Category Archives: askes

Bagaimana Cara Ajukan Klaim Coordination Of Benefit (COB) antara BPJS Dengan Allianz?

Bagaimana cara klaim apabila mempunyai 2 asuransi kesehatan?   Misalnya asuransi pertama BPJS , dan satu lagi asurasi kesehatan yang dari SWASTA. Apabila keduanya Asuransi Swasta, maka Anda tinggal memilih mana dulu asuransi yang akan di gunakan.

Pada dasarnya ketika kita mempunyai dua ASURANSI KESEHATAN (Asuransi yang membayar biaya rawat inap SISTEM KARTU), maka bisa dua-dua nya di klaim, dengan catatan tidak melebihi biaya yang dikeluarkan. Jadi sifatnya saling melengkapi kekurangan tagihan satu sama lain. Namun hal ini bergantung juga akan kebijakan masing masing perusahan asuransi.

Contohnya : Tuan A memiliki asuransi BPJS  dan asuransi  KESEHATAN SWASTA. Saat dirawat di rumah sakit Tuan A menggunakan kamar, biaya dokter, oprasi dan obat obatan yang melebihi dari PLAFON BPJS. Untuk MEMBAYAR KEKURANGAN TAGIHANNYA , Tuan A bisa mengklaim ke perusahaan kedua (ASURANSI KESEHATAN SWASTA) TENTUNYA SESUAI DENGAN PLAFON. Hal ini pun berlaku dengan asuransi ketika dua duanya adalah asuransi swasta. Hal penting yang perlu dicatat adalah, pembayarannya

Adapun prosedur pengajuan klaim, adalah dengan cara prosedur di bawah ini (Prosedur di bawah ini adalah prosedur untuk pengajuan double klaim di Asuransi Allianz) :

  1. Apabila Anda mempunyai BPJS , maka asuransi yang pertama yang HARUS di gunakan saat anda dirawat adalah asuransi BPJS, dan kemudian kekurangan pembayarannya Anda bisa klaim ke asuransi swasta lainnya yang Anda miliki. Setelah itu, anda bisa menghubungi asuransi kedua, untuk memberitahukan bahwa Anda sedang melakukan rawat inap. Untuk menghubunginya di kartu kesehatan Anda ada no call center yang bisa dihubungi 24 jam, atau memberitahukan pihak rumah sakit bahwa selain memiliki asuransi BPJS anda pun memiliki asuransi di perusahaan asuransi lain
  2. Ketika akan pulang dari pengobatan atau rawat inap, Anda bisa meminta rincian dari perusahaan asuransi PERTAMA mengenai PERINCIANBIAYA APA SAJA YANG TIDAK DICOVER oleh perusahaan tersebut untuk kekurangannya di klaimkan ke asuransi yang kedua.(Dokumen Asli).
  3. Mintalah COPY-AN KUITANSI KESELURUHAN dari biaya pengobatan yang Anda lakukan, dengan dilengkapi dengan CAP ASLI dari rumah sakit tersebut. Sertakan pula RESUME MEDIS DARI DOKTER yang harus diisi oleh dokter yang formatnya sudah disediakan oleh ASURANSI KEDUA. Lengkapi pula dengan HASIL LAB yang berhubungan dengan pengobatan, untuk disertakan di pengajuan ke ASURANSI KEDUA.
  4. Setelah dokumen yang dibutuhkan untuk klaim ke ASURANSI KEDUA, maka segera kirimkan dokumen tersebut, yang disertai dengan pengajuan KLAIM.
  5. Apabila dokumen telah lengkap, maka Anda tinggal menunggu pencairan dana yang yang akan di trasfer perusahaan Asuransi langsung ke rekening Anda atas kekurangan dana pengobatan.

 KESIMPULANNYA DATA YANG DIBUTUHKAN UNTUK KLAIM KE ASURANSI YANG KEDUA :

  • Perincian biaya yang tidak ditanggung oleh asuransi kesehatan pertama
  • Copian kuitansi biaya keseluruhan pengobatan
  • Form Resume medis dokter (Disediakan oleh asuransi ke dua )
  • Hasil lab yang berhubungan dengan pengobatan (Boleh Copian)
  • Form pengajuan klaim 

Pengajuan DOUBLE KLAIM ASURANSI KESEHATAN itu MUDAH, asalkan Anda tahu caranya dan LENGKAP DATANYA, dan dana Klaim Anda pun akan lebih cepat cair.

