Category Archives: asuransi jiwa

Pembayaran Klaim Santunan Harian Asuransi Allianz

Syukurlah, klaim santunan sakit sebesar Rp 1.500.000 (satu juta lima ratus ribu rupiah) per-hari sudah dibayar dan ditransfer asuransi Allianz ke rekening nasabah saya.

Nasabah masih diberlakukan aturan lama sebesar Rp1.5 juta perhari untuk santunan hariannya, namun untuk tahun ini, santunan harian maksimal Rp1 juta.

Nasabah dirawat inap selama 6 hari sehingga total yang dibayar adalah Rp 9.000.000.

Semoga uang santunan bisa dipakai biaya yang lain.

info lebih detail tentang santunan harian Rp1 juta perhari hubungi saya, Natanael partner anda.

HP/WA 08113436830

Advertisements

85% Keluarga Bangkrut karena Sakit Kritis



Jika dihadapkan pada kenyataan misalnya, tiba-tiba istri, atau suami atau anak anda terdiagnosa sakit kritis. Anda pasti akan berusaha mengupayakan segala biayanya.

Apa itu sakit kritis? Sakit kritis adalah penyakit yang jika terkena membutuhkan biaya besar dan bersifat berkelanjutan. Contohnya, kanker, jantung, atau sakit karena komplikasi diabetes, gagal ginjal. Berapa biayanya. Biayanya yang pasti sangat besar. Asuransi kesehatan yang anda miliki mungkin tidak mencukupi.

Penyakit kritis bisa menyerang siapa saja tanpa pandang jenis kelamin dan usia. Pria bisa kena, wanita pun bisa. Tua bisa kena, muda pun bisa.

Penyakit kritis bisa menimbulkan hilangnya produktivitas atau kemampuan bekerja yang tentunya berpengaruh pada penghasilan dan gaya hidup.

Penyakit kritis tidak melulu soal penyakit (yang membuat banyak orang muda dan sehat berpikir bahwa penyakit kritis masih jauh), tapi bisa juga karena kecelakaan, seperti kelumpuhan, trauma kepala serius, koma, buta, bisu, tuli.

6 Fakta tentang Asuransi Penyakit Kritis

  1. Asuransi penyakit kritis BUKAN PERTOLONGAN PERTAMA pada sakit atau rawat inap. Pertolongan pertamanya tetaplah uang sendiri atau asuransi kesehatan. Jadi dana darurat dan asuransi kesehatan tetap perlu dimiliki.
  2. Asuransi penyakit kritis adalah PERTOLONGAN LANJUTAN untuk biaya perawatan penyakit kritis, ketika uang sendiri tidak mencukupi dan limit asuransi kesehatan sudah tak memadai.
  3. Asuransi penyakit kritis adalah PERTOLONGAN LANJUTAN UNTUK BIAYA PEMULIHAN penyakit kritis, yang biasanya bersifat rawat jalan dan tidak ditanggung oleh asuransi kesehatan rawat inap.
  4. Asuransi penyakit kritis adalah juga PENGGANTI PENGHASILAN ketika penyakit kritis yang diderita menimbulkan dampak hilangnya produktivitas sehingga tidak bisa bekerja lagi. Di sinilah nilai penting asuransi penyakit kritis yang tidak bisa digantikan asuransi kesehatan sebagus apa pun.
  5. Asuransi penyakit kritis TIDAK MENYEDIAKAN FASILITAS KARTU CASHLESS. Yang menyediakan fasilitas kartu cashless adalah asuransi kesehatan rawat inap. Klaim asuransi penyakit kritis dilakukan secara “reimburse” tetapi tanpa menyertakan kuitansi karena uang klaim diberikan tanpa melihat besarnya biaya di rumah sakit.
  6. Asuransi penyakit kritis memberikan bantuan dalam bentuk UANG TUNAI sebesar uang pertanggungan yang diambil atau sesuai ketentuan produk. Yang namanya uang tunai, penggunaannya bebas terserah yang menerima. Bisa untuk bantu biaya berobat, bisa untuk biaya hidup, bisa untuk biaya sekolah, atau bahkan buat liburan.

