Tag Archives: agen allianz surabaya

Pilih yang Mana? Tapri atau Tapro

Pilih mana? Di gambar di atas merupakan perbandingan Tapri alias tabungan pribadi di bank dengan Tapro tabungan tanggung problem.

Kalau saya, lebih memilih Tapro. Karena hanya menabung 2jt dan dlm waktu 1 sampai 90 hari sudah tersedia dana Rp 4 Milyar.

Info hubungi saya, Natanael Agen Allianz Life berlisensi

HP/WA 08113436830

Advertisements

Penawaran UP 2 Milyar dengan HSC 1jt, Uang Saku Rp1jt dan Cover Sakit Cancer

Berikut ini saya akan menawarkan sebuah ilustrasi dengan nama tertanggung Bapak Bijaksana berusia 33 tahun. Beliau memilih Tapro fasilitas dibawah ini:

Bijaksana smartlink lengkap.PNG

Di tabel di atas merupakan ilustrasi Bapak Bijaksana dengan usia 33 tahun. Beliau ingin mengambil polis dengan lima manfaat yakni:

  1. UP dasar Rp 1.000.000.000 jika tertanggung meninggal
  2. CI Plus Rp 1.000.000.000 jika tertanggung terdiaknosa penyakit kritis.
  3. Flexicare (Santunan Opname) Rp 1.000.000 perhari jika opname
  4. HSC+ kamar Rp 1.000.000 jika opname di rumah sakit
  5. Smartmed cancer : Memberikan perlindungan yang komprehensif untuk perawatan semua jenis kanker sejak pertama kali didiagnosa kanker hingga pengobatan berkala untuk penyembuhan kanker yang membutuhkan waktu yang panjang dan biaya yang besar. Pengobatan berkala termasuk rawat jalan tradisional dan reguler. Tersedia 3 pilihan Plan dengan manfaat yang sangat tinggi.

Total premi: Rp 3500.000

Tabel CI Plus:

CI Plus memberi dana cash Rp 1 Milyar untuk 49 jenis Penyakit Kritis dibawah ini:

49 jenis penyakit kritis.PNG

HSC dengan kartu cashless sesuai tabel di bawah ini:

Fasilitas kamar Rp 1.000.000.000 (satu juta) perhari.

hsc.PNG

Tabel Smartmed Cancer dengan Plan Wilayah Penjaminan Seluruh Dunia:

Memberikan perlindungan yang komprehensif untuk perawatan semua jenis kanker sejak pertama kali didiagnosa kanker hingga pengobatan berkala untuk penyembuhan kanker yang membutuhkan waktu yang panjang dan biaya yang besar. Pengobatan berkala termasuk rawat jalan tradisional dan reguler.

tabel smartmed cancer.PNG

Apakah premi Rp 3.500.000 perbulan untuk manfaat sebegitu hebatnya ini masih mahal? Bayangkan jika tidak memiliki perlindungan Tapro seperti diatas, apa yang terjadi. Justru sebaliknya, keuangan Bapak Bijaksana akan habis dan mengalami kebangkrutan.

perkemb saldo investasi.PNG

Tabel di atas adalah perkembangan dana investasi yang ditanam oleh Bpk Bijaksana. Seperti di tabel pada tahun ke 57 sudah ada dana Rp 11 Milyar yang bisa diambil sewaktu-waktu. Jadi tidak rugi membuka polis Tapro ini karena dana anda tidak hilang.

Info pendaftaran hubungi:

Natanael (agen asuransi Allianz Life berlisensi)

HP/WA 08113436830

Asuransi Jiwa untuk Pensiun Sukses

Orang tua kita yang telah berumur di atas 55 tahun, sudah pensiun dari pekerjaan utama, biaya hidup dan kesehatan terjamin, semua anak sudah mandiri dan berhasil, aset dan investasi sudah banyak, serta masih sehat, “Masih adakah cita-cita yang belum tercapai?”

Cita-cita yang belum tercapai bagi usia yang sudah pensiun adalah cita-cita yang bersifat profetik (spiritual-sosial-kemanusiaan).