Ringkasan Prosedur COB (Coordination Of Benefit) dengan BPJS yang berjalan saat ini adalah:
1. Peserta ikuti prosedur BPJS. Minta rujukan dari puskesmas nya. Masuk RS BPJS.
2. Kalau naik kelas atau ada biaya Medis yang tidak dicover BPJS, bisa diklaim reimburse ke Allianz.
Dokumen yang diperlukan:
a. Form klaim. Minimal diisi bagian Peserta nya saja. Kalau bisa minta dokter isi
b. SEP (Surat Eligibilitas Peserta) BPJS yg dikeluarkan di awal perawatan oleh petugas di BPJS center di RS
c. Resume Medis dari RS. Ini Hak pasien untuk dapat copynya
d. Yang paling penting kuitansi asli dari biaya yang dibayar sendiri. Namanya bayar, tentu berhak atas kuitansi.
Noted:
Bila nasabah membeli rider Flexicare maka tidak perlu kuitansi asli. Tapi butuh resume medis atau surat keterangan RS yg menjelaskan dirawat kapan, dokter siapa & diagnosanya.
Prosedur COB atau Koordinasi manfaat ke asuransi kedua itu mudah.  Asalkan dari perusahaan asuransi pertama sudah lengkap, maka asuransi kedua pasti akan membayar ekses klaimnya.
Bila ingin COB atau koordinasi manfaat dari BPJS ke asuransi swasta juga mudah.  Yang dibutuhkan oleh asuransi swasta adalah dokumen yang lengkap.  Yang menjadi pertanyaan adalah:  apakah BPJS bisa dan mau (dengan mudah) memberikan dokumen yang diperlukan nasabah untuk memenuhi syarat yang diminta oleh asuransi swasta?
Info lebih detail hubungi: Natanael, HP/WA 08113436830

Tinjauan Asuransi Kesehatan Maxi Violet Allianz

Smarthealth Maxi Violet adalah salah satu produk asuransi kesehatan perorangan dari Allianz. Produk ini tergolong asuransi kesehatan murni tanpa investasi, berdiri sendiri (stand alone), dan bersifat tahunan. Tiap tahun bisa diperpanjang sampai maksimum usia 70 tahun.

Dari sisi manfaat, produk ini sama persis dengan askes syariah Allisya Care. Dari sisi premi, Maxi Violet lebih tinggi sekitar 5% dibanding Allisya Care. Perbedaannya, Maxi Violet menyediakan fitur no-claim bonus sebesar 20% jika tidak ada klaim di tahun sebelumnya, dan no-claim bonus ini memotong premi perpanjangan tahun berikutnya. Perbedaan selengkapnya antara Maxi Violet dan Allisya Care bisa dibaca di SINI.

Berikut ini saya sajikan tabel manfaat dan tabel premi Maxi Violet utk manfaat rawat inap.

Tabel Manfaat Rawat Inap Maxi Violet

Tabel Manfaat Allisya Care (Rawat Inap)

Tabel Premi Rawat Inap Maxi Violet (tahunan)

Tabel premi Maxi Violet (Rawat inap)

Jika kita lihat di tabel tersebut untuk usia 16 sampai 25 tahun memiliki besar premi yang lebih mahal dibanding usia lainnya. Begitu juga di usia 51 sampai 70 tahun. Karena di usia 16 – 25 tahun rentang penyakit dan resiko sakit lebih besar. Begitu juga di usia 51 sampai 70 th sangat sering sakit di usia tersebut.

Melihat hal di atas, memang lebih baik kita segera beli polis asuransi kesehatan ini lebih dini.

Info pembukaan polis asuransi kesehatan Maxi Violet hubungi:

Natanael HP/WA 08113436830

 

sumber: https://myallisya.com/2015/03/20/tabel-manfaat-dan-tabel-premi-asuransi-kesehatan-smarthealth-maxi-violet/

Tabel Manfaat Allisya Care

Allisya Care adalah asuransi kesehatan perorangan dengan sistem cashless (memakai kartu). Masa kontrak satu tahun, dapat diperpanjang otomatis hingga usia 70 tahun. Di bawah ini adalah tabel manfaat Allisya Care untuk manfaat dasar Rawat Inap, Rawat Jalan, Persalinan, Rawat Gigi, dan Santunan Harian.

