Tag Archives: agen allianz surabaya

Dapat Uang Di Saat Sakit, Mau?

Saya sebelum ikut program dari Allianz ini sangat bingung saat anak saya sakit (opname) di rumah sakit. Program apa yang dimaksud. Program dari Allianz ini memberi uang santunan sebesar Rp 1,5jt perhari. Program ini bernama flexicare family.

Berapa preminya? Misalnya usia si A adalah 23 tahun. Maka si A premi untuk dapat fasilitas Santunan Rp 1,5jt perhari adalah sebesar Rp 550.000 perbulan. Ini sifatnya investasi sehingga pada tahun tertentu (minim 5 tahun) bisa diambil hasil investasinya.

Cuman kelebihannya, jika misalnya bulan Agustus 2017 mulai bayar premi, dan di bulan Oktober 2017 sakit dan mengharuskan opname di rumah sakit, maka si pemegang polis akan mendapat santunan sebesar Rp 1,5jt perharinya. Tinggal hitung saja berapa hari dirawat. Lumayan kan.

Penjelasan detail bisa dibaca di sini.

pendaftaran polis asuransi income ini bisa menghubungi:

Natanael Agen Allianz Berlisensi

HP/WA 08113436830

email: natanael.allianz@gmail.com

Batas Waktu Pengajuan Klaim Asuransi Allianz

Berapa hari batas waktu pengajuan klaim asuransi di Allianz. Ini kerap ditanyakan nasabah.

Perusahaan asuransi menetapkan batasan waktu pengajuan klaim asuransi. Keterangan ini tertulis lengkap di polis anda.  Jika Nasabah terlalu lama mengajukan klaim, sehingga melebihi batas waktu yang ditentukan maka kemungkinan besar perusahaan asuransi tidak akan memberikan manfaat yang dijanjikan.

 

  1. Klaim Cacat Tetap Total

Pemberitahuan klaim cacat tetap total (TPD) ini harus disertai dengan bukti-bukti yang lengkap dan harus diserahkan kepada kami selambat-lambatnya 210 hari sejak tanggal terjadinya cacat tetap total.

 

  1. Klaim Penyakit Kritis

Pemberitahuan klaim secara tertulis dan bukti dari penyakit yang bersangkutan pada saat klaim wajib disampaikan dalam waktu selambat-lambatnya 30 hari sejak diagnosa penyakit kritis ditegakkan.

 

  1. Klaim Cacat Total Karena Kecelakaan

Pemberitahuan mengenai terjadinya Cacat Tetap karena Kecelakaan   ini harus segera disampaikan kepada kami secara tertulis dalam waktu selambat-lambatnya 60 hari sejak terjadinya kecelakaan, atas pengajuan klaim itu, kami akan mengirimkan formulir klaim yang sesuai untuk pelaporan dan bukti klaim kepada termaslahat.

Formulir klaim dan bukti-bukti klaim yang telah dilengkapi harus sudah diserahkan kepada kami dalam jangka waktu 210 hari terhitung sejak tanggal terjadinya kecelakaan.

 

  1. Klaim Meninggal

Pengajuan Klaim dan berkas-berkas klaim maslahat meninggal harus diterima dan dilaporkanke kantor pusat kami di Jakarta paling lambat 60 hari kalender sejak tanggal terjadinya resiko. Keterlambatan penyampaian klaim dan/atau berkas-berkas klaim tidak akan menggugurkan keabsahan klaim, asalkan alasan keterlambatan dapat dibuktikan dan diterima secara wajar. Klaim maslahat meninggal akan kami bayarkan selambat-lambatnya 14 hari kerja sejak klaim disetujui.

 

  1. Klaim Manfaat Kesehatan Reimburst

Pengajuan Klaim dan berkas-berkasnya paling lambat 30 hari. Uang lumpsump dikirim ke rekening peserta selambat-lambatnya 14 hari kerja.

Penjelasan dan pendaftaran polis Asuransi Allianz hubungi:

Natanael Agen Allianz Berlisensi

HP/WA: 08113436830

Line: natanael1975

email: natanael.allianz@gmail.com

Asuransi Kecelakaan Diri Kartu ProteksiKu dari Allianz

Apa hal yang biasa Anda lakukan menjelang hari gajian?

