Tag Archives: agen allianz surabaya

Asuransi Sakit Kritis Membantu Biaya Jika Kita Terdiaknosa Sakit Kritis

Smartlink Allianz memiliki fasilitas yang salah satunya bermanfaat jika kita tiba-tiba terdiaknosa sakit kritis, misalnya jantung, stroke, gagal ginjal, kanker, dll.

Asuransi sakit kritis adalah asuransi yang wajib dibeli oleh setiap orang agar supaya di saat terkena/ terdiagnosa penyakit kritis, keuangan/ finansial dari orang itu tidak sampai habis/bangrut. Anda akan diberikan uang santunan dalam jumlah besar (sesuai kontrak saat di awal kita beli polis) jikalau di masa yang akan datang, Anda terkena penyakit kritis.

Sebenarnya apa saja sih penyakit kritis yang diberi santunan? Artinya sakit kritis yang seperti apa yang mesti dialami oleh nasabah asuransi sakit kritis Allianz, barulah Allianz akan memberikan uang santunan kepada si nasabah tersebut? Hampir sebagian besar jenis penyakit kritis yang kita tahu dan telah pernah kita dengar sebelumnya, termasuk di dalamnya seperti :

1. Serangan Jantung Pertama
2. Stroke
3. Operasi Jantung Koroner
4. Operasi Penggantian Katup Jantung
5. Kanker
6. Gagal Ginjal
7. Kelumpuhan
8. Multiple Sclerosis
9. Transplantasi Organ Vital Tubuh
10. Penyakit Alzheimer/Gangguan Otak Organik Degeneratif yang tidak dapat pulih kembali.
11. Koma
12. Penyakit Parkinson
13. Terminal Illness
14. Penyakit Paru-paru Kronis/Tahap Akhir
15. Penyakit Hati Kronis
16. Penyakit Motor Neuron
17. Muscular Dystrophy
18. Anemia Aplastis
19. Operasi Pembuluh Aorta
20. Hepatitis Fulminant
21. Pulmonary Arterial Hypertension Primer
22. Meningitis Bakteri
23. Tumor Otak Jinak
24. Radang Otak
25. Luka Bakar
26. Poliomyelitis
27. Trauma Kepala Serius
28. Apallic Syndrome
29. Penyakit Jantung Koroner Lain Yang Serius
30. Angioplasti dan penatalaksanaan invasif lainnya untuk Penyakit Jantung Koroner
31. Lupus Eritematosus Sistemik (Systemic Lupus Erythematosus)
32. HIV Yang didapatkan melalui Transfusi Darah dan Pekerjaan
33. Tuli (Hilangnya fungsi Indra pendengaran)
34. Bisu (Kehilangan Kemampuan Bicara)
35. Kebutaan
36. Skleroderma progresif
37. Penyakit Kista Medullary
38. Cardiomyopathy
39. Aneurisma Pembuluh Darah Otak Yang Mensyaratkan Pembedahan
40. Terputusnya Akar -Akar Syaraf Plexus Brachialis
41. Stroke Yang Memerlukan Operasi Arteri Carotid
42. Operasi Scoliosis Idiopatik
43. Pankreatitis Menahun Yang Berulang
44. Penyakit Kaki Gajah Kronis
45. Hilangnya Kemandirian Hidup
46. Kematian Selaput Otot atau Jaringan (Gangrene)
47. Rheumatoid Arthritis Berat
48. Colitis Ulterative Berat (Cronh’s disease)
49. Penyakit Kawasaki Yang Mengakibatkan Komplikasi Pada Jantung

Artinya jika kita sampai terkena salah satu dari penyakit kritis tersebut maka kita tidak perlu bingung memikirkan masalah uang. Karena uang dalam jumlah besar telah dipersiapkan untuk kita.

Hebatnya, jika kita baru terdiagnosa dan terkena penyakit kritis di tahap awal (early stage), kita juga sudah bisa mendapatkan 50% dari total uang santunan asuransi sakit kritis Allianz.

