Monthly Archives: January 2019

Mengenal Penyakit Pre Existing Condition dalam Asuransi

Apakah Anda ingin memiliki asuransi tapi sudah ada riwayat sakit penyakit sebelumnya (penyakit pre existing condition)? Tenang, perusahaan asuransi Allianz masih dapat menyetujui pengajuan asuransi yang Anda lakukan tetapi tentunya dengan beberapa persyaratan tertentu.

Dalam asuransi terdapat istilah pre-existing condition, yaitu kondisi di mana Anda sudah terdiagnosis atau memiliki riwayat  penyakit tertentu pada saat mendaftar ke asuransi. Dengan kondisi seperti ini, pada umumnya perusahaan asuransi dapat menerima Anda sebagai nasabah dengan persyaratan tertentu.

Persyaratan tertentu itu antara lain Anda akan tetap dapat mendapatkan perlindungan asuransi namun dengan substandard alias penambahan jumlah premi yang dibayar. Atau bisa juga untuk penyakit pre existing condition tersebut akan dikecualikan dari manfaat yang akan dicover.
Atau yang paling parah, bisa juga pengajuan asuransi Anda akan ditunda atau bahkan ditolak sama sekali. Yang melakukan screening ini adalah pihak underwriter yang bekerja di perusahaan asuransi. Jika dibandingkan dengan bank, underwriter ini ibaratnya seperti analis kredit.
Bedanya analis kredit tugasnya adalah memfilter/ menyaring pengajuan/ permohonan kredit yang masuk apakah layak untuk disetujui permohonan kreditnya atau ditolak. Pengajuan kredit ini disetujui atau ditolak tergantung pada kemampuan dan kesehatan finansial dari si calon peminjam dana (debitur).

Sedangkan kalau di asuransi, yang menjadi tolok ukur diterima atau ditolaknya suatu permohonan asuransi adalah kondisi kesehatan dari si calon tertanggung. Oleh karena itulah, sangat penting sekali untuk membeli asuransi sejak dini. Jangan tunggu sampai sudah kena sakit penyakit, karena proses pengajuan asuransi Anda pasti akan lebih ribet dibandingkan dengan jika saat pengajuan kondisi kesehatan Anda masih prima.

Selain harga premi yang akan Anda bayar kelak bisa menjadi lebih mahal (karena kena extra premi), ada kemungkinan juga pengajuan asuransi Anda akan ditolak. Jadi jangan pernah menunda nunda untuk membeli asuransi. Lalu kapankah waktu yang tepat untuk membeli asuransi?
Waktu yang tepat untuk membeli asuransi Allianz adalah SEKARANG, BUKAN BESOK ATAU BAHKAN LUSA.


Karena kita tidak pernah tahu apa yang akan menimpa kita besok. Jadi lebih baik sedia payung sebelum hujan. Asuransi itu ibarat sebuah payung. Punya payung bukan berarti Anda bebas dari hujan. Tetapi payung menjamin Anda tidak basah karena hujan. Asuransi tidak menjamin Anda bebas dari risiko sakit. Tetapi asuransi akan jamin memberikan Anda uang cash di saat risiko sakit kritis datang dalam hidup Anda.


Apa sih hal yang Anda butuhkan di saat Anda terkena penyakit kritis?
Apakah Anda butuh obat obatan untuk dikonsumsi agar sembuh? Apakah Anda butuh penanganan dari dokter? Apakah Anda perlu dirawat intensif di rumah sakit? Apakah Anda membutuhkan istirahat yang cukup dan melepaskan segala kegiatan/ pekerjaan Anda? Apakah Anda butuh refreshing untuk jalan jalan agar Anda tidak terlalu stress memikirkan penyakit yang Anda derita? Apakah Anda mengkuatirkan nasib anak anak Anda yang masih kecil dan masih bergantung pada Anda sedangkan saat ini Anda sendiri sudah terkena sakit kritis dan tidak bisa bekerja lagi seperti biasanya?


Dari semua hal yang disebutkan sebenarnya Anda hanya butuh 1 benda yang dapat mengatasi semua kebutuhan dan kekuatiran Anda di atas. Benda apakah itu? Nama benda itu adalah UANG alias DUIT atau dalam bahasa inggris disebut MONEY. Nah siapa yang akan kasih UANG ini kepada Anda di saat Anda sakit? Yang akan berikan adalah ALLIANZ.


