis penyakit kritis atau mengalami cacat tetap total.

– Perlindungan bagi nasabah yang mengalami cacat tetap total yang terpisah dari UP jiwa atau proteksi dasar. Manfaat dana tanggungan dari cacat tetap total tersebut akan sekaligus dibayarkan, tapi polis masih aktif sampai usia nasabah mencapai 100 tahun atau meninggal dunia seperti aturan yang berlaku. Sedangkan di perusahaan lain, kondisi cacat tetap total dianggap sama dengan meninggal dunia, sehingga di saat si nasabah telah melakukan klaim cacat tetap total, maka manfaat asuransi jiwa nya juga dianggap hangus dan polis asuransi nya berakhir.

– Pihak tertanggung atau nasabah yang mengalami kecelakaan dengan sebab apapun dan mengalami cacat tetap sebagian hingga meninggal dunia akan memperoleh perlindungan sampai usia 65 tahun dari Allianz jika dia mengambil manfaat ADDB (Accidental Death and Disability Benefit). Hal ini berbeda dengan perusahaan asuransi jiwa kebanyakan yang biasanya hanya memberikan perlindungan dengan kasus yang sama hanya sampai usia 60 tahun saja

– Nasabah juga akan mendapatkan pengganti nafkah atau penghasilan yang terpakai untuk rawat inap jika mengambil manfaat santunan harian rawat inap rumah sakit yang bernama Flexicare Family. Ketentuannya berlaku minimum 1 x 24 jam dan kalau disebabkan oleh kecelakaan, maka manfaat yang diperoleh nasabah menjadi double. Berbeda dengan perusahaan lain yang mengajukan syarat dimana si nasabah harus dirawat inap minimal 2 x 24 jam untuk pengajuan klaim;

– Jika Tapro Allianz digabungkan dengan Smartlink Maxi Violet (asuransi kesehatan) maupun Allisya Care, maka nasabah bisa mendapatkan diskon 10% untuk polis askes Maxi Violet atau Allisya Care nya dan bila menyertakan anggota keluarga lain di dalam satu polis maka nasabah akan mendapatkan tambahan diskon keluarga 5% lagi.

Dan nasabah juga akan mendapatkan diskon 20% untuk perpanjangan premi di tahun berikutnya bila tidak terjadi klaim di tahun ini (hanya berlaku untuk askes Smarthealth Maxi Violet dan Allisya Care).

Keunggulan dari Produk Smartlink Maxi Violet dan Allisya Care ini juga adalah tanpa ada masa tunggu kecuali untuk penyakit khusus yang telah ditetapkan masa tunggunya selama 1 tahun (12 bulan pertama).

Untuk segala penyakit yang sama dan segala komplikasi dari penyakit tersebut di Smartlink Maxi Violet pengulangan limitnya 30 hari sejak keluar dari rumah sakit tidak seperti di asuransi lain, ada yang 90 hari atau bahkan ada yang sampai dengan ulang tahun polis. Ketetapan ini berlaku di seluruh dunia dengan sistem kartu penyedia yang cashless dan akumulasi manfaat untuk klaim setiap tahun yang tidak terbatas;

Jadi kesimpulannya banyak kelebihan dari asuransi Allianz dibandingkan dengan produk asuransi lainnya, dan inilah yang membuatnya menjadi alasan mengapa anda harus memilih asuransi Allianz, jangan yang lain.