Setelah membaca artikel ini, bagaimana menurut anda, asuransi penyakit kritis itu penting ataukah sangat penting?

Info lebih lanjut atau ingin konsultasi hubungi saya,

Natanael, Konsultan Asuransi Jiwa dan Kesehatan tinggal di Surabaya dan Sidoarjo, Jawa Timur.

HP/WA 08113436830

Kasus-Kasus Bagi yang Berumur Pendek

Di lingkungan sosial sekitar, saya melihat bahwa dalam hal kesiapan finansial, banyak orang yang tidak mempersiapkannya denhan sungguh-sungguh. Ada banyak kasus keluarga yang ditinggal mati oleh kepala keluarganya, kehidupan keuangannya menjadi kacau dan tergantung pada uang pensiun setiap bulan yang jumlahnya tidak seberapa.

Kita tidak bisa memprediksi umur manusia. Tidak pandang beriman maupun tidak beriman, laki – laki atau perempuan, kaya maupun miskin, tinggal di kota maupun di desa, memiliki polis asuransi atau tidak, tidak ada yang dapat menghindari dari resiko meninggal pada umur pendek. Terlebih lagi pola makan dsn kerusskan lingkungan telah ikut ambil bagian dalam memperpendek usia manusia.

Bandingkan, kaum lansia di desa masih bekerja di sawah kendati usia 70 tahun. Namun, di kota besar, orang baru berusia 60 tahun saja sudah sakit-sakitan.

Saya punya teman yang meninggal dunia selesai berolahraga. Beliau meninggalkan seorang istri dan tiga anak laki2. Pihak gereja hanya bisa menyantuni sebesar Rp 2 juta. Selebihnya, rekan-rekan mengumpulkan sumbangan ala kadarnya dan hanya bisa sekali sesaat setelah yang berssngkutan dikuburkan. Selebihnya, kami hanya bisa mendoakan.

Di komplek tempat tinggal saya, setiap warga yang meninggal hanya mendapat santunan sebesar Rp200 ribu. Gaji para pegawai sipil dipotong Rp20.000 untuk membayar premi asuransi yang uang santunannya tidak mencapai Rp3 juta.

Seorang rekan saya yang lain meninggal di rumah sakit karena kanker juga memperoleh santunan yang tidak banyak. Ada juga yang cukup memprihatinkan, yakni teman saya yang berdomisili Tangerang meninggal di runah sakit, selain tidak meninggalkan polis asuransi, keluarga juga harys menyelesaikan biaya rumah sakit yang mahal.

Seorang rekan lain yang bekerja di kantor pemerintah meninggal dalam usia muda, hanya meninggalkan polis Asuransi Jiwa Bersama yang jumlahnya tidak seberapa untuk melunasi hutangnya di sebuah Bank. Selebihnya, anak yang ditinggalkannta, yang memasuki usia sekolah, hanya bisa mengharapkan santunan dari kakek dan neneknya.

Jika kepala keluarga si pencari nafkah meninggal pada usia muda, beberapa kemungkinan yang terjadi:

– Hilangnya sumber mata pencaharian keluarga.

– Istri harus bekerja menggantikan tugas suami, akibatnya perhatian terhadap perkembangan anak jadi berkurang.

Solusi mengatasi hal tersebut adalah segera ambil polis asuransi dengan program Uang Pertanggungan yang bisa membayar hutang dan bisa sebagai modal hidup istri serta anak kita.

Uang Pertanggungan yang ditawarkan, misal asuransi Allianz mulai Rp1 Milliar. Berapa preminya yang harus dibayar? Premi besarnya tergantung usia. Usia muda premi lebih murah daripada ikut saat usia sudah tua.

Kesimpulannya,

– Kematian tidak memandang usia.

– Kematian pencari nafkah tidak saja menghentikan penghasilan keluarga, tetapi juga menimbulkan dampak lain.

– Asuransi jiwa tidak menggantikan jiwa orang yang diasuransikan tetapi menggantikan penghasilan yang hilang dari tertanggung.