Menyiapkan catatan keuangan, membuat daftar tagihan bulanan, menyusun list belanjaan, atau mulai melirik-lirik agen tour and travel untuk melihat paket liburan dan destinasi impian?

 

Hari gajian memang merupakan waktu yang asyik untuk merencanakan ini dan itu. Ada banyak hal yang bisa dilakukan. Tak terkecuali untuk keluarga muda seperti Anda. Pertanyaanya, apakah saat ini asuransi sudah masuk dalam daftar anggaran rumah tangga Anda? Bila belum, kini saatnya Anda menganggarkan sepersekian persen dari gaji untuk membeli polis asuransi. Agar pos pengeluaran bulanan tak terganggu, Anda perlu mencari produk yang menawarkan premi minimal dengan manfaat maksimal. Pilihannya adalah asuransi kecelakaan diri kartu ProteksiKu yang dikeluarkan Allianz Utama Indonesia.

Keuntungan utama Kartu ProteksiKu yaitu biaya premi yang ringan. Anda cukup membayar Rp27.500,- selama satu tahun. Premi itu cukup dibayar sekali dalam setahun untuk mendapatkan manfaat sepanjang tahun yang bisa diperoleh maksimal 24 jam sejak sms aktivasi dilakukan. Menarik bukan?

Milikilah perlindungan untuk Anda dan pasangan selama Anda melakukan perjalanan agar tetap merasa aman dan nyaman

Tahukah Anda, meski premi yang harus dibayarkan sangat ringan, manfaat yang bisa diperoleh terbilang besar. Pemegang polis mendapat perlindungan penuh dari risiko kecelakaan untuk satu periode polis di mana pun dan kapanpun. Berikut ini manfaat pasti yang akan Anda dapatkan dengan membeli Kartu ProteksiKu.

1. Meninggal Dunia Akibat Kecelakaan

ProteksiKu memberi santunan hingga Rp25.000.000,- untuk setiap akibat kecelakaan yang dialami tertanggung. Santunan diberikan dalam batas waktu 12 bulan sejak terjadinya kecelakaan atau dikabarkan hilang hingga tidak diketemukan fisik atau jenazahnya. Besaran santunan yang diberikan yaitu 100% dari nilai pertanggungan dan dibayarkan kepada pemegang polis atau ahli waris yang namanya tercantum dalam Ikhtisar Pertanggungan.

2. Cacat Tetap Akibat Kecelakaan

Besaran santunan yang diberikan hingga Rp25.000.000,-. Manfaat akan diberikan bila mangalami cacat tetap baik cacat keseluruhan atau sebagian yang dinyatakan dengan hasil pemeriksaan dokter. Yakni cacat tetap keseluruhan, yang meliputi kehilangan penglihatan atau kelumpuhan akibat langsung kecelakaan. Cacat tetap sebagian berupa hilang atau tidak berfungsinya sebagian dari anggota tubuh. Hak atas santunan ini berlaku setelah dokter menetapkan keadaan cacat tetap yang diderita.

Kemudahan lain yang bisa didapat adalah pertanggungan berlipat. Dengan asuransi ProteksiKu Anda bisa memiliki hingga maksimum 5 Polis Kartu ProteksiKu atau manfaat asuransi kecelakaan diri hingga Rp.125,000,000,-

 

Punya Asuransi Kesehatan Sesuai Tagihan, Masih Perlukah Asuransi Penyakit Kritis?

 Sekarang ini banyak program asuransi kesehatan yang membayar biaya pengobatan sesuai tagihan rumah sakit. Di Allianz pun sejak Agustus 2014 lalu telah diluncurkan produk SmartMed Premier, program asuransi kesehatan yang membayar klaim sesuai tagihan dengan limit tahunan 6 miliar. Artinya, berapa pun biaya yang ditagihkan rumah sakit, untuk penyakit kritis sekalipun, akan dibayar sepenuhnya oleh Allianz, selama tidak melebihi 6 miliar.

