Category Archives: Asuransi Jiwa sebagai pelengkap perencanaan keuangan

Lima Hal Penting yang Bisa Hilang dari Hidup Manusia

Di dalam kehidupan manusia, ada lima hal penting yang bisa hilang antara lain;

  1. Tabungan/investasi
  2. Harta
  3. Harga diri
  4. Penghasilan
  5. Impian

Bagaimana lima hal itu bisa hilang?

“Ada seorang kepala keluarga usia 30-an tahun, kita sebut saja Tuan X. Tuan X memiliki asuransi jiwa murni yang menanggung risiko meninggal dunia dengan UP jiwa 1 miliar. Dia juga mengambil rider kesehatan untuk diri dan keluarganya, plan kamar 500rb per hari. Selain itu, dia pun rutin berinvestasi di reksadana sebesar 1 juta per bulan. Dia sudah melakukannya selama 5 tahun, dan kini uangnya hampir 100 juta.

Dari fakta ini, jelas bahwa Tuan X adalah seorang yang telah sadar berasuransi dan berinvestasi. Bahkan dipisah pula, sesuai saran para perencana keuangan.

Tapi ada satu yang dia lewatkan: proteksi penyakit kritis.

Pada suatu hari, Tuan X pergi ke rumah sakit untuk memeriksakan migrain yang akhir-akhir ini kerap mendera kepalanya. Biasanya pakai obat warung pun selesai, tapi kali ini dia bersikap waspada dengan bertanya langsung ke dokter. Ketika dokter melakukan pemindaian pada kepalanya, tak dinyana, ternyata terdapat tumor sebesar bola pingpong di otaknya. Tumor tersebut telah membangun sarang di tempurung otaknya lebih dari 10 tahun, tanpa dia sadari. Biaya operasi untuk mengangkat tumor tersebut, kata dokter, antara 500 juta sd 1 miliar tergantung rumah sakitnya, dan lebih mahal lagi jika berobatnya di luar negeri.

Tuan X terkejut. Tak menyangka. (Jika anda pun tak menyangka bisa ada tumor sebesar itu tanpa disadari, contohnya dapat dibaca di sini:http://life.viva.co.id/news/read/272466-tumor-otak-sebesar-bola-bisbol).

Tapi tak ada pilihan lain. Jika tak segera dioperasi, nyawa Tuan X terancam.

Maka digunakanlah asuransi kesehatan yang dia miliki, tapi askes tersebut hanya mampu menanggung biaya operasi dan lain-lain tak sampai 100 juta.

Karena masih kurang, dia tariklah semua tabungan dan investasinya. Tapi ini pun hanya sanggup menambahi 100 juta.

Tabungan dan investasi hilang. Ini hilang yang pertama.

Tuan X punya sebuah mobil untuk keperluan sehari-hari ke tempat kerja. Mobil itu terpaksa dijual cepat, laku 100 juta.

Masih kurang. Tuan X pun terpaksa menjual rumahnya yang sebagian masih kredit, juga secara cepat. Laku 150 juta.

Sampai sini, tabungan hilang, harta pun hilang. Ini hilang yang kedua.

Operasi telah mulai dilakukan, tapi karena masih banyak kurangnya, keluarga Tuan X berusaha cari pinjaman sana-sini. Hasilnya tak seberapa, karena ketika sehat pun cari pinjaman itu susah, apalagi di saat sakit.

Di sini, yang hilang dari diri Tuan X adalah harga dirinya. Ini hilang yang ketiga.

Karena Tuan X menjalani operasi dengan dana yang tidak cukup dan tidak segera tersedia (butuh waktu untuk jual mobil dan rumah), maka dia tidak mendapatkan fasilitas terbaik untuk operasinya sehingga penanganan tumornya tidak berlangsung dengan sempurna. Nyawanya memang terselamatkan, tapi kondisinya tidak pulih seperti sediakala. Dia tidak bisa bekerja lagi seperti sebelumnya.

Karena tidak bisa bekerja, maka penghasilan pun hilang. Ini hilang yang keempat.

Biaya hidup tak bisa ditunda. Sang istri harus banting tulang menghidupi keluarga. Anak-anak gagal masuk sekolah favorit. Tak ada lagi rekreasi di masa liburan sekolah. Mimpi naik haji harus dikubur dalam-dalam. Pensiun harus diundur entah sampai kapan. Dan di hadapan Tuan X, jangan sekali-kali bicara soal masa depan.

