Category Archives: Melindungi Penghasilan Keluarga

Tanda Cinta Saya untuk Perlindungan Keluarga

IPH Piture video 014
(Istri dan kedua anak saya, Dita dan Anne)
Ada banyak cara mengekspresikan rasa cinta kepada orang yang Anda cintai terutama kepada keluarga, yakni istri dan anak-anak. Sebagai kepala keluarga, tentunya Anda ingin memberikan segala yang terbaik untuk keluarga tercinta. Selain menafkahi keluarga, terkadang Anda juga memanjakan istri dan anak tercinta dengan memberikan hadiah, hiburan serta fasilitas yang membuat mereka senang. Namun itu saja tak cukup, jika Anda tidak menjamin perlindungan keberlangsungan kehidupan keluarga agar tetap sejahtera.

Asuransi jiwa adalah tanda cinta dan bukti tanggung jawab kepala keluarga kepada istri dan anak-anak yang dicintainya. Dengan memiliki asuransi jiwa, maka Anda telah melindungi seluruh anggota keluarga yang Anda sayangi, untuk menjamin bahwa kehidupan keluarga Anda akan terus sejahtera.

Ketika Anda sudah berkeluarga, asuransi jiwa sangat penting untuk dimiliki. Biaya kebutuhan hidup semakin meningkat dan tanggung jawab terhadap keluarga pun sangat dibutuhkan. Apalagi ketika Anda telah memiliki anak, maka kebutuhan akan asuransi jiwa akan mencapai puncaknya. Hal ini dikarenakan menyangkut masa depan anak Anda nantinya.

Dengan memiliki asuransi jiwa, ini adalah cara yang paling efektif dan terjamin untuk membangun masa depan yang baik bagi keluarga Anda. Asuransi jiwa akan memastikan standar kualitas hidup keluarga tetap sejahtera disaat Anda sedang berada di samping keluarga, bahkan saat tidak lagi berada di sisi mereka.

Jadi bisa dikatakan asuransi sebagai tanda cinta untuk keluarga, benar adanya. Karena seorang kepala keluarga tetap bisa mengekspresikan rasa cinta kepada anak dan istrinya tanpa harus selalu berada di samping mereka, disaat ada maupun tiada.

Memiliki perlindungan adalah kunci untuk memastikan kesejahteraan Anda dan keluarga tetap terjamin saat sesuatu yang tak diinginkan terjadi. Hal ini penting dilakukan bagi tiap orang yang memiliki tanggungan, terutama bagi mereka yang sudah menikah dan berkeluarga. Sebab memiliki asuransi jiwa sebagai bagian dari perencanaan keuangan keluarga Anda berarti Anda juga memastikan bahwa orang-orang yang hidupnya bergantung kepada Anda secara finansial tidak akan mengalami kesulitan keuangan jika Anda meninggal.

Smartlink Flexi Account Plus dari Allianz Life Indonesia adalah solusi tepat untuk perlindungan jiwa di saat Anda berada di samping keluarga tercinta maupun ketika Anda telah meninggalkan mereka. Tak hanya perlindungan terhadap risiko meninggal dunia saja, kenyamanan perlindungan jiwa pun semakin maksimal dengan adanya manfaat lebih yang bisa Anda dapatkan, seperti perlindungan terhadap risiko cacat dan penyakit kritis, serta kesempatan untuk menikmati keuntungan nilai investasi.

Segera asuransikan diri dan keluarga Anda sekarang juga, sebagai tanda cinta Anda kepada keluarga yang Anda cintai. Jadilah sosok pelindung untuk keluarga bersama Allianz yang memberikan solusi dan perlindungan menyeluruh.

Pendaftaran Asuransi Allianz Smartlink Flexi Account Plus, hubungi:

Natanael, Financial Consultan Allianz Life tinggal di Surabaya-Sidoarjo.

HP/WA: 08113436830

 

Bisakah Memiliki Asuransi Kesehatan Setelah Didiagnosa Penyakit?

Perusahaan asuransi memiliki seleksi risiko untuk dapat mengukur tingkat risiko dari setiap calon nasabahnya. Melalui penilaian ini, setiap perusahaan asuransi akan menentukan besaran premi, maupun cakupan manfaat yang akan diberikan kepada nasabahnya. Hal ini juga menentukan apakah perusahaan dapat menanggung risiko kesehatan kita atau sebaliknya.

