Category Archives: Asuransi Sakit Kritis Allianz tercepat masa tunggunya

Lama Menghilang Dari Dunia Hiburan, Rachel Amanda Ternyata Terkena Penyakit Ganas

Salah satu artis cantik yang namanya melejit sejak usia remaja di tanah air adalah Rachel Amanda. Di usianya yang sangat belia, Rachel telah membintangi beberapa jenis sinetron, FTV, atau bahkan layar lebar. Namun, dalam tiga tahun terakhir, nama Rachel seperti tenggelam dan tidak pernah lagi muncul di layar televisi. Tak disangka, menghilangnya Rachel dari dunia hiburan ini ternyata disebabkan oleh terkena kanker tiroid.

doktersehat-rachel-amanda.png

(sumber foto: http://doktersehat.com/lama-menghilang-dari-dunia-hiburan-rachel-amanda-ternyata-terkena-penyakit-ganas-ini/)

Kanker Tiroid merupakan salah satu kanker yang sangat mematikan dan salah satu jenis sakit kritis yang dapat di klaim di Asuransi Sakit Kritis Allianz dengan manfaat CI+ dan Ci100. Penjelasan tentang Asuransi Sakit Kritis Allianz dapat dibaca disini

kanker-tiroid-300x231Kanker Tiroid adalah kanker yang terjadi karena sel – sel pada kelenjar tiroid mangalami mutasi menjadi sel kanker. Kelenjar Tiroid itu sendiri adalah kelenjar yang berada pada leher berbentuk seperti kupu – kupu yang berfungsi memproduksi horman yang dapat mengatur metabolisme tubuh (http://faktakanker.com, 10/2/2015).

Jenis Kanker Tiroid

Sedangkan jenis kanker tiroid itu sendiri terdiri dari 4 jenis, yaitu :

  1. Kanker tiroid papiler (papillary thyroid cancer). Pertumbuhan kanker jenis ini cenderung lambat. Kanker ini dapat menyebar ke kelenjar getah bening yang berada di leher. Biasanya kanker ini menyerang wanita dibandingkan laki – laki.
  2. Kanker tiroid folikuler (follicular thyroid cancer). Kanker ini tumbuh di sel – sel folikel. Sel – sel kanker menyebar melalui aliran darah ke berbagai organ tubuh dan menyerang manusia umur 20 – 60 tahun. Kanker ini juga tumbuh dengan lambat.
  3. Kanker tiroid meduler (medullary thyroid cancer). Kanker tiroid meduler hampir mirip dengan kanker tiroid folikuler, dimana sama – sama menyebar melaui aliran darah, tetapi kanker ini juga dapat menyebar melalui sistem saraf limfatik.
  4. Kanker tiroid anaplastik (anaplastic thyroid cancer) 

Sumber: 8-penyebab-kanker-tiroid-paling-utama

Semoga orang tuanya diberi ketabahan.

Pendaftaran Polis Asuransi dengan Manfaat Sakit Kritis dapat menghubungi:

Natanael ASN

Konsultan Asuransi Allianz Life tinggal di Surabaya-Sidoarjo

HP/WA: 08113436830

email: natanael.allianz@gmail.com

Penyakit Kritis Apa Saja yang ditanggung Allianz?

brosur_allianzAsuransi Allianz memiliki 3 jenis rider/ manfaat penyakit kritis yang dapat ditambahkan di produk asuransi jiwa nya yaitu CI, CI+ dan CI100. Jika kita ingin mendapatkan pertanggungan atas kondisi penyakit kritis, maka kita tidak dapat hanya membeli manfaat penyakit kritisnya saja namun juga harus membeli asuransi jiwa Allianz sebagai produk dasar. Manfaat penyakit kritis bisa ditambahkan ke dalam produk asuransi jiwa dasar ini.

Misalnya, kita mau asuransi yang seperti apa, yang memberikan perlindungan apa saja, trus ingin premi nya berapa per bulan, berapa besar uang pertanggungan kematian atau sakit kritis yang kita inginkan jika terjadi klaim nanti.

Oleh sebab itu, produk asuransi Allianz yang akan dikupas dalam artikel ini akan berbeda beda antara nasabah yang satu dengan nasabah yang lain. Sebab kebutuhan setiap orang itu berbeda. Ada nasabah yang minta ke saya utk memaksimalkan manfaat asuransi jiwa nya saja tanpa perlu mengambil manfaat sakit kritis. Ada juga nasabah yang meminta utk dimaksimalkan manfaat penyakit kritis nya maupun manfaat cacat tetap totalnya. Ada juga nasabah yang hanya butuh asuransi jiwa yang besar disaat anak anak nya masih kecil sedangkan apabila jika anak anak nya sudah dewasa dan sudah bekerja, proteksi asuransi jiwa nya tidak perlu sebesar itu lagi seperti pada saat anaknya masih kecil.