Penjelasan lebih lanjut atau pendaftaran polis asuransi Smartlink dengan tambahan fasilitas manfaat uang santunan jika terkena sakit kritis dapat menghubungi:

Agen Asuransi Allianz

Natanael

HP/WA 08113436830

line: natanael1975

Advertisements

Mengenal Tujuan Investasi dan Proteksi dalam Asuransi Pendidikan

Pendidikan sangat penting bagi anak-anak. Kini, pendidikan memiliki jalur yang sangat beragam dan bisa dipilih sesuai dengan minat anak. Tugas sebagai orang tua yang baik tentu saja membimbing dan memfasilitasi minat tersebut.

Soal manfaat asuransi pendidikan bagi anak, tentu saja asuransi tersebut akan memastikan ketersediaan dana pendidikan untuk buah hati Anda. Manakah nilai yang ingin Anda capai saat ikut serta dalam asuransi pendidikan, investasi atau proteksi?

Asuransi pendidikan mungkin bisa menjadi salah satu sistem investasi. Investasi yang bertujuan untuk mengumpulkan dana bagi kebutuhan pendidikan anak di masa depan. Namun, lebih dari sekadar itu, nilai proteksi adalah tujuan nomor satu untuk melindungi kesejahteraan anak Anda. Dengan demikian, Anda jadi bisa mempersiapkan dukungan pendidikan yang maksimal bagi keinginan anak Anda di masa depan.

Tabungan-asuransi-pendidikan-allianzPilih asuransi Pendidikan Terbaik dari Allianz

Demi mendapatkan manfaat asuransi pendidikan terbaik, tentu Anda harus memulainya dengan teliti. Memilih asuransi pendidikan dengan teliti akan menghindarkan Anda dari sejumlah risiko. Sehingga nantinya Anda tak kaget jika asuransi tersebut tidak cukup untuk biaya pendidikan anak di masa depan.

Manfaat asuransi pendidikan akan terasa semakin maksimal jika dimulai sedini mungkin. Semakin muda usia anak, maka jumlah premi yang harus dibayarkan akan semakin ringan. Kesempatan memulai asuransi pendidikan sejak dini sebaiknya diiringi dengan proyeksi jumlah asuransi secara cermat. Anda patut mempertimbangkan jumlah dana yang nantinya bisa diklaim di masa depan. Karena, sejatinya biaya untuk pendidikan pun turut mengalami inflasi seiring dengan perkembangan zaman.

Saat ini, asuransi pendidikan bisa masuk kategori kebutuhan utama. Hal ini dikarenakan biaya pendidikan yang semakin hari semakin tinggi. Kenaikan biaya pendidikan mencapai 10-15%/tahun dan tidak pernah turun.  Maka dari itu dibutuhkan solusi cerdas untuk mengatasi masalah ini. Mulai menabung di asuransi pendidikan bisa jadi pilihan.
10 PERTANYAAN YANG BISA MENGUBAH MASA DEPAN ANAK ANDA
Silahkan di jawab!
1. Apakah anda sayang pada putra/putri anda?
2. Apakah anda Ingin kehidupan mereka lebih baik dari kondisi anda saat ini?
3. Apakah anda ingin mewujudkan impian mereka?
4. Apakah anda mau melakukan apapun agar impian mereka terwujud?
5. Apakah anda tau bahwa itu semua butuh pendidikan yang baik?
6. Apakah anda tau jika pendidikan yang baik butuh biaya besar?
7. Apakah anda tau biaya pendidikan semakin hari semakin mahal?
8. Supaya lebih ringan, apakah anda mau mempersipkan mulai dari sekarang?
9. Jika ada tabungan yang bisa membantu anda mengatur dan mempersiapkan dana pendidikan putra/putri anda, apakah anda mau menabung di tabungan ini?
10. Jika tabungan ini setorannya dimulai dari angka 500.000/ th, apakah anda mau mulai menabung dr sekarang?
Asuransi pendidikan ini dapat ditaruh di Tapro Allianz (smartlink).

 

Asuransi Tapro Allianz memiliki kelebihan selain melipatgandakan investasi juga memberikan beck up dana jika sakit kritis, kecelakaan sampai cacat tetap total, cacat karena sakit kritis (stroke), dan meninggal.

Hanya dengan keputusan anda untuk menyisihkan pembayaran premi secara bulanan, semesteran, kwartalan maupun tahunan, anda sudah memberikan jaminan pendidikan untuk putra putri anda.