Info pembukaan polis Asuransi Jiwa hubungi saya,

Natanael Konsultan Asuransi Allianz Life tinggal di Surabaya dan Sidoarjo,

HP/WA 08113436830

email. natanael.albertus@gmail.com

Tiga Penyakit Kritis dengan Biaya Pengobatan Tinggi dan Solusi Mengatasi Biayanya

https://lifestyle.kompas.com/read/2016/08/06/173500723/Tiga.Penyakit.Kritis.dengan.Biaya.Pengobatan.Tinggi

Seperti liputan KOMPAS.com – menulis bahwa dalam laporan organisasi kesehatan dunia (WHO), di tahun 2020 tiga perempat kematian di negara berkembang disebabkan oleh penyakit kritis. Dari beberapa penyakit kritis, ada tiga yang memiliki presentase cukup tinggi yaitu penyakit jantung dengan 70 persen, stroke dengan 75 persen, dan diabetes dengan 70 persen. Wah, kita perlu hati-hati dengan ketiga penyakit kritis ini!

Namun, tidak hanya itu saja, selain berisiko tinggi terhadap kematian, penyakit kritis juga memiliki biaya pengobatan yang tinggi. Hasil survei Global Medical Trend yang diadakan oleh Willis Tower Watson, sebuah perusahaan konsultan internasional pada April 2016, menyatakan adanya kenaikkan tarif medis dunia sekitar 8 persen dan akan terus berkembang.

Berikut biaya pengobatan yang harus dikeluarkan pasien dan keluarganya akibat tiga penyakit di atas menurut Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI:

1. Penyakit jantung

Penyakit ini disebabkan tersumbatnya aliran darah ke jantung. Dari kurang lebih 232.000 kasus penyakit jantung membutuhkan dana sekitar Rp1,82 triliun. Hal itu masih bisa bertambah tergantung jenis penyakit jantung yang diderita pasien. Seperti biaya katerisasi jantung yang membutuhkan Rp7 juta sampai Rp12 juta. Atau pemasangan ring pada jantung yang menelan harga Rp45 juta sampai Rp75 juta.

2. Stroke

Sama dengan penyakit jantung, stroke disebabkan oleh penyumbatan aliran darah. Bedanya hal ini terjadi di otak manusia. Sehingga pasien bisa mengalami cacat seumur hidup. Terdapat sekitar 172.000 kasus untuk penyakit stroke dengan jumlah biaya kurang lebih Rp 794 miliar.

3. Diabetes

Jenis penyakit ini tidak bisa dianggap remeh. Biaya yang dibutuhkannya cukup tinggi dibanding penyakit kritis lainnya. Sekitar Rp319.000 miliar. (https://lifestyle.kompas.com/read/2016/08/06/173500723/Tiga.Penyakit.Kritis.dengan.Biaya.Pengobatan.Tinggi)

Nah, ini sekilas tentang biaya pengobatan yang cukup membuat kantong kita habis. Bagaimana solusinya?

Solusinya adalah anda harus lekas ikut program perlindungan keuangan yakni ikut asuransi yang menanggung atau membayar/ memberi santunan jika kita atau keluarga kita terkena sakit kritis. Misalnya program CI100 punya asuransi terbesar di dunia Allianz Life.

Apa itu CI100? CI100 memiliki sejumlah manfaat antara lain:

Menangggung 100 jenis kondisi penyakit kritis mulai tahanp awal hingga akhir. lihat tabel ini:

Selengkapnya tentang Rider CI100 bisa dibaca di bawah ini. 

ci100-1
ci100-2
pengecualian-ci100
100 Ci 1
100 Ci 2

Bagusnya program ini tidak mengurangi Uang Pertanggungan anda.

Info lebih detail atau ingin ilustrasi lebih jelas bisa saya buatkan. Tinggal hubungi saya, Natanael Partner Anda menuju sukses (saya berdomisili Surabaya dan Sidoarjo, jadi jika ada yang ingin bertemu saya silakan buat janji dulu)

HP/WA 08113436830

email: natanael.albertus@gmail.com

Apa Biaya Sakit Anda Ingin Dicover Sesuai Tagihan Rumah Sakit?

