Category Archives: Asuransi Jiwa = Asuransi Kehidupan

Allianz Bayar Klaim Sakit Kritis Dan Meninggal Dunia 2 Miliar

Kali ini saya akan bagikan kesaksian dari salah satu nasabah yang yang baca dari allianz-bayar-klaim-sakit-kritis-dan-meninggal-dunia-2-miliar/

Syukurlah, tuntas sudah tugas saya mengawal pencairan klaim Sakit Kritis dan Meninggal Dunia dari sahabat saya, dengan total nilai klaim UP Rp 2M.

Hari Rabu, 21 Juni2017 seremoni penyerahan klaim Life kepada Ahli waris telah dilakukan.
Setelah sebelumnya pada tanggal 6 Juni2017 saya memberitahukan berita baik tentang pencairan klaim Sakit Kritis.

Bersyukur bisa membantu Ahli Waris untuk mendapatkan haknya yang sudah dipersiapkan oleh Almarhum semasa hidupnya.

Usia polis 10  bulan
Proses klaim life 8 hari kerja.
Autosaving Polis Istri dan Anak sd th 2035

 

Info pendaftaran dan konsultasi hubungi:

Natanael Agen Allianz tinggal di Surabaya-Sidoarjo HP/WA: 08113436830

email: natanael.allianz@gmail.com

UP 2 Miliar TANPA tes medis hingga usia 45th

Terhitung mulai tanggal 1 Juli 2016, Allianz Life Indonesia menerapkan tabel tes medis baru untuk pengajuan asuransi jiwa individu. Dengan tabel baru ini, batas tanpa tes medis mengalami kenaikan dari sebelumnya 1,6M menjadi 2M, dan batas usianya pun naik dari sebelumnya 40 tahun menjadi 45 tahun.

Ketentuan ini berlaku untuk calon nasabah yang sehat tanpa riwayat sakit, dinyatakan melalui jawaban pertanyaan di SPAJ (Surat Permohonan Asuransi Jiwa). Jika ada riwayat sakit, tetap ada kemungkinan diminta tes medis berapa pun UP yang diambilnya.

Kenaikan batasan non-medical test ini tentunya akan semakin memudahkan para nasabah maupun calon nasabah untuk memperoleh uang pertanggungan yang besar di Allianz. Aturan ini berlaku baik untuk produk syariah maupun konvensional, dan penghitungan UP untuk keduanya dipisah.

Selengkapnya tabel tes medis terbaru bisa dilihat di tabel di bawah:

Tabel Tes Medis untuk Dewasa (Usia 18-70 Tahun)

tabel-tes-medis-dewasa

Tabel Tes Medis untuk Anak (Usia 0-17 Tahun)

tabel-tes-medis-anak

Keterangan dan Rincian Tipe Tes Medis

tabel-tes-medis-keterangan

Hal-hal yang baru di tabel tes medis 2016:

  1. Untuk dewasa usia 18 – 45 tahun dan sehat, UP 2M tidak perlu tes medis. Sebelumnya 1,6M dan itu pun sampai usia 40 tahun saja.
  2. Anak-anak usia 0 sd 17 tahun, UP 1,5M tidak perlu tes medis. Sebelumnya 1M.
  3. Untuk segala usia sd 70 tahun, UP 650 juta tidak perlu tes medis.sebelumnya 500 juta.
  4. Akumulasi uang pertanggungan akan dihitung dari nol setelah 2 tahun. Contoh: Bapak A usia 40 tahun punya UP jiwa 1,6 Miliar pada tanggal 1 Januari 2015. Lalu pada tanggal 1 Januari 2017, dia mengambil lagi polis Tapro dengan UP 2M. Maka Bapak A tidak perlu tes medis jika sehat tanpa riwayat sakit.

 

Contoh Ilustrasi

Bagaimana mendapatkan UP 2M dan berapa minimal preminya untuk usia 45 tahun?

Dengan mengombinasikan UP dasar dengan rider Termlife, preminya cukup 1,5 juta per bulan. Ilustrasinya di bawah:

tabel-medis-20161

Keterangan:

  • Jika meninggal dunia sebelum usia 70 tahun, cair UP 2M + nilai investasi
  • Jika meninggal dunia setelah usia 70 tahun dan sebelum usia 100 tahun, cair UP 700 juta + nilai investasi.

 

Bagaimana jika ingin UP 2M sampai usia 100 tahun? Preminya 2,8 juta per bulan.

 

tabel-medis-20162

Pendaftaran polis Asuransi Allianz UP 2 Milyar hubungi:

Natanael Agen Allianz tinggal di Surabaya

HP/WA 08113436830

sumber: info/tabel-tes-medis/

Asuransi Jiwa: Cara Cepat Menyiapkan Warisan dengan Hasil Maksimal

Tahukah anda, asuransi jiwa bisa dipakai untuk mempersiapkan warisan? Malah asuransi jiwa adalah cara mempersiapkan warisan yang paling mudah, cepat, dan hasilnya besar.