Bagus? Tentu saja. (Penjelasan lebih lengkap tentang SmartMed Premier bisa dibaca di SINI).

Pertanyaannya, jika kita sudah memiliki produk askes yang membayar klaim sesuai tagihan semacam itu, apakah kita masih perlu mengambil asuransi penyakit kritis?

Jawabannya adalah PERLU.

Mengapa?

“Karena asuransi kesehatan tidak memberikan uang tunai dalam jumlah besar; sesuatu yang sangat dibutuhkan ketika mengalami penyakit kritis.”

Aneka biaya tersembunyi penyakit kritis yang tidak ditanggung asuransi kesehatan.


Asuransi kesehatan bisa membantu untuk membiayai segala keperluan pengobatan selama DI DALAM rumah sakit. Tapi untuk segala biaya yang timbul DI LUAR rumah sakit, atau segala keperluan yang TIDAK BERHUBUNGAN dengan rumah sakit, asuransi kesehatan tidak bertanggung jawab lagi.

Apa sajakah itu? Silakan dilihat kembali gambar di atas. Atau dilanjut dengan rangkuman di bawah:

  • Akomodasi untuk orang yang menemani, seperti transportasi, penginapan, biaya makan, dan lain-lain. Orang yang menemani si sakit ini bisa jadi bukan satu-dua orang. Biaya akan lebih besar jika perawatan dilakukan di luar negeri.
  • Perawatan lanjutan sepulang dari rumah sakit, seperti perawat di rumah dalam jangka waktu yang lama (untuk kasus stroke atau lumpuh), cuci darah hingga seumur hidup (untuk kasus gagal ginjal), suplemen untuk penguat tubuh yang pada umumnya berharga mahal (seperti produk kesehatan yang sering ditawarkan MLM), atau perawatan di tempat pengobatan alternatif.
  • Biaya hidup selama tidak bekerja karena menjalani perawatan, dan biaya hidup untuk keluarga jika tidak bisa bekerja lagi untuk seterusnya.
  • Segala keperluan dan cita-cita lain yang bisa terganggu akibat mengalami penyakit kritis, seperti dana pendidikan anak, rencana pensiun, cicilan rumah, cicilan mobil, rencana liburan, hingga perjalanan ibadah.

Asuransi penyakit kritis bisa membantu untuk berbagai biaya dan keperluan semacam itu, karena klaim asuransi penyakit kritis diberikan dalam bentuk uang tunai (cash). Besarnya sesuai jumlah uang pertanggungan (UP) yang tercantum dalam polis.

Misalnya dalam polis tertera UP penyakit kritis sebesar 1 miliar, maka akan diberikan sebesar 1 miliar jika tertanggung terdiagnosa suatu penyakit kritis, atau separuhnya jika penyakit kritis terdiagnosa di tahap awal (khusus untuk asuransi penyakit kritis yang menanggung sejak tahap awal, contohnya CI100).

Yang namanya uang tunai, sifatnya sangat fleksibel dan tentunya boleh digunakan untuk apa saja. Mau dipakai berobat boleh, tidak berobat pun silakan saja. Berobat di rumah sakit boleh, di klinik alternatif juga boleh. Mau digunakan untuk biaya hidup sehari-hari boleh, disimpan saja untuk keperluan pendidikan anak pun baik. Untuk melunasi utang boleh, diinvestasikan untuk menambah dana pensiun pun tak masalah.

Itulah kekuatan uang tunai dalam jumlah besar, sesuatu yang tidak diberikan oleh asuransi kesehatan sebagus apa pun.

Klaim asuransi penyakit kritis diberikan dalam bentuk uang tunai (hard-cash). Penggunaannya diserahkan sepenuhnya kepada nasabah.

Bagaimana Mendapatkan Asuransi Penyakit Kritis?

