Tag Archives: Agen Asuransi Sidoarjo

Flexi CI, Rider yang Menanggung Sakit Kritis Tanpa survival period

Asuransi Allianz Life, pada bulan Juli 2018, meluncurkan produk rider terbaru yaitu Flexi Critical Illness (Flexi CI). Rider ini disematkan pada produk unitlink konvensional Tapro Smartlink Flexi Account Plus.

Hadirnya Flexi CI tentunya menambah deretan produk asuransi penyakit kritis dari Allianz yang saat ini telah memiliki tiga produk, yaitu CI+ (49 penyakit kritis)CI Accelerated (49 penyakit kritis dengan klaim mengurangi UP jiwa), dan CI100 (100 kondisi penyakit kritis sejak tahap awal).

Beberapa Pilihan Plan

Flexi CI terdiri dari tiga plan, yaitu:

  1. Silver: menanggung 88 kondisi, terdiri dari 77 kondisi tahap advanced, 6 kondisi tahap katastropik, 4 kondisi kompikasi diabetes, dan 1 angioplasti.
  2. Gold: menanggung 128 kondisi, terdiri dari 88 plan Silver ditambah 30 kondisi tahap early dan 10 kondisi tahap intermediate.
  3. Platinum: menanggung 168 kondisi, terdiri dari 128 plan Gold ditambah 30 kondisi tahap early dan 10 kondisi tahap intermediate.

Selain itu, Flexi CI pun dapat ditambah tiga manfaat opsional dengan sedikit tambahan biaya asuransi, yang membuat rider ini menjadi produk penyakit kritis paling fleksibel, yaitu:

  1. Gender Spesific Benefit: UP tambahan untuk kanker spesifik sesuai jenis kelamin.
  2. Power Reset for Early Cancer: Pembaruan UP untuk kanker stadium awal (hanya untuk plan Gold dan Platinum).
  3. Continuous Cancer Benefit: UP tambahan untuk kanker berkelanjutan pada kelompok advanced CI.

Keunggulan Flexi CI

Flexi CI memiliki sejumlah keunggulan dibanding rider penyakit kritis sebelumnya, yaitu:

  1. Tanpa survival period. Survival period adalah syarat masa bertahan hidup agar bisa diklaim atau masa bertahan hidup Tertanggung atas suatu kondisi sebelum Penanggung dapat membayarkan Manfaat Asuransi. Dalam hal ini sama dengan CI+ dan CI Acc, tapi lebih baik daripada CI100 yang mensyaratkan survival period 7 hari.
  2. Masa tunggu 80 hari dari tanggal aktif polis atau pemulihan. Rider penyakit kritis sebelumnya masa tunggu 90 hari.
  3. Klaim tidak mengurangi UP jiwa. Dalam hal ini sama dengan CI+ dan CI100, tapi lebih unggul daripada CI Acc.
  4. Komprehensif, menjamin hingga 168 kondisi penyakit kritis sejak early stage sd catasthropic stage (tergantung plan).
  5. Total UP yang dapat dibayarkan hingga 150% dari UP Flexi CI (plan Gold dan Platinum).
  6. Dilengkapi fasilitas EMO (Expert Medical Opinion) untuk meningkatkan ketepatan diagnosa dan tindakan, gratis.

 

Ketentuan Umum Rider Flexi CI

Nama produk Flexi Critical Illness(Rider pada unitlink Smartlink Flexi Account Plus atau Tapro)
Manfaat Memberikan uang pertanggungan jika tertanggung terdiagnosa salah satu dari 88, atau 128, atau 168 kondisi penyakit kritis, tergantung plan yang dipilih.
Pilihan plan 1. Silver (88 kondisi): 77 kondisi advanced CI + 6 kondisi katastropik CI + 4 kondisi komplikasi diabetes + 1 kondisi angioplasti2. Gold (128 kondisi): 88 kondisi plan Silver + 30 kondisi early CI + 10 kondisi intermediate CI

3. Platinum (168 kondisi): 128 kondisi plan Gold + 30 kondisi early CI + 10 kondisi intermediate CI

Manfaat tambahan (opsional, dengan tambahan biaya asuransi) 1. Gender Specific Benefit: UP tambahan untuk kanker spesifik sesuai jenis kelamin.2. Power Reset for Early Cancer: Pembaruan UP untuk kanker stadium awal (hanya untuk plan Gold dan Platinum).

