Category Archives: asuransi sakit kritis

Asuransi Sakit Kritis Membantu Biaya Jika Kita Terdiaknosa Sakit Kritis

Smartlink Allianz memiliki fasilitas yang salah satunya bermanfaat jika kita tiba-tiba terdiaknosa sakit kritis, misalnya jantung, stroke, gagal ginjal, kanker, dll.

Asuransi sakit kritis adalah asuransi yang wajib dibeli oleh setiap orang agar supaya di saat terkena/ terdiagnosa penyakit kritis, keuangan/ finansial dari orang itu tidak sampai habis/bangrut. Anda akan diberikan uang santunan dalam jumlah besar (sesuai kontrak saat di awal kita beli polis) jikalau di masa yang akan datang, Anda terkena penyakit kritis.

Sebenarnya apa saja sih penyakit kritis yang diberi santunan? Artinya sakit kritis yang seperti apa yang mesti dialami oleh nasabah asuransi sakit kritis Allianz, barulah Allianz akan memberikan uang santunan kepada si nasabah tersebut? Hampir sebagian besar jenis penyakit kritis yang kita tahu dan telah pernah kita dengar sebelumnya, termasuk di dalamnya seperti :

1. Serangan Jantung Pertama
2. Stroke
3. Operasi Jantung Koroner
4. Operasi Penggantian Katup Jantung
5. Kanker
6. Gagal Ginjal
7. Kelumpuhan
8. Multiple Sclerosis
9. Transplantasi Organ Vital Tubuh
10. Penyakit Alzheimer/Gangguan Otak Organik Degeneratif yang tidak dapat pulih kembali.
11. Koma
12. Penyakit Parkinson
13. Terminal Illness
14. Penyakit Paru-paru Kronis/Tahap Akhir
15. Penyakit Hati Kronis
16. Penyakit Motor Neuron
17. Muscular Dystrophy
18. Anemia Aplastis
19. Operasi Pembuluh Aorta
20. Hepatitis Fulminant
21. Pulmonary Arterial Hypertension Primer
22. Meningitis Bakteri
23. Tumor Otak Jinak
24. Radang Otak
25. Luka Bakar
26. Poliomyelitis
27. Trauma Kepala Serius
28. Apallic Syndrome
29. Penyakit Jantung Koroner Lain Yang Serius
30. Angioplasti dan penatalaksanaan invasif lainnya untuk Penyakit Jantung Koroner
31. Lupus Eritematosus Sistemik (Systemic Lupus Erythematosus)
32. HIV Yang didapatkan melalui Transfusi Darah dan Pekerjaan
33. Tuli (Hilangnya fungsi Indra pendengaran)
34. Bisu (Kehilangan Kemampuan Bicara)
35. Kebutaan
36. Skleroderma progresif
37. Penyakit Kista Medullary
38. Cardiomyopathy
39. Aneurisma Pembuluh Darah Otak Yang Mensyaratkan Pembedahan
40. Terputusnya Akar -Akar Syaraf Plexus Brachialis
41. Stroke Yang Memerlukan Operasi Arteri Carotid
42. Operasi Scoliosis Idiopatik
43. Pankreatitis Menahun Yang Berulang
44. Penyakit Kaki Gajah Kronis
45. Hilangnya Kemandirian Hidup
46. Kematian Selaput Otot atau Jaringan (Gangrene)
47. Rheumatoid Arthritis Berat
48. Colitis Ulterative Berat (Cronh’s disease)
49. Penyakit Kawasaki Yang Mengakibatkan Komplikasi Pada Jantung

Artinya jika kita sampai terkena salah satu dari penyakit kritis tersebut maka kita tidak perlu bingung memikirkan masalah uang. Karena uang dalam jumlah besar telah dipersiapkan untuk kita.

Hebatnya, jika kita baru terdiagnosa dan terkena penyakit kritis di tahap awal (early stage), kita juga sudah bisa mendapatkan 50% dari total uang santunan asuransi sakit kritis Allianz.