Jadi beragam kebutuhan setiap orang mengakibatkan beragam pula kebutuhannya akan asuransi.

Manfaat penyakit kritis Allianz CI dan CI+ hampir mirip karena sama sama menanggung sebanyak 49 kondisi penyakit kritis. Sedangkan CI100 menanggung sebanyak 100 kondisi penyakit kritis. Asuransi penyakit kritis CI dan CI+ tidak memiliki survivor period (masa bertahan hidup) sehingga apabila seseorang terkena serangan jantung pertama dan kemudian langsung meninggal dunia di tempat, ahli waris dari si tertanggung akan mendapatkan uang santunan (UP) penyakit kritis ditambah dengan uang santunan (UP) kematian.

Sedangkan asuransi penyakit kritis CI100 memiliki survivor period (masa bertahan hidup) selama 7 hari sehingga ketika si tertanggung terdiagnosa salah satu 100 kondisi sakit kritis, dia mesti menunggu dan bertahan hidup selama 7 hari dahulu sebelum dia dapat melakukan klaim. Jadi masing masing dari produk manfaat penyakit kritis Allianz baik CI, CI+ maupun CI100, sama sama menawarkan beragam manfaat yang berbeda. Tergantung pada nasabah, mana yang dipilih sesuai dengan kebutuhannya masing masing.

Adapun 49 jenis penyakit kritis yang ditanggung oleh CI maupun CI+ Allianz adalah :

1. Serangan Jantung Pertama
2. Stroke
3. Operasi Jantung Koroner
4. Operasi Penggantian Katup Jantung
5. Kanker
6. Gagal Ginjal
7. Kelumpuhan
8. Multiple Sclerosis
9. Transplantasi Organ Vital Tubuh
10. Penyakit Alzheimer/Gangguan Otak Organik Degeneratif yang tidak dapat pulih kembali.
11. Koma
12. Penyakit Parkinson
13. Terminal Illness
14. Penyakit Paru-paru Kronis/Tahap Akhir
15. Penyakit Hati Kronis
16. Penyakit Motor Neuron
17. Muscular Dystrophy
18. Anemia Aplastis
19. Operasi Pembuluh Aorta
20. Hepatitis Fulminant
21. Pulmonary Arterial Hypertension Primer
22. Meningitis Bakteri
23. Tumor Otak Jinak
24. Radang Otak
25. Luka Bakar
26. Poliomyelitis
27. Trauma Kepala Serius
28. Apallic Syndrome
29. Penyakit Jantung Koroner Lain Yang Serius
30. Angioplasti dan penatalaksanaan invasif lainnya untuk Penyakit Jantung Koroner
31. Lupus Eritematosus Sistemik (Systemic Lupus Erythematosus)
32. HIV Yang didapatkan melalui Transfusi Darah dan Pekerjaan
33. Tuli (Hilangnya fungsi Indra pendengaran)
34. Bisu (Kehilangan Kemampuan Bicara)
35. Kebutaan
36. Skleroderma progresif
37. Penyakit Kista Medullary
38. Cardiomyopathy
39. Aneurisma Pembuluh Darah Otak Yang Mensyaratkan Pembedahan
40. Terputusnya Akar -Akar Syaraf Plexus Brachialis
41. Stroke Yang Memerlukan Operasi Arteri Carotid
42. Operasi Scoliosis Idiopatik
43. Pankreatitis Menahun Yang Berulang
44. Penyakit Kaki Gajah Kronis
45. Hilangnya Kemandirian Hidup
46. Kematian Selaput Otot atau Jaringan (Gangrene)
47. Rheumatoid Arthritis Berat
48. Colitis Ulterative Berat (Cronh’s disease)
49. Penyakit Kawasaki Yang Mengakibatkan Komplikasi Pada Jantung

Demikian tulisan ini semoga dapat menjadi masukan bagi pembaca dan nasabah.

Konsultasi dan pendaftaran polis Allianz hubungi:

Natanael Agen Allianz Life

HP/WA: 08113436830

email: natanael.allianz@gmail.com

Allianz Bayar Klaim Sakit Kritis Dan Meninggal Dunia 2 Miliar

Kali ini saya akan bagikan kesaksian dari salah satu nasabah yang yang baca dari allianz-bayar-klaim-sakit-kritis-dan-meninggal-dunia-2-miliar/

Syukurlah, tuntas sudah tugas saya mengawal pencairan klaim Sakit Kritis dan Meninggal Dunia dari sahabat saya, dengan total nilai klaim UP Rp 2M.

