Category Archives: asuransi kesehatan

Jika Saudara Sakit, Seberapa Besar Kita Bisa Membantu?

Memulai tulisan ini saya akan bertanya, seandainya saudara sakit dan dia meminjam uang kepada anda, berapa yang sanggup anda bantu?

Jika anda sudah membantu, tapi ternyata saudara anda sakitnya cukup berat sehingga butuh uang sebesar Rp 100 juta dan dia kembali meminjam uang kepada anda, apakah anda sanggup membantu dengan memberi pinjaman Rp 100 Juta?

Bagaimana jika yang sakit berat itu menimpa kita atau keluarga kita sendiri, apakah kita akan meminta bantuan uang (entah sedekah atau pinjaman) kepada saudara-saudara kita? Apakah yakin kalau mereka akan memberikan bantuan uang kepada kita? Seberapa besar bantuan yang bisa mereka berikan?

Pertanyaan-pertanyaan ini sulit dijawab. Seberat kita membantu mereka dalam hal keuangan, biasanya seberat itu pula mereka membantu kita.

Tapi saya punya solusi bagi anda dan saudara-saudara anda, supaya masalah bantu-membantu dalam urusan yang sensitif (baca: pinjam-meminjam uang) ini tidak perlu terjadi, yaitu:  milikilah asuransi yang tepat.

Untuk risiko sakit yang memerlukan rawat inap, milikilah asuransi kesehatan.

Untuk risiko sakit yang berat (contoh: kanker, jantung, stroke, gagal ginjal), selain asuransi kesehatan, miliki jugalah asuransi penyakit kritis.

Selain memiliki asuransi yang tepat, besarnya manfaat atau uang pertanggungannya atau uang santunan tunai pun harus cukup besar, bukan asal ada. Berapa kecukupannya, disesuaikan dengan kebutuhan dan kemampuan anda membayar premi.

Sebagai gambaran, seorang yang terkena sakit kritis semacam kanker, dia membutuhkan uang hingga miliaran rupiah.

biaya-chrisye

Jadi, sebisa mungkin anda juga punya uang pertanggungan penyakit kritis sebesar 1 miliar.

Lalu siapa saja yang harus punya asuransi?

Jika anda khawatir dan akan kerepotan jika dipinjami uang oleh saudara-saudara anda, berarti saudara-saudara anda harus punya asuransi. Begitu pula keluarga dari saudara-saudara anda.

Tentunya saudara-saudara anda pun akan kerepotan jika dipinjami uang oleh anda, jadi anda dan keluarga anda pun harus punya asuransi.

Intinya, semua orang perlu punya asuransi. Anda, pasangan, anak, orangtua, saudara, kerabat dekat dan jauh, tetangga, teman-teman, rekan kerja. Mereka semua sangat mungkin akan menghubungi anda ketika membutuhkan uang.

Setuju?

Jika ya, sampaikan kabar baik ini kepada semua orang. []

(Artikel diambil dari https://myallisya.com/2017/10/06/)

 

Untuk konsultasi asuransi secara GRATIS dan pendaftaran polis hubungi saya:

Natanael Agen Allianz tinggal di Surabaya-Sidoarjo

HP/WA 08113436830

email: natanael.allianz@gmail.com

Advertisements

85% Pasien Sakit Kanker Bangkrut karena Kehabisan Biaya Berobat

Tulisan ini bukan menakut-nakuti anda tetapi ini fakta di lapangan bahwa banyak penderita kanker yang bangkut karena kebabisan biaya berobat.

Hal ini seperti yang tertulis di harian Kompas berikut ini? gbr 5  A

Atau dengan kenyataan seperti yang terlihat di bawah ini?

resiko-1Tahukah anda bahwa penyakit kritis yang mungkin kita maupun salah satu anggota keluarga kita alami, pasti memberikan dampak negatif terhadap kondisi keuangan kita? Dan tahukah anda bahwa hanya Asuransi Jiwa Allianz dengan manfaat penyakit kritis yang melindungi sampai usia anda mencapai 100 tahun, yang dapat menghindari anda dari risiko bangkrut karena terkena penyakit kritis?

Sebagai seorang manusia normal, tidak dapat dipungkiri, semua risiko ini pastilah menghantui setiap kita yang masih hidup, tidak peduli warga negara apa, suku dan ras apa, status sosial dan jabatan apa maupun keadaan ekonomi seperti apa.

Semuanya sama sama menghadapi risiko terkena penyakit kritis ataupun bahkan meninggal dunia oleh karena sakit penyakit maupun kecelakaan. Merupakan hal yang alamiah bahwa semua manusia yang masih hidup di dunia ini, suatu saat akan meninggal dunia. Tidak ada seorangpun yang dapat meramalkan kapan saat itu tiba.

Pertanyaannya adalah apakah anda siap apabila suatu saat anda dipanggil menghadap Yang Maha Kuasa? Kemudian, apabila anda meninggalkan dunia ini, apa warisan yang akan anda tinggalkan kepada keluarga yang anda cintai di dunia ini agar mereka dapat melanjutkan hidup mereka secara layak kelak meskipun anda sudah tidak ada bersama sama dengan mereka?

