Tips Mengatur Keuangan Keluarga

Selamat bertemu kembali dengan saya, Natanael, Bisnis Eksekutif Allianz Star Network. Pada kesempatan ini saya akan membagikan tips dalam mengatur keuangan khususnya keluarga menengah. Maksudnya keluarga menengah ialah keluarga yang sedang-sedang saja tidak kaya dan tidak juga miskin. Pokoknya cukupanlah.

Tips mengatur keuangan berikut ini merupakan tips dari seorang Konsultan Perencana Kkeuangan yang cukup tenar yakni Safir Senduk. Safir Senduk adalah pendiri Safir Senduk & Rekan.

Tips yang diberikan Safir Senduk dalam mengatur keuangan ialah sebagai berikut:

  • Sebuah keluarga dengan penghasilan Rp 5 juta: Bayar hutang maksimal 30% (Rp 1,5 juta), menabung minimal. 10% (Rp 500 ribu), Asuransi maksimal. 10% (Rp 500 ribu), Biaya Hidup maksimal. 50% (Rp 2,5 juta). Pengeluaran untuk Kost sebaiknya maksimal 30% dari penghasilan.
  • Ambil Asuransi Kesehatan yang berdiri Sendiri atau gabung dengan Asuransi Jiwa? Saran Safir Senduk, kalau butuh Asuransi Jiwa, ambil yang gabungan saja yakni investasi dengan asuransi kesehatan yang di Allianz produk gabungan ini bernama Tapro. Penjelasan Tapro bisa di baca DISINI.
  • Arisan bukanlah Investasi 
  • Punya Rp 500 juta yang nganggur 1-3 bulan? Taruh saja di Reksa Dana Pasar Uang.
  • Jika mau membeli rumah, sebaiknya sebelum menikah. Namun, kalau dananya tidak ada, beli setelah nikah juga tidak apa.
  • Jika punya uang Rp 2 juta: Lunasi Kartu Kredit atau Beli Reksadana? Lebih baik lunasi Kartu Kredit. Jika ambil reksadana bisa dicari lagi uangnya.
  • Seorang yang masih belum menikah, sebaiknya pakai dua rekening, satu untuk kebutuhan sehari-hari, satu lagi untuk investasi
  • Mau beli mobil? Lebih baik beli Cash. Bagaimana jika belum punya Cash, silakan beli Kredit, asalkan memang sangat membutuhkan mobil.
  • Beli Barang Elektronik sebaiknya Cash. Kredit sebaiknya difokuskan ke hal lain saja yang lebih bermanfaat.
  • Kalau belum pernah berbisnis, pilihlah bidang bisnis berdasarkan Hobi. Tiga Pilihan memilih Bidang Bisnis: (1) Dari Hobi, (2) Dari Keahlian, (3) Dari Tawaran Keuntungan.
  • Beli Emas lebih menarik dibanding yang lain karena peminatnya di Indonesia lebih banyak
  • Buat yang masih single, kendaraan perlu karena untuk bekerja. Namun, tidak mempunyai kendaraan pun juga tak masalah.
  • Mau berhenti dari kepemilikan Kartu Kredit? Datang langsung ke banknya, dan gunting di depan CS-nya
  • Punya Mobil bukan Keharusan. Tapi kalau ditanya, mana baiknya: Kendaraan atau Rumah dulu? Buat yang masih Singl yang lebih penting adalah kendaraan dulu.
  • Dalam Jangka Panjang, kenaikan Harga Properti lebih tinggi daripada Bunga KPR.”
  • Dua Macam Investasi: (1) Bisnis, (2) Produk Investasi. Bisnis, hasil Lebih Besar, tapi Risiko juga Besar.”
  • Pilih mana beli Dinar atau Emas Batangan? jawabannya: Emas Batangan
  • Bank tidak boleh mengeluarkan Kartu Kredit tanpa seijin kita.
  • Bisnis apa yang Modal Kecil tapi bisa dijual mahal? Jawabannya: Bisnis Konsultasi.
  • Investasi Barang Koleksi. Semua Barang bisa dikoleksi, tapi tidak semua Barang Koleksi bagus untuk Investasi.
  • Anda Karyawan sekaligus Bisnis Sampingan? Silakan berhenti jadi Karyawan kalau Penghasilan Bisnis sudah tiga kali Gaji.
  • Pengen Mobil tapi Dana Terbatas? Pertimbangkan Mobil Bekas. Ini karena Nilai Mobil menyusut Sangat Besar di Tahun-tahun Pertama.
  • Pengen Kredit Mobil baru? Kalau punya cashnya, mending bayar cash saja.
  • Dua Macam Aset: (1) Aset yang membuat kita selalu Keluar Uang Tiap Bulan, dan (2) Aset yang membuat kita Mendapatkan Uang Tiap Bulan.
  • Lima Komponen Biaya Liburan: (1) Transport, (2) Akomodasi, (3) Makan Minum, (4) Obyek Wisata, dan (5) Belanja dan Oleh-oleh.
  • Anda Single Parent? Pertimbangkan untuk mempunyai Bisnis Sendiri. Jangan setiap hari mengandalkan Pekerjaan Sebagai Karyawan.