Hari Rabu, 21 Juni2017 seremoni penyerahan klaim Life kepada Ahli waris telah dilakukan.
Setelah sebelumnya pada tanggal 6 Juni2017 saya memberitahukan berita baik tentang pencairan klaim Sakit Kritis.

Bersyukur bisa membantu Ahli Waris untuk mendapatkan haknya yang sudah dipersiapkan oleh Almarhum semasa hidupnya.

Usia polis 10  bulan
Proses klaim life 8 hari kerja.
Autosaving Polis Istri dan Anak sd th 2035

 

Info pendaftaran dan konsultasi hubungi:

Natanael Agen Allianz tinggal di Surabaya-Sidoarjo HP/WA: 08113436830

email: natanael.allianz@gmail.com

“Buat Apa Asuransi Penyakit Kritis”

Orang yang keberatan dengan asuransi penyakit kritis banyak yang berkata dengan nada sinis: “Buat apa asuransi penyakit kritis, kriterianya sangat berat, orang udah mau mati baru bisa diklaim.”

Tetapi orang yang setuju asuransi penyakit kritis berpandangan: “Justru pada kondisi seperti itulah seseorang paling amat sangat butuh bantuan.”

Jika begitu kena penyakit kritis langsung meninggal dunia, biaya yang dibutuhkan memang tidak terlalu banyak, dan jika punya asuransi jiwa, uang pertanggungannya bisa langsung cair. Tapi bagaimana jika sakit kritisnya berkepanjangan?

Contoh: Gagal kedua ginjal, harus cuci darah setiap minggu hingga seumur hidup dan tidak boleh kerja berat lagi. Stroke, lumpuh separuh badan, tidak bisa bekerja lagi dan butuh penghasilan untuk hidup sehari-hari. Kanker, badan melemah perlahan-lahan, butuh suplemen penguat tubuh setiap hari, biaya perawatan yang terus-menerus bikin kantong kering.

Pada kondisi yang paling buruk ini, asuransi apa yang bisa memberikan bantuan?

Di tengah segala pro-kontra tentang produk ini, berikut 10 hal yang perlu dipahami tentang penyakit kritis dan asuransi penyakit kritis.

4 Fakta tentang Penyakit Kritis

  1. Penyakit kritis seperti kanker, penyakit jantung, stroke, dan gagal ginjal butuh biaya sangat besar, bisa ratusan juta hingga miliaran rupiah, atau senilai aset anda. Asuransi kesehatan yang anda miliki mungkin tidak mencukupi.
  2. Penyakit kritis bisa menyerang siapa saja tanpa pandang jenis kelamin dan usia. Pria bisa kena, wanita pun bisa. Tua bisa kena, muda pun bisa.
  3. Penyakit kritis bisa menimbulkan hilangnya produktivitas atau kemampuan bekerja yang tentunya berpengaruh pada penghasilan dan gaya hidup.
  4. Penyakit kritis tidak melulu soal penyakit (yang membuat banyak orang muda dan sehat berpikir bahwa penyakit kritis masih jauh), tapi bisa juga karena kecelakaan, seperti kelumpuhan, trauma kepala serius, koma, buta, bisu, tuli.

6 Fakta tentang Asuransi Penyakit Kritis

  1. Asuransi penyakit kritis BUKAN PERTOLONGAN PERTAMA pada sakit atau rawat inap. Pertolongan pertamanya tetaplah uang sendiri atau asuransi kesehatan. Jadi dana darurat dan asuransi kesehatan tetap perlu dimiliki.
  2. Asuransi penyakit kritis adalah PERTOLONGAN LANJUTAN untuk biaya perawatan penyakit kritis, ketika uang sendiri tidak mencukupi dan limit asuransi kesehatan sudah tak memadai.
  3. Asuransi penyakit kritis adalah PERTOLONGAN LANJUTAN UNTUK BIAYA PEMULIHAN penyakit kritis, yang biasanya bersifat rawat jalan dan tidak ditanggung oleh asuransi kesehatan rawat inap.
  4. Asuransi penyakit kritis adalah juga PENGGANTI PENGHASILAN ketika penyakit kritis yang diderita menimbulkan dampak hilangnya produktivitas sehingga tidak bisa bekerja lagi. Di sinilah nilai penting asuransi penyakit kritis yang tidak bisa digantikan asuransi kesehatan sebagus apa pun.
  5. Asuransi penyakit kritis TIDAK MENYEDIAKAN FASILITAS KARTU CASHLESS. Yang menyediakan fasilitas kartu cashless adalah asuransi kesehatan rawat inap. Klaim asuransi penyakit kritis dilakukan secara “reimburse” tetapi tanpa menyertakan kuitansi karena uang klaim diberikan tanpa melihat besarnya biaya di rumah sakit.
  6. Asuransi penyakit kritis memberikan bantuan dalam bentuk UANG TUNAI sebesar uang pertanggungan yang diambil atau sesuai ketentuan produk. Yang namanya uang tunai, penggunaannya bebas terserah yang menerima. Bisa untuk bantu biaya berobat, bisa untuk biaya hidup, bisa untuk biaya sekolah, atau bahkan buat liburan.

