Category Archives: Asuransi Syariah

Merencanakan Keuangan Keluarga dengan Tapro Allisya Allianz

Banyak nasabah asuransi jiwa tapro Allisya Allianz yang kerap berpikir bahwa manfaat investasi di Tapro, dapat langsung dirasakan pada tahun-tahun pertama atas dasar ilustrasi.

Semua asuransi memiliki biaya akuisisi. Perbedaan keduanya dapat dilihat dari persentase nya.

Persentase Alokasi biaya akuisisi dan porsi investasi dari Asuransi jiwa Tapro Allisya Allianz adalah sebagai berikut :

Biaya akuisisi tahun 1 : 75%                                                Porsi investasi tahun 1 : 25%

Biaya akuisisi tahun 2 : 40%                                               Porsi investasi tahun 2 : 60%

Biaya akuisisi tahun 3 : 15%                                                Porsi investasi tahun 3 : 85%

Biaya akuisisi tahun 4 :7,5%                                                Porsi investasi tahun 4 : 92,5%

Biaya akuisisi tahun 5 : 7,5%                                               Porsi investasi tahun 5 : 92,5 %

Biaya akuisisi tahun ke 6 dan seterusnya : 0%                Porsi investasi tahun ke 6 dan seterusnya : 100%

Besaran akuisisi ini juga lah yang menyebabkan kita tidak dapat langsung merasakan manfaat investasi dari premi yang kita setorkan setiap bulan secara maksimal di 5 tahun pertama, karena tidak seluruhnya premi tersebut dimasukkan ke porsi investasi. Total biaya akuisisi yang dikenakan oleh Allianz dari tahun 1 -5 adalah 145%. Nilai investasi baru akan mulai maksimal setelah melewati tahun ke 5 tetapi satu hal yang perlu diingat bagi anda yang membeli polis asuransi adalah bahwa nilai tunai/ nilai investasi di asuransi tidak dijamin. (Tidak hanya di Allianz tetapi di semua perusahaan asuransi dan perusahaan investasi seperti reksadana, yang namanya hasil investasi, tetap tidak ada jaminan, semua sesuai dengan kondisi ekonomi). Jadi yang paling penting untuk ditanyakan saat anda ingin membeli asuransi jiwa adalah jumlah nilai nominal dari Uang Pertanggungan/ Kalim Santunan karena nilai inilah yang dijamin oleh perusahaan asuransi akan dibayarkan di saat anda tertimpa musibah.

Ada dua tips yang bisa digunakan untuk merencanakan keuangan kita melalui asuransi jiwa, yaitu:

a. Pilih Menempatkan Investasi di Tapro Allianz

Asuransi jiwa Tapro banyak dipilih karena menawarkan proteksi sekaligus investasi. Kita cukup membayar satu kali untuk mendapatkan dua manfaat tersebut. Dengan demikian, kondisi finansial kita dan keluarga kita pada masa depan juga akan turut terbantu.

beda syariah dan konvensional

b. Bandingkan produk

Pada umumnya produk asuransi jiwa tidak jauh berbeda, namun kadang ada beberapa perbedaan antara perusahaan asuransi yang satu dengan perusahaan asuransi yang lain. Dengan membandingkan produk asuransi jiwa dari provider asuransi yang berbeda tersebut, kita dapat memilih produk mana yang lebih yang sesuai, sehingga kita bisa memaksimalkan dalam hal proteksi dan juga pengeluaran keuangan kita.

Semua tips mengenai perencanaan keuangan keluarga dengan tapro Allisya Allianz yang disebutkan diatas memiliki tujuan yaitu agar kelak keluarga kita tidak menemukan hambatan keuangan di saat kita sudah tidak lagi berada di samping mereka atau tidak lagi dalam masa produktif.

sumber: hrencanakan-keuangan-keluarga-dengan-tapro-allisya-allianz/

 

Pendaftaran polis Tapro Syariah Allianz hubungi:

Natanael Agen Allianz Berlisensi

HP/WA 08113436830

Advertisements

Hidup Tanpa Asuransi Membuat Jatuh dalam Riba

Benarkah jika anda tidak memiliki asuransi berarti hidup anda akan jatuh dalam riba? Salah satu alasan yang paling ditakuti umat Muslim ketika diperkenalkan dengan yang namanya produk asuransi adalah karena ada ribanya. Dosa riba itu ada 70 tingkatan dan tingkatan terendahnya setara dengan dosa seorang lelaki yang menikahi ibunya sendiri.

Itulah sebabnya Allianz membentuk sebuah unit bisnis yang khusus menangani asuransi berbasis Syariah (Allisya). Bukan hanya sekedar nama namun dengan konsep pendirian yang sangat jauh berbeda. Asuransi Allianz Syariah menganut konsep risk sharing bukan risk transfering, artinya ketika kita mengambil program ini maka setiap resiko yang terjadi akan ditanggung bersama oleh seluruh peserta bukan dialihkan ke perusahaan.

