Category Archives: Pentingnya Asuransi

Kelebihan Asuransi Allianz Yang Patut Menjadi Perhatian Saat Memilih Asuransi

Bagi para calon nasabah yang menginginkan adanya perusahaan asuransi yang bagus pelayanannya, maka perusahaan asuransi Allianz merupakan pilihan yang tepat.  Berikut kelebihan yang bisa didapat dengan menjadi nasabah asuransi Allianz.

PENYAKIT KRITIS (CI100)

1. Pertanggungan s/d usia 100 tahun untuk asuransi penyakit kritis CI100. Hanya di Allianz saja yang berani memberikan perlindungan penyakit kritis sampai usia si tertanggung mencapai 100 tahun. Di asuransi lain, tidak ada yang berani.

2. Tersedia perlindungan terhadap 100 Jenis Penyakit kritis + 2 manfaat tambahan penyakit kritis (Total 102 penyakit kritis sebenarnya). Hebatnya 2 manfaat tambahan penyakit kritis ini malah Uang Pertanggungan (UP) nya tidak mengurangi UP manfaat penyakit kritis sebenarnya.

3. Perlindungan terhadap Terminal Illness di asuransi penyakit kritis Allianz (CI, CI+, CI100). Terminal illness artinya semua penyakit kritis yang telah mendapatkan diagnosa dokter & dokter Allianz dan mereka setuju berdasarkan hasil diagnosa untuk memberikan pernyataan bahwa harapan hidup dari si pasien kurang dari 12 bulan.)

4. Uang Pertanggungan yang diklaim cair sebesar 50% di tahap early stage dan 100% di tahap menengah  dan lanjutan. Bahkan untuk 5 kondisi penyakit kritis yang sangat kritis (catastrophic), Allianz menambahkan 20% dari UP lagi sehingga total UP yang dibayarkan menjadi 120%.

5. Periode Eliminasi 90 hari dihitung sejak polis aktif. Periode eliminasi ini termasuk yang paling singkat dibandingkan di asuransi lain. Asuransi lain ada yang sampai 180 hari bahkan lebih.

TOTAL PERMANENT DISABILITY (CACAT TETAP TOTAL)

6. Uang Pertanggungan dibayarkan 100 % sekaligus.

7. Jika sudah diklaim, manfaat lain seperti CI+ dan CI100 (sakit kritis), Payor, Meninggal, tetap jalan kecuali ADDB (Accidental Death & Disability Benefit).

8. Dicover sampai usia 65 tahun

9. Cacat tetap total tetap dibayar meskipun sudah ada klaim ADDB, CI+, CI100, Payor.

10. Cacat tetap total memiliki Uang Pertanggungan (UP) yang terpisah dari Uang Pertanggungan meninggal dunia/ jiwa. Di Asuransi lain, jika si nasabah terkena cacat tetap total, maka setelah nasabah melakukan klaim dan UP telah diterima maka polis langsung berakhir. Di Allianz, setelah nasabah menerima klaim UP cacat tetap total, polis belum berakhir dan masih tetap mengcover sampai dengan usia 100 tahun atau meninggal dunia (mana yang duluan terjadi)

MENINGGAL DUNIA

11. Uang Pertanggungan yang diterima ahli waris sebesar 100% meskipun sudah ada klaim CI+, CI100, TPD, ADDB & PAYOR kecuali sudah ada klaim CI Accelerated yang UP nya merupakan UP gabungan dengan UP Meninggal Dunia.

12. Untuk kasus bunuh diri atau meninggal dunia karena AIDS, tetap bisa klaim dengan catatan polis asuransinya telah berusia lebih dari 2 tahun. (Untuk kasus bunuh diri, tidak bisa dilakukan klaim di asuransi syariah/ Tapro Allisya Allianz)

ACCIDENTAL DEATH AND DISABILITY BENEFIT (CACAT ATAU MENINGGAL KARENA KECELAKAAN)

13. Dicover sampai usia 65 tahun.

ASURANSI JIWA BERJANGKA (TERM LIFE)

14. Memberikan perlindungan meninggal dunia tambahan sampai dengan usia tertanggung mencapai 70 tahun. Besar UP nya maksimal 2x UP manfaat meninggal dunia dasar.

