Monthly Archives: September 2019

Tak Satupun dari Kita ingin Terdiagnosa Sakit Kritis

Tak satupun dari kita mau terkena sakit kritis. PASTI. akan tetapi resiko bisa terjadi kepada siapa saja. kaya atau miskin. berpangkat atau tidak. bahkan berduit atau tidak. Faktor cuaca, makanan dan pola hidup adalah salah satu pemicunya. bahkan kita tidak bisa pilih maunya kapan dan sakit apa.

Kalau sudah kena sakit kritis dipastikan susahnya berantai. keluarga jadi repot. ditambah lagi masalah biaya. (Maaf) iya kalau langsung koit selesai masalah.

BAGAIMANA KALAU SAKITNYA BERKEPANJANGAN?? Dipastikan jarang sekali yang akan memberikan santunan besar selain Asuransi.

si Ibu telah menerima dana santunan sakit kritis dan stop premi selama 17 tahun dengan premi 1 juta atau sekitar 204 juta serta adanya manfaat lain. Semoga keluarga terbantu dan si ibu semoga dipulihkan.

Silahkan cek polis asurani anda. apakah Proteksi manfaatnya besar atau cuma puluhan juta saja?
Berasuransi bukan hanya asal punya.

Berasuransi juga jangan menunda.

Sering saya mendapat telpon orang yang minta didaftarkan asuransi. Namun, setelah saya cek, ternyata orang itu sudah terdeteksi kanker atau kena HIV.

Jika melihat hal itu, kita jangan menunda-nunda untuk daftar asuransi.

Hub untuk daftar

Natanael WA 08113436830

Apa yang membuat orang kehilangan PENGHASILAN ?

Bisakah kits Hidup Tanpa Penghasilan ? Tidak Bisa

Salah satu penyakit yang membuat orang kehilangan penghasilan adalah Sakit Kritis.

Allianz dengan Product Flexi CI telah mengcover Proteksi 168 Jenis Kondisi Sakit Krits, Sampai Usia 100 Tahun, termasuk Kondisi Awal sampai Kondisi Metastase.

Setiap orang tua tentunya ingin selalu memberikan yang terbaik buat anak anaknya. Namun, bagaimana seandainya Orang Tua tiba-tiba terkena Sakit sehingga perlu dirawat, berobat bahkan tidak jarang harus menjual harta untuk biaya perobatan. Kalau hanya sakit biaya mungkin tidak jadi soal. Tapi bagaimana Jika sakit berlangsung lama maka biaya yang dikeluarkan juga akan semakin banyak.

Skenario yang dirancang Tuhan kadang penuh misteri. Kita tadak tahu bagaimana kita hidup besok. Apa yang terjadi jika kita sebagai Orang Tua meninggal pada usia Muda disaat anak anak masih butuh dana besar untuk sekolah? Maka tentunya saja bisa mengganggu kelangsungan hidup si anak.

Ketidakpastian hidup membuat kita harus mempersiapkan dana darurat. Apalagi dijaman yang serba modern dengan informasi terbuka setiap orang tentunya dapat dengan mudah mengetahui apa itu dana darurat dan dimana bisa didapatkan ?

Jika orang tua meninggal dunia, berapa dana darurat yang harus dipersiapkan?

Cara yang paling sederhana ialah dengan menghitung biaya hidup perbulan atau pertahun.

Contoh ilustrasi sebagai berikut :

Bapak Bijak yabg berusia 25 Tahun memiliki 1 Istri, 1 anak. Estimasi Biaya Hidup Perbulan adalah Rp 5 Juta Perbulan

Biaya hidup pada umumnya tidak bisa turun, bahkan bisa bertambah. Kita anggap Pak BIjak ingin membuat Proteksi Penghasilan Rp 5 Juta perbulan maka proteksi yang harus dipersiapkan adalah

