Category Archives: Asuransi Sakit Kritis Allianz tercepat masa tunggunya

Asuransi Sakit Kritis Membantu Biaya Jika Kita Terdiaknosa Sakit Kritis

Smartlink Allianz memiliki fasilitas yang salah satunya bermanfaat jika kita tiba-tiba terdiaknosa sakit kritis, misalnya jantung, stroke, gagal ginjal, kanker, dll.

Asuransi sakit kritis adalah asuransi yang wajib dibeli oleh setiap orang agar supaya di saat terkena/ terdiagnosa penyakit kritis, keuangan/ finansial dari orang itu tidak sampai habis/bangrut. Anda akan diberikan uang santunan dalam jumlah besar (sesuai kontrak saat di awal kita beli polis) jikalau di masa yang akan datang, Anda terkena penyakit kritis.

Sebenarnya apa saja sih penyakit kritis yang diberi santunan? Artinya sakit kritis yang seperti apa yang mesti dialami oleh nasabah asuransi sakit kritis Allianz, barulah Allianz akan memberikan uang santunan kepada si nasabah tersebut? Hampir sebagian besar jenis penyakit kritis yang kita tahu dan telah pernah kita dengar sebelumnya, termasuk di dalamnya seperti :

1. Serangan Jantung Pertama
2. Stroke
3. Operasi Jantung Koroner
4. Operasi Penggantian Katup Jantung
5. Kanker
6. Gagal Ginjal
7. Kelumpuhan
8. Multiple Sclerosis
9. Transplantasi Organ Vital Tubuh
10. Penyakit Alzheimer/Gangguan Otak Organik Degeneratif yang tidak dapat pulih kembali.
11. Koma
12. Penyakit Parkinson
13. Terminal Illness
14. Penyakit Paru-paru Kronis/Tahap Akhir
15. Penyakit Hati Kronis
16. Penyakit Motor Neuron
17. Muscular Dystrophy
18. Anemia Aplastis
19. Operasi Pembuluh Aorta
20. Hepatitis Fulminant
21. Pulmonary Arterial Hypertension Primer
22. Meningitis Bakteri
23. Tumor Otak Jinak
24. Radang Otak
25. Luka Bakar
26. Poliomyelitis
27. Trauma Kepala Serius
28. Apallic Syndrome
29. Penyakit Jantung Koroner Lain Yang Serius
30. Angioplasti dan penatalaksanaan invasif lainnya untuk Penyakit Jantung Koroner
31. Lupus Eritematosus Sistemik (Systemic Lupus Erythematosus)
32. HIV Yang didapatkan melalui Transfusi Darah dan Pekerjaan
33. Tuli (Hilangnya fungsi Indra pendengaran)
34. Bisu (Kehilangan Kemampuan Bicara)
35. Kebutaan
36. Skleroderma progresif
37. Penyakit Kista Medullary
38. Cardiomyopathy
39. Aneurisma Pembuluh Darah Otak Yang Mensyaratkan Pembedahan
40. Terputusnya Akar -Akar Syaraf Plexus Brachialis
41. Stroke Yang Memerlukan Operasi Arteri Carotid
42. Operasi Scoliosis Idiopatik
43. Pankreatitis Menahun Yang Berulang
44. Penyakit Kaki Gajah Kronis
45. Hilangnya Kemandirian Hidup
46. Kematian Selaput Otot atau Jaringan (Gangrene)
47. Rheumatoid Arthritis Berat
48. Colitis Ulterative Berat (Cronh’s disease)
49. Penyakit Kawasaki Yang Mengakibatkan Komplikasi Pada Jantung

Artinya jika kita sampai terkena salah satu dari penyakit kritis tersebut maka kita tidak perlu bingung memikirkan masalah uang. Karena uang dalam jumlah besar telah dipersiapkan untuk kita.

Hebatnya, jika kita baru terdiagnosa dan terkena penyakit kritis di tahap awal (early stage), kita juga sudah bisa mendapatkan 50% dari total uang santunan asuransi sakit kritis Allianz.

