Category Archives: CI100

85% Keluarga Bangkrut karena Kanker

85% pasien dan keluarga bangkrut karena menanggung biaya obat dan perawatan kanker.

Demikian kesimpulan dari studi awal Fase II ASEAN Costs in Oncology pada tahun 2011.

Tahun terus berlalu, namun statistik yang ditunjukkan saat ini bisa jadi tidak jauh berbeda.

Data diatas menjadi indikasi bahwa kanker dan penyakit kritis lain berpotensi membuat ekonomi keluarga menjadi goyah bahkan tumbang.

Sebagai contoh, saat terdapat satu anggota keluarga menderita kanker payudara, biaya perawatan bisa mencapai Rp 200 juta setahun. Maka, keluarga yang berpenghasilan Rp 10 juta per bulan bisa bangkrut.

Biaya Perawatan Penyakit Kritis

Sebagai gambaran tingginya biaya perawatan dan pengobatan penyakit kritis, berikut adalah informasi dari berbagai sumber:

– Biaya operasi ByPass jantung: 250 juta rupiah.

– Biaya cuci darah akibat gagal ginjal: 550 ribu – 1 juta rupiah per sesi.

– Biaya kemoterapi untuk pengobatan kanker: 3 juta – 10 juta per sesi.

Solusi

Solusi paling efektif untuk mengatasi bencana finansial atas kemungkinan timbulnya penyakit kritis adalah dengan memiliki proteksi kesehatan penyakit kritis.

Tujuan polis ini adalah untuk memberikan sejumlah uang ‘lump sum’ saat seseorang terdiagnosis penyakit kritis tertentu yang bisa digunakan untuk membiayai perawatan dan pengobatan.

CI 100 dari Allianz

Allianz CI100 (online)_protekita

Critical Ilness 100 atau CI 100 merupakan rider penyakit kritis dari asuransi jiwa Allianz.

CI 100 Memberikan manfaat uang pertanggungan jika tertanggung terdiagnosa salah satu dari 100 penyakit kritis.

Pertanyaan & Informasi

Untuk pertanyaan dan informasi lebih jauh, silahkan menghubungi kontak berikut:

Natanael Allianz

HP/WA 08113436830

Keunggulan Rider Critical Illness dari Tapro Allianz

image17

Program Allisya Protection Plus atau Tapro dari Allianz menyediakan produk rider yang sangat penting untuk dimiliki, yaitu Critical Illness. Tersedia 3 versi yaitu CI+ (Critical Illness, Klaim tidak mengurangi UP dasar, berlaku sampai usia 70 tahun), CI (Critical Illness, Klaim mengurangi UP dasar, berlaku sampai usia 85 tahun), dan CI 100 (Critical Illness, klaim tidak mengurangi UP dasar, berlaku sampai usia 100 tahun )

Berikut adalah keunggulan-keunggulan produk ini. Semoga informasi ini bisa memberikan informasi tambahan bagi anda yang sedang memilih produk asuransi penyakit kritis, karena nama produk sama belum tentu ketentuannya sama.
Syarat survival period (masa bertahan hidup)

Survival period atau masa bertahan hidup adalah jangka waktu yang disyaratkan untuk tetap hidup ketika seseorang terdiagnosa sakit kritis. Klaim penyakit kritis baru dapat diajukan jika survival period telah terlewati. Ada yang mensyaratkan harus bertahan hidup selama 14 hari, ada yang 15 hari, ada yang 30 hari. Jika yang bersangkutan meninggal dunia dalam masa survival period, klaim penyakit kritisnya tidak bisa dicairkan. Tapi itu di tempat lain.

Di Allianz, untuk produk CI dan CI+, tidak ada syarat survival period. Sebagai contoh, jika seseorang mengalami serangan jantung lalu meninggal, maka ahli warisnya memperoleh 2 manfaat : UP penyakit kritis dan UP meninggal dunia. Dengan catatan, sebelum meninggal dunia sempat menjalani diagnosa untuk mendapatkan bukti medis serangan jantung.