Karena kini, segala impiannya telah hilang. Ini hilang yang kelima.

Demikianlah kisah Tuan X”.

***

Tuan X adalah seorang yang sadar berasuransi, tapi nyatanya dia masih bisa mengalami hal seperti itu.

Bagaimana jika orang tidak punya asuransi sama sekali? Yang semacam ini amatlah banyak di negeri kita.

Atau bagaimana jika orang punya asuransi dengan manfaat yang lengkap, tapi UP-nya kecil-kecil? Misalnya, UP penyakit kritisnya hanya 100 juta atau bahkan kurang? Yang seperti ini pun banyak sekali. Dan mereka ini masih berisiko kehilangan lima hal penting dalam hidup.

Bagaimana rasanya jika kelima hal penting tersebut hilang dari diri kita?

Pelajaran yang diambil:

  1. Punya asuransi jiwa dan kesehatan saja tidak cukup.
  2. Apalagi kalau tidak punya asuransi sama sekali.
  3. Ketika memutuskan berasuransi, berpikirlah untuk risiko yang paling buruk (baca: yang butuh biaya paling besar, yaitu penyakit kritis).
  4. Asuransi penyakit kritis adalah kewajiban, bukan pilihan.
  5. Pada saat yang sama, UP penyakit kritis haruslah cukup besar. []

(Cerita dalam artikel ini diambil dari https://myallisya.com/2013/06/01/5-hal-penting-yang-bisa-hilang-dari-hidup-manusia-sebuah-ilustrasi/

Jika anda ingin mendaftar asuransi sakit kritis, segera hubungi

Natanael Financial Konsultan/Agen Allianz berlisensi

HP/WA 08113436830

email: natanael.allianz@gmail.com

Advertisements

Meringankan Resiko Keuangan Keluarga dengan Berasuransi

Suatu ketika ada seorang bertanya, “Pak, saya sudah ada sakit yakni Hepatitis, apa sakit saya ini ditanggung oleh asuransi, khususnya Allianz?”

“Kalau bapak sebelum ikut asuransi kondisi sudah punya sakit Hepatitis, maka sakit Hepatitis bapak tidak ditanggung alias dikecualikan oleh asuransi Allianz dan juga asuransi lain”.

“Seandainya bapak daftarnya masih sehat dan belum sakit, ya pasti ditanggung oleh asuransi”, Dan jika bapak ingin penyakit Hepatitis bapak dicover/ditanggung oleh Allianz maka ada produk yang bagus yakni smartmed premier. Smartmed premier menanggung/mencover sakit yang sudah bapak alami sebelumnya. Syaratnya, masa kepesertaan polis harus sudah dua tahun.

(Penjelasan tentang smartmed premier yang mencover/menanggung penyakit yang sudah ada sebelumnya bisa di baca di sini smartmed-premier/)

Intinya adalah asuransi itu tugasnya menanggung resiko yang akan terjadi besok, bukan menanggung resiko yang sudah dialami atau riwayat penyakit yang masa lalu. Menanggung dalam hal ini adalah meringakan keuangan kita sebagai pemegang polis. Jadi resiko dalam hal ini adalah resiko finansial atau keuangan.

“Betul pak, saya setiap bulan harus keluar uang Rp 2jt untuk biaya cek / kontrol dan suntik karena Hepatitis saya ini. Yah mungkin sudah takdir Tuhan.”

Kasihan memang mendengar keluhan bapak ini. Sayangnya baru sadarnya terlambat.

Resiko apa saja yang dapat diasuransikan

(1) Meninggal dunia (death) baik secara alamiah (natural death) maupun meninggal pada usia muda karena sakit, kecelakaan (accidental death) dan lain sebagainya.
Setiap orang pasti akan meninggal dunia, meskipun tidak tahu pasti kapan hal tersebut akan terjadi. Kematian pencari nafkah akan berakibat hilangnya sumber pendapatan bagi yang berkepentingan seperti keluarga yang ditinggalkan (istri dan anak anaknya). Oleh karena itu diperlukan jaminan keuangan dalam jangka waktu tertentu selama keluarga yang ditinggalkan belum dapat menyesuaikan diri dengan kondisi baru.

(2) Cacat tubuh (disability) karena sakit atau kecelakaan.
Jika seseorang menderita cacat total dan tetap, mereka tidak dapat bekerja lagi secara permanen sehingga tidak memperoleh penghasilan sama sekali untuk menghidupi dirinya sendiri maupun keluarganya.