Penjelasan lebih lanjut atau pendaftaran polis asuransi Smartlink dengan tambahan fasilitas manfaat uang santunan jika terkena sakit kritis dapat menghubungi:

Agen Asuransi Allianz

Natanael

HP/WA 08113436830

line: natanael1975

Advertisements

Bagaimana Masa Tunggu Penyakit Khusus pada Askes Rawat Inap Rumah Sakit

Berapa masa tunggu penyakit khusus pada asuransi Allianz saat opname di rumah sakit?

Sebelum menjawab pertanyaan tersebut saya akan menjelaskan jenis produk asuransi kesehatan Allianz yakni:

 

1. Hospital and Surgical Care Plus (HSC+)

2. Flexicare Family

3. Smartmed Premier

4. Smarthealth Maxi Violet

5. Allisya Care

Khusus rawat inap rumah sakit atau pembedahan yang diakibatkan oleh kecelakaan, maka tidak ada masa tunggu. Artinya setelah polis asuransi aktif, maka nasabah sudah bisa langsung menggunakan manfaat rawat inap rumah sakit ini apabila si nasabah tertimpa kemalangan berupa kecelakaan yang  mengharuskan mereka di opname di rumah sakit ataupun menjalani pembedahan di rumah sakit.

Mengapa asuransi Allianz tidak menetapkan masa tunggu untuk manfaat rawat inap rumah sakit dan pembedahan untuk kasus kecelakaan? Karena yang namanya kecelakaan itu adalah kejadian yang terjadi secara tiba tiba dan tidak dapat di sangka sangka.

Penyakit selain Kecelakaan

Jika nasabah terkena penyakit demam berdarah, typus, diare, infeksi saluran kencing, dll yang membutuhkan perawatan rawat inap rumah sakit ataupun pembedahan. Apakah tidak dikenakan masa tunggu seperti kecelakaan? Jawabannya tergantung manfaat asuransi kesehatan yang diambil. Jika nasabah memilih asuransi kesehatan Hospital and Surgical Plus (HSC+), Flexicara Family, dan Smartmed Premier, maka ada masa tunggu 30 hari dari sejak polis asuransi nya aktif baru bisa digunakan.

Artinya setelah lewat 30 hari dari sejak polis asuransi aktif, baru asuransi Allianz akan mengcover rawat inap rumah sakit atau pembedahan. Jadi jika 10 hari setelah polis aktif kemudian si nasabah dirawat inap di rumah sakit karena kena diare maka Allianz tidak akan mengcover biaya tersebut. Namun jika 50 hari kemudian si nasabah di rawat di rumah sakit karena dbd (demam berdarah) maka asuransi kesehatan nya sudah bisa digunakan dan Allianz akan mengcover biaya rumah sakit nya.

Sedangkan untuk Smarthealth Maxi Violet dan Allisya Care tidak ada masa tunggu alias masa tunggunya 0 hari. Artinya setelah polisnya aktif, manfaat rawat inap rumah sakit dan pembedahan nya sudah langsung berlaku. Nasabah sudah bisa langsung memanfaatkan rawat inap rumah sakit dan pembedahan setelah polis aktif.

Selain ini, kalau di asuransi kesehatan rumah sakit, ada lagi yang namanya penyakit khusus. Penyakit khusus yaitu beberapa penyakit tertentu yang saat kita ikut asuransi memang belum di derita, namun nasabah dikenakan masa tunggu 1 tahun (12 bulan) baru bisa di cover. Artinya untuk perawatan atas penyakit khusus, biaya atas rawat inap rumah sakit atau pembedahan baru akan dicover oleh Allianz apabila usia polis sudah melebihi 1 tahun atau 12 bulan.

Penyakit khusus yang memiliki masa tunggu 1 tahun di Asuransi kesehatan Allianz (Hospital and Surgical Plus, Flexicare Family, Smarthealth Maxi Violet, Allisya Care, SmartMed Premier) adalah :