Penjelasan lebih lanjut atau pendaftaran polis asuransi Smartlink dengan tambahan fasilitas manfaat uang santunan jika terkena sakit kritis dapat menghubungi:

Agen Asuransi Allianz

Natanael

HP/WA 08113436830

line: natanael1975

Advertisements

Jika Saudara Sakit, Seberapa Besar Kita Bisa Membantu?

Memulai tulisan ini saya akan bertanya, seandainya saudara sakit dan dia meminjam uang kepada anda, berapa yang sanggup anda bantu?

Jika anda sudah membantu, tapi ternyata saudara anda sakitnya cukup berat sehingga butuh uang sebesar Rp 100 juta dan dia kembali meminjam uang kepada anda, apakah anda sanggup membantu dengan memberi pinjaman Rp 100 Juta?

Bagaimana jika yang sakit berat itu menimpa kita atau keluarga kita sendiri, apakah kita akan meminta bantuan uang (entah sedekah atau pinjaman) kepada saudara-saudara kita? Apakah yakin kalau mereka akan memberikan bantuan uang kepada kita? Seberapa besar bantuan yang bisa mereka berikan?

Pertanyaan-pertanyaan ini sulit dijawab. Seberat kita membantu mereka dalam hal keuangan, biasanya seberat itu pula mereka membantu kita.

Tapi saya punya solusi bagi anda dan saudara-saudara anda, supaya masalah bantu-membantu dalam urusan yang sensitif (baca: pinjam-meminjam uang) ini tidak perlu terjadi, yaitu:  milikilah asuransi yang tepat.

Untuk risiko sakit yang memerlukan rawat inap, milikilah asuransi kesehatan.

Untuk risiko sakit yang berat (contoh: kanker, jantung, stroke, gagal ginjal), selain asuransi kesehatan, miliki jugalah asuransi penyakit kritis.

Selain memiliki asuransi yang tepat, besarnya manfaat atau uang pertanggungannya atau uang santunan tunai pun harus cukup besar, bukan asal ada. Berapa kecukupannya, disesuaikan dengan kebutuhan dan kemampuan anda membayar premi.

Sebagai gambaran, seorang yang terkena sakit kritis semacam kanker, dia membutuhkan uang hingga miliaran rupiah.

biaya-chrisye

Jadi, sebisa mungkin anda juga punya uang pertanggungan penyakit kritis sebesar 1 miliar.

Lalu siapa saja yang harus punya asuransi?

Jika anda khawatir dan akan kerepotan jika dipinjami uang oleh saudara-saudara anda, berarti saudara-saudara anda harus punya asuransi. Begitu pula keluarga dari saudara-saudara anda.

Tentunya saudara-saudara anda pun akan kerepotan jika dipinjami uang oleh anda, jadi anda dan keluarga anda pun harus punya asuransi.

Intinya, semua orang perlu punya asuransi. Anda, pasangan, anak, orangtua, saudara, kerabat dekat dan jauh, tetangga, teman-teman, rekan kerja. Mereka semua sangat mungkin akan menghubungi anda ketika membutuhkan uang.

Setuju?

Jika ya, sampaikan kabar baik ini kepada semua orang. []

(Artikel diambil dari https://myallisya.com/2017/10/06/)

 

Untuk konsultasi asuransi secara GRATIS dan pendaftaran polis hubungi saya:

Natanael Agen Allianz tinggal di Surabaya-Sidoarjo

HP/WA 08113436830

email: natanael.allianz@gmail.com

Santunan Harian Belum Cukup untuk Mengganti Biaya Sakit Kritis

Produk asuransi santunan harian (cash plan) menjadi sorotan di dunia asuransi karena patut diduga telah disalahgunakan oleh sejumlah nasabah untuk meraih keuntungan sesaat. (Baca di: Produk Cash Plan Rawan Penipuan)

Santunan Harian merupakan santunan asuransi yang memberikan uang tunai berdasarkan jumlah hari dirawat inap. Misalnya, nasabah memiliki asuransi yang memberikan santunan sebesar 1 juta per hari, lalu dia dirawat inap selama 5 hari, maka dia berhak mendapatkan uang 5 juta. Selain santunan untuk rawat inap, produk ini juga sering dilengkapi dengan santunan untuk pembedahan.

