Tag Archives: agen asuransi allianz Malang.

Polis Asuransi Jiwa Kok Bisa Jadi Jaminan Kredit di Bank

Selamat bertemu kembali di ulasan tentang asuransi jiwa. Kali ini saya akan mengulas tentang polis asuransi jiwa sebagai jaminan saat kita mau kredit atau pinjam uang di Bank.

Ceritanya begini. Sebut saja Bapak Bijaksana. Dia mau beli rumah dengan cara KPR. Rumah tersebut seharga Rp 2 Milyar.

Pasti Bank akan bertanya, apa aset untuk jaminan. Jaminan yang kita serahkan selain sertifikat rumah, tanah, dan juga bisa polis yang kita miliki. Polis yang dimaksud adalah polis asuransi.

Secara tidak  langsung sebenarnya pihak Bank sebelum kita meminta Kredit Perumahan, Bank menyodorkan perincian antara lain angsuran kita perbulan akan dipotong asuransi. Kita sebagai nasabah boleh menolak asuransi tersebut dan diganti dengan polis yang kita miliki. Tentu saja polis kita harus memiliki nilai yang sepadan dengan harga rumah yang kita beli yakni Rp 2 Milyar.

Saya akan tunjukkan ilustrasi polis asuransi jiwa dengan nilai pertanggungan Rp 2 Milyar.

Bpk Bijaksana UP Total 4 Milyar

Dari diagram di atas, Bapak Bijaksana hanya dengan premi perbulan Rp 2jt,

manfaat yang di dapat adalah:

  1. Jika Bapak Bijaksana terjadi Kecelakaan dan Cacat Tetap Total maka asuransi memberi dana Rp 2 Milyar ke keluarganya (istri dan anak, ini bisa untuk melunasi hutang KPR di Bank)
  2. Jika Bapak Bijaksana terjadi kecelakaan dan meninggal maka asuransi memberi dana Rp 4 Milyar ke istri dan anak yang bisa dibuat melunasi hutang KPR Bapaknya. Ini berarti keluarga masih mengantongi Rp 2 Milyar yang bisa dibuat modal usaha atau biaya pemakaman.
  3. Jika Bapak Bijaksana sakit dan cacat yang membuat beliau tidak bisa bekerja maka premi perbulan dibayar oleh asuransi Allianz.
  4. Jika Bapak Bijaksana masih hidup karena kemurahan Tuhan pada usia 55 tahun, dana Rp 2 Milyar sudah bisa diambil dari saldo di polis asuransi jiwa miliknya. Saldo tersebut bisa dipakai melunasi sisa hutang KPR nya.

Demikian penjelasan tentang polis asuransi khususnya asuransi jiwa Allianz yang dapat dipakai sebagai jaminan jika kita mengajukan KPR atau hutang di Bank.

Terimakasih

Pendaftaran polis asuransi dengan nilai pertanggungan Rp 2 Milyar bisa saya bantu,

Hubungi saya,

Natanael (Bisnis Eksekutif Allianz)

HP/WA 08113436830

email: natanael.albertus@gmail.com

Advertisements

Meringankan Resiko Keuangan Keluarga dengan Berasuransi

Suatu ketika ada seorang bertanya, “Pak, saya sudah ada sakit yakni Hepatitis, apa sakit saya ini ditanggung oleh asuransi, khususnya Allianz?”

“Kalau bapak sebelum ikut asuransi kondisi sudah punya sakit Hepatitis, maka sakit Hepatitis bapak tidak ditanggung alias dikecualikan oleh asuransi Allianz dan juga asuransi lain”.

“Seandainya bapak daftarnya masih sehat dan belum sakit, ya pasti ditanggung oleh asuransi”, Dan jika bapak ingin penyakit Hepatitis bapak dicover/ditanggung oleh Allianz maka ada produk yang bagus yakni smartmed premier. Smartmed premier menanggung/mencover sakit yang sudah bapak alami sebelumnya. Syaratnya, masa kepesertaan polis harus sudah dua tahun.

(Penjelasan tentang smartmed premier yang mencover/menanggung penyakit yang sudah ada sebelumnya bisa di baca di sini smartmed-premier/)

Intinya adalah asuransi itu tugasnya menanggung resiko yang akan terjadi besok, bukan menanggung resiko yang sudah dialami atau riwayat penyakit yang masa lalu. Menanggung dalam hal ini adalah meringakan keuangan kita sebagai pemegang polis. Jadi resiko dalam hal ini adalah resiko finansial atau keuangan.

“Betul pak, saya setiap bulan harus keluar uang Rp 2jt untuk biaya cek / kontrol dan suntik karena Hepatitis saya ini. Yah mungkin sudah takdir Tuhan.”

Kasihan memang mendengar keluhan bapak ini. Sayangnya baru sadarnya terlambat.