  1. Batu di Ginjal, Saluran/Kandung Kemih, Saluran/Kandung Empedu
  2. Penyakit Jantung, Pembuluh darah jantung dan Pembuluh darah otak (contoh: Penyakit Jantung Koroner, Stroke)
  3. Hipertensi, Hiperlipidemia (contoh : Hiperkolesterol, Hipertrigliserid)
  4. Katarak
  5. Segala jenis Tumor atau Kista
  6. Penyakit yang berhubungan dengan Telinga, Hidung dan Tenggorokan yang memerlukan dan telah dilakukan pembedahan
  7. Kencing Manis (Diabetes Mellitus)
  8. Tuberkulosis (TBC) dan semua komplikasinya
  9. Gangguan Kelenjar Tiroid
  10. Gagal Ginjal Kronis
  11. Segala jenis Hernia (contoh: Hernia Nucleus Pulposus, Hernia Inguinalis) dan Wasir (Haemorrhoid)
  12. Segala jenis gangguan hematologi (contoh: Anemia, Leukemia, Thalassemia)

Sampai saat ini hanya ada 12 penyakit khusus itu saja yang dikenakan masa tunggu 1 tahun di asuransi kesehatan Allianz.

Mengapa terhadap penyakit khusus ini ada masa tunggu 1 tahun ? Karena jika kita lihat semua penyakit khusus tersebut adalah penyakit yang membutuhkan proses dalam perjalanannya dari awal terjadi sampai timbul keluhan dan perlu diambil tindakan / pengobatan secara medis. Jadi jika seseorang tidak rajin melakukan medical cek up secara rutin, maka “perasaan” nya semua baik-baik saja karena dia tidak merasakan keluhan. Padahal mungkin saja saat itu nasabah yang bersangkutan sudah menderita penyakit jantung, namun tidak merasakan gejalanya. Karena ketidaktahuan dari calon nasabah ini maka saat pengisian aplikasi pendaftaran asuransi kesehatan semua pertanyaan mengenai penyakit khusus tersebut secara wajar dianggap tidak ada.

Tetapi jika dari awal, calon nasabah sudah tahu kalau dia ada menderita gangguan kesehatan atau penyakit tertentu, maka sangat wajar untuk penyakit tsb dan komplikasinya, akan dikecualikan permanen oleh Asuransi, alias tidak dicover. Penyakit seperti ini dinamakan penyakit pre existing yaitu penyakit yang sudah ada sebelum nasabah mendaftar asuransi sehingga semua penyakit ini akan dikecualikan permanen alias tidak akan dicover jika nantinya muncul di kemudian hari.

Kecuali untuk produk asuransi kesehatan Smartmed Premier, untuk penyakit pre existing tertentu akan dicover setelah lewat 2 tahun (24 bulan) dari sejak polis aktif. Jadi di asuransi kesehatan rumah sakit Smartmed Premier Allianz, untuk penyakit pre existing tertentu akan dikenakan masa tunggu 24 bulan (1 tahun) setelah polis aktif baru penyakit pre existing itu bisa dicover oleh asuransi. Sedaangkan di asuransi kesehatan rawat inap rumah sakit lainnya selain Smartmed Premier, penyakit pre exiswting ini akan dikecualikan permanen.

 

 

Konsultasi lebih lanjut dan pendaftaran polis bisa menghubungi:

Natanael Agen Allianz Berlisensi

HP/WA: 08113436830

email: natanael.allianz@gmail.com

Allianz Bayar Klaim Meninggal Dunia 500 Juta

Klaim Meninggal nasabah Pieter

Cerita nyata ini saya kutip dari tulisan rekan agen Allianz di myallisya.com (31/8/2017)

Pada tulisan tersebut dikisahkan akhhir bulan Agustus 2017, Allianz membayarkan klaim meninggal dunia seorang nasabah dari agen di tim saya. Usia polis baru tiga bulan lebih. Nasabah seorang pria usia 64 tahun, sudah tergolong lanjut usia. Beliau mengambil polis Tapro dengan UP jiwa 500 juta tanpa manfaat tambahan. Preminya 2,98 juta per bulan.

Polis nasabah disetujui pada awal Januari 2017. Di akhir Januari, atau saat usia polis belum genap 1 bulan, nasabah terdiagnosa kanker paru ganas. Lalu pada bulan April, nasabah meninggal dunia.

Karena usia polis masih tergolong baru, Allianz melakukan investigasi mengenai riwayat kesehatan nasabah. Setelah sekitar 3 bulan, ternyata nasabah tidak punya riwayat sakit kanker. Jadi klaim meninggal nasabah pun dibayar berikut nilai investasinya.