Jika anda telah melewati umur 40 tahun, cek harta kekayaan anda, berapa jumlahnya. Dari jumlah itu, hitung berapa yang bisa diwariskan untuk anak-anak anda. Apakah mencapai 1 miliar? Jika sudah, tidakkah anda ingin menambahnya lagi? Siapa tahu di tengah jalan uang itu terpakai oleh anda untuk biaya berobat dsb, sebab semakin tua seseorang, semakin dekat ia dengan dokter dan obat-obatan.

Jika belum mencapai 1 miliar, atau malah jika belum ada sama sekali, tidakkah anda ingin memberikan warisan yang cukup besar untuk anak-keturunan anda, jika suatu saat anda dipanggil Yang Mahakuasa? Dengan warisan yang cukup besar itu, hidup mereka diharapkan dapat lebih baik daripada anda sendiri.

Di kala hidup, anda telah membesarkan dan mendidik mereka. Untuk itu saja mereka wajib berbakti dan memuliakan anda. Bayangkan betapa besar rasa terima kasih mereka kepada anda, orangtua mereka, jika setelah meninggal pun anda masih berbuat baik kepada mereka dengan meninggalkan sejumlah besar warisan yang berharga. Dengan begitu, doa-doa pun akan lebih tulus mereka hadiahkan untuk menyertai perjalanan anda di alam keabadian sana.

Sekarang mari kita berhitung lagi. Berapa lama waktu yang anda butuhkan untuk mengumpulkan 1 miliar? Jika anda berumur 40 tahun, anggaplah anda punya harapan hidup 25 tahun lagi (usia harapan hidup orang Indonesia sekitar 65 tahun). Dalam waktu 25 tahun itu, berapa yang harus anda kumpulkan tiap tahun untuk mencapai 1 miliar? Yaitu sekitar 40 juta setahun. Sanggupkah anda menyisihkan uang 40 juta setahun, atau sekitar 3,4 juta sebulan? Tarohlah anda sanggup. Maka pada usia 65, anda punya uang 1 miliar untuk anak-keturunan anda.

Bagaimana jika umur anda tidak mencapai 65? Berarti yang bisa diwariskan tak lebih sebesar uang yang berhasil anda kumpulkan.

Jika anda berumur 45 tahun, maka perkiraan waktu yang anda punya 20 tahun lagi, sehingga uang yang harus anda tabungkan lebih besar, yakni 50 juta setahun atau 4,2 juta sebulan.

Jika anda berumur 50 tahun, waktu anda sekitar 15 tahun, maka yang harus anda kumpulkan 67 juta setahun atau 5,6 juta sebulan.

Jika anda berumur 55 tahun, waktu anda sekitar 10 tahun, maka setoran anda 100 juta setahun atau 8,3 juta sebulan.

Jika anda berumur 60 tahun, mungkin waktu anda tinggal 5 tahun, maka yang harus anda tabung adalah 200 juta setahun atau 16,7 juta sebulan.

Apakah anda sanggup? Taruhlah anda sanggup, tapi jika ada cara yang lebih murah dan cepat dengan hasil besar, tidakkah anda mau mengambilnya?

Ya, cara cepat itu ada. Yaitu melalui asuransi jiwa. Asuransi jiwa yang berlaku seumur hidup.

Dengan asuransi jiwa, anda yang berumur 40 tahun cukup mengumpulkan uang tiap bulan 1,1 juta, atau per tahun 13,2 juta, maka uang 1 miliar sudah siap anda wariskan sejak pengajuan asuransi anda disetujui. Anda pun tak perlu mengumpulkan selama 25 tahun, melainkan cukup 10 tahun. Total yang anda keluarkan 132 juta, tapi yang anda wariskan 1 miliar plus. Plusnya adalah hasil investasi yang tersedia pada saat warisan dikeluarkan.

Jika anda berumur 45 tahun, maka yang anda kumpulkan cukup 1,5 juta per bulan.

Jika anda berumur 50 tahun, yang anda kumpulkan 2 juta per bulan.

Jika anda berumur 55 tahun, yang anda kumpulkan 3 juta per bulan.

Jika anda berumur 60 tahun, anda cukup menyetorkan 4 juta per bulan.

Dengan program ini, uang 1 miliar sudah anda miliki sejak bulan pertama, siap anda wariskan kapan pun kepada anak-keturunan anda.

Sekali lagi, bayangkan betapa besar rasa terima kasih mereka kepada anda, orangtua mereka, atas warisan yang mereka terima. Bayangkan doa-doa tulus yang akan mereka antarkan untuk menemani anda di alam sana.