 

Setelah membaca artikel ini, bagaimana menurut anda, asuransi penyakit kritis itu penting ataukah tidak penting? []

Untuk konsultasi lebih lanjut, silakan menghubungi:

Agen Asuransi Allianz

Natanael HP/WA 08113436830

email: natanael.allianz@gmail.com

 

sumber: 10-fakta-yang-perlu-dipahami-tentang-asuransi-penyakit-kritis/

Mengapa Sakit Kritis Bisa Menimpa Orang Muda?

Berikut ini saya akan bagikan pengalaman seorang dokter muda bernama dr. Pandu Ranggabirawa. Kesehariannya bertugas di Rumah Sakit Siloam Kebon Jeruk, Jakarta Barat, beliau sekaligus adalah agen asuransi Allianz.

Dalam kesempatan malam itu, Dokter Pandu memberikan informasi lengkap tentang penyakit-penyakit kritis yang sebabnya terkadang tidak diketahui orang, dan gejalanya juga terkadang terlewatkan oleh orang.

Pasien tua dan muda selalu ada, bahkan Dokter Pandu berkata pasien termuda yang pernah dia temui adalah anak berusia 17 tahun, meninggal karena serangan jantung. Stroke pada orang berusia 28 tahun.

Mengapa semua bisa terjadi? Mengapa penyakit kritis bisa menimpa ke orang yang berusia muda?

Banyak faktor, salah satunya adalah gaya hidup, yaitu makanan yang dikonsumsi, minuman, rokok, pola tidur, dan sebagainya.

Banyak orang berkata ada namanya stroke ringan dan berat. Salah!

Stroke tidak ada ringan maupun berat. Stroke pada dasarnya ada dua penyebab, penyumbatan di pembuluh darah otak, dan pecahnya pembuluh darah di dekat otak.

Cara penanganannya pun berbeda. Banyak broadcast mengatakan tusuk jari dengan jarum. Salah! Itu tidak mengatasi sama sekali. Cara terbaik adalah membawa pasien ke Rumah Sakit dengan segera dan ditangani oleh pihak yang lebih mengerti.

Penyumbatan di pembuluh darah otak dapat ditangani dengan obat pengencer darah, itupun harus dalam masa Golden Period, yaitu 4 jam sejak terjadinya stroke.

Harga satu botol obat pengencer darah adalah seharga satu motor vario, dan kita harus menyiapkan dana sebesar empat buah motor vario untuk dapat sembuh, itupun harus dilihat lagi kondisi selanjutnya.

Penanganan untuk pecahnya pembuluh darah di dekat otak itu sangat berbeda dengan penanganan untuk penyumbatan. Pecahnya pembuluh darah di otak harus dilakukan operasi, yaitu tengkorak kepala di bor dan di buka untuk di sedot cairan darahnya.

Penyebab kematian terbesar menurut data WHO adalah penyakit kritis, yaitu 67%.  Tapi ternyata data itu tidak sepenuhnya benar, data di Allianz, penyakit kritis menyebabkan lebih dari 95% kematian.

 

IMG-20160511-WA0000(1)

 

Sedikit bercerita, Dr. Pandu mengisahkan bagaimana dia bisa terjun ke dunia asuransi, yang tadinya dia sama sekali tidak menghiraukan.

Sahabat beliau menelpon dan dengan panik meminta tolong untuk menjemput ibunya dengan ambulans.  Dengan sigap Dr. Pandu mengirimkan ambulans dan menjemput, lalu berbincang dengan sahabatnya tersebut.

Gejala stroke yang diderita ibu sahabatnya itu oleh dokter syaraf mengharuskan pasien di rawat di kamar ICU dan perhitungan biaya adalah 10 Juta per hari, dengan minimal perawatan 30 hari, belum termasuk biaya obat-obatan 70 Juta, jadi total biaya yang harus disiapkan adalah 370 Juta.

Dokter syaraf berkata, kalau kamu tidak punya uang 370 Juta sebaiknya kamu jangan masukkan ke Rumah Sakit, karena percuma, daripada setengah jalan dan tidak sanggup bayar dan harus lewat kan sayang.