Terima kasih Allianz. Terima kasih nasabah yang telah mempercayakan perlindungan keuangannya di Allianz.

Agen yang melayani klaim nasabah adalah bpk Pieter Djatmiko, seorang BP di tim Bp Asep Sopyan.

Sekadar informasi, cara klaim meninggal dunia dan klaim manfaat asuransi lainnya bisa dibaca di Cara Pengajuan Klaim Asuransi.

Untuk Mendaftar polis asuransi sakit kritis Allianz bisa menghubungi:

Natanael HP/WA 08113436830

email: natanael.allianz@gmail.com

Asuransi 100 Sakit Kritis Allianz Menjadi Primadona Nasabah

Allianz-CI100ci100

Banyak nasabah atau calon nasabah yang menanyakan tentang asuransi yang memberi uang cash jika terdeteksi salah satu penyakit kritis. Misalnya jika terdeteksi jantung pertama kali, maka Allianz sudah mau mentransfer uang cash mulai dari Rp 100jt hingga Milyaran (sesuai kontrak pertama) ke rekening kita. Bukan berarti trus untuk senang-senang tapi untuk biaya berobat yang mungkin dari asuransi lian tidak belum cukup. Juga bisa untuk modal usaha, misal mengambil UP Rp 1 Milyar.

Ketentuannya sebagai berikut: CI100 menanggung 100 kondisi penyakit kritis yang dibagi menjadi beberapa tahap:

  1. Tahap awal (early stage), 32 kondisi. Klaim dibayar 50% dari uang Pertanggungan (UP), maksimum 500 juta.
  2. Tahap menengah (intermediate stage), 13 kondisi. Klaim dibayar 100% UP, maksimum 1 miliar.
  3. Tahap lanjut (advanced stage), 48 kondisi. Klaim dibayar 100% UP, maksimum 2 miliar.
  4. Tahap katastropik (catasthropic), 5 kondisi. Klaim dibayar 120% (ada tambahan 20% UP).
  5. Manfaat tambahan: Angioplasti, klaim sebesar 10% UP, maksimum 75 juta (tidak mengurangi UP).
  6. Manfaat tambahan: Komplikasi diabetes, klaim sebesar 20% UP, maksimum 200 juta (tidak mengurangi UP).

Untuk selengkapnya, kondisi penyakit kritis yang dicover oleh Manfaat tambahan CI100, dapat dilihat di tabel berikut ini :

100-ci-1

100-ci-2

manfaat ci 100

Setelah asuransi jiwa, asuransi penyakit kritis merupakan asuransi ke 2 terpenting setelah asuransi jiwa itu sendiri, yang selalu rekomendasikan kepada klien saya yang mengambil polis asuransi jiwa. Tentunya ada alasan mengapa asuransi penyakit kritis ini wajib dimiliki oleh semua orang.

Asuransi jiwa Tapro Allianz (Smartlink Flexi Account Plus maupun Allisya Protection Plus, telah diperlengkapi dengan manfaat tambahan (rider) asuransi penyakit kritis yaitu C, C+ dan C100 yang dapat dipilih (pilih salah satu). Penyakit kritis, dengan segala implikasinya, pada fisik maupun keuangan merupakan kondisi dimana seseorang paling  membutuhkan bantuan, karena:

  1. Penyakit kritis seperti penyakit jantung, stroke, kanker, dan liver adalah penyakit pembunuh nomor satu di dunia.
  2. Secara statistik, risiko penyakit kritis semakin meningkat dari tahun ke tahun.
  3. Penyakit kritis dapat menyerang siapa saja tanpa pandang usia dan kepemilikan harta.
  4. Bagi orang yang merasa yakin benar dengan kesehatannya: Penyakit kritis dapat disebabkan oleh kecelakaan.
  5. Kebanyakan orang tidak punya biaya ketika penyakit kritis menimpa.
  6. Pengobatan dan perawatan penyakit kritis membutuhkan biaya yang sangat besar. Askes (Asuransi Kesehatan) seperti asuransi rawat inap  saja tidak akan cukup.
  7. Orang yang mengalami sakit kritis sangat membutuhkan uang tunai dalam jumlah yang besar. Askes (asuransi kesehatan) sebagus apa pun tidak akan memberikan uang tunai melainkan hanya mengganti biaya pengobatan saja (seperti rawat inap & rawat jalan) dengan sistem cashless maupun reimburse.
  8. Jika tidak tertangani dengan tepat, penyakit kritis dapat berujung pada kondisi yang bisa dibilang lebih buruk daripada kematian, yaitu kelumpuhan, cacat total, atau hilangnya kemandirian hidup.