Jika anda berumur cukup panjang, katakanlah sampai 70 tahun, 80 atau 90 tahun, uang 1 miliar itu tetap bisa anda wariskan. Malah anda dapat pula menikmati hasil investasi yang jumlahnya melebih total setoran anda, dan bisa jadi melebihi 1 miliar yang anda persiapkan untuk warisan. Hasil investasi ini dapat anda nikmati selagi hidup.

Tertarik?

Usia Muda Saat yang Tepat Untuk Mulai Berasuransi

Pada jurnal Allianz Indonesia, 19 Oct 2016 dijelaskan bahwa usia muda sangat baik memulai memiliki asuransi.

Banyak orang salah persepsi dan beranggapan bahwa asuransi jiwa pada saat masih muda dipandang belum perlu bahkan tidak perlu sama sekali. Apalagi saat masih lajang dan belum memiliki tanggungan. Lalu apakah benar anak-anak muda yang baru menyelesaikan bangku pendidikan & baru meniti karir tidak butuh perlindungan asuransi?

 

Berusia muda, sudah berpenghasilan dan lajang memang menjadi masa yang paling menyenangkan. Dunia terasa bebas karena Anda bisa sesuka hati menggunakan uang yang Anda miliki. Tapi apakah yakin masa depan Anda terjamin? Jangan lewatkan masa muda Anda begitu saja tanpa adanya perlindungan yang pasti.

Sekalipun masih sendiri, Didin Pratik Komara selaku Head of Product Offer Allianz Life Indonesia, menganjurkan agar para lajang yang berusia muda tetap memiliki asuransi. Alasan yang paling mendasar adalah asuransi dapat melindungi Anda dari berbagai risiko. Tentu semua orang tidak ingin membicarakan mengenai kematian, kecelakaan, atau kemalangan lain yang bisa menimpa dirinya. Tapi, semuda apapun usia seseorang, tidak menutup kemungkinan terjadinya risiko-risiko tak terduga dapat menimpa Anda.

Saat lajang asuransi jiwa bukanlah prioritas utama, padahal memiliki asuransi jiwa di usia yang relatif muda merupakan saat yang tepat. Dengan memulai memiliki asuransi sejak dini, Anda akan mendapatkan Uang Pertanggungan (UP) yang relatif tinggi, sementara premi yang dibayarkan relatif kecil dan terjangkau. Mengapa? Karena lebih muda usia seseorang, risiko-risiko akan lebih sedikit tetapi jangan menganggap alasan ini sebagai tidak perdulinya Anda dengan perlindungan diri.

Dengan melihat perkembangan produk asuransi jiwa sekarang ini yang semakin baik dan memiliki manfaat lebih, rasanya memiliki asuransi jiwa sedari dini memanglah suatu keharusan, bahkan untuk lajang sekalipun. Mungkin produk Asuransi jiwa unit link dari Allianz, yakni Smartlink Flexi Account Plus dapat membantu Anda untuk memenuhi kebutuhan masa muda Anda.

Smartlink Flexi Account Plus merupakan produk asuransi yang memiliki dua manfaat, yakni proteksi dan investasi. Meskipun demikian, yang diutamakan dari jenis asuransi ini tetaplah dari sisi proteksi atau perlindungan jiwa, sementara manfaat investasi adalah tambahan dari pengembangan dana yang Anda miliki. Smartlink Flexi Account Plus juga memiliki manfaat perlindungan terhadap penyakit, lebih lengkapnya di sini.

Lalu apakah pantas usia muda dan lajang mengambil asuransi jiwa unitlink ? Tentu saja ya. Manfaat investasi ini sangat cocok bagi Anda yang ingin membangun karir atau usaha di masa muda. Tentunya di usia muda pastinya Anda memiliki banyak keinginan dan impian. Untuk menggapai impian tersebut, makan diperlukan rencana jangka panjang yang tepat. Asuransi unitlink dari Allianz, Smartlink Flexi Account Plus adalah salah satu tindakan yang terbaik.

Dari sisi investasi tentu akan semakin baik hasilnya. Seperti kata pepatah “memanen lebih dahulu, karena lebih awal menabur”, jadi jika memulai lebih awal, Anda akan mendapapatkan manfaat lebih, dibanding mereka yang memulai berasuransi belakangan.

Jadi selagi masih muda, berpenghasilan, dan lajang, dimana kebutuhan hidup belum begitu besar, sebaiknya Anda segera memiliki asuransi jiwa. Asuransi bukan untuk mengkhwatirkan masa depan tapi merencanakan masa depan. Memiliki proteksi merupakan kesempatan emas untuk berinvestasi demi menjamin kehidupan Anda mendatang. Jadi tak perlu menunggu usia tua untuk memiliki asuransi, mulailah dari sekarang.

