Harta yang Terindah adalah Keluarga

Saya pada tulisan ini akan membagikan tulisan dari www.asuransi-jiwa.org

Harta yang paling berharga adalah keluarga
Istana yang paling indah adalah keluarga
Puisi yang paling bermakna adalah keluarga
Mutiara tiada tara adalah keluarga

Selamat pagi Emak
Selamat pagi Abah
Mentari hari ini berseri indah

Siapa yang tidak tahu lagu di atas? Yang tahu lagu tersebut, pasti seangkatan dengan saya. Yup, itu adalah soundtrack lagu dari sinetron “Keluarga Cemara” yang pernah tayang di televisi swasta (RCTI) di era tahun 1990 an. Saya teringat lagu keluarga cemara ini setelah menonton film karya Ernest Prakasa yang baru tayang di bioskop beberapa waktu lalu yang berjudul “Cek Toko Sebelah”.

cek toko sebelah

Di film tersebut ada salah satu scene dimana salah satu karakter yaitu bos Erwin yang diperankan oleh Asri Welas yang tiba-tiba menyanyikan lagu Keluarga Cemara saat Erwin minta izin cuti sebulan untuk mengurus toko.

“Iya nggak apa-apa Erwin. Saya mengerti kok. Harta yang paling berharga adalah…. Lanjutin, dong, Erwin. Ah kamu nggak tau? Itu, kan, lagu Keluarga Cemara!

Adi Kurdi? Lia Waroka? Novia Kolopaking? Kamu nggak tau? Ah katro kamu!” kata si bos cewek yang kocak ini.

Itu baru satu adegan yang membuat para penonton tertawa. Saya yakin semua yang pernah menonton sinetron keluarga cemara di era 90-an bisa nyambung dengan bercandaan tentang Keluarga Cemara dari film Cek Toko Sebelah tersebut.

Banyak orang yang masih ingat dengan cerita tentang kebersamaan dari keluarga sederhana yang diangkat dari cerita karya Arswendo Atmowiloto ini. Sinetron Keluarga Cemara ini menceritakan tentang sebuah keluarga yang meskipun kehidupannya sederhana namun sangat lah bahagia. Ini menunjukkan betapa indahnya cinta kasih yang terbina di dalam sebuah keluarga, dan juga menunjukkan kesederhanaan yang amat istimewa.

Karakter Abah yang bekerja keras sebagai penarik becak, Karakter Emak yang membuat opak untuk dijual serta kekompakan ketiga anak Emak dan Abah yaitu Euis, Ara dan Agil.

keluarga cemara

Semua anggota keluarga saling bantu dan saling menyayangi. Ini adalah tontonan terbaik di era itu dan sangat banyak sekali makna kehidupan yang dapat dipelajari dari kisah keluarga ini. Sinetron yang sangat mendidik dan cocok untuk dijadikan tontonan bagi seluruh keluarga. Jika versi barat nya, mungkin kisah tentang keluarga sederhana nan bahagia ini mirip dengan serial “Little House on The Prairie” yang dulu pernah tayang di TVRI setiap hari Minggu siang. Sayang sekali, di masa sekarang sangat jarang ada sinetron keluarga yang seperti ini.

little house on the prairie

Bersyukur lah Anda apabila keluarga Anda tergolong “keluarga cemara” yaitu keluarga yang masih lengkap ada ayah, ibu, kakak dan adik yang saling menjaga, saling menghormati dan saling menyayangi. Karena diluar sana masih banyak tidak seberuntung anda.

Untuk mewujudkan keluarga cemara di keluarga Anda, selain menjalani kehidupan yang dilandasi dengan cinta kasih dan mampu mensyukuri apapun yang diberikan oleh Tuhan atas hidup Anda, Anda juga perlu melengkapi nya dengan memiliki asuransi Allianz Tapro.