3. Continuous Cancer Benefit: UP tambahan untuk kanker berkelanjutan pada kelompok advanced CI.

Usia masuk 1 bulan sd 70 tahun
Masa perlindungan Sd usia 100 tahun
Survival period Tidak ada.
Masa tunggu (periode eliminasi) 80 hari dari tanggal berlaku polis atau dari tanggal pemulihan polis (jika sempat lapse)
Maksimum UP – Untuk dewasa, maksimum 5 miliar atau 5 x UP jiwa.– Untuk anak-anak, maksimum 2 miliar atau 5 x UP jiwa.

– Rider Flexi CI tidak dapat digabung dengan rider CI lainnya (CI Acc, CI+, dan CI100) dalam satu polis.

Batas klaim – Tahap awal: 1,25 M (maks 4 kali klaim per tertanggung)– Tahap menengah: 2,5 M (maks 2 kali klaim per tertanggung)

– Tahap lanjut: 5 M (maks 1 kali klaim per tertanggung)

 

Daftar Kondisi Penyakit Flexi CI

Plan Silver (88 Kondisi)

88 Kondisi Silver

Plan Gold (88 Kondisi Plan Silver + 30 Kondisi Tahap Early + 10 Kondisi Tahap Intermediate)

40 Kondisi Gold

Plan Platinum (128 Plan Silver + 30 Kondisi Tahap Early + 10 Kondisi Tahap Intermediate)

40 Kondisi Platinum

 

Cara Klaim Flexi CI

Flexi CI adalah asuransi berbentuk uang pertanggungan (UP) atau santunan. Cara klaimnya sebagai berikut:

  1. Mengisi formulir klaim penyakit kritis, bisa diunduh di SINI.
  2. Polis asli
  3. Surat keterangan asli dari dokter yang mendiagnosa untuk pertama kali
  4. Surat kuasa pemaparan isi rekam medis, diisi dan ditandatangani pemegang polis
  5. Salinan hasil pemeriksaan yang mendukung diagnosa
  6. Fotokopi identitas diri tertanggung/pemegang polis
  7. Dokumen lain yang menunjang, jika diperlukan.

Seluruh berkas dikirim ke kantor Allianz pusat di Allianz atau dititip ke agen asuransi anda.

Ilustrasi Tapro dengan Rider Flexi CI

 

Ilustrasi FCI Silver 30th

Ilustrasi FCI Gold 30th

Ilustrasi FCI Platinum 30th

 

Pengecualian Flexi CI

  1. Segala penyakit yang timbul dari luka yang dilakukan secara sengaja, contoh percobaan bunuh diri.
  2. Segala penyakit yang disebabkan oleh AIDS, langsung maupun tidak langsung.
  3. Segala penyakit bawaan sejak lahir/congenital.
  4. Segala penyakit, kondisi, atau luka yang telah ada sebelumnya (preexisting condition)
  5. Berada di bawah pengaruh atau terlibat dalam penggunaan narkotika atau alkohol.
  6. Penyakit kritis yang didiagnosa dalam periode eliminasi (hingga 80 hari dari tanggal berlakunya rider atau pemulihan).

 

ingin janji ketemu dengan saya untuk menanyakan asuransi sakit kritis FLEXI CI yang dapat menggantikan dana anda jika terdiaknosa.

Hubungi Saya,

Natanael Bisnis Partner ASN

Domisili Surabaya

Advertisements

Ingin Tambahan Penghasilan? Gabung sebagai Agen Asuransi

Satu cara yang bisa dipertimbangkan disaat perekonomian keluarga kurang bagus adalah dengan menjadi agen asuransi.

Menjadi agen asuransi sangat mudah. Siapa pun dapat menjalankannya. Tidak ada syarat pendidikan atau keterampilan tertentu. Tidak perlu modal uang yang besar, selain sedikit untuk biaya lisensi yang tak sampai 300 ribu. Tanpa risiko. Dan tidak perlu berhenti dari pekerjaan lama.

Modal utama hanyalah waktu dan iman dan motivasi.

Waktu, karena untuk belajar dan mencari nasabah itu butuh waktu. Jika anda dapat memanfaatkan waktu sepulang kerja dan hari libur anda, itu sudah cukup.

Iman, anda harus percaya dan yakin di bisnis asuransi ini anda bisa berhasil. Selain itu, motivasi tinggi juga bisa membuat anda berhasil, karena dalam pekerjaan ini anda akan sering menghadapi penolakan dari prospek (calon nasabah). Jika anda belum punya rumah dan betul-betul ingin punya rumah sendiri, itu bisa jadi motivasi yang kuat, yang akan membangunkan diri anda setiap kali anda merasa turun semangat.

