Tag Archives: agen asuransi alianz sidoarjo

Pendarahan Jempol Kaki di Luar Negeri Beres dengan Klaim Asuransi Allianz

Kisah nasabah di bawah ini merupakan kisah nasabah saat di luar negeri. Dia mengajukan klaim saat mengalami pendarahan jempol kakinya.

Nama nasabah: Deni Triwahyudi

Pada bulan Desember 2016, saya mengalami kecelakaan kerja di sebuah perusahaan kapal di Taiwan sehingga jempol kaki kiri saya cedera. Saya mengingat betul detail kejadiannya. Saat itu saya ingin memperbaiki sebuah alat di atas kapal tetapi saya tidak menggunakan safety shoes karena akan menyelesaikannya di dalam sebuah ruangan. Tanpa disengaja saat saya membuka sebuah alat, sesuatu yang terbuat dari bahan besi menimpa kaki saya yang menyebabkan pendarahan pada jari kaki. Saya sangat panik karena khawatir dengan kondisi jari kaki saya tersebut, serta pembiayaan saat berobat.

Saya pun langsung melaporkan kejadian tersebut kepada kantor agar dapat segera dirujuk ke rumah sakit di Taiwan. Saat itu saya baru teringat bahwa saya memiliki polis asuransi Allianz tetapi saya belum memperoleh manfaat dari perlindungan yang saya miliki. Setelah perawatan selesai dilakukan, saya pun mencoba menghubungi agen asuransi saya yang berada di Indonesia yaitu Ibu Indah. Saya sempat menanyakan bahwa apakah asuransi Allianz dapat digunakan di Taiwan, tetapi ternyata tidak semua rumah sakit dapat menerima kepesertaan Allianz.

Di situlah saya merasa peranan Ibu indah sebagai agen saya sangat menolong karena menemani saya selama proses klaim. Cara klaim yang disyaratkan oleh Allianz pun tergolong mudah karena hanya perlu menyerahkan beberapa berkas dokumen pendukung dari rumah sakit seperti kuitansi pembayaran asli, hasil cek laboratorium, salinan resep obat, dan mengisi formulir dari Allianz, antara lain formulir klaim rawatinap, resume medis, dan formulir klaim asuransi kecelakaan diri. Setelah semuanya lengkap dan terkirim kepada Ibu Indah, dua pekan setelahnya pun seluruh pembiayaan perawatan rumah sakit telah digantikan oleh Allianz.

Betapa saya merasa bahwa Allianz sangat setia menemani saya di dalam kondisi kritis sekalipun, baik itu saat saya menderita risiko sakit di luar negeri, selama proses klaim berjalan, sampai akhirnya klaim saya pun dibayar oleh Allianz. Kini saya benar-benar memahami pentingnya manfaat dilindungi asuransi.

(Testimoni diambil dari allianz.co.id)

Ingin mendaftar asuransi kesehatan Allianz hubungi saya

Natanael, Agen asuransi Indonesia

HP/WA 08113436830

Advertisements

Pembayaran Klaim Kanker Rp200jt

Foto diatas adalah bukti klaim sakit kritis Kanker senilai Rp200jt. Sebenarnya nilai Rp200jt sedikit. Nasabah bisa kontrak Rp1Milyar. Faktor kemampuan bayar premi jadi alasan. Hanya jika dihitung kalau terkena Kanker, biaya pasti lebih besar.

Tapi syukurlah. Ibu ini sdh diberi santunan untuk membantu biaya obati Kankernya.

Yang terpenting adalah perlindungan keuangan keluarga. Bukan hanya nabung2. Apalagi si nasabah baru bayar premi 13 bulan. Coba bayangkan. Cujup gak nabung misal 1jt selama 13 bulan. Dan langsung dapat cash Rp200jt. Ini adalah asuransi

Ingin info atau daftar polis aauransi kanker hubungi

Natanael, agen asuransi Allianz tinggal di Surabaya dan Sidoarjo

HP/WA 08113436830

EMPAT RISIKO HIDUP YANG MEMBUTUHKAN ASURANSI

Kenapa manusia butuh asuransi?
Karena dalam hidup ini ada risiko yang tidak dapat diduga dan menimbulkan dampak keuangan yang besar.

