Tag Archives: agen asuransi allianz gresik

Cara Menyiapkan Warisan Rp 1 Milyar + Dana Rp 500jt Jika Terdiagnosa Sakit Kritis

Sore tadi, saya baru bertemu ibu yang sudah berusia 50 tahun. Dia seorang penggembala atau dapat diistilahkan seorang pendeta di sebuah gereja di Surabaya.

Ibu ini sadar akan manfaat asuransi sehingga meminta saya dibuatkan proposal untuk program warisan jika meninggal sebesar Rp 1 Milyar untuk anak satu-satunya dan program bantuan dana jika ibu ini terdiagnosa dari 49 penyakit kritis sebesar Rp 500jt.

Berikut diagramnya.

diagram UP 1 M sakit kritis 500jt.PNG

Program ini seperti terggambar pada diagram di atas disebut TAPRO (Tanggung Problem). Mengapa disebut Tanggung PRoblem? Karena program ini dapat menanggung problem semua orang. Cocok sekali untuk ibu ini. Sebut saja ibu ini ibu Bijak (usia 50 tahun).

Berapa premi perbulan agar mendapat dana untuk diwariskan ke anaknya sebesar Rp 1 Milyar?

Cukup hanya membayar Rp 2 juta. Uang Rp 2jt tidak seberapa jika dibanding manfaatnya. Butuh waktu berapa lama menabung Rp 2jt hingga mencapai saldo Rp 1 Milyar. Jika menabung di bank, ibu ini harus menabung lima ratus bulan.

Namun, jika ikut program TAPRO ini, ibu Bijak cukup menabung Rp 2jt perbulan dan jika ibu Bijak meninggal sebelum tabungan terkumpul, katakanlah meninggal saat bulan ke 12 (dua belas), maka asuransi Tapro Allianz akan memberi dana Rp 1 Milyar untuk anak ibu Bijak.

Coba perhatikan tabel di bawah ini: Dana warisan sudah siap pada saat selesai mendaftar dan memiliki polis Tapro Allianz.

sumarry 2 update.PNG

Manfaat kedua adalah : Dana Sakit Kritis.

Di polis Ibu Bijak juga ada manfaat bantuan Dana Sakit Kritis sebesar Rp 500jt. Beliau sadar pentingnya manfaat Dana Sakit Kritis dari Tapro asuransi Allianz Life yakni mengamankan dana dari biaya pengobatan di Rumah Sakit untuk pengobatan sakit kritis.

Bagi yang berminat dan ingin mendapat program dana warisan Rp 1 Milyar dan bantuan dana sakit kritis Rp 500jt, bisa hubungi saya, Natanael.

Agen Asuransi Allianz

Natanael

HP/WA 08113436830

 

 

 

Advertisements

Pendarahan Jempol Kaki di Luar Negeri Beres dengan Klaim Asuransi Allianz

Kisah nasabah di bawah ini merupakan kisah nasabah saat di luar negeri. Dia mengajukan klaim saat mengalami pendarahan jempol kakinya.

Nama nasabah: Deni Triwahyudi

Pada bulan Desember 2016, saya mengalami kecelakaan kerja di sebuah perusahaan kapal di Taiwan sehingga jempol kaki kiri saya cedera. Saya mengingat betul detail kejadiannya. Saat itu saya ingin memperbaiki sebuah alat di atas kapal tetapi saya tidak menggunakan safety shoes karena akan menyelesaikannya di dalam sebuah ruangan. Tanpa disengaja saat saya membuka sebuah alat, sesuatu yang terbuat dari bahan besi menimpa kaki saya yang menyebabkan pendarahan pada jari kaki. Saya sangat panik karena khawatir dengan kondisi jari kaki saya tersebut, serta pembiayaan saat berobat.

Saya pun langsung melaporkan kejadian tersebut kepada kantor agar dapat segera dirujuk ke rumah sakit di Taiwan. Saat itu saya baru teringat bahwa saya memiliki polis asuransi Allianz tetapi saya belum memperoleh manfaat dari perlindungan yang saya miliki. Setelah perawatan selesai dilakukan, saya pun mencoba menghubungi agen asuransi saya yang berada di Indonesia yaitu Ibu Indah. Saya sempat menanyakan bahwa apakah asuransi Allianz dapat digunakan di Taiwan, tetapi ternyata tidak semua rumah sakit dapat menerima kepesertaan Allianz.