Bosan nombok terus saat kita dirawat di rumah sakit. Namun kabar baik setelah bulan Januari 2019, Allianz Life Indonesia meluncurkan produk asuransi kesehatan terbaik di kelas premium, yaitu rider Hospital & Surgical Care Premier

Keunggulan

Rider HSC Premier memiliki sejumlah keunggulan antara lain:

  1. Menanggung biaya perawatan SESUAI TAGIHAN (as charged).
  2. Plan didasarkan pada jumlah tempat tidur, bukan harga kamar.
  3. Akomodasi untuk pendamping bagi pasien di bawah usia 15 tahun dan di atas 55 tahun.
  4. Menanggung transplantasi dan donor organ
  5. Menanggung perawatan kanker dan cuci darah sesuai tagihan
  6. Menanggung kondisi penyakit yang sudah ada (preexisting) setelah 24 bulan.
  7. Memberikan santunan tunai hingga 500 juta untuk penyakit katastropik
  8. Menanggung pengobatan tradisional China
  9. Menanggung peralatan medis dan anggota tubuh buatan.
  10. Menanggung perawatan paliatif (perawatan untuk penyakit yang tidak diharapkan dapat sembuh)
  11. Dilengkapi opini medis kedua (expert medical opinion)
  12. Dilengkapi manfaat booster untuk menambah limit tahunan.
  13. Klaim dapat dilakukan secara cashless di seluruh dunia (untuk plan Infinite)
  14. Klaim reimburse dapat dilakukan secara online melalui aplikasi Allianz Eazy Claim.

Tabel Manfaat

Rider HSC Premier memiliki 5 pilihan plan, yaitu Silver, Gold, Platinum, Titanium, dan Infinite. Plan dibedakan berdasarkan jumlah tempat tidur, wilayah pertanggungan, dan limit tahunan. Selengkapnya dapat dilihat pada tabel manfaat berikut:

tabel manfaat hsc premier 1
tabel manfaat hsc premier 2

Ketentuan Umum

Nama produkRider Hospital and Surgical Care Premier (HSC Premier)
Jenis produkRider (asuransi tambahan) pada asuransi jiwa unitlink
Manfaat produkRawat inap dan pembedahan, dilengkapi dg:– Manfaat rawat jalan terkait rawat inap– Manfaat rawat jalan darurat– Manfaat penyakit kritis– Manfaat tambahan lainnya(Selengkapnya lihat Tabel Manfaat HSC Premier)
Produk dasar– Tapro Allisya Protection Plus (syariah)– Tapro Smartlink Flexi Account Plus(konvensional)
KontrakMengikuti produk dasar
Mata uangRupiah
Usia masukMulai 30 hari sd 70 tahun
Masa perlindunganTersedia pilihan mulai usia 50, 60, 70, 80, 90, sd usia 99 tahun
Pilihan plan(didasarkan pada jumlah tempat tidur, wilayah perlindungan, dan limit tahunan)Ada 5 plan:1. Silver (2 tempat tidur, Indonesia & Malaysia, limit 1,5M)2. Gold (1 tempat tidur, Indonesia & Malaysia, limit 3M)3. Platinum (1 tempat tidur, Asia, limit 5M)4. Titanium (1 tempat tidur, seluruh dunia kecuali USA, limit 7,5M)5. Infinite (1 tempat tidur, seluruh dunia, limit 12,5M)
Persyaratan UP dasarSyarat minimal UP jiwa dasar untuk setiap plan:1. Silver => minimal UP 100 juta2. Gold =>  minimal UP 200 juta3. Platinum => minimal UP 300 juta4. Titanium => minimal UP 400 juta5. Infinite => minimal UP 500 juta
Masa tungguMasa tunggu dibedakan berdasarkan sebabnya:– Kecelakaan => tanpa masa tunggu– Penyakit biasa => masa tunggu 30 hari– Penyakit khusus => masa tunggu 12 bulan– Penyakit yang sudah ada => masa tunggu 24 bulan
Cara klaim– Cashless di RS rekanan Allianz di wilayah perlindungan– Reimburse di luar RS rekanan Allianz di wilayah perlindungan
Klaim di luar wilayah perlindunganHanya berlaku untuk kondisi darurat atau karena kecelakaan.