PAYOR

15. Payor karena kondisi CI+ (sakit kritis) / TPD (cacat tetap total).

16. Payor terjadi di bawah usia 65 tahun.

17. Payor dibagi 2 yaitu : Payor Benefit ( CI+ / TPD ) dan Payor Protection ( Meninggal ). Jika CI+ ditolak, maka masih pemegang polis masih bisa ambil manfaat Payor Protection (meninggal).

18. Payor karena CI+, TPD maupun meninggal dunia, maka setoran premi akan dilanjutkan oleh Allianz sampai dengan si pemegang polis berusia 65 tahun (Seolah olah pemegang polis berusia 65 tahun untuk payor karena meninggal dunia).

SPOUSE PAYOR

19. Spouse Payor karena CI+ (sakit kritis) / TPD (cacat tetap total).

20. Spouse Payor terjadi di bawah usia 65 tahun.

21. Spouse Payor karena CI+, TPD, maka setoran premi akan dilanjutkan oleh Allianz sampai dengan si pasangan pemegang polis berusia 65 tahun.

FLEXICARE FAMILY (CASH PLAN/ SANTUNAN HARIAN RAWAT INAP RUMAH SAKIT)

22. Untuk santunan harian rawat inap rumah sakit Flexicare minimal dirawat inap 1 x 24 jam saja sudah bisa reimburse. Di asuransi lain minimal harus dirawat inap 2 x 24 jam baru bisa reimburse.

23. Cover santunan rawat inap di rumah sakit maksimal 180 hari / tahun

24. Bedah tanpa disertai rawat inap tetap bisa dicover

25. Jika dirawat karena kecelakaan, manfaat yang diberikan sebesar 2 x daripada jika dirawat karena sakit penyakit

26. Tambahan santunan yang dibayarkan secara sekaligus (lump sum) apabila dirawat lebih dari 30 hari berturut turut di rumah sakit.

HOSPITAL & SURGICAL CARE PLUS (HSC +)

27. Manfaat bedah yang diberikan rata rata jumlahnya lebih besar daripada di asuransi lain

28. Mendapatkan manfaat tambahan perawatan kanker, dialisa (cuci darah) dan fisioterapi

29. Rawat jalan yang dilakukan 30 sebelum menjalani perawatan rawat inap rumah sakit juga bisa di klaim.

30. Rawat jalan yang dilakukan 90 hari setelah menjalani perawatan rawat inap rumah sakit juga masih bisa diklaim (dengan catatan untuk kontrol penyakit yang sama dengan penyakit yang diderita saat rawat inap rumah sakit). Di asuransi lain paling lama hanya 30 hari lamanya tetapi Allianz berani mengcover sampai dengan 90 hari setelah rawat inap rumah sakit.

31. Juga mengcover rawat jalan dan rawat gigi darurat yang diakibatkan oleh kecelakaan (perawatan dilakukan dalam tempo 48 jam setelah terjadi kecelakaan dan masih tetap dicover untuk rawat jalan lanjutan samai dengan 14 hari ke depan).

HAL – HAL YANG UMUM

32. Perusahaan Allianz memberikan pengalaman akan proses klaim asuransi yang mudah

33. Biaya asuransi (cost of insurance) pada produk asuransi yang ditawarkan sangat murah

34. Cost of Insurance (COI) / Biaya Asuransi tahun ke 1 dihutangkan dulu oleh Allianz dan baru dibebankan separuhnya di tahun ke 2 dan separuhnya lagi di tahun ke 3. (perhitungan COI sudah termasuk di dalam premi yang dibayarkan, jadi tidak mempengaruhi premi)

35. Biaya administrasi Rp. 26,500 / bulan baru mulai dibebankan di bulan ke 13. (perhitungan biaya administrasi sudah termasuk di dalam premi yang dibayarkan, jadi tidak mempengaruhi premi)

36. Usia masuk maksimal 70 tahun untuk asuransi jiwa.

Banyaknya kelebihan asuransi Allianz membuatnya menjadi pilihan utama bagi yang mencari asuransi yang berkualitas.