Umumnya, perusahaan asuransi akan merekomendasikan membeli produk asuransi kesehatan saat kita masih sehat dan sedini mungkin atau sejak usia masih dini. Namun bagaimana jika sebelum mempunyai produk asuransi, kita sudah didiagnosis salah satu penyakit. Apakah kita masih memiliki kemungkinan untuk membeli produk asuransi kesehatan?

Perusahaan asuransi memiliki seleksi risiko untuk dapat mengukur tingkat risiko dari setiap calon nasabahnya. Melalui penilaian ini, setiap perusahaan asuransi akan menentukan besaran premi, maupun cakupan manfaat yang akan diberikan kepada nasabahnya. Hal ini juga menentukan apakah perusahaan dapat menanggung risiko kesehatan kita atau sebaliknya.

Apabila saat kita melakukan pengajuan pembelian asuransi, kita telah didiagnosa salah satu penyakit, maka perusahaan asuransi memiliki hak untuk dapat memberikan pengecualian (exception), menanggung dengan syarat tertentu (sub standard), atau bahkan menolak permohonan pembelian asuransi kita.

Nah, apa yang dimaksud dengan exception pada polis asuransi? Exception adalah kondisi di mana perusahaan asuransi akan tetap memberikan perlindungan manfaat asuransi kesehatan dengan pengecualian terhadap penyakit yang telah kita derita sebelum pengajuan pembelian asuransi.

Sedangkan sub standard dalam polis adalah kondisi di mana perusahaan asuransi dapat menanggung risiko kesehatan, termasuk jenis penyakit yang sudah kita derita, dengan persyaratan nasabah bersedia membayar premi lebih tinggi.

Penentuan ini didasari oleh penilaian seleksi risiko yang dilakukan secara internal oleh perusahaan asuransi. Penilaian ini juga dinilai berdasarkan riwayat kesehatan nasabah yang kita cantumkan pada surat pengajuan asuransi kesehatan serta hasil pemeriksaan kesehatan (medical check up) apabila dirasa perlu untuk dilakukan.

Oleh karena itu, pastikan kita selalu mencantumkan riwayat kesehatan dengan jujur agar dapat menghindari permasalahan di kemudian hari. (Jurnal Allianz , Asuransi Kesehatan , 09 Jun 2015)

Ingin mendaftar asuransi jiwa dan kesehatan?

Hubungi:

Natanael

HP/WA. 08113436830

 

Apakah Risiko HIV/AIDS Ditanggung Asuransi?

HIV/AIDS tidak hanya menimpa wanita nakal atau pria hidung belang. Namun saat ini, HIV/AIDS sudah menjangkiti anak kecil karena berbagai faktor, misalnya tertular akibat penggunaan jarum suntik yang tidak steril, dan penularan dari ibu kepada bayinya saat kehamilan. Lalu, apakah HIV/AIDS bisa masuk dalam cakupan manfaat asuransi meski belum ada obat yang bisa membuat pengidapnya sembuh total?
HIV/AIDS merupakan penyakit yang sangat serius, dan belum ada obat yang benar-benar bisa menyembuhkannya. Bagaimana jika seorang nasabah asuransi terkena HIV/AIDS, akankan asuransi menanggungnya?

Hingga saat ini,  obat yang benar-benar bisa menyembuhkan virus HIV/AIDS belum ditemukan. Lebih memprihatinkan lagi, berdasarkan data Kementerian Kesehatan tahun 2015, kasus HIV/AIDS cenderung meningkat setiap tahunnya.

Dalam asuransi kesehatan, nasabah yang kemudian terdeteksi mengidap HIV/AIDS bisa tetap mendapatkan manfaat berupa santunan dalam jumlah tertentu sesuai kebijakan perusahaan asuransi. Sedangkan untuk asuransi jiwa, jika nasabah terbukti mengidap HIV/AIDS hingga menyebabkan meninggal dunia, maka perusahaan asuransi akan memberikan uang pertanggungan asuransi sesuai syarat dan ketentuan yang tercantum dalam polis. Baik asuransi kesehatan maupun asuransi jiwa, umumnya menerapkan masa tunggu dengan jangka waktu tertentu sebelum nasabah dapat menggunakan manfaat ini.

Mari segera lakukan pencegahan terhadap HIV/AIDS dengan menjalani pola hidup sehat, menghindari gaya hidup seksual yang tidak aman, dan siapkan perlindungan asuransi secara maksimal untuk mengantisipasi risiko dalam hidup.