Jadi jika Anda sudah terdaftar di Allianz, Anda tidak perlu pusing lagi memikirkan hal ini karena ALLIANZ sudah menyediakan uang ini untuk Anda. Begitu Anda di vonis dokter kalau Anda terkena penyakit kritis, maka Anda dapat melakukakan klaim ke Allianz dan Allianz akan memberikan Uang Pertanggungan sebesar yang telah disepakati sebelumnya.
Jangan Anda sudah sakit dan terkena penyakit kritis, baru Anda sibuk menelepon saya untuk mendaftar asuransi. Maaf sekali, jika kasusnya demikian, saya tidak dapat membantu Anda. Nasi sudah menjadi bubur. Tidak mungkin lagi dikembalikan menjadi nasi.


Jika kejadiannya demikian, Anda hanya bisa berusaha menggunakan uang pribadi Anda sendiri. Perjuangan Anda melawan penyakit yang Anda derita, hanya akan ditentukan oleh seberapa banyak kemampuan finansial Anda untuk menopang kebutuhan Anda dalam menghadapi penyakit ini.
Ingat, selain biaya pengobatan, Anda juga harus memikirkan biaya hidup sehari hari. Jika Anda tidak punya simpanan uang yang memadai, Anda hanya bisa pasrah terima nasib saja jika sampai kejadian naas ini menimpa Anda. Jika Anda ikhlas, coba tanyakan kepada keluarga dan orang orang terdekat Anda seperti orang tua, saudara, istri maupun anak anak Anda. Apakah mereka ikhlas kehilangan Anda? Apakah mereka ikhlas melihat Anda berhenti berjuang dan kehilangan semangat hidup?


Jika Anda sudah memiliki istri dan anak anak yang masih kecil, terpikirkah oleh Anda bagaimana nasib mereka kelak sepeninggal Anda? Oleh sebab itu, jangan lah bersikap egois. Selagi masih muda dan belum sakit, belilah asuransi Allianz sekarang juga.


Kembali lagi ke masalah pre existing condition tadi. Status pre-existing condition dapat ditiadakan oleh perusahaan asuransi apabila Anda telah menjadi nasabah dalam jangka waktu tertentu dan tidak ada lagi laporan klaim maupun mengalami perawatan untuk penyakit yang masuk dalam daftar pre-existing condition sebelumnya.


Setelah melewati masa tunggu tersebut, maka status pre-existing disease dapat dicabut oleh perusahaan asuransi. Di Allianz, untuk jenis produk asuransi kesehatannya yang memberlakukan masa tunggu untuk kondisi penyakit pre existing condition namanya adalah Smartmed Premier dimana untuk penyakit pre existing condition akan dicover setelah 2 tahun usia polis.


Sebagai contoh, Anda pernah terdiagnosis penyakit jantung tapi Anda sudah dinyatakan sembuh setahun yang lalu. Kemudian, asuransi kesehatan Smartmed Premier dari Allianz Anda memiliki kebijakan masa tunggu pre-existing condition selama 2 tahun. Berarti Anda harus menunggu selama 2 tahun lagi dan jika masalah kesehatan jantung Anda tidak pernah muncul lagi, barulah asuransi nya akan mengcover untuk penyakit tersebut.
Masa tunggu setiap pe

nyakit dan kebijakan perusahaan asuransi berbeda-beda, jadi bila Anda pernah memiliki riwayat penyakit tertentu, segera tanyakan kebijakan pre-existing condition dari perusahaan asuransi yang Anda minati. Yang pasti, semua perusahaan asuransi akan mengecualikan kondisi penyakit pre exiting condition.


Di Allianz sendiri, untuk asuransi kesehatan lain selain SmartMed Premier, untuk kondisi penyakit pre existing condition akan di kecualikan permanen selamanya. Untuk asuransi jiwa nya sendiri bisa saja diberlakukan tambahan extra premi atau bahkan pengajuan asuransi nya sama sekali ditolak tergantung dari tingkat keparahan dari kondisi pre existing condition yang telah diderita tersebut. Makanya jangan anggap remeh dengan segala sakit penyakit.