(3) Penyakit kritis
Penyakit kritis bisa datang sewaktu-waktu tanpa memandang usia, apakah seseorang itu masih muda atau sudah tua. Penyakit kritis tidak dapat diketahui dengan pasti kapan datangnya.

(4) Umur tua (old age) / Pensiun
Peristiwa hari tua pasti akan terjadi, tetapi berapa lama kehidupan hari tua tersebut berlangsung, tidak bisa diketahui dengan pasti.

Ayo! Sebelum terlambat, mumpung masih sehat, daftarlah asuransi agar resiko pengeluaran keuangan yang besar dan mahal bisa teratasi atau terbantu. 

Silahkan menghubungi Konsultan Asuransi Allianz berlisensi

Natanael

HP/WA 08113436830

email: natanael.allianz@gmail.com

 

Kelebihan Asuransi Allianz yang Menjadi Perhatian Saat memilih Asuransi

Apa sebenarnya kelebihan asuransi Allianz dibanding asuransi lain yang begitu banyak dan pasti semua bagus.

Berikut kelebihan yang bisa didapat dengan menjadi nasabah asuransi Allianz.

PENYAKIT KRITIS (CI100)

1. Pertanggungan s/d usia 100 tahun untuk asuransi penyakit kritis CI100. Hanya di Allianz saja yang berani memberikan perlindungan penyakit kritis sampai usia si tertanggung mencapai 100 tahun. Di asuransi lain, tidak ada yang berani.

2. Tersedia perlindungan terhadap 100 Jenis Penyakit kritis + 2 manfaat tambahan penyakit kritis (Total 102 penyakit kritis sebenarnya). Hebatnya 2 manfaat tambahan penyakit kritis ini malah Uang Pertanggungan (UP) nya tidak mengurangi UP manfaat penyakit kritis sebenarnya.

3. Perlindungan terhadap Terminal Illness di asuransi penyakit kritis Allianz (CI, CI+, CI100). Terminal illness artinya semua penyakit kritis yang telah mendapatkan diagnosa dokter & dokter Allianz dan mereka setuju berdasarkan hasil diagnosa untuk memberikan pernyataan bahwa harapan hidup dari si pasien kurang dari 12 bulan.)

4. Uang Pertanggungan yang diklaim cair sebesar 50% di tahap early stage dan 100% di tahap menengah  dan lanjutan. Bahkan untuk 5 kondisi penyakit kritis yang sangat kritis (catastrophic), Allianz menambahkan 20% dari UP lagi sehingga total UP yang dibayarkan menjadi 120%.

5. Periode Eliminasi 90 hari dihitung sejak polis aktif. Periode eliminasi ini termasuk yang paling singkat dibandingkan di asuransi lain. Asuransi lain ada yang sampai 180 hari bahkan lebih.

TOTAL PERMANENT DISABILITY (CACAT TETAP TOTAL)

6. Uang Pertanggungan dibayarkan 100 % sekaligus.

7. Jika sudah diklaim, manfaat lain seperti CI+ dan CI100 (sakit kritis), Payor, Meninggal, tetap jalan kecuali ADDB (Accidental Death & Disability Benefit).

8. Dicover sampai usia 65 tahun

9. Cacat tetap total tetap dibayar meskipun sudah ada klaim ADDB, CI+, CI100, Payor.

10. Cacat tetap total memiliki Uang Pertanggungan (UP) yang terpisah dari Uang Pertanggungan meninggal dunia/ jiwa. Di Asuransi lain, jika si nasabah terkena cacat tetap total, maka setelah nasabah melakukan klaim dan UP telah diterima maka polis langsung berakhir. Di Allianz, setelah nasabah menerima klaim UP cacat tetap total, polis belum berakhir dan masih tetap mengcover sampai dengan usia 100 tahun atau meninggal dunia (mana yang duluan terjadi)

MENINGGAL DUNIA

11. Uang Pertanggungan yang diterima ahli waris sebesar 100% meskipun sudah ada klaim CI+, CI100, TPD, ADDB & PAYOR kecuali sudah ada klaim CI Accelerated yang UP nya merupakan UP gabungan dengan UP Meninggal Dunia.