Di Allianz, asuransi penyakit kritis tersedia sebagai rider (manfaat tambahan) pada produk asuransi jiwa Tapro. Saat ini terdapat dua macam rider penyakit kritis, yaitu CI+ dan CI100. CI+ memberikan perlindungan dari 49 penyakit kritis sampai usia 70 tahun, sedangkan CI100 memberikan perlindungan dari 100 kondisi penyakit kritis sejak tahap awal sampai usia 100 tahun. (Mengenai perbedaan keduanya, bisa dibaca di Perbedaan dan Persamaan antara CI+ dengan CI100).

Bagaimana dengan preminya? Sebagai contoh bisa dilihat pada gambar ilustrasi berikut:

Dengan setoran 900 ribu per bulan, seorang laki-laki usia 30 tahun bisa memperoleh UP jiwa 1M ditambah rider CI+ 1M. Total manfaat 2M

.

Dengan setoran 1juta per bulan, seorang laki-laki usia 30 tahun bisa memperoleh UP jiwa 1 M ditambah rider CI100 (100 kondisi penyakit kritis) 1 M. Total manfaat 2 M.

Untuk usia dan jenis kelamin yang berbeda, atau menginginkan manfaat tambahan yang lain, silakan menghubungi saya melalui kontak di bawah.

sumber: myallisya.com/2014/08/29/punya-asuransi-kesehatan-sesuai-tagihan-masih-perlukah-asuransi-penyakit-kritis/

Terima kasih.

Natanael Agen Allianz Indonesia

HP/WA 08113436830

email: natanael.allianz@gmail.com

Pilih Asuransi apa Deposito?