  1. Memberikan proteksi penyakit kritis sampai dengan tertanggung mencapai usia 100 tahun (umunya asuransi lain hanya memberikan proteksi sampai usia 70 tahun).
  2. Proteksi jiwa pada saat meninggal disebabkan oleh sebab apapun sebesar 100% ( pada asuransi lain mungkin ada persyaratan tertentu). Proteksi langsung berjalan sejak polis aktif, hingga bila terjadi suatu hal yang tidak diinginkan meskipun polis masih dalam proses pencetakan ataupun pengiriman (polis belum tiba ditangan tertanggung).
  3. Proteksi terhadap kondisi cacat tetap atau permanen terpisah dengan proteksi jiwa, sehingga polis pertanggungan cacat permanen akan dibayarkan dan polis asuransi jiwa tetap berlaku. Hal ini berbeda dengan perusahaan asuransi lainnya yang umumnya bila sudah mengklaim polis cacat permanen maka asuransi jiwa sudah tidak berlaku lagi karena dianggap sudah meninggal dunia.
  4. Memberikan proteksi terhadap bentuk kecelakaan apapun baik yang menyebabkan cidera, cacat permanen, maupun meninggal (sampai berusia 65 tahun).
  5. Bila mengikuti asuransi Kesehatan Allisya Care atau Smarthealth Maxi Violet Allianz maka dalam satu polis bisa mengikutkan anggota keluarga yang lain dan hal tersebut tanpa masa tunggu dan dapat digunakan di seluruh dunia.
  6. Klaim asuransi kesehatan rawat inap bisa langsung diklaim dalam waktu singkat 1 x 24 jam, hal ini berbeda dengan perusahaan asuransi lain yang terkadang memberikan syarat minimal sudah menginap selama 2 x 24 jam.

Ketika anda ingin melindungi keluarga anda dengan asuransi, maka ada beberapa nama produk asuransi dari perusahaan asuransi ternama yang mungkin terlintas di benak anda, termasuk perusahaan asuransi Allianz.

Tetapi ketika memilih produk asuransi dari perusahaan tertentu, anda perlu mempertimbangkan reputasi dari perusahaan yang bersangkutan, serta pelayanan yang ditawarkan, jangan sampai anda memilih perusahaan yang salah.

Pentingnya Payor Benefit

alam polis asuransi jiwa ada rider (manfaat tambahan) yang dinamakan manfaat pembebasan premi. Dalam asuransi jiwa tradisional (term life,whole life, dan endowment), istilah yang lazim digunakan untuk manfaat ini adalah Waiver of Premium. Sedangkan Dalam asuransi jiwa unit-link termasuk asuransi Tapro Allianz, istilah yang digunakan adalah Payor Benefit.

Rider Waiver of Premium dan Payor Benefit memberikan pembebasan premi jika pemegang polis mengalami Penyakit Kritis (Critical Illness [CI]) atau Cacat Tetap Total (Total Permanent Disability [TPD]). Ada yang membebaskan premi dari kondisi sakit kritis saja, atau TPD saja, ada juga yang dari kedua-duanya. Di Allianz, manfaat payor benefit ini diberikan bagi pemegang polis yang mengalami penyakit kritis atau cacat tetap total. Jadi cakupannya lebih luas.

Perbedaan mendasar antara waiver of premium dengan payor benefit?

Apakah perbedaan nya hanya pada nama dan istilahnya saja padahal sebenarnya manfaat yang diberikan oleh kedua produk ini adalah sama? Ternyata tidak. Ada 2 perbedaan mendasar dari Waiver of Premium pada asuransi jiwa tradisional dan rider Payor Benefit pada asuransi unit link. Apa sajakah itu? Mari kita simak baik baik.

  1. Waiver of Premium memberikan pembebasan premi sesuai dengan masa pembayaran premi dari polis dasarnya. Jika polis dasarnya berjangka waktu pembayaran 10 tahun, maka manfaat Waiver pun berlaku selama 10 tahun. Misalnya terjadi TPD di tahun ke-5, maka nasabah dibebaskan dari membayar premi mulai tahun ke-6 sd tahun ke-10. Sedangkan Payor Benefit memberikan pembebasan premi sampai usia tertentu, biasanya sampai usia pemegang polis mencapai 65 tahun. Walaupun masa pembayaran premi direncanakan hanya 10 tahun, pembebasan premi tetap diberikan sampai usia si pemegang polis mencapai 65 tahun. Misalnya nasabah usia 30 tahun, terkena cacat tetap total di tahun kelima setelah memiliki asuransi yang dilengkapi dengan payor benefit (usia 35 tahun), maka dia akan mendapatkan manfaat pembebasan premi sampai usianya 65 tahun yang artinya dia tidak perlu lagi membayar premi sampai dengan dia mencapai usia 65 tahun karena premi nya telah dibayarkan oleh perusahaan asuransi.
  2. Waiver of Premium memberikan pembebasan dalam bentuk berhenti bayar premi, sedangkan Payor Benefit memberikan pembebasan premi dalam bentuk premi dibayarkan oleh perusahaan asuransi. Jika sebelumnya nasabah yang menyetor premi, setelah Payor Benefit berlaku, ganti perusahaan asuransi yang menyetor premi ke polis nasabah yang bersangkutan. Premi yang disetorkan perusahaan akan menjadi nilai investasi pada polis asuransi unit-link nasabah, dan nasabah boleh saja mengambil nilai investasi tersebut. Hebat bukan?