Info lebih lanjut:

Hubungi: Natanael Agen Allianz Life

HP/WA: 08113436830

Santunan Harian Belum Cukup untuk Mengganti Biaya Sakit Kritis

Produk asuransi santunan harian (cash plan) menjadi sorotan di dunia asuransi karena patut diduga telah disalahgunakan oleh sejumlah nasabah untuk meraih keuntungan sesaat. (Baca di: Produk Cash Plan Rawan Penipuan)

Santunan Harian merupakan santunan asuransi yang memberikan uang tunai berdasarkan jumlah hari dirawat inap. Misalnya, nasabah memiliki asuransi yang memberikan santunan sebesar 1 juta per hari, lalu dia dirawat inap selama 5 hari, maka dia berhak mendapatkan uang 5 juta. Selain santunan untuk rawat inap, produk ini juga sering dilengkapi dengan santunan untuk pembedahan.

Produk asuransi santunan harian atau disebut juga cash plan, memiliki karakteristik bisa double claim dengan asuransi kesehatan lain yang dimiliki, dan cara klaimnya menggunakan sistem reimbursement (bayar dulu lalu ajukan klaim dengan melampirkan kuitansi legalisir dan resume medis).

Di Allianz, asuransi santunan harian tersedia sebagai rider pada produk Tapro Allisya Protection Plus dengan nama Flexicare Family.

Produk ini pada dasarnya berfungsi untuk menggantikan penghasilan yang hilang karena tidak bekerja selama dirawat inap, dan juga sebagai pelengkap asuransi kesehatan cashless yang dimiliki, karena biaya sakit bukan hanya biaya medis, tapi juga biaya nonmedis seperti makan orang yang jaga, pulsa, dan transportasi.

Namun, asuransi santunan harian itu belum cukup membantu membantu problem keuangan anda jika kejadiannya adalah penyakit kritis (Jantung, stroke, kanker, dll).

Contoh: ada orang kena kanker atau stroke dan membutuhkan biaya 1 miliar. Katakanlah dia dirawat dalam waktu yang cukup lama, misalnya 30 hari, dan santunan harian yang diambilnya cukup besar misalnya 1,5 juta per hari, maka dia hanya mendapatkan uang 45 juta.

Uang 45 juta belum cukup jika orang tersebut tiba-tiba terdiaknosa sakit kritis. Sakit kritis membutuhkan biaya besar.

Dalam kasus ini, dia wajib memiliki asuransi yang lebih kuat, yaitu asuransi penyakit kritis. Ambillah uang pertanggungan yang cukup besar, minimal 1 miliar, untuk mengantisipasi kondisi terburuk dalam hidup semacam terkena penyakit kritis.

Jadi, jika anda menginginkan asuransi santunan harian, itu baik-baik saja asalkan anda sudah memiliki asuransi kesehatan cashless dan asuransi penyakit kritis.

Dan sekarang ini, mengingat ada problem terkait moral hazard (niat) yang cukup serius dengan sejumlah orang yang mengambil asuransi santunan harian, saya tidak akan melayani permintaan asuransi santunan harian jika orang itu belum memiliki asuransi kesehatan dan penyakit kritis dengan nilai proteksi yang memadai.

Kepada setiap orang yang menginginkan asuransi santunan harian, jika dia belum memiliki asuransi kesehatan cashless dan penyakit kritis, saya akan menawarkan untuk juga mengambil dua jenis asuransi yang lebih penting ini.

Contoh ilustrasi seperti tergambar di bawah:

Ilustrasi Flexi dan HSC dan CI.PNG

Seorang pria usia 30 tahun, menyetor premi 2,5 juta per bulan untuk produk Tapro Allisya Protection Plus. Manfaat proteksi yang dia peroleh:

  1. Santunan harian (Flexicare) sebesar 1 juta per hari plus ada untuk pembedahan sesuai kategorinya.
  2. Perlindungan dari 100 kondisi penyakit kritis (CI100) sebesar 1 miliar
  3. Rawat inap cashless (HSC+) plan kamar 1 juta
  4. Perlindungan meninggal dunia sebesar 200 juta. UP jiwa harus ada karena merupakan produk dasar dari Tapro.

Tabel Flexicare 10 unit

Tabel Manfaat HSC 1000

Dengan manfaat produk yang lengkap seperti ini, jika dia kena sakit diare dan harus dirawat selama 5 hari, maka dia bisa menggunakan kartu cashless dari rider HSC+ dan setelah itu bisa mengklaim santunan harian sejumlah 5 juta (5 x 1 juta per hari) dari rider Flexicare.

