Tag Archives: agen allianz kediri

Bayar Premi Hanya Rp 300rb/ bulan dapat Mewariskan Rp 1 Milyar

Selamat berjumpa dengan saya, Natanael, agen asuransi Allianz berlisensi. Pada kesempatan kali ini saya akan membagikan sebuah penawaran dari Tapro Syariah yang sangat murah yakni bayar premi hanya Rp 300rb perbulan dan dapat Uang Pertanggungan Rp 1 Milyar. Uang Pertanggungan itu cair jika kita meninggal sehingga bisa disebut warisan. Buat siapa? ya buat keluarga yang kita tinggal. Penting sekali, apalagi kalau kita masih punya hutang di Bank yang belum lunas.

wanita UP 1 M.PNG

Pada penawaran ini khusus saya buatkan untuk yang tertanggung adalah wanita dengan usia 28 tahun dan sehat.

Di gambar di atas perinciannya sbb:

  1. Asuransi Dasar (UP Dasar) Rp 250.000.000
  2. Term Life           (Manfaat Meninggal/warisan mencapai 85thn) Rp 750.000.000

Total yang bisa buat warisan ke keluarga adalah Rp 1 Milyar.

Kita lihat ilustrasi dibawah ini:

Wanita Summary.PNG

Di atas (kolom maslahat meninggal) di tahun pertama kita membayar premi sudah ada jaminan dana warisan Rp 1 Milyar. Jadi kita gak perlu menunggu hingga tabungan kita mencapai 1 Milyar. Coba hitung Rp 300rb dikali berapa hingga mencapai 1 Milyar?

Nah, di asuransi Tapro Syariah Allianz, kita tidak perlu menunggu hingga tabungan kita mencapai 1 Milyar karena di tahun pertama sudah dijamin dana warisan jika kita meninggal Rp 1 Milyar.

Info lebih lanjut:

Natanael Agen Allianz Life berlisensi

HP/WA 08113436830

Advertisements

Tapro Family/Keluarga

Apa itu TAPRO Family/Keluarga?

TAPRO (Tabungan Proteksi) Family/Keluarga adalah produk asuransi terbaik di kelasnya, paket lengkap TAPRO.

TAPRO Family / TAPRO Keluarga adalah asuransi dengan manfaat dasar plus manfaat tambahan bagi seluruh anggota keluarga.

Apa kelebihan TAPRO Family?

IMG_0882

(klik untuk memperbesar gambar)

Kelebihan TAPRO Family / TAPRO Keluarga adalah Payor Benefit (manfaat bebas premi) bagi seluruh anggota keluarga, yang bisa didapatkan apabila terjadi resiko terhadap ayah atau ibu (Sakit kritis/Cacat tetap total/Meninggal dunia). Premi seluruh anggota keluarga akan dibayarkan oleh Allianz hingga umur ayah dianggap 65 tahun, dan manfaat asuransi masing-masing anggota keluarga masih tetap berlaku.

Tertarik untuk memiliki TAPRO Family sebagai perlindungan maksimal bagi seluruh anggota keluarga?

Hubungi saya untuk pertanyaan, permohonan ilustrasi, dan pengajuan asuransi.

Konsultasi dan permintaan ilustrasi

Hubungi saya, Natanael

HP/WA 08113436830

Antisipasi dari yang Terburuk

Apakah yang dimaksud dengan judul di atas? Antisipasi dari yang Terburuk.

Judul tersebut mengandung arti bahwa kita mengambil langkah Prepare for the worst (antisipasi dari yang terburuk), karena sebenarnya itulah hakikat asuransi.

Di antara hal-hal buruk yang mungkin dialami manusia, ada satu yang paling buruk, yaitu hilangnya kemandirian hidup. Jadi kemungkinan hal terburuk itu tetap ada karena tidak ada satu orang pun yang mampu meramal seperti apa nasibnya kelak di kemudian hari.