Jadi misalnya di asuransi Tapro Allianz, jika si pemegang polis terkena penyakit kritis atau cacat tetap total, di usia katakanlah 30 tahun (dia masuk asuransi di usia 28 tahun), berarti si pemegang polis itu tidak perlu lagi membayar premi asuransi nya karena perusahaan Allianz yang akan membayarkan premi nya setiap bulan sampai dengan si pemegang polis itu mencapai usia 65 tahun.

Dengan kata lain, pada Waiver of Premium, nasabah mendapatkan polis asuransi secara gratis, sedangkan pada Payor Benefit, nasabah mendapatkan uang tunai sebesar premi secara gratis yang dibayarkan setiap bulan oleh perusahaan asuransi ke polis asuransi si nasabah. Adapun biaya-biaya polis asuransi nya (cost of insurance, biaya administrasi, biaya akuisisi jika usia polis masih di bawah 5 tahun) tetap harus dibayar dengan cara dipotong dari nilai investasi setiap bulannya.

Manfaat Tambahan Pembebasan Premi ini seberapa penting?

Jika seseorang mengalami penyakit kritis atau cacat tetap total, menurut anda apa yang dia butuhkan?

Penyakit kritis membutuhkan biaya yang sangat besar untuk pengobatan dan perawatan. Apa yang dibutuhkan di sini?

Uang tunai yang besar. Penyakit kritis juga bisa menimbulkan kehilangan kemampuan produktif, berarti uang tunai yang besar itu juga harus ada lebihnya untuk biaya hidup.

Cacat tetap total atau lumpuh menimbulkan kehilangan kemampuan produktif alias tidak bisa bekerja lagi. Apa yang orang butuhkan saat ini?

Tidak lain adalah uang tunai yang besar untuk menggantikan penghasilan, di mana penghasilan ini diperlukan untuk memenuhi biaya hidup dan kebutuhan lainnya.

Rider pembebasan premi seperti payor benefit sebenarnya hanya berfungsi melindungi polis dari lapse karena ketidakmampuan bayar premi ketika anda sudah tidak produktif lagi karena telah terkena penyakit kritis atau cacat tetap total. Sedangkan untuk memberikan perlindungan terhadap kondisi penyakit kritis atau cacat tetap totalnya sendiri, payor benefit tidak menyediakan manfaat apa apa untuk itu.

Oleh karena itu, polis asuransi jiwa yang anda miliki sebaiknya dilengkapi pula dengan manfaat yang memberikan perlindungan berbentuk uang tunai dari risiko sakit kritis dan cacat tetap total seperti CI100 dan TPD. CI100 dan TPD merupakan rider/ manfaat tambahan yang dapat ditambahkan pada asuransi Tapro Allianz yang anda miliki. CI100 memberikan uang tunai dalam jumlah besar di saat anda terdiagnosa penyakit kritis. Sedangkan TPD menyediakan uang tunai dalam jumlah besar di saat anda menderita cacat tetap total.

Jadi perlindungan terhadap biaya pengobatan yang mahal akibat penyakit kritis, dan juga terhadap kehilangan penghasilan yang mungkin disebabkannya, disediakan melalui rider CI (Critical Illness), sedangkan Perlindungan terhadap penghasilan karena ketidakmampuan total diperoleh jika seseorang mengambil rider TPD (Total Permanent Disability).