Konsultasi lebih lanjut hubungi :

Agen Allianz berlisensi

Natanael

HP/WA 08113436830

natanael.allianz@gmail.com

 

Alasan Mengapa Mengambil Polis Asuransi

 

Pertanyaannya, kenapa ada sebagian orang mengambil sejumlah polis asuransi? Setidaknya karena 3 hal:

  1. Orang tersebut tidak mau merepotkan orang lain
  2. Orang tersebut tidak rela kerja keranya sia-sia
  3. Orang tersebut tidak mau keluarganya terlantar

Orang yang tidak punya asuransi sangat mungkin mengalami tiga hal di atas.

  1. Merepotkan Orang

Jika ada teman atau saudara anda sakit dan dia pinjam uang kepada anda, apakah anda akan langsung meminjaminya uang atau berpikir dulu cukup panjang? Jawablah dengan jujur. Jika anda akhirnya meminjaminya uang, berapa banyak yang bisa anda keluarkan? Jika bantuan dari anda tidak cukup, tidakkah dia akan minta bantuan ke orang lain lagi?

Bagaimana jika yang terpaksa harus meminjam uang itu anda?

Di sini kita butuh asuransi kesehatan untuk rawat inap. Dengan memiliki asuransi kesehatan, kita bukan saja sudah berupaya untuk tidak merepotkan orang lain di kala kita sakit, tapi juga membantu banyak orang yang ikut asuransi ini untuk sama-sama tidak merepotkan teman atau keluarganya di kala sakit.

  1. Kerja Keras Sia-sia

Jika orang itu sakitnya sangat berat dan membutuhkan biaya sangat besar, contoh kena kanker atau stroke, dia mungkin tidak akan merepotkan anda lagi karena percuma saja. Tapi tidakkah aset-aset yang dia miliki, seperti perhiasan, kendaraan, dan rumah, bisa habis dijual atau digadaikan?

Apakah mudah mengumpulkan aset? Tidak mudah, butuh kerja keras dan juga butuh waktu.

Apakah mudah menghabiskan aset? Sangat mudah dan bisa terjadi dalam sekejap.

Di sini kita butuh asuransi penyakit kritis. Dengan memiliki asuransi penyakit kritis, kita bukan saja melindungi aset-aset yang kita miliki, tapi juga melindungi aset-aset orang-orang lain yang ikut asuransi seperti kita.

  1. Keluarga terlantar

Jika orang itu tidak bisa bekerja lagi karena sakitnya tidak sembuh, atau bahkan meninggal dunia, dan dia selama ini adalah pencari nafkah dalam keluarga, selanjutnya siapa yang memberikan nafkah bagi keluarganya?

Kenapa agama sangat menganjurkan kita menyantuni anak yatim? Karena anak yatim tidak punya ayah yang memberinya nafkah – dan perhatian.

Di sini kita butuh asuransi jiwa. Dengan ikut asuransi jiwa, kita bukan saja melindungi anak-anak kita, tapi juga anak-anak orang-orang lain yang menjadi peserta asuransi jiwa seperti kita.

Rekomendasi asuransi jiwa, klik di “Tapro Allisya Protection Plus“.

Jadi, apakah anda:

  • Suka merepotkan orang lain?
  • Rela kerja keras anda sia-sia?
  • Mau keluarga anda terlantar?

Jika tidak, ambillah asuransi kesehatan, asuransi penyakit kritis, dan asuransi jiwa sekarang juga.

Selain itu, sebetulnya bisa ditambahkan beberapa alasan lain.

4.  tidak mau terjerembab ke dalam riba.

Kok riba? Ya, kalau saya butuh uang tapi tak ada teman atau saudara yang bisa membantu, paling mudah adalah cari pinjaman yang ada ribanya. Mungkin gesek kartu kredit, KTA (kredit tanpa agunan), atau gadai BPKB 1 jam cair.

5. tidak mau mati meninggalkan utang.

Jika kita meninggal dunia dengan meninggalkan utang, dan keluarga kita tidak mampu melunasi, maka sampai di akhirat pun utang tsb tetap wajib dibayar. Dibayar dengan apa? Dengan amal baik, itu pun jika ada.

Mungkin saat ini anda tidak punya utang dan bertekad tidak akan berutang kepada siapa pun. Tapi jika mengalami sakit berat, mungkin saja tekad itu harus dibatalkan.

6. tidak mau terhina di hadapan manusia. 