Resiko apa saja yang dapat diasuransikan

(1) Meninggal dunia (death) baik secara alamiah (natural death) maupun meninggal pada usia muda karena sakit, kecelakaan (accidental death) dan lain sebagainya.
Setiap orang pasti akan meninggal dunia, meskipun tidak tahu pasti kapan hal tersebut akan terjadi. Kematian pencari nafkah akan berakibat hilangnya sumber pendapatan bagi yang berkepentingan seperti keluarga yang ditinggalkan (istri dan anak anaknya). Oleh karena itu diperlukan jaminan keuangan dalam jangka waktu tertentu selama keluarga yang ditinggalkan belum dapat menyesuaikan diri dengan kondisi baru.

(2) Cacat tubuh (disability) karena sakit atau kecelakaan.
Jika seseorang menderita cacat total dan tetap, mereka tidak dapat bekerja lagi secara permanen sehingga tidak memperoleh penghasilan sama sekali untuk menghidupi dirinya sendiri maupun keluarganya.

(3) Penyakit kritis
Penyakit kritis bisa datang sewaktu-waktu tanpa memandang usia, apakah seseorang itu masih muda atau sudah tua. Penyakit kritis tidak dapat diketahui dengan pasti kapan datangnya.

(4) Umur tua (old age) / Pensiun
Peristiwa hari tua pasti akan terjadi, tetapi berapa lama kehidupan hari tua tersebut berlangsung, tidak bisa diketahui dengan pasti.

Ayo! Sebelum terlambat, mumpung masih sehat, daftarlah asuransi agar resiko pengeluaran keuangan yang besar dan mahal bisa teratasi atau terbantu. 

Silahkan menghubungi Konsultan Asuransi Allianz berlisensi

Natanael

HP/WA 08113436830

email: natanael.allianz@gmail.com

 

Bukti Asuransi Allianz Bayar Klaim Nasabah Total 3.2 Miliar

 

“Seberapapun besarnya uang tunai, tak bisa menghapus kesedihan atas ‘perginya’ orang tua kita.  Tapi sejumlah uang tunai yang ditinggalkan, tidak mungkin menambah beban kesedihan kita.

Terimakasih Tuhan telah ijinkan saya membantu seorang ibu berusia 49 th utk menyiapkan warisan uang tunai bagi anaknya.

Saat terdiagnosa kanker hanya dlm waktu 7 bulan setelah buka polis, uang pertanggungan sakit kritis sebesar 1,6 Milyar dibayarkan oleh Allianz, tanpa peduli uang tsb digunakan utk berobat ataupun utk biaya hidup. Dan Allianz masih memberi tabungan otomatis sebesar 6jt/bln bagi beliau.

 

Saat Tuhan memanggilnya 2 bulan lalu, uang pertanggungan jiwa 1,6 Milyar dibayarkan kembali oleh Allianz kepada ahli warisnya, ditambah sisa investasi senilai hampir 100jt.”

Kisah nyata di atas membuktikan bagaimana asuransi Allianz membayar klaim nasabah. Tidak tanggung-tanggung, miliaran!

Ingin membuka polis Asuransi Allianz hubungi:

Natanael, HP/WA: 08113436830

Sumber cerita: allianz-bayar-klaim-nasabah-total-3-2-miliar/

5 Fungsi Asuransi Penyakit Kritis

Setiap saya tawari manfaat rider Critical Illness, jawaban uniknya yakni, “wah, saya gak mau sakit kritis pak.”

Siapa yang mau sakit kritis? Jawaban kita pasti tidak mau. Namun bagaimana jika tiba-tiba kita terkena serangan sakit kritis? Jawaban yang pasti adalah berdoa dan berusaha. Tuhan memberikan kita akal dan kepintaran yang lebih tinggi dari hewan.

Asuransi penyakit kritis (Critical Illness) memiliki 5 fungsi:

1. Membiayai pengobatan penyakit kritis.
2. Membiayai perawatan setelah pengobatan penyakit kritis
3. Mengganti penghasilan yang hilang selama atau karena tidak bisa bekerja
4. Mencegah kehilangan aset dan jeratan utang.
5. Memelihara kepercayaan diri.

Uang pertanggungan penyakit kritis mungkin memenuhi empat fungsi pertama, mungkin pula beberapa fungsi saja, atau mungkin saja satu fungsi pun tidak tercukupi. Oleh karena itu, UP proteksi penyakit kritis harus besar, lebih besar dari biaya untuk berobat, dan masih ada sisanya untuk biaya perawatan lanjutan, mengganti penghasilan, dan membayar utang (jika sebelumnya terpaksa berutang). Semua itu bermanfaat membawa seseorang pada fungsi kelima: terjaganya kepercayaan diri karena terhindar dari perasaan membebani orang lain.

Berapa UP penyakit kritis yang ideal? Dari segi dampaknya, penyakit kritis memiliki dampak keuangan yang setara dengan peristiwa meninggal dunia, atau malah lebih besar. Jadi, idealnya, UP penyakit kritis sama dengan UP jiwa. Tapi berapa pun itu, UP penyakit kritis tetap berguna untuk mengurangi beban hidup.


