Category Archives: cara klaim

Batas Waktu Pengajuan Klaim Asuransi Allianz

Berapa hari batas waktu pengajuan klaim asuransi di Allianz. Ini kerap ditanyakan nasabah.

Perusahaan asuransi menetapkan batasan waktu pengajuan klaim asuransi. Keterangan ini tertulis lengkap di polis anda.  Jika Nasabah terlalu lama mengajukan klaim, sehingga melebihi batas waktu yang ditentukan maka kemungkinan besar perusahaan asuransi tidak akan memberikan manfaat yang dijanjikan.

 

  1. Klaim Cacat Tetap Total

Pemberitahuan klaim cacat tetap total (TPD) ini harus disertai dengan bukti-bukti yang lengkap dan harus diserahkan kepada kami selambat-lambatnya 210 hari sejak tanggal terjadinya cacat tetap total.

 

  1. Klaim Penyakit Kritis

Pemberitahuan klaim secara tertulis dan bukti dari penyakit yang bersangkutan pada saat klaim wajib disampaikan dalam waktu selambat-lambatnya 30 hari sejak diagnosa penyakit kritis ditegakkan.

 

  1. Klaim Cacat Total Karena Kecelakaan

Pemberitahuan mengenai terjadinya Cacat Tetap karena Kecelakaan   ini harus segera disampaikan kepada kami secara tertulis dalam waktu selambat-lambatnya 60 hari sejak terjadinya kecelakaan, atas pengajuan klaim itu, kami akan mengirimkan formulir klaim yang sesuai untuk pelaporan dan bukti klaim kepada termaslahat.

Formulir klaim dan bukti-bukti klaim yang telah dilengkapi harus sudah diserahkan kepada kami dalam jangka waktu 210 hari terhitung sejak tanggal terjadinya kecelakaan.

 

  1. Klaim Meninggal

Pengajuan Klaim dan berkas-berkas klaim maslahat meninggal harus diterima dan dilaporkanke kantor pusat kami di Jakarta paling lambat 60 hari kalender sejak tanggal terjadinya resiko. Keterlambatan penyampaian klaim dan/atau berkas-berkas klaim tidak akan menggugurkan keabsahan klaim, asalkan alasan keterlambatan dapat dibuktikan dan diterima secara wajar. Klaim maslahat meninggal akan kami bayarkan selambat-lambatnya 14 hari kerja sejak klaim disetujui.

 

  1. Klaim Manfaat Kesehatan Reimburst

Pengajuan Klaim dan berkas-berkasnya paling lambat 30 hari. Uang lumpsump dikirim ke rekening peserta selambat-lambatnya 14 hari kerja.

Penjelasan dan pendaftaran polis Asuransi Allianz hubungi:

Natanael Agen Allianz Berlisensi

HP/WA: 08113436830

Line: natanael1975

email: natanael.allianz@gmail.com

Advertisements

Cara Mengajukan Klaim Asuransi Allianz

Untuk mengajukan klaim asuransi Allianz, anda harus melengkapi beberapa persyaratan administrasi sesuai dengan jenis klaimnya.


Berikut adalah tabel yang berisi dokumen pendukung yang diperlukan untuk pengajuan klaim, tergantung jenis manfaat apa yang ingin di klaim.

Note: Jika anda mendaftar asuransi Allianz melalui website www.asuransi-jiwa.org ini, maka kami akan membantu anda dalam semua proses klaim yang anda lakukan. Karena kami berada di kantor pusat asuransi Allianz di Jakarta, itu memudahkan kami untuk memproses semua proses klaim yang masuk dari semua nasabah kami.

Yang perlu anda lakukan hanya mempersiapkan dokumen pendukung yang diperlukan untuk proses klaim.

image1dok-klaim

Catatan:

  • Klaim meninggal dunia diajukan selambat-lambatnya 60 hari sejak terjadinya meninggal dunia.
  • Klaim penyakit kritis diajukan selambat-lambatnya 30 hari sejak diagnosa penyakit kritis.
  • Klaim kecelakaan diajukan selambat-lambatnya 60 hari sejak tanggal terjadinya kecelakaan.
  • Klaim cacat tetap total diajukan selambat-lambatnya 210 hari sejak tanggal terjadinya cacat tetap total.
  • Klaim payor benefit karena cacat tetap total diajukan selambat-lambatnya 210 hari sejak tanggal terjadinya cacat tetap total. Klaim payor benefit karena penyakit kritis selambat-lambatnya 30 hari sejak terdiagnosa penyakit kritis.
  • Klaim Flexicare Family/Allisya Care/Maxi Violet diajukan selambat-lambatnya 30 hari setelah berakhirnya perawatan.

alur-klaim-asuransi-jiwa-allianz

Cara Agar Klaim Asuransi Diterima

klaim-diterimaBagaimana caranya supaya klaim asuransi kita bisa diterima oleh perusahaan asuransi. Mari kita simak penjelasan berikut ini.

