Tag Archives: agen asuransi allianz gresik

Anda Ingin Menyiapkan Warisan Senilai Rp 1 Milliar untuk Istri dan Anak Secara Cepat?

Seorang ayah yang bertanggung jawab ialah yang bisa memberikan warisan buat istri dan anaknya sepeninggal dia kelak. Berapa besarnya? Tentu saja besarnya harus bisa membuat istri dan anak anda terbebas dari beban hidup.

Kalau ditanya apakah sudah menyiapkan itu? Jika jawaban anda sudah, saya sudah menyiapkan dalam bentuk rumah. Nah, apakah rumah bisa dengan cepat terjual. Butuh waktu menjual rumah. Atau mungkin dalam pikiran anda, rumah bisa digadaikan di bank. Pasti solusi menggandaikan rumah bukan jalan yang baik. Bisa-bisa kita tidak bisa bayar angsuran di bank. Atau pengajuan anda ditolak bank.

saya akan memberikan solusi warisan yang dengan cepat cair sepeninggal anda. Atau solusi ini bagus buat istri yang ingin terbebas dari hutang atau ingin bebas keuangan sepeninggal suami (wafat). Maaf saya tidak mendoakan tapi saya terpanggil memberi solusi supaya hidup anda lebih baik.

Mari kita lihat gambar ini:

Pada ilustrasi tersebut adalah penawaran program warisan senilai Rp 1 Milliar. Warisan ini cair jika Bapak Usia 36 wafat (coba kita kembali ke arti warisan). Preminya atau setorannya cukup Rp 1jt perbulan. Ini bukan setoran hilang tapi menabung. Apakah uang tabungan nya bisa diambil? Ya, bisa. Uang premi yang kita setor bisa diambil misalnya ada keperluan penting.

Untuk program ini, si pemegang polis atau tertanggung cukup menyetor dana Rp 1jt perbulan selama 10 tahun (cuti premi). Apakah setoran tiap tahun bisa dilihat? Yah, bisa lah. Saldo yang kita setor bisa kita lihat sewaktu-waktu secara jelas.

Kita lihat manfaat di atas, disana tertulis: Bila tertanggung (pemegang pollis) hidup hingga 100 tahun maka dia dapat nilai inverstasi yang disetorkan. Kemudian, bila tertanggung wafat sebelum usia 100 tahun, maka warisan cair sebesar Rp 1 Milliar ditambah hasil tabungan yang disetorkan selama kurun waktu 80 thn lebih.

Di tabel di atas ditulis pada saat usia polis masih 1 tahun, dana warisan sudah siap sebesar 1 Milliar. Kemudian, seandainya sehat sampai umurnya 100 tahun, yang diterima ialah warisan Rp 1 Milliar ditambah saldo setoran yakni Rp 1 Miliar lebih.

Demikian penawaran saya, semoga bermanfaat.

Natanael BP Allianz

WA 08113436830

Masa Tunggu Produk Asuransi Kesehatan Allianz

Masa tunggu dalam istilah asuransi ialah masa bahwa polis harus melewati masa beberapa bulan sebelum klaim bisa dilakukan. Dapa juga diartikan sebagai suatu periode yang ditentukan dan harus dilalui oleh pemegang polis sebelum beberapa atau seluruh cakupan jaminannya, baik penyakit ataupun layanan kesehatan dapat diberikan.

Periode masa tunggu berbeda-beda disetiap produk. Berikut ini saya informasikan masa tunggu produk asuransi kesehatan Allianz berdasarkan sebabnya.