Mengapa Asuransi Allianz Tapro? Karena meskipun Anda berhasil menerapkan hidup yang bahagia di dalam keluarga Anda dimana sesama anggota keluarga saling sayang, saling jaga, saling peduli, saling respek satu dengan yang lainnya, namun ada hal hal tertentu di luar itu semua yang dapat membuat kebahagiaan yang telah terbina itu dapat terenggut dalam sekejap.

Dan faktor penyebab dari hilangnya kebahagiaan ini adalah sesuatu yang tidak dapat dihindari dan mungkin dapat dialami oleh setiap orang tanpa terkecuali. Mau tahu apa saja itu? Yaitu sakit, terkena penyakit kritis, kecelakaan dan kematian.

Sebagai manusia yang penuh keterbatasan, kita takkan mampu mengelak jika salah satu musibah itu menimpa diri kita maupun anggota keluarga kita. Tetapi kita dapat melakukan persiapan agar supaya apabila risiko hidup itu datang menghampiri hidup kita, setidak nya kita tidak kalang kabut dan kita telah siap menghadapi nya. Memiliki asuransi Allianz Tapro adalah satu satu nya cara untuk mempersiapkan diri untuk menghadapi musibah ini.

Asuransi itu ibarat payung. Payung tidak dapat mencegah datangnya hujan. Sama seperti asuransi tidak dapat mencegah risiko sakit, penyakit kritis, kecelakaan maupun kematian tidak menghampiri Anda. Tetapi payung dapat melindungi Anda agar tidak basah di saat hujan turun. Begitu pula Asuransi akan mennghindari Anda dari kebangkrutan finansial dan kesulitan hidup di saat risiko itu menimpa Anda maupun salah satu anggota keluarga Anda.

Bayangkan saja, jikalau si ayah sebagai tulang punggung keluarga tiba tiba meninggal dunia karena sakit atau kecelakaan bagaimana? Keluarga bahagia yang tadinya hidup dengan kesederhanaan tentunya akan mengalami kegoncangan dalam hal finansial. Gaji dan penghasilan si ayah yang tadinya mencukupi untuk kehidupan sehari hari tiba tiba hilang. Bagaimana caranya bagi si ibu dan anak anak nya menyambung hidup?

Belum lagi biaya pendidikan anak anak yang masih kecil kecil. Akhirnya si Ibu yang notabene tadinya hanya berperan sebagai ibu rumah tangga mesti menjadi super woman dengan berperan ganda yaitu bekerja untuk menghidupi keluarga sambil membesarkan anak anak nya.

Anak anak selain kehilangan sosok dan figur seorang ayah, juga pastinya lambat laun juga akan merasakan waktu kebersamaan dengan ibu juga semakin berkurang karena ibu yang seharusnya di rumah mendidik mereka, sekarang malah kebanyakan menghabiskan waktu di luar demi membanting tulang demi sesuap nasi.

alasan beli asuransi

Kita tidak perlu naif. Meskipun kita mengatakan bahwa uang itu tidak bisa membeli kebahagiaan di dalam sebuah keluarga, namun kenyataannya tanpa uang juga sebuah keluarga yang bahagia, bisa menjadi tidak bahagia lagi. Saya tidak mengatakan bahwa uang adalah segalanya. Bukan, dan sama sekali bukan.

Karena keluarga yang bahagia tidak diukur dari seberapa banyak uang dan harta yang berhasil dikumpulkan. Malahan banyak keluarga yang karena hartanya banyak, malah kehidupan anak anak nya tidak harmonis dan saling gontok gontokan gara gara berebut warisan.

Banyak orang yang beranggapan bahwa harta mereka yang paling berharga adalah uang. Dengan uang mereka akan dapat membeli apa pun sehingga tercapai kepuasan yang maksimal. Selain harta, jabatan juga sangat diimpikan dan mereka rela melakukan apa pun demi mendapatkan posisi yang lebih tinggi.

Terkadang orang yang mengejar harta adalah orang-orang yang egois karena  mereka lebih memilih untuk mementingkan diri sendiri dari pada orang lain. Mereka merasa mampu untuk menyelesaikan semuanya dengan uang yang mereka miliki.