Selain itu, tempat pengelolaan dana dan alokasi penempatan dana juga berbeda. Perlu diketahui bahwa Asuransi Allianz Syariah kembali menerima penghargaan sebagai asuransi Syariah terbaik di 2016, setelah di tahun tahun sebelumnya juga telah menerima penghargaan yang sama.

asuransi allianz syariah terbaik

Dan perlu dicatat bahwa Allianz Syariah tunduk pada fatwa DSN MUI yang mengatur tentang pedoman umum asuransi syariah, akad-akad yang bisa digunakan dalam asuransi syariah dan semua yang berkaitan dengan asuransi syariah.

Dimana asuransi syariah (Ta’min, takaful, tadhamun) adalah usaha saling melindungi dan tolong-menolong di antara sejumlah orang melalui investasi dalam bentuk aset dan atau tabarru’ yang memberikan pola pengembalian untuk menghadapi risiko tertentu melalui akad (perikatan) yang sesuai dengan syariah.

asuransi syariah allianz terbaik

Seperti fatwa DSN MUI NO: 21/DSN-MUI/X/2001 tentang pedoman umum asuransi syariah, fatwa DSN MUI NO: 52/DSN-MUI/III/2006 tentang akad wakalah bil ujrah pada asuransi syari’ah dan reasuransi syari’ah.

Apakah Anda meragukan kredibilitas DSN MUI?

 

 

 

Tips Membeli Polis Asuransi Syariah

Sebelum memutuskan membeli asuransi syariah, saya akan berikan tips-tips dalam memilih asuransi syariah yang bagus.

Berikut ini adalah beberapa tips yang perlu anda ketahui sebelum anda memutuskan untuk membeli Asuransi Syariah:

  • Pahami pengertian dan konsep Asuransi Syariah sebelum Anda memutuskan untuk mengambil tawaran Asuransi Syariah dari kolega Anda.
  • Jika Anda memutuskan untuk memilih Asuransi Syariah, pastikan bahwa perusahaan Asuransi yang menawarkan produk tersebut diawasi oleh Dewan Pengawas Syariah (DPS). DPS melakukan pengawasan kepada manajemen perusahaan dalam kaitan dengan implementasi sistem dan produk-produk agar tetap sesuai dengan syariah.

Apakah Asuransi Jiwa Syariah sama dengan Asuransi Jiwa Konvensional?

Asuransi berbasis Syariah memiliki prinsip dasar untuk saling berbagi dan bersilaturahmi, yang lebih dikenal dengan istilah sharing risk. Dengan prinsip seperti ini, maka peserta Asuransi Syariah mengumpulkan dana dan menyerahkannya untuk dikelola oleh Perusahaan, sehingga nantinya akan digunakan untuk membantu meringankan beban peserta lainnya yang tertimpa risiko. Suatu prinsip yang mulia.

ditanggung allianzDalam asuransi jiwa syariah Perusahaan hanya berperan sebagai penyelenggara Asuransi, sedangkan pada Asuransi konvensional, prinsip yang digunakan adalah mengalihkan risiko atau istilah yang kerap digunakan adalah transfer risk. Ini artinya Tertanggung membayar kepada Perusahaan untuk menanggung risiko yang akan terjadi kepada dirinya.

beda syariah dan konvensionalJadi imbal dari Asuransi Syariah dipertimbangkan dari nilai dan jumlah peserta yang tergabung dalam Asuransi Syariah tersebut.

Salah satu prinsip syariah adalah sistem bagi hasil kepada sesama pemegang polis. Keuntungan yang diperoleh oleh perusahaan dari investasi dana peserta Asuransi Syariah akan dibagi antara perusahaan dengan peserta sesuai dengan prinsip bagi hasil, berdasarkan proporsi yang telah disepakati sebelumnya di awal. Perlu diperhatikan bahwa pada Asuransi Syariah tidak mengenal adanya dana yang hangus meskipun peserta asuransi menyatakan akan mengundurkan diri. Dana yang telah disetorkan tetap dapat diambil kecuali dana yang sejak awal telah diikhlaskan masuk ke dalam rekening tabarru’.

Pendaftaran Asuransi Syariah Allianz dapat menghubungi:

Natanael Agen Allianz berlisensi

HP/WA: 08113436830

email: natanael.allianz@gmail.com

Allisya Protection Plus (Asuransi Jiwa Unit-link)

AllisyaAllisya Protection Plus atau disebut juga Tapro Allisya atau Tapro Syariah adalah sebuah program asuransi jiwa yang dipadukan dengan investasi berbasis syariah. Tapro Allisya memberikan perlindungan jiwa hingga seumur hidup, serta dapat ditambahkan manfaat proteksi kecelakaan, cacat tetap total, penyakit kritis, rawat inap, dan pembebasan premi. Investasinya disalurkan pada instrumen-instrumen investasi yang halal dan bersih sehingga insya Allah bernilai berkah.