Jika Anda merupakan calon orang tua yang sebentar lagi akan mendapatkan momongan, saya sangat menyarankan Anda untuk segera membelikan asuransi untuk buah hati Anda. Saat mereka dilahirkan di dunia, sudah sepantasnya sebagai orang tua Anda akan senantiasa melindungi mereka dari segala bahaya yang bakal mengancam jiwa mereka. Namun jika bahaya yang mengancam itu di luar kuasa Anda untuk melindunginya, bagaimana? Ya, pakailah bantuan asuransi Allianz.
Premi asuransi untuk anak kecil harganya tidak terlampau mahal. Anda tidak akan bangkrut hanya gara gara Anda membayar premi asuransi untuk anak setiap bulannya. Mungkin pengeluaran Anda untuk membeli keperlua bayi anda seperti susu dan pampers jauh lebih besar daripada biaya premi asuransi untuk anak itu sendiri.


Jika anak sakit, biaya yang akan Anda keluarkan kelak akan jauh lebih besar nantinya jika Anda tidak memiliki asuransi. Jika bisa pakai uang dari asuransi, mengapa mau pakai uang dari kantong sendiri untuk berobat?
Yang tak kalah penting lagi tentang masalah pre existing ini adalah, pastikan Anda selalu mengisi SPAJ (Surat Permohonan Asuransi Jiwa) ataupun SPAK (Surat Permohonan Asuransi Kesehatan) dengan sejujurnya, agar tidak terjadi masalah penolakan klaim di kemudian hari.
Jujur di sini dalam arti Anda tidak berbohong dan tidak menutupi tentang kondisi penyakit pre existing yang telah Anda derita sebelumnya. Sebelumnya sudah ada sakit ini, tapi Anda ngaku nya sehat. Perusahaan Asuransi ini bukan tidak tahu loh. Mereka tahu. Departemen klaim dari perusahan Asuransi itu sangat lihai dalam melakukan investigasi.
Mereka punya banyak channel untuk mengetahui Anda berbohong atau tidak tentang riwayat sakit penyakit Anda. Jadi bersiap siaplah untuk kecewa karena klaim yang Anda lakukan tidak akan cair jikalau Anda main main dengan masalah kondisi pre existing ini. Jika Anda jujur dari awal, Anda tidak perlu kuatir.


Oleh karena itu jangan heran jika kadang Anda menemukan ada orang bertanya-tanya mengapa pengajuan klaimnya mengalami penolakan. Hal itu sebagian besar disebabkan karena adanya kondisi medis yang telah terdiagnosa sebelumnya (Pre-Existing Condition) tersebut. 


Yang dimaksud dengan Pre-Existing Condition adalah segala jenis penyakit, cidera atau ketidakmampuan yang didiagnosis, yang gejala, perawatan, pengobatan dan konsultasinya telah terjadi sebelum polis diterbitkan.
Jika Anda sebagai seorang calon nasabah asuransi merasa mengalami kondisi dimaksud di atas, maka penting bagi Anda untuk menyampaikan dengan lengkap pada saat mengajukan permohonan polis asuransi.
Karena Pre-Existing Condition dapat mempengaruhi keputusan perusahaan asuransi  pada saat penerbitan polis, apakah polis tersebut tergolong Standar atau Substandar (perlindungan polis diberikan dengan sejumlah ketentuan dan pengecualian klaim), ditunda atau ditolak.


Pre-Existing Condition adalah istilah umum di dunia asuransi jiwa dan kesehatan. Seluruh perusahaan asuransi jiwa memberlakukan kondisi ini.  Maka untuk menghindari ketidaknyamanan yang mungkin terjadi akibat penolakan yang terjadi pada saat klaim, segeralah mengemukakan Pre-Existing Condition pada saat pengajuan Polis Asuransi Anda.


Karena perusahaan asuransi berhak menyelidiki dan menelusuri sebuah pengajuan klaim dengan bekerjasama dengan dokter atau rumah sakit yang merawat kondisi penyakit nasabahnya. Semoga tulisan ini memberikan informasi kepada kita, sehingga bisa terhindar dari penolakan klaim.

Sumber:MARKUS CHANDRA

Tags:Mengenal Penyakit Pre Existing Condition dalam Asuransi

Pilih Mana, 6 Problem ini Ditanggung Sendiri atau Ada yang Menanggung?

