Category Archives: artikel

Allianz Life Raih Penghargaan Indonesia Digital Innovation Award 2017

 

Penghargaan Allianz DigitalPenghargaan Allianz Digital 2

Sumber berita: ASN Newsflash bulan Juni 2017.

Seperti disebutkan dalam berita di atas, Allianz Life menerima penghargaan untuk inovasi eAZy Med.

EAZy Med adalah suatu aplikasi yang memermudah nasabah untuk memesan dan membeli obat di apotek setelah pulang dari rumah sakit. Dengan aplikasi ini, nasabah bisa mendapatkan obat dengan resep tanpa harus mengantre dan menunggu lama di apotek. Program ini dikhususkan bagi nasabah yang memiliki produk asuransi kesehatan cashless (Allisya Care, Maxi Violet, Smartmed Premier, Rider HSC+, dan asuransi kesehatan kumpulan).

Selain eAZy Med, ada banyak lagi inovasi Allianz di bidang digital untuk nasabah, antara lain: E-Statement (laporan berkala melalui email), Customer Online Portal (portal untuk pantau polis melalui web), Smart Point (hadiah poin untuk nasabah), eAZy Claim (aplikasi untuk mempermudah pengajuan klaim), eAZy Payment (cara bayar premi melalui web Allianz). Selengkapnya bisa dibaca di Layanan Digital untuk Nasabah Allianz.

Selain untuk nasabah, Allianz juga banyak meluncurkan layanan digital untuk agen, antara lain: ASN Portal (portal untuk memantau produksi dan informasi lain), ASN Toolbox (alat untuk melakukan pengajuan polis tanpa harus menggunakan kertas SPAJ), ASN Life Changer atau ASN One Page (page untuk agen mendapatkan prospek melalui internet), dan Agent Locator (fitur di web Allianz yang memungkinkan nasabah menemukan agen yang diinginkan berdasarkan lokasi). Selengkapnya bisa dibaca di Layanan Digital untuk Agent Allianz.

 

Tertarik untuk bergabung dengan perusahaan asuransi seinovatif Allianz?

Hubungi saya: 

Natanael HP/WA 08113436830

Jantung, Jenis Sakit Kritis yang Sering Diklaim di Allianz

Saya akan bahas tentang salah satu jenis sakit kritis yang sering diklaim nasabah yakni jantung.

JANTUNG 

 

#   Pada rider CI+ (49 jenis sakit kritis), ada beberapa kondisi organ jantung yang termasuk dalam kriteria sakit kritis yang bisa diklaim ke Allianz, yaitu:

 

SERANGAN JANTUNG PERTAMA (kondisi no.1)

Infark sebagian otot jantung sebagai akibat kurangnya suplai darah ke jantung.  Kriteria diagnostik yang harus dipenuhi pada saaat terjadinya serangan tersebut adalah harus memenuhi 3 kriteria dari 5 kriteria di bawah ini dimana sesuai dengan diagnosa serangan jantung pertama:

  1. Adanya nyeri dada khas pada saat serangan
  2. Terjadinya perubahan gambaran elektrokardiogram yang khas untuk Infark Myocardial stadium dini
  3. Terjadinya peningkatan pada kadar enzim jantung CK-MB
  4. Terjadinya peningkatan Troponin (T or I)
  5. Left Centricular Ejevtion fraction kurang dari 50% yang berlangsung selama 3 bulan atau lebih setelah serangan

 

OPERASI JANTUNG KORONER (kondisi no. 3)

Operasi dengan membuka dinding dada, untuk melakukan operasi pada satu atau lebih pembuluh darah arteri jantung karena penyempitan atau sumbatan pada pembuluh darah arteri tersebut.  Diagbosa ditegakkan berdasarkan angiography yang menunjukkan adanya penyumbatan arteri koroner yang bermakna dan prosedur untuk itu harus berdasarkan pertimbangan yang dibuat oleh ahli jantung.

Tidak termasuk teknik yang tidak memerlukan pembedahan, seperti Angioplasti atau laser.