Jika dia kena kanker sehingga harus dirawat inap lebih lama, plus harus operasi dan kemoterapi, maka dia bisa mengandalkan kartu cashless dari HSC+, lalu mendapat santunan harian dari rider Flexicare, dan yang lebih besar adalah uang 1 miliar dari rider CI100.

Saya tidak dapat membayangkan jika dia terkena kanker tapi hanya memiliki produk santunan harian (Flexicare), maka dia akan mengalami kesulitan keuangan yang sangat berat.

(Cerita diambil dari asuransi-santunan-harian-itu-uang-receh-jika-kejadiannya-penyakit-kritis/)

Untuk konsultasi asuransi secara GRATIS, hubungi saya:

Natanael Konsultan Asuransi Allianz/Agen berlisensi tinggal di Surabaya-Sidoarjo

HP/WA 08113436830

email: natanael.allianz@gmail.com

Hidup Tanpa Asuransi Membuat Jatuh dalam Riba

Benarkah jika anda tidak memiliki asuransi berarti hidup anda akan jatuh dalam riba? Salah satu alasan yang paling ditakuti umat Muslim ketika diperkenalkan dengan yang namanya produk asuransi adalah karena ada ribanya. Dosa riba itu ada 70 tingkatan dan tingkatan terendahnya setara dengan dosa seorang lelaki yang menikahi ibunya sendiri.

Itulah sebabnya Allianz membentuk sebuah unit bisnis yang khusus menangani asuransi berbasis Syariah (Allisya). Bukan hanya sekedar nama namun dengan konsep pendirian yang sangat jauh berbeda. Asuransi Allianz Syariah menganut konsep risk sharing bukan risk transfering, artinya ketika kita mengambil program ini maka setiap resiko yang terjadi akan ditanggung bersama oleh seluruh peserta bukan dialihkan ke perusahaan.

Selain itu, tempat pengelolaan dana dan alokasi penempatan dana juga berbeda. Perlu diketahui bahwa Asuransi Allianz Syariah kembali menerima penghargaan sebagai asuransi Syariah terbaik di 2016, setelah di tahun tahun sebelumnya juga telah menerima penghargaan yang sama.

asuransi allianz syariah terbaik

Dan perlu dicatat bahwa Allianz Syariah tunduk pada fatwa DSN MUI yang mengatur tentang pedoman umum asuransi syariah, akad-akad yang bisa digunakan dalam asuransi syariah dan semua yang berkaitan dengan asuransi syariah.

Dimana asuransi syariah (Ta’min, takaful, tadhamun) adalah usaha saling melindungi dan tolong-menolong di antara sejumlah orang melalui investasi dalam bentuk aset dan atau tabarru’ yang memberikan pola pengembalian untuk menghadapi risiko tertentu melalui akad (perikatan) yang sesuai dengan syariah.

asuransi syariah allianz terbaik

Seperti fatwa DSN MUI NO: 21/DSN-MUI/X/2001 tentang pedoman umum asuransi syariah, fatwa DSN MUI NO: 52/DSN-MUI/III/2006 tentang akad wakalah bil ujrah pada asuransi syari’ah dan reasuransi syari’ah.

Apakah Anda meragukan kredibilitas DSN MUI?

 

 

 

Bagaimana Masa Tunggu Penyakit Khusus pada Askes Rawat Inap Rumah Sakit

Berapa masa tunggu penyakit khusus pada asuransi Allianz saat opname di rumah sakit?

Sebelum menjawab pertanyaan tersebut saya akan menjelaskan jenis produk asuransi kesehatan Allianz yakni:

 

1. Hospital and Surgical Care Plus (HSC+)

2. Flexicare Family

3. Smartmed Premier

4. Smarthealth Maxi Violet

5. Allisya Care

Khusus rawat inap rumah sakit atau pembedahan yang diakibatkan oleh kecelakaan, maka tidak ada masa tunggu. Artinya setelah polis asuransi aktif, maka nasabah sudah bisa langsung menggunakan manfaat rawat inap rumah sakit ini apabila si nasabah tertimpa kemalangan berupa kecelakaan yang  mengharuskan mereka di opname di rumah sakit ataupun menjalani pembedahan di rumah sakit.