Tabel Manfaat Rawat Inap

Tabel Manfaat Rawat Jalan

tabel-manfaat-rawat-jalan

Catatan:

1.  Produk ini dapat mengikutsertakan seluruh anggota keluarga inti (suami/istri, anak) dalam satu polis, dengan diskon 5%.

2. Dapatkan diskon 10% jika produk ini diambil bersama asuransi jiwa Tapro Allisya Protection Plus.

3.  Dengan batasan tertentu, plan yang diambil dapat berbeda antara manfaat Rawat Inap dan jenis manfaat lainnya. Misal: Rawat Inap Plan E, Rawat Jalan Plan D, Rawat Melahirkan Plan C, Rawat Gigi Plan F, Santunan Harian Plan G, dan lain-lain.

 

Info lebih detail hubungi: Natanael Agen Allianz Indonesia HP/WA 08113436830

Allisya Care (Asuransi Kesehatan Murni)

Untuk menjawab kebutuhan akan asuransi kesehatan yang berdasarkan prinsip syariah, Allianz Life Indonesia menyediakan program asuransi kesehatan perorangan syariah bagi anda dan keluarga, yaitu Allisya Care.

Allisya Care merupakan asuransi kesehatan murni yang berdiri sendiri, bukan rider unitlink, tanpa investasi, dan dilengkapi dengan fasilitas kartu cashless.

Tabel Manfaat Allisya Care

Berikut ini tabel manfaat rawat inap Allisya Care, terdiri dari 8 plan berdasarkan harga kamar di rumah sakit.

Tabel Manfaat Allisya Care (Rawat Inap)

Tabel Premi Allisya Care

Tabel berikut menunjukkan premi tahunan Allisya Care utk manfaat rawat inap berdasarkan plan, jenis kelamin, dan rentang usia.

Tabel Premi Tahunan Allisya Care utk Manfaat Rawat Inap

Keunggulan Allisya Care

  1. Dikelola sesuai syariah di mana para peserta berakad untuk saling menolong satu sama lain.
  2. Dilengkapi dengan fasilitas cashless (gesek kartu) untuk perawatan di rumah sakit jaringan AdMedika di seluruh Indonesia. (Daftar RS jaringan AdMedika dapat dilihat di SINI.)
  3. Dapat menggunakan fasilitas reimburse (penggantian biaya) untuk perawatan di rumah sakit luar jaringan AdMedika.
  4. Dapat ditambah dengan rider rawat jalan, rawat gigi, persalinan, dan santunan harian.
  5. Diskon 5% jika menyertakan anggota keluarga (pasangan dan maksimum 3 anak).
  6. Diskon 10% jika peserta memiliki produk asuransi jiwa unitlink Tapro Allisya Protection Plus.
  7. Akses ke layanan Allianz Medical Hotline 24 jam 365 hari setahun.
  8. Berlaku untuk perawatan di seluruh dunia.
  9. Bergaransi perpanjangan sampai usia 70 tahun.
  10. Tidak ada batasan manfaat tahunan.
  11. Pengajuan polis tanpa seleksi kesehatan.
  12. No claim bonus yang memotong premi perpanjangan jika ada surplus underwriting tahun sebelumnya.
  13. Dilengkapi dengan layanan evakuasi medis darurat.

Ketentuan Umum Allisya Care

Jenis produk Asuransi murni (tradisional), bukan unitlink.
Masa kontrak Satu tahun, dapat diperpanjang tiap tahun.
Mata uang Rupiah
Manfaat dasar Rawat inap
Manfaat tambahan (rider)
  1. Rawat jalan
  2. Rawat gigi
  3. Persalinan
  4. Santunan Harian
Usia masuk tertanggung 15 hari sd 60 tahun (ulang tahun terakhir)
Usia maksimum proteksi 70 tahun (ulang tahun terakhir)
Masa tunggu
  • Sebab kecelakaan: Tidak ada masa tunggu.
  • Sakit biasa: Tidak ada masa tunggu
  • Penyakit khusus: Masa tunggu 12 bulan
  • Preexisting: Dikecualikan permanen.
Kondisi pre-existing (penyakit yang sudah ada sebelumnya) Apabila ada, prexisting yang termasuk penyakit khusus akan dikecualikan secara permanen atau mengakibatkan polis ditolak secara keseluruhan.
Frekuensi pembayaran premi Tahunan
Cara pembayaran premi Transfer atau kartu kredit
Fasilitas pelayanan klaim
  • Cashless (jaringan AdMedika di Indonesia)
  • Reimburse (di luar jaringan AdMedika)
Pilihan plan Ada 8 pilihan plan.A (100rb), B (150rb), C (200rb), D (350rb), E (500rb), F (600rb), G (750rb), H (1jt).
Ketentuan polis keluarga
  • Keluarga inti, yaitu suami/istri dan anak-anak (maksimal usia 18 tahun, atau 23 tahun jika kuliah), maksimal 3 anak.
  • Untuk anak di atas 18/23 tahun, atau untuk orangtua, harus membuka polis sendiri.
  • Plan yang diambil harus sama untuk semua tertanggung.
Koordinasi manfaat (jika memiliki polis askes sejenis di perusahaan lain) Jika askes lain dipakai terlebih dahulu, Allianz hanya akan membayar kekurangannya (jika ada).
Keputusan underwriting (penilaian risiko) Tergantung kondisi kesehatan tertanggung, keputusan underwriting ada 3 kemungkinan:

  1. Diterima standar
  2. Diterima dengan pengecualian
  3. Ditolak
Perubahan polis Perubahan polis meliputi penambahan atau pengurangan peserta, perubahan plan (naik atau turun), dan penambahan atau pengurangan rider.Perubahan polis hanya bisa dilakukan pada saat ulang tahun polis.
Berakhirnya polis
  1. Saat tertanggung mencapai usia 70 tahun
  2. Pembayaran premi terhenti
  3. Pembatalan oleh pemegang polis
  4. Tertanggung meninggal dunia

Mana yang terjadi lebih dulu.

Daftar RS Rekanan Allianz

Daftar RS rekanan Allianz untuk manfaat rawat inap dapat diunduh di SINI.

Cara Pendaftaran Polis

Mengisi Surat Pengajuan Asuransi Kesehatan (SPAK) dengan melampirkan:

  1. Fotokopi KTP tertanggung dan pemegang polis
  2. Fotokopi Akta Lahir (jika ada tertanggung anak)
  3. Fotokopi Kartu Keluarga (jika menyertakan anggota keluarga) atau Buku Nikah (jika suami-istri)
  4. Bukti transfer premi
  5. Salinan resume medis (jika pernah dirawat) atau hasil medical check up (jika ada)

Permohonan Proposal Ilustrasi hubungi Natanael Allianz Indonesia tinggal di Surabaya-Sidoarjo, HP>WA: 08113436830

Tabel Manfaat dan Tabel Premi Asuransi Kesehatan Smarthealth Maxi Violet

Smarthealth Maxi Violet adalah salah satu produk asuransi kesehatan perorangan dari Allianz. Produk ini tergolong asuransi kesehatan murni tanpa investasi, berdiri sendiri (stand alone), dan bersifat tahunan. Tiap tahun bisa diperpanjang sampai maksimum usia 70 tahun.

Dari sisi manfaat, produk ini sama persis dengan askes syariah Allisya Care. Dari sisi premi, Maxi Violet lebih tinggi sekitar 5% dibanding Allisya Care. Perbedaannya, Maxi Violet menyediakan fitur no-claim bonus sebesar 20% jika tidak ada klaim di tahun sebelumnya, dan no-claim bonus ini memotong premi perpanjangan tahun berikutnya. Perbedaan selengkapnya antara Maxi Violet dan Allisya Care bisa dibaca di SINI.

Berikut ini saya sajikan tabel manfaat dan tabel premi Maxi Violet utk manfaat rawat inap.

Tabel Manfaat Rawat Inap Maxi Violet

Tabel Manfaat Allisya Care (Rawat Inap)

Tabel Premi Rawat Inap Maxi Violet (tahunan)

Tabel premi Maxi Violet (Rawat inap)

info pendaftaran hubungi: 

Natanael

HP/WA 08113436830

5 Hal Penting yang Bisa Hilang dari Hidup Manusia (Sebuah Ilustrasi)

 

Gugun GondrongTidak ada orang yang rela uangnya hilang. Tapi jika salah langkah, ada lima hal penting yang bisa hilang dari hidup manusia.

Apakah itu?

  1. Tabungan/investasi
  2. Harta
  3. Harga diri
  4. Penghasilan
  5. Impian

Bagaimana lima hal itu bisa hilang? Silakan lihat ilustrasi berikut.