Jadi selagi masih muda, Terlebih lagi Anda sedang merencanakan hal-hal penting untuk menggapai impian Anda. adalah kunci agar Anda dapat fokus pada hal yang terpenting dalam kehidupan Anda demi kelancaran terwujudnya segala impian dan cita-cita Anda. Asuransi jiwa dapat membantu Anda dalam menjamin kehidupan Anda mendatang, karena tidak ada yang tahu apa yang akan menimpa dan terjadi pada Anda di masa depan.

Info lebih lanjut atau ingin dibuatkan ilustrasi segera hubungi:

Natanael, Agen Allianz Indonesia tinggal di Surabaya-Sidoarjo

HP/WA: 08113436830

 

Alkisah, ada seorang yang …

kebon-binatang

Cerita ini saya peroleh dari facebook dan banyak juga tersebar di grup whatsapp. Terima kasih untuk siapa pun yang menulisnya. Dan mohon maaf saya telah mengedit sedikit agar lebih kontekstual.

membuka bisnis kebun binatang.

Di pintu masuknya, dia pasang tarif tiket 300 ribu rupiah/orang, tapi tidak ada 1 orang pun yang masuk.

Karena beberapa lama tidak ada pengunjung maka harga tiket pun ia turunkan menjadi 200 ribu rupiah, dan tetap tidak ada 1 orang pun mau masuk.

Dikarenakan masih tidak tidak ada juga pengunjung akhirnya ia kembali turunkan tarif tiket menjadi 100 ribu dan tetap tidak ada pengunjung yang masuk.

Akhirnya ditulislah pengumuman:

“MASUK GRATIS”

Kemudian banyak orang yang masuk.

Ketika pengunjung di dalam penuh, si pemilik mengunci pintu keluar kebun binatang, lalu dia membuka semua pintu kandang binatang buas. Singa, Harimau, Serigala, Ular, semua keluar.

Para pengunjung berebutan berlari ke pintu keluar. Tapi di pintu tersebut telah ditulis:

“KELUAR BAYAR 5 JUTA RUPIAH!”

Anehnya, kali ini banyak orang berebut bayar.

Inilah ironi kehidupan. Ketika ditawarkan untuk membayar polis asuransi agar memiliki proteksi, banyak orang tidak mau.

Tapi kalau sudah masuk RS, berapa pun mahalnya biaya RS, pasti akan dibayarnya agar dapat sembuh, sekalipun harus jual aset atau berutang dan cari sumbangan.

Jangan sampai terlambat sahabatku, miliki polis sebelum masuk RS. Jika sudah sakit ingin punya asuransi sudah tidak bisa beli. []

Disadur dari : https://myallisya.com/2016/12/04/masuk-gratis-keluar-bayar/

 

 Konsultasi asuransi gratis, hubungi:

Natanael (Agen Allianz Berlisensi tinggal di Surabaya – Sidoarjo)

HP/WA 08113436830

 

Life Insurance = Asuransi Kehidupan

Pendapat Daniel Haryanto benar bahwa seringkali Life Insurance diterjemahkan sebagai “Asuransi Jiwa”. Namun terjemahan yg tepat untuk Life Insurance adalah “Asuransi Kehidupan”. Jadi “Life Insurance” atau “Asuransi Kehidupan” ditujukan utk menjaga kehidupan manusia tetap berkualitas. #Pendapatan potensial pencari nafkah yg hilang akan digantikan.

Demikian pula investasi waktu & uang untuk mendapatkan suatu keahlian tertentu dapat dilindungi dengan “Asuransi Kehidupan”.

Tidak semua orang butuh “Life Insurance”, hanya orang yg mempunyai cinta dan tanggung jawab yang membutuhkan “Life Insurance”.

Kenapa orang perlu “Life Insurance” :
1. Setiap orang pasti meninggal.
2. Keluarga yg ditinggalkan tetap membutuhkan uang untuk melanjutkan hidup.
3. Saat pencari nafkah meninggal, penghasilan potensialnya akan terhenti.

Life Insurance tidak melindungi jiwa seseorang , tetapi mengganti efek dari terjadinya peristiwa itu.

Jadi yang diasuransikan bukan jiwa tetapi nilai ekonomis, aset dan standard hidup keluarga yg tergantung padanya.

Bukankah ekonomi keluarga, aset dan standard hidup bagian penting dari kehidupan itu sendiri??

Orang membeli Polis Asuransi Kehidupan bukan berarti tidak percaya kepada Tuhan, tetapi karena rasa tanggung jawab atas kehidupan orang-orang yang dipercayakan Tuhan kepada dirinya.

Salam Kehidupan

Natanael Agen Asuransi Allianz Life

HP: 08113436830