12. Untuk kasus bunuh diri atau meninggal dunia karena AIDS, tetap bisa klaim dengan catatan polis asuransinya telah berusia lebih dari 2 tahun. (Untuk kasus bunuh diri, tidak bisa dilakukan klaim di asuransi syariah/ Tapro Allisya Allianz)

ACCIDENTAL DEATH AND DISABILITY BENEFIT (CACAT ATAU MENINGGAL KARENA KECELAKAAN)

13. Dicover sampai usia 65 tahun.

ASURANSI JIWA BERJANGKA (TERM LIFE)

14. Memberikan perlindungan meninggal dunia tambahan sampai dengan usia tertanggung mencapai 70 tahun. Besar UP nya maksimal 2x UP manfaat meninggal dunia dasar.

PAYOR

15. Payor karena kondisi CI+ (sakit kritis) / TPD (cacat tetap total).

16. Payor terjadi di bawah usia 65 tahun.

17. Payor dibagi 2 yaitu : Payor Benefit ( CI+ / TPD ) dan Payor Protection ( Meninggal ). Jika CI+ ditolak, maka masih pemegang polis masih bisa ambil manfaat Payor Protection (meninggal).

18. Payor karena CI+, TPD maupun meninggal dunia, maka setoran premi akan dilanjutkan oleh Allianz sampai dengan si pemegang polis berusia 65 tahun (Seolah olah pemegang polis berusia 65 tahun untuk payor karena meninggal dunia).

SPOUSE PAYOR

19. Spouse Payor karena CI+ (sakit kritis) / TPD (cacat tetap total).

20. Spouse Payor terjadi di bawah usia 65 tahun.

21. Spouse Payor karena CI+, TPD, maka setoran premi akan dilanjutkan oleh Allianz sampai dengan si pasangan pemegang polis berusia 65 tahun.

FLEXICARE FAMILY (CASH PLAN/ SANTUNAN HARIAN RAWAT INAP RUMAH SAKIT)

22. Untuk santunan harian rawat inap rumah sakit Flexicare minimal dirawat inap 1 x 24 jam saja sudah bisa reimburse. Di asuransi lain minimal harus dirawat inap 2 x 24 jam baru bisa reimburse.

23. Cover santunan rawat inap di rumah sakit maksimal 180 hari / tahun

24. Bedah tanpa disertai rawat inap tetap bisa dicover

25. Jika dirawat karena kecelakaan, manfaat yang diberikan sebesar 2 x daripada jika dirawat karena sakit penyakit

26. Tambahan santunan yang dibayarkan secara sekaligus (lump sum) apabila dirawat lebih dari 30 hari berturut turut di rumah sakit.

HOSPITAL & SURGICAL CARE PLUS (HSC +)

27. Manfaat bedah yang diberikan rata rata jumlahnya lebih besar daripada di asuransi lain

28. Mendapatkan manfaat tambahan perawatan kanker, dialisa (cuci darah) dan fisioterapi

29. Rawat jalan yang dilakukan 30 sebelum menjalani perawatan rawat inap rumah sakit juga bisa di klaim.

30. Rawat jalan yang dilakukan 90 hari setelah menjalani perawatan rawat inap rumah sakit juga masih bisa diklaim (dengan catatan untuk kontrol penyakit yang sama dengan penyakit yang diderita saat rawat inap rumah sakit). Di asuransi lain paling lama hanya 30 hari lamanya tetapi Allianz berani mengcover sampai dengan 90 hari setelah rawat inap rumah sakit.

31. Juga mengcover rawat jalan dan rawat gigi darurat yang diakibatkan oleh kecelakaan (perawatan dilakukan dalam tempo 48 jam setelah terjadi kecelakaan dan masih tetap dicover untuk rawat jalan lanjutan samai dengan 14 hari ke depan).

HAL – HAL YANG UMUM

32. Perusahaan Allianz memberikan pengalaman akan proses klaim asuransi yang mudah

33. Biaya asuransi (cost of insurance) pada produk asuransi yang ditawarkan sangat murah

34. Cost of Insurance (COI) / Biaya Asuransi tahun ke 1 dihutangkan dulu oleh Allianz dan baru dibebankan separuhnya di tahun ke 2 dan separuhnya lagi di tahun ke 3. (perhitungan COI sudah termasuk di dalam premi yang dibayarkan, jadi tidak mempengaruhi premi)

35. Biaya administrasi Rp. 26,500 / bulan baru mulai dibebankan di bulan ke 13. (perhitungan biaya administrasi sudah termasuk di dalam premi yang dibayarkan, jadi tidak mempengaruhi premi)

36. Usia masuk maksimal 70 tahun untuk asuransi jiwa.

Banyaknya kelebihan asuransi Allianz membuatnya menjadi pilihan utama bagi yang mencari asuransi yang berkualitas.