Ilustrasi

Ada seorang kepala keluarga usia 30-an tahun, kita sebut saja Tuan X. Tuan X memiliki asuransi jiwa murni yang menanggung risiko meninggal dunia dengan UP jiwa 1 miliar. Dia juga mengambil rider kesehatan untuk diri dan keluarganya, plan kamar 500rb per hari. Selain itu, dia pun rutin berinvestasi di reksadana sebesar 1 juta per bulan. Dia sudah melakukannya selama 5 tahun, dan kini uangnya hampir 100 juta.

Dari fakta ini, jelas bahwa Tuan X adalah seorang yang telah sadar berasuransi dan berinvestasi. Bahkan dipisah pula, sesuai saran para perencana keuangan.

Tapi ada satu yang dia lewatkan: proteksi penyakit kritis.

Pada suatu hari, Tuan X pergi ke rumah sakit untuk memeriksakan migrain yang akhir-akhir ini kerap mendera kepalanya. Biasanya pakai obat warung pun selesai, tapi kali ini dia bersikap waspada dengan bertanya langsung ke dokter. Ketika dokter melakukan pemindaian pada kepalanya, tak dinyana, ternyata terdapat tumor sebesar bola pingpong di otaknya. Tumor tersebut telah membangun sarang di tempurung otaknya lebih dari 10 tahun, tanpa dia sadari. Biaya operasi untuk mengangkat tumor tersebut, kata dokter, antara 500 juta sd 1 miliar tergantung rumah sakitnya, dan lebih mahal lagi jika berobatnya di luar negeri.

Tuan X terkejut. Tak menyangka. (Jika anda pun tak menyangka bisa ada tumor sebesar itu tanpa disadari, contohnya dapat dibaca di sini:http://life.viva.co.id/news/read/272466-tumor-otak-sebesar-bola-bisbol).

Tapi tak ada pilihan lain. Jika tak segera dioperasi, nyawa Tuan X terancam.

Maka digunakanlah asuransi kesehatan yang dia miliki, tapi askes tersebut hanya mampu menanggung biaya operasi dan lain-lain tak sampai 100 juta.

Karena masih kurang, dia tariklah semua tabungan dan investasinya. Tapi ini pun hanya sanggup menambahi 100 juta.

Tabungan dan investasi hilang. Ini hilang yang pertama.

Tuan X punya sebuah mobil untuk keperluan sehari-hari ke tempat kerja. Mobil itu terpaksa dijual cepat, laku 100 juta.

Masih kurang. Tuan X pun terpaksa menjual rumahnya yang sebagian masih kredit, juga secara cepat. Laku 150 juta.

Sampai sini, tabungan hilang, harta pun hilang. Ini hilang yang kedua.

Operasi telah mulai dilakukan, tapi karena masih banyak kurangnya, keluarga Tuan X berusaha cari pinjaman sana-sini. Hasilnya tak seberapa, karena ketika sehat pun cari pinjaman itu susah, apalagi di saat sakit.

Di sini, yang hilang dari diri Tuan X adalah harga dirinya. Ini hilang yang ketiga.

Karena Tuan X menjalani operasi dengan dana yang tidak cukup dan tidak segera tersedia (butuh waktu untuk jual mobil dan rumah), maka dia tidak mendapatkan fasilitas terbaik untuk operasinya sehingga penanganan tumornya tidak berlangsung dengan sempurna. Nyawanya memang terselamatkan, tapi kondisinya tidak pulih seperti sediakala. Dia tidak bisa bekerja lagi seperti sebelumnya.

Karena tidak bisa bekerja, maka penghasilan pun hilang. Ini hilang yang keempat.

Biaya hidup tak bisa ditunda. Sang istri harus banting tulang menghidupi keluarga. Anak-anak gagal masuk sekolah favorit. Tak ada lagi rekreasi di masa liburan sekolah. Mimpi naik haji harus dikubur dalam-dalam. Pensiun harus diundur entah sampai kapan. Dan di hadapan Tuan X, jangan sekali-kali bicara soal masa depan.

Karena kini, segala impiannya telah hilang. Ini hilang yang kelima.

Demikianlah kisah Tuan X.

***

Sampai di sini, silakan tarik nafas sejenak sambil merenung:

Tuan X adalah seorang yang sadar berasuransi, tapi nyatanya dia masih bisa mengalami hal seperti itu.

Bagaimana jika orang tidak punya asuransi sama sekali? Yang semacam ini amatlah banyak di negeri kita.

