Monthly Archives: February 2019

Dicari Rekan Bisnis Bidang Asuransi Tanpa Modal

Life Insurance Business (LIB) telah mengubah hidup saya. Sebuah bisnis luar biasa yang mengubahkan kualitas hidup, tanpa modal, tanpa stock barang, memberikan Repeat Income, gratis jalan-jalan ke luar negeri dan didukung oleh Teknologi Digital dan Support System yang membuat duplikasi menjadi sederhana dan mudah. Program baru: project 600 juta dalam 2 tahun. Jadi tunggu apalagi?

Mengapa Bisnis Asuransi adalah bisnis yang ideal:

  1. Waktu yang flexibel, berhubung anda masih bekerja atau memiliki usaha maka usaha yang ideal adalah yang bisa dilakukan dengan waktu yang flexible artinya anda bebas menentukan waktu kerja anda, tidak terikat waktu.
  2. Memberikan Penghasilan Tak Terbatas (pas-pasan), pas mau beli mobil mewah uangnya ada, pas mau beli rumah mewah, uangnya ada..
  3. Memberikan banyak waktu, bahkan uang tetap bertambah saat anda liburan
  4. Kepastian Jangka Panjang dan Sumber Penghasilan ini bisa diwariskan ke anak cucu
  5. Low Stress karena tidak perlu Modal, sehingga Resiko Kecil, Simple dan disupport perusahaan terbaik di dunia
  6. Keberadaan Mentor (Pembimbing) yang sudah Ahli akan mengajarkan
  7. Usaha yang memiliki SPEED System dan RoadMap 2-3 tahun 100jt/bulan
  8. Ada Pengembangan Kepribadian, Pembangunan Karakter dan Leadership
  9. Penghargaan ber Standard Internasional dan Jalan-Jalan Gratis ke Luar Negeri.

Hubungi saya. Mari kita bersama-sama membangun bisnis bidang asuransi dengan mengajak berasuransi dan mengubah hidup banyak orang.

Natanael (Bisnis Partner Allianz) Phone/WA 08113436830 (domisili Surabaya-Sidoarjo)

Bisnis 480 Juta

Peluang Bisnis 480 juta bagi mereka yang ingin memiliki Penghasilan Tambahan atau punya Impian yang belum tercapai.

Hai teman teman semua..

Jika di antara Anda ada yang merasa

– tengah bulan gaji habis? Atau

– Pengen punya bisnis tapi gak ada modal? Atau

– Ada yang 13 P : pergi pagi pulang petang penghasilan pas pasan pundak pegal pegal pala pusing pusing? Atau yg ini

– punya Impian yang tertunda seperti rumah, mobil dan jalan-jalan ke LN?

Kalau Anda menjawab Ya untuk setiap pertanyaan diatas, maka Anda cocok dengan peluang usaha yang akan saya tawarkan ini.

Ternyata, survey membuktikan 80% karyawan mengalami masalah2 ini.

Nah pilihannya ada 2 :

Pasrah atau melakukan perubahan.

Kami menyediakan solusinya :

Peluang Usaha Bisnis 480 juta yg bisa dikerjakan dalam wktu 2 tahun.

Peluang USaha ini

– Halal

– Tidak beresiko

– Dan bukan investasi bodong

Tapi ada Syarat-syarat nya

– Komitmen

– Meluangkan waktu minimum 2 jam per hari

– Siap Kerja cerdas

Anda mau punya Penghasilan tambahan dan mewujudkan Impian impian Anda?

Cara cerdas dari kami adalah melalui Cara DIGITAL. Cara DIGITAL adalah sebuah terobosan baru dalam menjalankan peluang usaha ini karena media sosial saat ini benar-benar berevolusi. Kampanye produk mulai digandrungi melalui video-video atau tontonan audio visual yang lebih menarik.

Melalui Cara Digital, kami membuka AKSES bagi ANda untuk kita menyebarkan peluang usaha ini dan membantu orang-orang untuk memiliki kehidupan yang lebih baik.