Tujuan utama dari mengikuti asuransi adalah sebagai persiapan atau upaya untuk berjaga-jaga terhadap peristiwa yang tidak diharapkan seperti sakit, kecelakaan, ataupun meninggal dunia, sehingga bila hal tersebut terjadi sudah ada asuransi yang menanggung biayanya atau memberikan santunan pada keluarga yang ditinggalkan agar tidak kekurangan.

Jadi salah satu usaha terbaik yang bisa dilakukan untuk melindungi keluarga adalah dengan memiliki asuransi Tapro Allianz.

Pendaftaran hubungi:

Natanael, Agen Allianz tinggal di Surabaya-Sidoarjo HP/WA 08113436830

email: natanael.albertus@gmail.com

Advertisements

Antisipasi dari yang Terburuk

Apakah yang dimaksud dengan judul di atas? Antisipasi dari yang Terburuk.

Judul tersebut mengandung arti bahwa kita mengambil langkah Prepare for the worst (antisipasi dari yang terburuk), karena sebenarnya itulah hakikat asuransi.

Di antara hal-hal buruk yang mungkin dialami manusia, ada satu yang paling buruk, yaitu hilangnya kemandirian hidup. Jadi kemungkinan hal terburuk itu tetap ada karena tidak ada satu orang pun yang mampu meramal seperti apa nasibnya kelak di kemudian hari.

Kita harus mengantisipasi hal terburuk dari hidup kita misalnya, hilangnya kemandirian hidup yang berarti ketidakmampuan melakukan beberapa aktivitas dasar manusia, yaitu:

  1. Menyuap (makan, minum)
  2. Mandi
  3. Berpakaian
  4. Beralih tempat
  5. Buang air

Ketidakmampuan melakukan sebagian atau seluruh aktivitas dasar tersebut berarti juga kehilangan kemampuan untuk bekerja mendapatkan penghasilan. Jika dia seorang karyawan, dalam waktu beberapa bulan atau maksimal satu tahun, dia harus rela diberhentikan, karena tidak ada perusahaan yang mau menggaji orang yang tidak menghasilkan.

Jika dia seorang pekerja mandiri, tidak bisa bekerja lagi membuat penghasilannya otomatis berhenti. Hanya seorang pemilik bisnis besar atau investor besar dengan penghasilan pasif yang besarlah yang diperkirakan akan mampu menanggulangi masalah ini, tapi kebanyakan orang bukanlah pemilik bisnis besar dan bukan pula investor besar.

Sementara itu, pada saat yang sama, biaya hidup masih harus dipenuhi dan begitu pula biaya untuk pengobatan, khususnya jika masih ada harapan pulih kembali.

Orang yang kehilangan kemandirian hidup, berarti hidupnya bergantung sepenuhnya pada orang lain. Orang lain itu bisa jadi pasangannya, anaknya, orangtuanya, saudaranya, atau perawat, atau gabungan dari semuanya.

Orang yang hidup dengan cara ini, besar kemungkinan dia akan merasa dirinya tidak berguna. Apa lagi yang lebih menyedihkan daripada hidup tanpa guna? Apa lagi yang lebih memilukan daripada hidup menjadi beban orang lain, walaupun itu orang-orang dekatnya dan mereka rela?

Poin-poin di atas membedakan hilangnya kemandirian hidup dengan risiko buruk lainnya, yaitu kematian. Kenapa kematian tidak saya sebut sebagai risiko terburuk? Karena masalah yang ditimbulkannya secara keuangan hanya satu, yaitu putusnya penghasilan. Sementara hilangnya kemandirian hidup ada empat: putusnya penghasilan, biaya hidup terus berlanjut, biaya pengobatan terus berlangsung, dan hidup menjadi beban orang lain.

Hilangnya kemandirian hidup dapat disebabkan beberapa hal, antara lain:

1. Kecelakaan yang mengakibatkan cacat tetap total.

Cacat tetap total berarti tidak berfungsinya kedua lengan, atau kedua kaki, atau kedua mata, atau kombinasi dari ketiga anggota tubuh tersebut. Orang normal yang tiba-tiba mengalami cacat total, pastilah kehilangan sebagian besar kemampuan dasarnya, dan harus belajar lagi dari awal untuk menyesuaikan diri dengan kondisinya yang baru.

