Category Archives: Klaim asuransi Allianz sangat Mudah

Bagaimana Cara Klaim Asuransi Allianz?

image

konsultasi pendaftaran polis Asuransi Allianz hubungi:

Natanael HP/WA 08113436830

email: natanael.allianz@gmail.com

Advertisements

Klaim Asuransi Allianz Susah?

Banyak informasi yang beredar di masyarakat yang mengatakan bahwa klaim asuransi itu susah. Apakah benar demikian? Jawabannya bisa iya dan bisa tidak, tergantung dari perusahaan Asuransi nya. Jika perusahaan asuransi yang anda pilih adalah perusahaan asuransi yang namanya sudah sangat terkenal seperti Allianz, saya yakin masalah tentang klaim yang susah tidak akan pernah anda temukan.

Bayangkan saja asset yang dimiliki oleh perusahaan asuransi dan asset management no 1 terbesar di dunia seperti Allianz itu berapa besarnya. Uang Pertanggungan anda sebagai nasabah individual itu bagi perusahaan asuransi sekelas Allianz bukanlah jumlah yang sangat besar sekali bagi mereka. Coba anda sebutkan. Bagi seorang nasabah individu, berapa besar uang pertanggungan jiwa yang mungkin adalah miliki. Apakah Rp 10 Miliar?

Bandingkan saja dengan total jumlah asset mereka berapa. Apalagi sebagai sebuah perusahaan kelas dunia yang telah dikenal di seantero jagad, tidak mungkin mereka akan mempertaruhkan reputasi dan nama besar mereka hanya karena mereka mau mangkir untuk tidak membayarkan klaim asuransi anda.

Padahal di bandingkan dengan asset dari perusahaan Allianz, Uang Pertanggungan yang mesti mereka bayarkan ke anda mungkin jumlahnya sangat sangat sangat kecil sekali. Satu satunya masalah yang membuat klaim anda tidak cair mungkin adalah masalah fraud dimana mungkin pada saat anda mendaftarkan diri untuk masuk asuransi, anda tidak jujur mengenai kondisi kesehatan anda yang sebenarnya.

Mungkin anda menutup nutupi fakta yang sebenarnya kalau sebelumnya anda sudah mengidap penyakit tertentu yang apabila di ungkap di awal, mungkin bisa jadi anda akan ditolak untuk masuk asuransi atau mungkin saja untuk penyakit yang telah anda idap itu akan diaktegorikan sebagai penyakit pre existing sehingga akan dikecualikan permanen. Jika demikian, maka secara hukum, pihak perusahaan asuransi tidak salah ya untuk tidak membayarkan klaim anda.

Saya pernah menemui beberapa orang yang mengatakan bahwa mereka tidak mau punya asuransi karena tidak mau berurusan dengan masalah klaim yang ribet. Tetapi sebagai gantinya jika Anda tidak memiliki asuransi, maka pada saatnya nanti bisa jadi Anda akan berurusan dengan beberapa hal berikut ini yang mungkin akan semakin memperumit dan menambah masalah anda.

  1. Tagihan rumah sakit yang sangat besar pada saat kita terpaksa harus dirawat inap di rumah sakit.
  2. Bisa jadi terpaksa membuat surat keterangan ‘miskin’ saat tidak mampu membayar biaya rumah sakit
  3. Pada saat terkena penyakit kritis seperti kanker, tidak tahu mesti cari uang dari mana untuk biaya pengaobatannya. Bisa jadi malah jual aset seperti mobil, tanah, rumah dan bahkan mengorbankan tabungan keluarga yang disimpan untuk keperluan biaya pendidikan anak. Atau jika tidak ada harta yang bisa dikorbankan terpaksa sibuk pinjam sana sini ke kerabat, teman bahkan sampai ke bank (kredit tanpa agunan) yang pada akhirnya membuat kita terbelit hutang (jika hutangnya ke bank berarti kena bunga pastinya).
  4. Dan pada saat kematian datang memanggil, maka anak-istri tercinta akan terpaksa bekerja keras, menahan lapar, bahkan berusaha membayar cicilan untuk biaya pengobatan kita sebelumnya. Itu terjadi karena kita tidak meninggalkan harta warisan apapun tetapi malah meninggalkan beban hutang kepada orang orang yang kita sayangi pada saat ajal datang menjemput Anda.