Penasaran dan tertarik berdiskusi lebih lanjut?

Hubungi saya Natanael di 08113436830 WA/HP. Kami ajarkan Anda cara cerdas berbisnis, mengantisipasi ERA DIGITAL yang semakin trend.

Satu yang terpenting yang menjadi pilihan keluargaku dalam menjalankan bisnis adalah mengantisipasi perkembangan zaman. #DaretogoDigital #DaretobeLifeChanger

Bagaimana Caranya?

Kebiasaan kita dari dulu adalah sistem kebut semalam. Dulu saya masih, saat ada ulangan, malam sebelum ulangan, baru belajar. Kebiasaan ini ternyata terbawa hingga sekarang.

Saat sakit baru bingung cari uang untuk biaya sakit. Meskipun saya selalu ingatkan ke saudara atau teman bahwa kita harus waspada terhadap biaya sakit yang besar, terutama sakit kritis.

Tapro Allianz lah solusinya. Apa anda mau dapat dana Rp 1 Milliar kalau terdiagnoss Jantung atau kanker. Amit-amit moga gak ya. Harapan kita demikian, tapi tidak salah jika kita berjaga-jaga mengantisipasi hal tersebut. Gak rugi karena premi yang kita bayar di tahun tertentu bisa sebagian kita ambil. Jadi tidak hangus.

info lebih lanjut hubungi

Natanael Agen konsultan asuransi Allianz tinggal di Surabaya/ Sidoarjo

HP/WA 08113436830

Kelebihan Asuransi Sakit Kritis dibanding Asuransi Kesehatan Cassless

Apa sebenarnya perbedaan kedua manfaat asuransi pada judul di atas yakni asuransi kesehatan yang mencover biaya sakit dengan memakai kartu cassless dengan asuransi kesehatan yang bermanfaat membayar kita uang jika terdiagnosa sakit kritis.

Saya akan jelaskan menggunakan skenario seperti ini:

Skenario pertama, seandainya si Bapak A terdiagnosa sakit kritis, kebetulan dia sudah punya asuransi kesehatan dari kantor yang mampu mencover biaya sakit kritis saat di rumah sakit. Misalnya Bapak A tersebut terdiagnosa stroke sehingga harus dirawat dan opname selama dua puluh hari. Urusan biaya sudah dibayar kantor pakai asuransi kesehatan yang sudah disiapkan kantor. Namun, masalahnya tidak berhenti sampai disitu.

Apa masalahnya? Masalahnya ialah jika si Bapak A tersebut sudah kena stroke, pertanyaannya apakah dia bisa kerja kembali? Jawabannya tentu tidak bisa atau bisa jika pulih atau sembuh. Namun jika tidak pulih maka yang terjadi Bapak A akan berhenti bekerja dan perusahaan memberi uang pesangon atau santunan sesuai aturan di perusahaannya. Berapa pesangonnya? ini macam-macam. Ada yang 100juta ada yang hanya 50juta. Itu jika perusahaannya baik, karena ada perusahaan yang tidak sebesar itu pesangonnya.

Yang jadi masalah lagi adalah, jika istri tidak bekerja, apa yang terjadi? Jawabannya adalah kebangkrutan keluarga. Keluarga tersebut akan meminta belas kasihan Kakek atau saudaranya agar dibantu dalam hal finansial. (karena suami sudah tidak kerja)

Apa solusinya?

Dari latar permasalahan di atas tentang dampak keuangan yang ditimbulkan setelah suami sebagai tulang punggung keluarga sudah tidak produktif/ tidak kerja lagi karena mengalamai kelumpluhan akibat sakit kritis maka saya menghimbau atau menganjurkan untuk segera membeli polis asuransi, mumpung masih sehat. Asuransi apa yang dibeli? Belilah asuransi yang memiliki manfaat jika kita terdiagnosa sakit kritis, maka kita tidak bangkrut tetapi kita akan diberi uang cash bisa 1 Milliar hingga 5 Milliar tergantung kontrak di awal.