Biarlah kita terhina di hadapan Tuhan, karena memang demikian adanya, tapi janganlah kita sampai terhina di hadapan manusia. Bilamana itu terjadi? Jika kita punya utang dan tidak mampu melunasinya sehingga terpaksa harus sembunyi karena dikejar-kejar penagih utang. Bahkan dengan meminjam uang saja, itu sudah membuat kita berposisi lebih rendah dibandingkan orang yang kita pinjami uang.

sumber; myallisya.com/2017/08/23/3-alasan-kenapa-saya-ambil-asuransi/

 

Untuk konsultasi asuransi secara GRATIS, anda bisa menghubungi:

Natanael HP/WA 08113436830

email: natanae;

Mengenal Macam-macam Limit pada Asuransi Kesehatan

Semua produk asuransi kesehatan ada limitnya. Limit adalah batasan manfaat yang diterima nasabah. Selama tagihan rumah sakit masih di bawah atau sama dengan angka yang tertera pada limit, peserta dapat pulang dari RS tanpa perlu membayar biaya tambahan. Tapi jika tagihan RS lebih besar dari limit, maka selisihnya harus dilunasi oleh peserta sebelum pulang dari RS.

Berikut dijelaskan beberapa macam limit yang dikenal dalam produk asuransi kesehatan, yaitu inner limityearly limit, limit kamar, limit per periode rawat inap, limit per ketidakmampuan, dan limit seumur hidup.

  1. Inner limit

Inner limit artinya limit per item dalam tabel manfaat. Selama tagihan RS untuk item-item manfaat tersebut tidak melebihi limit, maka peserta tidak perlu membayar biaya tambahan. Lebih jelasnya lihat contoh tabel manfaat di bawah ini (angka hanya sekadar contoh, tidak mewakili produk dari asuransi mana pun):

Kamar 500.000
ICU 1.000.000
Kunjungan dokter yang merawat 200.000
Konsultasi dokter spesialis 300.000
Pembedahan 80.000.000
Biaya lain-lain (obat-obatan) 10.00.000

Di Allianz, produk askes yang menggunakan inner limit adalah Allisya CareMaxi Violet, dan rider HSC+ di unit-link Tapro.

Produk asuransi kesehatan ada juga yang tidak menggunakan inner limit. Artinya, item-item manfaat yang tertera di tabel akan dibayar sesuai tagihan RS (as charge). Contohnya pada tabel di bawah ini:

Kamar 500.000
ICU Sesuai tagihan
Kunjungan dokter yang merawat Sesuai tagihan
Konsultasi dokter spesialis Sesuai tagihan
Pembedahan Sesuai tagihan
Biaya lain-lain (obat-obatan) Sesuai tagihan

Di Allianz, produk askes yang tidak menggunakan inner limit alias membayar klaim sesuai tagihan adalah SmartMed Premier.

  1. Yearly limit (Limit Tahunan)

Yearly limit artinya batasan manfaat yang diterima dalam setahun. Jika tagihan RS dalam satu tahun belum melebihi yearly limit, maka pihak asuransi akan membayar semua dengan memperhatikan limit-limit lainnya. Jika tagihan RS sudah melewati yearly limit, maka selisihnya harus dibayar oleh peserta.

Yearly limit bisa terdapat pada askes yang memiliki inner limit, dan ada pula yang digabungkan pada askes tanpa inner limit.

Di bawah ini contoh tabel manfaat askes yang menggunakan yearly limit sekaligus inner limit.

Kamar 500.000
ICU 1.000.000
Kunjungan dokter yang merawat 200.000
Konsultasi dokter spesialis 300.000
Pembedahan 80.000.000
Biaya lain-lain (obat-obatan) 10.000.000
LIMIT TAHUNAN 250.000.000

Di Allianz, TIDAK TERSEDIA produk askes yang menggunakan inner limit sekaligus yearly limit.

Yearly limit terdapat juga pada askes tanpa inner limit (sesuai tagihan), seperti contoh di bawah:

Kamar 500.000
ICU Sesuai tagihan
Kunjungan dokter yang merawat Sesuai tagihan
Konsultasi dokter spesialis Sesuai tagihan
Pembedahan Sesuai tagihan
Biaya lain-lain (obat-obatan) Sesuai tagihan
LIMIT TAHUNAN 6.000.000.000

Di Allianz, SmartMed Premier tegolong produk askes tanpa inner limit dengan yearly limit. Limit tahunan pada SmartMed Premier adalah 6 miliar. Artinya, berapa pun biaya tagihan RS, akan dibayar penuh oleh Allianz selama tidak melebih 6 miliar dalam satu tahun.

Selain itu, asuransi kesehatan ada pula yang tidak menggunakan yearly limit. Artinya, berapa pun jumlah tagihan dalam setahun, akan dibayar penuh selama tidak melebihi jenis limit lainnya.

Contohnya pada tabel di bawah ini:

Kamar 500.000
ICU 1.000.000
Kunjungan dokter yang merawat 200.000
Konsultasi dokter spesialis 300.000
Pembedahan 80.000.000
Biaya lain-lain (obat-obatan) 10.000.000
LIMIT TAHUNAN Tidak terbatas

Tabel di atas menggambarkan manfaat askes tanpa yearly limit namun menggunakan inner limit.

Di Allianz, produk askes tanpa yearly limit namun dengan inner limit adalah Allisya Care, Maxi Violet, dan rider HSC+ di unit-link Tapro.