Tujuan utama dari mengikuti asuransi adalah sebagai persiapan atau upaya untuk berjaga-jaga terhadap peristiwa yang tidak diharapkan seperti sakit, kecelakaan, ataupun meninggal dunia, sehingga bila hal tersebut terjadi sudah ada asuransi yang menanggung biayanya atau memberikan santunan pada keluarga yang ditinggalkan agar tidak kekurangan.

Jadi salah satu usaha terbaik yang bisa dilakukan untuk melindungi keluarga adalah dengan memiliki asuransi Tapro Allianz.

Pendaftaran atau pembukaan Polis Asuransi Allianz hubungi

Natanael Agen Asuransi Allianz Surabaya-Sidoarjo

HP/WA 08113436830

line: natanael1975

email: natanael.allianz@gmail.com

UP Rp 500jt Hanya Bayar Premi Rp 900rb Perbulan untuk Usia 54 Tahun

Pagi ini saya bertemu clien yang sudah berusia 54 tahun. Saya mulai bertanya dan cerita dengan pertanyaan seperti ini.

“Pak, di Allianz ada program yang memberi warisan Rp 500jt sampai milyaran ke anak dan istri kita jika kita.”

“Program apa pak itu,” pertanyaan balik ini menandakan beliau tertarik.

Singkat cerita, beliau ingin dibuatkan ilustrasi jiwa Tapro Allianz dengan UP untuk diwariskan ke istri dan anak-anaknya sebesar Rp 500jt. Kemampuan budget dibawah Rp 1jt perbulan.

Ilustrasi yang saya sajikan ke beliau sebagai berikut:

hal 1

Di gambar di atas dijelaskan bahwa hanya dengan membayar premi Rp 900rb perbulan, maka nasabah saya yang berusia 54 tahun dapat:

  1. Uang Pertanggungan (UP) Warisan meninggal dunia Rp 200.000.000,- (dua ratus juta rupiah). Uang untuk warisan ini cair jika nasabah saya meninggal sebelum usia 100 tahun. Misal nasabah hidup sampai 100 tahun, manfaat yang dibayar ialah sebesar nilai investasi yang ditabung.
  2. Ditambah TERM Life sebesar Rp 300.000.000,- (tiga ratus juta ruiah). Term life ini cair jika nasabah saya ini meninggal karena sakit atau kecelakaan sebelum usia 85 tahun.
  3. Jika nasabah terjadi resiko (meninggal) di usia sebelum 85 tahun maka yang di wariskan adalah total dari Rp 200.000.000 + Rp 300.000.000 = Rp 500.000.000,-

 

Saya menulis ini untuk orang yang mencintai anak dan istrinya (bagi suami). Dan bagi istri, untuk anak=anaknya. Bagi anak, untuk orang tuanya.

Semoga bermanfaat dan menginspirasi kita berbuat yang berharga sebelum meninggal.

Info lebih detail dan pendaftaran polis Tapro dengan UP Jiwa Rp 500jt hingga 10 Milyar bisa menghubungi

Natanael Agen Asuransi Allianz domisili Surabaya-Sidoarjo

HP/WA 08113436830

email, natanael.allianz@gmail.com

Web: proteksifinancial.com

 

Apakah Asuransi Hanya Menerima yang Sehat Saja?

Salah satu calon nasabah saya sangat kecewa karena beliau diharuskan membayar premi lebih besar dari yang dia perkirakan. Seharusnya premi awal untuk asuransi kesehatan smartpremier tahunan untuk usia 54 tahun adalah Rp 9jt an. Namun, karena konsidinya yang ternyata sakit di dalam karena baru operasi batu empedu, maka pihak UW Allianz meminta beliau membayar loading sebesar 100% sehingga total premi menjadi Rp 18jt pertahun.

Terang saja, beliau mengurungkan niatnya mengambil/beli polis asuransi kesehatan smartmed premier.

“Wah kok mahal pak?” tanyanya.

“Iya pak, ini karena pihak Underwriting Allianz meneliki rekam jejak sakit bapak.”

Kalau begitu saya batalkan saja pak, beli asuransi kesehatan Allianz, masih banyak kok asuransi lain yang menerima saya.” jawabnya.

Baik pak, iya silahkan menghubungi asuransi lain. Mungkin lebih mudah.

