Kenapa Perlu Asuransi Penyakit Kritis, Meskipun Ada BPJS Kesehatan

Banyak orang beranggapan bahwa jika dia sudah punya BPJS Kesehatan maka dia tidak perlu asuransi sakit kritis. Anggapan orang tersebut keliru karena keduanya memiliki perbedaan dasar.

sumber foto: https://duwitmu.com/asuransi/perlu-asuransi-penyakit-kritis-bpjs/

APa perbedaanya?

Pertama, BPJS hanya menanggung biaya rumah sakit. Intinya, jika kita sakit maka BPJS yang membayar biaya perawatan kita ke rumah sakit. Hal ini sangat berbeda dengan Asuransi Sakit Kritis. Kalau asuransi sakit kritis memberi dana cash terhadap istri dan anak terhadap biaya keurangan sesudah perawatan selanjutnya.

Coba kita bayangkan, seandainya hal ini menimpa anda sebagai kepala rumah tangga. Tiba-tiba terkena stroke. Untuk tahap awal pasti aman karena sudah dicover oleh BPJS Kesehatan untuk semua biayanya. Namun, setelah pulang dari rumah sakit, apakah anda tetap bisa bekerja normal seperti saat sehat dulu? Jawabannya tidak mungkin.

Karena akibat stroke, anda tidak dapat bekerja kembali. Nah, kondisi yang demikian mengakibatkan kondisi keuangan sangat memprihatinkan. Istri akan menggantikan peran suami yang bekerja menghidupi anaknya.

Jika kita punya asuransi sakit kritis, maka dengan waktu satu bulan, dana dari asuransi akan cair. Berapa jumlahnya? Jumlahnya tergantung kontrak awal. Contohnya di asuransi Allianz, hanya dengan premi Rp 350.000 sudah bisa mendapatkan dana Uang Pertanggungan untuk resiko sakit kritis sebesar total Rp 1 Millyar untuk usia 25 tahun.

Pada tabel di atas dijelaskan bahwa Bapak Andi (bukan nama sebernarnya), hanya dengan membayar premi sekaligus tabungan hari tuanya sebesar Rp 350.000 (tiga ratus lima puluh ribu) perbulan, maka dia dapat manfaat yakni jika tiba-tiba terkena sakit kritis, perusahaan asuransi Allianz mentransfer dana langsung ke rekening pak Andi sebesar Rp 750.000.000. Dan jika Pak Andi meninggal karena sakit kritis maka jumlah total yang ditransfer ialah Rp 1 Milliar.

Dana Rp 1 Miliar bisa membantu istri terbebas dari beban finansial. Katakanlah dana tersebut dimasukkan deposito bank, tiap bulan bisa hidup hanya dari bunga deposito. Cukup untuk mengatasi keuangan.

DItambah hasil tabungan pak Andi yang cukup bsia menopang hidup keseharian keluarganya.

Tabel diatas adalah hasil tabungan yang disetor pak Andi. Lumayan besar.

49 Penyakit Kritis Apa Saja yang ditanggung? Cona perhatikan penyakit kritis ini:

Info pendaftaran polis asuransi Allianz dengan manfaat Tabungan Proteksi Sakit Kriitis hubungi saya, Natanael

Natanael (Bisnis Partner Allianz)

HP/WA 08113436830

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s