Sementara itu, sependek pengetahuan penulis, di perusahaan asuransi mana pun tidak ada produk askes yang tanpa inner limit sekaligus tanpa yearly limit.

Limit tahunan juga dapat dilihat pada batasan jumlah hari dalam setahun, seperti pada tabel berikut:

Kamar Per hari, maks 180 hari per tahun 500.000
ICU Per hari, maks 30 hari per tahun 1.000.000
Kunjungan dokter yang merawat Per hari 200.000
Konsultasi dokter spesialis Per hari 300.000
Pembedahan Per periode rawat inap 80.000.000
Biaya lain-lain (obat-obatan) Per periode rawat inap 10.00.000
Limit tahunan Tidak terbatas

Pada tabel di atas, pemakaian kamar dibatasi 180 hari dalam setahun, dan untuk kamar ICU dibatasi 30 hari dalam setahun. Jika lamanya perawatan melebihi 180 hari atau 30 hari untuk ICU, maka selisihnya dibayar sendiri oleh peserta.

  1. Limit Kamar

Limit kamar menjadi dasar penentuan plan pada semua produk askes. Limit kamar ada yang berdasarkan harga kamar per hari, ada juga yang berdasarkan kelas kamar di rumah sakit.

Limit berdasarkan harga kamar misalnya harga kamar 100 ribu, 500 ribu, 1 juta, 2 juta, dan sebagainya. Di Allianz, semua produk asuransi kesehatan yang disediakan mendasarkan limit kamarnya pada harga kamar.

Limit kamar berdasarkan kelas kamar misalnya kelas 1, kelas 2, kelas 3. Contohnya program JKN dari BPJS. Ada juga yang berdasarkan jumlah orang per kamar, misalnya kelas kamar 1 orang, kelas kamar 2 orang.

Limit kamar ini mengandung konsekuensi ekses klaim jika peserta menempati kamar yang harganya di atas plan.

Untuk askes yang menggunakan inner limit, ekses klaimnya terbatas pada selisih harga kamar, sedangkan untuk manfaat lainnya tetap sesuai limit pada plan yang diambil.

Untuk askes yang tanpa inner limit (sesuai tagihan), ketentuannya berbeda-beda. Penulis menemukan setidaknya tiga jenis ketentuan:

  1. Ada yang berlaku prorata (proporsional) dengan memperhatikan batas tahunan. Misalnya plan 500 ribu, tapi peserta menempati kamar yang harganya 800 ribu per hari. Maka biaya yang diganti perusahaan asuransi adalah 500/800 dikalikan total tagihan, sedangkan peserta harus membayar sebesar 300/800 dikalikan total tagihan.
  2. Ada yang tetap ditanggung sesuai tagihan dengan memperhatikan batas tahunan, dan peserta hanya membayar selisih kamar saja.
  3. Ada yang berlaku inner limit. Contohnya SmartMed Premier.

 

  1. Limit Per Periode Rawat Inap

Lihat contoh berikut:

Kamar Per hari, maks 180 hari per tahun 500.000
ICU Per hari, maks 30 hari per tahun 1.000.000
Kunjungan dokter yang merawat Per hari 200.000
Konsultasi dokter spesialis Per hari 300.000
Pembedahan Per periode rawat inap 80.000.000
Biaya lain-lain (obat-obatan) Per periode rawat inap 10.00.000
Limit tahunan Tidak terbatas

 

Pada tabel di atas, manfaat pembedahan dan biaya lain-lain menggunakan satuan per periode rawat inap (dicetak tebal). Artinya, nilai 80 juta untuk pembedahan dan 10 juta untuk biaya lain-lain berlaku untuk satu periode rawat inap. Jika periode rawat inapnya berbeda, maka limitnya pulih lagi.

Semua produk askes dari Allianz menggunakan satuan per periode rawat inap. Pengertian per periode rawat inap adalah dihitung dari tanggal masuk RS sampai dengan 30 hari dari tanggal keluar RS, dan ini berlaku untuk penyakit yang sama. Jika penyakitnya berbeda, maka tidak perlu menunggu 30 hari.

Contoh: A dirawat karena DBD tanggal 5 sd 10 Maret 2015. Jika pada tanggal 25 Maret 2015 si A masuk RS lagi karena penyakit DBD, maka limitnya meneruskan sisa pemakaian sebelumnya (belum 30 hari, masih dihitung satu periode rawat inap). Jika si A masuk RS lagi tanggal 11 April karena DBD, maka limitnya pulih lagi dari awal (dihitung beda periode rawat inap). Dan jika si A masuk RS tanggal 25 Maret 2015 karena penyakit yang berbeda, misalnya keracunan makanan, limitnya pun pulih lagi dari awal.