Sejak kejadian itu Dr. Pandu “klik” dengan yang namanya asuransi, dan segera menghubungi Ibu Marjana, seniornya di RS Siloam yang kini sudah full time di Allianz. Dengan premi 7,5jt per bulan, UP Sakit Kritis untuk orang tuanya adalah 1 M.

Sedikit kaget, Dokter Pandu berkata agak berat, namun Ibu Marjana menawarkan agar premi gratis, dan sejak saat itulah Dokter Pandu menjadi agen asuransi yang membantu mendistribusikan uang besar kepada orang-orang lewat TAPRO Allianz.

 

IMG-20160511-WA0001

 

Orang biasanya tidak percaya sebelum mengalami. Tapi bagi yang sudah mengalami, pasti tahu betapa mahalnya sakit itu, apalagi sakit kritis.  Dan ternyata banyak orang yang tidak sadar bahwa biaya non medical itu LEBIH BESAR daripada biaya medical.

Biaya tersembunyi penyakit kritis yang seringkali orang abaikan:

– Biaya akibat penghasilan yang hilang karena tidak mampu bekerja
– Biaya yang hilang akibat harus merawat orang yang dicintainya
– Biaya untuk membeli nutrisi khusus
– Biaya transportasi karena harus berobat ke luar negeri
– Biaya berobat alternatif yang tidak dicover oleh perusahaan
– Biaya pendidikan anak yang tidak bisa berhenti
– Biaya hidup seluruh anggota keluarga

Dan semua biaya-biaya itu, tidak bisa dibayar oleh BPJS maupun asuransi kesehatan dengan limit terbesar sekalipun baik dari perusahaan maupun asuransi.   Semua itu hanya dapat dibayar dengan uang tunai.

Dr. Pandu menghimbau agar kita yang masih sehat bisa sadar untuk punya proteksi sakit kritis, uang tunai besar agar kita terhindar dari bencana keuangan.

Terima kasih Dokter Pandu sudah berbagi dengan kami.

Ingin mendaftar polis Asuransi Sakit Kritis Allianz? disini form pendaftaran polis Allianz

atau hubungi: Natanael, Agen Allianz berlisensi HP/WA: 08113436830

sumber cerita: sakit-kritis-menurut-dokter-dan-pengalaman-seorang-survivor-kanker-payudara/

Jangka Waktu Pembayaran Premi

Banyak sekali pertanyaan seputar berapa lama masa pembayaran premi asuransi dari pada calon nasabah. Karena itu, saya perlu menulis mengenai hal ini dalam satu tulisan tersendiri.

Jadi salah satu pertanyaan yang paling sering ditanyakan calon nasabah kepada saya terkait asuransi jiwa Allianz adalah: “Berapa lama sih jangka waktu pembayaran premi di Allianz?”

Pertanyaan yang ini tidak sulit untuk dijawab. Namun karena informasi yang selama ini beredar di masyarakat cenderung menyesatkan karena ulah para agen asuransi nakal yang tidak bertanggung jawab, sehingga saya membutuhkan waktu yang ekstra untuk menjelaskan hal ini dengan lebih mendetail agar para calon nasabah saya dapat mengerti sepenuhnya tentang ini.

Terhadap pertanyaan itu, biasanya saya balik bertanya, “Diproteksinya mau sampai berapa lama?”

Kebanyakan orang kebingungan ditanya balik seperti ini.

Biasanya para calon nasabah akan berkata, “Di asuransi lain cuma 10 tahun bayarnya.”

Saya tanya lagi, “Lalu setelah 10 tahun bagaimana?”

Si calon nasabah bingung dan mengatakan mau diproteksi sampai seumur hidup sampai dengan meninggal dunia?

Lah? Lalu di tahun ke 11 dan seterusnya siapa yang bayar biaya polis asuransinya apabila cuma bayar selama 10 tahun saja? Atau di tahun ke 21 dan seterusnya, siapa yang bayar biaya polis asuransinya apabila cuma mau bayar polis selama 20 tahun saja? Demikian juga apabila cuma mau bayar 5 tahun saja, lalu siapa yang akan menanggung biaya asuransi setelah tahun ke 6 dan seterusnya sampai si tertanggung meninggal dunia?

Saya akan menerangkan yang sebenarnya melalui tanya jawab berikut ini.

Calon Nasabah : Jadi, berapa lama jangka waktu pembayaran asuransi jiwa (Tapro) Allianz?