Berapa sebenarnya penghasilan agen asuransi, sehingga dapat menjadi solusi bagi generasi yang sulit punya rumah?

Jika dapat mencapai target minimal saja, maka setelah satu tahun, anda akan memiliki penghasilan 6 juta per bulan. Dan setelah dua tahun, penghasilan anda naik jadi 15 juta per bulan.

Jika penghasilan anda saat ini di bawah 10 juta, tentu ini sangat lumayan. Dengan tambahan penghasilan di atas penghasilan anda saat ini, impian punya rumah akan segera terealisasikan.

Info pendaftaran sebagai agen asuransi Allianz Life untuk anda yang tinggal di Gresik, Surabaya, Sidoarjo, Mojokerto hubungi: Natanael HP/WA 08113436830

Alasan Mengapa Saya Butuh Asuransi Allianz

Sering saya mendengar banyak teman saya yang terkena musibah, antara lain sakit kritis (jantung, kanker, stroke, dan lainnya) dalam usia sangat muda. Kalau diambil rata-rata antara usia 30 tahun sampai 50 tahun di antara teman saya sudah terkena sakit kritis tersebut. Itu alasan pertama.

Alasan kedua. Kalau saya nabung di Bank, target nabung Rp 1 Milyar. Kira-kira barus nabung sampai 1000 bulan jika tiap bulannya Rp 1 juta.  Seandainya saya bisa nabung sampai Rp 1 Milyar butuh waktu 80 tahun. Cukup lama.

Baru satu tahun menabung untuk mengumpulkan target Rp 1 Milyar, tiba-tiba ditengah jalan terjadi musibah sakit kritis. Mau tidak mau, saya harus mengambil tabungan yang sudah terkumpul baru Rp 7 juta. Padahal biaya rumah sakit yang harus dibayar sebesar Rp 50 juta atau Rp 100 juta. Jalan keluarnya adalah harus mencari pinjaman, mencari sumbangan ke saudara atau tetangga. Itu adalah resiko yang terjadi dan saya tidak bisa menolak.

Nah, setelah saya memiliki polis asuransi Tapro Allianz, rasa kawatir kejadian cerita di atas sudah tidak lagi menghampiri saya. Tapro (tabungan proteksi) Allianz sudah menyiapkan dana cash sebesar Rp100 juta hingga ratusan milyar, jika terjadi resiko sakit kritis pada saya.

Kira-kira kalau tidak ada produk asuransi di dunia ini, adakah produk lain yang bisa membantu seseorang menyelamatkan dari kehidupan finansial secara cepat? Jawabannya tidak ada. Hanya asuransi yang mampu mengatasi dan membayar kebutuhan finansial saya pada saat membutuhkan biaya yang cukup besar untuk membayar dokter di rumah sakit.

Info lebih detail hubungi saya,

Natanael HP/WA 08113436830

 

 

 

 

 

 

Premi 200rb/bulan, TOTAL UP 500 Juta! Dahsyat!

Sebelum saya menjelaskan lebih jauh tentang judul di atas yakni premi Rp200rb perbulan bisa dapat total UP Rp 500jt. Terlebih dahulu saya akan jelaskan tentang apa itu asuransi? Karena masih belum banyak yang memahami tentang asuransi.

Asuransi adalah tabungan untuk masa depan. Asuransi adalah warisan uang cash. Asuransi adalah proteksi sakit kritis, saat seseorang terdiagnosa penyakit kritis, akan menerima uang cash.

Perhatikan contoh kasus ini:

screen-shot-2017-01-19-at-7-49-23-am
Polis dengan premi 300rb per bulan.

Bapak berinisial B menabung secara rutin di Asuransi Allianz Rp 300rb per bulan, apabila sehat Bapak B akan memiliki dana masa depan. Namun kenyataan berkata lain, Bapak B ternyata tidak sehat dan mengalami Penyakit Gagal Ginjal.

Cair dana tunai 216 Juta ke rekening Bapak B, sehingga Bapak B dapat menggunakan uang tersebut untuk berobat maupun kebutuhan hidupnya.

Bapak B menggunakan fasilitas Asuransi Kesehatan BPJS untuk berobat, sehingga uang tunai 216 Juta ini dia pakai untuk kebutuhan hidupnya.

Contoh kedua:

screen-shot-2017-01-19-at-7-49-30-am
Premi 1 Juta per bulan + Proteksi 500 Juta.