 

  1. Limit Per Ketidakmampuan

Lihat contoh berikut:

Kamar Per hari, maks 180 hari per tahun 500.000
ICU Per hari, maks 30 hari per tahun 1.000.000
Kunjungan dokter yang merawat Per hari 200.000
Konsultasi dokter spesialis Per hari 300.000
Pembedahan Per ketidakmampuan 80.000.000
Biaya lain-lain (obat-obatan) Per ketidakmampuan 10.00.000
Limit tahunan 250.000.000

 

Pada tabel di atas, manfaat pembedahan dan biaya lain-lain menggunakan satuan per ketidakmampuan. Per ketidakmampuan artinya per penyakit atau per kondisi. Dengan kata lain, nilai 80 juta untuk pembedahan dan 10 juta untuk biaya lain-lain berlaku untuk satu penyakit per tahun.

Contoh: A dirawat karena DBD tanggal 5 sd 10 Maret 2015. Ulang tahun polis misalnya 1 Desember 2015. Jika si A dirawat lagi karena DBD sebelum 1 Desember 2015, maka limitnya meneruskan sisa pemakaian sebelumnya. Misal pada perawatan sebelumnya, manfaat obat-obatan telah dipakai sebesar 5 juta, maka pada perawatan selanjutnya karena DBD, limit obat-obatan tinggal 3 juta. Tapi jika si A dirawat karena penyakit yang berbeda, limitnya pulih lagi dari awal (8 juta lagi untuk obat-obatan).

Di Allianz, tidak ada produk asuransi kesehatan yang menggunakan limit per ketidakmampuan.

 

  1. Limit Seumur Hidup

Lihat contoh berikut:

Kamar Per hari, maks 180 hari per tahun 500.000
ICU Per hari, maks 30 hari per tahun Sesuai tagihan
Kunjungan dokter yang merawat Per hari Sesuai tagihan
Konsultasi dokter spesialis Per hari Sesuai tagihan
Pembedahan Per ketidakmampuan Sesuai tagihan
Biaya lain-lain (obat-obatan) Per ketidakmampuan Sesuai tagihan
Limit tahunan 250.000.000
LIMIT SEUMUR HIDUP   750.000.000

 

Limit seumur hidup artinya batasan manfaat dalam seumur hidup. Setiap pemanfaatan klaim akan dihitung dan diakumulasi tiap tahun hingga menembus angka limit seumur hidup yang ditetapkan. Jika sudah melewati limit tsb, maka manfaat askes berakhir dan tidak bisa diperpanjang lagi.

Sangat jarang askes yang menggunakan limit seumur hidup.

Sumber mengenal-macam-macam-limit-pada-asuransi-kesehatan/

 

Ingin mendaftar asuransi kesehatan Allianz? Segera hubungi:

Natanael, Agen Allianz Indonesia tinggal di Surabaya-Sidoarjo

HP/WA 08113436830

email: natanael.allianz@gmail.com

Tinjauan Dua Pilihan Produk Asuransi Kesehatan Syariah dari Allianz

“Pak, di Allianz ada produk asuransi kesehatan?” tanya seseorang lewat telepon.

“Tentu saja, ada, ingin asuransi kesehatan yang bagaimana?” saya balik bertanya.

“Mau asuransi kesehatan yang murni atau unit-link?” Tanya saya.

“Asuransi kesehatan yang murni nama produknya Allisya Care, tanpa investasi, bayar preminya tahunan saja, dan bisa menyertakan anggota keluarga dalam satu polis. Sedangkan asuransi kesehatan yang unit-link nama produknya Hospital and Surgical Care + (HSC+), rider pada unit-link Tapro Allisya Protection Plus, ada investasinya, ada asuransi jiwanya, bayar preminya bisa bulanan, dan satu polis hanya bisa untuk satu orang. ”

“Berapa preminya?” Ini pertanyaan yang lazim diajukan calon nasabah. Sayangnya pertanyaan ini tidak bisa dijawab langsung dengan angka.

“Premi tergantung usia, jenis kelamin, dan plan kamar yang diambil.” Masih ada beberapa faktor lain yang memengaruhi premi, tapi biar saya sampaikan yang pokok dulu.

Calon nasabah yang sudah mengerti akan mengajukan pertanyaan yang lebih terarah. “Berapa preminya jika saya ambil Tapro Allisya dengan rider HSC plan kamar 1 juta, usia 35 tahun, laki-laki, tidak merokok, pekerjaan manager?”

Untuk pertanyaan ini jawabannya yakni, misal: “Preminya 1 juta per bulan.” Ini dengan asumsi calon nasabah hanya meminta rider HSC plan 1 juta dengan UP jiwa yang minimal dan tanpa rider lain.

Demikian pula jika yang ditanyakan calon nasabah adalah produk Allisya Care: “Berapa preminya per tahun jika saya ambil plan H (kamar 1 juta), untuk saya usia 35 tahun dan istri usia 34 tahun?” Dengan mudah saya tinggal menghitung di aplikasi dan menjawab, “Preminya 9.702.250 setahun untuk berdua.” Jika dia minta ilustrasi, tinggal saya kirim via email.

“Apakah asuransi ini bisa untuk rawat jalan?” Kadang ditambah dengan rawat gigi dan persalinan.