Dengan kata lain, manfaat tambahan/rider pembebasan premi (Payor Benefit) menempati prioritas yang lebih rendah setelah rider penyakit kritis (CI) dan rider cacat tetap total (TPD)

Biasanya penawaran standar yang saya berikan kepada calon nasabah melalui asuransi Tapro Allianz adalah manfaat perlindungan yang mencakup :

  1. Asuransi Jiwa Dasar (proteksi meninggal dunia)
  2. CI (proteksi penyakit kritis). Di SmartLink Flexi Account Plus ada rider, CI, CI+, danCI100. Yang paling saya rekomendasikan adalah CI100.
  3. ADDB (proteksi meninggal atau cacat karena kecelakaan)
  4. TPD (proteksi cacat tetap total)
  5. Payor Benefit (manfaat pembebasan premi jika terkena penyakit kritis atau cacat tetap total)

Jika uang untuk membayar premi tidak menjadi masalah bagi anda, saya menyarankan anda untuk mengambil semua manfaat di atas di dalam asuransi Tapro Allianz anda. Tetapi jika budget/anggaran anda terbatas, saya sarankan ambillah proteksi sesuai urutan mulai dari nomor yang paling atas (no 1 merupakan yang paling penting, kemudian dilanjutkan dengan yang no 2 dan seterusnya).

Seputar Penggunaan Allianz Eazy Med

Allianz Life semakin canggih saja dalam memperhatikan nasabahnya karena Allianz Life menyediakan layanan Allianz eAZy Med.

1. Apakah Allianz eAZy Med itu?

Allianz eAZy Med adalah layanan pemesanan dan pengantaran obat resep dokter yang disediakan oleh PT Asuransi Allianz Life Indonesia untuk nasabahnya melalui aplikasi HaloDoc dalam menu ApotikAntar.

2. Apa keunggulan layanan Allianz eAZy Med?

Anda akan mendapatkan obat dengan resep tanpa harus mengantre atau menunggu lama di apotek. Dan, dengan adanya Allianz eAZy Med, obat dapat langsung diantarkan kepada alamat tujuan. Selain itu, jaringan apotek dan apoteker yang dimiliki oleh HaloDoc telah tersebar di seluruh Indonesia dan memiliki izin resmi.

3. Siapa saja Nasabah Allianz yang berhak menggunakan layanan Allianz eAZy Med?

Nasabah Allianz yang berhak menggunakan layanan Allianz eAZy Med adalah Nasabah yang memiliki:

  • Asuransi Jiwa dengan Rider Asuransi Kesehatan (Hospital & Surgery Care+, Allisya Hospital & Surgery Care+) Rawat Inap (Perawatan Sesudah Rawat Inap)
  • Asuransi Kesehatan Individu (SmartHealth Maxi Violet, SmartMed Premier, AlliSya Care) Rawat Inap (Perawatan Sesudah Rawat Inap) dan Rawat Jalan
  • Asuransi Kesehatan Kumpulan (SmartHealth Classic Premier, SmartHealth Blue Sapphire, SmartHealth Light Titanium) Rawat Inap (Perawatan Sesudah Rawat Inap) dan Rawat Jalan

4. Apakah saya bisa memesan obat tanpa resep dengan menggunakan layanan Allianz eAZy Med?

Saat ini, layanan Allianz eAZy Med hanya dapat digunakan jika menggunakan resep dokter.

5. Bagaimana cara saya mendapatkan layanan Allianz eAZy Med?

Layanan ini bisa didapatkan melalui aplikasi HaloDoc yang dapat diunduh melalui smartphone di Play Store (Android) dan App Store (iPhone) atau klik logo download di bawah ini:

      

6. Bagaimana cara mendapatkan user dan password layanan Allianz eAZy Med?

Lakukan langkah pendaftaran akun pada aplikasi HaloDoc dengan cara berikut ini:

  • Pilih menu “Create Account” dan masukkan email dan password Anda dengan diakhiri klik menu “Create”.
  • Klik “Accept” pada laman Terms And Conditions.
  • Lengkapi data diri Anda pada laman “Create Account” dan klik menu “Save”.