Untuk memperjelasnya, saya ingin Bapak/Ibu coba membandingkan dengan cita-cita profetik saya, yang saat ini berumur awal 40-an tahun. Saya ingin:

  • Mempunyai 100 anak, 98 di antaranya anak angkat
  • Membangun sekolah murah/gratis untuk orang miskin
  • Memberikan beasiswa untuk sebanyak mungkin siswa/mahasiswa tidak mampu
  • Mendirikan lembaga keuangan untuk membantu permodalan para pengusaha kecil.
  • Membantu penerbitan dan penyebarluasan gagasan-gagasan yang bermanfaat untuk kemanusiaan.

Tapi semua cita-cita tersebut membutuhkan dana untuk mewujudkannya, meskipun dana bukan satu-satunya. Seandainya saya punya uang miliaran rupiah, satu atau beberapa cita-cita di atas sudah bisa saya wujudkan sekarang juga.

Bapak/Ibu mungkin punya cita-cita yang berbeda dengan saya. Saya punya solusi agar Bapak/Ibu mewujudkan cita-cita tersebut.

Caranya dengan mengikuti program asuransi jiwa seumur hidup.

Kalau Bapak/Ibu bertanya kepada perencana keuangan, apakah masih perlu asuransi jiwa di usia setua ini, mereka akan menjawab tidak. Tapi saya maklum, karena mereka hanya bicara tentang asuransi sebagai kebutuhan dasar.

Saya ingin mengajak Bapak/Ibu membawa misi hidup ke tataran yang lebih tinggi, melintasi dunia fana. Jika ada yang pantas dikejar pada usia lanjut, maka itu adalah bekal perbuatan baik yang akan melapangkan kuburan kita.

Misalnya Bapak/Ibu punya uang nganggur 1 miliar, ada banyak hal bisa dilakukan, antara lain:

  • Memberikan pinjaman kepada 100 pengusaha kecil, masing-masing 10 juta.
  • Memberikan beasiswa 1 juta per bulan kepada 10-20 mahasiswa hingga lulus kuliah.
  • Mendirikan panti asuhan untuk anak-anak jalanan
  • Memodali pembangunan klinik kesehatan untuk kaum miskin.
  • Membeli sebidang tanah untuk menjadi taman ataupun sarana olahraga masyarakat umum.
  • Dan lain-lain.

Tapi jika saat ini uang nganggur 1 miliar tersebut belum tersedia, Bapak/Ibu bisa mengumpulkannya sedikit demi sedikit. Jika Bapak/Ibu bisa menabung atau berinvestasi 5 juta per bulan, uang 1 miliar bisa dicapai dalam waktu kurang-lebih 15 -18 tahun. Cukup lama, tapi tak ada salahnya dilakukan. Jika menabung 10 juta per bulan, uang 1 miliar bisa diperoleh dalam waktu sekitar 8 tahun.

Tapi ada cara yang jauh lebih cepat dan lebih murah, yaitu melalui program asuransi jiwa dari Allianz Life. Dalam waktu 1 bulan saja, uang 1 miliar sudah siap digunakan.

Jadi, berapa biayanya untuk mendapatkan dana abadi 1 miliar?

Saya akan berikan beberapa contoh, dimulai dari usia masuk 55 tahun, ketika Bapak/Ibu kemungkinan baru saja mengambil pensiun. Program ini bernama Allisya Protection Plus (Tapro Allisya). Maksimum usia masuk 70 tahun.

Tabel di atas adalah premi standar jika tidak dikenakan loading (tambahan biaya asuransi). Mahal? Relatif. Tapi cita-cita profetik Bapak/Ibu jauh lebih besar ketimbang cicilan ini.

Cita-cita profetik Bapak/Ibu mungkin membutuhkan dana yang lebih besar. Tak masalah. Jika ingin dana abadi 10 miliar, premi dikalikan 10. Atau mungkin tak usah sebesar itu. oke juga. Untuk dana abadi 100 juta, premi dibagi 10.

Tambahan lagi, sebagian premi yang disetorkan akan diinvestasikan, sehingga jika Bapak/Ibu berumur panjang, hasil investasinya akan kembali kepada Bapak/Ibu dan tetap bisa digunakan untuk mewujudkan cita-cita profetik apa pun yang belum kesampaian.