Jawaban saya “Belum”. Rawat jalan yang tersedia hanya jika berkaitan dengan rawat inap, misalnya sebelum dan sesudah rawat inap, atau jika disebabkan kecelakaan.

“Bagaimana jika ingin ditambah rawat jalan?”

Untuk Allisya Care, jika ingin ditambah rawat jalan, preminya nambah lagi, dan tambahannya lebih besar daripada premi rawat inap untuk plan yang sama. Tidak disarankan. Sedangkan untuk rider HSC+, tidak bisa ditambahkan rawat jalan.

Berikut ini adalah penjelasan yang lebih detail tentang dua produk asuransi kesehatan syariah yang tersedia di Allianz Life Indonesia.

1. Allisya Care

Allisya Care adalah asuransi kesehatan murni tanpa investasi, berdiri sendiri (stand-alone), dengan akad sesuai syariah. Allisya Care memberikan manfaat rawat inap yang lengkap meliputi kamar, ICU, konsultasi dokter umum dan spesialis, obat-obatan, pembedahan, sebelum dan sesudah rawat inap, ambulans, rawat jalan dan gigi darurat karena kecelakaan, dan sedikit manfaat kematian.

Skema klaimnya bersifat indemnity, yaitu memberikan penggantian biaya rumah sakit dengan batas sesuai plafon yang diberikan dalam tabel manfaat. Jika biaya yang dikenakan rumah sakit lebih besar dari plafon, nasabah harus membayar kekurangannya secara tunai sebelum pulang dari RS.

Kontrak Allisya Care berjangka tahunan dan dapat diperpanjang tiap tahun sampai usia 70 tahun. Preminya tergantung usia dan jenis kelamin, naik per lima tahun sesuai tabel premi.

Alisya Care dapat diambil untuk satu orang, dapat juga menyertakan anggota keluarga dalam satu polis.

Manfaat rawat inap yang ditanggung Allisya Care dapat dilihat pada tabel berikut:

Tabel Manfaat Rawat Inap

Sedangkan tabel preminya bisa dilihat di bawah ini:

Tabel Premi Allisya Care

Sebagai contoh, jika seorang wanita usia 32 tahun mengambil paket rawat inap plan D, dia cukup membayar premi 2.046.000 setahun, ditambah administrasi dan meterai 36 ribu, total 2.082.000 setahun.

Jika pesertanya sekeluarga, maka preminya dihitung per orang sesuai usianya, lalu ditambahkan dan dipotong diskon keluarga 5%. Misalnya ada 4 peserta dan mereka ambil plan E (kamar 500rb), maka:

  1. Suami usia 35 tahun. Premi 2.516.000
  2. Istri usia 33 tahun. Premi 2.812.000
  3. Anak pertama perempuan usia 7 tahun. Premi 2.245.000
  4. Anak kedua laki-laki usia 5 tahun. Premi 2.245.000

Total premi untuk 4 orang: 9.818.000.

Dipotong diskon keluarga 5% (490.900): 9.327.100

Ditambah admin dan meterai 36.000, maka premi yang harus dibayar adalah 9.363.100 setahun.

Premi Allisya Care hanya bisa tahunan, tidak bisa bulanan, atau triwulanan, atau semesteran.

Selengkapnya mengenai Allisya Care, silakan dibaca di SINI.

2. Rider HSC+ (Hospital and Surgical Care +)

HSC+ memiliki manfaat yang mirip dengan Allisya Care, dengan beberapa tambahan. Secara umum, rincian manfaat dan plafonnya sama. Perbedaannya, HSC+ dilengkapi manfaat kemoterapi, cuci darah, dan fisioterapi. Selain itu, HSC+ menyediakan plan kamar di atas 1 juta dan maksimal kamar 2 juta per hari.

Ketentuan umum HSC+ mengikuti ketentuan umum produk Tapro. Cara bayar bisa bulanan, triwulanan, semesteran, atau tahunan.

Berbeda dengan Allisya Care, Maxi Violet, dan SmartMed Premier yang dapat menyertakan anggota keluarga dalam satu polis, HSC+ hanya bisa satu orang dalam satu polis.

Rincian manfaat HSC+ bisa dilihat pada tabel berikut:

Tabel Manfaat HSC

Mengenai preminya, rider HSC+ tidak memiliki tabel premi, karena tergantung juga pada besarnya UP dasar dan rider lainnya.

Sebagai gambaran, premi 1 juta per bulan bisa mendapatkan manfaat rider HSC+ plan kamar 1 juta, untuk pria-wanita usia 50 tahun ke bawah.

Ilustrasi HSC+ usia 50

Tabel manfaat rider HSC+ plan 1000 bisa dilihat di bawah ini:

Tabel Manfaat HSC+ Plan 1jt

Selengkapnya mengenai rider HSC+ bisa dibuka di SINI.