Banyak orang lebih memilih menabung di tabungan di bank seperti deposito di bandingkan membeli asuransi.
Jika diperhatikan, menabung di bank dan membeli asuransi ada kemiripan. Yaitu sama sama seperti menabung. Setiap bulan pastinya kita akan menyisihkan sebagian pendapatan yang kita peroleh baik dari gaji maupun hasil usaha untuk disetorkan. Jika menabung di bank berupa tabungan atau deposito, ya pastinya uang yang kita sisihkan itu akan masuk ke rekening bank kita dan nilainya dapat kita lihat berupa saldo kita.
Sedangkan jika membeli asuransi, maka sebagian penghasilan kita yang disisihkan tersebut akan masuk ke perusahaan asuransi. Jika asuransi yang Anda beli adalah asuransi Tapro Allianz, maka Anda bisa mengecek nilai tunai dari polis asuransi nya secara online. Tentunya Anda harus terdaftar menjadi
Saat anda menabung di bank maka anda hanya akan mendapatkan saldo + bunga saja, tidak ada perlindungan apapun. Jika suatu saat anda terkena penyakit kritis, maka uang saldo di Bank ditambah bunganya yang jumlahnya tidak seberapa itu akan anda kuras habis untuk biaya pengobatan. Pasca pengobatan penyakit kritis tersebut maka tidak akan ada yang membantu kebutuhan financial anda lagi.
Tidak ada lagi orang yang bersedia meminjamkan uang kepada Anda karena mereka tahu Anda sudah pasti tidak bisa melunasi hutang Anda ini nantinya karena Anda sudah terkena penyakit kritis dan tidak bekerja lagi. Bagaimana cara Anda mau mengembalikan pinjaman itu? Anda juga sudah tidak bisa lagi meng apply KTA (kredit tanpa agunan) di bank karena bank pastinya akan melakukan analisa terlebih dahulu tentang pekerjaan Anda sebelum mereka mau mencairkan dana pinjaman kepada Anda.
Satu satunya pihak yang bisa membantu Anda saat itu hanya pegadaian saja dimana Anda akan menggadaikan satu persatu harta benda Anda sampai semua nya sudah ludes Anda gadaikan sehingga pada akhirnya tidak ada lagi yang bisa digadaikan. Tinggal harga diri Anda saja yang belum tergadaikan.
Memiliki asuransi sebenarnya banyak kelebihannya di banding dengan menabung pada tabungan biasa di bank atau deposito.
Di asuransi biasanya jumlah setoran perminya telah ditentukan per bulan nya misalnya Rp.500.000 per bulan atau Rp 1.000.000 per bulan. maka selama kita mengikuti program tersebut kita harus menyetor uang sebesar itu setiap bulannya, tidak kurang atau lebih. Sebagian dari premi yang kita setorkan itu akan diinvestasikan dan ini yang disebut dengan nilai tunai. Jadi jika di bank, nilai yang kita cek adalah saldo sedangkan jika di asuransi, nilai yang kita cek adalah nilai tunai nya.
Dengan memiliki asuransi  kita akan mendapatkan perlindungan terhadap jiwa, dan juga penyakit kritis dan juga kesehatan, tergantung manfaat apa saja yang kita pilih. Di asuransi Tapro Allianz, manfaat dasarnya adalah asuransi jiwa. Namun Anda juga dapat menambahkan berbagai manfaat tambahan seperti manfaat tambahan proteksi terhadap penyakit kritis, manfaat kesehatan rawat inap rumah sakit, manfaat perlindungan cacat tetap total, dan lain lain. Manfaat proteksi dan perlindungan inilah yang tidak dapat disediakan oleh bank dimana kita menabung. Deposito juga tidak memberikan manfaat perlindungan ini kepada kita.
Hanya di asuransi, kita akan ditolong pada saat kita mengalami risiko kehidupan. Hanya asuransi lah yang peduli atas penderitaan dan kemalangan yang sedang kita hadapi. Di saat tidak ada yang bisa menolong, maka asuransi bisa menolong kita di saat genting. Karena itu jangan menyepelekan asuransi.
Jika asuransi tidak bermanfaat mengapa semua orang orang kaya mau membeli asuransi? Padahal orang orang kaya itu uangnya sudah banyak di bank dan di deposito tetapi mereka tetap mau membeli dan memiliki asuransi. Bahkan premi asuransi yang mereka setorkan rata rata sangat besar jumlahnya. Bisa 10 juta per bulan atau lebih.
Buat apa? Apakah Anda berpikir orang orang kayak itu bodoh? Apakah Anda berpikir orang yang punya banyak uang itu sudah terganggu kejiwaan nya sehingga mereka dengan mudahnya membuang uang 10 jutaan per bulan sebagai setoran premi kepada perusahaan asuransi?
Asal tahu saja, orang orang kaya itu memiliki perhitungan dana kalkulasi yang sangat bagus. Mereka sudah mengukur risiko hidup mereka. Mereka sadar, sebanyak apapun uang mereka di tabungan dan deposito bank, semua nya bisa raib seketika jikalau mereka atau salah satu anggota keluarga mereka terkena penyakit kritis.
Mereka menyadari bahwa mereka bukan Tuhan. Mereka tidak dapat menentukan apakah mereka bisa terbebas dari terkena penyakit kritis atau tidak. Tidak semua hal bisa mereka kendalikan di dunia ini meskipun mereka memiliki uang yang banyak.
Salah satu nya ya risiko sakit, terkena penyakit kritis atau risiko meninggal dunia. Oleh sebab itu, urusan memanage risiko itu mereka serahkan kepada yang ahlinya yaitu perusahaan asuransi. Dan satu satunya perusahaan asuransi yang terpercaya dan bisa diandalkan adalah Allianz.
Jika kita sudah memiliki asuransi kesehatan rawat inap rumah sakit dan kemudian kita sakit dan harus dirawat di rumah sakit dengan biaya sebesar 10 juta misalnya, maka pihak asuransi akan membayar biaya rumah sakit tersebut tanpa mengurangi jumlah nilai tunai kita. Sementara jika menabung di tabungan biasa atau deposito pastinya tabungan kita akan berkurang sebesar 10 juta untuk membayar biaya rumah sakit tersebut karena kita bayar sendiri pakai uang pribadi kita.
Juga jika nasabah meninggal dunia, maka pihak asuransi juga akan memberikan uang santunan kepada ahli waris dari si nasabah (istri atau anak atau saudara kandung atau orang tua) dengan jumlah yang telah ditentukan tanpa mengurangi nilai tunai kita juga. Anda cukup membayar premi setiap bulan dan anda akan terproteksi seumur hidup (100 tahun) dan keluarga Anda juga berhak atas uang pertanggungan saat Anda meninggal.
Contoh jika Anda meninggal dunia maka keluarga yang Anda tinggalkan akan mendapatkan uang santunan misalnya 500 juta, 1 Milyar, 2 Milyar, 10 Milyar tergantung berapa besar uang santunan yang Anda inginkan di saat Anda membeli asuransi.
Selain itu jika hasil investasi dari nilai tunai yang ada di polsi asuransi Anda dalam jangka panjang juga dapat memberikan imbal hasil yang besar seperti hingga mencapai kurang lebih 10%/tahun yang tentunya akan memberikan keuntungan tersendiri juga, dibandingkan bunga tabungan biasa di bank atau deposito yang hanya berkisar 3-4%(setelah dikurangi pajak tabungan sebesar 20%) per tahun. Nilai tunai yang ada di dalam polis asuransi Anda ini juga semua nya akan dikembalikan kepada ahli waris/ keluarga Anda.
Coba bandingkan dengan tabungan biasa di bank atau deposito. Di saat Anda meninggal maka satu satu nya warisan yang bisa Anda berikan kepada keluarga Anda hanya sisa saldo + bunga yang ada di tabungan/ deposito Anda di kala itu. Jika jumlahnya kecil dan tidak seberapa maka segitu saja yang akan diberikan ke Anda.
Sebenarnya uang itu bukan diberikan oleh bank karena toh itu adalah hak Anda karena uang itu adalah uang si almarhumah sendiri yang ditabung di bank tersebut. Nilai tambah yang diberikan oleh pihak bank hanya berupa bunga yang besarannya juga ditentukan oleh nilai saldo yang Anda tentukan tersebut yang pastinya nilainya juga tidak seberapa. Mana cukup untuk menghidupi keluarga yang ditinggalkan kelak sepeninggal si almarhumah.
Saat anda memiliki asuransi Tapro Allianz, dan tiba-tiba anda mengalami terkena penyakit kritis atau meninggal dunia, Anda atau ahli waris Anda akan mendapat uang pertanggungan cash ratusan juta/milyaran rupiah (tergantung besarnya premi dan manfaat yang diambil). Bisakah bank di tempat Anda menabung memberikan uang santunan kepada Anda dikala Anda mengalami kemalangan seperti itu? Boro boro