Atau bagaimana jika orang punya asuransi dengan manfaat yang lengkap, tapi UP-nya kecil-kecil? Misalnya, UP penyakit kritisnya hanya 100 juta atau bahkan kurang? Yang seperti ini pun banyak sekali. Dan mereka ini masih berisiko kehilangan lima hal penting dalam hidup.

Bagaimana rasanya jika kelima hal penting tersebut hilang dari diri kita?

Sakit. Sedih. Stres. Dunia jungkir balik.

Jangankan kelimanya sekaligus, satu saja yang hilang, akan sangat terasa pedih-perihnya. Bahkan kehilangan satu hal kecil pun bisa bikin galau tidak karuan. Contoh, pernahkah anda kehilangan HP anda? Ingatkah anda bagaimana rasanya saat itu?

Hikmah

Cerita di atas memang hanya ilustrasi. Tapi ini gambaran yang realistis dan mungkin dialami manusia. Anda pun barangkali tahu atau pernah melihat contohnya. Misalnya, mohon maaf, Gugun Gondrong, artis yang diduga kena tumor otak pada tahun 2008. Dia bukan hanya kehilangan lima, melainkan enam hal penting dalam hidup. Yang terakhir adalah istrinya. (Anda bisa membaca beritanya di sini: http://www.berita8.com/berita/2010/05/lepas-dari-koma-gugun-gondrong-dicerai-istri–)

Hikmah yang bisa diambil:

  1. Punya asuransi jiwa dan kesehatan saja tidak cukup.
  2. Apalagi kalau tidak punya asuransi sama sekali.
  3. Ketika memutuskan berasuransi, berpikirlah untuk risiko yang paling buruk (baca: yang butuh biaya paling besar, yaitu penyakit kritis).
  4. Asuransi penyakit kritis adalah keniscayaan, bukan pilihan.
  5. Pada saat yang sama, UP penyakit kritis haruslah cukup besar.

info pendaftaran/pembukaan polis:

Natanael Agen Allianz tinggal di Surabaya dan Sidoarjo

HP/WA: 08113436830

Memproteksi Diri dan Keluarga Ternyata Mudah

aku n family

Pasangan menikah di usia mapan, pasti sudah matang dalam membuat rencana keuangan bulanan. Seiring pertambahan penghasilan keluarga, biaya rumah tangga pun semakin besar. Mulai dari biaya hidup sehari-hari, ongkos pendidikan anak-anak yang sudah memasuki jenjang kuliah, persiapan pernikahan si sulung hingga dana untuk cek kesehatan Anda dan pasangan yang sudah mulai menua.

 

Seharusnya Anda sudah tidak kalang kabut menghadapi biaya hidup yang semakin menuntut. Sebab, Anda pasti sudah mempersiapkan diri untuk menghadapi segala kemungkinan biaya besar yang akan timbul sejak 10-15 tahun ke belakang. Anda sudah memanfaatkan berbagai produk keuangan mulai dari tabungan, reksadana hingga asuransi. Sehingga uang dan nilai uang Anda terjaga sampai waktu yang dibutuhkan.

Nah, pertanyaannya adalah apakah semua persiapan yang telah Anda lakukan sudah cukup untuk memenuhi kebutuhan? Apakah biaya pendidikan jenjang akhir atau kesehatan yang Anda siapkan sudah sesuai dengan perkiraan? Apakah asuransi yang Anda miliki atau didapatkan dari kantor sudah menanggung segala risiko yang mungkin terjadi?

Kita selalu punya rencana, tapi fakta yang terjadi tak selalu sesuai rancangan. Ketika Anda menghitung kebutuhan sehari-hari dengan cermat, tiba-tiba saja harga bahan pokok melonjak. Begitu pula saat Anda memprediksi kenaikan ongkos pendidikan sebesar 10% setahun, namun ternyata biaya yang harus Anda keluarkan lebih besar dari yang sudah diperkirakan. Jika demikian, Anda akan mengambil uang dari pos pengeluaran lain untuk menutupi biaya yang membengkak. Maka, rusaklah semua perencanaan Anda.

Jika pengeluaran sehari-hari saja menjadi sulit diprediksi, itu tandanya Anda harus siap dengan hal-hal tak terduga lainnya. Misalnya musibah kecelakaan yang mungkin menimpa Anda saat menjalani aktivitas, baik saat bekerja di kantor, beraktivitas di rumah, ataupun ketika bepergian.