 

OPERASI PENGGANTIAN KATUP JANTUNG  (kondisi no.4)

Operasi dengan membuka jantung untuk mengganti atau memperbaiki katup-katup jantung sebagai akibat rusaknya katup jantung.  Diagnosa katup jantung abnormal harus ditegakkan berdasarkan kateterisasi jantung atau echocardiogram dan prosedur pemeriksaan tersebut harus berdasarkan pertimbangan yang dibuat oleh dokter ahli jantung.

 

PENYAKIT JANTUNG KORONER LAIN YANG SERIUS  (kondisi no. 29)

Penyempitan dari salah satu arteri koroner dengan minimal 75% dan dua arteri koroner lainnya dengan minimal 60% yang dibuktikan dengan coronary arteriography, tanpa memandang apakah operasi sudah dilakukan atau belum.  Arteri koroner yang dimaksud adalah: Left Main Coronary Artery (LC), Left Anterior Descending Artery (LAD), Circumflex Artery dan Right Coronary Artery (RC)

 

ANGIOPLASTI DAN PENATALAKSANAAN INVASIF LAINNYA UNTUK PENYAKIT JANTUNG KORONER  (kondisi no. 30)

Batasan pembayaran manfaat ini adalah 10% dari total Maslahat Penyakit Kritis (CI+) atau maksimal tidak lebih dari Rp. 200.000.000,- setelah peserta melakukan balloning angioplasty atau intra arterial kateter prosedur untuk mengobati penyempitan minimal pembuluh darah koroner 60% dari satu atau lebih pembuluh darah arteri koroner yang major yang dibuktikan dari angiographic.  Revascularisasi ini harus sesuai dengan indikasi dan consultan cardiologist atau dokter spesialis jantung.

Arteri koroner yang dimaksud adalah: Left Main Coronary Artery (LC), Left Anterior Descending Artery (LAD), Circumflex Artery dan Right Coronary Artery (RC)

Pembayaran manfaat tersebut di atas untuk penyakit ini hanya dilakukan 1x saja dan sisa dari manfaat yang ada untuk program tambahan Penyakit Kritis (CI+) lainnya akan diteruskan dengan sisa sebesar 90% dari jumlah maslahat Penyakit Kritis (CI+).

Tindakan Diagnostik dengan angioplasty dikecualikan dari penyakit ini.

 

CARDIOMYOPATHY  (kondisi no. 38)

Diagnosis yang telah ditegakkan oleh dokter ahli jantung bahwa cardiomyopathy disebabkan oleh kerusakan fungsi bilik Ventrikel Jantung, ditunjukkan oleh hasil ECG yang tidak normal dan dikonfirmasikan oleh echo cardio graphy dan menyebabkan ketidakmampuan fisik secara permanen dengan derajat paling sedikit pada Clas III sesuai dengan New York Association Classification of Cardial Impairment.

Class III – Ketidakmampuan yang bermakna ditandai dengan – Pasien dalam kondisi yang nyaman dalam posisi istirahat tapi kemampuan dalam menjalankan aktifitas sehari-hari sangat terbatas dari biasanya dan menunjukkan gejala-gejala dari gagal jantung kongestif

Class IV – Ketidakmampuan melakukan aktifitas apapun.  Gejala-gejala gagal jantung kongestif timbul meskipun dalam kondisi istirahat.  Setiap ada peningkatan aktifitas fisik, ketidaknyamanan akan terjadi.

Cardiomyopathy yang berlangsung berhubungan dengan penyalahgunaan minuman beralkohol dikecualikan dari penyakit ini.

 

#   Pada rider CI100  (100 kondisi sakit kritis), ada tambahan beberapa kondisi organ jantung yang termasuk dalam kriteris sakit kritis yang bisa diklaim ke Allianz, yaitu:

 

KATEGORI  EARLY CRITICAL ILLNESS

KELAINAN JANTUNG  (kondisi no.1)

Pemasangan Alat Pacu Jantung  (kondisi no. 1.a)

Pemasangan alat pacu jantung yang diperlukan karena aritmia jantung yang btidak dapat diterapi dengan cara lain.  Pemasangan alat pacu jantung harus dinyatakan oleh dokter spesialis jantung sebagai hal yang diperlukan secara medis.