Dana yang sudah dibayar oleh asuransi hendaknya bisa dipakai oleh keluarga dalam hal ini istri atau anak buat membiayai yang lain misalnya buat modal buka usaha, didepositokan dan bunganya bisa buat kehidupan sehari-hari, atau kebutuhan yang lain.

Di perusahaan asuransi Allianz Life menyediakan produk asuransi dengan manfaat dana jika terdiagnosa sakit kritis yakni CI100. CI100 merupakan manfaat dana jika kita terdiagnosa dari 100 jenis sakit kritis mulai tahap awal sampai usai 100 tahun.

CI 100 adalah asuransi tambahan kesehatan (rider) yang memberikan perlindungan menyeluruh terhadap 100 kondisi penyakit kritis. Mulai dari tahap awal hingga tahap terparah. Manfaat yang diterima pun tidak mengurangi Uang Pertanggungan Dasar. 

CI 100 juga menyediakan Manfaat Tambahan yaitu Angioplasty dan Tindakan Invasif Penyakit Arteri Koroner serta Komplikasi Diabetes. C1 100 memiliki masa pertanggungan sampai dengan usia 100 tahun, usia masuk yang fleksibel yaitu 5-70 tahun, dan Uang Pertanggungan (UP) yang komprehensif.

Berikut manfaat CI100 produk yang sangat bagus dari asuransi Allianz yang memberi santungan uang mulai tahap awal hingga terparah.

Keunggulan

  • Melindungi Anda dari 100 kondisi penyakit kritis.
  • Masa Perlindungan hingga usia 100 tahun.
  • Usia masuk yang fleksibel yaitu mulai dari 5 tahun hingga 70 tahun.
  • Manfaat yang diterima tidak mengurangi Uang Pertanggungan Dasar.
  • Klaim bisa diajukan lebih dari satu kali, sesuai dengan ketentuan yang berlaku di dalam Polis.

Penjelasan lebih lanjut atau ingin meminta ilustrasi lengkap hubungi saya, Saya, Natanael akan membantu anda dengan senang hati.

HP/WA 08113436830

email: natanael.albertus@gmail.com

Bukti Pembayaran Klaim Asuransi Sakit Kritis Nasabah

Surat di atas berisi peresetujuan pihak asuransi Allianz membayar klaim yang diajukan nasabah dari rekan agen asuransi Allianz, Klaim tersebut tentang sakit kanker yang dialami nasabah yang masih berusia 3 tahun.

Menurut rekan saya yakni agen Allianz bernama Bpk Pieter, “Kalau proses pengajuan klaim nya ya biasa aja. Melengkapi formulir dan submit ke Allianz. Trus pihak allianz melakukan investigasi. Kanker nya tergolong unik. Kalau gak salah LCH (coba googling aja). Anak nya sih skrg ada menjalani kemoterapi. Kondisinya sih sehat. Karena ambil nya ci+ awal nya saya juga gak tahu ini bs disetujui gak karena ci+ kan tahap advance baru bs klaim. Dia belum bs ambil ci100 karena belum berusia 5 tahun. Flexi ci juga belum ada kan saat itu. Jadi saya bilang ke nasabah nya coba aja di klaim ke Allianz. Prosesnya memang lama sih. Lebih dari 60 hari”.

Sangat memprihatinkan dan memilukan, masih usia 3 tahun sudah mendapat musibah sakit kanker yang merupakan salah satu sakit kritis yang memerlukan biaya besar.

Melihat hal tersebut, kita sebagai orang tua tidak boleh meremehkan kejadian ini. Kejadian ini merupakan pelajaran bagi kita agar tetap waspada, jangan sampai kejadian ini menimpa kita.

