Asuransi Jiwa sebagai Pelimpahan Problem Kerugian Keuangan

Sebelum kita membahas lebih jauh mengenai manfaat asuransi jiwa, ada baiknya kita tahu dan mengerti terlebih dahulu, apa yang dimaksud dengan asuransi jiwa.

Asuransi jiwa adalah suatu pelimpahan risiko (Risk Shifting) atas kerugian keuangan (financial loss) oleh Tertanggung kepada Penanggung.

Resiko yang dilimpahkan oleh Tertanggung tersebut kepada Penanggung bukanlah risiko hilangnya jiwa seseorang, melainkan kerugian keuangan sebagai akibat hilangnya jiwa seseorang atau karena mencapai umur tua sehingga tidak produktif lagi.

Manfaat perlindungan jiwa ini adalah sebagai jaminan kepastian terhadap tertanggung dan keluarga dalam menghadapi berbagai resiko kehidupan seperti sakit kritis, cacat, meninggal dan lain sebagainya.

Tujuan dari asuransi jiwa adalah sebagai jaminan hidup anda dan keluarga anda secara finansial dengan mendapatkan bantuan dana ketika mengalami masa-masa sulit  serta saat menghadapi berbagai resiko kehidupan di kemudian hari.

Nilai ekonomi hidup seorang kepala keluarga sama dengan kapasitas penghasilannya. Jika nilai ekonomi hidup seorang kepala keluarga hilang atau berkurang, maka yang akan menderita secara langsung atas kehilangan tersebut adalah sanak keluarganya. Resiko kehilangan penghasilan ini yang harus ditanggung oleh keluarga yang ditinggalkan.

Untuk mengurangi resiko tersebut pada zaman modern ini telah ditempuh satu cara dengan mengalihkan atau melimpahkan resiko tersebut kepada pihak lain, dalam hal ini perusahaan Asuransi Jiwa yang mengkhususkan usahanya dibidang ini sebagai profesinya. Pelimpahan resiko tersebut lebih popular disebut dengan membeli polis asuransi jiwa.

Jika keuangan keluarga hanya bergantung pada misalnya ayah saja yang merupakan tulang punggung yang menyokong keuangan selama ini. Apa jadinya dengan nasib anggota keluarga yang akan ditinggalkannya. Apakah rela melihat anak anaknya kebingungan biaya sekolah dan kebutuhan sehari-hari gara gara tidak ada biaya?

Asuransi Jiwa pada dasarnya berkaitan dengan keberadaan seseorang, di mana resiko finansial orang itu diambil alih pada saat terjadi kematian dini tidak terduga. Ini disebut sebagai “manfaat meninggal” atau “death benefit” yang disediakan – tapi, tentunya kita sendiri tidak menghidupi kondisi itu, karena kita sudah meninggal. Bagaimana dengan resiko yang kita hadapi saat kita sendiri masih hidup?

Pada kenyataannya, beban yang terjadi saat kita mengalami musibah dan masih tetap hidup seringkali justru lebih menyengsarakan orang-orang di sekitar kita. Bukan suatu peristiwa aneh, ketika seseorang mengalami penyakit kritis seperti terkena stroke – pecahnya pembuluh darah di otak – kemudian menjadi orang lumpuh yang menuntut semua perawatan, seringkali tanpa ada harapan sembuh.

Demi menunjang kehidupan, keluarga memakai seluruh daya finansial yang ada, menghabiskan tabungan dan mencairkan seluruh aset. Jadi tidak heran jika sebuah penelitian dari WHO menunjukkan setiap tahun di seluruh dunia ada 100 juta orang menjadi miskin karena membayar biaya kesehatan.

Resiko apa saja yang dapat diasuransikan
Sepanjang hidup manusia selalu dihadapkan kepada kemungkinan terjadinya peristiwa-peristiwa yang dapat menyebabkan lenyap atau berkurangnya nilai ekonominya . Ini mengakibatkan kerugian bagi diri sendiri dan keluarganya atau orang lain yang berkepentingan. Dengan kata lain, manusia selalu menghadapi peristiwa yang akan menimbulkan resiko dalam kehidupannya sebagai berikut;

(1) Meninggal dunia (death) baik secara alamiah (natural death) maupun meninggal pada usia muda karena sakit, kecelakaan (accidental death) dan lain sebagainya.

Ada sebuah keluarga kecil, ayahnya bekerja sebagai tukang ojek yang berangkat mulai pagi dan pulang saat malam. Tiba-tiba saat bekerja, ayah tersebut mengalami kecelakaan yang membuat dia cacat dan tidak bisa bekerja. Apa yang harus diperbuat istri menghadapi hal tersebut?

Jika ayah tersebut sudah punya asuransi yang menangani misalnya dari Jasa Rahaja mungkin bisa, namun apakah kebutuhan untuk mengganti kebutuhan keluarga akan terpenuhi?

Menghadapi problem tersebut maka ayah tersebut harus membeli asuransi khususnya yang memiliki manfaat memberikan uang cash jika ayah tersebut kecelakaan dan cacat tetap total. Berapa besar santunan manfaat uang cash tersebut, bisa dirancang mulai Rp 100jt sampai Rp 500jt sesuai kemampuan keuangan ayah untuk bayar premi.

Seandainya ayah yang tertimpa kecelakaan tersebut memiliki asuransi yang mampu mengganti biaya kebutuhan sehari-hari maka dia bisa tenang bekerja. Tidak kawatir terhadap nasib keluarganya.

(2) Cacat tubuh (disability) karena sakit atau kecelakaan.
Jika seseorang menderita cacat total dan tetap, mereka tidak dapat bekerja lagi secara permanen sehingga tidak memperoleh penghasilan sama sekali untuk menghidupi dirinya sendiri maupun keluarganya.

(3) Penyakit kritis
Ada sebuah keluarga yang sebelumnya bahagia hidup berkecukupan, suatu saat problem yang tidak disangka-sangka datang. Ayahnya terserang jantung sehingga mengharuskan perawatan di rumah sakit. Mau gak mau, biaya harus disiapkan oleh istri.

Jika saat sebelum kejadian serangan jantung, si Ayah sudah punya polis asuransi yang memiliki manfaat santunan uang tunai sebesar Rp 500jt atau Rp 1 Milyar, problem tersebut terbantu. Biaya akan terbantu.

Uang tunai tersebut bisa buat perawatan atau menambah modal untuk usaha sang Ibu yang harus bekerja sendirian.

(4) Umur tua (old age) / Pensiun
Peristiwa hari tua pasti akan terjadi, tetapi berapa lama kehidupan hari tua tersebut berlangsung, tidak bisa diketahui dengan pasti.

 

Info pendaftaran Polis Asuransi dengan manfaat lengkap yakni manfaat santunan uang tunai jika terkena sakit kritis (jantung, kanker, stroke, dll) bisa menghubungi saya, 

Natanael Agen Allianz Indonesia

HP/WA: 08113436830

email: natanael.allianz@gmail.com

 

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s