Anda jika dihadapkan pilihan kedua pilihan di atas memilih ysng mana?

Sebelah kiri, jika sakit kritis, atau resiko ditanggung sendiri dengan mengambil tabungan atau kolom kanan. Kolom kanan, jika kita tiba-tiba terserang sakit kritis maka perusahaan asuransi membantu keuangan kita.

Ingin info lebih lanjut hubungi

Natanael

HP/WA 08113436830

Premi 1jt /Bulan dapat Mewariskan Rp 1 Milliar (Plan Usia 39 tahun)

Penawaran di atas buat usia 39 tahun jenis kelamin laki-laki.

Jika meninggal, Bpk tersebut meninggalkan Harta yang siap di tahun pertama sejumlah Rp 1Milliar.

Program ini sangat penting, terutama jika Bapak tersebut memiliki hutang misal KPR atau yang lain.

Ingin mendaftar program ini hubungi saya.

Natanael

HP/WA 08113436830

4 risiko Hidup yang Terasa BERAT Jika Ditanggung Sendirian?

Survei tentang R-S-C-M

Bagaimana Caranya?

Pilih Mana..?

Solusi dari masalah tersebut adalah anda wajib memiliki Tapro Allianz.

Dengan memiliki produk Tapro Allisya Protection Plus dari Allianz, anda tidak perlu khawatir soal biaya jika sewaktu-waktu ditakdirkan mengalami salah satu dari Rawat inap, Sakit kritis, Cacat tetap, atau Meninggal dunia. 

Tertarik dengan Tapro dan ingin mendapatkan penawaran produk? Silakan hubungi saya, Natanael (Agen Asuransi Allianz), HP/WA 08113436830

Flexi Ci Allianz, Solusi Biaya Sakit Kritis Tanpa Masa Survival Period

Sobatku pembaca proteksifinancial.com, baru-baru ini tepatnya Juli 2018, Allianz meluncurkan produk rider terbaru yaitu Flexi Critical Illness (Flexi CI). Produk yang membantu para nasabah jika membutuhkan dana apabila terdiagnosa sakit kritis. Sakit kritis misalnya, jantung, kanker, ginjal, dan lain-lain.

Pilihan Plan

Flexi CI tersedia dalam tiga plan, yaitu:

  1. Silver: menanggung 88 kondisi, terdiri dari 77 kondisi tahap advanced, 6 kondisi tahap katastropik, 4 kondisi kompikasi diabetes, dan 1 angioplasti.
  2. Gold: menanggung 128 kondisi, terdiri dari 88 plan Silver ditambah 30 kondisi tahap early dan 10 kondisi tahap intermediate.
  3. Platinum: menanggung 168 kondisi, terdiri dari 128 plan Gold ditambah 30 kondisi tahap early dan 10 kondisi tahap intermediate.

Selain itu, Flexi CI pun dapat ditambah tiga manfaat opsional dengan sedikit tambahan biaya asuransi, yang membuat rider ini menjadi produk penyakit kritis paling fleksibel, yaitu:

  1. Gender Spesific Benefit: UP tambahan untuk kanker spesifik sesuai jenis kelamin.
  2. Power Reset for Early Cancer: Pembaruan UP untuk kanker stadium awal (hanya untuk plan Gold dan Platinum).
  3. Continuous Cancer Benefit: UP tambahan untuk kanker berkelanjutan pada kelompok advanced CI.

Keunggulan Flexi CI

Flexi CI memiliki sejumlah keunggulan dibanding rider penyakit kritis sebelumnya, yaitu:

  1. Tanpa survival period. Survival period adalah syarat masa bertahan hidup agar bisa diklaim. Dalam hal ini sama dengan CI+ dan CI Acc, tapi lebih baik daripada CI100 yang mensyaratkan survival period 7 hari.
  2. Masa tunggu 80 hari dari tanggal aktif polis atau pemulihan. Rider penyakit kritis sebelumnya masa tunggu 90 hari.
  3. Klaim tidak mengurangi UP jiwa. Dalam hal ini sama dengan CI+ dan CI100, tapi lebih unggul daripada CI Acc.
  4. Komprehensif, menjamin hingga 168 kondisi penyakit kritis sejak early stage sd catasthropic stage (tergantung plan).
  5. Total UP yang dapat dibayarkan hingga 150% dari UP Flexi CI (plan Gold dan Platinum).
  6. Dilengkapi fasilitas EMO (Expert Medical Opinion) untuk meningkatkan ketepatan diagnosa dan tindakan, gratis.