Kanker disebabkan karena pola makan serba instan. Kanker juga bisa karena keturunan. Apalagi kita hidup di dunia serba instan. Contohnya, ingin makan mie, tinggal masak mie instan seperti indomie atau sarimie. Mau makan ikan laut tinggal beli ikan yang diawetkan di kaleng biaasa kami sebut ikan sarden. Tidak terasa, kebiasaan jelek yang dapat memunculkan kanker.

Agar biaya sakit kanker dapat kita tanggulangi, perlu kiranya memiliki polis asuransi yang memiliki manfaat dana cash atau dana yang siap kita pakai untuk membeli segala keperluan si anak agar pulih dari sakit kritis yakni manfaat dana sakit kritis (critical illnes).

Asuransi yang memiliki manfaat demikian ada pada asuransi smartlink flexi account plus (konvensional) atau Allysia flexi acount (syariah).

Berapa preminya? Anda bisa konsultasikan ke saya,

Natanael Agen Asuransi Allianz tinggal di Surabaya – Sidoarjo

HP/WA 08113436830

email: natanael.albertus@gmail.com

ASURANSI SAKIT KRITIS DAN ASURANSI RAWAT INAP, PENTING MANA?

Banyak orang yang masih beranggapan bahwa yang namanya asuransi itu identik dengan penggantian biaya saat kita dirawat di rumah sakit. Memang benar bahwa penggantian biaya apabila kita di opname di rumah sakit merupakan manfaat dari asuransi.

Tidak ada yang salah dengan itu. Tetapi yang harus kita sadari bahwa manfaat penggantian biaya selama dirawat inap di rumah sakit hanya merupakan salah satu dari sekian banyak nya manfaat dan fungsi dari asuransi. Asuransi yang membayarkan biaya perawatan selama kita dirawat di rumah sakit ini biasanya disebut asuransi kesehatan atau disingkat askes.

Di Allianz sendiri terdapat beberapa jenis askes yang bisa dipilih yaitu Hospital and Surgical Care Plus yang merupakan askes yang melekat di asuransi jiwa tapro Allianz. Ada lagi Flexicare Family yaitu manfaat asuransi kesehatan yang memberikan santunan harian selama kita dirawat inap di rumah sakit. Ini juga merupakan askes yang melekat di produk asuransi jiwa Tapro Allianz.

Sedangkan asuransi kesehatan murni yang berdiri sendiri dan bisa dibeli terpisah dari asuransi jiwa Tapro Allianz adalah Smartmed Premier, Smarthealth Maxi Violet dan Allisya Care.

Meskipun pengertian dari asuransi kesehatan (askes) itu sudah cukup jelas yaitu manfaat asuransi jenis ini hanya mengganti biaya selama kita dirawat inap di rumah sakit, namun ternyata masih banyak orang yang menghubungi saya dan mengatakan bahwa mereka sedang mencari asuransi yang bisa menggantikan biaya apabila mereka dirawat di rumah sakit.

Mereka mengidentikkan asuransi itu hanya perawatan rumah sakit, tidak lebih. Mereka tahunya hanya asuransi itu adalah askes. Padahal asuransi tidak hanya askes tetapi askes (asuransi kesehatan) adalah salah satu manfaat yang dapat diberikan oleh asuransi.

Ada beberapa orang menghubungi saya, mengatakan bahwa mereka sedang mencari asuransi rumah sakit yang ada sakit kritisnya. Atau mereka bahkan juga bilang kalau mereka mau asuransi penyakit kritis yang mengcover apabila mereka dirawat di rumah sakit. Saya sampai berpikir sejenak dan agak bingung saat mau menjawabnya.

Akhirnya saya jelaskan dengan lebih rinci bahwa asuransi kesehatan (askes) rawat inap rumah sakit itu adalah produk tersendiri, berbeda dengan asuransi penyakit kritis. Cara kerja dan klaim dari kedua jenis asuransi ini juga berbeda meskipun kelihatannya sama sama untuk melindungi kesehatan si tertanggung.