Produk asuransi santunan harian atau disebut juga cash plan, memiliki karakteristik bisa double claim dengan asuransi kesehatan lain yang dimiliki, dan cara klaimnya menggunakan sistem reimbursement (bayar dulu lalu ajukan klaim dengan melampirkan kuitansi legalisir dan resume medis).

Di Allianz, asuransi santunan harian tersedia sebagai rider pada produk Tapro Allisya Protection Plus dengan nama Flexicare Family.

Produk ini pada dasarnya berfungsi untuk menggantikan penghasilan yang hilang karena tidak bekerja selama dirawat inap, dan juga sebagai pelengkap asuransi kesehatan cashless yang dimiliki, karena biaya sakit bukan hanya biaya medis, tapi juga biaya nonmedis seperti makan orang yang jaga, pulsa, dan transportasi.

Namun, asuransi santunan harian itu belum cukup membantu membantu problem keuangan anda jika kejadiannya adalah penyakit kritis (Jantung, stroke, kanker, dll).

Contoh: ada orang kena kanker atau stroke dan membutuhkan biaya 1 miliar. Katakanlah dia dirawat dalam waktu yang cukup lama, misalnya 30 hari, dan santunan harian yang diambilnya cukup besar misalnya 1,5 juta per hari, maka dia hanya mendapatkan uang 45 juta.

Uang 45 juta belum cukup jika orang tersebut tiba-tiba terdiaknosa sakit kritis. Sakit kritis membutuhkan biaya besar.

Dalam kasus ini, dia wajib memiliki asuransi yang lebih kuat, yaitu asuransi penyakit kritis. Ambillah uang pertanggungan yang cukup besar, minimal 1 miliar, untuk mengantisipasi kondisi terburuk dalam hidup semacam terkena penyakit kritis.

Jadi, jika anda menginginkan asuransi santunan harian, itu baik-baik saja asalkan anda sudah memiliki asuransi kesehatan cashless dan asuransi penyakit kritis.

Dan sekarang ini, mengingat ada problem terkait moral hazard (niat) yang cukup serius dengan sejumlah orang yang mengambil asuransi santunan harian, saya tidak akan melayani permintaan asuransi santunan harian jika orang itu belum memiliki asuransi kesehatan dan penyakit kritis dengan nilai proteksi yang memadai.

Kepada setiap orang yang menginginkan asuransi santunan harian, jika dia belum memiliki asuransi kesehatan cashless dan penyakit kritis, saya akan menawarkan untuk juga mengambil dua jenis asuransi yang lebih penting ini.

Contoh ilustrasi seperti tergambar di bawah:

Ilustrasi Flexi dan HSC dan CI.PNG

Seorang pria usia 30 tahun, menyetor premi 2,5 juta per bulan untuk produk Tapro Allisya Protection Plus. Manfaat proteksi yang dia peroleh:

  1. Santunan harian (Flexicare) sebesar 1 juta per hari plus ada untuk pembedahan sesuai kategorinya.
  2. Perlindungan dari 100 kondisi penyakit kritis (CI100) sebesar 1 miliar
  3. Rawat inap cashless (HSC+) plan kamar 1 juta
  4. Perlindungan meninggal dunia sebesar 200 juta. UP jiwa harus ada karena merupakan produk dasar dari Tapro.

Tabel Flexicare 10 unit

Tabel Manfaat HSC 1000

Dengan manfaat produk yang lengkap seperti ini, jika dia kena sakit diare dan harus dirawat selama 5 hari, maka dia bisa menggunakan kartu cashless dari rider HSC+ dan setelah itu bisa mengklaim santunan harian sejumlah 5 juta (5 x 1 juta per hari) dari rider Flexicare.