 

info hubungi saya,

Natanael

HP/WA 08113436830

 

sumber: masih-adakah-cita-cita-yang-belum-tercapai-asuransi-jiwa-untuk-pensiunan-sukses/

Pengalaman Klaim: Paman Saya Didiagnosa Menderita Hepatitis

Cerita di bawah ini dari nasabah yang memiliki pengalaman klaim yang dialami pamannya.

Nama nasabah: Auw Feryanto, Nasabah Allianz sejak 25 Juni 2013

Pengalaman saya dengan Allianz, adalah saat Paman saya memiliki polis asuransi di Allianz.  Waktu itu kaki paman saya bengkak dan terluka, setelah satu minggu tidak kunjung sembuh juga. Saat diperiksa ke dokter, disarankan untuk melakukan cek darah, hasilnya menyatakan bahwa Paman saya didiagnosa menderita hepatitis. Sejak didiagnosa penyakit tersebut, Paman saya diharuskan untuk melakukan pemeriksaan rutin. Dan seluruh biaya rumah sakit, biaya pemeriksaan laboratorium, biaya dokter dan obat saat itu semua ditanggung oleh Allianz.

Setelah satu tahun, Paman saya memutuskan untuk melakukan pemeriksaan di luar negeri, namun takdir berkata lain satu bulan setelah pemeriksaan tersebut beliau meninggal dunia akibat kanker liver. Enggak cuma biaya pengobatan dan rumah sakit saja, tapi Allianz juga bayar klaim untuk manfaat asuransi jiwanya dengan memberikan uang pertanggungan. Manfaat asuransi itu sangat membantu keluarga di saat pengobatan bahkan setelah keluarga ditinggalkan. Dengan adanya asuransi, kami bisa berobat dengan tenang tanpa perlu adanya ketakutan berhutang atau menjual aset.

Kejadian Paman saya ini, membuat saya tahu pentingnya memiliki asuransi dan menginspirasi saya untuk juga memiliki asuransi. Manfaat yang lengkap, cara klaim yang cepat. Terima kasih Allianz.

Kisah diambil di allianz-bayar-klaim-dari-biaya-berobat-rumah-sakit-dan-asuransi-jiwa

Hikmah kisah di atas : Dengan adanya asuransi, kita bisa berobat dengan tenang tanpa perlu adanya ketakutan berhutang atau menjual aset.

Ingin mendaftar asuransi jiwa dan kesehatan Allianz hubungi:

Natanael (Agen Asuransi Jiwa dan Kesehatan Allianz Indonesia)

HP/WA 08113436830

email: natanael.albertus@gmail.com

Tidak Mau Rugi, Ikutlah Asuransi

Sebagian orang beralasan bahwa tidak mau berasuransi adalah karena tidak mau rugi.

Asuransi adalah kontrak jangka panjang, peserta harus menyisihkan sebagian penghasilannya untuk ditabungkan, premi yang disetor secara berkala inilah yang seringkali menjadi pertimbangan banyak orang. Rugi katanya.

Begitupun sebaliknya, orang berasuransi, ternyata sama, alasannya adalah karena tidak mau rugi.

Saat resiko hidup terjadi, mereka tidak mau rugi besar. terutama beban ekonomi lebih jelasnya keuangan keluarga. Namun, bagi para peserta asuransi Allianz, saat resiko penyakit kritis terjadi, mereka tidak khawatir karena ada uang pertanggungan besar yang mereka terima di rekening mereka.

“Wah pak, preminya kok mahal sekali, jangan mahal-mahal. Kemampuan saya hanya Rp 300rb an perbulan.” Komentar calon nasabah saat saya mengajukan proposal dengan fasilitas lengkap. Terutama yang saya berikan adalah rider atau fasilitas uang cash jika orang tersebut terdiagnosa jantung atau kanker atau sakit kritis lainnya yang perlu biaya ratusan juta. Padahal orang tersebut mampu membeli mobil. Namun, menyisihkan premi saja tidak mau.

Orang tidak berasuransi karena tidak mau rugi kecil, premi berkala, uang ratusan ribu perbulan mereka perdebatkan.