Bapak O menabung 1 Juta per bulan di Allianz. Tanpa berharap sakit, Bapak O terus menabung hingga 10 tahun. Namun di tahun ke 10 tersebut, Bapak O terkena kanker tenggorokan, yang membutuhkan biaya sangat besar.

Walaupun Bapak O baru menabung 10 tahun ( 1 Juta x 12 bulan x 10 tahun = 120 Juta uang yang ditabung ), tidak jadi masalah, karena Uang Proteksi 500 Juta sudah ready kapanpun dibutuhkan (mulai dari hari ke 91 menabung)

 

Contoh ketiga:

screen-shot-2017-01-19-at-7-49-36-am
Premi 500rb + 500rb, Uang Cash 1 M.

Memiliki beberapa polis sekaligus boleh saja, karena dapat klaim secara bersamaan.

Seperti contoh polis milik anak dari Bapak F ini. Bapak F sayang anak, sehingga dia menabungkan 500rb x 2 per bulan, total menabung 1 Juta per bulan untuk anaknya. Dengan harapan nanti ada uang untuk anaknya kuliah.

Namun selang beberapa tahun kemudian ada resiko Tumor Otak pada si anak. Bersyukur sudah tersedia Uang Cash 1 Milyar. Langsung masuk ke rekening Bapak F. Sehingga dapat dipakai untuk berobat si anak. Bahkan cukup untuk biaya sekolah si anak.

Untuk direnungkan

screen-shot-2017-01-19-at-7-49-44-am
Tanya pada istri Anda. Tanya pada suami Anda. Tanya pada anak Anda. Tanya pada orang tua Anda.

Tanya mereka : Mana yang mereka pilih, di-Waris-kan UANG CASH 1 Milyar atau di-Waris-kan HUTANG ?

Kalau sudah dapat jawabannya, sekarang jawab pertanyaan ini.

screen-shot-2017-01-19-at-7-49-51-am

 

Tanya diri sendiri : Pilih mana apabila Sakit, Mendapat UANG CASH 1M 

atau JUAL HARTA ?

Kalau Anda sudah menjawab. Silakan Anda siapkan TABUNGAN + WARISAN + PROTEKSI UANG CASH 1M di Allianz.

 

34
Bukti Pembayaran Klaim Proteksi Sakit Kritis Rp 5 Milyar

Allianz memberikan Proteksi terbesar, terlengkap, terbaik.

Tanya pada diri sendiri : Apakah sangat membantu apabila terjadi resiko sakit kritis diberikan uang oleh Allianz 5 Milyar rupiah ?

screenshot_2016-01-05-23-33-20-1
Bukti pembayaran klaim sakit kritis 1 Milyar.

Kalau Anda merasa tabungan ini dapat membantu Anda dan keluarga, Anda boleh menanyakan ke saya GRATIS. Mari kita bantu teman-teman dan saudara-saudara lainnya, keluarga Indonesia agar bisa terhindar dari keterpurukan ekonomi akibat resiko kehidupan sakit kritis.

Bagi saya yang terpenting ialah Uang Cash 1 Milyar

Setelah kita mengerti asuransi pada penjelasan di atas, maka saatnya kita menentukan, mau menabung berapa.

Besaran premi (jumlah tabungan rutin) tergantung dari kapasitas masing-masing orang.

Banyak generasi muda (usia 20-30 tahun) yang belum memiliki kemampuan menabung dalam nominal besar.

Oleh karena itu, Allianz sangat mengerti Anda.

Dengan menyisihkan kurang dari Rp 7.000 per hari, Anda sudah dapat memiliki proteksi hingga 500 Juta + tabungan masa depan.

Premi 200rb usia 20th.PNG

 

Perhatikan gambar ilustrasi diatas.

Seorang muda berusia 23 tahun menabung Rp 200.000,-/bln di TAPRO Allianz. Dengan program TAPRO ini, sudah otomatis tersedia Tabungan Masa Depan + Proteksi atas Resiko (Sakit Kritis, Kecelakaan, Cacat Total, Meninggal Dunia)

Jadi, bagi Anda yang masih mahasiswa namun Anda peduli dengan Masa Depan Anda. Maka program TAPRO ini sangat cocok untuk Anda.

Mengapa demikian?

Karena, kalau dibandingkan dengan menabung secara pribadi, yang didapatkan hanyalah Tabungan. Lihat gambar dibawah ini:

transasksi usia 23.PNG

Menabung 200rb/bln, setahun 2,4jt. Menabung 10 tahun total 24 Juta. 76 tahun menabung belum terkumpul 200 Juta.