 

Keunggulan

  1. Dikelola sesuai syariah di mana para peserta berakad untuk saling menolong satu sama lain. (Redaksi kontrak syariah dapat dibaca di SINI)
  2. Memberikan perlindungan jiwa hingga usia 100 tahun.
  3. Memiliki rider (asuransi tambahan) yang lengkap, meliputi proteksi kecelakaan, cacat tetap total, penyakit kritis, rawat inap cashless, santunan rawat inap reimburse, dan bebas premi.
  4. Manfaat cacat tetap total (TPD: Total Permanent Disability) dapat diambil secara terpisah dari manfaat meninggal dunia, sehingga kejadian TPD tidak membuat polis tutup.
  5. Memberikan manfaat tambahan perlindungan 100 kondisi kritis (CI100) sejak tahap awal penyakit hingga usia 100 tahun, klaim tanpa mengurangi UP jiwa.
  6. Uang pertanggungan penyakit kritis bisa 5 kali lebih besar dari UP jiwa.
  7. Dalam satu polis bisa ambil lebih dari satu rider Penyakit Kritis (CI+, CI100, CIA).
  8. Memberikan UP lebih besar dengan premi lebih rendah dibanding produk lain yang sejenis.
  9. Jika ditambahkan rider Term-life, premi bisa lebih murah daripada produk term-life murni untuk UP yang sama.
  10. Struktur biaya lebih rendah dibanding produk lain yang sejenis.
  11. Sudah ada alokasi investasi dari premi berkala sejak tahun pertama.
  12. Dana peserta diinvestasikan dalam instrumen investasi yang halal dan bersih, bebas dari riba, judi, miras, rokok, dan usaha-usaha buruk lainnya.
  13. Hasil investasi (jika dimaksimalkan) dapat digunakan untuk berbagai keperluan di masa depan, seperti dana darurat, pendidikan anak, pensiun, perjalanan ibadah, rekreasi, dan lain-lain.
  14. Dikelola oleh Allianz, salah satu perusahaan asuransi terbesar dunia dengan brand yang sangat bagus.

 

Manfaat Dasar

  • Jika tertanggung meninggal dunia sebelum usia 100 tahun, dibayarkan UP jiwa + nilai investasi.
  • Jika tertanggung hidup sampai usia 100 tahun, dibayarkan sebesar nilai investasi.

Manfaat dasar wajib diambil. Keterangan lebih lanjut, buka di sini: Manfaat Dasar.

 

Manfaat Tambahan (Rider)

Manfaat dasar wajib diambil, sedangkan Rider merupakan opsional (pilihan), boleh ditambahkan boleh tidak, sesuai kebutuhan. Berikut adalah rider-rider pada produk Tapro Allisya Protection Plus.

1. ADDB (Accident Death and Disability Benefit)

Membayarkan UP jika tertanggung meninggal atau cacat karena kecelakaan sebelum berusia 65 tahun. Keterangan lebih lengkap baca di sini: ADDB.

2. TPD (Total Permanent Disability)

Membayarkan UP jika tertanggung menderita cacat tetap total karena sakit atau kecelakaan sebelum berusia 65 tahun. Keterangan lebih lengkap baca di sini: TPD.

3a. CI+ (Critical Illness Plus)

Membayarkan UP jika tertanggung pertama kali terdiagnosis atau mengalami 1 dari 49 penyakit kritis sd usia 70 tahun. Klaim tidak mengurangi UP dasar. Keterangan lebih lengkap baca di sini: CI+.

3b. CI100 (100 Kondisi Penyakit Kritis)

Membayarkan UP jika tertanggung terdiagnosis atau mengalami satu dari 100 kondisi penyakit kritis, sejak tahap awal penyakit, sampai usia 100 tahun. Klaim tidak mengurangi UP dasar. Keterangan lebih lengkap, baca di sini: CI100.

3c. CIA (Critical Illness Accelerated)

Membayarkan UP jika tertanggung pertama kali terdiagnosis atau mengalami 1 dari 49 penyakit kritis sd usia 85 tahun. Klaim mengurangi UP dasar. Keterangan lebih lengkap baca di sini: CIA.

4. HSC+ (Hospital and Surgical Care +)

Memberikan penggantian biaya rawat inap dan pembedahan di rumah sakit dengan sistem cashless, masa perlindungan sampai usia 80 tahun. Selengkapnya baca di sini: HSC+.

5. Flexicare Family

Santunan rawat inap, pembedahan, dan penyembuhan bagi nasabah dan keluarganya yang tercantum dalam “data polis” jika dirawat di rumah sakit, sd usia 65 tahun. Keterangan lebih lengkap baca di sini: Flexicare Family.

6a. Payor Benefit

Pembebasan premi berkala jika pemegang polis terdiagnosis/mengalami penyakit kritis atau cacat tetap total dan Allianz akan membayarkan sebesar premi berkala tsb sampai usia pemegang polis mencapai 65 tahun.

6b. Payor Protection

Pembebasan premi berkala jika pemegang polis meninggal dunia dan Allianz akan membayarkan sebesar premi berkala tsb sampai usia pemegang polis seolah-olah mencapai 65 tahun.

6c. Spouse Payor Benefit

Pembebasan premi berkala jika pasangan (suami/istri) dari pemegang polis terdiagnosis/mengalami penyakit kritis atau cacat tetap total dan Allianz akan membayarkan sebesar premi berkala tsb sampai usia pasangan pemegang polis mencapai 65 tahun.

6d. Spouse Payor Protection

Pembebasan premi berkala jika pasangan (suami/istri) dari pemegang polis meninggal dunia dan Allianz akan membayarkan sebesar premi berkala tsb sampai usia pasangan pemegang polis seolah-olah mencapai 65 tahun.

Info lengkap tentang macam-macam rider Payor bisa dibaca di sini: Payor.