Ketentuan Umum Rider Flexi CI

Nama produkFlexi Critical Illness(Rider pada unitlink Smartlink Flexi Account Plus atau Tapro)
ManfaatMemberikan uang pertanggungan jika tertanggung terdiagnosa salah satu dari 88, atau 128, atau 168 kondisi penyakit kritis, tergantung plan yang dipilih.
Pilihan plan1. Silver (88 kondisi): 77 kondisi advanced CI + 6 kondisi katastropik CI + 4 kondisi komplikasi diabetes + 1 kondisi angioplasti2. Gold (128 kondisi): 88 kondisi plan Silver + 30 kondisi early CI + 10 kondisi intermediate CI3. Platinum (168 kondisi): 128 kondisi plan Gold + 30 kondisi early CI + 10 kondisi intermediate CI
Manfaat tambahan (opsional, dengan tambahan biaya asuransi)1. Gender Specific Benefit: UP tambahan untuk kanker spesifik sesuai jenis kelamin.
2. Power Reset for Early Cancer: Pembaruan UP untuk kanker stadium awal (hanya untuk plan Gold dan Platinum).
3. Continuous Cancer Benefit: UP tambahan untuk kanker berkelanjutan pada kelompok advanced CI.
Usia
masuk
1 bulan sd 70 tahun
Masa perlindunganSd usia 100 tahun
Survival periodTidak ada.
Masa tunggu (periode eliminasi)80 hari dari tanggal berlaku polis atau dari tanggal pemulihan polis (jika sempat lapse)
Maksimum UP– Untuk dewasa, maksimum 5 miliar atau 5 x UP jiwa.– Untuk anak-anak, maksimum 2 miliar atau 5 x UP jiwa.– Rider Flexi CI tidak dapat digabung dengan rider CI lainnya (CI Acc, CI+, dan CI100) dalam satu polis.
Batas klaim– Tahap awal: 1,25 M (maks 4 kali klaim per tertanggung)– Tahap menengah: 2,5 M (maks 2 kali klaim per tertanggung)– Tahap lanjut: 5 M (maks 1 kali klaim per tertanggung)

Daftar Kondisi Penyakit Flexi CI

Plan Silver (88 Kondisi)

Plan Silver (88 Kondisi)

88 Kondisi Silver

Klik utk memperbesar

Plan Gold (88 Kondisi Plan Silver + 30 Kondisi Tahap Early + 10 Kondisi Tahap Intermediate)

40 Kondisi Gold

Klik utk memperbesar

Plan Platinum (128 Plan Silver + 30 Kondisi Tahap Early + 10 Kondisi Tahap Intermediate)

40 Kondisi Platinum

Klik utk memperbesar

Cara Klaim Flexi CI

Flexi CI adalah asuransi berbentuk uang pertanggungan (UP) atau santunan. Cara klaimnya sebagai berikut:

  1. Mengisi formulir klaim penyakit kritis, bisa diunduh di SINI.
  2. Polis asli
  3. Surat keterangan asli dari dokter yang mendiagnosa untuk pertama kali
  4. Surat kuasa pemaparan isi rekam medis, diisi dan ditandatangani pemegang polis
  5. Salinan hasil pemeriksaan yang mendukung diagnosa
  6. Fotokopi identitas diri tertanggung/pemegang polis
  7. Dokumen lain yang menunjang, jika diperlukan.

Info lebih lanjut hubungi saya, Natanael

HP/WA 08113436830

Dapatkan Asuransi Warisan Rp 4 Milyar Hanya dengan Premi Rp2jt perbulan

Judul di atas untuk nasabah dengan usia 26 tahun. Dia di usia 26 tahun sudah punya dana siap berupa warisan untuk orang tua dan keluarganya sebesar Rp 4 Milyar. Hatinya cukup mulia, karena cita-citanya saat hidup sudah ingin memberi berkat untuk keluarga jika dia meninggal.

Kita lihat tabel di atas. Asuransi dasar sebesar Rp 2.000.000.000 ditambah dengan manfaat TERM LIFE sebesar Rp 2.000.000.000 jadi total warisan untuk keluarganya sebesar Rp 4 Milyar.