Mengapa asuransi Allianz tidak menetapkan masa tunggu untuk manfaat rawat inap rumah sakit dan pembedahan untuk kasus kecelakaan? Karena yang namanya kecelakaan itu adalah kejadian yang terjadi secara tiba tiba dan tidak dapat di sangka sangka.

Penyakit selain Kecelakaan

Jika nasabah terkena penyakit demam berdarah, typus, diare, infeksi saluran kencing, dll yang membutuhkan perawatan rawat inap rumah sakit ataupun pembedahan. Apakah tidak dikenakan masa tunggu seperti kecelakaan? Jawabannya tergantung manfaat asuransi kesehatan yang diambil. Jika nasabah memilih asuransi kesehatan Hospital and Surgical Plus (HSC+), Flexicara Family, dan Smartmed Premier, maka ada masa tunggu 30 hari dari sejak polis asuransi nya aktif baru bisa digunakan.

Artinya setelah lewat 30 hari dari sejak polis asuransi aktif, baru asuransi Allianz akan mengcover rawat inap rumah sakit atau pembedahan. Jadi jika 10 hari setelah polis aktif kemudian si nasabah dirawat inap di rumah sakit karena kena diare maka Allianz tidak akan mengcover biaya tersebut. Namun jika 50 hari kemudian si nasabah di rawat di rumah sakit karena dbd (demam berdarah) maka asuransi kesehatan nya sudah bisa digunakan dan Allianz akan mengcover biaya rumah sakit nya.

Sedangkan untuk Smarthealth Maxi Violet dan Allisya Care tidak ada masa tunggu alias masa tunggunya 0 hari. Artinya setelah polisnya aktif, manfaat rawat inap rumah sakit dan pembedahan nya sudah langsung berlaku. Nasabah sudah bisa langsung memanfaatkan rawat inap rumah sakit dan pembedahan setelah polis aktif.

Selain ini, kalau di asuransi kesehatan rumah sakit, ada lagi yang namanya penyakit khusus. Penyakit khusus yaitu beberapa penyakit tertentu yang saat kita ikut asuransi memang belum di derita, namun nasabah dikenakan masa tunggu 1 tahun (12 bulan) baru bisa di cover. Artinya untuk perawatan atas penyakit khusus, biaya atas rawat inap rumah sakit atau pembedahan baru akan dicover oleh Allianz apabila usia polis sudah melebihi 1 tahun atau 12 bulan.

Penyakit khusus yang memiliki masa tunggu 1 tahun di Asuransi kesehatan Allianz (Hospital and Surgical Plus, Flexicare Family, Smarthealth Maxi Violet, Allisya Care, SmartMed Premier) adalah :

  1. Batu di Ginjal, Saluran/Kandung Kemih, Saluran/Kandung Empedu
  2. Penyakit Jantung, Pembuluh darah jantung dan Pembuluh darah otak (contoh: Penyakit Jantung Koroner, Stroke)
  3. Hipertensi, Hiperlipidemia (contoh : Hiperkolesterol, Hipertrigliserid)
  4. Katarak
  5. Segala jenis Tumor atau Kista
  6. Penyakit yang berhubungan dengan Telinga, Hidung dan Tenggorokan yang memerlukan dan telah dilakukan pembedahan
  7. Kencing Manis (Diabetes Mellitus)
  8. Tuberkulosis (TBC) dan semua komplikasinya
  9. Gangguan Kelenjar Tiroid
  10. Gagal Ginjal Kronis
  11. Segala jenis Hernia (contoh: Hernia Nucleus Pulposus, Hernia Inguinalis) dan Wasir (Haemorrhoid)
  12. Segala jenis gangguan hematologi (contoh: Anemia, Leukemia, Thalassemia)

Sampai saat ini hanya ada 12 penyakit khusus itu saja yang dikenakan masa tunggu 1 tahun di asuransi kesehatan Allianz.