Apakah itu semua yang inginkan terjadi atas hidup anda dan keluarga anda jika anda berani untuk memilih opsi hidup tanpa asuransi?

Mari kita renungkan sebentar:

  • Jika suatu saat kita sakit, Bagaimana caranya supaya harta kita tidak terkuras habis ?
  • Dan jika ajal telah datang menjemput,  bagaimana supaya anak-istri kita tetap dapat mempertahankan hidup yang layak tanpa kehadiran kita di tengah tengah mereka?

Jika hari esok tidak pernah datang atas hidup kita, apa yang akan kita katakan kepada orang yang kita kasihi? Apa yang akan kita tinggalkan bagi mereka? Sudahkah kita mempersiapkan yang terbaik untuk mereka? Saat anda membaca tulisan ini, anda telah diingatkan akan pentingnya memiliki asuransi saat ini juga. Dimana dengan premi sebesar Rp 1 juta Anda sudah bisa mempersiapkan dana warisan senilai Rp 1 Miliar. Ini adalah solusi terbaik dimana uang kecil bisa membeli uang besar.

Klaim asuransi itu sangat MUDAH. Perusahaan asuransi yang besar dan bagus seperti Allianz tidak akan membiarkan reputasinya rusak karena klaim yang sesuai prosedur. Dan jika perusahaan asuransi menolak sebuah klaim, itu pasti ada alasannya. Berikut ini adalah Beberapa Hal Yang Perlu Diperhatikan Ketika Berbicara Masalah Klaim Asuransi:

  • Pastikan polis Anda masih aktif. Jika lapsed otomatis tidak akan bisa klaim. Jadi rawatlah polis Anda seperti Anda merawat kendaraan Anda. Jika terlambat perawatannya, bisa mogok juga kan kendaraan anda? Begitu juga denga polis kita. Pastikan bahwa premi asuransinya disetor tepat waktu.
  • Ketika akan melakukan klaim pastikan bahwa semua dokumen telah lengkap. Jika klaim rawat inap rumah sakit, pastikan juga cap rumah sakit serta tanda tangan dokter tercantum dalam form klaim rawat inap. Jika semua form lengkap, biasanya dalam waktu 7-21 hari kerja proses klaim sudah disetujui.
  • Ada masa tunggu untuk setiap penyakit. Pelajari polis Anda. Untuk sakit kritis ada masa tunggu 90 hari. Untuk asuransi kesehatan rawat inap rumah sakit, ada masa tunggu 30 hari dan masa tunggu 12 bulan untuk penyakit tertentu (ada 12 penyakit khusus yang dikecualikan di 12 bulan pertama). Keterangan selengkapnya ada di buku polis Anda. Untuk klaim asuransi jiwa dan kecelakaan, tidak ada masa tunggu. Satu hari sejak polis aktif sudah berlaku.
  • Segala bentuk penyakit yang sudah ada sebelum kita masuk asuransi (pre existing condition) tidak akan dicover oleh asuransi. Oleh sebab itu pastikan anda jujur tentang kondisi kesehatan anda di saat awal anda mengajukan asuransi tanpa ada yang ditutupi.
  • Tertanggung utama melakukan pelanggaran hukum maka klaim pasti akan ditolak.
  • Terindikasi melakukan kejahatan berasuransi, maka klaim pasti akan ditolak. Untuk semua itu pastilah perusahaan asuransi akan mengikuti prosedur hukum yang berlaku di Indonesia.