Kita harus mengantisipasi hal terburuk dari hidup kita misalnya, hilangnya kemandirian hidup yang berarti ketidakmampuan melakukan beberapa aktivitas dasar manusia, yaitu:

  1. Menyuap (makan, minum)
  2. Mandi
  3. Berpakaian
  4. Beralih tempat
  5. Buang air

Ketidakmampuan melakukan sebagian atau seluruh aktivitas dasar tersebut berarti juga kehilangan kemampuan untuk bekerja mendapatkan penghasilan. Jika dia seorang karyawan, dalam waktu beberapa bulan atau maksimal satu tahun, dia harus rela diberhentikan, karena tidak ada perusahaan yang mau menggaji orang yang tidak menghasilkan.

Jika dia seorang pekerja mandiri, tidak bisa bekerja lagi membuat penghasilannya otomatis berhenti. Hanya seorang pemilik bisnis besar atau investor besar dengan penghasilan pasif yang besarlah yang diperkirakan akan mampu menanggulangi masalah ini, tapi kebanyakan orang bukanlah pemilik bisnis besar dan bukan pula investor besar.

Sementara itu, pada saat yang sama, biaya hidup masih harus dipenuhi dan begitu pula biaya untuk pengobatan, khususnya jika masih ada harapan pulih kembali.

Orang yang kehilangan kemandirian hidup, berarti hidupnya bergantung sepenuhnya pada orang lain. Orang lain itu bisa jadi pasangannya, anaknya, orangtuanya, saudaranya, atau perawat, atau gabungan dari semuanya.

Orang yang hidup dengan cara ini, besar kemungkinan dia akan merasa dirinya tidak berguna. Apa lagi yang lebih menyedihkan daripada hidup tanpa guna? Apa lagi yang lebih memilukan daripada hidup menjadi beban orang lain, walaupun itu orang-orang dekatnya dan mereka rela?

Poin-poin di atas membedakan hilangnya kemandirian hidup dengan risiko buruk lainnya, yaitu kematian. Kenapa kematian tidak saya sebut sebagai risiko terburuk? Karena masalah yang ditimbulkannya secara keuangan hanya satu, yaitu putusnya penghasilan. Sementara hilangnya kemandirian hidup ada empat: putusnya penghasilan, biaya hidup terus berlanjut, biaya pengobatan terus berlangsung, dan hidup menjadi beban orang lain.

Hilangnya kemandirian hidup dapat disebabkan beberapa hal, antara lain:

1. Kecelakaan yang mengakibatkan cacat tetap total.

Cacat tetap total berarti tidak berfungsinya kedua lengan, atau kedua kaki, atau kedua mata, atau kombinasi dari ketiga anggota tubuh tersebut. Orang normal yang tiba-tiba mengalami cacat total, pastilah kehilangan sebagian besar kemampuan dasarnya, dan harus belajar lagi dari awal untuk menyesuaikan diri dengan kondisinya yang baru.

2. Penyakit kritis yang tidak tersembuhkan atau menimbulkan kelumpuhan

Hampir seluruh penyakit kritis, jika tidak tertangani dengan cepat dan tepat, dapat berakibat hilangnya kemandirian hidup. Contohnya tidak usah jauh-jauh. Stroke, yang dulu kerap disebut penyakitnya orang kaya, kini dapat menyerang siapa saja tanpa pandang kepemilikan harta. Stroke dipicu putusnya suplai oksigen ke otak akibat penyempitan atau pecahnya pembuluh darah yang mengalir ke otak. Karena tak beroleh makanan, walau cuma beberapa detik hingga menit, sel-sel otak pun kelaparan dan mati. Lalu koordinasi dengan anggota badan yang berhubungan pun terhenti.

Solusi.