Dari cerita di atas kita bisa mengambil pelajaran bahwa disaat sehat seharusnya kita segera membeli proteksi asuransi. Jangan menunggu sakit, baru kita mendaftar asuransi. Mungkin yang menerima asuransi BPJS dari pemerintah saja, dan ini memang sangat saya anjurkan.

Kalau ada pertanyaan terkait loading di asuransi Allianz silahkan hubungi:

Natanael Agen Allianz berlisensi

HP/WA: 08113436830

email: natanael.allianz@gmail.com

Apakah Anda Saat ini Memiliki Banyak Hutang?

Apakah Anda saat ini memiliki banyak hutang seperti hutang kartu kredit, KTA atau cicilan kartu kredit/KTA dan takut jika suatu saat terkena penyakit kritis sehingga tidak dapat bekerja lagi atau jika tiba tiba meninggal dunia, hutang dan angsuran ini semua akan dilimpahkan ke anggota keluarga Anda seperti istri, anak, orang tua maupun saudara? Anda takut akan teror dari debt collector bank atau perusahaan leasing yang meneror Anda setiap saat untuk melunasi hutang Anda padahal Anda sedang dalam kondisi terkena penyakit kritis ( kena kanker, stroke, gagal ginjal, dll) dan tidak bekerja?

Apakah Anda saat ini memiliki cicilan motor, mobil, rumah atau barang lainnya dan Anda kuatir jika suatu saat Anda terkena penyakit kritis sehingga tidak dapat bekerja lagi atau jika tiba tiba Anda meninggal dunia, hutang dan angsuran ini semua akan dilimpahkan ke anggota keluarga Anda seperti istri, anak, orang tua maupun saudara?

– Apakah Anda kuatir jika Anda meninggal tiba tiba karena sakit penyakit atau kecelakaan termasuk dibunuh (karena begal), siapa yang akan merawat istri dan anak anak yang masih kecil? Siapa yang akan menafkahi mereka sepeninggal Anda?

– Apakah Anda merasa kuatir dan takut tidak ada uang disaat Anda divonis oleh dokter kalau Anda terkena penyakit kritis (kanker, gagal ginjal, stroke, buta, dll) yang menyebabkan Anda tidak dapat bekerja lagi untuk mencari nafkah? Anda kuatir tidak ada uang yang banyak untuk membayar biaya pengobatan penyakit kritis yang Anda derita. Ditambah lagi karena sudah tidak bekerja lagi, maka Anda kehilangan pendapatan/ penghasilan untuk bertahan hidup. Padahal selama masih hidup, Anda kan perlu untuk makan, minum, bayar tagihan listrik di rumah, bayar tagihan pulsa telepon, bayar biaya air, bayar biaya sampah, bayar iuran lingkungan,  bayar untuk klebutuhan sandang, bayar sewa rumah, bayar cicilan rumah, bayar cicilan mobil, bayar, biaya cicilan KTA, cicilan kartu kredit, bayar cicilan lain lain, dsb nya.

– Apakah Anda merasa kuatir tidak dapat menafkahi anak anak Anda yang masih kecil untuk biaya pendidikan mereka sampai tamat jika suatu saat Anda divonis terkena penyakit kritis maupun tiba tiba dipanggil menghadap Yang Mahakuasa? Ingat loh, Anda bukan Tuhan. Anda tidak memiliki kuasa apa apa atas hidup Anda. Anda tidak bisa mengubah takdir Anda. Jika Anda ditakdirkan terkena penyakit kritis kelak, maka Anda harus terima kenyataan itu. Jika Anda ditakdirkan untuk mati muda, Apakah Anda bisa protes kepada Tuhan? Gak bisa bukan? Karena kejadian ini di luar kontrol Anda. Menjaga tubuh sehat dengan menjalani pola hidup sehat saja tidak menjadi jaminan kalau Anda bisa berumur panjang. Banyak orang yang meninggal di usia muda karena beberapa sebab. Contohnya mengalami kecelakaan, bencana alam, ditembak oleh perampok, ditikam perampok, dibacok oleh begal, dan lain lain.

– Apakah Anda merasa kuatir jika suatu saat Anda mengalami kelumpuhan dan cacat tetap total dimana Anda mengalami buta kedua belah mata, atau lumpuh kedua belah kaki, maka Anda akan menyusahkan orang lain yang ada di sekeliling Anda? Anda jadi hidup bergantung pada mereka semua dan menjadi beban bagi keluarga Anda. Anda sudah tidak dapat bekerja dan menghasilkan uang, jadi semua biaya hidup Anda ditanggung oleh anggota keluarga Anda.