Kalau di asuransi kesehatan rawat inap rumah sakit, kita wajib untuk berobat dan dirawat inap di rumah sakit, barulah asuransi kesehatan ini dapat digunakan dan dirasakan manfaatnya. Jadi fungsinya di sini adalah perusahaan asuransi akan mengganti biaya yang timbul akibat dari perawatan kita di rumah sakit tersebut. Jika kita menggunakan sistem cashless, maka kita tidak usah bayar apa apa.

Cukup menggesek kartu askes dari perusahaan asuransi yang kita miliki saja dan kita sudah bisa dirawat inap tanpa harus mengeluarkan uang pribadi di awal. Kita hanya perlu mengeluarkan uang jika biaya pengobatan selama kita dirawat di rumah sakit melebihi plafon yang diberikan oleh asuransi kita. Mengenai plafon ini sendiri juga tergantung kita yang memilih sesuai plan manfaat yang kita inginkan. Tentunya semakin tinggi plafon manfaat, preminya juga semakin mahal.

Asuransi Penyakit Kritis tidak sama dengan Askes

Sesuai dengan definisinya, asuransi penyakit kritis memberikan manfaat Uang Pertanggungan sekaligus dalam jumlah besar yang langsung ditransfer ke rekening si nasabah pada saat si nasabah terdeteksi terkena penyakit kritis. Contoh : Rp 1 Milyar, atau Rp 2 Milyar atau bahkan lebih tergantung kesepakatan di awal saat membeli asuransi jiwa.

Jika setelah berjalan si nasabah merasa UP sakit kritisnya terlalu sedikit, dia bisa saja melakukan upgrade kapanpun untuk menambah jumlah UP yang akan dia terima nantinya apabila terdeteksi terkena sakit kritis. Tentunya kena sakit kritisnya harus setelah si nasabah memiliki polis asuransi penyakit kritis.

Jika kena nya sebelum memiliki asuransi penyakit kritis, maka kemungkinan besar dia takkan bisa lagi membeli asuransi penyakit kritis karena pasti akan ditolak oleh perusahaan asuransi. Inilah alasannya mengapa saya selalu menyarankan dan menghimbau, belilah asuransi sakit kritis sedini mungkin karena kita tidak pernah tahu apakah kita bisa terkena sakit kritis atau kebal terhadap sakit kritis.

Setidaknya jika kita telah memiliki perlindungan sakit kritis, kita sudah bisa merasa lega dan aman meskipun kita divonis terkena penyakit kritis. Jadi anda berlomba, apakah mau masuk asuransi dahulu atau kena sakit kritis dahulu. Kalau bisa pun jangan lah sampai kena sakit kritis. Tetapi itu bukan lah pilihan yang bisa pilih.

Jadi semua biaya untuk pengobatan dan perawatan, silahkan ditanggung sendiri. Memang kedengarannya kejam tetapi anda telah diberikan kesempatan saat ini. Yang perlu adna lakukan hanya angkat telepon anda dan hubungi saya segera.

Definisi penyakit kritis pun perlu kita pahami. Diabetes bukan penyakit kritis. Contoh gagal ginjal, yang sering menjadi bagian dari komplikasi diabetes, maka komplikasi diabtes tersebut didefinisikan juga sebagai penyakit kritis. Pada umumnya ada 4 jenis kondisi sakit kritis yang paling sering menjadi perhatian nasabah, yaitu stroke, serangan jantung, kanker dan gagal ginjal.

Tetapi penyakit kritis lain juga sangat wajib diperhatikan dan diwaspadai, karena tidak ada yang tahu kita bisa terkena penyakit apa suatu saat, dan kita tidak bisa memilih-memilih penyakit dan juga kita tidak akan tahu kapan munculnya penyakit tersebut.