Agen : Pada dasarnya, jangka waktu pembayaran premi Tapro Allianz atau bahkan di asuransi lain selain Allianz adalah seumur hidup atau maksimal sd tertanggung berusia 100 tahun.

Calon Nasabah : Lho, kok di asuransi lain cukup 10 tahun? Bahkan ada yang 5 tahun saja?

Agen : Sebenarnya itu bukan masa bayar, tapi RENCANA masa bayar. Setelah 5 atau 10 tahun, nasabah ambil fasilitas CUTI PREMI. Cuti premi artinya berhenti menyetor premi, bisa utk sementara, bisa juga untuk selamanya. Selama cuti premi, biaya-biaya polis tetap dibayar dan dipotong dari saldo investasi. Kalau saldo investasi terus bertambah, nasabah tidak perlu setor premi lagi. Tapi kalau saldo investasi cenderung berkurang, nasabah akan diharuskan setor premi lagi jika ingin polisnya tetap berlaku. Nah inilah yang sering disalah artikan oleh banyak orang. Mereka menganggap masa bayar itu sama dengan rencana masa bayar.

Calon Nasabah : Jadi setelah 10 tahun, nasabah tetap bayar biaya-biaya polis asuransi? Tetapi biayanya otomatis dipotong dari saldo investasi?

Agen : Betul. Itulah fungsi pokok nilai investasi dari produk asuransi jiwa Tapro Allianz. Sebenarnya tidak hanya di Allianz saja, namun di asuransi lain juga demikian. Namun mungkin agen yang anda temui pada saat itu tidak menjelaskan secara mendetail. Mereka cuma mengatakan cukup bayar 5 tahun atau 10 tahun saja dan anda akan terporteksi selamanya. Mungkin agen2 ini malas untuk menerangkan lebih lanjut atau tidak tahu bagaimana cara menjelaskan yang lebih simpel kepada calon nasabahnya, sehingga mereka mengambil jalan pintas dengan hanya menjelaskan sekilas saja. Padahal imbasnya polis si nasabah bisa lapse di kemudian hari dan si nasabah akan melakukan komplain kalau asuransi nya menipu dan sebagainya. Padahal kesalahan bukan di produk asuransi nya tetapi manusianya yaitu di agen yang menawarkan asuransinya yang tidak memberikan informasi yang akurat dan jelas tentang hal ini.

Calon Nasabah : Biaya-biaya polis yang mesti dibayar setelah cuti premi apa saja?

Agen : Biaya-biaya polis Tapro setelah 5 tahun meliputi biaya asuransi dan biaya administrasi. Tak peduli nasabah setor premi berapa tahun, dua biaya tersebut harus dibayar jika ingin proteksi tetap berlaku.

Calon Nasabah : Jadi premi dan biaya-biaya polis itu apakah berbeda ya?

Agen : Betul, beda. Premi adalah apa yang kita setorkan secara rutin misalnya tiap bulan atau tiap tahun. Premi tersebut digunakan untuk membayar biaya-biaya polis dan sisanya menjadi nilai investasi. Jika nasabah tidak setor premi lagi, nilai investasi itulah yang akan membayari biaya-biaya asuransi dan administrasi sampai masa perlindungan berakhir, atau sampai saldo investasi habis.

Calon Nasabah : Saldo investasi bisa habis?

Agen : Bisa.

Calon Nasabah : Kenapa bisa habis?

Agen : Jika investasi tidak berkembang sesuai harapan, saldo investasi bisa habis digunakan untuk membayar biaya-biaya polis, dalam hal ini biaya asuransi dan biaya administrasi.

Calon Nasabah : Kalau saldo investasi habis, bagaimana proteksinya?

Agen : Proteksinya berakhir juga.

Calon Nasabah : Bagaimana supaya proteksi tetap berjalan?

Agen : Yang penting bayar biaya administrasi dan biaya asuransi, maka proteksi tetap berlaku.

Calon Nasabah : Biaya asuransi itu apa sih?

Agen : Biaya asuransi (cost of insurance [COI] atau tabarru dalam istilah asuransi syariah) adalah biaya yang dikenakan untuk setiap manfaat proteksi yang diambil oleh nasabah. Besarnya biaya asuransi tergantung besarnya uang pertanggungan (UP) atau nilai manfaat asuransi, jenis kelamin, dan usia. Jenis pekerjaan, hobi, dan kondisi kesehatan saat usia masuk pun mempengaruhi biaya asuransi. Biaya asuransi cenderung naik seiring bertambahnya usia. Di tahun-tahun awal, biaya asuransi lebih rendah dari premi. Tapi di tahun-tahun mendatang, biaya asuransi akan lebih besar dari premi seiring bertambahnya usia.