Jika dia kena kanker sehingga harus dirawat inap lebih lama, plus harus operasi dan kemoterapi, maka dia bisa mengandalkan kartu cashless dari HSC+, lalu mendapat santunan harian dari rider Flexicare, dan yang lebih besar adalah uang 1 miliar dari rider CI100.

Saya tidak dapat membayangkan jika dia terkena kanker tapi hanya memiliki produk santunan harian (Flexicare), maka dia akan mengalami kesulitan keuangan yang sangat berat.

(Cerita diambil dari asuransi-santunan-harian-itu-uang-receh-jika-kejadiannya-penyakit-kritis/)

Untuk konsultasi asuransi secara GRATIS, hubungi saya:

Natanael Konsultan Asuransi Allianz/Agen berlisensi tinggal di Surabaya-Sidoarjo

HP/WA 08113436830

email: natanael.allianz@gmail.com

85% Pasien Sakit Kanker Bangkrut karena Kehabisan Biaya Berobat

Tulisan ini bukan menakut-nakuti anda tetapi ini fakta di lapangan bahwa banyak penderita kanker yang bangkut karena kebabisan biaya berobat.

Hal ini seperti yang tertulis di harian Kompas berikut ini? gbr 5  A

Atau dengan kenyataan seperti yang terlihat di bawah ini?

resiko-1Tahukah anda bahwa penyakit kritis yang mungkin kita maupun salah satu anggota keluarga kita alami, pasti memberikan dampak negatif terhadap kondisi keuangan kita? Dan tahukah anda bahwa hanya Asuransi Jiwa Allianz dengan manfaat penyakit kritis yang melindungi sampai usia anda mencapai 100 tahun, yang dapat menghindari anda dari risiko bangkrut karena terkena penyakit kritis?

Sebagai seorang manusia normal, tidak dapat dipungkiri, semua risiko ini pastilah menghantui setiap kita yang masih hidup, tidak peduli warga negara apa, suku dan ras apa, status sosial dan jabatan apa maupun keadaan ekonomi seperti apa.

Semuanya sama sama menghadapi risiko terkena penyakit kritis ataupun bahkan meninggal dunia oleh karena sakit penyakit maupun kecelakaan. Merupakan hal yang alamiah bahwa semua manusia yang masih hidup di dunia ini, suatu saat akan meninggal dunia. Tidak ada seorangpun yang dapat meramalkan kapan saat itu tiba.

Pertanyaannya adalah apakah anda siap apabila suatu saat anda dipanggil menghadap Yang Maha Kuasa? Kemudian, apabila anda meninggalkan dunia ini, apa warisan yang akan anda tinggalkan kepada keluarga yang anda cintai di dunia ini agar mereka dapat melanjutkan hidup mereka secara layak kelak meskipun anda sudah tidak ada bersama sama dengan mereka?

Konsultasi lebih lanjut hubungi :

Agen Allianz berlisensi

Natanael

HP/WA 08113436830

natanael.allianz@gmail.com

 

Allianz Bayar Klaim Meninggal Dunia 500 Juta

Klaim Meninggal nasabah Pieter

Cerita nyata ini saya kutip dari tulisan rekan agen Allianz di myallisya.com (31/8/2017)

Pada tulisan tersebut dikisahkan akhhir bulan Agustus 2017, Allianz membayarkan klaim meninggal dunia seorang nasabah dari agen di tim saya. Usia polis baru tiga bulan lebih. Nasabah seorang pria usia 64 tahun, sudah tergolong lanjut usia. Beliau mengambil polis Tapro dengan UP jiwa 500 juta tanpa manfaat tambahan. Preminya 2,98 juta per bulan.

Polis nasabah disetujui pada awal Januari 2017. Di akhir Januari, atau saat usia polis belum genap 1 bulan, nasabah terdiagnosa kanker paru ganas. Lalu pada bulan April, nasabah meninggal dunia.

Karena usia polis masih tergolong baru, Allianz melakukan investigasi mengenai riwayat kesehatan nasabah. Setelah sekitar 3 bulan, ternyata nasabah tidak punya riwayat sakit kanker. Jadi klaim meninggal nasabah pun dibayar berikut nilai investasinya.