Jadi penyakit kritis ini sendiri pun memiliki arti penyakit yang sudah kritis/kronis/lanjut, mungkin bisa dikatakan tidak dapat atau kecil harapannya untuk kembali ke keadaan semula/normal. Maka asuransi penyakit kritis dapat membayarkan klaim saat kondisi sudah sakit tahap lanjut atau tahap kritis (CI dan CI+), tetapi ada juga asuransi penyakit kritis yang menanggung penyakit kritis dari tahap awal seperti asuransi sakit kritis CI100 dari Allianz.

Hanya kalau kita lihat faktanya, kebanyakan orang (mungkin termasuk diri kita) baru tahu kondisi penyakitnya kritisnya ketika sudah di tahap lanjut/kritis. Kita sering tidak merasa aware dan sadar kalau sebenarnya penyakit itu sudah ada di dalam diri kita karena penyakit itu tidak menimbulkan gejala apapun di tahap2 awal.

Misalnya, seseorang yang keadaannya disaat itu terlihat sehat-sehat saja dan masih rajin melakukan aktifitas bekerja sehari-hari, lalu tiba-tiba mendadak terkena stroke ditengah aktifitasnya, ini merupakan hal yang tidak terduga. Jadi kebanyakan orang, selama masih bisa bekerja dia akan terus bekerja sehingga dia mengabaikan dengan kondisi kesehatannya sendiri.

Lalu bagaimana dengan fungsi asuransi penyakit kritis dari Allianz?

Asuransi penyakit kritis (Critical Illness) Allianz memiliki beberapa fungsi, yaitu:

  1. Membiayai pengobatan/perawatan penyakit kritis, baik di dalam maupun di luar rumah sakit
  2. Mengganti biaya pengobatan/perawatan penyakit kritis
  3. Mengganti biaya lain di luar pengobatan/perawatan
  4. Mengganti penghasilan yang hilang selama itu atau karena tidak bisa bekerja, yang dijadikan sebagai Dana Pengganti Penghasilan
  5. Melindungi dan mencegah kehilangan aset dan jeratan utang
  6. Membiayai cicilan/utang yang masih ada atau masih belum terlunaskan
  7. Mengurangi beban biaya kehidupan sehari-hari keluarga
  8. Menambah dana aset keluarga untuk kebutuhan sehari-hari demi masa depan yang lebih jelas
  9. Mengganti sebagai dana pendidikan anak ke depan, dikarenakan putusnya dana pendidikan yang sedang disiapkan akibat orang tua yang mengalami penyakit kritis
  10. Memelihara dan memberi rasa kepercayaan diri dalam menjalani hidup

Penyakit kritis itu sebagian besar tidak datang tiba-tiba, tapi hasil dari akumulasi kebiasaan dan gaya hidup yang tidak sehat. Apalagi zaman sekarang ini, sangat beragam faktor yang bisa menyebabkan orang menjadi sakit. Stress pekerjaan, polusi udara, merokok, kebanyakan duduk dan kurang olahraga, aneka makanan mengandung bahan kimia, dll.

Kadar gula darah, asam urat, kolesterol, dan menumpuknya lemak, berperan memicu timbulnya penyakit kritis. Semua itu terkumpul sedikit demi sedikit dan menumpuk dan seringkali tanpa disadari. Walaupun mungkin telah menjalani hidup sehat, tetap tidak akan bisa menjamin kita akan sehat selama-lamanya.

Oleh sebab itu, penyakit kritis merupakan sejenis penyakit yang datangnya perlahan-lahan, pengobatannya memerlukan waktu lama, sembuhnya perlahan-lahan, dan harus disertai perubahan gaya hidup dengan disiplin yang ketat. Jika tidak dapat disembuhkan, maka bisa berakibat hilangnya kemandirian hidup bahkan meninggal dunia.

Jadi, mari siapkan diri kita menghadapi kondisi terburuk dalam hidup ini.

Ingin konsultasi lebih lanjut tentang asuransi sakit kritis hubngi saya, Natanael. Saya tinggal di Surabaya dan Sidoarjo. Jawa Timur.