7. Term Life

Merupakan tambahan manfaat meninggal dunia, dibayarkan jika tertanggung meninggal dunia sebelum mencapai usia 70 tahun. Keterangan lebih lengkap baca di sini: Term Life.

 

Ketentuan Umum Allisya Protection Plus

Jenis produk Unit-link (asuransi jiwa + investasi)
Masa kontrak Hingga usia tertanggung mencapai 100 tahun
Mata uang Rupiah
Usia masuk tertanggung Anak-anak: 15 hari sd 17 tahun (ulang tahun terdekat)Dewasa: 18 sd 70 tahun (ulang tahun terdekat)
Usia maksimum proteksi 100 tahun (ulang tahun terdekat)
Usia pemegang polis Minimum 18 tahun
Termaslahat (penerima manfaat, ahli waris) Ada hubungan insurable interest (hubungan keluarga atau hubungan darah): suami, istri, anak, orangtua, saudara kandung.Jika ahli waris masih anak-anak, harus dicantumkan walinya.
Frekuensi pembayaran premi Bulanan, triwulanan, semesteran, tahunan.
Minimum premi
  • Bulanan 300 ribu
  • Triwulanan 625 ribu
  • Semesteran 1 juta
  • Tahunan 1,5 juta
Maksimum premi Tidak dibatasi.
Minimum top up berkala
  • Bulanan 100 ribu
  • Triwulanan 250 ribu
  • Semesteran 500 ribu
  • Tahunan 1 juta
Maksimum top up berkala 3 (tiga) kali premi berkala
Top up tunggal Minimum 1 juta, maksimum tidak dibatasi
Cara pembayaran premi
  • Transfer (BCA, Mandiri, HSBC, Permata, Indomaret, eAzy Payment)
  • Autodebet tabungan (BRI, BCA, BRI, Mandiri)
  • Kartu kredit (Visa, Master, BCA, Amex)
Laporan transaksi Laporan transaksi dikirimkan secara berkala kepada nasabah setiap kali ada penyetoran premi (setiap bulan, triwulan, semester, atau tahun).Laporan transaksi dan surat-menyurat lainnya dikirimkan melalui kurir atau email (pilih salah satu).
Pemeriksaan kesehatan Tidak diperlukan jika sehat tanpa riwayat sakit dan uang pertanggungan masih dalam batas tabel medical.Diperlukan jika uang pertanggungan melebihi batas dalam tabel medical atau ada riwayat sakit.

Tabel Medical klik di SINI.

Keputusan underwriting (penilaian risiko) Tergantung riwayat kesehatan, pekerjaan, dan hobi tertanggung, keputusan underwriting ada 6 kemungkinan:

  1. Diterima standar
  2. Diterima dengan ekstrakontribusi
  3. Diterima dengan pengecualian untuk rider tertentu
  4. Diterima dengan ekstrakontribusi dan pengecualian untuk rider tertentu
  5. Ditangguhkan
  6. Ditolak
Perubahan polis Perubahan polis ada dua macam:– Non-finansial: Perubahan yang tidak berpengaruh terhadap premi. Contoh: Perubahan alamat, ahli waris, cara bayar.

– Finansial: Perubahan yang berpengaruh terhadap premi. Contoh: Perubahan premi, perubahan UP, penambahan/pengurangan rider.

Perubahan polis finansial maupun non-finansial dapat dilakukan kapan saja.

Berakhirnya polis
  • Saat tertanggung mencapai usia 100 tahun
  • Pembayaran premi terhenti di dua tahun pertama
  • Nilai investasi tidak mencukupi untuk membayar biaya-biaya asuransi dan administrasi.
  • Penarikan seluruh dana investasi (surrender)
  • Tertanggung meninggal dunia

Mana yang terjadi lebih dulu.

Penempatan dana investasi Ada 3 pilihan jenis dana:

  1. Allisya Rupiah Fix Income Fund: Potensi risiko rendah, potensi hasil menengah (konservatif).
  2. Allisya Rupiah Balanced Fund: Potensi risiko sedang, potensi hasil menengah-tinggi (moderat).
  3. Allisya Rupiah Equity Fund: Potensi risiko tinggi, potensi hasil tinggi (agresif).
Alokasi investasi (dihitung dari premi berkala dasar) Tahun 1: 25%Tahun 2: 60%

Tahun 3: 85%

Tahun 4: 92,5%

Tahun 5: 92,5%

Tahun 6 dst: 105,26%

 

Biaya-biaya Polis

1. Biaya akuisisi dan pemeliharaan (dipotong dari premi berkala dasar; top up tidak dihitung). Tahun 1: 75%Tahun 2: 40%

Tahun 3: 15%

Tahun 4: 7,5%

Tahun 5: 7,5%

Tahun 6 dst: 0%

Total: 145%

2. Selisih harga jual-beli unit (bid over price) 5%
3. Biaya administrasi Rp. 26.500 per bulan, mulai dikenakan di tahun kedua. 12 bulan pertama gratis.
4. Biaya asuransi (tabarru) – Besarnya tergantung usia, jenis kelamin, pekerjaan, kondisi kesehatan, dan uang pertanggungan.– Biaya asuransi ditagihkan secara bulanan (tanpa melihat frekuensi pembayaran premi)

– Biaya asuransi 12 bulan pertama ditagihkan di tahun kedua dan ketiga (masing-masing setengahnya).