Apabila menabung secara pribadi dan terjadi Resiko Kehidupan (Sakit Kritis, Kecelakaan, Cacat Total, Meninggal Dunia), maka yang dipakai adalah tabungan pribadi.

Namun, dengan program TAPRO Allianz, apabila terjadi Resiko, entah itu kena resiko cepat (di usia muda) atau kena resiko lama (di usia tua), tetap tidak pakai uang tabungan, melainkan pakai Uang Asuransi dari Allianz.

Bagi mereka yang sudah mengerti pentingnya Asuransi, biasanya mereka menentukan Uang Pertanggungan yang besar, misalnya 1 Milyar atau 2 Milyar, atau bahkan 5 Milyar.

Mengapa??

Karena kalau Proteksi kita hanya “ala kadar”, bisa jadi Proteksi tersebut belum cukup besar untuk menutupi biaya berobat dan biaya kehidupan yang semakin meningkat akibat resiko sakit kritis.

Yang harus diperhatikan bila kita menabung di program TAPRO Allianz :
– Kita masuk bukan untuk INVESTASI (walaupun ada porsi Investasinya),
– Kita masuk bukan menyumpahi diri kita agar cepat meninggal,
– Kita masuk bukan untuk MEMBANTU teman/saudara yang menjadi agen,

TAPI kita masuk asuransi untuk PERLINDUNGAN diri kita dan keluarga kita di hari esok APABILA hal yang tidak diinginkan (seperti terjadi penyakit berat: Kanker, Stroke, Jantung, dll) terjadi.

Sumber inspirasi tulisan: satuyangterpenting.wordpress.com

Konsultasi Gratis

Natanael (Bisnis Eksekutif Allianz Star Network) tinggal di Surabaya-Sidoarjo

HP/WA 08113436830

Line: natanael1975

 

 

Meringankan Resiko Keuangan Keluarga dengan Berasuransi

Suatu ketika ada seorang bertanya, “Pak, saya sudah ada sakit yakni Hepatitis, apa sakit saya ini ditanggung oleh asuransi, khususnya Allianz?”

“Kalau bapak sebelum ikut asuransi kondisi sudah punya sakit Hepatitis, maka sakit Hepatitis bapak tidak ditanggung alias dikecualikan oleh asuransi Allianz dan juga asuransi lain”.

“Seandainya bapak daftarnya masih sehat dan belum sakit, ya pasti ditanggung oleh asuransi”, Dan jika bapak ingin penyakit Hepatitis bapak dicover/ditanggung oleh Allianz maka ada produk yang bagus yakni smartmed premier. Smartmed premier menanggung/mencover sakit yang sudah bapak alami sebelumnya. Syaratnya, masa kepesertaan polis harus sudah dua tahun.

(Penjelasan tentang smartmed premier yang mencover/menanggung penyakit yang sudah ada sebelumnya bisa di baca di sini smartmed-premier/)

Intinya adalah asuransi itu tugasnya menanggung resiko yang akan terjadi besok, bukan menanggung resiko yang sudah dialami atau riwayat penyakit yang masa lalu. Menanggung dalam hal ini adalah meringakan keuangan kita sebagai pemegang polis. Jadi resiko dalam hal ini adalah resiko finansial atau keuangan.

“Betul pak, saya setiap bulan harus keluar uang Rp 2jt untuk biaya cek / kontrol dan suntik karena Hepatitis saya ini. Yah mungkin sudah takdir Tuhan.”

Kasihan memang mendengar keluhan bapak ini. Sayangnya baru sadarnya terlambat.

Resiko apa saja yang dapat diasuransikan

(1) Meninggal dunia (death) baik secara alamiah (natural death) maupun meninggal pada usia muda karena sakit, kecelakaan (accidental death) dan lain sebagainya.
Setiap orang pasti akan meninggal dunia, meskipun tidak tahu pasti kapan hal tersebut akan terjadi. Kematian pencari nafkah akan berakibat hilangnya sumber pendapatan bagi yang berkepentingan seperti keluarga yang ditinggalkan (istri dan anak anaknya). Oleh karena itu diperlukan jaminan keuangan dalam jangka waktu tertentu selama keluarga yang ditinggalkan belum dapat menyesuaikan diri dengan kondisi baru.

(2) Cacat tubuh (disability) karena sakit atau kecelakaan.
Jika seseorang menderita cacat total dan tetap, mereka tidak dapat bekerja lagi secara permanen sehingga tidak memperoleh penghasilan sama sekali untuk menghidupi dirinya sendiri maupun keluarganya.