Perbedaan dan Persamaan antara Allisya Care dan Rider HSC+

Keterangan Allisya Care Rider HSC+
Jenis produk Asuransi murni, berdiri sendiri Rider pada unit-link Tapro Allisya
Kontrak Tahunan, bergaransi perpanjangan Mengikuti produk dasar
Polis keluarga Satu polis bisa menyertakan anggota keluarga Satu polis untuk satu orang
Usia masuk 15 hari sd 60 tahun 30 hari sd 60 tahun
Masa perlindungan Sd usia 70 tahun Sd usia 70 tahun
Manfaat khusus Tidak ada Kemoterapi, Dialisis, Fisioterapi
Rider Rawat jalan, Rawat gigi, Persalinan, Santunan harian Tidak ada
Masa tunggu penyakit biasa Tidak ada masa tunggu Masa tunggu 30 hari
Masa tunggu penyakit khusus 12 bulan 12 bulan
Pre-existing diseases Dikecualikan selamanya Dikecualikan selamanya
Periode pembayaran premi Tahunan Bisa bulanan, triwulanan, semesteran, tahunan, mengikuti produk dasar
Plan kamar 100 ribu sd 1 juta 100 ribu sd 2 juta
Inner limit Ada Ada
Fasilitas kartu cashless Ada Ada
Jaringan rumah sakit Admedika-Individu Admedika-Individu

Sumber: 2-pilihan-produk-asuransi-kesehatan-syariah-dari-allianz/

Untuk pembuatan ilustrasi, silakan menghubungi:

Natanael, Agen Allianz Indonesia

HP/WA 08113436830

email: natanael.allianz@gmail.com

Bagian Tubuh yang Rawan dan Harus Dijaga

Ada banyak sekali kemungkinan Anda terkena benturan, misalnya saat terjatuh, kecelakaan, atau tertimpa sebuah benda. Pada beberapa titik rawan dalam tubuh yang sangat rentan terhadap benturan harus kita jaga jangan sampai terbentur atau dipukul.

Pukulan di tubuh yang harus dihindari karena bisa mematikan itu seperti dikutip dari Straightdope, Selasa (12/4/2011) oleh health.detik.com (04/12/2014) antara lain pukulan di dada, pukulan di leher, pukulan di kepala belakang. Dalam sekejap, benturan di bagian tersebut bisa memicu kerusakan pada sistem otak yang mengatur kesadaran yakni Reticular Activating System (RAS) sehingga korban langsung pingsan (health.detik.com/read/2011/04/12)

Akan tetapi, meskipun kita berhasil melindunginya bukan berarti kita dipastikan aman dari dampak kecelakaan. Akan lebih baik jika segera memeriksakan diri ke dokter segera setelah terjadinya kecelakaan.

Biaya rumah sakit mahal?

Biaya rumah sakit mahal jangan khawatir. Terutama bila kita adalah pemegang polis Smartmed Premier dari Allianz. Sebab asuransi akan menanggung biaya pengobatan sesuai tagihan, dan mencover sakit yang sudah pernah ada/luka yang ada.

 

Segera daftarkan diri Anda untuk menerima perlindungan maksimal dari asuransi kesehatan Allianz Indonesia. Dengan perlindungan asuransi kesehatan dari Allianz Indonesia, Anda dapat fokus pada penjagaan kesehatan dan proses pengobatan diri sendiri atau keluarga saat sedang sakit.

Pendaftaran hubungi:

Natanael Agen Allianz Indonesia

HP/WA: 08113436830

email: natanael.allianz@gmail.com

 

 

Mengenal Gejala dan Jenis Penyakit Paru-Paru Basah

gejala paru

(sumber: cantik.tempo.co/ 20/12/2016)

Terkena sakit paru-paru membuat kita tidak dapat melakukan aktifitas kerja seperti biasa. Bagi sistem pernapasan, paru-paru merupakan organ yang penting sehingga kita wajib menjaga agar organ tersebut berfungsi secara normal.  Penyebabnya misalnya, polusi udara, naiknya asam lambung, atau bau asap sampah dan beberapa hal lainnya.

waspadai-7-tanda-paru-paru-yang-bermasalah

(Sumber: merdeka.com/27/01/ 2014)

Jika penyakit paru-paru menyerang. kita harus cepat mengatasinya. Sayangnya banyak orang tidak mengenal, apakah yang menyerangnya itu penyakit paru-paru. Coba perhatikan beberapa gejala paru-paru bermasalah berikut ini

  • 1. Mengalami Napas Pendek

    Jika Anda mulai merasakan bahwa pernapasan Anda tidak bisa panjang alias pendek-pendek, hal ini bukan hanya sekadar faktor usia yang menua. Bisa jadi napas pendek-pendek tersebut adalah gejala dari sakit paru-paru seperti COPD atau yang juga dikenal dengan nama Chronic Obstructive Pulmonary Disease. Saat napas pendek-pendek terjadi, maka penderita biasanya akan mengurangi aktivitas dan memilih untuk banyak beristirahat.