Allianz Life Indonesia dengan produk Tapro (Allisya Protection Plus), menyediakan tiga produk rider yang menjangkau proteksi atas kondisi-kondisi terburuk yang mungkin dialami manusia, yaitu:

  1. ADDB (Accident Death and Disability Benefit), menanggung cacat sebagian, cacat total, dan meninggal dunia karena kecelakaan.
  2. TPD (Total Permanent Disability), menanggung cacat tetap total, karena sakit ataupun kecelakaan.
  3. CI,CI+, atau CI100, menanggung dari 49 sampai 100 kondisi penyakit kritis. Di antara tiga produk rider, CI100 adalah yang paling lengkap cakupan perlindungannya, karena di dalamnya ada TPD dan hilangnya kemandirian hidup. Hilangnya kemandirian hidup yang disebabkan penyakit kritis, jauh lebih besar dampak keuangannya dibanding oleh sebab lain. Oleh karena itu, proteksi penyakit kritis adalah asuransi yang paling penting dimiliki oleh siapa saja yang telah sadar akan pentingnya mengantisipasi faktor resiko terburuk.

Kesimpulan

Kebanyakan orang tidak punya asuransi. Orang yang sudah punya asuransi, pada umumnya manfaatnya masih kecil-kecil sehingga kurang membantu ketika dibutuhkan. Ada sebagian orang yang punya asuransi dengan manfaat pertanggungan besar, tapi cakupannya masih terbatas pada proteksi meninggal dunia dan asuransi kesehatan rawat inap.

Saran saya sebaiknya juga perlu dipertimbangkan membeli asuransi yang optimal.

 

Ingin mendafar asuransi Allianz hubungi:

Natanael

HP/WA 08113436830

email: natanael.albertus@gmail.com

Bukti Asuransi Allianz Bayar Klaim Nasabah Total 3.2 Miliar

 

“Seberapapun besarnya uang tunai, tak bisa menghapus kesedihan atas ‘perginya’ orang tua kita.  Tapi sejumlah uang tunai yang ditinggalkan, tidak mungkin menambah beban kesedihan kita.

Terimakasih Tuhan telah ijinkan saya membantu seorang ibu berusia 49 th utk menyiapkan warisan uang tunai bagi anaknya.

Saat terdiagnosa kanker hanya dlm waktu 7 bulan setelah buka polis, uang pertanggungan sakit kritis sebesar 1,6 Milyar dibayarkan oleh Allianz, tanpa peduli uang tsb digunakan utk berobat ataupun utk biaya hidup. Dan Allianz masih memberi tabungan otomatis sebesar 6jt/bln bagi beliau.

 

Saat Tuhan memanggilnya 2 bulan lalu, uang pertanggungan jiwa 1,6 Milyar dibayarkan kembali oleh Allianz kepada ahli warisnya, ditambah sisa investasi senilai hampir 100jt.”

Kisah nyata di atas membuktikan bagaimana asuransi Allianz membayar klaim nasabah. Tidak tanggung-tanggung, miliaran!

Ingin membuka polis Asuransi Allianz hubungi:

Natanael, HP/WA: 08113436830

Sumber cerita: allianz-bayar-klaim-nasabah-total-3-2-miliar/

49 jenis penyakit kritis yang ditanggung Allianz

brosur_allianzAsuransi Allianz memiliki 3 jenis rider/ manfaat penyakit kritis yang dapat ditambahkan di produk asuransi jiwa nya yaitu CI, CI+ dan CI100. Jika anda ingin mendapatkan pertanggungan atas kondisi penyakit kritis, maka anda tidak dapat hanya membeli manfaat penyakit kritisnya saja namun anda juga harus membeli asuransi jiwa Allianz sebagai produk dasar. Manfaat penyakit kritis bisa ditambahkan ke dalam produk asuransi jiwa dasar ini. Jadi jika anda pernah bermain permainan bongkar pasang seperti Lego, maka produk asuransi jiwa di Allianz yang dinamakan Tapro Allianz itu mirip seperti permainan bongkar pasang tersebut.

Bayangkan anda mau asuransi yang seperti apa, yang memberikan perlindungan apa saja, trus anda pingin nya premi nya berapa per bulan, berapa besar uang pertanggungan kematian atau sakit kritis yang anda inginkan jika terjadi klaim nantinya. Semuanya itu dapat anda konsultasikan kepada saya. Saya akan menyusun dan membuat proposal ilustrasi asuransi Allianz yang disesuaikan dengan kebutuhan anda.