Pericardectomy  (kondisi no. 1.b)

Tindakan pericardectomy atau prosedur pembedahan lain yang menggunakan prosedur keyhole sebagai akibat dari penyakit pericardial.  Prosedur pembedahan ini harus dinyatakan oleh dokter spesialis jantung sebagai pembedahan yang diperlukan secara medis.

 

TRANSMYOCARDIAL LASER THERAPY  (kondisi no.3)

Menjalani terapi laser transmyocardial untuk pengobatan refractory angina yang masih menetap walaupun telah mendapatkan terapi medis yang optimal.

Tindakan operasi bypass dan percutaneous angioplasty telah gagal dilakukan atau dianggap tidak tepat.

Manfaat ini tidak dibayarkan jika telah dilakukan tindakan revaskularisasi jantung lainnya termasuk CABG dan angioplasty.

 

PEMBEDAHAN KATUP JANTUNG PERCUTANEOUS  (kondisi no.4)

Pembedahan katup jantung percutaneous mengacu pada percutaneous valvuloplasty, percutaneous valvotomy dan penggantian katup percutaneous dimana prosedur ini dilakukan melalui teknik kateter intravaskuler.

Prosedur pada katup jantung yang membuka atau memasuki dada melalui thoractotomy incision dikecualikan.

 

PEMBEDAHAN PEMBULUH DARAH AORTA  (kondisi no. 17)

Pembuluh invasif minimum terhadap Pembuluh darah Aorta  (17.a)

Pembedahan melalui teknik invasif minimum atau intra-arterial untuk memperbaiki atau melakukan koreksi atas suatu aneurisma, penyempitan, penyumbatan atau diseksi pembuluh darah aorta, yang dibuktikan oleh pemeriksaan ekokardiogram jantung atau uji diagnostik lainnya yang tepat dan tersedia.  Defenisi pembuluh darah aorta yang dimaksud di atas adalah pembuluh darah aorta torakalis dan aorta abdominalis saja, tidak mencakup cabang-cabangnya.

Aneurisma besar aorta asimtomatik  (17.b)

Aneurisma besar pada aorta abdominalis atau aorta torakalis atau diseksi aorta sebagaimana dibuktikan oleh teknik imaging yang sesuai.  Diameter pembuluh darah aorta harus lebih besar dari 55 mm dan diagnosis harus ditegakkan oleh dokter spesialis jantung.

 

HIPERTENSI PULMONALIS TAHAP AWAL  (kondisi no.18)

Hipertensi pulmonalis primer dengan adanya pembesaran ventrikel kanan yang mengakibatkan ketidakmampuan fisik permanen sesuai dengan kelas III dari Classification Cardiac Impairment the New York Heart Association (NYHA) Classification.  Diagnosis harus didukung dengan pemeriksaan kateterisasi jantung yang ditegakkan oleh dokter spesialis jantung.

Class III – Ketidakmampuan yang bermakna ditandai dengan – Pasien dalam kondisi yang nyaman dalam posisi istirahat tapi kemampuan dalam menjalankan aktifitas sehari-hari sangat terbatas dari biasanya dan menunjukkan gejala-gejala dari gagal jantung kongestif

Class IV – Ketidakmampuan melakukan aktifitas apapun.  Gejala-gejala gagal jantung kongestif timbul meskipun dalam kondisi istirahat.  Setiap ada peningkatan aktifitas fisik, ketidaknyamanan akan terjadi.

 

PENYAKIT ARTERI KORONER RINGAN  (kondisi no. 25)

Penyempitan pada pembuluh darah arteri koroner minimal 60% yang dapat dibuktikan melalui angiografi koroner (pemeriksaan CT/MRI Angiography tidak dapat diterima).  Penyempitan arteri koroner harus menyebabkan gejala yang tidak dapat disembuhkan melalui terapi medis.  Paling tidak salah satu dari arteri koroner sudah dilakukan penatalaksanaan dengan angioplasti koroner.