Apakah kita tidak ingin meniru nasabah di atas.

Selagi hidup kita berikan berkat untuk orang terdekat kita, begitu juga saat meninggal, kita juga bisa memberi berkat untuk orang yang kita sayangi.

Info asuransi warisan hubungi:

Natanael

HP/WA 08113436830

Siapkah Orang Tua dengan Biaya Pengobatan 10 Penyakit Mematikan pada Anak Ini?

Inilah 10 penyakit paling berbahaya pada anak dan membutuhkan biaya besar dalam pengobatannya.

1.  Infeksi saluran napas bawah

Penyakit mematikan di dunia modern adalah sejumlah infeksi pernapasan bagian bawah. Infeksi saluran pernapasan bawah termasuk pneumonia dan bronkitis. Sulit untuk percaya, tetapi faktanya infeksi saluran pernapasan bawah jauh melebihi jumlah korban tewas di seluruh dunia dibanding AIDS dan malaria. Angka kematian : lebih dari 4 juta jiwa setiap tahun.

2.  HIV / AIDS

Angka kejadian: sekitar 39,4 juta orang yang hidup dengan AIDS. HIV atau human immunodeficiency virus tidak lebih dari pengikisan terhadap sistem kekebalan tubuh seseorang, ketika pasien rentan terhadap infeksi lain. Adapun AIDS atau acquired immunodeficiency syndrome biasanya mengikutinya dalam waktu 8 sampai 15 tahun, kecuali pasien menerima pengobatan. Sering kali, pasien meninggal karena TB atau pneumonia setelah infeksi AIDS. Angka kematian : 3 juta jiwa per tahun.

3.  Malaria

Angka kejadian: 300-515.000.000 orang didiagnosis masuk dalam kasus ini setiap tahun, dan sebagian besar di antaranya berada di Afrika. Malaria ditularkan oleh hewan paling mematikan di dunia yang dikenal manusia: nyamuk anopheles betina. Bahkan, malaria tidak dapat dialihkan melalui kontak fisik, tetapi tetap saja menyumbang jutaan kematian di seluruh dunia setiap tahun. Statistik menunjukkan bahwa setiap 30 detik seorang anak meninggal akibat malaria di Afrika. Angka kematian : 1-5 juta jiwa setiap tahun.

4.  Diare

Angka rata-rata infeksi: 4 miliar kasus didiagnosis setiap tahunnya. Diare pada anak sering disebabkan oleh rotavirus. Penyebab diare lainnya adalah kolera, disentri, dan sejumlah infeksi bakteri lainnya, seperti cacing mikroskopis. Diare mudah disembuhkan jika diobati secara dini. Kebanyakan kematian akibat diare, terutama pada anak-anak, berhubungan dengan dehidrasi. Angka kematian : sekitar 2,2 juta jiwa setiap tahun.

5.   Tuberkulosis

Angka kejadian: 2 miliar orang didiagnosis tuberkulosis (TB) setiap tahun. TB membunuh jutaan orang setiap tahun. Fakta: sepertiga dari populasi dunia terinfeksi. Meski demikian, bahkan dengan semua fakta ini, kasus TB baru masih menjadi diagnosis dari tahun ke tahun. Seolah-olah orang tidak benar-benar peduli lagi akan tertular penyakit. Gejala TB termasuk menggigil, demam, batuk kronis, lemah, dan penurunan berat badan. Hal ini sangat menular serta dapat menyebar melalui bersin dan batuk. TB tidak diragukan lagi merupakan salah satu penyakit paling mematikan di dunia dalam hal tingkat kematian. Angka kematian : 2 juta jiwa setiap tahun.

6.  Campak

Angka kejadian: lebih dari 30 juta orang, kebanyakan anak-anak, terinfeksi setiap tahun. Campak dapat dengan mudah disembuhkan, tetapi mematikan jika tidak ditangani. Penyakit ini terjadi terutama pada anak-anak, dan terutama di negara-negara berkembang seperti Afrika dan beberapa di Asia Tenggara. Akan tetapi, virus campak dapat menginfeksi bahkan terhadap orang dewasa. Campak dapat menyebabkan kerusakan otak, kebutaan, dan anak-anak rentan terhadap diare dan pneumonia. Angka kematian : 1.400 orang diperkirakan meninggal akibat campak setiap hari.