7. Bagaimana cara saya memesan obat resep dokter dengan menggunakan layanan Allianz eAZy Med?

Cara memesan obat dengan resep menggunakan layanan Allianz eAZy Med dapat dilakukan dengan mengikuti langkah-langkah berikut:

a. Download HaloDoc di Play Store & App Store. Allianz eAZy Med bisa digunakan pada Android Minimum OS Android 4.3 (JellyBean) dan iPhone Minimum iOS 8.

b. Buka aplikasi HaloDoc serta pilih fitur Apotik Antar, klik menu “Obat Dengan Resep Dokter” serta klik menu “Asuransi” & pilih jenis asuransi Allianz.

c. Isilah form Data Klaim (nomor kartu peserta, foto form klaim, foto kartu peserta, foto kuitansi dokter, dan foto resep) dan diakhiri memilih “Submit.” Dokumen yang di foto dan di-upload harus berupa dokumen asli dan kualitas foto harus jelas serta memiliki pencahayaan yang baik.

screen-shot-allianz-eazy-med

d. Lengkapi alamat pengiriman Anda dengan klik menu “Lanjutkan Pesanan”. Kemudian pilihlah button “Proses Pesanan” dan tampilan pemesanan Anda akan terlihat pada laman “Order Selesai”.

e. Konfirmasi detail order dapat dilihat dengan memilih “Accept Order” atau “Reject Order”. Bila Pengguna memilih “Accept Order, pengguna akan menerima pesanan obat resep dokter. Seluruh data transaksi dan data klaim akan diteruskan ke PT. Asuransi Allianz Life Indonesia.

8. Siapa yang akan membayar biaya pengantaran obat resep dokter?

Selama masa promosi yaitu 15 September – 31 Desember 2016, Nasabah Allianz tidak dikenakan biaya pengantaran obat resep dokter ke alamat yang diinginkan. Setelah masa promosi berakhir, biaya kirim ditanggung oleh Nasabah Allianz.

9. Mengapa layanan Allianz eAZy Med selalu berhenti/hang saat saya akan meng-upload foto resep dan lain-lain?

Aktifkan App Permissions ApotikAntar pada smartphone Anda dengan cara mengecek:

  • Android: Settings – Application Manager – ApotikAntar – Permissions.
  • iPhone: Settings – ApotikAntar – Allow ApotikAntar to Access

10. Bagaimana cara mengecek status pemesanan dan pengiriman obat dengan resep yang saya lakukan?

Anda dapat mengecek status pemesanan dan pengiriman obat melalui menu “History Order”. Khusus pengiriman, Anda akan mendapatkan informasi status “Delivery” yang dilengkapi data Nama Driver dan Nomor Handphone Driver bila obat sedang diantarkan.

11. Berapa lama klaim reimbursement saya diproses oleh Allianz?

Klaim akan diproses dalam waktu 7 (tujuh) hari kerja setelah dokumen klaim yang lengkap dan dikirimkan oleh ApotikAntar telah diterima di Kantor Pusat Allianz.

12. Bagaimana cara mengecek status klaim reimbursement saya?

Anda dapat mengecek status klaim reimbursement pembelian obat dengan menghubungi:

  • Call Center Allianz : 021-2926 9999
  • Email : Contactus@Allianz.co.id

13. Apakah dokumen seperti resep, form klaim, dan kuitansi dokter harus saya simpan?

Dokumen asli seperti resep, form klaim, dan kuitansi dokter harus Anda simpan jika sewaktu waktu diperlukan oleh Allianz untuk keperluan proses klaim.

14. Apakah data kesehatan saya atau anggota keluarga saya terjaga keamanannya saat menggunakan Allianz eAZy Med?

HaloDoc mengacu pada prosedur HIPAA (Health Insurance Portability and Accountability Act) yang menjamin kerahasiaan data kesehatan Anda dan keluarga.