Di situlah saya merasa peranan Ibu indah sebagai agen saya sangat menolong karena menemani saya selama proses klaim. Cara klaim yang disyaratkan oleh Allianz pun tergolong mudah karena hanya perlu menyerahkan beberapa berkas dokumen pendukung dari rumah sakit seperti kuitansi pembayaran asli, hasil cek laboratorium, salinan resep obat, dan mengisi formulir dari Allianz, antara lain formulir klaim rawatinap, resume medis, dan formulir klaim asuransi kecelakaan diri. Setelah semuanya lengkap dan terkirim kepada Ibu Indah, dua pekan setelahnya pun seluruh pembiayaan perawatan rumah sakit telah digantikan oleh Allianz.

Betapa saya merasa bahwa Allianz sangat setia menemani saya di dalam kondisi kritis sekalipun, baik itu saat saya menderita risiko sakit di luar negeri, selama proses klaim berjalan, sampai akhirnya klaim saya pun dibayar oleh Allianz. Kini saya benar-benar memahami pentingnya manfaat dilindungi asuransi.

(Testimoni diambil dari allianz.co.id)

Ingin mendaftar asuransi kesehatan Allianz hubungi saya

Natanael, Agen asuransi Indonesia

HP/WA 08113436830

Apa itu Dialisa? Berapa Biayanya?

Cuci-Darah-HemodialisisSuatu hari saat saya bertemu dengan teman dan menyerahkan proposal ilustrasi Smartlink (Tapro), tiba-tiba teman saya memperhatikan kata DIALISA di tabel HSC+ dengan kamar Rp2jt).

“Dialisa ini apa?”

Dialisa itu jika terkena gagal ginjal. Bagi orang yang mengalami gagal ginjal atau penurunan fungsi ginjal, maka salah satu solusi yang dapat dilakukan adalah dengan menjalani cuci darah atau yang dalam istilah kedokteran disebut hemodialisa (HD). Cuci darah dilakukan oleh mereka yang menderita  gagal ginjal tahap akhir, atau mereka yang kehilangan sekitar 85-90% fungsi ginjalnya dan memiliki GFR < 15 (seberapa-mahalkah-biaya-cuci-darah.info)

Mahalkah biayanya?

Berikut ini saya tampilkan biaya cuci darah karena gagal ginjal.

Menurut sumber lain dikatakan bahwa apabila cuci darah yang dilakukan tanpa menggunakan BPJS, maka dana yang harus dipersiapkan yakni.

  • Biaya cuci darah: Rp.1.500.000 x 3-4 minggung – Rp.24.000.000 per bulan
  • Biaya cuci darah per tahun: Rp.24.000.000 x 12 bulan = Rp.288.000.000 per tahun
  • Sedangkan untuk jika di total dengan obat lainnya, maka bisa mencapai Rp.300.000.000 lebih dalam setiap tahunnya.

sumber; biaya-cuci-darah-di-rumah-sakit

Jika kita tinjau pada tabel HSC+ dengan kamar Rp 2jt perhari, Dialisa di cover sesuai tabel sebagai berikut:

Dialisa tabel hsc.PNG

Di tabel di atas dijelaskan bahwa DIALISA di cover dengan sesuai plan yakni Rp 45jt pertahun. Saya kira cukup untuk mencover biaya DIALISA di Indonesia.