Terima kasih Allianz. Terima kasih nasabah yang telah mempercayakan perlindungan keuangannya di Allianz.

Agen yang melayani klaim nasabah adalah bpk Pieter Djatmiko, seorang BP di tim Bp Asep Sopyan.

Sekadar informasi, cara klaim meninggal dunia dan klaim manfaat asuransi lainnya bisa dibaca di Cara Pengajuan Klaim Asuransi.

Untuk Mendaftar polis asuransi sakit kritis Allianz bisa menghubungi:

Natanael HP/WA 08113436830

email: natanael.allianz@gmail.com

Asuransi 100 Sakit Kritis Allianz Menjadi Primadona Nasabah

Allianz-CI100ci100

Banyak nasabah atau calon nasabah yang menanyakan tentang asuransi yang memberi uang cash jika terdeteksi salah satu penyakit kritis. Misalnya jika terdeteksi jantung pertama kali, maka Allianz sudah mau mentransfer uang cash mulai dari Rp 100jt hingga Milyaran (sesuai kontrak pertama) ke rekening kita. Bukan berarti trus untuk senang-senang tapi untuk biaya berobat yang mungkin dari asuransi lian tidak belum cukup. Juga bisa untuk modal usaha, misal mengambil UP Rp 1 Milyar.

Ketentuannya sebagai berikut: CI100 menanggung 100 kondisi penyakit kritis yang dibagi menjadi beberapa tahap:

  1. Tahap awal (early stage), 32 kondisi. Klaim dibayar 50% dari uang Pertanggungan (UP), maksimum 500 juta.
  2. Tahap menengah (intermediate stage), 13 kondisi. Klaim dibayar 100% UP, maksimum 1 miliar.
  3. Tahap lanjut (advanced stage), 48 kondisi. Klaim dibayar 100% UP, maksimum 2 miliar.
  4. Tahap katastropik (catasthropic), 5 kondisi. Klaim dibayar 120% (ada tambahan 20% UP).
  5. Manfaat tambahan: Angioplasti, klaim sebesar 10% UP, maksimum 75 juta (tidak mengurangi UP).
  6. Manfaat tambahan: Komplikasi diabetes, klaim sebesar 20% UP, maksimum 200 juta (tidak mengurangi UP).

Untuk selengkapnya, kondisi penyakit kritis yang dicover oleh Manfaat tambahan CI100, dapat dilihat di tabel berikut ini :

100-ci-1

100-ci-2

manfaat ci 100

Setelah asuransi jiwa, asuransi penyakit kritis merupakan asuransi ke 2 terpenting setelah asuransi jiwa itu sendiri, yang selalu rekomendasikan kepada klien saya yang mengambil polis asuransi jiwa. Tentunya ada alasan mengapa asuransi penyakit kritis ini wajib dimiliki oleh semua orang.

Asuransi jiwa Tapro Allianz (Smartlink Flexi Account Plus maupun Allisya Protection Plus, telah diperlengkapi dengan manfaat tambahan (rider) asuransi penyakit kritis yaitu C, C+ dan C100 yang dapat dipilih (pilih salah satu). Penyakit kritis, dengan segala implikasinya, pada fisik maupun keuangan merupakan kondisi dimana seseorang paling  membutuhkan bantuan, karena:

  1. Penyakit kritis seperti penyakit jantung, stroke, kanker, dan liver adalah penyakit pembunuh nomor satu di dunia.
  2. Secara statistik, risiko penyakit kritis semakin meningkat dari tahun ke tahun.
  3. Penyakit kritis dapat menyerang siapa saja tanpa pandang usia dan kepemilikan harta.
  4. Bagi orang yang merasa yakin benar dengan kesehatannya: Penyakit kritis dapat disebabkan oleh kecelakaan.
  5. Kebanyakan orang tidak punya biaya ketika penyakit kritis menimpa.
  6. Pengobatan dan perawatan penyakit kritis membutuhkan biaya yang sangat besar. Askes (Asuransi Kesehatan) seperti asuransi rawat inap  saja tidak akan cukup.
  7. Orang yang mengalami sakit kritis sangat membutuhkan uang tunai dalam jumlah yang besar. Askes (asuransi kesehatan) sebagus apa pun tidak akan memberikan uang tunai melainkan hanya mengganti biaya pengobatan saja (seperti rawat inap & rawat jalan) dengan sistem cashless maupun reimburse.
  8. Jika tidak tertangani dengan tepat, penyakit kritis dapat berujung pada kondisi yang bisa dibilang lebih buruk daripada kematian, yaitu kelumpuhan, cacat total, atau hilangnya kemandirian hidup.

Penyakit kritis. Inilah kondisi yang menyebabkan banyak orang kaya menjadi jatuh miskin, dan orang biasa terjebak dalam hutang. Saya tidak mengada-ada atau melebih-lebihkan.

Inilah beberapa keunggulan produk CI100 dibanding produk sejenis di perusahaan lain.

  1. Jumlah cakupan kondisi penyakit yang lebih banyak (100 kondisi penyakit).
  2. Masa perlindungan yang lebih lama (hingga usia 100 tahun atau seumur hidup, sama dengan asuransi dasar).
  3. Usia masuk yang lebih tua (usia 70 tahun masih bisa ambil).
  4. Syarat survival period yang paling singkat (7 hari).
  5. Klaim tidak mengurangi UP asuransi dasar.
  6. Biaya asuransi yang relatif lebih murah.

Jika anda belum memiliki asuransi penyakit kritis sekarang ini, saya menganjurkan anda untuk membeli asuransi jiwa Allianz (Tapro) ditambah dengan manfaat tambahan asuransi penyakit kritis CI, CI+ atau CI100 (pilih salah satu) sekarang juga.

Info lebih detai atau ingin daftar asuransi sakit kritis Allianz hub:

Natanael Agen Allianz Berlisensi

HP/Wa 08113436830

line: natanael1975

Punya Asuransi Kesehatan Sesuai Tagihan, Masih Perlukah Asuransi Penyakit Kritis?

 Sekarang ini banyak program asuransi kesehatan yang membayar biaya pengobatan sesuai tagihan rumah sakit. Di Allianz pun sejak Agustus 2014 lalu telah diluncurkan produk SmartMed Premier, program asuransi kesehatan yang membayar klaim sesuai tagihan dengan limit tahunan 6 miliar. Artinya, berapa pun biaya yang ditagihkan rumah sakit, untuk penyakit kritis sekalipun, akan dibayar sepenuhnya oleh Allianz, selama tidak melebihi 6 miliar.

Bagus? Tentu saja. (Penjelasan lebih lengkap tentang SmartMed Premier bisa dibaca di SINI).

Pertanyaannya, jika kita sudah memiliki produk askes yang membayar klaim sesuai tagihan semacam itu, apakah kita masih perlu mengambil asuransi penyakit kritis?

Jawabannya adalah PERLU.

Mengapa?

“Karena asuransi kesehatan tidak memberikan uang tunai dalam jumlah besar; sesuatu yang sangat dibutuhkan ketika mengalami penyakit kritis.”

Aneka biaya tersembunyi penyakit kritis yang tidak ditanggung asuransi kesehatan.


Asuransi kesehatan bisa membantu untuk membiayai segala keperluan pengobatan selama DI DALAM rumah sakit. Tapi untuk segala biaya yang timbul DI LUAR rumah sakit, atau segala keperluan yang TIDAK BERHUBUNGAN dengan rumah sakit, asuransi kesehatan tidak bertanggung jawab lagi.