Begitu pula dikala Anda sakit atau mengalami kecelakaan, Anda juga tidak perlu takut dan repot jika Anda harus opname di rumah sakit. Anda cukup menunjukkan kartu kesehatan Allianz Hospital & Surgical Plus yang berlaku di seluruh rumah sakit rekanan Allianz yang tersebar hampir di seluruh provinsi di indonesia.

Bahkan jika polis asuransi Anda dilengkapi manfaat payor maka setelah terkena penyakit kritis atau cacat tetap total maka Anda akan mendapatkan fasilitas bebas premi dimana premi asuransi yang Anda bayarkan setiap bulan setorin dan dibayarin oleh perusahaan asuransi sampai Anda berusia 65 tahun. Misal premi yang Anda bayarkan adalah sebesar Rp.2.000.000 setiap bulan, maka jumlah sebesar ini akan disetorkan oleh perusahaan asuransi ke polis asuransi anda sampai anda berusia 65 tahun.

Nilai tunai /tabungan anda tidak terganggu sama sekali dan anda mendapatkan keuntungan dari hasil investasi saldo nilai tunai anda. Apakah Bank bisa melakukan seperti ini?

(Artikel ini disadur dari : http://www.asuransi-jiwa.org/pilih-memiliki-tabungan-seperti-deposito-atau-memiliki-asuransi/

Untuk pendaftaran polis Allianz hubungi:

Natanael Agen Allianz tinggal di Surabaya dan Sidoarjo

HP/WA 08113436830

Email: natanael.allianz@gmail.com

Asuransi bukanlah Masalah Untung-Rugi

Contoh kasus.  Berdasarkan tabel premi sakit kritis 1 Miliar, maka untuk profil:

Pria 30th.