Saya menyarankan juga mengambil produk yang mencover sesuai tagihan punya Allianz yakni Smartmed premier, kelebihannya adalah mencover seusai biaya yang dikeluarkan. Penjelasan Asuransi Smartmed PRemier dapat dibaca di link ini : smartmed-premier-askes-sesuai-tagihan-dari-allianz-dengan-limit-tahunan-6-miliar/

Untuk transplantasi Ginjal yang membutuhkan biaya Rp 200jt kurang lebih, saya sarankan menambah fasilitas di polisnya yakni manfaat CI100 yang memberi uang cash jika terdiagnosa gagal ginjal mulai Rp 200jt hingga 5 Milyar lebih. Ini tergantung kontrak awal saat mendaftar polis. Fasilitas-fasilitas dari asuransi Allianz tersebut tujuannya adalah untuk melindungi kita dari kebangkrutan keuangan. Penjelasan manfaat CI100 bisa dibaca disini: manfaat-tambahan/asuransi-100-penyakit-kritis-ci100/

Info pendaftaran asuransi Allianz hubungi:

Natanael (agen asuransi Allianz berlisensi)

HP/WA 08113436830

 

EMPAT RISIKO HIDUP YANG MEMBUTUHKAN ASURANSI

Kenapa manusia butuh asuransi?
Karena dalam hidup ini ada risiko yang tidak dapat diduga dan menimbulkan dampak keuangan yang besar.

Seandainya tidak ada risiko, maka tidak akan ada asuransi. Seandainya ada risiko tapi waktu kedatangannya dapat diketahui, maka kita dapat mengantisipasinya dengan cara lain.
Dan seandainya risiko yang tidak dapat diduga ini dampak keuangannya tidak besar, maka kita juga dapat menghadapinya tanpa asuransi.

Jadi, manusia butuh asuransi karena ada risiko dengan dua ciri:

1. Tidak dapat diduga alias waktu kejadiannya tidak dapat diketahui.
2. Menimbulkan dampak keuangan yang besar, dalam arti akan berat atau bahkan tidak sanggup kalau ditanggung sendiri.
Risiko apa saja yang memenuhi dua ciri tsb?

Terkait risiko kesehatan dan jiwa, setidaknya ada empat, disingkat RSCM.

1. Rawat inap. Termasuk ke sini adalah operasi atau pembedahan. Sakit jika belum sampai harus rawat inap atau pembedahan, belum membutuhkan biaya besar jadi masih bisa ditanggung sendiri.

2. Sakit kritis. Punya asuransi utk rawat inap saja tidak akan cukup jika kejadiannya penyakit kritis, yaitu golongan penyakit berat dan berbiaya besar seperti kanker, jantung koroner, stroke, gagal ginjal, tumor otak. Sakit kritis pun dapat menimbulkan hilangnya kemampuan bekerja, padahal biaya hidup harus terus dipenuhi.

3. Cacat tetap. Cacat tetap dapat disebabkan sakit atau kecelakaan, dan akibatnya menimbulkan hilangnya kemampuan produktif, padahal biaya hidup terus berjalan.

4. Meninggal dunia. Jika terjadi pada pencari nafkah dalam keluarga, maka keluarga tsb akan kehilangan sumber penghasilan. Dan terjadi pada siapa pun, minimal butuh uang utk biaya pemakaman serta tradisi budaya/agama yang menyertainya.

Risiko apa sajakah yang sudah anda siapkan asuransinya?

Pendaftatan asuransi kesehatan

Hubungi

Natanael

Bisnis Eksekutif Allianz

HP/WA 08113436830

Peluang Investasi yang Prospektif dan Likuid

Ada beberapa pendapat yang mengatakan bahwa investasi yang prospektif adalah property misal invest rumah atau tanah. Pendapat tsb benar, namun jika dikaji lebih dalam invest di property menurut saya kurang prospektif. Mengapa?

Si Bapak A katakanlah baru beli rumah sehrg Rp 1 M. Pertanyaannya, apakah jika Bapak A tiba2 sakit yg mengharuskan dia membayar biaya berobat hingga 2 M (misal sakit yg berat seperti jantung, kanker, stroke, dll) dengan secepat itu dapat menjual rumahnya yg seharga Rp2M? Pasti sulit. Tidak mudah menjual rumah. Perlu waktu bulanan sampai tahunan. Padahal biaya sakit hrs cepat dibayar kalau tidak, terpaksa rumah sakit memulangkan Bapak A. Satu-satunya jalan mungkin pinjam saudara atau perusahaan. Tapi mungkin tidak sampai Rp2M.