Orang berasuransi karena tidak mau rugi besar, uang pengobatan klaim penyakit kritis, daripada menanggung sendirian, lebih baik mengalihkan resiko.

Kemudian ada lagi yang menghubungi saya, “Pak tolong buatkan saya asuransi sakit kritis,” INi jadinya berapa hari? APa bisa dipercepat?”

Saya curiga dengan pertanyaan mendesak ini. Setelah saya selidiki ternyata, orang tersebut mau mendaftarkan asuransi istrinya yang ternyata sudah terdiagnosa kanker payudara. Wah, maaf pak tidak bisa. Karena, asuransi hanya menerima saat anda sehat bukan saat anda sakit. Itu uniknya dan juga kelebihannya.

Yah ibarat mobil, kalau sudah tabrakan masak baru mau diasuransikan. Pasti ditolak oleh asuransi.

Menyimak ulasan di atas, anda termasuk tipe yang mana?

Info pendaftaran asuransi Allianz hubungi:

Natanael (Agen Asuransi Allianz Indonesia berlisensi)

HP/WA: 08113436830 email: natanael.albertus@gmail.com

 

Resiko Menunda Asuransi: Sebuah Kisah Nyata

(Video dan tulisan ini di ambil dari blog myallisya.com)

Seorang leader asuransi di Palangkaraya. Penanya di acara ini adalah Pak Didik sendiri. 

Tanya:

Pak Tung, saya Didik dari Palangkaraya. Saya datang khusus datang untuk acara ini. Kebetulan saya di bidang asuransi, saya sering bertemu nasabah-nasabah yang dia tahu persis sebenarnya asuransi itu penting, dia tahu biaya kesehatan itu mahal, tapi menunda-nunda, nanti ya nanti ya. Ada saran gak dari Bapak untuk kami yang bekerja di bidang asuransi, apa yang bisa kami sampaikan kepada para nasabah yang sebenarnya sangat tahu tentang pentingnya asuransi?

Jawab dari Bapak Tung Desem Waringin:

Begini bapak-ibu, kalau ini saya ingat kisah pribadi saya. Saya dulu juga menunda-nunda asuransi. Ternyata begini, orang menunda karena dia merasa untungnya buat dia tidak jelas. Saya untungnya apa, saya kan asuransi keluar terus nih. Lalu untungnya apa? Nanti kalau mati, kan gak enak.

Tapi satu hari saya gabung asuransi karena agen asuransinya sakti mandraguna. Pada waktu itu saya tunda tunda, tapi orangnya ulet sekali. Padahal telepon sudah saya persulit, tetap dia datang lagi. Dia tanya kapan saya kosong, wah saya tidak tahu kosongnya kapan. Satu hari dia nongol di rumah saya, wah ini mesti karyawan saya yang bocorin. Saya bilang, sori ya sekarang ini waktu untuk keluarga. Dia tetep oke, tetep baik, dia tangguh.

Dan karena saya gak enak hati, lama-lama saya nerima juga. Saya heran. Saya itu kalau ada orang yang dahsyat tangguh, saya jadi kepengen tahu kenapa kok tangguh. Kenapa sih, kalau orang lain saya tolak satu kali dua kali, anda terus menerus dahsyat luar biasa?

Dia langsung cerita. Pak Tung, saya dulu juga gak setangguh ini. Tapi hari ini saya tangguh karena kenapa?  Satu hari pada waktu saya mau nawarkan asuransi juga, hampir close, saya merasa bahwa orang ini penting, bahwa dia harus punya asuransi, ternyata orang ini sibuk jadi gak bisa ketemu. Pada waktu itu sudah hampir ya, tapi dia sibuk lagi dan sibuk lagi. Akhirnya saya merasa gak enak hati, saya jadi lupa untuk tangguh, saya gembos, saya pikir nanti kalau butuh dia akan telpon sendiri, dan ini orang adalah saudara saya.

Ternyata dia tabrakan dan meninggal dunia. Ini sodara pak. Waktu saya datang, saya kecewa pak. Saya nangis lebih kenceng dari istrinya. Kenapa? Karena saya datang hanya membawa ucapan duka dan bunga doang. Mestinya saya datang harus ngasih dia 2 miliar.