  • Proteksi Sakit Kritis 1 M
  • Proteksi Jiwa/Warisan 1M

Kenapa 1M, karena jika terjadi Sakit Kritis maka Pak Bijak kemungkinan tidak bisa bekerja lagi, walaupun biaya berobat bisa ditanggung BPJS tetapi penghasilan/Income kemungkinan akan terganggu bahkan berhenti. Dengan Uang 1M di depositokan dengan bunga 6-7% Brutto maka Pak Bijak akan tetap menerima Rp. 5 Juta perbulan selama uang tersebut ada di bank, jika meninggal dunia maka uang pertanggungan Jiwa 1M bisa didepositokan lagi dan mendapatkan juga Rp. 5 Juta perbulan. Sehingga walaupun sudah meninggal dunia Pak Bijak masih tetap menafkahi Anak Istrinya Rp. 10 Juta/Bulan.

Berapa Besar Premi Pak Bijak ?

Untuk Usia 25 Tahun, preminya Cukup Rp. 1.000.000/Bulan.

Untuk usia lain bias dilihat Pada Tabel  Premi dibawah ini.

Tabel Jiwa CI

sumber: https://allianzbusster.com/2019/07/31/asuransi-sebagai-proteksi-penghasilan/

ingin konsultasi dan pendaftaran asuransi dana sakit kritis flexi CI hubungi saya,

Natanael Agen Asuransi Allianz

WA 08113436830

Setelah di Cek Ternyata Bukan Tumor tapi Kanker: Mahalnya Sebuah Penundaan

Apa sebenarnya yang mahal dari asuransi? Premi? Bukan. Bukan preminya yang mahal tatapi yang mahal dari Asuransi adalah PENUNDAAN. Saat sehat premi kecil saja sudah cukup, tetapi jika kita terdiagnosa penyakit maka Asuransi manapun tidak ada lagi yang menerima anda.

Premi Asuransi sangat kecil, sehingga tidak heran Banyak nasabah saya bertanya, Kok Bisa ya Asuransi bayar Manfaat Jiwa 1.7M seperti foto dibawah ini

20180226_221211531108189.jpg

Claim 1.72 M di Teluk Dalam

padahal preminya hanya 1.8 juta? Saya akan mejelaskan hal ini dilain kesempatan, tapi kali ini saya ingin menjelaskan bahwa yang mahal dari Asuransi bukanlah Preminya tetapi Penundaannya.

Beberapa tahun yang lalu, seorang sahabat sudah sepakat untuk membeli asuransi ke saya, premi juga sudah disepakati dan besar proteksi yang akan diambil adalah Jiwa 2M dan CI 100 sakit Kritis 2M.

Preminya tidak terlalu besar baginya, karena incomennya puluhan juta perbulan. Mungkin karena tidak terlalu paham atau merasa akan sehat sehat selalau teman saya ini mengirim WA dan menginformasikan bahwa permohonan SPAJ sementara di tunda karena sesuatu hal.

Saya coba bertanya kembali mengapa harus di tunda? Dia menjawab dengan beberapa alasan akhirnya saya bisa menerima pengajuan SPAJ ditunda.

Suaku ketika, bukan suatu kebetulan, ternyata Tuhan menentukan bahwa Empat bulan setelah penundaan terebut teman saya mendatangi saya dan menanyakan apakah dia masih bisa masuk Asuransi. Saya sedikit senang tetapi heran kenapa tiba tiba berubah pikiran? Setelah saya tanya tanya ternyata dia di diagnosa ada tumor dibagian tubuhnya dan bernecana akan medical checkup ke Penang. Setelah di cek ternyata bukan tumor tapi Kanker.

20180606_154103.jpg

Teman saya ini didiagnosa kanker, kita berdoa semoga teman saya ini lekas sembuh, biaya yang sudah dikeluarkan sampai saat ini berkisarRp 500 Juta dan teman saya tersebut sudah semakin pulih.

kecelakaan

Saya hanya berpikir andai saja waktu itu saya sedikit ngotot menjual asuransi padanya pastilah ia sudah tertolong dengan UP Sakit Kritis 2M dan ada lagi Warisan 2M jika dia harus pindah dunia.