Penyakit kritis. Inilah kondisi yang menyebabkan banyak orang kaya menjadi jatuh miskin, dan orang biasa terjebak dalam hutang. Saya tidak mengada-ada atau melebih-lebihkan.

Inilah beberapa keunggulan produk CI100 dibanding produk sejenis di perusahaan lain.

  1. Jumlah cakupan kondisi penyakit yang lebih banyak (100 kondisi penyakit).
  2. Masa perlindungan yang lebih lama (hingga usia 100 tahun atau seumur hidup, sama dengan asuransi dasar).
  3. Usia masuk yang lebih tua (usia 70 tahun masih bisa ambil).
  4. Syarat survival period yang paling singkat (7 hari).
  5. Klaim tidak mengurangi UP asuransi dasar.
  6. Biaya asuransi yang relatif lebih murah.

Jika anda belum memiliki asuransi penyakit kritis sekarang ini, saya menganjurkan anda untuk membeli asuransi jiwa Allianz (Tapro) ditambah dengan manfaat tambahan asuransi penyakit kritis CI, CI+ atau CI100 (pilih salah satu) sekarang juga.

Info lebih detai atau ingin daftar asuransi sakit kritis Allianz hub:

Natanael Agen Allianz Berlisensi

HP/Wa 08113436830

line: natanael1975

Punya Asuransi Kesehatan Sesuai Tagihan, Masih Perlukah Asuransi Penyakit Kritis?

 Sekarang ini banyak program asuransi kesehatan yang membayar biaya pengobatan sesuai tagihan rumah sakit. Di Allianz pun sejak Agustus 2014 lalu telah diluncurkan produk SmartMed Premier, program asuransi kesehatan yang membayar klaim sesuai tagihan dengan limit tahunan 6 miliar. Artinya, berapa pun biaya yang ditagihkan rumah sakit, untuk penyakit kritis sekalipun, akan dibayar sepenuhnya oleh Allianz, selama tidak melebihi 6 miliar.

Bagus? Tentu saja. (Penjelasan lebih lengkap tentang SmartMed Premier bisa dibaca di SINI).

Pertanyaannya, jika kita sudah memiliki produk askes yang membayar klaim sesuai tagihan semacam itu, apakah kita masih perlu mengambil asuransi penyakit kritis?

Jawabannya adalah PERLU.

Mengapa?

“Karena asuransi kesehatan tidak memberikan uang tunai dalam jumlah besar; sesuatu yang sangat dibutuhkan ketika mengalami penyakit kritis.”

Aneka biaya tersembunyi penyakit kritis yang tidak ditanggung asuransi kesehatan.


Asuransi kesehatan bisa membantu untuk membiayai segala keperluan pengobatan selama DI DALAM rumah sakit. Tapi untuk segala biaya yang timbul DI LUAR rumah sakit, atau segala keperluan yang TIDAK BERHUBUNGAN dengan rumah sakit, asuransi kesehatan tidak bertanggung jawab lagi.

Apa sajakah itu? Silakan dilihat kembali gambar di atas. Atau dilanjut dengan rangkuman di bawah:

  • Akomodasi untuk orang yang menemani, seperti transportasi, penginapan, biaya makan, dan lain-lain. Orang yang menemani si sakit ini bisa jadi bukan satu-dua orang. Biaya akan lebih besar jika perawatan dilakukan di luar negeri.
  • Perawatan lanjutan sepulang dari rumah sakit, seperti perawat di rumah dalam jangka waktu yang lama (untuk kasus stroke atau lumpuh), cuci darah hingga seumur hidup (untuk kasus gagal ginjal), suplemen untuk penguat tubuh yang pada umumnya berharga mahal (seperti produk kesehatan yang sering ditawarkan MLM), atau perawatan di tempat pengobatan alternatif.
  • Biaya hidup selama tidak bekerja karena menjalani perawatan, dan biaya hidup untuk keluarga jika tidak bisa bekerja lagi untuk seterusnya.
  • Segala keperluan dan cita-cita lain yang bisa terganggu akibat mengalami penyakit kritis, seperti dana pendidikan anak, rencana pensiun, cicilan rumah, cicilan mobil, rencana liburan, hingga perjalanan ibadah.