Bahkan untuk beraktivitas sehari hari seperti makan, mandi, buang air, berpindah tempat pun Anda tidak dapat melakukannya sendiri namun Anda butuh bantuan orang lain. Jika keluarga Anda akhirnya mempekerjakan seorang suster/ perawat untuk merawat Anda, tentunya suster itu juga perlu digaji kan? Tidak mungkin perawat itu bekerja secara cuma cuma kan? Dan uang yang dipakai untuk menggaji suster itu sudah pasti bukan uang Anda pribadi karena Anda kan sudah tidak bekerja dan tidak berpenghasilan lagi.

– Apakah Anda ingin memberikan warisan yang besar dan cukup kepada anak anak Anda? Apakah Anda merasa kuatir akan masa depan anak anak Anda kelak sehingga Anda berniat untuk mempersiapkan warisan uang tunai yang jumlahnya cukup besar bagi mereka? Apakah Anda bingung dan tidak tahu bagaimana cara mempersiapkan uang tunai yang jumlahnya besar ini untuk diwariskan kepada anak anak Anda? Padahal gaji dan penghasilan Anda tidak cukup besar saat ini.

Dan jangan heran mengapa orang orang kaya tetangga saya itu bisa bertambah kaya padahal orang tua atau salah satu anggota keluarga nya baru saja meninggal. Kenapa uang mereka sepertinya tidak pernah habis. Sedangkan di keluarga Anda, jika ada anggota keluarga yang meninggal, malah uang nya malah tambah habis. Anda ingin tahu bagaimana cara orang orang kaya itu mengembangkan uang mereka. Mengapa jika ada salah satu anggota keluarga nya meninggal dunia, maka uang mereka malah semakin bertambah, bukannya semakin berkurang. Apa sih rahasianya?

– Anda mau menukar nasib malang dan kemalangan dengan kompensasi uang tunai, namun tidak tahu apakah ada pihak yang mau memberikan kompensasi untuk nasib malang dan kemalangan Anda. Istilahnya Anda ingin menggadaikan kemalangan Anda. Nasib malang dan kemalangan ini dapat berupa terkena penyakit kritis, cacat tetap total dan meninggal dunia.

Jika menjelang hari raya, biasanya Anda pergi ke toko gadai seperti pegadaian untuk menggadaikan barang barang berharga Anda seperti emas, perhiasan, barang elektronik untuk ditukar menjadi uang tunai. Apakah toko gadai akan menerima nasib buruk yang mbakal menimpa anda seperti penyakit kritis, cacat tetap total maupun meninggal dunia untuk ditukarkan menjadi uang tunai? Gak mungkin bisa. Namun ada juga pihak yang mau menerima nasib buruk dan kemalangan Anda untuk ditukarkan dengan uang tunai.

Jadi cara mainnya adalah jika Anda terdiagnosa penyakit kritis, mengalami kondisi cacat tetap total atau meninggal dunia, maka Anda akan diberikan uang tunai cash keras. Syaratnya mudah yaitu saat Anda ingin ikut program gadai nasib buruk ini, Anda harus dalam keadaaan sehat. Jika Anda sudah sakit baru mendaftar, Anda akan ditolak karena itu artinya Anda curang. Anda mau tahu caranya bagaimana?

– Apakah Anda sadar bahwa suatu saat Anda akan meninggal dunia? Apakah Anda yakin bahwa Anda akan meninggal suatu saat nanti ataukah Anda merasa bahwa Anda bisa hidup abadi? Jika hari ini saya tawarkan kepada Anda suatu penawaran yang menarik dan sudah pasti akan Anda dapatkan apakah Anda mau? Penawarannya seperti ini : Jika Anda meninggal dunia, maka saya akan memberikan uang tunai dalam jumlah besar kepada ahli waris yang Anda tunjuk (keluarga inti) sebagai kompensasi. mengapa say katakan ini adalah penawaran yang menarik dan sudah pasti Anda dapatkan? Ya, karena Anda sudah pasti akan meninggal kan, cepat atau lambat. Meninggal nya kan sudah pasti, hanya waktunya tidak tahu kapan. Benar kan? Lalu jika saat Anda meninggal, ahli waris / keluarga Anda akan diberikan kompensasi dalam bentuk uang tunai, mengapa Anda menolaknya? Apakah Anda mau menerima penawaran yang menarik ini?