Contoh biaya asuransi bisa dilihat pada gambar berikut:

Contoh Biaya AsuransiGambar di atas adalah contoh ilustrasi manfaat asuransi jiwa utk pria usia 30 tahun tidak merokok, kerja dalam ruangan. Untuk manfaat Asuransi Dasar dengan UP 100 juta, biaya asuransinya 14.500 per bulan. Untuk manfaat ADDB (cacat/meninggal karena kecelakaan) dengan UP 100 juta, biaya asuransinya 11.250 per bulan. Untuk manfaat TPD (cacat tetap total) dengan UP 100 juta, biaya asuransinya 3.250 per bulan. Untuk CI100 (100 kondisi penyakit kritis) dengan UP 100 juta, biaya asuransinya 22.750 per bulan. Untuk Payor benefit sebesar premi (300rb per bulan atau 3,6 juta setahun), biaya asuransinya 5.790 per bulan.

Total biaya asuransi: 57.540 per bulan. Ini adalah biaya asuransi atau tabarru di tahun pertama. Tahun-tahun berikutnya akan berbeda. Secara umum gambarannya bisa dilihat di gambar berikut:

Biaya asuransi dan premiCalon Nasabah : Biaya asuransi di atas kan totalnya jauh lebih kecil dari premi. Selisihnya ke mana?

Agen : Selisihnya menjadi nilai investasi, setelah dipotong juga biaya lain, yaitu biaya akuisisi di 5 tahun pertama dan biaya administrasi.

Calon Nasabah : Selama berapa lama biaya asuransi harus dibayar?

Agen : Untuk asuransi dasar, masa bayar biaya asuransinya sd tertanggung berusia 100 tahun. Untuk ridernya beda-beda. ADDB, TPD, dan Payor benefit biaya asuransinya sd usia 65 tahun. Ci100 biaya asuransinya sd usia 100 tahun, sama seperti UP dasar.

Calon Nasabah : Biaya asuransi naik tiap tahun. Berapa persen kenaikannya?

Agen : Persentase kenaikannya tidak tetap, dan berbeda-beda untuk tiap manfaat. Secara umum sekitar 5-10% tiap tahun.

Calon Nasabah : Kalau biaya asuransi naik tiap tahun, berarti lama-lama akan lebih besar dari premi ya? Jadi kalau biaya asuransi sudah lebih besar dari premi, artinya kalau kita bayar premi saja tidak cukup ya?

Agen : Betul. Tapi jika nasabah setor premi secara rutin dan kinerja investasi lumayan bagus, nilai investasi akan terakumulasi sehingga dapat membantu nasabah dalam membayar biaya asuransi dan administrasi di masa-masa yang akan datang. Di situlah fungsi utama dari Tapro, yaitu membayar biaya asuransi dan administrasi.

Asuransi Jiwa Allianz memberikan proteksi sampai usia tertanggung mencapai usia 100 tahun. Mudah mudahan informasi di atas bermanfaat dan dapat menambah wawasan anda seputar asuransi jiwa.

Nikmati Ongkos Kirim GRATIS apabila anda memesan Asuransi Allianz melalui kami, Agen Asuransi Allianz di Surabaya-Sidoarjo.

Natanael

HP/WA 08113436830

 

 

Sumber: http://www.asuransi-jiwa.org/jangka-waktu-pembayaran-premi/

Asuransi 100 Penyakit Kritis (CI100)

Allianz-CI100ci100

Selain manfaat tambahan asuransi penyakit kritis/Critical Illness CI dan CI+ dari Allianz yang mencover 49 kondisi penyakit kritis, saat ini Allianz juga telah memiliki produk asuransi penyakit kritis yang lain yaitu produk asuransi yang mencover 100 kondisi penyakit kritis yang dinamakan CI100. CI100 menanggung 100 kondisi penyakit kritis yang dibagi menjadi beberapa tahap:

  1. Tahap awal (early stage), 32 kondisi. Klaim dibayar 50% dari uang Pertanggungan (UP), maksimum 500 juta.
  2. Tahap menengah (intermediate stage), 13 kondisi. Klaim dibayar 100% UP, maksimum 1 miliar.
  3. Tahap lanjut (advanced stage), 48 kondisi. Klaim dibayar 100% UP, maksimum 2 miliar.
  4. Tahap katastropik (catasthropic), 5 kondisi. Klaim dibayar 120% (ada tambahan 20% UP).
  5. Manfaat tambahan: Angioplasti, klaim sebesar 10% UP, maksimum 75 juta (tidak mengurangi UP).
  6. Manfaat tambahan: Komplikasi diabetes, klaim sebesar 20% UP, maksimum 200 juta (tidak mengurangi UP).