Oleh sebab itu, produk asuransi Allianz yang akan saya tawarkan akan berbeda beda antara nasabah yang satu dengan nasabah yang lain. Sebab kebutuhan setiap orang itu berbeda. Ada nasabah yang minta ke saya utk memaksimalkan manfaat asuransi jiwa nya saja tanpa perlu mengambil manfaat sakit kritis. Ada juga nasabah yang meminta utk dimaksimalkan manfaat penyakit kritis nya maupun manfaat cacat tetap totalnya. Ada juga nasabah yang hanya butuh asuransi jiwa yang besar disaat anak anak nya masih kecil sedangkan apabila jika anak anak nya sudah dewasa dan sudah bekerja, proteksi asuransi jiwa nya tidak perlu sebesar itu lagi seperti pada saat anaknya masih kecil.

Jadi beragam kebutuhan setiap orang mengakibatkan beragam pula kebutuhannya akan asuransi. Sudah menjadi tugas saya untuk menemukan apa yang menjadi kebutuhan dari setiap nasabah dan saya akan mencoba untuk menawarkan jenis asuransi Allianz yang paling sesuai dengan yang mereka cari.

Manfaat penyakit kritis Allianz CI dan CI+ hampir mirip karena sama sama menanggung sebanyak 49 kondisi penyakit kritis. Sedangkan CI100 menanggung sebanyak 100 kondisi penyakit kritis. Asuransi penyakit kritis CI dan CI+ tidak memiliki survivor period (masa bertahan hidup) sehingga apabila seseorang terkena serangan jantung pertama dan kemudian langsung meninggal dunia di tempat, ahli waris dari si tertanggung akan mendapatkan uang santunan (UP) penyakit kritis ditambah dengan uang santunan (UP) kematian.

Sedangkan asuransi penyakit kritis CI100 memiliki survivor period (masa bertahan hidup) selama 7 hari sehingga ketika si tertanggung terdiagnosa salah satu 100 kondisi sakit kritis, dia mesti menunggu dan bertahan hidup selama 7 hari dahulu sebelum dia dapat melakukan klaim. Jadi masing masing dari produk manfaat penyakit kritis Allianz baik CI, CI+ maupun CI100, sama sama menawarkan beragam manfaat yang berbeda. Tergantung pada nasabah, mana yang dipilih sesuai dengan kebutuhannya masing masing.

Adapun 49 jenis penyakit kritis yang ditanggung oleh CI maupun CI+ Allianz adalah :

1. Serangan Jantung Pertama
2. Stroke
3. Operasi Jantung Koroner
4. Operasi Penggantian Katup Jantung
5. Kanker
6. Gagal Ginjal
7. Kelumpuhan
8. Multiple Sclerosis
9. Transplantasi Organ Vital Tubuh
10. Penyakit Alzheimer/Gangguan Otak Organik Degeneratif yang tidak dapat pulih kembali.
11. Koma
12. Penyakit Parkinson
13. Terminal Illness
14. Penyakit Paru-paru Kronis/Tahap Akhir
15. Penyakit Hati Kronis
16. Penyakit Motor Neuron
17. Muscular Dystrophy
18. Anemia Aplastis
19. Operasi Pembuluh Aorta
20. Hepatitis Fulminant
21. Pulmonary Arterial Hypertension Primer
22. Meningitis Bakteri
23. Tumor Otak Jinak
24. Radang Otak
25. Luka Bakar
26. Poliomyelitis
27. Trauma Kepala Serius
28. Apallic Syndrome
29. Penyakit Jantung Koroner Lain Yang Serius
30. Angioplasti dan penatalaksanaan invasif lainnya untuk Penyakit Jantung Koroner
31. Lupus Eritematosus Sistemik (Systemic Lupus Erythematosus)
32. HIV Yang didapatkan melalui Transfusi Darah dan Pekerjaan
33. Tuli (Hilangnya fungsi Indra pendengaran)
34. Bisu (Kehilangan Kemampuan Bicara)
35. Kebutaan
36. Skleroderma progresif
37. Penyakit Kista Medullary
38. Cardiomyopathy
39. Aneurisma Pembuluh Darah Otak Yang Mensyaratkan Pembedahan
40. Terputusnya Akar -Akar Syaraf Plexus Brachialis
41. Stroke Yang Memerlukan Operasi Arteri Carotid
42. Operasi Scoliosis Idiopatik
43. Pankreatitis Menahun Yang Berulang
44. Penyakit Kaki Gajah Kronis
45. Hilangnya Kemandirian Hidup
46. Kematian Selaput Otot atau Jaringan (Gangrene)
47. Rheumatoid Arthritis Berat
48. Colitis Ulterative Berat (Cronh’s disease)
49. Penyakit Kawasaki Yang Mengakibatkan Komplikasi Pada Jantung