Nah, dari semua pertanyaan yang tadi Anda baca, apakah ada pertanyaan yang jawabannya “Ya” ? Jika ada, maka Anda benar benar butuh asuransi Tapro Allianz sekarang juga.

(Sumber: coba-cek-apakah-anda-butuh-asuransi-tapro-allianz-atau-tidak/)

Info pendaftaran dan konsultasi asuransi Allianz hubungi:

Natanael

HP/WA : 08113436830

email: natanael.allianz@gmail.com

Kisah Klaim Nasabah yang Mengalami Penyumbatan 85% di Pembuluh Darah Jantung

 

Klaim CI+ 3M

Pembaca yang budiman, kali ini saya akan berbagi kisah tentang seorang nasabah yang mengalami penyumbatan 85% di pembuluh darah jantungnya.

Gambar di atas adalah seremoni penyerahan klaim secara simbolis pada bulan Oktober 2016 di Medan. Nasabah berusia 51 tahun mengalami penyumbatan 85% di pembuluh darah jantung. Klaim penyakit kritis sebesar 3 miliar dibayarkan oleh Allianz, dilanjutkan dengan pembebasan premi 10 juta per bulan sampai nasabah berusia 65 tahun.

Kisah di balik klaim ini dituturkan oleh sang agen, pasangan suami-istri Bpk Suwanto (kanan) dan ibu Jenni (dua dari kiri):

Awalnya bapak ini tidak percaya akan asuransi. Setiap agen asuransi yang datang selalu dia tolak.

Kami berhasil meyakinkan beliau setelah keponakannya yang sudah menjadi nasabah kami, mengalami kanker dan mengajukan klaim ke Allianz dan prosesnya dibayarkan dengan sangat cepat.

Singkat cerita setelah percaya, ia pun mengambil polis Tapro melalui kami. Sebenarnya dia punya kemampuan untuk mengambil UP 10 miliar. Tapi karena masalah laporan keuangan sedikit ribet, akhirnya diputuskan untuk mengambil 3 miliar dulu dengan premi 10 juta per bulan (usia nasabah waktu itu 49 tahun), dan sisanya direncanakan secara bertahap akan ditambahkan setelah 3 tahun kemudian.

Tapi risiko tak bisa diduga. Ternyata 22 bulan setelah ambil polis, tanpa sengaja saat mengantar mertuanya berobat ke Malaysia, beliau pun iseng sekalian general check up. Dan dokter curiga dengan hasil EKG serta treadmillnya.

Dia pun lalu dirujuk ke dokter spesialis jantung untuk dilakukan kateterisasi. Ternyata penyumbatannya sudah 85% dan jelas sekali di angiogramnya. Padahal orangnya selalu ke gym dan jika melakukan treadmill pun sanggup sampai stage berlari.

Serasa tidak percaya, bapak ini sewaktu masih di Malaysia menghubungi kami di Medan. Seraya masih bercanda, dia berkata, “Saya kena undian.” Waduh, rupanya kena undian divonis penyakit kritis.

Akhirnya kami bantu kirimkan semua form klaim penyakit kritis untuk diisi dokter. Manfaat penyakit kritis yang diambil adalah rider CI+ (perlindungan terhadap 49 penyakit kritis).

Dalam waktu dua bulan setelah klaim dilengkapi, semua klaim dibayarkan dengan cepat oleh Allianz. Bukan hanya itu, melalui manfaat Payor Benefit, premi sebesar 10 juta per bulan pun dibayarkan oleh Allianz mulai nasabah usia 51 tahun sampai usia 65 tahun. Jika dihitung selama 14 tahun berarti manfaat Payor Benefitnya saja sekitar 1,6 miliar.

Lalu masih tersedia pula uang pertanggungan meninggal sebesar 3 miliar, plus hasil investasi.

Dengan kejadian ini, keyakinan dia terhadap asuransi pun semakin bertambah. Dia malah mau nambah lagi punya proteksi, tapi tentu sudah tidak bisa. Akhirnya dia masukkan istrinya juga mengingat pentingnya perlindungan Tapro.

Konsultasi dan pendaftaran pengajuan polis asuransi dengan klaim UP 10 Miliar jika terkena sakit kritis hubungi:

 

Natanael Agen Allianz Indonesia tinggal di Surabaya-Sidoarjo

HP/WA 08113436830

email: natanael.allianz@gmail.com

sumber; allianz-bayar-klaim-penyakit-kritis-3-miliar/