Untuk selengkapnya, kondisi penyakit kritis yang dicover oleh Manfaat tambahan CI100, dapat dilihat di tabel berikut ini :

100-ci-1

100-ci-2

manfaat ci 100

Seberapa pentingkah Asuransi Penyakit Kritis bagi kehidupan kita? Setelah asuransi jiwa, asuransi penyakit kritis merupakan asuransi ke 2 terpenting setelah asuransi jiwa itu sendiri, yang saya selalu rekomendasikan kepada klien saya yang mengambil polis asuransi jiwa. Tentunya ada alasan mengapa asuransi penyakit kritis ini wajib dimiliki oleh semua orang. Asuransi jiwa Tapro Allianz (Smartlink Flexi Account Plus maupun Allisya Protection Plus, telah diperlengkapi dengan manfaat tambahan (rider) asuransi penyakit kritis yaitu C, C+ dan C100 yang dapat dipilih (pilih salah satu). Penyakit kritis, dengan segala implikasinya, pada fisik maupun keuangan merupakan kondisi dimana seseorang paling  membutuhkan bantuan, karena:

  1. Penyakit kritis seperti penyakit jantung, stroke, kanker, dan liver adalah penyakit pembunuh nomor satu di dunia.
  2. Secara statistik, risiko penyakit kritis semakin meningkat dari tahun ke tahun.
  3. Penyakit kritis dapat menyerang siapa saja tanpa pandang usia dan kepemilikan harta.
  4. Bagi orang yang merasa yakin benar dengan kesehatannya: Penyakit kritis dapat disebabkan oleh kecelakaan.
  5. Kebanyakan orang tidak punya biaya ketika penyakit kritis menimpa.
  6. Pengobatan dan perawatan penyakit kritis membutuhkan biaya yang sangat besar. Askes (Asuransi Kesehatan) seperti asuransi rawat inap  saja tidak akan cukup.
  7. Orang yang mengalami sakit kritis sangat membutuhkan uang tunai dalam jumlah yang besar. Askes (asuransi kesehatan) sebagus apa pun tidak akan memberikan uang tunai melainkan hanya mengganti biaya pengobatan saja (seperti rawat inap & rawat jalan) dengan sistem cashless maupun reimburse.
  8. Jika tidak tertangani dengan tepat, penyakit kritis dapat berujung pada kondisi yang bisa dibilang lebih buruk daripada kematian, yaitu kelumpuhan, cacat total, atau hilangnya kemandirian hidup.

Penyakit kritis. Inilah kondisi yang menyebabkan banyak orang kaya menjadi jatuh miskin, dan orang biasa terjebak dalam hutang. Saya tidak mengada-ada atau melebih-lebihkan. Tentunya tak seorang pun yang berharap terkena penyakit kritis. Tapi karena kemungkinannya ada, sebaiknya kita  tetap bersiap diri untuk menghadapi kemungkinan terburuk. Jadi, seberapa buruk kondisi yang telah anda antisipasi? Jika asuransi yang anda milki saat ini belum menjangkau kemungkinan terburuk tersebut, maka tentunya anda perlu mulai mempertimbangkan untuk mengambil asuransi penyakit kritis ini mulai dari sekarang. CI100 dari Allianz tergolong produk penyakit kritis jenis early stage (bisa diklaim sejak tahap awal penyakit kritis). Inilah beberapa keunggulan produk CI100 dibanding produk sejenis di perusahaan lain.

  1. Jumlah cakupan kondisi penyakit yang lebih banyak (100 kondisi penyakit).
  2. Masa perlindungan yang lebih lama (hingga usia 100 tahun atau seumur hidup, sama dengan asuransi dasar).
  3. Usia masuk yang lebih tua (usia 70 tahun masih bisa ambil).
  4. Syarat survival period yang paling singkat (7 hari).
  5. Klaim tidak mengurangi UP asuransi dasar.
  6. Biaya asuransi yang relatif lebih murah.

Jika anda belum memiliki asuransi penyakit kritis sekarang ini, saya menganjurkan anda untuk membeli asuransi jiwa Allianz (Tapro) ditambah dengan manfaat tambahan asuransi penyakit kritis CI, CI+ atau CI100 (pilih salah satu) sekarang juga.

Nikmati Ongkos Kirim GRATIS apabila anda memesan Asuransi Allianz melalui kami, Agen Asuransi Allianz di Surabaya-Sidoarjo.

Natanael

HP/WA 08113436830

sumber: http://www.asuransi-jiwa.org/produk-allianz/manfaat-tambahan-rider/asuransi-100-penyakit-kritis-c100/