Mulai hari itu saya janji pada diri saya sendiri, bahwa kalau saya merasa bahwa yang saya jual ini penting, saya harus sungguh-sungguh, saya tidak mau menunda-nunda, saya akan ketemu, kalau akhirnya dia nolak ya terserah dia. Akan saya usahakan terus, akan saya uber, karena saya tahu bahwa ini penting untuk dia. Nah, kalau saya melihat Pak Tung, Pak Tung ini mirip saudara saya.

Cilaka gak bapak ibu?

Ternyata begini lho bapak ibu. Orang menunda karena tidak jelas untungnya tidak tahu ruginya. Ketika orang tahu ruginya, aduh kalau aku nunda-nunda, something happen, mestinya anak istri saya bisa menerima banyak ternyata enggak, itu sangat painful.

Manusia itu otaknya mencari nikmat menghindari sengsara. Kalau tidak jelas nikmatnya, actionnya (pun tertunda). Tapi sayangnya 80% motivasi datang karena menghindari sengsara. Oo kalau anda gini dapat sekian sekian, anda gak peduli. Tapi kalau mendadak anda meninggal, keluarga anda gak dapat apa-apa cuma dapat karangan bunga, lha itu bapak-ibu. Langsung saya eksekusi, sini mana tanda tangan!

Kisah dari Bpk Tung Desem semoga dapat menjadi hikmah bagi kita agen asuransi dan juga para pembaca yang belum ikut asuransi untuk keluarganya.

Untuk konsultasi mengenai asuransi Allianz, silakan menghubungi saya:

Natanael (Agen Asuransi Allianz ASN tinggal di Surabaya- Sidoarjo)

HP/WA 08113436830

email: natanael.albertus@gmail.com

Para Agen Allianz Terkaya Tahun 2018

214B5537-C24C-416D-989F-AD88C5402DDF

Iklan Allianz di Harian Kompas 9 Maret 2018

Ada pendapat yang mengatakan, kalau kamu ingin penghasilan besar, bekerjalah sebagai agen asuransi. Pendapat tersebut tidak salah. Foto di atas membuktikan bahwa beberapa agen terkaya di Indonesia masih dipegang agen asuransi, khususnya Allianz (update tahun 2018, Kompas, 9 Maret 2018).

Pada tahun 2018, Allianz Life Indonesia mengumumkan daftar agen yang mencapai MDIT (Million Dollar Income Team) atau agen dengan penghasilan miliaran per tahun. Pencapaian ini dihitung dari akumulasi penghasilan sepanjang tahun 2017.

Total MDIT berjumlah 251 orang, naik dari tahun sebelumnya 206 MDIT. Posisi tertinggi masih diraih Liem Lie Sia dengan penghargaan 19 bintang (penghasilan 19 miliar rupiah setahun atau hampir 1,6 miliar per bulan).

Berikut adalah daftar peraih MDIT ASN 2018 (Kompas tanggal 9 Maret 2018).