Masa Tunggu Produk Asuransi Kesehatan Allianz Berdasarkan Sebabnya

1. Rider HSC+ (Tapro)

  • Kecelakaan: tanpa masa tunggu 
  • Sakit biasa: 30 hari
  • Sakit khusus (kronis): 12 bulan
  • Sakit yg sudah ada (preexisting): dikecualikan selamanya

2. Rider HSC Premier (Tapro)

  • Kecelakaan: tanpa masa tunggu 
  • Sakit biasa: 30 hari
  • Sakit khusus (kronis): 12 bulan
  • Sakit yg sudah ada (preexisting): 24 bulan
  • Kanker: 90 hari
  • Penyakit kritis katastropik (parah banget): 90 hari

3. Allisya Care & Maxi Violet

  • Kecelakaan: tanpa masa tunggu 
  • Sakit biasa: tanpa masa tunggu 
  • Sakit khusus (kronis): 12 bulan 
  • Sakit yg sudah ada (preexisting): dikecualikan selamanya 

4. Smartmed Premier

  • Kecelakaan: tanpa masa tunggu 
  • Sakit biasa: 30 hari 
  • Sakit khusus (kronis): 12 bulan 
  • Sakit yg sudah ada (preexisting): 24 bulan

Pendaftaran hub:

Natanael WA 08113436830

Cara Mendapat Dana Sakit Rp1jt Perhari Plus Dana Warisan Rp 1 Milliar, Hanya dengan Menabung Rp 700rb perbulan

Salam jumpa dengan saya, Natanael, Konsultan Asuransi. Saya pada kesempatan ini akan membagikan cara bagaimana agar kita tidak mengeluarkan uang banyak ketika sakit atau dirawat inap di rumah sakit.

Pertama langkah yang kita lakukan segeralah membuka polis asuransi. Di dalam polis asuransi pilihlah manfaat uang santunan yang maksimal. Misalnya di asuransi Allianz untuk santunan maksimal kita dapat ialah Rp 1.000.000 (satu juta rupiah).

Mari kita lihat gambar di bawah ini:

Gambar di atas ialah Tabungan PRoteksi dari asuransi Allianz. Saya rekomendasikan ini karena proses klaimnya yang cepat dan tidak ribet (kecuali jika kita tidak lengkap bukti-bukti nya).

Di gambar di atas di jelaskan bahwa Bapak Cerdas hanya dengan menabung Rp 700rb perhari, jika dia sakit (sakit ini harus rawat inap) maka dapat perharinya santunan (dana) Rp 1jt perhari. (1 Unit = Rp 100rb jadi 10 Unit = Rp 1jt).

Selain itu, Bpk Cerdas juga dapat Dana Warisan Rp 500jt (ini bisa cair jika Bpk Cerdas meninggal), Selian dapat dana warisan maka Bpk Cerdas juga dapat Dana Kecelakaan Rp 500jt.

Misalnya Bpk Cedas meninggal karena sebab kecelakaan maka dia dapat Rp 1 Milliar (total dari Dana Kecelakaan ditambah dana warisan meninggal)

Jika Bpk Cerdas hidup sampai 100 tahun, beliau bisa menarik hasil investasi yang dia tabung sebesar kurang lebih Rp 617,788.000 . Ini cukup besar karena beliau hanya menabung selama 10 tahun dan di tahun ke 11 dan seterusnya sudah tidak menabung lagi.

Nilai investasi di atas mengikuti nilai unit pada unitlink di tahun tersebut.

Informasi lebih lanjut atau ingin dibantu pembukaan rekening Tabungan Proteksi hubungi saya,

Natanael (Konsultan Asuransi / Bisnis Partner Asuransi Allianz Surabaya)

HP/WA 08113436830

Email: natanael.allianz@gmail.com

Ikut Berbelasungkawa atas Meninggalnya Putra dari Teman Saya

Kurang lebih tiga minggu yang lalu, saya dikejutkan dengan berita meninggalnya putra dari teman saya. Sebab meninggal karena sakit sinusitis. Cukup mengejutkan karena terjadi secara tiba-tiba. Memang sebelumnya sempat dibawa ke rumah sakit, tapi takdir berkata lain.