Arteri koroner yang dimaksud adalah: Left Main Coronary Artery (LC), Left Anterior Descending Artery (LAD), Circumflex Artery dan Right Coronary Artery (RC)

KATEGORI INTERMEDIATE CRITICAL ILLNESS

PEMASANGAN DEFIBRILATOR JANTUNG  (kondisi no.1)

Telah dilakukan pemasangan defibrilator jantung secara permanen sebagai akibat dari aritmia jantung yang tidak dapat diterapi dengan metode lain.  Prosedur pembedahan haruslah dikonfirmasi oleh dokter spesialis jantung sebagai hal yang diperlukan secara medis.

KATEGORI ADVANCES CRITICAL ILLNESS

Adalah kondisi sakit kritis seperti pada CI+ (49 sakit kritis) yang sudah disebutkan di atas, yaitu kondisi

no. 1 (Serangan Jantung Pertama),

no. 3  (Operasi Jantung Koroner),

no. 4  (Operasi Penggantian Katup Jantung),

no. 19  (Operasi Pembuluh Aorta),

no. 21  (Pulmonary Artery Hypertension Primer),

no. 29  (Penyakit Jantung Korone Lain Yang Serius),

no. 37  (Cardiomyopathy)

KATEGORI CATASTROPHIC CRITICAL ILLNESS

SERANGAN JANTUNG YANG EKSTENSIF

Kematian sebagian besar otot jantung yang timbul karena suplai darah yang tidak mencukupi.  Diagnosis ini harus didukung oleh seluruh kriteria berikut ini sesuai dengan serangan jantung baru dan berat:

  1. Nyeri dada yang khas, dan
  2. Perubahan elektrokardiogram (EKG) baru dengan kehadiran gelombang Q terus menerus, dan
  3. Peningkatan enzim jantung CK-MB atau protein jantung Troponin (T atau I), dan
  4. Ejection Fraction kurang dari 30% secara terus menerus yang dibuktikan pada echocardiogram jantung atau metode diagnostik lain yang dapat diandalkan, dan dilakukan oleh dokter spesialis jantung, setelah 60 hari dari seranga jantung akut, dan mengakibatkan gangguan fisik permanen sesuai dengan kleas IV klasifikasi New York Heart Association (NYHA)

TRANSPLANTASI JANTUNG DAN PARU-PARU

Transplantasi jantung dan paru-paru dari donor manusia yang dilakukan secara bersamaan.

Sakit Kritis Paling Sering Diklaim ke Allianz

5 sakit kritis paling sering diklaim ke Allianz:

  1. jantung,
  2. stroke,
  3. kanker,
  4. gagal ginjal,
  5. tumor otak jinak.

Saya akan bahas satu persatu untuk menambah informasi asuransi tentang karakteristik tiap jenis sakit kritis tersebut.

STROKE

#  Pada rider CI+ (49 sakit kritis), berikut kondisi STROKE  yang bisa diajukan klaim:

STROKE  (kondisi no.2)

Serangan serebrovaskuler apapun, yang mengakibatkan gejala neurologis yang permanen yang berlangsung lebih dari 24 jam, termasuk infark jaringan otak, pendarahan otak, trombosis atau embolisasi.  Diagnosis ini harus didukung oleh beberapa kondisi tersebut seperti di bawah ini:

  1. Bukti defisit neurologis permanen harus ditegakkan oleh dokter ahli syaraf dan gejala berlangsung paling sedikit selama 6 minggu setelah serangan.
  2. Penemuan dari pemeriksaan Magnetic Resonance Imaging, Computerised Tomography, atau pemeriksaan teknik imaging lain yang sesuai dengan diagnosa dari stroke yang baru.