Mengapa terhadap penyakit khusus ini ada masa tunggu 1 tahun ? Karena jika kita lihat semua penyakit khusus tersebut adalah penyakit yang membutuhkan proses dalam perjalanannya dari awal terjadi sampai timbul keluhan dan perlu diambil tindakan / pengobatan secara medis. Jadi jika seseorang tidak rajin melakukan medical cek up secara rutin, maka “perasaan” nya semua baik-baik saja karena dia tidak merasakan keluhan. Padahal mungkin saja saat itu nasabah yang bersangkutan sudah menderita penyakit jantung, namun tidak merasakan gejalanya. Karena ketidaktahuan dari calon nasabah ini maka saat pengisian aplikasi pendaftaran asuransi kesehatan semua pertanyaan mengenai penyakit khusus tersebut secara wajar dianggap tidak ada.

Tetapi jika dari awal, calon nasabah sudah tahu kalau dia ada menderita gangguan kesehatan atau penyakit tertentu, maka sangat wajar untuk penyakit tsb dan komplikasinya, akan dikecualikan permanen oleh Asuransi, alias tidak dicover. Penyakit seperti ini dinamakan penyakit pre existing yaitu penyakit yang sudah ada sebelum nasabah mendaftar asuransi sehingga semua penyakit ini akan dikecualikan permanen alias tidak akan dicover jika nantinya muncul di kemudian hari.

Kecuali untuk produk asuransi kesehatan Smartmed Premier, untuk penyakit pre existing tertentu akan dicover setelah lewat 2 tahun (24 bulan) dari sejak polis aktif. Jadi di asuransi kesehatan rumah sakit Smartmed Premier Allianz, untuk penyakit pre existing tertentu akan dikenakan masa tunggu 24 bulan (1 tahun) setelah polis aktif baru penyakit pre existing itu bisa dicover oleh asuransi. Sedaangkan di asuransi kesehatan rawat inap rumah sakit lainnya selain Smartmed Premier, penyakit pre exiswting ini akan dikecualikan permanen.

 

 

Konsultasi lebih lanjut dan pendaftaran polis bisa menghubungi:

Natanael Agen Allianz Berlisensi

HP/WA: 08113436830

email: natanael.allianz@gmail.com

Pernyataan Resmi PT.Allianz Life Terkait Status Keberatan Klaim Nasabah

Terkait pelaporan oleh seorang nasabah dalam kasus klaim produk asuransi santunan harian, PT Asuransi Allianz Life Indonesia telah mengeluarkan dua pernyataan resmi.

Yang pertama dikeluarkan tanggal 28 September 2017, dengan judul “Pernyataan Resmi dari PT Asuransi Allianz Life Indonesia Terkait Kasus Keberatan Status Klaim Nasabah“. Bisa dilihat di web Allianz Life Indonesia (http://www.allianz.co.id). Isinya sebagai berikut:

Pernyataan Resmi Allianz ttg Peninjauan Ulang Klaim 1

Pernyataan kedua dikeluarkan tanggal 2 Oktober 2017, dengan judul “Allianz Keluarkan Pernyataan Mengenai Peninjauan Ulang Klaim“. Bisa dilihat di web Allianz Life Indonesia (http://www.allianz.co.id) dan disiarkan pula di beberapa media. Isinya sbb:

Pernyataan Resmi Allianz ttg Peninjauan Ulang Klaim

Pernyataan Resmi Allianz ttg Peninjauan Ulang Klaim 2

Intinya, Allianz menghormati hak nasabah untuk mengajukan keberatan mengenai klaimnya. Sebagai perusahaan asuransi terbesar dunia, tidak mungkin Allianz akan mengorbankan reputasinya hanya demi menghindari membayar klaim.

Kepada para nasabah lain dan para calon nasabah, tidak perlu khawatir dengan komitmen Allianz untuk membayar klaim. Dilakukannya pendalaman atas klaim seorang nasabah ini merupakan satu upaya untuk memastikan bahwa klaim yang diberikan merupakan hak nasabah dan juga untuk melindungi jutaan nasabah lainnya dari pembayaran klaim yang tidak memenuhi syarat.

Dan jangan lupa untuk selalu memproteksi diri dan keluarga anda dengan proteksi yang mencukupi, bukan sekadar punya.

