Anggapan Salah tentang Asuransi

Jika dibandingkan dengan Singapura, industri asuransi di Indonesia masih jauh di belakang. Salah satu penyebab utamanya adalah banyaknya kesalahan pemahaman yang tertanam di masyarakat.

1. Asuransi dianggap buang-buang uang, padahal memiliki asuransi sama saja seperti sedia payung sebelum hujan.
.
2. Investasi sebesar apa pun tidak ada manfaatnya jika tidak dilindungi. Asuransi dan investasi seharusnya berjalan BERBARENGAN agar kesehatan dan barang berharga tidak memiliki ketergantungan akan satu sama lain.
.
3. Kalau kita sudah berkeluarga atau menanggung orang tua atau saudara, kita wajib memiliki asuransi jiwa. Peran kita sebagai pencari nafkah perlu dilindungi agar jika mereka kita tinggal, tidak mengalami kesulitan keuangan atau dana.

4. Pencari nafkah membeli asuransi untuk suami/istri dan anak mereka, padahal seharusnya asuransi itu untuk dirinya sendiri. Jika ada kerugian keuangan atau dana nantinya, perusahaan asuransi akan menanggung ahli waris yang ‘ditinggalkan’ si pencari nafkah.

info pendaftaran asuransi Tapro Allianz hubungi:

Natanael (Bisnis Partner – BP ASN) domisili di Surabaya,

HP/WA 08113436830

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s