No Nama Domisili Penghasilan (miliar/tahun)
2018 2017 2016
1 Liem Lie Sia Jakarta 19 17 17
2 Jojef Sujanto Sugianto Jakarta 7 7 7
3-4 Hartono & Liliana Budihardjo Surabaya 7
5-6 Esra Manurung & Ivan Maleakhi Jakarta 6 6 7
7 Hendy Winata Jakarta 6 6 6
8-9 Linda Chandra Adi & Nathan Rudi Setiawan Solo 5 6 7
10 Wong Sandy Surya Jakarta 5 5 5
11 Venny Wantouw Jakarta 5 5 5
12 Irwan Poerwoko Jakarta 5 5 5
13 Ummaya Khuzaimah Jakarta 4 4 5
14-15 Richard Karyadi & Santi Febiani Jakarta 4 4 4
16 Ali Sugiharto Jakarta 4 4 4
17 Linda Herawati Jakarta 4 4 4
18 Thomas Djojo Nihardjo Jakarta 4 4 4
19 Sonny Arief Jakarta 4 4 4
20-21 Richard Santosa & Susan Meity Jakarta 4
22 Bambang Sudianto Jakarta 4
23 Romy Pramudji Jakarta 4
24-25 Tan Choon Hong & Linda Santosa Solo 3
26 Kelvin Indrawan Jakarta 3 2
27 Paulus Gunawan T Jakarta 3
28 Cristine Adi S Sugito Bandung 3 3 4
29 A Salam Muhammadong Jakarta 3 3 3
30 Beriman Sinaga Jakarta 2 3 3
31 Gunarso Adikerta Jakarta 2 3 3
32 Siawarri Siabini Jakarta 2 2 2
33 Rita Ventarini Jakarta 2 2 3
34 Shanty Apriyanti Jakarta 2 2 2
35 Marisa AT Jakarta 2 2 2
36 Yohannes Harjono S Bandarlampung 2 2 2
37 Muliady The Jakarta 2
38 Alim Hanny Soegiharto Jakarta 2 1
39 Devi Ekajanti Murti Denpasar 2 2 2
40-41 Trifina Tjaya Seriati & Makmur Siman Jakarta 2 2 2
42 Dewi Ratna Anggraeni Surabaya 2 2 2
43-44 Ivan Budiman & Desy Tatang Jakarta 2 2 2
45-46 Suwanto & Jenni Medan 2 2 2
47 Hendry Medan 2 2 2
48-49 Ang Hendy & Lily Batam 2 2 2
50 Gregorius Uce Bandung 2 1 1
51 Suria Sing Medan 2 2 2
52 Sinaga Yandy Jakarta 2 2 2
53-54 Herman & Fifi Sandora Tanjungpinang 2 2 2
55-56 Andreas Gunawan T & Anda Dewi Y Solo 2 2 2
57 Alexander Agus TK Surabaya 2 2 2
58 Wan Kek Ali Sumitro Medan 2 2 2
59-60 Agustinus S Sulistyo & Irene Rosita S Jakarta 2 2 2
61 Tien-Tien Wahono Jakarta 2 1 1
62 Maria Santoso Jakarta 2 2 2
63 Thalia Jakarta 2
64 Sugiarto Kurniadi Jakarta 2
65 Fitriana Bekasi 2
66 Anggreni Jakarta 2 1
67 Jackson Howard Jakarta 2
68 Harun Taslim & Yanti Tjendana Jakarta 1 1 2
69 Edison Jakarta 1 2 1
70 FX Yusmar Jakarta 1 2 1
71 Merry Chandra Jakarta 1
72 Jamie Setiawan Jakarta 1
73 Benjamin Bonaparte D & Julia Winarto Medan 1
74 Stephen Riyadi Jakarta 1
75 Ali Widodo Jakarta 1
76 Dikky Jolesar Jakarta 1
77 Rio Chico Mihardja Jakarta 1
78 Bernardus Frederick Jakarta 1
79 Jeanny Surjani Jakarta 1
80 Indra Wijaya Jakarta 1
81 Magdalena Kurniawati & Regi Djunata Jakarta 1
82 Tjoe Hariyanto Jakarta 1
83 Lily Chandra Teo Jakarta 1
84 Anita Verlina Tangerang 1
85 Mina Rimba Jakarta 1
86 Erli Erlawati Jakarta 1
87 Florida & Jahja Hadi Wijanto Malang 1
88 Yoby Jakarta 1
89 Fransiska Yuliana BD Jakarta 1
90 Lim Sioe Hwa Jakarta 1
91 Lucille Soethono T Jakarta 1
92 Sylvia Erlina Irwan Jakarta 1