– Biaya asuransi tahun kedua dan seterusnya ditagihkan di tahun berjalan.

– Biaya asuransi tahun pertama dan kedua dicantumkan di data polis. Biaya asuransi tahun-tahun selanjutnya akan diberitahukan setiap menjelang ulang tahun polis.

5. Biaya pengelolaan investasi 2% per tahun
6. Biaya penarikan dana Tidak dikenakan biaya
7. Biaya top up tunggal Tidak dikenakan biaya, tapi kena selisih harga jual-beli unit 5%
8. Biaya switching (pengalihan dana) Gratis 4 kali dalam setahun. Lebih dari 4 kali dikenakan biaya 1% atau minimal 100 ribu.

 

Cara Pendaftaran Polis

Mengisi Surat Pengajuan Asuransi Jiwa (SPAJ) dengan melampirkan:

  1. Fotokopi KTP tertanggung dan pemegang polis
  2. Fotokopi Akta Lahir (jika ada tertanggung anak)
  3. Fotokopi Kartu Keluarga (jika menyertakan anggota keluarga) atau Buku Nikah (jika suami-istri)
  4. Bukti transfer premi pertama, kecuali cara bayar dengan kartu kredit.
  5. Salinan resume medis (jika pernah dirawat) atau hasil medical check up (jika ada)
  6. Form tambahan lain jika diperlukan.

SPAJ bisa diperoleh lewat agen asuransi.

Hubungi Natanael Agen asuransi Allianz Indonesia tinggal di Surabaya,

HP/WA: 08113436830

Allianz TASBIH, Tabungan Asuransi Biaya Haji

kabahIbadah haji merupakan rukun Islam yang kelima. Karena itu menjadi kewajiban setiap muslim untuk melaksanakanya.

Untuk menunaikan ibadah haji diperlukan kemampuan baik fisik, mental, maupun finansial. Karena adanya syarat kemampuan inilah, kebanyakan kaum Muslim merasa ibadah haji bukan atau belum menjadi kewajiban.

Padahal sesungguhnya kemampuan bisa diusahakan. Yang penting punya niat yang kuat, Tuhan pasti menunjukkan jalan.

Nah, untuk mewujudkan niat mulia anda, pada bulan Agustus 2015 Allianz meluncurkan program TASBIH atau Tabungan Asuransi Biaya Haji.

Program TASBIH memberikan manfaat tabungan untuk merealisasikan niat ibadah haji setiap Muslim, juga memberikan manfaat proteksi jiwa dan evakuasi medis yang memberikan ketenangan bagi peserta dan keluarganya.

Keunggulan TASBIH

  1. Adanya kepastian dana untuk pendaftaran haji.
  2. Dilengkapi perlindungan jiwa jika meninggal dunia, dan nilainya dua kali lipat jika meninggal saat melaksanakan ibadah haji.
  3. Bonus 1 tahun masa perlindungan asuransi.
  4. Dana tabungan dan asuransi dikelola secara syariah.
  5. Rendah risiko, tidak perlu khawatir dengan gejolak yang terjadi di pasar, karena diinvestasikan di instrumen rendah risiko seperti sukuk dan deposito syariah.

Manfaat Produk

  1. Dana tahapan haji. Tahap pertama diberikan sebesar 50% UP di akhir masa pembayaran premi. Tahap kedua diberikan 10 tahun setelah berakhirnya masa pembayaran premi sebesar saldo yang terakumulasi (jumlahnya tidak dijamin, tergantung kinerja investasi).
  2. Perlindungan jiwa. Sebesar 100% UP jika peserta meninggal pada saat bukan melaksanakan ibadah haji. Sebesar 200% UP jika meninggal saat melaksanakan ibadah haji.
  3. Evakuasi medis dan repatriasi darurat. Apabila tertanggung mengalami kecelakaan atau terkena sakit selama bepergian jauh, diperkuat dengan penilaian medis dari Allianz, apabila fasilitas media tidak bisa melakukan penanganan pasien, maka penyedia evakuasi (Blue Dot) akan memindahkan pasien ke tempat fasilitas medis lainnya (termasuk yang lebih jauh) atau ke rumah (selama berada di area regional tempat tinggal).

Ketentuan Produk

Jenis produk Tradisional endowment (dwiguna): tabungan + asuransi
Usia masuk 1 tahun sd 55 tahun
Pilihan masa pembayaran premi 5, 10, 15 tahun
Masa perlindungan asuransi Masa pembayaran + 11 tahun.
Minimum dan maksimum UP Minimum 50 juta, maksimum tidak dibatasi.
Surplus underwriting (apabila ada) 60% untuk peserta20% untuk perusahaan

20% untuk dana tabarru

Frekuensi pembayaran premi Kuartalan, semesteran, atau tahunan
Cara pembayaran premi Transfer, autodebet rekening (BCA, BRI, Mandiri), atau kartu kredit (Visa, Master)

Biaya-biaya

  1. Biaya akuisisi dan pemeliharaan

Masa pembayaran premi 5 tahun: 67% (tahun 1) dan 40% (tahun 2)

Masa pembayaran premi 10 tahun:74% (tahun 1), 45% (tahun 2), 30% (tahun 3), 20% (tahun 4), dan 5% (tahun 5)

Masa pembayaran premi 15 tahun: 80% (tahun 1), 60% (tahun 2), 50% (tahun 3), 30% (tahun 4), 20% (tahun 5), 10% (tahun 6), 7% (tahun 7), dan 5% (tahun 8)

  1. Biaya pengelolaan risiko: 50% dari iuran tabarru

Kemudian jika polis ditebus (ditutup) di masa pembayaran premi, dikenakan biaya penebusan sebesar 5% dari saldo tabungan. Dan jika ditutup setelah masa pembayaran premi serta sebelum penyerahan dana tahapan kedua, dikenakan biaya penebusan sebesar 2% dari saldo tabungan.