7.   Batuk rejan

Angka kejadian: 20 sampai 40 juta kasus terdiagnosis setiap tahunnya. Batuk rejan, atau pertusis, adalah penyakit yang sangat mematikan. Hal ini sangat menular dan, sekali seseorang terinfeksi, maka penyakit ini dapat menyebabkan sejumlah penyakit pernapasan akut pada seseorang. Apa yang tampak seperti batuk biasa bisa membunuh Anda. Batuk rejan dapat diobati dengan antibiotik. Namun, vaksin masih menjadi cara untuk mendapat kekebalan yang optimal. Angka kematian : 200.000 sampai 300.000 jiwa setiap tahun.

8.  Tetanus

Angka kejadian di dunia: 500.000 kasus didiagnosis setiap tahun. Secara level, tetanus mudah mengalahkan meningitis dan sifilis dengan tingkat infeksi yang tinggi dan korban meninggal. Anda lihat, clostridium tetani, spora tetanus bakteri yang hidup di tanah, dan sebagainya, ada di mana-mana. Sesuatu yang sederhana seperti luka kecil atau luka dapat menginfeksi Anda dengan penyakit beberapa hari setelah kontak dengan permukaan yang kotor. Negara-negara di Asia Tenggara dan Sahara, Afrika, masing-masing memiliki jumlah kematian 82.000 dan 84.000 jiwa setiap tahun, meskipun infeksi tetanus dapat ditemukan di seluruh dunia. Angka kematian: 214.000 orang setiap tahun.

9.   Infeksi selaput otak (meningitis)

Meningitis dapat disebabkan bakteri. Penyakit mematikan ke-9 di dunia modern adalah meningitis umum. Jumlah rata-rata infeksi: lebih dari 1 juta orang setiap tahun. Meningitis merupakan salah satu penyakit paling mematikan di dunia, tidak hanya dalam hal tingkat kematian, tetapi juga dalam kehidupan setelah pemulihan penuh juga. Infeksi yang fatal meliputi otak dan sumsum daerah tulang belakang. Bahkan, dengan diagnosis dini dan pengobatan yang dilakukan secara segera, 5 sampai 10 persen dari pasien yang mengalaminya tetap tidak tertolong. Sebanyak 10 sampai 20 persen pasien yang telah sembuh menderita gangguan pendengaran, kerusakan otak, atau ketidakmampuan belajar. Angka kematian : 174.000 jiwa setiap tahun.

10.  Difteri

Penyakit yang disebabkan oleh bakteri ini termasuk berbahaya dan dapat mengancam jiwa anak dalam cepat. Tanda dan gejala hanya diawali demam dan sakit tenggorokan serta timbulnya bercak putih di tenggorokan. Bila tidak diobati dengan cepat, maka hal ini dapat segera mengancam jiwa karena dapat membuntukan saluran pernapasan, jantung, sehingga dapat dengan cepat mengancam jiwa karena komplikasi tersebut.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul “10 Penyakit Paling Berbahaya pada Anak”, https://lifestyle.kompas.com/read/2013/03/30/05394462/10.penyakit.paling.berbahaya.pada.anak

Membaca hasil penelitian pada artikel di atas, kita sebagai orang tua perlu menyiapkan biaya cadangan rumah sakit atau alokasi biaya pengobatan jika anak secara tidak terduga sakit.

Kesepuluh penyakit mematikan di atas tidak dapat diremehkan, segera bawa ke dokter agar mendapat perawatan lebih baik. Mengenai biaya yang cukup besar demi anak kita, diperlukan asuransi kesehatan yang memadai dan cepat mengatasi keuangan. Jangan sampai kita tidak mau mengobatkan anak kita ke rumah sakit karena kendala keuangan.

Asuransi Allianz memiliki produk yakni HSC Tapro Allianz yang cukup ringan karena premi dibayar bulanan. Selain itu, ada juga asuransi maxi violet dan smartmed premier yang mencover on bill atau sesuai tagihan.

Penjelasan lebih lanjut bisa hubungi saya,

Natanael Agen Asuransi Jiwa dan Kesehatan Allianz domisili Surabaya

HP/WA 08113436830