Apa sajakah itu? Silakan dilihat kembali gambar di atas. Atau dilanjut dengan rangkuman di bawah:

  • Akomodasi untuk orang yang menemani, seperti transportasi, penginapan, biaya makan, dan lain-lain. Orang yang menemani si sakit ini bisa jadi bukan satu-dua orang. Biaya akan lebih besar jika perawatan dilakukan di luar negeri.
  • Perawatan lanjutan sepulang dari rumah sakit, seperti perawat di rumah dalam jangka waktu yang lama (untuk kasus stroke atau lumpuh), cuci darah hingga seumur hidup (untuk kasus gagal ginjal), suplemen untuk penguat tubuh yang pada umumnya berharga mahal (seperti produk kesehatan yang sering ditawarkan MLM), atau perawatan di tempat pengobatan alternatif.
  • Biaya hidup selama tidak bekerja karena menjalani perawatan, dan biaya hidup untuk keluarga jika tidak bisa bekerja lagi untuk seterusnya.
  • Segala keperluan dan cita-cita lain yang bisa terganggu akibat mengalami penyakit kritis, seperti dana pendidikan anak, rencana pensiun, cicilan rumah, cicilan mobil, rencana liburan, hingga perjalanan ibadah.

Asuransi penyakit kritis bisa membantu untuk berbagai biaya dan keperluan semacam itu, karena klaim asuransi penyakit kritis diberikan dalam bentuk uang tunai (cash). Besarnya sesuai jumlah uang pertanggungan (UP) yang tercantum dalam polis.

Misalnya dalam polis tertera UP penyakit kritis sebesar 1 miliar, maka akan diberikan sebesar 1 miliar jika tertanggung terdiagnosa suatu penyakit kritis, atau separuhnya jika penyakit kritis terdiagnosa di tahap awal (khusus untuk asuransi penyakit kritis yang menanggung sejak tahap awal, contohnya CI100).

Yang namanya uang tunai, sifatnya sangat fleksibel dan tentunya boleh digunakan untuk apa saja. Mau dipakai berobat boleh, tidak berobat pun silakan saja. Berobat di rumah sakit boleh, di klinik alternatif juga boleh. Mau digunakan untuk biaya hidup sehari-hari boleh, disimpan saja untuk keperluan pendidikan anak pun baik. Untuk melunasi utang boleh, diinvestasikan untuk menambah dana pensiun pun tak masalah.

Itulah kekuatan uang tunai dalam jumlah besar, sesuatu yang tidak diberikan oleh asuransi kesehatan sebagus apa pun.

Klaim asuransi penyakit kritis diberikan dalam bentuk uang tunai (hard-cash). Penggunaannya diserahkan sepenuhnya kepada nasabah.

Bagaimana Mendapatkan Asuransi Penyakit Kritis?

Di Allianz, asuransi penyakit kritis tersedia sebagai rider (manfaat tambahan) pada produk asuransi jiwa Tapro. Saat ini terdapat dua macam rider penyakit kritis, yaitu CI+ dan CI100. CI+ memberikan perlindungan dari 49 penyakit kritis sampai usia 70 tahun, sedangkan CI100 memberikan perlindungan dari 100 kondisi penyakit kritis sejak tahap awal sampai usia 100 tahun. (Mengenai perbedaan keduanya, bisa dibaca di Perbedaan dan Persamaan antara CI+ dengan CI100).

Bagaimana dengan preminya? Sebagai contoh bisa dilihat pada gambar ilustrasi berikut:

Dengan setoran 900 ribu per bulan, seorang laki-laki usia 30 tahun bisa memperoleh UP jiwa 1M ditambah rider CI+ 1M. Total manfaat 2M

.

Dengan setoran 1juta per bulan, seorang laki-laki usia 30 tahun bisa memperoleh UP jiwa 1 M ditambah rider CI100 (100 kondisi penyakit kritis) 1 M. Total manfaat 2 M.

Untuk usia dan jenis kelamin yang berbeda, atau menginginkan manfaat tambahan yang lain, silakan menghubungi saya melalui kontak di bawah.

sumber: myallisya.com/2014/08/29/punya-asuransi-kesehatan-sesuai-tagihan-masih-perlukah-asuransi-penyakit-kritis/

Terima kasih.

Natanael Agen Allianz Indonesia

HP/WA 08113436830

email: natanael.allianz@gmail.com