Simulasi TASBIH

Pak CH usia 30 tahun mulai memiliki niat ibadah haji di masa depan dan memberikan perlindungan finansial kepada istri dan anak-anaknya. Dia mengikuti program TASBIH dengan menabung Rp. 4,1 juta selama 10 tahun untuk mendapatkan santunan asuransi (uang pertanggungan) 50 juta.

Maka manfaat yang dimiliki Pak CH adalah:

  1. Manfaat Dana Haji
2. Manfaat Perlindungan
Tahapan Dana 1: 50% dari Santunan Asuransi 25.000.000 1. 100% UP jika meninggal dunia + saldo tabungan yang telah terbentuk.
Tahapan Dana 2: Sisa saldo tabungan yang telah terbentuk * 25.569.414 2. 200% UP jika meninggal dunia saat melaksanakan ibadah haji + saldo tabungan yang telah terbentuk
Total 50.560.414 3. Evakuasi medis dan repatriasi darurat

Catatan: Saldo tabungan tidak dijamin. Jumlahnya tergantung kinerja investasi.

Gambaran Tabel Premi TASBIH

Tabel Premi Tasbih

Tabel Premi Tasbih untuk Perempuan

 Keterangan:

  • Premi tahunan
  • PT 5, PT 10, PT 15 menunjukkan periode pembayaran premi (5 tahun, 10 tahun, atau 15 tahun).
  • UP (Uang Pertanggungan) menunjukkan nilai perlindungan jiwa jika meninggal di luar ibadah haji, sekaligus menunjukkan jumlah dana yang ditargetkan untuk membiayai ibadah haji.

Cara Pendaftaran

Mengisi Surat Permohonan Asuransi Jiwa (SPAJ) dengan melampirkan:

  1. Fotokopi KTP calon peserta dan pemegang polis
  2. Fotokopi akta lahir (untuk peserta anak)
  3. Fotokopi kartu keluarga (jika sekeluarga mengambil produk ini)
  4. Bukti transfer premi pertama (kecuali pembayaran dengan kartu kredit
  5. Salinan resume medis atau hasil cek lab (jika ada)
  6. Form tambahan lain jika diperlukan

Pembuatan Proposal Ilustrasi

Untuk mendapatkan proposal ilustrasi produk Tasbih, mohon mencantumkan data-data sebagai berikut:

  1. Nama sesuai KTP
  2. Jenis kelamin
  3. Tanggal lahir
  4. Pekerjaan
  5. Merokok/tidak
  6. Santunan asuransi atau target dana haji yang diinginkan
  7. Frekuensi pembayaran premi (triwulanan, semesteran, atau tahunan)
  8. Email

Data dikirim ke WA 08113436830 atau email: natanael.allianz@gmail.com

Salam,

Natanael

Financial Consultan Allianz Indonesia tinggal di Surabaya

Dapatkan Asuransi Penyakit Kritis UP 1 Miliar Mulai 300 Ribu Per Bulan

kompas-pasien-kanker-dan-keluarga-bangkrut

Sebuah survei yang dimuat di Harian Kompas
menyebutkan bahwa 85% pasien kanker dan keluarga bangkrut. Mengapa? Karena saking besarnya biaya untuk pengobatan dan perawatan kanker, bisa mencapai ratusan juta hingga miliaran rupiah.

Bahkan para artis terkenal yang sepertinya banyak uang pun tak kebal dari kebangkrutan ketika terpaksa harus mengalami penyakit berat semacam kanker dan penyakit kritis lainnya. Ada yang harus menggelar konser musik untuk menggalang sumbangan, ada yang harus menjual rumah dan mobil, ada yang sampai bercerai dengan pasangan, bahkan ada yang saldo ATM-nya tinggal 37 ribu (tidak bisa ditarik sama sekali), plus masih dikejar-kejar penagih utang. (Baca di SINI).

Jika para artis saja bisa bangkrut, bagaimana dengan kita?

Jangan lupa, dampak penyakit kritis bukan hanya soal biaya berobat di rumah sakit, tapi juga bisa mengurangi kemampuan bekerja. Jika ini terjadi pada pencari nafkah dalam keluarga, berarti keluarga tsb kehilangan sumber penghasilan.

Nah, jika besok atau lusa dokter mendiagnosa suatu penyakit yang butuh biaya ratusan juta sampai miliaran, siapkah kita dan keluarga kita?

Jika akibat penyakit berat tersebut membuat kita kehilangan produktivitas dan penghasilan, siapkah kita dan keluarga kita? 