 

Ingin dibuatkan ilustrasi dan pembukaan polis? hubungi agen asuransi Allianz berlisensi, Bpk Natanael, HP 08113436830 email: natanael.allianz@gmail.com

Apa Saja Kelebihan Asuransi Penyakit Kritis Allianz Dibandingkan Asuransi Penyakit Kritis Perusahaan Lain?

“Menurut Bapak apa kelebihan asuransi Allianz kalau dibandingkan dengan asuransi dari perusahaan lain?” Pertanyaan ini sering ditanyakan oleh calon nasabah baik secara langsung atau melalui telepon.

Jawaban pertanyaan tersebut sebagai berikut :

Produk SmartLink Flexi Account Plus (Tapro Non Syariah) dan Allisya Protection Plus (Tapro Syariah) dari Allianz menyediakan produk rider yang sangat penting untuk dimiliki, yaitu Critical Illness/ manfaat perlindungan penyakit kritis.

Manfaat perlindungan penyakit kritis di Allianz ada 3 jenis yaitu

1. CI+ (Critical Illness Plus), dimana klaim UP (warisan) nya tidak mengurangi UP dasar dan proteksi berjalan sampai usia tertanggung mencapai 70 tahun

2. CI (Critical Illness), dimana klaim UP nya mengurangi UP dasar dan proteksi berjalan sampai usia tertanggung mencapai 85 tahun.

Kedua rider ini menanggung 49 kondisi penyakit kritis dan hanya bisa di klaim pada saat penyakit kritis sudah berada di tahap advance.

3. CI100 (Critical Illness 100) dimana klaim UP nya tidak mengurangi UP dasar dan proteksi berjalan sampai usia tertanggung mencapai 100 tahun. CI100 ini melindungi 100 kondisi penyakit kritis bahkan dari early stage (penyakit kritis tahap awal).

Berikut adalah keunggulan dari manfaat perlindungan penyakit kritis di Allianz. Semoga bermanfaat untuk anda yang tengah memilih produk asuransi penyakit kritis yang terbaik bagi keluarga, karena nama produk boleh sama tetapi belum tentu manfaatnya sama.

1. Klaim dapat diajukan begitu terdiagnosa memenuhi syarat kondisi penyakit kritis, tanpa harus menjalani pengobatan/operasi terlebih dahulu

Beberapa penyakit kritis dapat ditunda jadwal operasinya. Nah, sebelum operasi dilakukan, klaim dapat diajukan asalkan kelengkapan syarat-syaratnya terpenuhi.

2. Menanggung terminal illness

Di antara penyakit kritis yang dicover di Allianz, salah satunya adalah Terminal Illness. Apa pun nama penyakitnya, asalkan dokter telah mendiagnosa umur yang bersangkutan tidak akan melebihi 12 bulan, maka klaim penyakit kritis dapat diajukan.

3. Menanggung transplantasi organ tubuh penting

Kinerja organ-organ tubuh penting menjadi perhatian utama dalam asuransi penyakit kritis Allianz. Organ tubuh seperti jantung, ginjal, pankreas, liver, paru-paru, dan sumsum tulang merupakan penyangga kehidupan manusia. Memiliki proteksi yang dapat digunakan untuk membiayai penggantian organ-organ tersebut akan memberikan rasa aman yang diperlukan oleh setiap orang.

4. Menanggung kondisi cacat tetap total

Di antara daftar penyakit kritis dari Allianz, ada tiga yang masuk kategori cacat tetap total, yaitu: 1) kebutaan; 2) kelumpuhan; 3) hilangnya kemandirian hidup. Apa pun nama penyakitnya, asalkan memenuhi tiga kondisi ini, maka klaim penyakit kritis dapat diajukan.

5. Menanggung kondisi kritis yang disebabkan oleh kecelakaan

Proteksi penyakit kritis dari Allianz tidak hanya bicara tentang kondisi kritis yang disebabkan oleh penyakit, tapi juga kondisi kritis yang disebabkan oleh kecelakaan. Di antara penyakit kritis yang dicover Allianz, setidaknya ada 10 yang mungkin dapat diakibatkan oleh kecelakaan, yaitu: 1) kebutaan; 2) kelumpuhan; 3) hilangnya kemandirian hidup; 4) Tuli; 5) Bisu; 6) Trauma kepala serius; 7) Koma; 8) Terminal illness; 9) Luka bakar; dan 10) Terputusnya akar-akar syaraf plexus brachialis. Selain itu, rusaknya organ-organ tubuh penting (seperti ginjal dan tulang belakang) juga dapat disebabkan oleh kecelakaan.