Cara Pendaftaran Polis

Untuk mendaftar produk ini, caranya mengisi SPAJ (Surat Permohonan Asuransi Jiwa) dengan melampirkan dokumen sbb:

  1. Fotokopi KTP calon tertanggung/pemegang polis
  2. Akta lahir (untuk calon tertanggung anak)
  3. Dokumen lain jika diperlukan

Info lebih lanjut atau ingin ilustrasi hubungi saya, Natanael (Partner anda) HP/WA 08113436830

Mengenal Penyakit Pre Existing Condition dalam Asuransi

Apakah Anda ingin memiliki asuransi tapi sudah ada riwayat sakit penyakit sebelumnya (penyakit pre existing condition)? Tenang, perusahaan asuransi Allianz masih dapat menyetujui pengajuan asuransi yang Anda lakukan tetapi tentunya dengan beberapa persyaratan tertentu.

Dalam asuransi terdapat istilah pre-existing condition, yaitu kondisi di mana Anda sudah terdiagnosis atau memiliki riwayat  penyakit tertentu pada saat mendaftar ke asuransi. Dengan kondisi seperti ini, pada umumnya perusahaan asuransi dapat menerima Anda sebagai nasabah dengan persyaratan tertentu.

Persyaratan tertentu itu antara lain Anda akan tetap dapat mendapatkan perlindungan asuransi namun dengan substandard alias penambahan jumlah premi yang dibayar. Atau bisa juga untuk penyakit pre existing condition tersebut akan dikecualikan dari manfaat yang akan dicover.
Atau yang paling parah, bisa juga pengajuan asuransi Anda akan ditunda atau bahkan ditolak sama sekali. Yang melakukan screening ini adalah pihak underwriter yang bekerja di perusahaan asuransi. Jika dibandingkan dengan bank, underwriter ini ibaratnya seperti analis kredit.
Bedanya analis kredit tugasnya adalah memfilter/ menyaring pengajuan/ permohonan kredit yang masuk apakah layak untuk disetujui permohonan kreditnya atau ditolak. Pengajuan kredit ini disetujui atau ditolak tergantung pada kemampuan dan kesehatan finansial dari si calon peminjam dana (debitur).

Sedangkan kalau di asuransi, yang menjadi tolok ukur diterima atau ditolaknya suatu permohonan asuransi adalah kondisi kesehatan dari si calon tertanggung. Oleh karena itulah, sangat penting sekali untuk membeli asuransi sejak dini. Jangan tunggu sampai sudah kena sakit penyakit, karena proses pengajuan asuransi Anda pasti akan lebih ribet dibandingkan dengan jika saat pengajuan kondisi kesehatan Anda masih prima.

Selain harga premi yang akan Anda bayar kelak bisa menjadi lebih mahal (karena kena extra premi), ada kemungkinan juga pengajuan asuransi Anda akan ditolak. Jadi jangan pernah menunda nunda untuk membeli asuransi. Lalu kapankah waktu yang tepat untuk membeli asuransi?
Waktu yang tepat untuk membeli asuransi Allianz adalah SEKARANG, BUKAN BESOK ATAU BAHKAN LUSA.


Karena kita tidak pernah tahu apa yang akan menimpa kita besok. Jadi lebih baik sedia payung sebelum hujan. Asuransi itu ibarat sebuah payung. Punya payung bukan berarti Anda bebas dari hujan. Tetapi payung menjamin Anda tidak basah karena hujan. Asuransi tidak menjamin Anda bebas dari risiko sakit. Tetapi asuransi akan jamin memberikan Anda uang cash di saat risiko sakit kritis datang dalam hidup Anda.