Ya sudalah. Inilah mahalnya sebuah penundaan. Semoga cerita ini bisa mengilhami kita bahwa kita harus sadar pentingnya asuransi dalam hidup. Terutama bagi yang tidak ingin dana keuangannya dirampok oleh biaya sakit.

Info tentang asuransi atau ingin mendaftar hubungi saya, Natanael, WA 08113436830

sumber: https://allianzbusster.com/2019/08/16/apa-yang-paling-mahal-dari-asuransi/

Asuransi Kesehatan untuk Anak Usia 16 Tahun

Apakah anda sedang sibuk cari Asuransi Kesehatan untuk Anak ?


Ada 2 Pilihan :
1. Pakai BPJS, Semua biaya berobat ditanggung, cashless, Premi hanya 80.000/Bulan atau
2. HS Care Premier Allianz Type Platinum, GOLD Premi 1juta-an Limit 3M + 3M, bisa dipakai di Indonesia dan Malaysia Plus Santunan Uang CASH 1M jika terdiagnosa Sakit Kritis. Kami menyebutnya Kombinasi ASURANSI SAKIT KRITIS Dan ASURANSI KESEHATAN

Contoh :

Anak Usia dibawah 16 Tahun, Laki Laki atau Perempuan. Ini adalah asuransi kesehatan + sakit kritis yang cocok buat Anda.
USIA 16 Tahun
Premi 1.800.000/Bulan

Keterangan
1. warisan buat keluarga sebesar Rp 500 Juta
2. Santunan Sakit Kritis 1M, mulai dari Sakit Kritis Stadium Awal
3. Rumah Sakit/ Kamar 1 Bed Untuk Wilayah Indonesia dan Malaysia, Limit Pertahun 3M + Booster/Limit tambahan Seumur Hidup 3M
4. Pembayaraan Sesuai tagihan Rumah Sakit/As Cahrge Dan Cashless
5. Masa Tunggu Kanker hanya 80 hari
6. Pembelian Peralatan Medis yang tahan lama dicover S.d 50 Juta
7. Pengobatan/Penggantian Alat tubuh yang Artifisial dicover S.d 500 Juta

8. Pembebasan Premi Jika Orang Tua terdiagnosa sakit Kritis, cacat tetap total, atau dipanggil Tuhan ke surga (wafat).

Contoh

Anak Cantik Usia 16 Tahun, setelah 80 hari terdiaknosa Kanker Stadium Awal maka keluar Santunan 500 Juta, Lalu setahun setelahnya masih tetap kanker stadium awal maka UP Sakit Kritis di refill lagi kembali ke 1M, lalu nasabah kena Sakit Kritis Tahap Akhir maka Nasabah dapat lagi Rp 1M. Semua biaya pengobatan di RS juga dicover sesuai tagihan dengan Limit Rp 3M/Tahun, Jika 3M tidak cukup maka bisa memakai tambahan Booster Rp3M seumur Hidup.

Keuntungan Produk ini adalah, Selain Biaya Berobat dicover sesuai Tagihan, Ada Santunan Penyakit Kritis 1M.

Untuk info lebih lanjut silahkan contact saya:

Natanael Bisnis Partner Allianz Surabaya

HP/WA 08113436830

email: natanael.albertus@gmail.com

Santunan Dana Penyakit Kritis Allianz sebagai Pengganti Nafkah dan dapat Mencukupi Kehidupan Keluarga

Selamat berkunjung di blog saya, Natanael dalam kupasan mengenai finansial planner.

Kali ini saya akan berbagi informasi dan pengalaman mengenai program dana santunan jika kita terdiagnosa sakit kritis.

Apa yang dimaksud sakit kritis? Agar lebih jelas dalam menjawab ini, saya akan berikan contoh tentang sakit kritis, misalnya jantung, kanker, kertas, dan bahan mid tes.