Penyakit yang dikecualikan:

  • Transient Ischaemic Attack
  • Kerusakan Otak yang disebabkan oleh kecelakaan atau luka, infeksi, vasculitis, dan penyakit radang
  • Penyakit pembuluh darah yang mempengaruhi mata dan syaraf mata
  • Gangguan ischaemic dari vestibular system

 

STROKE YANG MEMERLUKAN OPERASI ARTERI CAROTID  (kondisi no.41)

Operasi Arteri Carotid (Carotid Endarterectomy) oleh dokter ahli bedah syaraf yang diperlukan untuk membuang timbunan plak di arteri carotid pada stroke yang telah berlangsung lebih dari 6 bulan.  Operasi ini harus ada indikasi dibutuhkan secara medis oleh dokter ahli syaraf untuk mencegah berulangnya serangan ischemic cerebrovascular.

#  Pada rider CI100 (100 kondisi kritis), berikut kondisi STROKE  yang bisa diajukan klaim:

EARLY CI

PEMASANGAN CEREBRAL SHUNT  (kondisi no.2)

Pembedahan untuk pemasangan shunt dari ventrikel otak untuk mengurangi peningkatan tekanan dalam cairan cerebrospinal.  Kebutuhan pemasangan shunt harus dinyatakan oleh dakter spesialis sebagai pembedaha yang diperlukan secara medis.

ADVANCED CI

STROKE  (seperti pada rider CI+)

Serangan serebrovaskuler apapun, yang mengakibatkan gejala neurologis yang permanen yang berlangsung lebih dari 24 jam, termasuk infark jaringan otak, pendarahan otak, trombosis atau embolisasi.  Diagnosis ini harus didukung oleh beberapa kondisi tersebut seperti di bawah ini:

  1. Bukti defisit neurologis permanen harus ditegakkan oleh dokter ahli syaraf dan gejala berlangsung paling sedikit selama 6 minggu setelah serangan.
  2. Penemuan dari pemeriksaan Magnetic Resonance Imaging, Computerised Tomography, atau pemeriksaan teknik imaging lain yang sesuai dengan diagnosa dari stroke yang baru.

CATASTROPHIC CI

STROKE BERAT

Insiden serebrovaskular meliputi infark jaringan otak, pendarahan serebral dan subarachnoid, emboli serebral dan trombosis serebral yang menyebabkan Peserta dalam kondisi terbaring di tempat tidur dan memerlukan pengawasan terus menerus untuk penyediaan semua kebutuhan sehari-hari minimal 3 bulan sejak kejadian.

Diagnosis ini harus ditegakkan oleh dokter spesialis syaraf dan didukung oleh temuan pada Magnetic REsonance Imaging, Computerised Tomography,atau teknik imaging lainyang dapat diandalkan secara konsisten dengan diagnosa stroke baru.

sumber; 2-stroke-jenis-sakit-kritis-yang-paling-sering-diklaim-ke-allianz-ini-karakteristiknya/

 

Mengenal Lebih Dekat dengan Kanker Serviks

Di dalam asuransi sakit kritis Allianz, kanker termasuk penyakit yang di cover. Namun, masih belum banyak mengerti tentang gejalanya. Mari kita baca apa itu kanker?

Kanker adalah sel yang berkembang liar di berbagai organ tubuh.

Sebabnya adalah kombinasi genetik (bawaan gen masing-masing) dan lingkungan sebagai pencetus (misal HPV, rokok, hormon dll)

Orang yang tidak memiliki gen kanker ya tidak kena kanker.

Orang yang memiliki gen kanker tapi tidak kena lingkungan pencetus, juga tidak kena.

STADIUM KANKER SECARA UMUM

STADIUM 1 – di stadium 1 kanker baru mengenai organ asal saja. Belum menyebar kemana-mana. Masih kecil. 5-year survival rate 80-90% kebanyakan.

STADIUM 2 – di stadium 2 kanker masih di organ asal. Tetapi sudah melebar hampir mengenai organ sebelahnya. 5-year survival rate 60-80% biasanya.