Apa sih hal yang Anda butuhkan di saat Anda terkena penyakit kritis?
Apakah Anda butuh obat obatan untuk dikonsumsi agar sembuh? Apakah Anda butuh penanganan dari dokter? Apakah Anda perlu dirawat intensif di rumah sakit? Apakah Anda membutuhkan istirahat yang cukup dan melepaskan segala kegiatan/ pekerjaan Anda? Apakah Anda butuh refreshing untuk jalan jalan agar Anda tidak terlalu stress memikirkan penyakit yang Anda derita? Apakah Anda mengkuatirkan nasib anak anak Anda yang masih kecil dan masih bergantung pada Anda sedangkan saat ini Anda sendiri sudah terkena sakit kritis dan tidak bisa bekerja lagi seperti biasanya?


Dari semua hal yang disebutkan sebenarnya Anda hanya butuh 1 benda yang dapat mengatasi semua kebutuhan dan kekuatiran Anda di atas. Benda apakah itu? Nama benda itu adalah UANG alias DUIT atau dalam bahasa inggris disebut MONEY. Nah siapa yang akan kasih UANG ini kepada Anda di saat Anda sakit? Yang akan berikan adalah ALLIANZ.


Jadi jika Anda sudah terdaftar di Allianz, Anda tidak perlu pusing lagi memikirkan hal ini karena ALLIANZ sudah menyediakan uang ini untuk Anda. Begitu Anda di vonis dokter kalau Anda terkena penyakit kritis, maka Anda dapat melakukakan klaim ke Allianz dan Allianz akan memberikan Uang Pertanggungan sebesar yang telah disepakati sebelumnya.
Jangan Anda sudah sakit dan terkena penyakit kritis, baru Anda sibuk menelepon saya untuk mendaftar asuransi. Maaf sekali, jika kasusnya demikian, saya tidak dapat membantu Anda. Nasi sudah menjadi bubur. Tidak mungkin lagi dikembalikan menjadi nasi.


Jika kejadiannya demikian, Anda hanya bisa berusaha menggunakan uang pribadi Anda sendiri. Perjuangan Anda melawan penyakit yang Anda derita, hanya akan ditentukan oleh seberapa banyak kemampuan finansial Anda untuk menopang kebutuhan Anda dalam menghadapi penyakit ini.
Ingat, selain biaya pengobatan, Anda juga harus memikirkan biaya hidup sehari hari. Jika Anda tidak punya simpanan uang yang memadai, Anda hanya bisa pasrah terima nasib saja jika sampai kejadian naas ini menimpa Anda. Jika Anda ikhlas, coba tanyakan kepada keluarga dan orang orang terdekat Anda seperti orang tua, saudara, istri maupun anak anak Anda. Apakah mereka ikhlas kehilangan Anda? Apakah mereka ikhlas melihat Anda berhenti berjuang dan kehilangan semangat hidup?


Jika Anda sudah memiliki istri dan anak anak yang masih kecil, terpikirkah oleh Anda bagaimana nasib mereka kelak sepeninggal Anda? Oleh sebab itu, jangan lah bersikap egois. Selagi masih muda dan belum sakit, belilah asuransi Allianz sekarang juga.


Kembali lagi ke masalah pre existing condition tadi. Status pre-existing condition dapat ditiadakan oleh perusahaan asuransi apabila Anda telah menjadi nasabah dalam jangka waktu tertentu dan tidak ada lagi laporan klaim maupun mengalami perawatan untuk penyakit yang masuk dalam daftar pre-existing condition sebelumnya.


Setelah melewati masa tunggu tersebut, maka status pre-existing disease dapat dicabut oleh perusahaan asuransi. Di Allianz, untuk jenis produk asuransi kesehatannya yang memberlakukan masa tunggu untuk kondisi penyakit pre existing condition namanya adalah Smartmed Premier dimana untuk penyakit pre existing condition akan dicover setelah 2 tahun usia polis.