Selama saya hidup, tak terhitung saya mendengar kabar kematian. Di antara keluarga besar saya, ada beberapa yang sudah dipanggil Tuhan ketika baru menyelesaikan pernikahan. 

Di kalangan orang-orang terkenal, tak sedikit yang meninggal dunia pada usia yang relatif muda. Sebut saja, Jupe meninggal pada umur 36 tahun. Olga meninggal pada umur 32 tahun. Mike Mohede meninggal pada umur 32 tahun. Alda Risma meninggal pada usia 24 tahun. Sukma Ayu meninggal pada umur 24 tahun. Poppy Mercury meninggal pada umur 22 tahun. Nike Ardilla meninggal pada umur 19 tahun. Abiem Ngesti meninggal pada umur 16 tahun. Dan banyak lagi.

Memang secara statistik, orang dengan usia tua lebih banyak yang meninggal dunia dibanding orang yang masih muda. Tapi statistik hanya menggambarkan keumuman.

Pada tataran individu, tak seorang pun dari kita bisa memastikan bahwa kita akan berumur panjang. Kita hanya bisa berharap berumur panjang dan sehat.

Tentu kita semua tahu dan sadar bahwa kematian tak mengenal usia. Tapi tetap saja kita masih perlu diingatkan dengan kejadian-kejadian di sekitar kita.

Dan berkaitan dengan alam sini, Kematian pun tak peduli apakah kita telah meninggalkan bekal yang cukup untuk orang-orang yang kita tinggalkan, ataukah kurang. Atau bahkan sebelum meninggal, kita masih berhutang dan belum lunas.

Tentang paragraf terakhir ini, mungkin hanya agen asuransi yang peduli dan punya solusinya. Apa solusinya? Solusianya adalah dengan ikut program Tapro dengan UP Jiwa yang memiliki fungsi sebagai warisan yang senilai dengan bekal yang kita tinggalkan, misalnya Rp 1 Milyar atau bahkan Rp10 Milyar.

Untuk konsultasi mengenai asuransi yang bertujuan dapat memberi UP Jiwa Warisan, silakan menghubungi saya:

Natanael (Agen Asuransi Allianz tinggal di Surabaya dan Sidoarjo)- Saya juga mencari rekan yang dapat diajak mengembangkan dan memasarkan program asuransi terbaik Allianz Life Indonesia. Dapatkan penghasilan dan jenjang karir yang menarik.

Hubungi saya, Natanael: HP/WA 08113436830

Kelengkapan Berkas Klaim Meninggal Dunia

Berikut ini berkas-berkas yang harus dilengkapi jika terjadi klaim meninggal dunia.

Persyaratan Klaim Meninggal Dunia

  1. Polis Asli
  2. Formulir Klaim Meninggal Dunia Diisi Oleh Penerima Manfaat
  3. Formulir Klaim Meninggal Dunia Diisi Oleh Dokter
  4. Formulir Surat Kuasa Pemaparan Isi Rekam Medik – diisi dan tanda tangan di atas meterai oleh Ahli Waris
  5. Surat Keterangan Meninggal dari Instansi Pemerintahan yang berwenang (Kutipan Akte Kematian) yang di legalisir
  6. Bila Meninggal karena kecelakaan, lampirkan Berita Acara Pemeriksaan (BAP) dari Kepolisian
  7. Bila meninggal di rumah tanpa perawatan Dokter, buat kronologis kematian dan di tandatangani oleh Ahli Waris
  8. Copy hasil pemeriksaan medis yang telah dilakukan Tertanggung
  9. Formulir Pemberitahuan No. Rekening  dan Fotocopy Buku Rekening
  10. Fotocopy Identitas diri Tertanggung
  11. Fotocopy Identitas diri Ahli waris
  12. Fotocopy Kartu Keluarga
  13. Dokumen lain bila diperlukan

Formulir Klaim Meninggal Dunia dan Meninggal Karena Kecelakaan dapat di download disini:

Formulir Surat Kuasa Rekam medis bisa didownload disini:

Cara Indah Mencintai Keluarga

Pada kesempatan ini saya akan bagikan cerita pembayaran Klaim meninggal dunia untuk kedua polis yang dimiliki almarhum untuk ahli waris, total Rp 2,503,563,350,-

Polis asuransi aktif sejak tanggal 23 jan 2018, Almarhum. meninggal 20 Maret 2018 di usia 39 tahun.