Asuransi penyakit kritis bisa membantu untuk berbagai biaya dan keperluan semacam itu, karena klaim asuransi penyakit kritis diberikan dalam bentuk uang tunai (cash). Besarnya sesuai jumlah uang pertanggungan (UP) yang tercantum dalam polis.

Misalnya dalam polis tertera UP penyakit kritis sebesar 1 miliar, maka akan diberikan sebesar 1 miliar jika tertanggung terdiagnosa suatu penyakit kritis, atau separuhnya jika penyakit kritis terdiagnosa di tahap awal (khusus untuk asuransi penyakit kritis yang menanggung sejak tahap awal, contohnya CI100).

Yang namanya uang tunai, sifatnya sangat fleksibel dan tentunya boleh digunakan untuk apa saja. Mau dipakai berobat boleh, tidak berobat pun silakan saja. Berobat di rumah sakit boleh, di klinik alternatif juga boleh. Mau digunakan untuk biaya hidup sehari-hari boleh, disimpan saja untuk keperluan pendidikan anak pun baik. Untuk melunasi utang boleh, diinvestasikan untuk menambah dana pensiun pun tak masalah.

Itulah kekuatan uang tunai dalam jumlah besar, sesuatu yang tidak diberikan oleh asuransi kesehatan sebagus apa pun.

Klaim asuransi penyakit kritis diberikan dalam bentuk uang tunai (hard-cash). Penggunaannya diserahkan sepenuhnya kepada nasabah.

Bagaimana Mendapatkan Asuransi Penyakit Kritis?

Di Allianz, asuransi penyakit kritis tersedia sebagai rider (manfaat tambahan) pada produk asuransi jiwa Tapro. Saat ini terdapat dua macam rider penyakit kritis, yaitu CI+ dan CI100. CI+ memberikan perlindungan dari 49 penyakit kritis sampai usia 70 tahun, sedangkan CI100 memberikan perlindungan dari 100 kondisi penyakit kritis sejak tahap awal sampai usia 100 tahun. (Mengenai perbedaan keduanya, bisa dibaca di Perbedaan dan Persamaan antara CI+ dengan CI100).

Bagaimana dengan preminya? Sebagai contoh bisa dilihat pada gambar ilustrasi berikut:

Dengan setoran 900 ribu per bulan, seorang laki-laki usia 30 tahun bisa memperoleh UP jiwa 1M ditambah rider CI+ 1M. Total manfaat 2M

.

Dengan setoran 1juta per bulan, seorang laki-laki usia 30 tahun bisa memperoleh UP jiwa 1 M ditambah rider CI100 (100 kondisi penyakit kritis) 1 M. Total manfaat 2 M.

Untuk usia dan jenis kelamin yang berbeda, atau menginginkan manfaat tambahan yang lain, silakan menghubungi saya melalui kontak di bawah.

sumber: myallisya.com/2014/08/29/punya-asuransi-kesehatan-sesuai-tagihan-masih-perlukah-asuransi-penyakit-kritis/

Terima kasih.