STADIUM 3 – di stadium 3 kanker sudah menyebar ke organ disekitarnya. 5-year survival rate 40-60% biasanya

STADIUM 4 – di stadium 4 kanker menyebar jauh. Sampai ke organ jauh. Lewat pembuluh darah atau getah bening. 5-year survival year biasanya 30% saja.

 

APA SIH 5-YEAR SURVIVAL RATE?

Penderita kanker tidak pernah dinyatakan sembuh. Tapi dinyatakan bersih. Setelah bersih harus terus kontrol. Untuk mendeteksi dan memastikan tidak kambuh lagi.

5-year survival rate adalah kemungkinan untuk MASIH HIDUP di 5 tahun yang akan datang.

Contoh: 90% 5-year survival rate artinya 90% penderitanya, 5 tahun lagi masih hidup. Jika melakukan terapi lengkap. Semisal operasi, radiasi dan kemoterapi.

Tidak semua kanker 5-year survival rate nya sama. Data diatas hanya gambaran umum.

 

KANKER SERVIKS

sumber

Disebut juga kanker leher rahim.  Suatu penyakit yang sebenarnya MUDAH DICEGAH.  Tapi di Indonesia banyak terjadi.  Kalau sudah kanker: lebih sulit diobati, lama, biaya mahal, antri.

GEJALA:

Jika sudah menjadi KANKER.  Gejalanya keputihan tidak sembuh2.  Berbau.

Kadang juga perdarahan/flek sehabis hubungan seks.

DIAGNOSIS:

Mudah diketahui.  Ada benjolan rapuh mudah berdarah di leher rahim.  Lewat pemeriksaan dokter.  Dilakukan Biopsi.

TERAPI:

Dilakukan di RS kanker atau RS tipe A. Bisa sampai 1 tahun terapinya. Operasi, kemo dan radiasi.

Nah sekarang yang paling penting.

PENCEGAHAN:

1. Kanker leher rahim disebabkan 90-100% oleh virus HPV.  Yang menular lewat hub sex.  Jadi kalau bisa jangan ganti pasangan atau gunakan kondom.

2. Vaksin HPV pada yang belum pernah hub seks. Bisa dimulai sejak anak 10 tahun.

3. Jika belum pernah vaksin, sudah terlanjur hub seks lakukan PAPSMEAR.

Semoga bermanfaat bagi Anda pembaca wanita agar lebih peduli dengan diri sendiri, dan juga pembaca pria agar juga menjaga kesehatan pribadi dan mensupport pasangannya untuk peduli dirinya.

Perbandingan Hidup TANPA Asuransi dengan PUNYA Asuransi

Pada kesempatan ini saya akan bagikan sebuah artikel rekan sesama agen Allianz yang berjudul Hidup Tanpa Asuransi dengan Hidup Memiliki Asuransi.

 

 

 

Contoh Kasus Perbedaannya:   Hidup tanpa Asuransi atau Dengan Asuransi

Dua Orang AMIR dan ARIF, masing-masing berusia 30 Tahun, keduanya tidak merokok dan memiliki pekerjaan sebagai wiraswasta. Amir dan Arif merencanakan keuangannya dengan menabung sebesar Rp. 500.000/bulan demi Masa Depan Keluarga mereka dengan cara :

  • AMIR dengan Tabungan Biasa
  • ARIF dengan Tapro (Tabungan Proteksi) Allianz

 

 

 

3

 

 

4

 

 

5

 

 

6

 

 

7

 

 

8

 

 

9

 

 

kasus-selamat

sumber ilustrasi

 

Asuransi Syariah BUKAN berarti meng-asuransi-kan jiwa Anda kepada Allah SWT.  Asuransi Syariah merupakan penyempurnaan ikhtiar rencana keuangan Anda atas takdir Allah SWT.

Anda punya asuransi, atau Anda tidak punya asuransi, jika takdir Allah akan menjadi musibah, ya pasti terjadilah musibah.

