Monthly Archives: June 2019

Bagaimana Mengantisipasi Dampak Keuangan terhadap Fakta 85% Pasien Kanker dan Keluarga Bangkrut?

Mari kita lihat penelitian di bawah ini:

Problem pertama, sakit kritis membutuhkan dana berobat ratusan juta rupiah.

Problem kedua, Jika kita terkena cacat tetap total karena sakit kritis (stroke) atau kecelakaan maka berdampak pada penghasilan berhenti, sedangkan biaya hidup masih dibutuhkan. Biaya berobat juga harus jalan sehingga membuat harta terkuras habis.

Problem ketiga, jika meninggal terlalu dini. Padahal hutang belum lunas. Warisan tidak mencukupi untuk mengatasi problem keuangan., Akibatnya, istri dan anak ktia terlantar.

Apakah anda siap jika dihadapkan ketiga problem di atas?

Bagaimana cara mengatasi ketiga problem tersebut? Solusinya, saya memberi alternatif yang wajib dibutuhkan manusia yakni kita harus segera mengambil asuransi yang memiliki manfaat dana sakit kritis.

Dana yang kita ambil dalam membuka polis asuransi sakit kritis harus mampu membuat istri bebas secara keuangan. Katakanlah, Rp 1 Milliar. Dana sakit kritis Rp 1 Milliar tersebut cukup aman karena jika kita taruh di deposito, tiap bulannya sudah bisa memenuhi kebutuhan istri dan anak kita.

Saya menyarakan anda untuk segera mengambil Asuransi tambahan termutakhir dari Allianz yakni Flezi CI. Flexi CI adalah rider yang memberikan proteksi terhadap risiko hingga 168 kondisi penyakit kritis, jika Tertanggung sebagai pencari nafkah terdiagnosis menderita penyakit kritis pertama kali, dan keluarga Tertanggung akan mendapatkan tambahan santunan.

Keunggulan Flexi CI Allianz:

  1. Plan dapat disesuaikan dengan kebutuhan dan kemampuan
  2. Komprehensif! Menjamin hingga 168 kondisi penyakit kritis dari early stage hingga catastrophe stage.
  3. Total Uang Pertanggungan (UP) yang dapat dibayarkan hingga 150%
  4. Manfaat Opsional (Gender Specific Cancer Benefit, Power Reset for Early Cancer dan Continuous Cancer Benefit) tidak mengurangi Uang Pertanggungan (UP) Plan Silver atau Plan Gold atau Plan Platinum
  5. Usia masuk : mulai 1 bulan hingga 70 tahun (ulang tahun terdekat) dan dapat dipertanggungkan hingga 100 tahun (ulang tahun terdekat)
  6. Tidak ada survival period (jangka waktu Tertanggung bertahan hidup setelah didiagnosis kondisi penyakit kritis)

Unduh Brosur

Silakan unduh brosur untuk menyimak informasi yang lebih lengkap.
UNDUH BROSUR

Informasi lebih detail

Hubungi saya,

Natanael (Konsultan asuransi jiwa dan kesehatan Allianz)

HP/WA 08113436830

Jangan Lupakan Asuransi dalam Membangun Peternakan Uang

Menjadi bebas finansial adalah dambaan sebagian besar orang. Bebas finansial adalah suatu kondisi ketika kita tidak perlu bekerja karena kita memiliki investasi yang cukup unuk menutupi biaya hidup secara terus menerus. Ada yang bisa diperoleh dari bunga deposito, sewa apartemen, royalti buku dan aset lainnya. Ada satu buku yang menurut saya bagus untuk dipelajari bagi yang ingin bebas finansial. Buku itu berjudul Financial Revolution yang ditulis oleh Tung Desem Waringin, salah satu motivator terkenal di Indonesia. Disana dijelaskan bagaimana cara membangun ‘peternakan uang’. Bagaimana caranya agar uang yang kita miliki bisa terus berkembang biak sendiri.