93 Christian Saputra & Lisa Indriati Sugiono Jakarta 1
94 Herlynda Medan 1
95 Yuliawati Japar Jakarta 1
96 Wiliam Tanamas Jakarta 1
97 Arief Budiman Jakarta 1
98 Chavia Zagita Jakarta 1
99 Elizabeth Pahlevi T Jakarta 1
100 Ria Christinadia Jakarta 1
101 Herna Rustandi Jakarta 1
102 Lilik Kurniawan Jakarta 1
103 Moh Zainur Rofiq Surabaya 1 1
104 Johan Jakarta 1 SBP
105 Ernawati Jakarta 1
106 Herwin Johansyah Jakarta 1
107 Lisia Jakarta 1
108 Holy Jakarta 1
109 Esther Yanti Liliany S Padang 1 1 1
110 Heruyanto Kusuma Jakarta 1
111 Lenny Jakarta 1 1 2
112 I Wayan Uthana Denpasar 1 1 2
113 Susanty Batam 1 1 2
114 Lily Rahardja Jakarta 1 1 2
115 Susanto Chandra Jakarta 1 1 2
116 Hartono & Liena Gunawan Jakarta 1 1 2
117 Ernie Djuari Jakarta 1 1 1
118 Veronika Theresia DR Jakarta 1 1 1
119 Lina Mokar & Yan Alexander Jakarta 1 1 1
120 Agustinus Sukmawan Jakarta 1 1 1
121 Irene Angelica Jakarta 1 1 1
122 Mariana Denpasar 1 1 2
123 Meiske Tan & Koesnadi Permadi Jayapura 1 1 1
124 Henry Tanzil Medan 1
125 Dewi Sukarniawati Jakarta 1
126 Jolim Medan 1 SBP
127 Bety Jakarta 1
128 Rendhy Santoso Jakarta 1
129 Zulhamdi M Saad Jakarta 1
130 Febyella Ekaputri H Jakarta 1
131 Madan Jakarta 1
132 Frengki Jakarta 1
133 Rina Liem Makassar 1
134 Karina Setiawan Jakarta 1
135 Christine Hartanto Jakarta 1
136 Anton P Djajalaksana Jakarta 1
137 Angelita Inesia Sutte Makassar 1
138 Juneidi Salim Jakarta 1
139 Eddy Gunawan Jakarta 1
140 Vincent & Tineke Y Notowijoyo Jakarta 1
141 Apriliana Jakarta 1
142 Wanita Khristiana Solo 1
143 Supriyati Bekasi 1
144 Siti Fatimah Zuhra Jakarta 1
145 Eka S Tjuhendra Jakarta 1
146 Ong Tjun Sie Jakarta 1
147 Yunny Megawati Thio Surabaya 1 1 1
148 Betty Wijaya Padang 1 1 1
149 Henny Batam 1
150 Yudi T Sarosa Jakarta 1 SBP
151 Jimmy Pontianak 1
152 Widijanti Adhipurna Jakarta 1
153 Dhea A Sugianto Jakarta 1
154 Bayu Indra Pambudi Jakarta 1
155 Kenny Soegianto Jakarta 1
156 Irma Astaria Leonardo Jakarta 1
157 Norman Kosasih & Caroline Jakarta 1
158 Madha Lanny Bandarlampung 1 1 1
159 Andi S Kurniawan Tangerang 1
160 Kho Emilia Jakarta 1 SBP
161 Yulianti Jakarta 1
162 Yanti Wongso Winoto Denpasar 1 1 1
163 Martha Tjhay Jakarta 1 1 1
164 Deddy Suristo Bandarlampung 1 1 1
165 Henny Wati Jakarta 1 1 1
166 Ludi Tanjungpinang 1 1 1
167 Simon Scorpio Bandung 1 1 1
168 Andrian Yonatan Jakarta 1 1 1
169 Leni Ong Medan 1 1 1
170 Lie Fe Lie Jakarta 1 1 1
171 Lucy Chrysantina Jakarta 1 1 1
172 Moeljati Suprajogi Jakarta 1 1 1
173 Vincentius Afen Syafei Tangerang 1 1 1
174 Sri Budi Rahayu Manokwari 1 1 1
175 Meilinda Jauwhanes Makassar 1 1 1
176 Roben Denpasar 1 1 1
177 Marwali Lino Medan 1 1 1
178 Anastasia Sumartini Bontang 1 1 1
179 Asia Pekanbaru 1 1 1
180 Yogie Soedira & Cilica Jakarta 1 1 1
181 Ariadny Widyanti Jakarta 1 1 1