Natanael Agen Allianz Indonesia

HP/WA 08113436830

email: natanael.allianz@gmail.com

Lama Menghilang Dari Dunia Hiburan, Rachel Amanda Ternyata Terkena Penyakit Ganas

Salah satu artis cantik yang namanya melejit sejak usia remaja di tanah air adalah Rachel Amanda. Di usianya yang sangat belia, Rachel telah membintangi beberapa jenis sinetron, FTV, atau bahkan layar lebar. Namun, dalam tiga tahun terakhir, nama Rachel seperti tenggelam dan tidak pernah lagi muncul di layar televisi. Tak disangka, menghilangnya Rachel dari dunia hiburan ini ternyata disebabkan oleh terkena kanker tiroid.

doktersehat-rachel-amanda.png

(sumber foto: http://doktersehat.com/lama-menghilang-dari-dunia-hiburan-rachel-amanda-ternyata-terkena-penyakit-ganas-ini/)

Kanker Tiroid merupakan salah satu kanker yang sangat mematikan dan salah satu jenis sakit kritis yang dapat di klaim di Asuransi Sakit Kritis Allianz dengan manfaat CI+ dan Ci100. Penjelasan tentang Asuransi Sakit Kritis Allianz dapat dibaca disini

kanker-tiroid-300x231Kanker Tiroid adalah kanker yang terjadi karena sel – sel pada kelenjar tiroid mangalami mutasi menjadi sel kanker. Kelenjar Tiroid itu sendiri adalah kelenjar yang berada pada leher berbentuk seperti kupu – kupu yang berfungsi memproduksi horman yang dapat mengatur metabolisme tubuh (http://faktakanker.com, 10/2/2015).

Jenis Kanker Tiroid

Sedangkan jenis kanker tiroid itu sendiri terdiri dari 4 jenis, yaitu :

  1. Kanker tiroid papiler (papillary thyroid cancer). Pertumbuhan kanker jenis ini cenderung lambat. Kanker ini dapat menyebar ke kelenjar getah bening yang berada di leher. Biasanya kanker ini menyerang wanita dibandingkan laki – laki.
  2. Kanker tiroid folikuler (follicular thyroid cancer). Kanker ini tumbuh di sel – sel folikel. Sel – sel kanker menyebar melalui aliran darah ke berbagai organ tubuh dan menyerang manusia umur 20 – 60 tahun. Kanker ini juga tumbuh dengan lambat.
  3. Kanker tiroid meduler (medullary thyroid cancer). Kanker tiroid meduler hampir mirip dengan kanker tiroid folikuler, dimana sama – sama menyebar melaui aliran darah, tetapi kanker ini juga dapat menyebar melalui sistem saraf limfatik.
  4. Kanker tiroid anaplastik (anaplastic thyroid cancer) 

Sumber: 8-penyebab-kanker-tiroid-paling-utama

Semoga orang tuanya diberi ketabahan.

Pendaftaran Polis Asuransi dengan Manfaat Sakit Kritis dapat menghubungi:

Natanael ASN

Konsultan Asuransi Allianz Life tinggal di Surabaya-Sidoarjo

HP/WA: 08113436830

email: natanael.allianz@gmail.com

Penyakit Kritis Apa Saja yang ditanggung Allianz?

brosur_allianzAsuransi Allianz memiliki 3 jenis rider/ manfaat penyakit kritis yang dapat ditambahkan di produk asuransi jiwa nya yaitu CI, CI+ dan CI100. Jika kita ingin mendapatkan pertanggungan atas kondisi penyakit kritis, maka kita tidak dapat hanya membeli manfaat penyakit kritisnya saja namun juga harus membeli asuransi jiwa Allianz sebagai produk dasar. Manfaat penyakit kritis bisa ditambahkan ke dalam produk asuransi jiwa dasar ini.

Misalnya, kita mau asuransi yang seperti apa, yang memberikan perlindungan apa saja, trus ingin premi nya berapa per bulan, berapa besar uang pertanggungan kematian atau sakit kritis yang kita inginkan jika terjadi klaim nanti.

Oleh sebab itu, produk asuransi Allianz yang akan dikupas dalam artikel ini akan berbeda beda antara nasabah yang satu dengan nasabah yang lain. Sebab kebutuhan setiap orang itu berbeda. Ada nasabah yang minta ke saya utk memaksimalkan manfaat asuransi jiwa nya saja tanpa perlu mengambil manfaat sakit kritis. Ada juga nasabah yang meminta utk dimaksimalkan manfaat penyakit kritis nya maupun manfaat cacat tetap totalnya. Ada juga nasabah yang hanya butuh asuransi jiwa yang besar disaat anak anak nya masih kecil sedangkan apabila jika anak anak nya sudah dewasa dan sudah bekerja, proteksi asuransi jiwa nya tidak perlu sebesar itu lagi seperti pada saat anaknya masih kecil.