Dari kasus tersebut, jalan yang bijaksana adalah menjadi nasabah asuransi. Bapak A bisa membuka polis asuransi dengan manfaat mendapat uang /dana cash jika terjadi sakit kritis. Besar nilai jangan tanggung-tanggung, ambillah Rp2M untuk antisipasi dana. Ini tanpa mengurangi saldo investasi di asuransi.

Selain itu, Bapak A harus mengambil juga manfaat santunan harian. Misal santunan harian Rp1.5jt per hari jika diopname di rumah sakit. Tinggal hitung saja. Misal opname sepuluh hari maka Bapak A dapat santunan dana Rp15jt.

Kalau Bapak A sudah ada asuransi dari kantor, ini bisa dipakai dobel klaim. Istilahnya sambil menyelam minum air.

Demikian ulasan saya tentang jenis pilihan investasi yang prospektif dan memilki likuiditas cepat.

Konsultasi hub

Bisnis Eksekutif Allianz tinggal di Surabaya – Sidoarjo

Natanael

Hp/WA 08113436830

Email; natanael.albertus@gmail.com

Polis Asuransi Jiwa Kok Bisa Jadi Jaminan Kredit di Bank

Selamat bertemu kembali di ulasan tentang asuransi jiwa. Kali ini saya akan mengulas tentang polis asuransi jiwa sebagai jaminan saat kita mau kredit atau pinjam uang di Bank.

Ceritanya begini. Sebut saja Bapak Bijaksana. Dia mau beli rumah dengan cara KPR. Rumah tersebut seharga Rp 2 Milyar.

Pasti Bank akan bertanya, apa aset untuk jaminan. Jaminan yang kita serahkan selain sertifikat rumah, tanah, dan juga bisa polis yang kita miliki. Polis yang dimaksud adalah polis asuransi.

Secara tidak  langsung sebenarnya pihak Bank sebelum kita meminta Kredit Perumahan, Bank menyodorkan perincian antara lain angsuran kita perbulan akan dipotong asuransi. Kita sebagai nasabah boleh menolak asuransi tersebut dan diganti dengan polis yang kita miliki. Tentu saja polis kita harus memiliki nilai yang sepadan dengan harga rumah yang kita beli yakni Rp 2 Milyar.

Saya akan tunjukkan ilustrasi polis asuransi jiwa dengan nilai pertanggungan Rp 2 Milyar.

Bpk Bijaksana UP Total 4 Milyar

Dari diagram di atas, Bapak Bijaksana hanya dengan premi perbulan Rp 2jt,

manfaat yang di dapat adalah:

  1. Jika Bapak Bijaksana terjadi Kecelakaan dan Cacat Tetap Total maka asuransi memberi dana Rp 2 Milyar ke keluarganya (istri dan anak, ini bisa untuk melunasi hutang KPR di Bank)
  2. Jika Bapak Bijaksana terjadi kecelakaan dan meninggal maka asuransi memberi dana Rp 4 Milyar ke istri dan anak yang bisa dibuat melunasi hutang KPR Bapaknya. Ini berarti keluarga masih mengantongi Rp 2 Milyar yang bisa dibuat modal usaha atau biaya pemakaman.
  3. Jika Bapak Bijaksana sakit dan cacat yang membuat beliau tidak bisa bekerja maka premi perbulan dibayar oleh asuransi Allianz.
  4. Jika Bapak Bijaksana masih hidup karena kemurahan Tuhan pada usia 55 tahun, dana Rp 2 Milyar sudah bisa diambil dari saldo di polis asuransi jiwa miliknya. Saldo tersebut bisa dipakai melunasi sisa hutang KPR nya.

Demikian penjelasan tentang polis asuransi khususnya asuransi jiwa Allianz yang dapat dipakai sebagai jaminan jika kita mengajukan KPR atau hutang di Bank.

Terimakasih

Pendaftaran polis asuransi dengan nilai pertanggungan Rp 2 Milyar bisa saya bantu,

Hubungi saya,

Natanael (Bisnis Eksekutif Allianz)

HP/WA 08113436830

email: natanael.albertus@gmail.com