182 Tony Gunawan Jakarta 1 1 1
183 Tiarma Simare Mare Medan 1 1 1
184 Tasliaty Jakarta 1 1 1
185 Mervina Gunawan Makassar 1 1 1
186 Jony Soedjono & Lisa Mulyadi Jakarta 1 1 1
187 Denny Wijaya Batam 1 1 1
188 Sumino Samarinda 1 1 1
189 Grace Karina P Jakarta 1 1 1
190 Dina Febriana Jakarta 1 1 1
191 Meliantha Jakarta 1 1 1
192 Cindy Rahardja & Adi Arif Wibawa Jakarta 1 1 1
193 Indra Gunawan Batam 1 1 1
194 Lina Kwok Tanjungpinang 1 1 1
195 Osrinita Oesman Jakarta 1 1 1
196 Tri Ari Noviyanti Bogor 1 1 1
197 John Edwin Asmara Jakarta 1 1 1
198 Risa Elga Gozali Jakarta 1 1 1
199 Fendy Sentoso Medan 1 1 1
200 Freddy Jakarta 1 1 1
201 Lenny Anglia Halim Jakarta 1 1 1
202 Ignatius Anthony Spiro Jakarta 1 1 1
203 Michael Lesmana Tjahyadi Jakarta 1 1 1
204 Daniel Jonathan Jakarta 1 1 1
205 Sri Puji Utami Jakarta 1 1 1
206 Andrew Jakarta 1 1 1
207 Khoe Wiwi Kurniawati Jakarta 1 1
208 Yudi Haliman Tangerang 1 1 1
209 Johan Bachtiar T Permana Jakarta 1 1 1
210 Lia Indra Harto Jakarta 1 1 1
211 Margayawati Jakarta 1 1 1
212 Yuli Thanuwijaya & Anastasia Suryani H Jakarta 1 1 1
213 Jauw Suliyana Makassar 1 1 1
214 Lucia Dewani Soeradji Jakarta 1 1 1
215 Trisnaningsih Jakarta 1 1 1
216 Budi Andrianto Jakarta 1 1 1
217 Sutrisno Medan 1 1 1
218 Dodot Ery Julianto & Ruth Yunita Jakarta 1 1 1
219 Ni Made Widiari Jakarta 1 1 1
220 Muhammad Niswadi Bandarlampung 1 1 1
221 Agnes Surjadi Jakarta 1 1 1
222 Herlinwaty Medan 1 1 1
223 Denny Michael Karundeng Medan 1 1 1
224 Fenny Jakarta 1 1 1
225 Gede Budiada & Sriwaty Denpasar 1 1 SBP
226 Tjiptawan Halim Denpasar 1 1 SBP
227 Johan Medan 1 1 SBP
228 Tji Phin Bun Jakarta 1 1
229 Sarah Devianti Jakarta 1 1
230 Nixsonking Jakarta 1 1 SBP
231 Melinda Jakarta 1 1 SBP
232 Christian Sontani Jakarta 1 1 SBP
233 Qserin Chandra Medan 1 1 SBP
234 Suwarto Batam 1 1 SBP
235 Fitrie Yulianti Jakarta 1 1 SBP
236 Yeny Dewi Krismawati Denpasar 1 1 SBP
237 Yulaifatur Rosida & Mas Kahono Heri BN Madiun 1 1 SBP
238 Ali Adrian Wirakusuma Medan 1 1 SBP
239 Sinny Jakarta 1 1 SBP
240 Monica Boentaran Jakarta 1 1
241 Kim Hon Jakarta 1 1
242 Bong Henny Bandung 1 1 SBP
243 Eva Simawaty Tangerang 1 1 SBP
244 Bebih Cendrawati & Gemawan Muljana Jakarta 1 1
245 Shanty Widjaja Jakarta 1 1 SBP
246 Ratna Mariana RY Jakarta 1 1 SBP
247 Helena Virginia Gunario Jakarta 1 1 SBP
248 Ratna Kusuma Dewi Denpasar 1 1 SBP
249 Nico Maryono Jakarta 1 1 SBP
250 Wie Wie Medan 1 1 SBP
251 Ati Jakarta 1 1

Tertarik memiliki penghasilan miliaran melalui bisnis asuransi di ASN? Klik di Cara Menjadi Agen Allianz. []

Untuk konsultasi bisnis asuransi di Allianz secara gratis, silakan menghubungi saya:

Natanael (Business Eksekutif ASN tinggal di Surabaya – Sidoarjo)

HP/WA 08113436830

email: natanael.albertus@gmail.com