Jadi beragam kebutuhan setiap orang mengakibatkan beragam pula kebutuhannya akan asuransi.

Manfaat penyakit kritis Allianz CI dan CI+ hampir mirip karena sama sama menanggung sebanyak 49 kondisi penyakit kritis. Sedangkan CI100 menanggung sebanyak 100 kondisi penyakit kritis. Asuransi penyakit kritis CI dan CI+ tidak memiliki survivor period (masa bertahan hidup) sehingga apabila seseorang terkena serangan jantung pertama dan kemudian langsung meninggal dunia di tempat, ahli waris dari si tertanggung akan mendapatkan uang santunan (UP) penyakit kritis ditambah dengan uang santunan (UP) kematian.

Sedangkan asuransi penyakit kritis CI100 memiliki survivor period (masa bertahan hidup) selama 7 hari sehingga ketika si tertanggung terdiagnosa salah satu 100 kondisi sakit kritis, dia mesti menunggu dan bertahan hidup selama 7 hari dahulu sebelum dia dapat melakukan klaim. Jadi masing masing dari produk manfaat penyakit kritis Allianz baik CI, CI+ maupun CI100, sama sama menawarkan beragam manfaat yang berbeda. Tergantung pada nasabah, mana yang dipilih sesuai dengan kebutuhannya masing masing.

Adapun 49 jenis penyakit kritis yang ditanggung oleh CI maupun CI+ Allianz adalah :

1. Serangan Jantung Pertama
2. Stroke
3. Operasi Jantung Koroner
4. Operasi Penggantian Katup Jantung
5. Kanker
6. Gagal Ginjal
7. Kelumpuhan
8. Multiple Sclerosis
9. Transplantasi Organ Vital Tubuh
10. Penyakit Alzheimer/Gangguan Otak Organik Degeneratif yang tidak dapat pulih kembali.
11. Koma
12. Penyakit Parkinson
13. Terminal Illness
14. Penyakit Paru-paru Kronis/Tahap Akhir
15. Penyakit Hati Kronis
16. Penyakit Motor Neuron
17. Muscular Dystrophy
18. Anemia Aplastis
19. Operasi Pembuluh Aorta
20. Hepatitis Fulminant
21. Pulmonary Arterial Hypertension Primer
22. Meningitis Bakteri
23. Tumor Otak Jinak
24. Radang Otak
25. Luka Bakar
26. Poliomyelitis
27. Trauma Kepala Serius
28. Apallic Syndrome
29. Penyakit Jantung Koroner Lain Yang Serius
30. Angioplasti dan penatalaksanaan invasif lainnya untuk Penyakit Jantung Koroner
31. Lupus Eritematosus Sistemik (Systemic Lupus Erythematosus)
32. HIV Yang didapatkan melalui Transfusi Darah dan Pekerjaan
33. Tuli (Hilangnya fungsi Indra pendengaran)
34. Bisu (Kehilangan Kemampuan Bicara)
35. Kebutaan
36. Skleroderma progresif
37. Penyakit Kista Medullary
38. Cardiomyopathy
39. Aneurisma Pembuluh Darah Otak Yang Mensyaratkan Pembedahan
40. Terputusnya Akar -Akar Syaraf Plexus Brachialis
41. Stroke Yang Memerlukan Operasi Arteri Carotid
42. Operasi Scoliosis Idiopatik
43. Pankreatitis Menahun Yang Berulang
44. Penyakit Kaki Gajah Kronis
45. Hilangnya Kemandirian Hidup
46. Kematian Selaput Otot atau Jaringan (Gangrene)
47. Rheumatoid Arthritis Berat
48. Colitis Ulterative Berat (Cronh’s disease)
49. Penyakit Kawasaki Yang Mengakibatkan Komplikasi Pada Jantung

Demikian tulisan ini semoga dapat menjadi masukan bagi pembaca dan nasabah.

Konsultasi dan pendaftaran polis Allianz hubungi:

Natanael Agen Allianz Life

HP/WA: 08113436830

email: natanael.allianz@gmail.com