Premi = 500rb perbulan

Manfaat:

UP dasar       = 200 juta

UP 49 sakit kritis   = 500 juta

UP 100 sakit kritis     = 500 juta

(Total UP sakit kritis = 1 Miliar)

Manfaat payor

 

Saya setor premi 500 ribu perbulan, dalam 10 tahun berarti saya keluar dana 60 juta untuk dapat proteksi sakit kritis sebesar 1 Miliar.  Jika dalam 10 tahun itu saya tidak sakit kritis, UPnya tidak cair ya? Wah, saya rugi 60 juta dong ya….

 

Penjelasan:

Pertama, meluruskan pemahaman bahwa Asuransi = proteksi.

Asuransi bukanlah masalah untung-rugi.  Menjadi untung, jika sudah beli asuransi, lalu terjadi sakit kritis, ada Uang Pertanggungan yang cair.  Menjadi rugi, jika sudah beli asuransi, tapi tidak terjadi sakit kritis, tidak ada Uang pertanggungan yang cair, premi yang dibayarkan menjadi “terasa” hangus.

Mari kita sama-sama meluruskan pemahaman ini.  Mari kita membuka wawasan diri dengan pemahaman yang lebih baik, yaitu bahwa Asuransi Jiwa adalah salah satu bagian dari beberapa rencana keuangan keluarga Anda.  Jika Anda sudah mengatur pos-pos pengeluaran rutin bulanan, kini saatnya Anda menambah alokasi pos untuk premi asuransi.  Tidak ada dana lebih untuk asuransi?  Tidak masalah, Anda bisa mengurangi biaya di pos “gaya hidup”.  Kurangi biaya “gaya hidup” Anda, untuk memaksimalkan biaya hidup.  Lebih detil untuk ini, silahkan googling ya.

Memiliki asuransi jiwa merupakan ikhtiar/upaya untuk menyiapkan dana tunai jumlah besar, dengan menyisihkan hanya sebagian kecil dari penghasilan Anda.  Setuju ya?

Kedua.  Kita tidak pernah tau apakah resiko hidup tersebut (contohnya: sakit kritis) akan datang pada kita?  Bisa ya, bisa tidak.  Kita tidak pernah tau kapan resiko tersebut bisa terjadi?  Mungkin saat usia senja, mungkin malah saat usia produktif.  Kita juga tidak bisa pilih-pilih resiko, maunya kalau sakit tuh hanya sakit pilek saja lah, sakit jantung stroke kankernya terjadi kepada si Fulan saja….  Kita tidak bisa seperti itu.  Menjadi sakit adalah takdir Allah SWT yang tidak bisa ditolak, harus diterima, dan tetap disyukuri.

Yang bisa kita siasati di awal adalah bagaimana strategi kita dalam mengatur rencana keuangan keluarga kita (baca kembali poin pertama).

Lanjut.  Katakanlah usia Anda saat ini 30th.  Anda menerapkan pola hidup sehat, sehingga sampai usia 40 tahun kondisi kesehatan Anda tetap prima.  Hal ini wajar bukan?  Secara umum diketahui bahwa usia non produktif itu adalah setelah masa pensiun, sekitar usia 55 tahun lebih.  Secara umum, justru pada usia senja tersebutlah baru muncul gejala penurunan kondisi kesehatan.  Ini juga dianggap wajar, karena demikianlah yang terjadi di sekitar kita.

Nah, yang dianggap belum wajar itu yang bagaimana?  Yaitu yang mengalami gejala penurunan kondisi kesehatan pada usia produktif!  Belum bisa dianggap wajar, namun saat ini faktanya demikian.  Contoh yang semua orang tau, tentunya kisah hidup artis muda Indonesia.  Masih muda, namun sudah mengalami sakit kritis.

Anda sudah menerapkan pola hidup sehat, tapi lingkungan sekitar tidak mendukung.  Menjamurnya restoran cepat saji, outlet penjual kopi, makanan instan yang mudah didapat di warung dekat rumah, sayur dan buah organik yang harganya malah lebih mahal, pola hidup tetangga Anda yang kurang sehat, tetangga Anda buang ludah sembarangan, dan sebagainya…  Hal sepele, namun sedikit banyak tentu bisa memberikan dampak juga bagi kesehatan Anda.