Ada dua tips utama untuk membangun peternakan uang ini.

1. Menunda kesenangan

Untuk membangun aset, kita harus menyisihkan penghasilan secara berkala. Tentu saja kita tidak bisa mengikuti gaya hidup yang seenaknya. Kita harus biasakan untuk mampu menahan diri untum tidak konsumtif. untuk itu perlu dibangun kebiasaan menunda kesenangan. Ada 3 prinsip yang perlu dilakukan.

a. Membeli barang konsumtif dari passive income. Passive income dalah pendapatan dari aset, dimana kita tidak perlu bekerja, seperti sewa properti, royalti buku, hasil dari bisnis yg autopilot dsb.

b. Total belanja untuk konsumtif maksimal 10% dari pendapatan aktif kita. Misal gaji kita 10 juta maka untuk belanja konsumtif maksimal 1 juta.

c. Menurunkan standar. Misalkan kita ingin beli iphone 6, kita turunkan jadi Iphone 4s yang harganya cuma sepertiganya.

2. Alokasi Aset

Agar uang kita berkembang, maka pemasukan harus kita alokasikan kembali pada investasi, bukannya semua dikonsumsi. Caranya adalah dengan mengalokasikan minimal 10% dari pendapatan untuk Investasi Aman artinya investasi dengan risiko yang sangat minimal misal deposito bank. Lalu, minimal 20% untuk cadangan darurat yang biasanya sebesar 5 sampai 6x biaya hidup. Kalau sudah terkumpul baru lanjutkan menabung untuk Investasi Tumbuh, yaitu investasi yang menguntungkan meskipun berisiko. Terakhir sisa dana yang maksimal 70% bisa kita konsumsi untuk kebutuhan sehari-hari.

Investasi aman tidak boleh digunakan sama sekali sampai akhirnya biaya hidup kita sudah bisa dipenuhi dengan Passive Income seluruhnya.

Nah dari yang 20% tadilah kita buat investasi yang menghasilkan margin 15% keatas seperti bisnis, saham, valas dan lainnya

Lalu, implementasinya bagaimana?. Berikut ini cara praktis untuk diterapkan sehari-hari.

1. Autodebet

Agar memudahkan untuk alokasi dana, kita bisa menggunakan fasilitas autodebet di bank. kita perlu membuka minimal 2 rekening baru untuk menampung dana yang kita autodebet dari tabungan. Misal rekening A untuk investasi aman, dan rekening B untuk dana cadangan darurat dan Investasi Tumbuh.

Selanjutnya kita perlu pikirkan instrumen investasi apa yang akan kita ambil. Jadi setelah terkumpul, dana yang ada direkening A dan B tadi harus kita belikan instrumen yang sesuai. Karena rekening A dan B tadi biasanya adalah tabungan yang imbal hasilnya sangat kecil.

Untuk kebutuhan hidup juga perlu kita pasang fasilitas autodebet ini. Misal uang belanja bisa kita autodebetkan ke rekening istri.

2. Instrumen Investasi

Untuk investasi aman, prioritas kriterianya adalah zero risk, kalaupun ada sangatlah kecil dan tidak harus likuid karena memang tidak kita rencanakan untuk diambil. Untuk jangka panjang kita bisa tempatkan dengan urutan properti, emas baru deposito. Pandai-pandainya kita memilih investasi apa yang pas pada waktu itu.

Untuk investasi tumbuh, prioritas kriterianya adalah memberikan hasil yang besar (diatas bunga deposito) meskipun resikonya juga besar. Untuk yang konservatif, dana yang ada bisa kita belikan franchise, saham blue chip dsb. Untuk yang berani, alternatifnya buka bisnis, main saham, dsb.

Untuk cadangan darurat, kita utamakan yang likuid, seperti emas atau deposito.