Nah, untuk mengantisipasi, Anda harus mengecek lagi asuransi yang dimiliki. Apakah Anda hanya mendaftarkan diri untuk ikut asuransi kesehatan yang memberi manfaat perawatan saat sakit? Apakah asuransi Anda sudah siap mendampingi jika suatu saat terjadi musibah tak terduga? Jika belum, maka Anda harus melengkapi perlindungan diri dan keluarga Anda..

Saya mempercayakan perlindungan kesehatan untuk keluarga saya adalah smartmed premier Allianz.

Keunggulan

1. Pembayaran biaya rumah sakit sesuai tagihan (as charge).

2. Limit tahunan 6 miliar rupiah untuk semua plan.

3. Tidak ada batasan manfaat per penyakit.

4. Fasilitas cashless (gesek kartu) di rumah sakit jaringan AdMedika di Indonesia, Singapura, Malaysia, Thailand, dan Kamboja.

5. Manfaat perawatan berlaku di seluruh dunia.

6. Dapat menyertakan anggota keluarga dalam satu polis, dengan diskon 5%.

7. Klaim mudah dengan akses ke layanan Allianz Medical Hotline 24 jam 365 hari setahun.

8. Penyakit yang sudah ada (pre-existing) ditanggung setelah 2 (dua) tahun.

9. Bila perawatan dilakukan di kamar yang lebih tinggi dari plan yang diambil, berlaku inner limit, bukan prorata atau proporsional.

 

Tabel Manfaat SmartMed Premier

Tabel Manfaat SmartMed Premier

Keterangan:

– Cara membaca tabel di atas: Jika menempati kamar sesuai plan, seluruh biaya selama rawat inap di rumah sakit ditanggung sesuai tagihan, dengan batas maksimum 6 miliar dalam setahun.

– Tapi jika menempati kamar di atas plan yang diambil, atau jika perawatan dilakukan di Amerika Serikat, maka diberlakukan limit dasar (inner limit) untuk tiap item manfaat.

Tabel Premi SmartMed Premier

Tabel Premi SmartMed Premier, Manfaat Rawat Inap (klik untuk memperbesar).

Keterangan:

– Premi belum termasuk administrasi dan meterai 36.000.

– Diskon 5% jika paket keluarga (menyertakan pasangan/anak) dalam satu polis.

Ketentuan Umum Smartmed Premier

Jenis produk Asuransi murni (tradisional), bukan unitlink.
Masa kontrak Satu tahun, dapat diperpanjang tiap tahun.
Mata uang Rupiah.
Manfaat dasar Rawat inap.
Manfaat tambahan (rider)
  1. Persalinan
  2. Rawat jalan & gigi
Usia masuk tertanggung 15 hari sd 75 tahun (ulang tahun terdekat)Khusus rider Persalinan: 16 sd 45 tahun.
Usia maksimum proteksi 80 tahun (ulang tahun terdekat).Khusus rider Persalinan: 46 tahun.
Masa tunggu 30 hari dari tanggal polis disetujui untuk perawatan karena sakit.Untuk perawatan karena kecelakaan tidak ada masa tunggu.

Khusus melahirkan: 280 hari (9 bulan 10 hari).

Frekuensi pembayaran premi Bulanan, triwulanan, semesteran, dan tahunan(Rate lebih mahal untuk premi selain tahunan)
Cara pembayaran premi
  • Untuk cara bayar tahunan dapat menggunakan kartu kredit maupun transfer
  • Untuk cara bayar selain tahunan hanya bisa menggunakan kartu kredit
Fasilitas pelayanan klaim
  • Cashless (jaringan AdMedika di Indonesia, Singapura, Malaysia, Thailand, Kamboja)
  • Reimburse (di luar jaringan AdMedika)
Ketentuan fasilitas cashless
  • Hanya berlaku untuk cara pembayaran premi semesteran dan tahunan.
  • Untuk rawat inap dan persalinan, berlaku di jaringan AdMedika di Indonesia, Singapura, Malaysia, Thailand, dan Kamboja.
  • Untuk rawat jalan dan gigi, hanya berlaku di jaringan AdMedika di Indonesia.
Pilihan plan Ada 10 pilihan plan.Plan A (Kamar 500rb per hari)

Plan B (Kamar 750rb per hari)

Plan C (Kamar 1jt per hari)

Plan D (Kamar 1,5jt per hari)

Plan E (Kamar 2jt per hari)

Plan F (Kamar 2,5jt per hari)

Plan G (Kamar 3jt per hari)

Plan H (Kamar 4jt per hari)

Plan I (Kamar 5jt per hari)

Plan J (Kamar 6jt per hari)

Pilihan co-share
  1. Rawat inap dan persalinan: 0%, 10%, 20%.
  2. Rawat jalan & gigi: 20%.