 

Untuk konsultasi asuransi secara GRATIS, hubungi saya:

Natanael Agen Allianz Berlisensi

HP/WA: 08113436830

email: natanael.allianz@gmail.com

 

 

Tabel Baru Ambil UP Jiwa Rp 2,5 Miliar Tanpa Medis

Allianz Life Indonesia terhitung mulai tanggal 18 September 2017, menerapkan tabel tes medis baru untuk pengajuan asuransi jiwa individu. Dengan tabel baru ini, batas tanpa tes medis mengalami kenaikan dari sebelumnya 2M menjadi 2,5M untuk usia 18 sd 45 tahun.

taproKetentuan ini berlaku untuk calon nasabah yang sehat tanpa riwayat sakit, yang dinyatakan melalui jawaban pertanyaan di SPAJ (Surat Permohonan Asuransi Jiwa). Jika ada riwayat sakit, tetap ada kemungkinan diminta tes medis berapa pun UP yang diambilnya.

Kenaikan batasan non-medical test ini tentunya akan semakin memudahkan para nasabah maupun calon nasabah untuk memperoleh uang pertanggungan yang besar di Allianz. Aturan ini berlaku baik untuk produk syariah maupun konvensional, dan penghitungan UP untuk keduanya dipisah.

Selengkapnya tabel tes medis terbaru bisa dilihat di tabel di bawah:

Tabel Tes Medis untuk Dewasa (Usia 18-70 Tahun)

 

Tabel tes medis 2017 1

 

Tabel Tes Medis untuk Anak (Usia 0-17 Tahun)

Tabel tes medis anak

Keterangan dan Rincian Tipe Tes Medis

Tabel tes medis keterangan

Catatan

  • Ketentuan pada tabel di atas berlaku mulai 18 September 2017.
  • Karena sekarang UP penyakit kritis bisa lebih besar dari UP jiwa, maka penentuan tes medis dilihat berdasarkan total UP jiwa atau total UP penyakit kritis, mana yang lebih besar.
  • Total UP jiwa mencakup: Asuransi dasar/total Payor (mana yang lebih besar) + Term Life.
  • Total UP penyakit kritis mencakup: CI Plus + UP CI100 + CI Accelerated.
  • Status NM (Non-Medical) di hanya didasarkan pada uang pertanggungan dan usia, dan belum memperhitungkan kondisi kesehatan calon nasabah.
  • Calon nasabah yang memiliki riwayat sakit (misal: pernah rawat inap, pernah operasi, punya asam urat, punya riwayat diabetes, dll), ada kemungkinan dikenakan tes medis tanpa melihat usia dan besarnya uang pertanggungan, untuk mengetahui kondisi kesehatan terbaru.
  • Pemeriksaan kesehatan dilakukan di RS atau klinik yang bekerja sama dengan Allianz. Biaya pemeriksaan ditanggung Allianz, kecuali untuk pemulihan polis atau pengajuan ulang.
  • Calon peserta yang melakukan tes darah (Tipe B, C, D, E) diharuskan puasa minimal 10 jam sebelumnya (tidak makan apa pun kira-kira mulai pukul 10 malam), boleh minum air putih.
  • Uang pertanggungan dari polis-polis sebelumnya yang belum melewati masa 2 tahun dihitung dalam penentuan tes medis. Sedangkan jika telah melewati usia 2 tahun tidak dihitung lagi.

Contoh Ilustrasi

Bagaimana mendapatkan UP 2,5M dan berapa minimal preminya untuk usia 45 tahun?

Dengan mengombinasikan UP dasar (sd usia 100th) dengan rider Termlife (sd usia 70th), preminya cukup 2,1 juta per bulan. Ilustrasinya di bawah:

Ilustrasi 2,5M NM

Keterangan:

  • Jika meninggal dunia sebelum usia 70 tahun, cair UP 2,5M + nilai investasi
  • Jika meninggal dunia setelah usia 70 tahun dan sebelum usia 100 tahun, cair UP 500 juta + nilai investasi.

Bagaimana jika ingin UP 2,5M sampai usia 100 tahun? Preminya 3,5 juta per bulan.

Ilustrasi 2,5M 100th

Premi akan lebih tinggi untuk usia di atas 45 tahun, dan bisa lebih rendah untuk usia di bawah 45 tahun. Premi juga akan lebih rendah untuk perempuan. []

(informasi disardur dari https://myallisya.com/2017/09/25/tabel-tes-medis-2017-tanpa-tes-kesehatan-hingga-up-25m/)

Untuk konsultasi asuransi secara GRATIS, atau meminta ilustrasi, silakan menghubungi saya:

Natanael Agen Allianz Life Berlisensi

HP/WA 08113436830

email: natanael.allianz@gmail.com