Jadi kita tinggal ambil dana dari rekening A atau B kemudian kita belikan instrumen ini. Jangan lupa kita catat terlebih dahulu mana yang masuk investasi aman mana yang masuk investasi tumbuh, mana yang dana darurat. Selanjutnya kita tinggal fokus pada membesarkan passive income yang kendaraanya bisa bisnis, properti dan paper asset.

3. Asuransi

Terakhir, kita jangan lupakan untuk berasuransi. Karena namanya takdir datang tidak bisa dihindarkan. Jangan sampai belum terkumpul dana yang cukup, kita terkena musibah ditengah jalan entah sakit atau kehilangan mobil misalnya. Hal ini tentu saja bisa mengganggu usaha kita membangun ‘peternakan uang’. Untuk itu kita perlu minimalisir dengan mengambil asuransi. Usahakan semua asuransi kita miliki baik asuransi jiwa, kesehatan, kendaraan bahkan apabila dimungkinkan asuransi untuk investasi maupun bisnis kita. Jumlahnya dapat kita sisihkan dari dana cadangan darurat.

(artikel ini pernah dimuat di kompasiana.com)

ditulis kembali oleh Natanael (Konsultan Asuransi Jiwa dan Kesehatan Allianz Life)

HP/WA 08113436830

Asuransi Kesehatan Murni Allianz untuk Karyawan

Semakin tingginya biaya perawatan dan pengobatan rumah sakit, serta harga pelayanan yang terus meningkat setiap tahunnya, maka memiliki asuransi kesehatan bisa menjadi penolong yang sangat berarti di kala Anda harus dirawat di rumah sakit.

Pertanyaannya, manakah asuransi kesehatan terbaik yang harus Anda pilih? Apakah asuransi kesehatan Allianz bisa menjawab kebutuhan Anda dan keluarga? Silahkan simak lebih lanjut mengenai asuransi kesehatan murni dari Allianz.

Asuransi Kesehatan Murni Allianz

Saat ini Allianz menawarkan 3 jenis produk asuransi kesehatan murni, yaitu asuransi kesehatan tanpa unsur investasi, yang berdiri sendiri dan bukan merupakan rider/asuransi tambahan dari produk asuransi jiwa.

Ketiga produk asuransi kesehatan murni dari Allianz tersebut adalah:

  1. Allisya Care (akad syariah)
  2. SmartHealth Maxi Violet (akad konvensional)
  3. SmartMed Premier (akad konvensional)

Info ketiga produk asuransi kesehatan Allianz murni di atas dapat menghubungi saya:

Natanael (Konsultan Asuransi Allianz) HP/WA 08113436830

Kiat Bagaimana Jika Sakit dapat Rejeki

Jika selama ini anda sakit akan menghabiskan tabungan, namun sekarang bukan jamannya lagi. Saya akan bagikan bagaimana kiat agar jika kita sakit sampai di rawat inap di rumah sakit, maka kita dapat rejeki atau dana. Berapa dananya? Mari kita telusuri asuransi yang menyiapkan dana besar sebagai santunan. Dalam hal ini saya merekomendasikan asuransi Allianz. Santunan yang diberikan yakni Rp 1.000.000 (satu juta rupiah) per hari.

Berikut bukti klaim nya:

Bukti di atas adalah bukti pencairan klaim santunan harian dari Asuransi Allianz yang disebut rider Flexicare Family. Dana santunan tidak diberikan rumah sakit tetapi langsung diberikan ke nasabah. Jadi bisa buat uang saku atau untuk memberi honor yang menjaga kita saat sakit.

Informasi lebih lanjut bisa hubungi saya, Natanael HP/WA 08113436830. Jika anda berdomisili di Surabaya atau Sidoarjo, kita bisa janjian bertemu. Namun jika di luar kota, tidak perlu kawatir. Sekarang jamannya online. Saya bisa bantu proses pendaftarannya.