1. Selalu setor premi tepat waktu (Disiplin)

Usahakan agar selalu setor premi asuransi tepat waktu. Kalaupun telat setor, usahakan agar tidak lebih dari 30 hari setelah jatuh tempo. Karena dengan membayar premi tepat waktu, maka akan membuat Polis anda selalu aktif. Akan lebih baik kalau premi anda dibayarkan dengan cara autodebet dari rekening tabungan atau autodebet kartu kredit anda setiap bulannya. Ini bisa membantu anda terhindar dari lupa setor premi.

2. Jangan pernah cairkan nilai tunai yang terbentuk

Saya selalu menyarankan kepada nasabah ataupun calon nasabah saya agar tidak pernah mencairkan nilai tunai yang terbentuk dari asuransi mereka, terkecuali dalam keadaan yang sangat mendesak sekali dan diharapkan jangan mencairkan seluruh nilai tunainya. Karena fungsi sebenarnya dari nilai tunai tersebut adalah sebagai dana cadangan yang “membantu” anda dalam membayar biaya asuransi ke depan. Selain itu fungsi dari nilai tunai yang terbentuk tersebut adalah membayarkan premi anda ketika anda sedang Cuti premi. Jika anda mencairkan nilai tunai yang terbentuk, maka lama kelamaan Polis anda akanlapse dikarenakan nilai tunai yang ada sudah tidak mencukupi untuk “membantu” anda dalam membayarkan biaya asuransi anda, kecuali anda melakukan top up.

3. Pelajari dan pahami isi Polis asuransi

Anda sebagai pemegang polis sangat disarankan untuk mempelajari dan memahami isi Polis asuransi anda. Pelajari setiap ketentuan yang ada mulai dari kriteria keadaan yang dicover oleh perusahaan asuransi, keadaan seperti apa saja yang dijadikan pengecualian oleh perusahaan asuransi, masa tunggu manfaat yang ada, syarat-syarat atau dokumen-dokumen kelengkapan dalam pengajuan klaim asuransi. Jika ada yang kurang paham dalam isi Polis asuransi, tanyakan kepada agen asuransi anda.

Tapi pada kenyataannya rata-rata nasabah asuransi tidak mau repot dan sesuatu hal yang tidak mungkin untuk membaca seluruh isi Polis asuransi. Dikarenakan setiap orang berbeda-beda tipenya dan kesibukannya. Saran saya, setidaknya anda mengetahui dan memahami  tiap manfaat yang anda ambil saat diawal penjelasan dan kesepakatan dengan agen (paling tidak baca di halaman depan Polis asuransi, agar mengetahui manfaat apa saja yang diambil). Lalu pelajari dibagian pengeculian, karena pengecualian penting agar kita mengetahui hal apa saja yang ditolak oleh perusahaan asuransi. Untuk klaim asuransi, persiapkan seluruh bukti klaim yang ada dan sudah dilengkapi dokumen-dokumen yang perlu diisi dan ajukan klaim asuransi segera, jangan ditunda-tunda apalagi ditunda terlalu lama.

4. Memberi keterangan yang jujur ketika isi form pengajuan asuransi

Jangan pernah memberi keterangan tidak jujur disaat pengisian data untuk mengajukan asuransi anda, terutama untuk data riwayat kesehatan anda. Apabila anda memang ada riwayat penyakit sebelumnya, sangat dimohonkan untuk diisi riwayatnya bukan disembunyikan. Karena dengan menjawab seluruh pertanyaan secara jujur, maka perusahaan asuransi sudah mengetahui diri anda sejak awal. Dan biasanya jika misalnya anda memiliki riwayat suatu penyakit, perusahaan asuransi biasa meminta untuk melakukan medical check up/tidak perlu, dan juga ada kemungkinan premi yang mesti disetorkan akan naik dibandingkan dengan orang yang sehat/tidak ada riwayat penyakit (kenaikan premi ditentukan oleh perusahaan asuransi dan akan diberitahu sebelumnya). Atau bahkan ada juga kasus dimana perusahaan asuransi menerima permohonan asuransi seseorang, namun ada beberapa point dalam Polis asuransi yang tidak dicover atau dijadikan pengecualian oleh perusahaan asuransi.

Terima kasih.