(3) Penyakit kritis
Penyakit kritis bisa datang sewaktu-waktu tanpa memandang usia, apakah seseorang itu masih muda atau sudah tua. Penyakit kritis tidak dapat diketahui dengan pasti kapan datangnya.

(4) Umur tua (old age) / Pensiun
Peristiwa hari tua pasti akan terjadi, tetapi berapa lama kehidupan hari tua tersebut berlangsung, tidak bisa diketahui dengan pasti.

Ayo! Sebelum terlambat, mumpung masih sehat, daftarlah asuransi agar resiko pengeluaran keuangan yang besar dan mahal bisa teratasi atau terbantu. 

Silahkan menghubungi Konsultan Asuransi Allianz berlisensi

Natanael

HP/WA 08113436830

email: natanael.allianz@gmail.com

 

Tips dalam Berinvestasi

Di dalam Jurnal Allianz , 26 Sep 2016 dijelaskan bahwa tujuan dari berinvestasi pada umumnya untuk memenuhi kebutuhan di masa depan. Dana yang disiapkan pun beragam mulai dari nominal ratusan ribu, hingga ratusan juta. Oleh karena berinvestasi merupakan hal yang penting karena menyangkut perencanaan finansial jangka panjang, kita perlu melakukannya dengan sebaik mungkin. Apa saja yang bisa dilakukan untuk berinvestasi dengan maksimal? Simak tips berikut ini yuk.

 

  1. Tentukan tujuan

Tentukan apa tujuan dari investasimu? Hal ini penting untuk kita memilih instrumen apa yang tepat sesuai jangka waktu, dan manfaatnya.

  1. Kenali profil risiko

Tiap orang memiliki profil risikonya masing-masing. Apakah itu agresif (bersedia menerima risiko yang paling tinggi dalam investasi), konservatif (memilih investasi yang paling kecil risikonya), atau moderat (memilih investasi dengan risiko yang lebih besar, namun cukup aman) .

  1. Kenali investasi Anda

Tak kenal maka tak sayang. Kalau kita sayang dengan uang yang akan kita alokasikan, pelajari dulu instrumen investasi yang ada. Sehingga bisa mengetahui mana yang cocok dengan kebutuhan dan profil risiko kita.

  1. Pantau kinerja investasi

Jika sudah menentukan pilhan dan mulai berinvestasi, jangan lupa untuk memantau perkembangannya. Hal ini agar kita bisa mengetahui momen yang tepat kapan saatnya mengembangkan investasi, ataupun menarik dana.

  1. Review berkala

Tinjau ulang kebutuhan masa depan kita. Seperti misalnya melihat perkembangan kondisi ekonomi, bertambahnya anggota keluarga, berlaih profesi, dan lain sebagainya.  Dengan begitu kita bisa mempertimbangkan, apakah investasi kita di masa mendatang sudah mencukupi? Atau perlu di tambah lagi.

Bagimana, mudahkan? Tunggu apalagi, yuk berinvestasi.

Hub Agen Allianz Life,

Natanael

HP/WA 08113436830

 

Continue reading

Mengenal Komponen Biaya dalam Unit-Link Tapro Allianz

Berikut ini saya akan bagikan kupasan dari Bapak Asep Sopyan tentang Komponen Biaya dalam Unit-Link Tapro Allianz.

“Kenapa saldo polis saya kecil sekali?”

“Kenapa nilai tunainya tidak ada?”

Itulah pertanyaan yang lazim di tanyakan jika ada nasabah yang menutup polis unit-linknya di tahun-tahun awal. Kenapa bisa begitu?

Hal ini terkait dengan komponen biaya yang dikenakan dalam polis unit-link. Biaya-biaya ini sebaiknya dikenali di awal sebelum membeli polis, supaya kelak tidak kaget ketika terpaksa menutup polis.

Apa saja biaya yang dikenakan dalam produk unit-link? Berikut ini adalah biaya-biaya yang dikenakan dalam unit-link Tapro dari Allianz. Saya tidak akan bicara unit-link lain, tapi pada intinya tidak jauh beda, hanya mungkin ada variasi istilah yang digunakan.

  1. Biaya Akuisisi dan Pemeliharaan

Seperti disebutkan dalam polis, biaya akuisisi dan pemeliharaan adalah biaya sehubungan dengan penerbitan polis yang antara lain meliputi: ongkos pemeriksaan kesehatan, ongkos pengadaan polis dan pencetakan dokumen, biaya lapangan, biaya pos dan telekomunikasi, serta remunerasi karyawan dan agen.