2. Penyakit kritis yang tidak tersembuhkan atau menimbulkan kelumpuhan

Hampir seluruh penyakit kritis, jika tidak tertangani dengan cepat dan tepat, dapat berakibat hilangnya kemandirian hidup. Contohnya tidak usah jauh-jauh. Stroke, yang dulu kerap disebut penyakitnya orang kaya, kini dapat menyerang siapa saja tanpa pandang kepemilikan harta. Stroke dipicu putusnya suplai oksigen ke otak akibat penyempitan atau pecahnya pembuluh darah yang mengalir ke otak. Karena tak beroleh makanan, walau cuma beberapa detik hingga menit, sel-sel otak pun kelaparan dan mati. Lalu koordinasi dengan anggota badan yang berhubungan pun terhenti.

Solusi.

Allianz Life Indonesia dengan produk Tapro (Allisya Protection Plus), menyediakan tiga produk rider yang menjangkau proteksi atas kondisi-kondisi terburuk yang mungkin dialami manusia, yaitu:

  1. ADDB (Accident Death and Disability Benefit), menanggung cacat sebagian, cacat total, dan meninggal dunia karena kecelakaan.
  2. TPD (Total Permanent Disability), menanggung cacat tetap total, karena sakit ataupun kecelakaan.
  3. CI,CI+, atau CI100, menanggung dari 49 sampai 100 kondisi penyakit kritis. Di antara tiga produk rider, CI100 adalah yang paling lengkap cakupan perlindungannya, karena di dalamnya ada TPD dan hilangnya kemandirian hidup. Hilangnya kemandirian hidup yang disebabkan penyakit kritis, jauh lebih besar dampak keuangannya dibanding oleh sebab lain. Oleh karena itu, proteksi penyakit kritis adalah asuransi yang paling penting dimiliki oleh siapa saja yang telah sadar akan pentingnya mengantisipasi faktor resiko terburuk.

Kesimpulan

Kebanyakan orang tidak punya asuransi. Orang yang sudah punya asuransi, pada umumnya manfaatnya masih kecil-kecil sehingga kurang membantu ketika dibutuhkan. Ada sebagian orang yang punya asuransi dengan manfaat pertanggungan besar, tapi cakupannya masih terbatas pada proteksi meninggal dunia dan asuransi kesehatan rawat inap.

Saran saya sebaiknya juga perlu dipertimbangkan membeli asuransi yang optimal.

 

Ingin mendafar asuransi Allianz hubungi:

Natanael

HP/WA 08113436830

email: natanael.albertus@gmail.com

Apakah Risiko HIV/AIDS Ditanggung Asuransi?

HIV/AIDS tidak hanya menimpa wanita nakal atau pria hidung belang. Namun saat ini, HIV/AIDS sudah menjangkiti anak kecil karena berbagai faktor, misalnya tertular akibat penggunaan jarum suntik yang tidak steril, dan penularan dari ibu kepada bayinya saat kehamilan. Lalu, apakah HIV/AIDS bisa masuk dalam cakupan manfaat asuransi meski belum ada obat yang bisa membuat pengidapnya sembuh total?
HIV/AIDS merupakan penyakit yang sangat serius, dan belum ada obat yang benar-benar bisa menyembuhkannya. Bagaimana jika seorang nasabah asuransi terkena HIV/AIDS, akankan asuransi menanggungnya?

Hingga saat ini,  obat yang benar-benar bisa menyembuhkan virus HIV/AIDS belum ditemukan. Lebih memprihatinkan lagi, berdasarkan data Kementerian Kesehatan tahun 2015, kasus HIV/AIDS cenderung meningkat setiap tahunnya.

Dalam asuransi kesehatan, nasabah yang kemudian terdeteksi mengidap HIV/AIDS bisa tetap mendapatkan manfaat berupa santunan dalam jumlah tertentu sesuai kebijakan perusahaan asuransi. Sedangkan untuk asuransi jiwa, jika nasabah terbukti mengidap HIV/AIDS hingga menyebabkan meninggal dunia, maka perusahaan asuransi akan memberikan uang pertanggungan asuransi sesuai syarat dan ketentuan yang tercantum dalam polis. Baik asuransi kesehatan maupun asuransi jiwa, umumnya menerapkan masa tunggu dengan jangka waktu tertentu sebelum nasabah dapat menggunakan manfaat ini.