Penyakit kritis itu sebagian besar tidak datang tiba-tiba, tapi hasil dari akumulasi kebiasaan dan gaya hidup yang tidak sehat. Apalagi zaman sekarang, macam-macam sebab orang jadi sakit. Stres pekerjaan, polusi udara, rokok, kebanyakan duduk dan kurang olahraga, aneka makanan mengandung bahan kimia, dll. Kadar gula darah, asam urat, kolesterol, dan menumpuknya lemak, berperan memicu timbulnya penyakit kritis. Semua itu terkumpul sedikit demi sedikit, menumpuk terus, seringkali tanpa disadari.

Penyakit kritis adalah sejenis penyakit yang datangnya perlahan-lahan, pengobatannya memerlukan waktu lama, sembuhnya perlahan-lahan, dan harus disertai perubahan gaya hidup dengan disiplin yang ketat. Jika tidak dapat disembuhkan, maka bisa berakibat hilangnya kemandirian hidup. Dan jika sampai pada umurnya, maka proses ke arah sana pun umumnya perlahan-lahan.

Jadi, siapkan diri anda menghadapi kondisi terburuk dalam hidup.

Di Allianz, asuransi penyakit kritis tersedia sebagai rider (proteksi tambahan) dalam asuransi jiwa Tapro Allisya Protection Plus. Ada 49 penyakit kritis yang ditanggung (baca di sini). Klaim bisa diajukan ketika tertanggung pertama kali terdiagnosa salah satu dari 49 penyakit kritis, tanpa harus menjalani perawatan terlebih dahulu. (Keterangan lebih lanjut, silakan baca di Apa Itu Critical Illness).

Manfaat Dasar (Uang Pertanggungan Meninggal Dunia) + Cara Clime

Produk Allisya Protection Tapro Plus adalah asuransi jiwa, jadi manfaat dasarnya tentu saja berupa uang pertanggungan jika tertanggung meninggal dunia. Bagaimana jika tidak meninggal dunia sampai akhir masa perlindungan? Jangan khawatir, karena produk Tapro Allisya ini jenisnya unit-link, maka yang cair adalah sejumlah nilai investasinya.

Tapi masa kontrak Tapro Allisya adalah sampai dengan usia 100 tahun, sedangkan jarang sekali orang yang mampu mencapai usia tersebut.  Jadi, jika seseorang terus membayar premi Tapro Allisya sehingga polisnya tetap aktif, bisa dipastikan UP jiwanya akan cair dan dapat bermanfaat untuk ahli warisnya.

Ya, asuransi jiwa adalah tentang memberikan sesuatu yang berguna untuk ahli waris kita, orang-orang yang kita cintai, orang-orang yang kita lindungi di saat kita hidup, dan akan tetap kita cintai dan lindungi walaupun kita telah tiada.

Asuransi jiwa wajib dimiliki oleh pencari nafkah dalam keluarga, mungkin ayah, atau ibu jika bekerja, lalu orangtua tunggal, atau lajang yang menghidupi orangtuanya dan saudaranya.

Di luar itu, tetap baik memiliki asuransi jiwa, karena siapa pun berkemungkinan untuk meninggal dunia tanpa pandang usia, tak peduli sehat atau sakit. Dan siapa pun jika meninggal dunia, pasti butuh uang minimal untuk pemakaman. Dan di beberapa kebudayaan, biaya kematian itu bisa sangat besar.

Selengkapnya tentang manfaat dasar Tapro Allisya, bisa dibaca di bawah ini.

Manfaat Dasar

Copy of Manfaat Dasar

Cara Klaim Meninggal Dunia

No Formulir/Berkas yang Dibutuhkan
1 Formulir Pengajuan Klaim Meninggal Dunia, ditandatangani ahli waris
2 Polis asli
3 Formulir Surat Keterangan Dokter tentang Penyebab Kematian
4 Berita acara dari kepolisian dalam hal tertanggung meninggal secara tidak wajar atau akibat kecelakaan
5 Laporan kronologis kematian dan ditandatangani ahli waris, jika tertanggung meninggal di rumah
6 Formulir Surat Kuasa Pemaparan Isi Rekam Medis, diisi dan ditandatangani ahli waris
7 Kutipan Akta Kematian dari catatan sipil yang dilegalisir
8 Surat Keterangan Meninggal dari kelurahan yang dilegalisir
9 Surat Keterangan dari perwakilan Indonesia, jika meninggal di luar negeri.
10 Formulir Pemberitahuan Nomor Rekening
11 Fotokopi KTP tertanggung (akta lahir utk tertanggung anak)
12 Fotokopi KTP semua ahli waris (akta lahir utk ahli waris anak)
13 Dokumen lain yang menunjang, jika diperlukan.
 

Info pendaftaran hubungi:

Natanael (Agen Asuransi Allianz)

HP/WA 08113436830