Berapa preminya untuk program asuransi pe yakit kritis ini? Cukup murah, sekitar Rp 200.000. (dua ratus ribu oleh latihan besok.

Dari Infografis di atas, penyakit Stroke, Kanker, Gagal ginjal masih menempati urutan teratas dari fakta penyakit kritis yang paling banyak klaim di Indonesia. 

Penyakit kritis bisa menimpa siapa saja dan sering kali datang tanpa diduga kepada keluarga dan berdampak pada kondisi finansial.

Sudahkah Anda mempersiapkan sejumlah santunan penyakit kritis sebagai pengganti nafkah yang hilang dan dapat mencukupi kebutuhan keluarga yang Anda cintai di masa depan?

Dengan Asuransi tambahan termutakhir dari Allianz, Flexi CI Syariah adalah rider yang memberikan proteksi terhadap risiko hingga 168 kondisi penyakit kritis, jika Pihak yang Diasuransikan sebagai pencari nafkah terdiagnosis menderita penyakit kritis pertama kali, dan Pihak yang Diasuransikan akan mendapatkan tambahan santunan asuransi berupa uang tunai. Uang tunai ini dapat dipergunakan untuk melanjutkan kehidupan sehingga penghasilan yang mungkin hilang akibat penyakit kritis ini tergantikan oleh Manfaat Uang tunai dalam jumlah besar dari Allianz ini. 

Dari Infografis di atas, penyakit Stroke, Kanker, Gagal ginjal masih menempati urutan teratas dari fakta penyakit kritis yang paling banyak klaim di Indonesia. 

Penyakit kritis bisa menimpa siapa saja dan sering kali datang tanpa diduga kepada keluarga dan berdampak pada kondisi finansial.

Dengan Asuransi tambahan termutakhir dari Allianz, Flexi CI Syariah adalah rider yang memberikan proteksi terhadap risiko hingga 168 kondisi penyakit kritis, jika Pihak yang Diasuransikan sebagai pencari nafkah terdiagnosis menderita penyakit kritis pertama kali, dan Pihak yang Diasuransikan akan mendapatkan tambahan santunan asuransi berupa uang tunai. Uang tunai ini dapat dipergunakan untuk melanjutkan kehidupan sehingga penghasilan yang mungkin hilang akibat penyakit kritis ini tergantikan oleh Manfaat Uang tunai dalam jumlah besar dari Allianz ini. 

Asuransi Penyakit Kritis, Penting atau Sangat Penting

Setelah membaca artikel judul di bawah ini, saya sadar akan pentingnya asuransi penyakit kritis.

Coba kita baca tulisan ini dengan seksama.

10 FAKTA YANG PERLU DIPAHAMI TENTANG ASURANSI PENYAKIT KRITIS

Di antara berbagai produk asuransi, asuransi penyakit kritis kiranya merupakan produk yang paling banyak disalahpahami. Sebagian orang menganggapnya tidak penting, tapi sebagian lagi justru menganggapnya merupakan produk asuransi paling penting yang harus dimiliki.

Saat ini, asuransi penyakit kritis pada umumnya merupakan rider (asuransi tambahan) pada produk asuransi jiwa jenis unit-link. Unit-linknya itu sendiri sudah banyak disalahmengerti, apalagi ditambah rider penyakit kritis.

Orang yang keberatan dengan asuransi penyakit kritis banyak yang berkata dengan nada sinis: “Buat apa asuransi penyakit kritis, kriterianya sangat berat, orang udah mau mati baru bisa diklaim.”

Tetapi orang yang setuju asuransi penyakit kritis berpandangan: “Justru pada kondisi seperti itulah seseorang paling amat sangat butuh bantuan.”

Jika begitu kena penyakit kritis langsung meninggal dunia, biaya yang dibutuhkan memang tidak terlalu banyak, dan jika punya asuransi jiwa, uang pertanggungannya bisa langsung cair. Tapi bagaimana jika sakit kritisnya berkepanjangan?