Mari segera lakukan pencegahan terhadap HIV/AIDS dengan menjalani pola hidup sehat, menghindari gaya hidup seksual yang tidak aman, dan siapkan perlindungan asuransi secara maksimal untuk mengantisipasi risiko dalam hidup.

Disadur dari Jurnal Allianz , Asuransi Kesehatan , 15 Dec 2016

Konsultasi pendaftaran asuransi jiwa dan kesehatan? Segera hubungi, Natanael, Agen Asuransi Allianz Life. No HP 08113436830

Pentingnya Memiliki Asuransi (Jilid1)

Pada Pentingnya Memiliki Asuransi (Jilid 1) saya akan jelaskan mengenai pentingnya memiliki asuransi bagi anak yang orang tuanya bergantung hidup padanya. Contohnya seperti ini. Jika seorang anak telah dewasa dan telah bekerja, bisa jadi si anak ini akan menjadi penopang dan tulang punggung bagi orang tua nya ataupun adik adiknya yang masih kecil, terlepas dari apakah si anak ini telah menikah dan berkeluarga ataupun belum.

Jika dia telah menikah berarti semakin banyak orang yang bergantung hidup padanya karena bertambah lagi istri dan anak anak nya yang perlu dipelihara olehnya. Usia orang tua kita itu tentunya semakin lama semakin bertambah. Orang tua kita yang dulunya masih kuat untuk bekerja sekarang telah memasuki masa pensiun. Orang tua kita yang dulunya memiliki usaha sendiri, mungkin saat ini sudah tidak bekerja lagi dikarenakan faktor fisik yang sudah tidak memungkinkan lagi.

Yang pasti jika orang tua kita telah pensiun dan sudah tidak bekerja lagi, otomatis semua pengeluaran sehari harinya sudah menjadi tanggungan dari si anak. Jadi sekarang gantian. Kalau dulu si anak yang bergantung pada orang tua, saat si anak sudah dewasa, orang tua nya yang bergantung pada anak nya. Jika anda anak yang berbakti kepada orang tua, tidak mungkin kan anda menelantarkan mereka.

Tentunya anda akan memberikan uang bulanan kepada orang tua anda yang berasal dari gaji maupun hasil usaha anda untuk uang belanja sehari hari mereka. Sekarang, pernahkah terpikir oleh anda, jika tiba tiba anda jatuh sakit dan tidak dapat bekerja lagi, atau yang lebih tragis lagi, jika tiba tiba anda meninggal dunia karena sakit ataupun kecelakaan, bagaimana dengan nasib orang tua anda?

Bagaimana nasib adik adik anda yang masih sekolah dan masih berharap uang kiriman dari anda untuk menopang biaya sekolah mereka? Bisa bisa mereka putus sekolah dan yang lebih parahnya lagi bisa bisa orang tua anda jadi hidup susah.

Seharusnya di saat sekarang, orang tua sudah harus menikmati masa pensiun mereka. Mereka harusnya tidak usah bekerja lagi karena sudah ada anak yang memberi mereka nafkah. Tapi tiba tiba karena anaknya sudah gak ada, mereka terpaksa harus mulai bekerja lagi untuk menyambung hidup. Orang tua anda yang mestinya menikmati masa masa tua mereka akhirnya harus banting tulang lagi untuk mencari uang.

Apakah anda mau kejadian ini terjadi dalam keluarga anda? Apakah anda bisa disebut sebagai seorang anak berbakti jika anda membiarkan ini semua terjadi tanpa dapat anda cegah? Yang namanya suratan takdir dan nasib buruk, memang tidak dapat dihindari jika memang itu akan terjadi.

Tetapi sebagai anak, anda dapat melakukan persiapan agar dampak yang ditimbulkan dari risiko hidup yang menimpa anda, setidaknya tidak memberikan akibat yang sangat besar kepada orang tua anda.

