Allianz Membayar Klaim Penyakit Kritis 3 Miliar

Klaim CI+ 3M

(Gambar di atas adalah seremoni penyerahan klaim secara simbolis pada bulan Oktober 2016 di Medan)

Nasabah berusia 51 tahun mengalami penyumbatan 85% di pembuluh darah jantung. Klaim penyakit kritis sebesar 3 miliar dibayarkan oleh Allianz, dilanjutkan dengan pembebasan premi 10 juta per bulan sampai nasabah berusia 65 tahun.

Kisah di balik klaim ini dituturkan oleh sang agen, pasangan suami-istri Bpk Suwanto (kanan) dan ibu Jenni (dua dari kiri):

Awalnya bapak ini tidak percaya akan asuransi. Setiap agen asuransi yang datang selalu dia tolak.

Kami berhasil meyakinkan dia setelah keponakannya yang sudah menjadi nasabah kami, mengalami kanker dan mengajukan klaim ke Allianz. Pada waktu itu kami ditantang oleh dia, jika klaimnya dibayar barulah dia akan percaya dengan asuransi. Ternyata klaim keponakannya dibayar dengan cepat.

Singkat cerita setelah percaya, dia pun ambil polis Tapro melalui kami. Sebenarnya dia punya kemampuan untuk mengambil UP 10 miliar. Tapi karena masalah laporan keuangan sedikit ribet, akhirnya diputuskan untuk mengambil 3 miliar dulu dengan premi 10 juta per bulan (usia nasabah waktu itu 49 tahun), dan sisanya secara bertahap akan ditambahkan setelah 3 tahun.

Tapi risiko tak bisa diduga. Ternyata 22 bulan setelah ambil polis, tanpa sengaja saat mengantar mertuanya berobat ke Malaysia, dia pun iseng sekalian general check up. Dan dokter curiga dengan hasil EKG serta treadmillnya.

Dia pun lalu dirujuk ke dokter spesialis jantung untuk dilakukan kateterisasi. Ternyata penyumbatannya sudah 85% dan jelas sekali di angiogramnya. Padahal orangnya selalu ke gym dan treadmill pun sanggup sampai tahap lari.

Serasa gak percaya, bapak ini sewaktu masih di Malaysia menghubungi kami di Medan. Seraya masih bercanda, dia berkata, “Saya kena lotere.” Waduh, rupanya kena lotere vonis penyakit kritis.

Akhirnya kami bantu kirimkan semua form klaim penyakit kritis untuk diisi dokter. Manfaat penyakit kritis yang diambil adalah rider CI+ (perlindungan terhadap 49 penyakit kritis).

Dalam waktu dua bulan setelah klaim dilengkapi, semua klaim dibayarkan dengan cepat oleh Allianz. Bukan hanya itu, melalui manfaat Payor Benefit, premi sebesar 10 juta per bulan pun dibayarkan oleh Allianz mulai nasabah usia 51 tahun sampai usia 65 tahun. Jika dihitung selama 14 tahun berarti manfaat Payor Benefitnya saja sekitar 1,6 miliar.

Lalu masih tersedia pula uang pertanggungan meninggal sebesar 3 miliar, plus hasil investasi.

Dengan kejadian ini, keyakinan dia terhadap asuransi pun semakin bertambah. Dia malah mau nambah lagi punya UP, tapi tentu sudah tidak bisa. Akhirnya dia masukkan istrinya juga mengingat pentingnya perlindungan Tapro.

Pendaftaran polis Allianz dapat menghubungi saya:

Natanael, Agen asuransi Allianz tinggal di Surabaya.

HP/WA: 08113436830

email: natanael.albertus@gmail.com

 

 

Sumber: https://myallisya.com

Advertisements

One thought on “Allianz Membayar Klaim Penyakit Kritis 3 Miliar

  1. Pingback: Asuransi Tunjangan Rp1jt Perhari Plus Asuransi Sakit Kritis Rp 1 Milyar. Mau? | Asuransi Jiwa Terbaik untuk Keluarga

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s