Contoh: Gagal kedua ginjal, harus cuci darah setiap minggu hingga seumur hidup dan tidak boleh kerja berat lagi. Stroke, lumpuh separuh badan, tidak bisa bekerja lagi dan butuh penghasilan untuk hidup sehari-hari. Kanker, badan melemah perlahan-lahan, butuh suplemen penguat tubuh setiap hari, biaya perawatan yang terus-menerus bikin kantong kering.

Pada kondisi yang paling buruk ini, asuransi apa yang bisa memberikan bantuan?

Di tengah segala pro-kontra tentang produk ini, berikut 10 hal yang perlu dipahami tentang penyakit kritis dan asuransi penyakit kritis.

4 Fakta tentang Penyakit Kritis

  1. Penyakit kritis seperti kanker, penyakit jantung, stroke, dan gagal ginjal butuh biaya sangat besar, bisa ratusan juta hingga miliaran rupiah, atau senilai aset anda. Asuransi kesehatan yang anda miliki mungkin tidak mencukupi.
  2. Penyakit kritis bisa menyerang siapa saja tanpa pandang jenis kelamin dan usia. Pria bisa kena, wanita pun bisa. Tua bisa kena, muda pun bisa.
  3. Penyakit kritis bisa menimbulkan hilangnya produktivitas atau kemampuan bekerja yang tentunya berpengaruh pada penghasilan dan gaya hidup.
  4. Penyakit kritis tidak melulu soal penyakit (yang membuat banyak orang muda dan sehat berpikir bahwa penyakit kritis masih jauh), tapi bisa juga karena kecelakaan, seperti kelumpuhan, trauma kepala serius, koma, buta, bisu, tuli.

6 Fakta tentang Asuransi Penyakit Kritis

  1. Asuransi penyakit kritis BUKAN PERTOLONGAN PERTAMA pada sakit atau rawat inap. Pertolongan pertamanya tetaplah uang sendiri atau asuransi kesehatan. Jadi dana darurat dan asuransi kesehatan tetap perlu dimiliki.
  2. Asuransi penyakit kritis adalah PERTOLONGAN LANJUTAN untuk biaya perawatan penyakit kritis, ketika uang sendiri tidak mencukupi dan limit asuransi kesehatan sudah tak memadai.
  3. Asuransi penyakit kritis adalah PERTOLONGAN LANJUTAN UNTUK BIAYA PEMULIHAN penyakit kritis, yang biasanya bersifat rawat jalan dan tidak ditanggung oleh asuransi kesehatan rawat inap.
  4. Asuransi penyakit kritis adalah juga PENGGANTI PENGHASILAN ketika penyakit kritis yang diderita menimbulkan dampak hilangnya produktivitas sehingga tidak bisa bekerja lagi. Di sinilah nilai penting asuransi penyakit kritis yang tidak bisa digantikan asuransi kesehatan sebagus apa pun.
  5. Asuransi penyakit kritis TIDAK MENYEDIAKAN FASILITAS KARTU CASHLESS. Yang menyediakan fasilitas kartu cashless adalah asuransi kesehatan rawat inap. Klaim asuransi penyakit kritis dilakukan secara “reimburse” tetapi tanpa menyertakan kuitansi karena uang klaim diberikan tanpa melihat besarnya biaya di rumah sakit.
  6. Asuransi penyakit kritis memberikan bantuan dalam bentuk UANG TUNAIsebesar uang pertanggungan yang diambil atau sesuai ketentuan produk. Yang namanya uang tunai, penggunaannya bebas terserah yang menerima. Bisa untuk bantu biaya berobat, bisa untuk biaya hidup, bisa untuk biaya sekolah, atau bahkan buat liburan.

Setelah membaca artikel ini, bagaimana menurut anda, asuransi penyakit kritis itu penting ataukah sangat penting? []

Sumber: https://myallisya.com/2015/12/14/10-fakta-yang-perlu-dipahami-tentang-asuransi-penyakit-kritis/