Sebagai contoh, Anda pernah terdiagnosis penyakit jantung tapi Anda sudah dinyatakan sembuh setahun yang lalu. Kemudian, asuransi kesehatan Smartmed Premier dari Allianz Anda memiliki kebijakan masa tunggu pre-existing condition selama 2 tahun. Berarti Anda harus menunggu selama 2 tahun lagi dan jika masalah kesehatan jantung Anda tidak pernah muncul lagi, barulah asuransi nya akan mengcover untuk penyakit tersebut.
Masa tunggu setiap pe

nyakit dan kebijakan perusahaan asuransi berbeda-beda, jadi bila Anda pernah memiliki riwayat penyakit tertentu, segera tanyakan kebijakan pre-existing condition dari perusahaan asuransi yang Anda minati. Yang pasti, semua perusahaan asuransi akan mengecualikan kondisi penyakit pre exiting condition.


Di Allianz sendiri, untuk asuransi kesehatan lain selain SmartMed Premier, untuk kondisi penyakit pre existing condition akan di kecualikan permanen selamanya. Untuk asuransi jiwa nya sendiri bisa saja diberlakukan tambahan extra premi atau bahkan pengajuan asuransi nya sama sekali ditolak tergantung dari tingkat keparahan dari kondisi pre existing condition yang telah diderita tersebut. Makanya jangan anggap remeh dengan segala sakit penyakit.


Jika Anda merupakan calon orang tua yang sebentar lagi akan mendapatkan momongan, saya sangat menyarankan Anda untuk segera membelikan asuransi untuk buah hati Anda. Saat mereka dilahirkan di dunia, sudah sepantasnya sebagai orang tua Anda akan senantiasa melindungi mereka dari segala bahaya yang bakal mengancam jiwa mereka. Namun jika bahaya yang mengancam itu di luar kuasa Anda untuk melindunginya, bagaimana? Ya, pakailah bantuan asuransi Allianz.
Premi asuransi untuk anak kecil harganya tidak terlampau mahal. Anda tidak akan bangkrut hanya gara gara Anda membayar premi asuransi untuk anak setiap bulannya. Mungkin pengeluaran Anda untuk membeli keperlua bayi anda seperti susu dan pampers jauh lebih besar daripada biaya premi asuransi untuk anak itu sendiri.


Jika anak sakit, biaya yang akan Anda keluarkan kelak akan jauh lebih besar nantinya jika Anda tidak memiliki asuransi. Jika bisa pakai uang dari asuransi, mengapa mau pakai uang dari kantong sendiri untuk berobat?
Yang tak kalah penting lagi tentang masalah pre existing ini adalah, pastikan Anda selalu mengisi SPAJ (Surat Permohonan Asuransi Jiwa) ataupun SPAK (Surat Permohonan Asuransi Kesehatan) dengan sejujurnya, agar tidak terjadi masalah penolakan klaim di kemudian hari.
Jujur di sini dalam arti Anda tidak berbohong dan tidak menutupi tentang kondisi penyakit pre existing yang telah Anda derita sebelumnya. Sebelumnya sudah ada sakit ini, tapi Anda ngaku nya sehat. Perusahaan Asuransi ini bukan tidak tahu loh. Mereka tahu. Departemen klaim dari perusahan Asuransi itu sangat lihai dalam melakukan investigasi.
Mereka punya banyak channel untuk mengetahui Anda berbohong atau tidak tentang riwayat sakit penyakit Anda. Jadi bersiap siaplah untuk kecewa karena klaim yang Anda lakukan tidak akan cair jikalau Anda main main dengan masalah kondisi pre existing ini. Jika Anda jujur dari awal, Anda tidak perlu kuatir.


Oleh karena itu jangan heran jika kadang Anda menemukan ada orang bertanya-tanya mengapa pengajuan klaimnya mengalami penolakan. Hal itu sebagian besar disebabkan karena adanya kondisi medis yang telah terdiagnosa sebelumnya (Pre-Existing Condition) tersebut. 