Biaya akuisisi dikenakan di lima tahun pertama dengan besar yang cenderung turun. Biaya ini dipotong langsung dari premi sebelum diinvestasikan. Jadi, biaya akuisisi merupakan kebalikan dari alokasi investasi. Besarnya biaya akuisisi dan alokasi investasi bisa dilihat di tabel berikut.

Tahun Biaya Akuisisi Alokasi Investasi
1 75 % 25 %
2 40 % 60 %
3 15 % 85 %
4 7,5 % 92,5 %
5 7,5 % 92,5 %
6 dst 0 % 105,26 %
Total 145 %

Biaya akuisisi dihitung dari premi berkala atau premi dasar. Top up berkala tidak kena biaya akuisisi.

Biaya akuisisi adalah biaya yang paling besar di tahun-tahun awal polis. Biaya inilah yang menyebabkan nilai investasi polis unit-link anda belum terbentuk jika anda menutup polis di tahun pertama atau kedua, terutama jika polis anda tanpa top up berkala atau top up berkalanya kecil.

  1. Biaya Asuransi (Cost of Insurance, atau Tabarru dalam asuransi syariah)

Banyak orang menyangka, bukan hanya nasabah tapi juga sebagian agen, bahwa biaya akuisisi adalah satu-satunya biaya yang dikenakan dalam produk unit-link. Setelah periode lima tahun pertama, mulai tahun keenam dan seterusnya premi seluruhnya diinvestasikan dan tidak dipotong biaya apa pun lagi.

Tidak. Bahkan bukan hanya setelah tahun kelima, sejak tahun pertama pun ada biaya-biaya lain yang dikenakan, seperti akan diterangkan berikut ini.

Salah satunya adalah biaya asuransi (terjemahan dari cost of insurance, atau tabarru dalam asuransi syariah). Biaya asuransi adalah biaya yang dikenakan untuk setiap manfaat asuransi yang diambil, baik asuransi dasar maupun asuransi tambahan (rider). Manfaat asuransi adalah perlindungan keuangan yang diterima jika tertanggung mengalami risiko yang ditanggung dalam polis, misalnya meninggal dunia, rawat inap, sakit kritis, atau cacat tetap, tergantung mana yang diambil oleh nasabah.

Besarnya biaya asuransi tergantung usia, jenis kelamin, kondisi kesehatan, pekerjaan, dan uang pertanggungan, baik untuk asuransi dasar maupun rider. Angka ini dicantumkan di proposal halaman 1.

Biaya asuransi cenderung naik tiap tahun seiring usia. Khusus rider ADDB (Accidental Death and Disability Benefit), biaya asuransinya sama setiap tahun, karena risiko kecelakaan tidak terpengaruh usia.

Di unit-link Tapro Allianz berlaku ketentuan yaitu biaya asuransi tahun pertama tidak dipotong di tahun pertama, melainkan dipotong mulai bulan ke-13 sd bulan ke-36 (setengahnya di tahun kedua dan setengahnya lagi di tahun ketiga), bersamaan dengan pemotongan biaya asuransi tahun kedua dan tahun ketiga. Dengan kata lain, biaya asuransi tahun pertama dianggap utang, yang baru dibayar di tahun kedua dan ketiga.

Setelah polis berusia tiga tahun, tidak ada lagi biaya asuransi terutang. Biaya asuransi tahun keempat, kelima, keenam, dan seterusnya dipotong di tahun berjalan.

Biaya asuransi dipotong selama polis aktif sampai masa perlindungan berakhir. Kapan masa perlindungan berakhir? Untuk asuransi dasar, masa perlindungannya sampai usia 100 tahun, jadi biaya asuransinya pun dipotong sampai usia 100 tahun (jika masih hidup dan polis masih aktif). Untuk ridernya, beda-beda tergantung masa berlaku rider yang diambil. Misalnya, rider ADDB masa pemotongan biaya asuransinya adalah sampai usia 65 tahun, CI+ masa pemotongan biaya asuransinya sampai usia 70 tahun, CI100 masa pemotongan biaya asuransinya sampai usia 100 tahun.

  1. Biaya Administrasi

Biaya administrasi polis Tapro adalah sebesar 26.500 per bulan. Tahun pertama gratis. Benar-benar gratis, bukan diutangi.