    2. Pusing yang Dialami Setiap Pagi

    Paru-paru yang bermasalah salah satu gejalanya adalah mengalami sakit kepala yang terjadi khususnya setiap pagi tepat setelah bangun tidur. Hal ini bisa terjadi ketika pernapasan Anda tidak bisa dilakukan secara dalam-dalam saat sedang tidur. Gejala ini ada hubungannya dengan gejala yang pertama disebutkan, napas pendek-pendek.

    3. Kesulitan Tidur

    Sulit tidur juga bisa menjadi gejala paru-paru yang bermasalah, apalagi bila Anda terlalu sering menumpuk bantal dengan tujuan supaya dapat menambah kenyamanan untuk bernapas. Beberapa orang yang mengalami kesulitan tidur karena pernapasan terganggu pun akan memilih tidur di kursi supaya lebih baik. Ketika Anda memutuskan untuk tidur telentang dengan tidak memakai bantal dan dengan posisi lurus, maka hal ini akan membuat kinerja paru-paru menjadi lebih keras.

    4. Bibir dan Kuku Berwarna Biru

    Kondisi kuku dan bibir yang berwarna biru juga bisa menjadi tanda bahwa paru-paru Anda sedang tidak sehat. Saat paru-paru mengalami masalah, maka otomatis ini menjadikan peredaran oksigen ke seluruh tubuh menjadi kurang sempurna dan dapat memicu bagian tubuh tertentu berwarna biru, seperti kuku dan bibir. Ketika oksigen dapat dibawa oleh darah, warnanya jelas akan cerah merah, sementara darah yang kurang oksigen dapat menjadi kebiruan dan bahkan gelap. Warna kebiruan ini akan tampak di sekitar mata, gusi dan juga bibir pada orang yang kulitnya gelap.

    5. Dada Tong

    Mungkin Anda sudah pernah mendengar akan istilah barrel chest, yaitu saat paru-paru menjadi bengkak dan ini juga bisa disebut dengan dada tong. Postur tertentu kemudian terbentuk pada tubuh Anda dan hal ini akan segera dapat diketahui oleh dokter saat ia menyuruh Anda mengangkat kedua tangan sambil menarik napas. Gejala ini dapat memicu pembengkakan pada paru-paru dan diafragma akan terdorong ke bawah.

    Apabila benar gejala ini adalah gejala COPD, maka Anda perlu melihat dan mengecek apakah dinding dada membesar sedangkan otot dada, iga dan otot leher akan melemah. Itulah mengapa orang yang mengalami paru-paru bermasalah cenderung memilih atau kebiasaan berposisi duduk dengan postur menjorok ke depan. Atau kalau tidak, ia akan duduk dengan lutut di depan dada dalam keadaan ditekuk.

    6. Membengkaknya Bagian Kaki

    Tanda bahwa paru-paru Anda bermasalah bisa juga dengan pengalaman di mana pergelangan kaki membengkak. Karena jantung dan paru-paru saling berkaitan satu sama lain, maka gejala pembengkakan seperti ini bisa jadi menunjukkan bahwa Anda tengah mengidap penyakit jantung. Teorinya, oksigen tidak bisa didapat tubuh secara cukup saat paru-paru bermasalah dan ini menjadikan kemampuan jantung untuk memompa pun akan melemah sehingga cairan akan menumpuk di bagian kaki yang kita sebut dengan kondisi bengkak.

    7. Batuk-batuk

    Batuk jika terjadi dan dialami dalam frekuensi yang terlalu sering, maka Anda seharusnya patut mencurigai kondisi tubuh Anda. Penyebab batuk berdahak sesekali saja bisa jadi memang batuk biasa, namun ketika sudah terlalu sering dan bahkan seolah-olah batuk tersebut susah sembuh yang juga datang secara bertubi-tubi tiada jeda, paru-paru Anda jelas sedang bermasalah. Seringnya batuk dapat menjadi tanda bahwa saluran bronchial Anda mengalami peradangan di mana menjadikan sisi elastisnya menurun. (sumber: gejala-paru-paru-bermasalah)

    Setelah mengetahui gejala di atas, kita dapat segera mengambil tindakan cepat, sebelum kita terkena masalah paru-paru. Namun, bagi pemilik Asuransi Kesehatan SmartHealth Maxi Violet, kita tidak perlu khawatir dengan biaya pemeriksaan dan perawatannya. Asuransi kesehatan SmartHealth Maxi Violet akan menanggung biaya pengobatan selama penyakit tidak termasuk dalam kondisi Pre-Existing Condition atau penyakit yang telah ada sebelumnya dan perawatan dilakukan sesuai plan.

  • Namun jangan khawatir jika punya Asuransi Kesehatan Smartmed Premier yang maksimal, terutama menanggung penyakit Pre-Existing Condition atau penyakit/luka yang telah ada sebelumnya. Kelebihannya, pembayaran sesuai tagihan kwitansi rumah sakit.

Info untuk konsultasi gratis hubungi:

Natanael Konsultan Asuransi

HP/WA 08113436830

email. natanael.albertus@gmail.com