NATANAEL (Konsultan asuransi jiwa dan kesehatan Allianz Life)

HP/WA 08113436830

Cara Mendapat Dana Sakit Rp1jt Perhari Plus Dana Warisan Rp 1 Milliar, Hanya dengan Menabung Rp 700rb perbulan

Salam jumpa dengan saya, Natanael, Konsultan Asuransi. Saya pada kesempatan ini akan membagikan cara bagaimana agar kita tidak mengeluarkan uang banyak ketika sakit atau dirawat inap di rumah sakit.

Pertama langkah yang kita lakukan segeralah membuka polis asuransi. Di dalam polis asuransi pilihlah manfaat uang santunan yang maksimal. Misalnya di asuransi Allianz untuk santunan maksimal kita dapat ialah Rp 1.000.000 (satu juta rupiah).

Mari kita lihat gambar di bawah ini:

Gambar di atas ialah Tabungan PRoteksi dari asuransi Allianz. Saya rekomendasikan ini karena proses klaimnya yang cepat dan tidak ribet (kecuali jika kita tidak lengkap bukti-bukti nya).

Di gambar di atas di jelaskan bahwa Bapak Cerdas hanya dengan menabung Rp 700rb perhari, jika dia sakit (sakit ini harus rawat inap) maka dapat perharinya santunan (dana) Rp 1jt perhari. (1 Unit = Rp 100rb jadi 10 Unit = Rp 1jt).

Selain itu, Bpk Cerdas juga dapat Dana Warisan Rp 500jt (ini bisa cair jika Bpk Cerdas meninggal), Selian dapat dana warisan maka Bpk Cerdas juga dapat Dana Kecelakaan Rp 500jt.

Misalnya Bpk Cedas meninggal karena sebab kecelakaan maka dia dapat Rp 1 Milliar (total dari Dana Kecelakaan ditambah dana warisan meninggal)

Jika Bpk Cerdas hidup sampai 100 tahun, beliau bisa menarik hasil investasi yang dia tabung sebesar kurang lebih Rp 617,788.000 . Ini cukup besar karena beliau hanya menabung selama 10 tahun dan di tahun ke 11 dan seterusnya sudah tidak menabung lagi.

Nilai investasi di atas mengikuti nilai unit pada unitlink di tahun tersebut.

Informasi lebih lanjut atau ingin dibantu pembukaan rekening Tabungan Proteksi hubungi saya,

Natanael (Konsultan Asuransi / Bisnis Partner Asuransi Allianz Surabaya)

HP/WA 08113436830

Email: natanael.allianz@gmail.com

Apa Saja Keuntungan Mengajukan Asuransi Kesehatan Allianz?

Sebagai salah satu perusahaan asuransi kesehatan terbaik di Indonesia, asuransi Allianz memiliki berbagai macam keuntungan seperti:

  • Tersedianya berbagai produk asuransi kesehatan tambahan yang sesuai dengan kebutuhan nasabah yang bervariasi
  • Premi asuransi kesehatan dengan harga yang cukup terjangkau dan sesuai dengan kebutuhan nasabah
  • Mendapatkan dukungan agen asuransi yang profesional yang selalu siap melayanai nasabah kapan saja.
  • Pelayanan asuransi kesehatan internasional selama 24 jam.
  • Sistem pembayaran asuransi kesehatan yang lengkap yang bisa Anda lakukan dengan berbagai cara seperti setoran langsung, bayar melalui ATM, atau Auto-Debet dari bank-bank ternama di Indonesia.
  • Proses klaim asuransi yang tergolong mudah dan cepat, ditambah lagi proses klaim ini dapat dilakukan oleh agen asuransi sehingga Anda hanya tinggal melengkapi data-data yang dibutuhkan saja tanpa harus pergi bagian klaim di Allianz.

Ingin mengetahui lebih lanjut atau ingin mendaftar asuransi kesehatan Allianz hubungi:

Natanael (Konsultan/ Bisnis Partner Allianz )

HP/WA 08113436830