Untuk produk CI 100, ada syarat survival period 7 hari . Klaim penyakit kritis baru bisa diajukan jika survival period terlewati. Tapi keunggulan Allianz dibanding kompetitor, survival periodnya hanya 7 hari, paling singkat dibandingkan yang lain.
Klaim dapat diajukan begitu terdiagnosa memenuhi syarat kondisi kritis, tanpa harus menjalani pengobatan/operasi terlebih dahulu.

Beberapa penyakit kritis dapat ditunda jadwal operasinya. Nah, sebelum operasi dilakukan, klaim dapat diajukan asalkan kelengkapan syarat-syaratnya terpenuhi.
Menanggung kondisi cacat tetap total

Di antara daftar 49 penyakit kritis dari Allianz, ada tiga yang termasuk kategori cacat tetap total, yaitu : 1) Kebutaan; 2) kelumpuhan; 3) hilangnya kemandirian hidup. Apapun nama penyakitnya, asalkan memenuhi tiga kondisi ini, maka klaim penyakit kritis dapat diajukan.
Menanggung kondisi kritis yang disebabkan kecelakaan

Proteksi penyakit kritis dari Allianz tidak hanya bicara tentang kondisi kritis yang disebabkan oleh penyakit, tapi juga kondisi kritis yang disebabkan oleh kecelakaan, yaitu : 1) kebutaan; 2) kelumpuhan; 3) hilangnya kemandirian hidup; 4) tuli; 5) bisu; 6)Trauma kepala serius ; 7) koma ; 8) Terminal Illness ; 9) Luka Bakar ; dan 10) Terputusnya akar-akar syara plexus brachialis. Selain itu, rusaknya organ-organ tubuh penting (seperti ginjal dan tulang belakang) juga dapat disebabkan oleh kecelakaan.
Menanggung Terminal Illness

Di antara datar 49 penyakit kritis dari Allianz, salah satunya Terminal Illness. Apapun nama penyakitnya, asalkan dokter telah mendiagnosa umur yang bersangkutan tidak melebihi 12 bulan, maka klaim penyakit kritis dapat diajukan.
Menanggung Transplantasi Organ Tubuh Penting

Kinerja organ-organ tubuh menjadi perhatian utama dalam rider Critical Illness Allianz. Organ tubuh seperti jantung, ginjal, pankreas, liver, paru-paru dan sumsung tulang merupakan penyangga kehidupan manusia. Memiliki proteksi yang dapat digunakan untuk membiayai penggantian organ-organ tersebut akan memberikan rasa aman yang diperlukan setiap orang
Premi dan biaya asuransinya murah

Di atas segala kelebihannya, harga adalah faktor yang sangat penting. Rider CI+ dari Allianz sangat murah, apalagi rider CI lebih murah lagi. Mulai dengan premi 300 ribu per bulan, seseorang pria dan wanita usia 30-an tahun dapat memiliki proteksi penyakit kritis sebesar 300 juta+proteksi jiwa 300 juta. Dan jika ingin proteksi sebesai 1 milyar (UP jiwa 1 milyar + penyakit kritis 1 milyar), preminya 1 juta saja per bulan. Biaya asuransinya pun relatif murah daripada produk sejenis di asuransi lain. Silahkan dicek sendiri.

Kesimpulan :

Dari berbagai keunggulan di atas, jelas bahwa rider critical Illness dari Allianz adalah produk yang serba meliputi, karena menanggung hampir semua kondisi terburuk yang mungkin dialami manusia. Dia beririsan dengan rider ADDB (Accident Death and Disability Benefit) dan TPD (Total Permanent Disability) pada kondisi cacat total. Jadi, cukup dengan memiliki proteksi jiwa ditambah rider Critical Illness, maka proteksi dasar kita sudah tercukupi. Namun lebih baik lagi jika ditambah ADDB dan TPD, karena meski beririsan, ada juga perbedaannya dan ketiga produk ini tidak saling mengurangi.

Lindungi Diri dari 100 Penyakit Kritis Hingga Usia 100 Tahun

survey-penyakit-kritis-allianzSaya tidak bisa membayangkan diri saya jika tiba-tiba terkena penyakit kritis.

Terdiagnosis penyakit kritis merupakan peristiwa yang mengubah hidup yang memiliki konsekuensi besar bagi individu dan orang-orang yang bergantung padanya.

Penyakit kritis bisa saja memupus semua impian sekaligus menguras tabungan yang sudah dikumpulkan dalam waktu lama.