Seandainya tidak ada risiko, maka tidak akan ada asuransi. Seandainya ada risiko tapi waktu kedatangannya dapat diketahui, maka kita dapat mengantisipasinya dengan cara lain.
Dan seandainya risiko yang tidak dapat diduga ini dampak keuangannya tidak besar, maka kita juga dapat menghadapinya tanpa asuransi.

Jadi, manusia butuh asuransi karena ada risiko dengan dua ciri:

1. Tidak dapat diduga alias waktu kejadiannya tidak dapat diketahui.
2. Menimbulkan dampak keuangan yang besar, dalam arti akan berat atau bahkan tidak sanggup kalau ditanggung sendiri.
Risiko apa saja yang memenuhi dua ciri tsb?

Terkait risiko kesehatan dan jiwa, setidaknya ada empat, disingkat RSCM.

1. Rawat inap. Termasuk ke sini adalah operasi atau pembedahan. Sakit jika belum sampai harus rawat inap atau pembedahan, belum membutuhkan biaya besar jadi masih bisa ditanggung sendiri.

2. Sakit kritis. Punya asuransi utk rawat inap saja tidak akan cukup jika kejadiannya penyakit kritis, yaitu golongan penyakit berat dan berbiaya besar seperti kanker, jantung koroner, stroke, gagal ginjal, tumor otak. Sakit kritis pun dapat menimbulkan hilangnya kemampuan bekerja, padahal biaya hidup harus terus dipenuhi.

3. Cacat tetap. Cacat tetap dapat disebabkan sakit atau kecelakaan, dan akibatnya menimbulkan hilangnya kemampuan produktif, padahal biaya hidup terus berjalan.

4. Meninggal dunia. Jika terjadi pada pencari nafkah dalam keluarga, maka keluarga tsb akan kehilangan sumber penghasilan. Dan terjadi pada siapa pun, minimal butuh uang utk biaya pemakaman serta tradisi budaya/agama yang menyertainya.

Risiko apa sajakah yang sudah anda siapkan asuransinya?

Pendaftatan asuransi kesehatan

Hubungi

Natanael

Bisnis Eksekutif Allianz

HP/WA 08113436830

Peluang Investasi yang Prospektif dan Likuid

Ada beberapa pendapat yang mengatakan bahwa investasi yang prospektif adalah property misal invest rumah atau tanah. Pendapat tsb benar, namun jika dikaji lebih dalam invest di property menurut saya kurang prospektif. Mengapa?

Si Bapak A katakanlah baru beli rumah sehrg Rp 1 M. Pertanyaannya, apakah jika Bapak A tiba2 sakit yg mengharuskan dia membayar biaya berobat hingga 2 M (misal sakit yg berat seperti jantung, kanker, stroke, dll) dengan secepat itu dapat menjual rumahnya yg seharga Rp2M? Pasti sulit. Tidak mudah menjual rumah. Perlu waktu bulanan sampai tahunan. Padahal biaya sakit hrs cepat dibayar kalau tidak, terpaksa rumah sakit memulangkan Bapak A. Satu-satunya jalan mungkin pinjam saudara atau perusahaan. Tapi mungkin tidak sampai Rp2M.

Dari kasus tersebut, jalan yang bijaksana adalah menjadi nasabah asuransi. Bapak A bisa membuka polis asuransi dengan manfaat mendapat uang /dana cash jika terjadi sakit kritis. Besar nilai jangan tanggung-tanggung, ambillah Rp2M untuk antisipasi dana. Ini tanpa mengurangi saldo investasi di asuransi.

Selain itu, Bapak A harus mengambil juga manfaat santunan harian. Misal santunan harian Rp1.5jt per hari jika diopname di rumah sakit. Tinggal hitung saja. Misal opname sepuluh hari maka Bapak A dapat santunan dana Rp15jt.

Kalau Bapak A sudah ada asuransi dari kantor, ini bisa dipakai dobel klaim. Istilahnya sambil menyelam minum air.

Demikian ulasan saya tentang jenis pilihan investasi yang prospektif dan memilki likuiditas cepat.

Konsultasi hub

Bisnis Eksekutif Allianz tinggal di Surabaya – Sidoarjo

Natanael

Hp/WA 08113436830

Email; natanael.albertus@gmail.com