Hal penting untuk dipertimbangkan:

Jika selama ini Anda menyisihkan sedikit dari penghasilan Anda untuk ditabung, atau diinvestasikan, pasti tujuannya untuk kebahagiaan Anda, bukan?  Untuk masa depan anak, pendidikan anak, liburan, perjalanan ibadah, dll.  Sudahkah Anda menyisihkan sedikit penghasilan Anda untuk tujuan meminimalkan dampak buruk keuangan keluarga Anda, jika terjadi resiko hidup yang tidak diinginkan?  Inilah yang dimaksud dengan asuransi sebagai salah satu bagian dari beberapa rencana keuangan keluarga.

Jika dalam 10 tahun ke depan, Anda tidak mengalami sakit kritis, Alhamdulillah, Segala Puji Bagi Allah Subhanahu Wa Ta’ala.  Sungguh, saya pun selalu mendoakan agar saya dan semua nasabah saya senantiasa diberi nikmat kesehatan oleh Allah, agar kita semua dapat beraktifitas, dapat berkarya, dapat berpenghasilan, dapat menyisihkan penghasilan untuk ditabung.  Aamiin…  Semua hasil dari upaya yang kita kerjakan adalah bertujuan untuk mewujudkan masa depan yang lebih baik, bagi diri kita dan anak-anak kita.  Setuju ya?

Ketiga, pemahaman tentang konsep asuransi jiwa Syariah.  Pada asuransi Syariah, premi yang disetorkan kepada Perusahaan Asuransi (sebagai pengelola dana) adalah Dana Tabarru atau Dana Kebajikan.  Semua peserta asuransi Syariah mengeluarkan dana tabarru.  Dana Tabarru ini dikumpulkan dalam rekening terpisah yaitu rekening Tabarru.  Jika seorang nasabah mengalami resiko, maka diambillah Dana Tabarru ini sebagai Uang Pertanggungan.  Memiliki asuransi syariah, artinya secara otomatis kita melakukan sedekah rutin setiap bulannya (mengikuti cara bayar), dan juga bisa ikut membantu peserta lain yang tertimpa musibah.

sumber: https://proteksikita.com/2017/08/01/kehilangan-sedikit-atau-kehilangan-banyak-yang-mana-pilihan-bijak-anda/

Pendaftaran dan informasi hubungi:

Natanael Agen Allianz life tinggal di Surabaya dan Sidoarjo

HP/WA: 08113436830

email: natanael.allianz@gmail.com

Apakah Asuransi Hanya Menerima yang Sehat Saja?

Salah satu calon nasabah saya sangat kecewa karena beliau diharuskan membayar premi lebih besar dari yang dia perkirakan. Seharusnya premi awal untuk asuransi kesehatan smartpremier tahunan untuk usia 54 tahun adalah Rp 9jt an. Namun, karena konsidinya yang ternyata sakit di dalam karena baru operasi batu empedu, maka pihak UW Allianz meminta beliau membayar loading sebesar 100% sehingga total premi menjadi Rp 18jt pertahun.

Terang saja, beliau mengurungkan niatnya mengambil/beli polis asuransi kesehatan smartmed premier.

“Wah kok mahal pak?” tanyanya.

“Iya pak, ini karena pihak Underwriting Allianz meneliki rekam jejak sakit bapak.”

Kalau begitu saya batalkan saja pak, beli asuransi kesehatan Allianz, masih banyak kok asuransi lain yang menerima saya.” jawabnya.

Baik pak, iya silahkan menghubungi asuransi lain. Mungkin lebih mudah.

Dari cerita di atas kita bisa mengambil pelajaran bahwa disaat sehat seharusnya kita segera membeli proteksi asuransi. Jangan menunggu sakit, baru kita mendaftar asuransi. Mungkin yang menerima asuransi BPJS dari pemerintah saja, dan ini memang sangat saya anjurkan.

Kalau ada pertanyaan terkait loading di asuransi Allianz silahkan hubungi:

Natanael Agen Allianz berlisensi

HP/WA: 08113436830

email: natanael.allianz@gmail.com