Saya tidak membicarakan kegembiraan karena kematian seseorang tetapi hal yang terpenting saya bagikan adalah adalah bagaimana cara kita untuk melindungi masa depan keluarga. Tubuh kita mungkin tidak bersama dengan anak istri kita karena tubuh kita sementara, namun lewat asuransi yang dimiliki, orang-orang yang kita sayangi tetap merasakan cinta kasih orang tuanya yang tetap menjaga dan melindunginya senantiasa.

Kami berharap dengan adanya uang tunai WARISAN ini dapat menyelamatkan masa depan keluarga yang ditinggalkan dan dapat tetap hidup dengan layak.

Terima kasih keluarga tercinta.

Sumber artikel: mengasihi-keluarga-dengan-cara-asuransi/


Ingin mendaftar asuransi dan ingin membahagian keluarga anda segera hubungi:

Natanael (Agen Asuransi Allianz Berlisensi)

HP/WA 08113436830

Hal yang Perlu Diperhatikan Para Nasabah

Berikut ini 11 hal yang perlu diperhatikan para nasabah pemegang polis asuransi jiwa, khususnya pemegang polis unit-link Tapro Allianz.

  1. Nomor polis. Nomor polis perlu dicatat di HP atau buku catatan yang mudah diakses. Tak jarang saya mendapati nasabah saya menanyakan nomor polis saat mereka sedang melakukan pembayaran premi di ATM. Jika saat itu saya sedang luang, tentu saya segera mengecek ke Portal ASN. Tapi terkadang saya tidak dalam posisi untuk bisa segera menjawab, sehingga pembayaran premi jadi tertunda hanya karena tidak tahu nomor polis.
  2. Besaran premi. Jika polis anda hanya satu, besarnya premi tentu mudah diingat, tapi jika anda memiliki banyak polis termasuk milik keluarga anda, sebaiknya semua polis dicatat berikut nomor polisnya di HP anda.
  3. Tanggal jatuh tempo. Yang juga perlu diingat adalah tanggal jatuh tempo, dan perlu dicatat jika polis anda lebih dari satu. Tanggal jatuh tempo akan bergeser ke bulan berikutnya setiap kali anda bayar premi. Jika telat bayar, jatuh tempo tidak akan bergeser dan jika telah melewati masa tenggang (45 hari untuk polis Tapro Allianz), polis bisa lapse (batal).
  4. Cara pembayaran premi. Jika cara pembayaran melalui transfer manual, pastikan anda tahu cara melakukannya. Jika cara pembayaran melalui autodebet rekening bank, pastikan dana selalu tersedia saat jadwal pendebetan. Jika melalui kartu kredit, pastikan limitnya tidak penuh, dan ketika masa berlaku kartu habis, pastikan anda memperpanjangnya. Dan jika ada perubahan rekening bank atau kartu kredit segera informasikan kepada agen atau CS anda.
  5. Manfaat polis. Apa saja manfaat perlindungan dari polis asuransi jiwa dan seberapa besar uang pertanggungannya, baik untuk asuransi dasar maupun rider. Juga hal-hal apa yang tidak ditanggung, supaya anda tidak kecewa jika salah kira.
  6. Data polis. Meliputi nama tertanggung dan pemegang polis, nama ahli waris, tanggal lahir, alamat, email, nomor HP, dsb, pastikan semuanya tertulis dengan benar agar tidak ada urusan tambahan yang tidak perlu pada saat terjadi klaim.