Bedanya:  jika Anda punya Asuransi Syariah, maka akan ada orang yang membantu meringankan masalah finansial ketika musibah terjadi pada diri Anda.

sumber: hidup-tanpa-asuransi-atau-dengan-asuransi-ini-bedanya/

5 Fungsi Asuransi Jiwa

1. Melindungi keluarga dari kehilangan penghasilan jika pencari nafkah utama meninggal dunia. (Ingat, malaikat Izrail tidak pernah menghitung usiamu).

Ini fungsi pokok dari asuransi jiwa. Selama kita punya tanggungan nafkah (pasangan, anak-anak), selama itu pula kita masih butuh asuransi jiwa.

Agar asuransi jiwa mampu memainkan fungsinya sebagai ganti penghasilan, maka uang pertanggungan (UP) jiwa harus cukup besar untuk memberikan bunga/retur sebesar gaji per bulan jika didiamkan di deposito, obligasi/sukuk, atau reksadana pendapatan tetap.

2. Melindungi keluarga dari beban utang.

Mungkin rumah yang kita tempati, kendaraan yang kita pakai, barang-barang yang kita miliki, dan lain-lain, sebagian atau seluruhnya diambil dari utang. Utang adalah warisan terburuk yang mungkin diberikan seorang suami dan ayah. Utang bukan hanya membebani keluarga yang ditinggalkan, tapi juga orang yang mewariskannya, sebab di akhirat pun utang tidak akan dianggap lunas begitu saja.

Agar asuransi jiwa berperan membebaskan keluarga dari utang, maka UP jiwa minimal harus sama besar dengan utang yang dimiliki keluarga itu.

3. Memberikan sejumlah warisan yang berharga untuk anak-anak.

Para perencana keuangan kerap menyarankan batas masa kontrak asuransi jiwa hanya sampai tahap ketika anak-anak sudah mandiri atau sampai utang terlunasi. Boleh dikata, ini mungkin yang wajibnya.

Tapi merencanakan asuransi jiwa sebagai warisan pun tak kalah pentingnya, khususnya untuk zaman ini. Mungkin betul orangtua telah berhasil melewati masa-masa membesarkan anak, dan kini semua anak-anaknya sudah mandiri. Tapi sudah mandiri bukan berarti kaya dan banyak uang. Mungkin saja penghasilan mereka masih pas-pasan, sehingga belum bisa beli rumah atau kendaraan. Sekarang harga rumah mahal. Mungkin mereka sanggup membayar cicilannya, tapi untuk uang mukanya tidak.

Adanya warisan, termasuk dari uang pertanggungan asuransi jiwa, akan sangat membantu mewujudkan kebutuhan ataupun keinginan mereka, suatu saat. Kalaupun UP jiwa tidak cukup untuk beli rumah secara kontan, minimal bisa buat uang mukanya.

Yakinlah, anak-anak akan sangat berterima kasih kepada orangtua yang tetap mengasuransikan jiwanya walaupun mereka telah dewasa.

4. Sebagai final expenses (biaya kematian).

Meninggal dunia itu butuh biaya. Untuk upah orang yang memandikan, untuk pemakaman, makanan ringan untuk orang-orang yang melayat, untuk tahlilan, mencetak buku Yasin, mengurus sertifikat kematian, dan lain-lain. Apalagi di perkotaan, tanah pemakaman harganya mahal, bisa jutaan rupiah hanya untuk sewa selama tiga tahun. Dan biaya tahlilan itu, bagi yang melaksanakannya, lebih mahal lagi.

Pilihannya ada dua: apakah mau menyuruh anak-anak untuk membayar semua biaya itu, atau mempersiapkan sendiri mumpung masih hidup. Asuransi jiwa dapat dipandang sebagai salah satu cara mempersiapkan biaya terakhir hidup kita.