6. survival period (masa bertahan hidup) yang sangat singkat

Survival period atau masa bertahan hidup adalah jangka waktu yang disyaratkan untuk tetap hidup ketika seseorang terdiagnosa penyakit kritis. Klaim penyakit kritis baru dapat diajukan jika survival period telah terlewati. Ada asuransi yang mensyaratkan harus bertahan hidup selama 14 hari, ada yang 15 hari, ada yang 30 hari. Jika yang bersangkutan meninggal dunia dalam masa survival period, klaim penyakit kritisnya tidak bisa dicairkan. Tapi itu kalau di tempat lain.

Di Allianz, tidak ada syarat survival period untuk manfaat CI dan CI+. Sebagai contoh, jika seseorang mengalami serangan jantung lalu meninggal, maka ahli warisnya memperoleh dua manfaat: UP penyakit kritis dan UP meninggal dunia sekaligus. Dengan catatan, sebelum meninggal dunia sempat menjalani diagnosa untuk mendapatkan bukti medis serangan jantung.

Sedangkan untuk CI100, survival period nya hanya 7 hari saja. Coba saja bandingkan dengan asuransi lain. Dijamin, Allianz masih lebih unggul.

7. Premi nya sangat Murah dan Terjangkau sekali

Di atas segala kelebihannya, harga adalah faktor yang sangat penting. Premi asuransi penyakit kritis dari Allianz sangat murah sekali. Mulai dengan premi 300 ribu per bulan, seorang pria dan wanita usia 30-an tahun dapat memiliki proteksi penyakit kritis sebesar 300 juta + proteksi jiwa 300 juta. Dan jika ingin terproteksi sebesar 1 miliar (UP jiwa 1 miliar + penyakit kritis 1 miliar), preminya 1 juta saja per bulan. Biaya asuransinya pun relatif lebih murah daripada produk sejenis di asuransi lain. Silakan dibandingkan sendiri dan buktikan sendiri kalau ini bukan omong kosong belaka tapi Fakta.

Dari berbagai keunggulan di atas, jelas bahwa manfaat Critical Illness dari Allianz adalah produk yang serba meliputi, karena menanggung hampir semua kondisi terburuk yang mungkin dialami manusia. Dia beririsan dengan rider ADDB (Accident Death and Disability Benefit) dan TPD (Total Permanent Disability) pada kondisi cacat total. Coba bandingkan dengan asuransi penyakit kritis dari perusahaan asuransi lain.

Nama boleh sama, sama sama mengatasnama kan asuransi penyakit kritis tetapi manfaat jauh berbeda, bagaikan bumi dan langit. Jadi sebagai calon tertanggung, anda harus benar benar jeli dalam memilih. Jangan hanya tergoda oleh premi yang murah saja, tetapi juga lihat manfaat yang diberikan. Toh di Allianz, premi yang ditawarkan juga sangat murah dan cukup terjangkau bahkan manfaat nya juga besar dan beragam. Kurang apa lagi coba?

Jadi, cukup dengan memiliki proteksi jiwa ditambah rider Critical Illness, maka proteksi dasar kita sudah tercukupi. Tetapi jika mau ditambah manfaat ADDB dan TPD juga tidak apa apa, karena meskipun ada beberapa manfaatnya yang saling beririsan, tetapi ada juga perbedaannya dan ketiga manfaat ini (CI, TPD dan ADDB) tidak saling mengurangi bahkan saling melengkapi satu sama lain.

Konsultasi dan permintaan ilustrasi dapat menghubungi:

Agen Asuransi Allianz Berlisensi:

Natanael

HP: 08113436830

email: natanael.allianz@gmail.com atau natanael.albertus@gmail.com