  7. Tempat penyimpanan buku polis. Simpan buku polis di tempat yang aman dan mudah diakses. Misalnya di lemari penyimpanan. Tempatkan bersama dokumen penting anda lainnya, seperti sertipikat rumah, BPKB, dan kontrak-kontrak penting. Tapi jangan simpan di safe deposit box bank, karena SDB hanya bisa diakses oleh anda sendiri, yang bisa menyulitkan pengambilan jika terjadi kondisi darurat. Pastikan pasangan atau keluarga dekat anda mengetahui keberadaan buku polis tersebut. Kadang ada kasus seorang janda baru mengetahui almarhum suaminya punya polis asuransi jiwa setelah bertahun-tahun kemudian.
  8. Cara klaim. Secara garis besar anda perlu mengetahui bagaimana cara klaim dari polis anda. Jika klaimnya cashless (untuk manfaat rawat inap), pastikan kartu cashlessnya disimpan di tempat yang mudah diakses. Di luar manfaat rawat inap, ada form klaim yang harus diisi. Anda tidak harus memegang form klaimnya sekarang, tapi pastikan anda tahu di mana harus memperolehnya pada saat diperlukan. Form-form klaim dapat diunduh di web perusahaan asuransi, juga dapat diminta ke kantor asuransi, atau diminta kepada agen anda.
  9. Laporan transaksi rutin. Anda akan menerima Pernyataan Transaksi setiap kali membayar premi, sesuai frekuensi bayar anda. Jika cara bayar anda bulanan, anda akan menerima Pernyataan Transaksi setiap bulan sekitar 3-7 hari setelah premi dibayarkan. Pernyataan Transaksi dikirim ke email atau alamat rumah anda sesuai permintaan, berisi informasi tentang premi yang disetorkan, potongan biaya yang dikenakan, jumlah dan harga unit, dan saldo investasi. Pastikan anda menerima Pernyataan Transaksi secara rutin; jika tidak, laporkan ke perusahaan atau agen anda.
  10. Layanan polis. Sekarang ini banyak perusahaan asuransi menyediakan layanan dalam bentuk digital untuk para nasabahnya. Contohnya di Allianz, nasabah dapat memeriksa nilai investasi, histori pembayaran premi, laporan bulanan dan tahunan, riwayat klaim, dan banyak hal lagi melalui portal Allianz Eazy Connect. Untuk klaim kesehatan secara reimburse, di Allianz pun tersedia aplikasi Allianz Eazy Claim. Untuk menebus obat, ada aplikasi Allianz Eazy Med. Dan bagi nasabah yang suka hadiah kejutan, tersedia aplikasi Allianz Smart Point.
  11. Kontak agen dan customer service. Di luar semua itu, tentu saja anda perlu menyimpan nomor kontak agen asuransi anda. Agen asuransi anda mengetahui, atau setidaknya dapat mengakses, semua informasi yang anda perlukan terkait sejumlah poin di atas. Tapi tentunya akan lebih nyaman bagi kedua pihak jika pemegang polis pun memperhatikan poin-poin di atas, setidaknya untuk hal-hal yang dapat dilakukan sendiri. Selain itu, anda pun perlu menyimpan nomor kontak resmi dari customer service perusahaan, baik telepon atau email. Untuk Allianz Life Indonesia, kontak CS adalah 1500136 (umum) dan 1500139 (khusus syariah), email contactus@allianz.co.id. Jika polis anda memiliki manfaat rawat inap cashless, simpan juga kontak AdMedika Allianz di nomor 1500126 sebagai pemberi informasi di saat terjadi klaim rawat inap.

Demikian hal-hal yang perlu diperhatikan sebagai nasabah asuransi jiwa dan kesehatan,  semoga bermanfaat.

Ingin mendaftar atau info hubungi:

Natanael (Bussines Partner ASN)

HP/WA 08113436830