Co-share: Nasabah ikut menanggung biaya perawatan sebesar persentase (10% atau 20%), selebihnya ditanggung Allianz.

Co-share lebih besar, premi lebih murah.

Pilihan no claim bonus 0%, 20%.Tanpa no claim bonus, premi lebih murah.
Ketentuan polis keluarga
  • Keluarga inti, yaitu suami/istri dan anak-anak (maksimal usia 18 tahun, atau 23 tahun jika kuliah) maksimal 3 anak.
  • Untuk anak di atas 18/23 tahun, atau untuk orangtua, harus membuka polis sendiri.
  • Plan kamar yang diambil harus sama untuk semua tertanggung.
Ketentuan pembayaran klaim sesuai tagihan
  • Hanya berlaku untuk penggunaan kamar sesuai plan yang diambil.
  • Untuk penggunaan kamar di atas plan, berlaku inner limit.
  • Untuk perawatan di Amerika Serikat, berlaku inner limit.
  • Dalam keadaan darurat, jika tidak tersedia harga kamar sesuai plan, member dapat menggunakan kamar dengan harga satu level di atas plan maksimum selama dua hari. Setelah dua hari, member harus kembali ke kamar sesuai plan semula. Jika tidak, akan diberlakukan inner limit.
Penyakit khusus dan HIV/AIDS Berlaku setelah polis berjalan 12 bulan.
Kondisi pre-existing (penyakit yang sudah ada sebelumnya) Dikenakan masa tunggu 24 bulan (ditanggung setelah 24 bulan pertama).
Koordinasi manfaat (jika memiliki polis askes sejenis di perusahaan lain) Jika askes lain dipakai terlebih dahulu, Allianz hanya akan membayar kekurangannya (jika ada). Klaim secara reimburse dengan melampirkan dokumen klaim dari perusahaan lain tersebut.
Keputusan underwriting (penilaian risiko) Tergantung kondisi kesehatan tertanggung, keputusan underwriting ada 5 kemungkinan:

  1. Diterima standar
  2. Diterima dengan ekstrapremi
  3. Diterima dengan pengecualian
  4. Diterima dengan ekstrapremi dan pengecualian
  5. Ditolak
Garansi perpanjangan Tidak ada. Jika pernah klaim, akan dilakukan peninjauan ulang dan berlaku salah satu dari keputusan underwriting sesuai pilihan di atas.
Perubahan polis Perubahan polis meliputi penambahan atau pengurangan peserta, perubahan plan (naik atau turun), dan penambahan atau pengurangan rider.Perubahan polis hanya bisa dilakukan pada saat ulang tahun polis.
Berakhirnya polis
  1. Saat tertanggung mencapai usia 80 tahun
  2. Pembayaran premi terhenti
  3. Pembatalan oleh pemegang polis
  4. Tertanggung meninggal dunia

Mana yang terjadi lebih dulu.

 

Cara Pendaftaran Polis

Mengisi Surat Pengajuan Asuransi Kesehatan (SPAK) dengan melampirkan:

  1. Fotokopi KTP tertanggung dan pemegang polis
  2. Fotokopi Akta Lahir (jika ada tertanggung anak)
  3. Fotokopi Kartu Keluarga (jika menyertakan anggota keluarga) atau Buku Nikah (jika suami-istri)
  4. Bukti transfer premi
  5. Salinan resume medis (jika pernah dirawat) atau hasil medical check up (jika ada)

Pembuatan Proposal Ilustrasi

Untuk mendapatkan proposal ilustrasi produk ini, mohon mencantumkan data-data sebagai berikut:

  1. Nama
  2. Jenis kelamin
  3. Tanggal lahir
  4. Pekerjaan
  5. Merokok/tidak
  6. Data anggota keluarga (nama, jenis kelamin, tanggal lahir) jika ingin disertakan
  7. Plan yang diinginkan
  8. Email
  9. Alamat atau kota tempat tinggal

Data dikirim ke email natanael.albertus@gmail.com

Terima kasih.

Salam,

Natanael

HP/WA: 08113436830