  • Kredit Barang Bank Syariah: Bank beli barang itu, lalu JUAL ke kita dengan Harga Lebih Tinggi dari yang kita cicil. Sampai Lunas. Fixed.
  • Beda Beli Barang via Kredit di Bank Umum dan Bank Syariah? Bank Umum: Kita bayar Pokok+Bunga yang Naik Turun. Akadnya Kredit
  • Beda Nabung di Bank Umum dan Bank Syariah? Di Bank Umum dapatnya Bunga. Di Bank Syariah dapatnya Bagi Hasil (dari Keuntungan Bank).
  • Makin Panjang Jangka Waktu Invest, semakin tidak masalah jika memilih Produk Investasi yang Potensi Hasilnya Besar biarpun Risikonya Besar.
  • Tabungan Berjangka vs Asuransi Jiwa? Kalau pilihannya hanya dua, maka untuk Hasil Lebih Besar, pilih Tabungan Berjangka. Sedangkan untuk pengalihan resiko, pilihlah Asuransi Jiwa.
  • Tips Liburan Budget Mepet: Tekan di Biaya Penginapan dan Transport. Penginapan: Hotel Melati. Transport: Low Fare Airline.
  • Tiga Macam Budget Liburan: (1) Budget Mepet, (2) Budget Normal, (3) Budget Lebih.
  • Kredit, sebaiknya digunakan untuk Hal Produktif. Kalau Kredit hanya jadi Sofa, Baju atau Liburan, itu percuma.
  • Makan Sebelum Lapar, Berhenti Sebelum Kenyang. Dlm Keuangan, Siapkan Investasi dr Jauh Hari, dan Jgn Tamak dgn Returnnya.
  • Reksa Dana Syariah: Reksa Dana yang berinvestasi ke Instrumen Pasar Modal dan Pasar Uang yang sesuai Syariah Islam.
  • “Untuk yang baru kerja, Dana Terbatas, mulailah dengan Tabungan Berjangka, kemudian meningkat ke ReksaDana.
  • Gaji tinggi bukan jaminan kepuasan hidup. Bersyukur. Hidup sederhana dan saling menyayangi. Itulah kunci kepuasan hidup.
  • Ada 20-30 juta rupiah dan ingin investasi di tempat yang bisa memberi pemasukan bulanan? Pertimbangkan ORI.
  • Beli mobil-kalau ada uangnya– mending cash. Beli kredit akan jadi lebih mahal padahal nilai mobil menurun.
  • Ketika kita meminjam, maka barang agunan yang paling baik untuk kita agunkan adalah barang yang nilainya menurun.
  • Punya uang dan ingin lunasi KPR? Gak usahlah, tetap mencicil dan uangnya invest saja di tempat lain.
  • Beli peralatan dan mengerjakan sendiri pekerjaan rumah tangga mungkin lebih hemat. Tapi anda kehilangan waktu untuk cari penghasilan.
  • Menabung minimal 10% dari penghasilan. Kalau bisa lebih besar (20%) lebih bagus lagi.
  • Dana cadangan = dana darurat. Besar dana cadangan yang pas minimal 3 bulan pengeluaran keluarga.
  • Kalau belanja, pakai kartu debit dibanding cash. Kalau pakai cash, nanti harus bolak-balik ke ATM.
  • Asuransi kesehatan sebaiknya dimiliki kapanpun. Asuransi jiwa sebaiknya dimiliki kalau sudah punya tanggungan.
  • Jangan pernah lepas status karyawan untuk full time di bisnis, kecuali penghasilan bisnis sudah 3 kali gaji.
  • Buka deposito bukan untuk untung, tapi untuk punya dana yang liquid. 6-7-8-juta sudah bisa.
  • Kalau sudah punya reksadana, asal bentuknya pendapatan tetap/ terproteksi gapapa gak punya deposito.Prioritas dalam mengambil asuransi kesehatan, lihat penggantian rawat inap, operasi, lalu rawat jalan.
  • Buka usaha dengan sistem franchise itu tidak menjamin untung. yang membuat untung itu kerja keras kita sendiri.
  • Ambil asuransi jiwa yang kalau Punya didepositokan, bunganya bisa untuk membayar biaya hidup orang yang anda tinggalkan.
  • Asuransi pendidikan hasilnya biasanya kecil. Aset berwujud boleh dipilih kalau sekolah anak masih lama.
  • Belilah emas secara rutin untuk untung jangka panjang, jadi anda tidak akan peduli naik turunnya secara harian.
  • Cara terbaik menyiapkan pensiun adalah dengan memiliki properti. Saat pensiun, sewakan properti tersebut.
  • Cara terhalus menolak teman yang selalu pinjam duit, pinjamkan 10% saja dari permintaannya tetapi cukup sekali saja.

Konsultasi Pendaftaran Asuransi Jiwa Allianz hubungi: 

Natanael HP/WA 08113436830

email: natanael.allianz@gmail.com

 

 

 

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s