Solusi: Asuransi Penyakit Kritis dari Tapro Allianz

Jika belum siap, jangan khawatir. Ada solusinya dari Allianz, penyedia asuransi penyakit kritis terbaik dan termurah di Indonesia, melindungi hingga 100 kondisi penyakit kritis sejak tahap awal sampai usia 100 tahun. Syaratnya, anda mengambil program ini selagi masih sehat dan punya uang.

Dengan program ini, anda tidak perlu merogoh uang 1 miliar saat dibutuhkan, tapi cukup dengan mencicil mulai sekarang premi 300 ribu per bulan (tergantung usia dan jenis kelamin), maka anda telah menyiapkan uang tunai untuk biaya penyakit kritis sebesar 1 miliar.

Ada dua produk asuransi penyakit kritis yang disarankan. Keduanya merupakan rider (asuransi tambahan) pada produk asuransi jiwa unit-link Tapro Allisya Protection Plus. Anda boleh mengambil salah satu saja atau sekaligus dua-duanya.

  1. CI+: Menanggung 49 penyakit kritis tahap lanjut dengan masa perlindungan sd usia 70 tahun.
  2. CI100: Merupakan pengembangan dan perluasan dari CI+, menanggung 100 kondisi penyakit kritis sejak tahap awal sampai tahap yang paling parah, bisa diambil mulai usia 5 tahun dengan maca perlindungan sd usia 100 tahun.

CI+ maupun CI100 memiliki masa tunggu 90 hari dari tanggal disetujuinya polis atau dari tanggal pemulihan polis. Jadi, waktu terbaik memiliki produk ini adalah 3 bulan yang lalu. Tapi jika sekarang masih sehat, semoga belum terlambat.

Tabel Premi Asuransi Penyakit Kritis

 tabel-premi-ci-1m-dengan-payor-benefit

tabel-premi-ci-1m-tanpa-payor-benefit

Catatan:

  • UP penyakit kritis (CI+ dan CI100) bisa diambil maksimal 5 kali UP jiwa. Jadi, untuk mendapatkan UP penyakit kritis 1 miliar, UP jiwanya minimal 200 juta.
  • Untuk melengkapi perlindungan, bisa ditambahkan rider Payor Benefit, yang memberikan pembebasan premi jika pembayar premi mengalami 1 dari 49 penyakit kritis atau cacat tetap total. Jadi, selain mendapat uang pertanggungan penyakit kritis sebesar 1 miliar, pembayaran polis juga dibebaskan sd usia 65 tahun.
  • Tabel premi di atas adalah untuk pria/wanita tidak merokok dan pekerjaannya tergolong tidak berisiko tinggi. Jika merokok (khusus CI100) atau pekerjaan berisiko (CI+ dan CI100), preminya akan lebih tinggi.

Kelebihan Asuransi Penyakit Kritis dari Allianz

  1. Menanggung hingga 100 kondisi penyakit kritis (Ci100)
  2. Menanggung mulai tahap awal (early stage) (Ci100)
  3. Masa perlindungan hingga usia 100 tahun (CI100)
  4. Klaim tidak mengurangi UP jiwa (CI+ dan CI100)
  5. Syarat survival period paling singkat. Tanpa survival period untuk CI+ dan 7 hari untuk CI100.
  6. Premi dan biaya asuransi paling murah dibanding produk sejenis di pasaran.
  7. UP penyakit kritis bisa diambil hingga 5 kali dari UP jiwa. Cocok untuk anak-anak, lajang, dan ibu rumah tangga yang secara teori tidak terlalu membutuhkan UP jiwa yang besar.

Ilustrasi Asuransi Penyakit Kritis

ilustrasi-ci100-1m-anak

Ilustrasi di atas adalah untuk anak usia 5 tahun. Selain CI100 UP 1M, polis juga dilengkapi UP jiwa sebesar 200 juta dan fasilitas bebas premi jika pembayar premi (ayah) mengalami 1 dari 49 penyakit kritis atau cacat tetap total.

Bagaimana dengan ayahnya?

Jika ayahnya usia 30 tahun, preminya cukup 400 ribu per bulan jika pakai CI+ (49 penyakit kritis) dan 600 ribu per bulan jika pakai CI100 (100 kondisi penyakit kritis sejak tahap awal) dengan nilai sebesar 1M. Selain itu dilengkapi UP jiwa 200 juta plus fasilitas bebas premi jika mengalami 1 dari 49 penyakit kritis atau cacat tetap total.

ilustrasi-ci-1m

ilustrasi-ci100-1m

Catatan:

  • Ilustrasi dibuat dengan memaksimalkan proteksi sehingga nilai investasinya minim.
  • Jika ingin nilai investasi lebih besar, disarankan menambahkan top up berkala, minimal 100 ribu per bulan, maksimal 3 kali premi berkala.

Form Permohonan Ilustrasi

Jika anda berminat dengan penawaran ini dan ingin mendapatkan ilustrasi, silakan hubungi HP/WA 08113436830 (Natanael Agen Allianz tinggal di Surabaya-Sidoarjo)

Referensi:

85% Pasien Kanker dan Keluarga Bangkrut, Apa Solusinya?