Disadur dari Jurnal Allianz , Asuransi Kesehatan , 15 Dec 2016

Konsultasi pendaftaran asuransi jiwa dan kesehatan? Segera hubungi, Natanael, Agen Asuransi Allianz Life. No HP 08113436830

Paling Penting ialah Melindungi Penghasilan Keluarga

Dengan apa kita membayar semua tagihan ini?

Dengan apakah kita membayar semua tagihan ini?

magic-billKita membayar semua tagihan ini, tentunya dengan PENGHASILAN.

magic-bill - Copy

Pertanyaannya, apa yang terjadi jika, karena satu dan lain hal, PENGHASILAN kita BERHENTI?

Silakan direnungkan dengan saksama.

Apa yang Bisa Menyebabkan Penghasilan Berhenti?

Mungkin ada yang bertanya, memangnya apa yang bisa membuat penghasilan berhenti? Tentunya tidak jauh dari hal-hal di bawah ini:

1. PHK/bangkrut => Penghasilan berhenti.

2. Sakit kritis => Butuh biaya besar, bisa menyedot penghasilan dan menghabiskan aset/tabungan; tidak mampu bekerja, penghasilan berhenti atau berkurang signifikan.

3. Cacat tetap => Tidak mampu bekerja, penghasilan berhenti atau berkurang signifikan.

4. Meninggal dunia => Tidak bekerja lagi, penghasilan berhenti.

Penyebab yang pertama, solusinya adalah memiliki aset atau bisnis yang dapat memberikan penghasilan pasif kepada kita. Salah satunya bisa dibaca di SINI.

Untuk tiga penyebab berikutnya, solusinya adalah dengan memiliki TAPRO.

Apa itu Tapro? Tapro adalah sebuah program yang dapat melindungi penghasilan dari tiga risiko: sakit kritis, cacat tetap (akibat sakit ataupun kecelakaan), dan meninggal dunia. Tapro dikeluarkan oleh Allianz Life Indonesia.

Ilustrasinya bisa dilihat di bawah ini:

Ilustrasi Tapro utk laki-laki sehat tidak merokok usia 30 tahun.

Dengan iuran 2 juta per bulan, seorang laki-laki usia 30 tahun akan memperoleh manfaat perlindungan yang luar biasa, dengan total manfaat lebih dari 4 miliar, yaitu:

1. Jika mengalami 1 dari 100 kondisi penyakit kritis sebelum usia 100 tahun, akan mendapatkan uang pertanggungan sebesar 1 miliar (atau 500 juta jika terdiagnosa tahap awal). Uang ini bisa digunakan untuk biaya pengobatan penyakit kritis, atau menggantikan penghasilan yang hilang jika tidak bisa bekerja lagi akibat sakit kritis tersebut.

2. Jika mengalami kecelakaan yang berakibat cacat atau meninggal dunia sebelum usia 65 tahun, akan mendapatkan uang pertanggungan sebesar 1 miliar. Khusus kejadian meninggal dunia karena kecelakaan, manfaat akan ditambahkan dengan uang pertanggungan meninggal dunia (nomor 4), sehingga diberikan uang 2 miliar untuk ahli warisnya, plus nilai investasi yang ada pada saat itu.

3. Jika mengalami cacat tetap total karena sakit atau kecelakaan sebelum usia 65 tahun, akan mendapatkan uang pertanggungan sebesar 1 miliar. Khusus jika mengalami cacat tetap total karena kecelakaan, manfaat akan ditambahkan dengan uang pertanggungan cacat karena kecelakaan (nomor 2), sehingga diperoleh uang 2 miliar. Uang ini tentunya akan bermanfaat untuk menggantikan penghasilan karena tidak bisa bekerja akibat kehilangan fungsi anggota tubuh secara menetap.

4. Jika meninggal dunia, ahli warisnya akan mendapatkan uang pertanggungan sebesar 1 miliar + nilai investasinya. Uang ini akan bermanfaat bagi ahli waris untuk melanjutkan kehidupan mereka.

5. Jika mengalami sakit kritis atau cacat tetap total, akan dibebaskan dari pembayaran premi dan setoran preminya diteruskan oleh Tapro.

Itulah manfaat Tapro untuk melindungi satu hal terpenting dalam hidup kita, yaitu penghasilan, plus hal-hal lainnya yang tak kalah penting seperti kesehatan dan tabungan.

sumber: https://myallisya.com/2014/06/03/1-yang-terpenting-melindungi-penghasilan/

Selengkapnya tentang Tapro, silakan hubungi saya,

Natanael Agen Allianz Life Hp 08113436830

email: natanael.albertus@gmail.com