Namun saat mereka ada masalah yang tidak bisa diselesaikan dengan uang, maka sengsaralah jiwa mereka. Saat mereka butuh perhatian dan kasih sayang, uang tidak dapat memberikan semua itu. Uang bukanlah jaminan kebahagiaan.

Poin yang ingin saya tekankan di sini adalah bukan uang yang menjamin kehidupan keluarga Anda bahagia atau tidak. Meskipun penghasilan suami Anda pas pas an dan dapat mencukupi kebutuhan dapur anda agar dapat mengebul dan anak anak Anda dapat bersekolah, namun Anda juga perlu mengantisipasi jika suatu saat salah satu anggota keluarga Anda jatuh sakit.

Pada saat sakit, atau terkena penyakit kritis atau tertimpa kecelakaan, tentunya Anda sekeluarga butuh dana darurat bukan? Nah dana ini lah yang mungkin tidak Anda miliki.

Mungkin Anda memiliki tabungan yang berasal dari sisa penghasilan suami setelah dikurangi seluruh biaya keluarga, namun apakah tabungan itu cukup untuk membiayai biaya kesehatan yang diperlukan? Kesehatan itu mahal loh. Apakah Anda rela memberikan uang tabungan itu kepada dokter? kepada pihak rumah sakit?

Jika perusahaan asuransi sekelas Allianz mau membayarkan biaya tersebut sehingga Anda tidak perlu mengorbankan uang tabungan keluarga Anda, mengapa Anda tidak mau? Hanya dengan mendaftar asuransi saja Anda sudah dapat dilindungi, mengapa Anda malah menolak asuransi?

Memiliki sebuah keluarga sederhana yang bahagia memang sangat indah. Karena itu agar supaya keluarga sederhana yang Anda bina tidak kehilangan kebahagiaan nya, jangan lupa untuk membeli asuransi Tapro Allianz untuk melindungi keluarga yang Anda cintai ini.

Sebagai kepala keluarga yang mencari nafkah, sudah pasti Anda harus menjadi prioritas untuk diasuransikan. Anda tidak mau kan melihat senyuman dan tawa riang di wajah istri dan anak anak hilang dalam sekejap dan berubah menjadi tangisan dan ekspresi penuh duka apabila Anda berani menjalani hidup yang penuh risiko ini dengan tidak memiliki asuransi Allianz Tapro.

Minimal belilah asuransi jiwa untuk diri anda sendiri. Selain itu Anda juga dapat melengkapi asuransi penyakit kritis CI100 yang telah 1 paket dengan asuransi jiwa di produk asuransi Tapro Allianz tersebut. Jika Anda memiliki budget berlebih, kemudian Anda dapat juga mengasuransikan istri serta anak anak Anda. Untuk istri dan anak, Anda dapat membeli asuransi Allianz Tapro yang dilengkapi dengan manfaat perlindungan penyakit kritis dan asuransi kesehatan rawat inap rumah sakit.

Bagaimanapun jika salah satu anggota keluarga anda sakit, tetap saja itu akan menjadi beban bagi Anda sekeluarga bukan? Bukan hanya beban pikiran namun juga beban finansial. Jika ada asuransi, setidaknya beban finansial Anda sudah tidak ada lagi karena sudah Anda berikan kepada pihak perusahaan asuransi, dalam hal ini Allianz untuk menanggung semua biaya yang timbul jikalau musibah sakit, penyakit kritis kecelakaan maupun kematian datang menghampiri keluarga Anda.

Harta yang paling berharga adalah keluarga. Saat kita dalam keadaan susah, keluarga selalu ada bersama kita dan memberikan dukungan. Saat kita membutuhkan teman bicara, maka keluarga tidak pernah bosan memberikan telinganya kepada kita.

Karena harta yang paling berharga dan tidak dapat tergantikan nilainya adalah keluarga, maka lindungilah keluarga Anda dengan asuransi. Asuransi yang paling tepat untuk melindungi diri Anda beserta anggota keluarga yang Anda sayangi adalah Asuransi Tapro Allianz.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s