Nikmati Ongkos Kirim GRATIS apabila anda memesan Asuransi Allianz melalui kami, Agen Asuransi Allianz di Surabaya-Sidoarjo.

Natanael

HP/WA 08113436830

Tiga Penyakit Kritis dengan Biaya Pengobatan Tinggi

Dalam laporan organisasi kesehatan dunia (WHO), di tahun 2020 tiga perempat kematian di negara berkembang disebabkan oleh penyakit kritis. Dari beberapa penyakit kritis, ada tiga yang memiliki presentase cukup tinggi yaitu penyakit jantung dengan 70 persen, stroke dengan 75 persen, dan diabetes dengan 70 persen.

Selain berisiko tinggi terhadap kematian, penyakit kritis juga memiliki biaya pengobatan yang tinggi. Hasil survei Global Medical Trend yang diadakan oleh Willis Tower Watson, sebuah perusahaan konsultan internasional pada April 2016, menyatakan adanya kenaikkan tarif medis dunia sekitar 8 persen dan akan terus berkembang.

Berikut biaya pengobatan yang harus dikeluarkan pasien dan keluarganya akibat tiga penyakit di atas menurut Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI:

1. Penyakit jantung

Penyakit ini disebabkan tersumbatnya aliran darah ke jantung. Dari kurang lebih 232.000 kasus penyakit jantung membutuhkan
dana sekitar Rp1,82 triliun. Hal itu masih bisa bertambah tergantung jenis penyakit jantung yang diderita pasien. Seperti biaya katerisasi jantung yang membutuhkan Rp7 juta sampai Rp12 juta. Atau pemasangan ring pada jantung yang menelan harga Rp45 juta sampai Rp75 juta.

2. Stroke

Sama dengan penyakit jantung, stroke disebabkan oleh penyumbatan aliran darah. Bedanya hal ini terjadi di otak manusia. Sehingga pasien bisa mengalami cacat seumur hidup. Terdapat sekitar 172.000 kasus untuk penyakit stroke dengan jumlah biaya kurang lebih Rp 794 miliar.

3. Diabetes

Walau penyakit diabetes memiliki jumlah kasus di bawah dua penyakit lainnya, yaitu sekitar 75.000 kasus. Akan tetapi jenis penyakit ini tidak bisa dianggap remeh. Biaya yang dibutuhkannya cukup tinggi dibanding penyakit kritis lainnya. Sekitar Rp319.000 miliar.

Hanya yang menjadi mudah adalah cara antisipasinya. Anda harus mengontrol kadar gula sebaik mungkin. Jangan sampai mengkonsumsi lebih karena resiko kompilasi penyakit akan semakin tinggi. (Intisari-online/Mentari Desiani) berita kompas.

Penjelasan di atas menjelaskan begitu besarnya biaya yang disebabkan ketiga penyakit kritis. Bukan ratusan juta tapi miliaran rupiah. Siapkan kita dengan dana sebesar itu jika tiba-tiba terkena ketiga penyakit di atas.

Saran saya adalah dengan melengkapi perlindungan keuangan yakni asuransi sakit kritis dari Allianz yang cukup murah.

Asuransi sakit kritis Allianz terpaut dengan Tapro, mulai dengan premi Rp 300rb an perbulan sudah dapat Santunan Sakit Kritis mulai Rp 100jt hingga Rp 1 milyar (tergantung usia).

Cek ilustrasi bisa menghubungi Financial Consultan, Natanael, HP/WA 08113436830