5. Menjadi sedekah jariyah untuk terakhir kalinya.

Ini fungsi tambahan asuransi jiwa yang jarang dikemukakan para perencana keuangan. Jika fungsi pertama sudah lewat (anak sudah mandiri), fungsi kedua sudah berlalu (utang sudah lunas), dan begitu pula fungsi ketiga dan keempat (anak-anak sudah sangat kaya sehingga tidak butuh warisan apa pun dari orangtuanya dan tak masalah dengan final expenses), maka UP jiwa bisa saja disedekahkan kepada orang miskin, masjid, lembaga amal, atau kegiatan sosial. Ini akan menjadi amal ibadah terakhir bagi yang bersangkutan, mengurangi catatan dosa-dosanya, dan menerangi perjalanannya di alam keabadian. []

sumber: 5-fungsi-asuransi-jiwa/

Indahnya Tolong-Menolong Dalam Asuransi Syariah

Asuransi syariah merupakan asuransi yang berprinsip pada “saling menanggung risiko” antar sesama peserta. Hal ini menjadikan asuransi syariah ideal bagi setiap kalangan yang ingin dana asuransinya dikelola secara transparan. Apa yang menjadi karakter utama dari asuransi syariah? Simak ulasannya di bawah ini.

 

Pesatnya perkembangan lembaga-lembaga asuransi syariah di Indonesia, menunjukan besarnya minat kaum muslim untuk menjawab kebutuhan mereka akan lembaga asuransi yang aman dan sesuai syari’ah. Meskipun asuransi pernah dan masih menjadi suatu perdebatan (pro-kontra) seputar hukumnya menurut syara’, tetapi secara de facto, umat Islam membutuhkan keberadaan lembaga asuransi yang berdasarkan syari’ah, bebas dari praktek riba, gharar dan maisyir.

Pengertian Asuransi Syariah berdasarkan Fatwa Dewan Syariah Nasional No. 21/ DSN-MUI/ X/ 2001 adalah sebuah usaha saling melindungi dan tolong-menolong di antara sejumlah orang melalui investasi dalam bentuk aset dan/atau tabarru’ yang memberikan pola pengembalian untuk menghadapi risiko tertentu melalui Akad yang sesuai dengan syariah.

Proses hubungan peserta dan perusahaan dalam mekanisme pertanggungan pada asuransi syariah adalah sharing of risk atau “saling menanggung risiko”. Apabila terjadi musibah, maka semua peserta asuransi syariah saling menanggung. Dengan demikian, tidak terjadi transfer risiko (transfer of risk atau “memindahkan risiko”) dari peserta ke perusahaan seperti pada asuransi konvensional.

Peranan perusahaan asuransi pada asuransi syariah terbatas hanya sebagai pemegang amanah dalam mengelola dan menginvestasikan dana dari kontribusi peserta. Jadi pada asuransi syariah, perusahaan hanya bertindak sebagai pengelola operasional saja, bukan sebagai penanggung seperti pada asuransi konvensional.Premi dalam asuransi syariah dikategorikan menjadi 3 rekening. Ada rekening tabungan peserta, rekening perusahaan asuransi, dan yang paling penting adalah rekening tabarru. Rekening tabarru inilah yang nantinya akan dipakai oleh sesama peserta untuk saling menolong.

Rekening ini digunakan bagi peserta yang mengalami resiko asuransi.
Untuk menjaga pelaksanaanya agar tetap sesuai koridor hukum Islam, produk asuransi syariah tidak berinvestasi pada usaha-usaha yang haram atau dihindari agama, seperti: minuman beralkohol, bisnis perjudian, dan rokok.

Usaha dengan prinsip bunga (riba) pun tidak diperbolehkan dalam asuransi syariah. Hal ini diawasi langsung bukan hanya oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK), tapi juga Dewan Syariah Nasional (DSN).
Meski populer, tidak sedikit yang beranggapan kalau asuransi syariah hanya bisa diikuti oleh umat muslim saja. Padahal, masyarakat non muslim juga bisa. Pada dasarnya, asuransi syariah merupakan asurasi ideal bagi setiap kalangan yang ingin dana asuransinya dikelola secara transparan. Jadi, tunggu apa lagi? Yuk, ikut asuransi syariah!

Ingin mendaftar asuransi syariah Allianz hubungi:

Natanael

HP/WA 08113436830