HP/WA 08113436830

Tiga Penyakit Kritis dengan Biaya Pengobatan Tinggi dan Solusi Mengatasi Biayanya

https://lifestyle.kompas.com/read/2016/08/06/173500723/Tiga.Penyakit.Kritis.dengan.Biaya.Pengobatan.Tinggi

Seperti liputan KOMPAS.com – menulis bahwa dalam laporan organisasi kesehatan dunia (WHO), di tahun 2020 tiga perempat kematian di negara berkembang disebabkan oleh penyakit kritis. Dari beberapa penyakit kritis, ada tiga yang memiliki presentase cukup tinggi yaitu penyakit jantung dengan 70 persen, stroke dengan 75 persen, dan diabetes dengan 70 persen. Wah, kita perlu hati-hati dengan ketiga penyakit kritis ini!

Namun, tidak hanya itu saja, selain berisiko tinggi terhadap kematian, penyakit kritis juga memiliki biaya pengobatan yang tinggi. Hasil survei Global Medical Trend yang diadakan oleh Willis Tower Watson, sebuah perusahaan konsultan internasional pada April 2016, menyatakan adanya kenaikkan tarif medis dunia sekitar 8 persen dan akan terus berkembang.

Berikut biaya pengobatan yang harus dikeluarkan pasien dan keluarganya akibat tiga penyakit di atas menurut Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI:

1. Penyakit jantung

Penyakit ini disebabkan tersumbatnya aliran darah ke jantung. Dari kurang lebih 232.000 kasus penyakit jantung membutuhkan dana sekitar Rp1,82 triliun. Hal itu masih bisa bertambah tergantung jenis penyakit jantung yang diderita pasien. Seperti biaya katerisasi jantung yang membutuhkan Rp7 juta sampai Rp12 juta. Atau pemasangan ring pada jantung yang menelan harga Rp45 juta sampai Rp75 juta.

2. Stroke

Sama dengan penyakit jantung, stroke disebabkan oleh penyumbatan aliran darah. Bedanya hal ini terjadi di otak manusia. Sehingga pasien bisa mengalami cacat seumur hidup. Terdapat sekitar 172.000 kasus untuk penyakit stroke dengan jumlah biaya kurang lebih Rp 794 miliar.

3. Diabetes

Jenis penyakit ini tidak bisa dianggap remeh. Biaya yang dibutuhkannya cukup tinggi dibanding penyakit kritis lainnya. Sekitar Rp319.000 miliar. (https://lifestyle.kompas.com/read/2016/08/06/173500723/Tiga.Penyakit.Kritis.dengan.Biaya.Pengobatan.Tinggi)

Nah, ini sekilas tentang biaya pengobatan yang cukup membuat kantong kita habis. Bagaimana solusinya?

Solusinya adalah anda harus lekas ikut program perlindungan keuangan yakni ikut asuransi yang menanggung atau membayar/ memberi santunan jika kita atau keluarga kita terkena sakit kritis. Misalnya program CI100 punya asuransi terbesar di dunia Allianz Life.

Apa itu CI100? CI100 memiliki sejumlah manfaat antara lain:

Menangggung 100 jenis kondisi penyakit kritis mulai tahanp awal hingga akhir. lihat tabel ini:

Selengkapnya tentang Rider CI100 bisa dibaca di bawah ini. 

ci100-1
ci100-2
pengecualian-ci100
100 Ci 1
100 Ci 2

Bagusnya program ini tidak mengurangi Uang Pertanggungan anda.

Info lebih detail atau ingin ilustrasi lebih jelas bisa saya buatkan. Tinggal hubungi saya, Natanael Partner Anda menuju sukses (saya berdomisili Surabaya dan Sidoarjo, jadi jika ada yang ingin bertemu saya silakan buat janji dulu)

HP/WA 08113436830

email: natanael.albertus@gmail.com