Bagaimana caranya?

Caranya dengan membeli asuransi Tapro Allianz sejak dini. Manfaat perlindungan jiwa yang ada dalam produk Tapro Allianz akan memberikan santunan/uang pertanggungan kepada orang tua anda di saat suatu musibah menimpa anda. Anda dapat memilih uang pertanggungan yang diinginkan mulai dari ratusan juta sampai dengan miliaran rupiah.

Arti dari Uang Pertanggungan ini adalah jumlah uang yang ingin diberikan kepada orang tua sebagai ahli waris anda apabila tiba tiba anda dipanggil Yang Maha Kuasa. Sebagai seorang anak yang berbakti kepada orang tua, pastilah anda akan mengkuatirkan bagaimana nasib orang tua dan adik adik anda di rumah jika anda sudah tidak berada bersama sama dengan mereka lagi.

Hal terakhir yang ada di pikiran anda pastilah bagaimana mereka bisa melanjutkan hidup nantinya sepeninggal anda? Bukankah selama ini anda yang memberikan uang kepada mereka setiap bulannya? Bukankah selama ini semua biaya dan ongkos rumah tangga, anda yang tanggung?

Dengan memiliki asuransi Tapro Allianz, hal hal seperti ini tidak perlu dikuatirkan lagi karena Allianz akan mengambil alih tugas anda untuk memelihara orang tua dan adik adik yang anda tinggalkan. Anda bisa meninggalkan mereka dengan tenang karena anda telah mempercayakan kelanjutan hidup mereka kepada Allianz.

Begitu anda pergi selama lama nya meninggalkan mereka, Uang Pertanggungan akan diberikan oleh Allianz kepada orang tua anda agar mereka dapat melanjutkan hidup. Tentunya pada saat awal di saat anda membeli asuransi tapro Allianz, anda harus menentukan berapa Uang Pertanggungan / Uang Santunan yang anda ingin berikan kepada orang tua anda disaat anda sudah tidak bisa lagi menjaga mereka.

Apakah Rp 1 miliar cukup? Atau mau Rp 2 miliar? Atau bahkan Rp 5 miliar? Uang sebesar itu dapat dipergunakan oleh orang tua anda untuk melanjutkan hidup.

Konsultasi lebih lanjut hubungi Natanael, HP 08113436830

 

Tujuh Pentingnya Asuransi

Menurut laporan lembaga ekonomi internasional yang bekerja secara independen, Indonesia termasuk salah satu negara yang merupakan negara yang penduduknya memiliki atau dukungan dengan asuransi masih SANGAT rendah! Padahal Indonesia salah satu negara konsumtif.
Sebuah situs manajemen keuangan memberikan kultwit akan pentingnya asuransi.

1. Sebenarnya, tahukah Anda seberapa pentingnya memiliki asuransi? Ini merupakan bentuk investasi yg krusial dan penting untuk menjaga Anda.

2. Asuransi dpt menjamin saat kita kehilangan pekerjaan, properti, pemasukan, kesehatan secara fisik dan juga hilangnya kehidupan. asuransi

3. Sebagian besar orang mengabaikan asuransi, terutama bagi mereka yang merasa muda dan merasa tidak akan terkalahkan. Pendapat mereka salah!

4. Sesungguhnya, diwaktu inilah dimana asuransi itu dapat dijangkau atau dibeli. Janganlah menganggap bahwa asuransi itu adalah “dead money”

5. Anda perlu tahu bahwa setiap perusahaan asuransi memiliki value dan kebijakan yg berbeda, maka berkonsultasilah dengan agen asuransi

6. Agen asuransi yang bagus tidak memaksa anda dgn memberitahu segala macam produk yang ada. Sebaliknya, merancang rencana hidup Anda dgn baik

7. Dengan pilihan yg baik, maka di saat anda berumur >60thn dan tdk bisa membayar lg premi Anda, Anda telah mempunya nilai akumulasi yang bagus

Nah, jaga dan lindungi diri Anda agar tidak menderita dgn dana yg terbatas!

Sumber : Pentingnya Asuransi atau The Importance of Insurance