Solusi paling efektif untuk mengatasi bencana finansial atas kemungkinan timbulnya penyakit kritis adalah dengan memiliki polis asuransi kesehatan penyakit kritis.
Tujuan polis ini adalah untuk memberikan sejumlah uang ‘lump sum’ saat seseorang terdiagnosis penyakit kritis tertentu yang bisa digunakan untuk membiayai perawatan dan pengobatan.

>> Mulai 300 rb/bln Anda sudah bisa mendapatkan perlindungan penyakit kritis terbaik.

Sebagai gambaran tingginya biaya perawatan dan pengobatan penyakit kritis, berikut adalah informasi dari berbagai sumber:

– Biaya pembelian ring jantung pada penyakit jantung koroner: 45 juta – 75 juta rupiah. (sumber disini)

– Biaya operasi ByPass jantung: 250 juta rupiah. (sumber disini)

– Biaya cuci darah akibat gagal ginjal: 550 ribu – 1 juta rupiah per sesi. (sumber disin)

– Biaya kemoterapi untuk pengobatan kanker: 3 juta – 10 juta per sesi. (sumber disini)

photo-24-10-13-13-21-45

CI 100 dari Allianz

Critical Ilness 100 atau CI 100 merupakan rider penyakit kritis dari asuransi jiwa Allianz.

CI 100 diluncurkan pada bulan Juli 2013 untuk Smartlink Flexi Account Plus (Asuransi Jiwa Konvensional) dan pada bulan April 2014 untuk Allisya Protection Plus (Asuransi Jiwa Syariah).
Rincian Manfaat CI 100

– Manfaat

Memberikan manfaat uang pertanggungan jika tertanggung terdiagnosa salah satu dari 100 penyakit kritis.

– Pembayaran Manfaat

CI100 menanggung 100 penyakit kritis yang dibagi menjadi beberapa tahap:
Tahap awal (early stage), 32 kondisi. Klaim dibayar 50% UP, maksimum 500 juta.
Tahap menengah (intermediate stage), 13 kondisi. Klaim dibayar 100% UP, maksimum 1 miliar.
Tahap lanjut (advanced stage), 48 kondisi. Klaim dibayar 100% UP, maksimum 2 miliar.
Tahap katastropik (catasthropic), 5 kondisi. Klaim dibayar 120% (ada tambahan 20% UP).
Manfaat tambahan: Komplikasi diabetes, klaim sebesar 20% UP, maksimum 200 juta (tidak mengurangi UP).
Manfaat tambahan: Angioplasti, klaim sebesar 10% UP, maksimum 75 juta (tidak mengurangi UP).

– Masa Perlindungan

Sampai dengan tertanggung berusia 100 tahun.

– Masa Tunggu
90 hari dari tanggal berlaku polis.

– Usia Masuk Tertanggung
Usia 18 sampai 70 tahun (dewasa).
Usia 5 sampai 17 tahun (anak-anak).

>> Mulai 300 rb/bln Anda sudah bisa mendapatkan perlindungan penyakit kritis terbaik. Silahkan mengisi Form Ilustrasi di akhir artikel ini! <<

– Keunggulan
Jumlah penyakit yang ditanggung paling banyak (100 penyakit kritis).
Masa perlindungan sampai usia 100 tahun (seumur hidup). Tidak ada pada produk serupa di kompetitor.
Menanggung penyakit kritis mulai tahap awal (early stage). Sebagian kompetitor hanya menanggung penyakit kritis di tahap lanjut (advanced stage).
Usia masuk yang lebih tua (usia 70 tahun masih diperbolehkan membeli).
Klaim tidak mengurangi uang pertanggungan (UP) asuransi dasar.
Survival period 7 hari dari terdiagnosa penyakit kritis (produk kompetitor umumnya30 hari).
Maksimum UP 2 miliar (bisa lebih jika disetujui oleh Allianz).
Biaya asuransi relatif lebih murah.

Konsultasi lebih lanjut atau mau dibuatkan ilustrasi hubungi saya

Bisnis Eksekutif Allianz Surabaya

Natanael

HP/WA 08113436830 PIN BB: 54A7F03B

email: natanael.albertus@gmail.com / natanael.allianz@gmail.com