Yang dimaksud dengan Pre-Existing Condition adalah segala jenis penyakit, cidera atau ketidakmampuan yang didiagnosis, yang gejala, perawatan, pengobatan dan konsultasinya telah terjadi sebelum polis diterbitkan.
Jika Anda sebagai seorang calon nasabah asuransi merasa mengalami kondisi dimaksud di atas, maka penting bagi Anda untuk menyampaikan dengan lengkap pada saat mengajukan permohonan polis asuransi.
Karena Pre-Existing Condition dapat mempengaruhi keputusan perusahaan asuransi  pada saat penerbitan polis, apakah polis tersebut tergolong Standar atau Substandar (perlindungan polis diberikan dengan sejumlah ketentuan dan pengecualian klaim), ditunda atau ditolak.


Pre-Existing Condition adalah istilah umum di dunia asuransi jiwa dan kesehatan. Seluruh perusahaan asuransi jiwa memberlakukan kondisi ini.  Maka untuk menghindari ketidaknyamanan yang mungkin terjadi akibat penolakan yang terjadi pada saat klaim, segeralah mengemukakan Pre-Existing Condition pada saat pengajuan Polis Asuransi Anda.


Karena perusahaan asuransi berhak menyelidiki dan menelusuri sebuah pengajuan klaim dengan bekerjasama dengan dokter atau rumah sakit yang merawat kondisi penyakit nasabahnya. Semoga tulisan ini memberikan informasi kepada kita, sehingga bisa terhindar dari penolakan klaim.

Sumber:MARKUS CHANDRA

Tags:Mengenal Penyakit Pre Existing Condition dalam Asuransi

Bisakah Memiliki Asuransi Kesehatan Setelah Didiagnosa Penyakit?

Umumnya, perusahaan asuransi akan merekomendasikan membeli produk asuransi kesehatan saat kita masih sehat dan sedini mungkin atau sejak usia masih dini. Namun bagaimana jika sebelum mempunyai produk asuransi, kita sudah didiagnosis salah satu penyakit. Apakah kita masih memiliki kemungkinan untuk membeli produk asuransi kesehatan?

Perusahaan asuransi memiliki seleksi risiko untuk dapat mengukur tingkat risiko dari setiap calon nasabahnya. Melalui penilaian ini, setiap perusahaan asuransi akan menentukan besaran premi, maupun cakupan manfaat yang akan diberikan kepada nasabahnya. Hal ini juga menentukan apakah perusahaan dapat menanggung risiko kesehatan kita atau sebaliknya.

Apabila saat kita melakukan pengajuan pembelian asuransi, kita telah didiagnosa salah satu penyakit, maka perusahaan asuransi memiliki hak untuk dapat memberikan pengecualian (exception), menanggung dengan syarat tertentu (sub standard), atau bahkan menolak permohonan pembelian asuransi kita.

Nah, apa yang dimaksud dengan exception pada polis asuransi? Exception adalah kondisi di mana perusahaan asuransi akan tetap memberikan perlindungan manfaat asuransi kesehatan dengan pengecualian terhadap penyakit yang telah kita derita sebelum pengajuan pembelian asuransi.

Sedangkan sub standard dalam polis adalah kondisi di mana perusahaan asuransi dapat menanggung risiko kesehatan, termasuk jenis penyakit yang sudah kita derita, dengan persyaratan nasabah bersedia membayar premi lebih tinggi.

Penentuan ini didasari oleh penilaian seleksi risiko yang dilakukan secara internal oleh perusahaan asuransi. Penilaian ini juga dinilai berdasarkan riwayat kesehatan nasabah yang kita cantumkan pada surat pengajuan asuransi kesehatan serta hasil pemeriksaan kesehatan (medical check up) apabila dirasa perlu untuk dilakukan.

Oleh karena itu, pastikan kita selalu mencantumkan riwayat kesehatan dengan jujur agar dapat menghindari permasalahan di kemudian hari.

Sumber:Allianz Life Indonesia

Tags:Asuransi Kesehatan, Pengecualian Polis,

Info pendaftaran hubungi saya,

Natanael (Konsultan Asuransi Kesehatan Allianz)

HP/WA 08113436830