Saya sedih jika mendengar beberapa teman saya yang dulunya sehat, ternyata divonis dokter sakit kanker. Mengapa mereka? Bagaimana dengan yang keluarganya? Pasti lebih sedih lagi karena keluarga harus menyokong dana yang lumayan besar untuk menyembuhkan kankernya.

Coba kita simak berita ini:

kompas-pasien-kanker-dan-keluarga-bangkrutBerita ini merupakan hasil penelitian dari Pusat Kajian Ekonomi Kesehatan dan Analisa Kebijakan UI yang dimuat di Harian Kompas tanggal 17 Desember 2011.

Yang menjadi pertanyaan, apa solusinya supaya tidak mengalami kebangkrutan?

Jakarta, Kompas – Studi awal dari Fase II ASEAN Costs in Oncology menunjukkan, 85 persen pasien dan keluarga bangkrut karena menanggung biaya obat dan perawatan kanker. Ini indikasi kanker berpotensi membuat keluarga ekonomi menengah dan rendah menjadi semakin miskin.

”Jika di keluarga ada yang menderita kanker payudara, biaya perawatan bisa mencapai Rp 200 juta setahun. Maka, orang yang berpenghasilan Rp 10 juta per bulan bisa bangkrut,” kata Prof Hasbullah Thabrany dari Pusat Kajian Ekonomi Kesehatan dan Analisa Kebijakan, Universitas Indonesia, pada peluncuran Fase II Studi ASEAN Costs in Oncology (Action), Jumat (16/12), di Jakarta.

Action adalah kajian multinasional tentang dampak sosial ekonomi kanker yang dilakukan oleh The George Institute, Sydney, difasilitasi oleh The ASEAN Foundation dan Roche Asia Pasifik. Studi dilakukan di delapan negara ASEAN, yaitu Malaysia, Kamboja, Indonesia, Laos, Myanmar, Filipina, Thailand, dan Vietnam. Di Indonesia, studi akan dilaksanakan Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Indonesia, pada 2.400 pasien kanker dan keluarga.

Studi dimulai Januari 2012 di 12 rumah sakit, yaitu RS Dharmais, RS Cipto Mangunkusumo, RS Medistra, dan MRCCC (Jakarta); RS dr Hasan Sadikin (Bandung); RS dr Kariadi (Semarang); RS dr Sardjito (Yogyakarta); RS dr Sutomo dan Klinik Onkologi (Surabaya); RS Sanglah (Denpasar); RS dr Wahidin Sudirohusodo (Makassar); serta RS dr Adam Malik (Medan).

Masukan bagi pemerintah

Selama setahun pasien dan keluarga dipantau beban keuangannya, dari sisi perawatan ataupun biaya tidak langsung, seperti transportasi. Selain mengetahui besaran biaya untuk penderita kanker dan keluarganya selama perawatan, hasil studi bisa menjadi bahan pertimbangan pengambilan kebijakan dalam pengendalian kanker. Menurut Hasbullah, penelitian akan selesai tahun 2013, dan diharapkan menjadi masukan bagi kebijakan pemerintah terkait penerapan Sistem Jaminan Sosial Nasional tahun 2014.

Menteri Kesehatan Endang Rahayu Sedyaningsih mendukung studi ini. Ia memaparkan, kanker merupakan salah satu penyebab utama kematian global dengan angka 13 persen (7,4 juta) dari semua kematian per tahun. Sebanyak 70 persen kematian akibat kanker terjadi di negara berpenghasilan rendah dan menengah.

Menurut Riset Kesehatan Dasar 2007, prevalensi tumor 4,3 per 1.000 penduduk di Indonesia. Kanker penyebab kematian nomor tujuh setelah stroke, tuberkulosis, hipertensi, cedera, perinatal, dan diabetes. Menurut sistem informasi RS, jenis kanker tertinggi di RS seluruh Indonesia pada pasien rawat inap tahun 2008 adalah kanker payudara (18,4 persen), disusul kanker leher rahim (10,3 persen).

Di Indonesia, 70 persen kasus kanker ditemukan pada stadium lanjut. Akibatnya, angka bertahan hidup rendah dan menyerap anggaran besar. Data PT Askes, kanker menempati urutan keempat penyerapan biaya rawat jalan dan tindak lanjut pada 2010. (ICH)

Solusi yang hendaknya dilakukan saat masih sehat:

  1. Jaga pola hidup sehat: atur pola makanan, olahraga, tidak merokok, istirahat cukup, hindari stres.
  2. Miliki asuransi kesehatan yang memadai untuk mengganti biaya rumah sakit. Produk yang disarankan: Rider HSC+, Allisya Care, atau Smartmed Premier.
  3. Miliki asuransi penyakit kritis dengan UP yang cukup besar untuk mengganti biaya hidup atau penghasilan yang hilang karena produktivitas berkurang. Produk yang disarankan: Rider CI+ atau Rider CI100 pada unit-link Tapro Allisya Protection Plus.

Untuk mengetahui perhitungan premi dan manfaatnya, silakan menghubungi saya untuk berkonsultasi secara GRATIS.

Natanael

Agen Asuransi Allianz Life , HP: 08113436830 (WA/SMS/Phone)

email: natanael.albertus@gmail.com

sumber: https://myallisya.com/2016/12/13/85-pasien-kanker-dan-keluarga-bangkrut-apa-solusinya/