Biaya administrasi dipotong bersamaan dengan pemotongan biaya asuransi setiap bulannya. Biaya asuransi dipotong selama polis aktif sampai polis berakhir (entah karena meninggal dunia, polis ditutup, atau saldo tidak cukup).

  1. Biaya Pengelolaan Investasi

Biaya pengelolaan investasi adalah upah bagi manajer investasi yang mengelola dana unit-link. Besarnya biaya tergantung jenis dana, yaitu antara 1 sd 2 % per tahun.

  1. Biaya Selisih Harga Jual-Beli Unit

Pada tabel biaya akuisisi dan alokasi investasi di atas, mungkin ada yang bertanya, kenapa di tahun keenam dan seterusnya alokasi investasi ditulis 105,26%, bukan 100%? Kenapa dilebihkan 5,26%? Untuk apa? Apakah itu bonus?

Jawabnya: Penetapan harga unit di unit-link Allianz menerapkan sistem dual price atau dua harga dengan selisih 5%. Jadi, kelebihan 5,26% bukanlah bonus, melainkan untuk menutupi selisih harga jual-beli unit (bid-offer price).

Karena adanya sistem dua harga ini, unit-link Tapro Allianz tidak lagi mengenakan biaya untuk top up berkala, top up tunggal, dan penarikan dana. Biaya tersebut sudah termasuk dalam selisih harga.

Di unit-link lain yang mengenakan sistem satu harga, ada biaya yang dikenakan untuk top up berkala, top up tunggal, dan kadang untuk penarikan dana.

  1. Biaya Pengalihan Dana (Switching)

Pengalihan dana misalnya dana yang disimpan di Equity Fund dialihkan ke Balanced Fund atau Money Market Fund, atau sebaliknya, karena suatu pertimbangan tertentu.

Biaya pengalihan dana gratis 5 kali dalam setahun, dan setelahnya dikenakan biaya sebesar 1% dari nilai dana yang dialihkan, dengan minimal 100 ribu per sekali transaksi.

Demikian biaya-biaya yang dikenakan dalam unit-link Tapro Allianz. Komponen biaya dan besarnya sama antara Tapro syariah (Allisya Protection Plus) maupun Tapro konvensional (Smartlink Flexi Account Plus).

 

Tanya-Jawab

Tanya: Saya ambil Tapro dengan premi 1 juta per bulan. Setelah bayar 12 bulan, polisnya saya tutup. Berapakah nilai tunai yang bisa saya ambil?

Jawab: Nilai tunai yang bisa diambil tergantung komposisi premi dasar dan top up berkala, dan tergantung besarnya biaya asuransi (tabarru) yang dikenakan.

Sebagai contoh: Jika premi 1 juta per bulan itu seluruhnya merupakan premi berkala atau premi dasar, maka premi anda kena potongan 75% (750 ribu) untuk biaya akuisisi tahun pertama. Sisanya 250 ribu diinvestasikan. Dalam 12 bulan, berarti alokasi premi yang diinvestasikan adalah 3 juta.

Tapi uang 3 juta ini belum bersih karena masih ada biaya lainnya, yaitu biaya asuransi atau tabarru. Jika biaya asuransinya 200 ribu per bulan (2,4 juta setahun), maka dana yang bisa ditarik adalah sekitar 600 ribu (dikurangi selisih harga jual-beli 5%, ditambah hasil investasi). Tapi jika biaya asuransinya misalnya 300 ribuan per bulan, maka tidak ada dana yang bisa ditarik, malah polis anda minus.

Lain halnya jika setoran 1 juta itu sebagian berupa premi berkala dan sebagian lagi top up berkala, misalnya premi berkala 500 ribu dan top up berkala 500 ribu. Maka premi yang kena potongan biaya akuisisi adalah 75% dari 500 ribu, yaitu 375 ribu. Sisanya 125 ribu diinvestasikan, ditambah dengan top up berkala 500 ribu. Jadi, nilai yang masuk ke investasi adalah 625 ribu per bulan atau 7,5 juta setahun.

Jika biaya asuransinya 200 ribu per bulan (2,4 juta setahun), berarti dana yang bisa ditarik adalah sekitar 5,1 juta (dikurangi selisih harga jual-beli 5%, ditambah hasil investasi).

Jadi, jika anda ingin investasinya besar, premi berkala harus diperkecil dan top up berkala diperbesar, supaya potongan biaya akuisisinya kecil. Dan supaya biaya asuransinya pun kecil, manfaat asuransinya kecil saja. Tapi itu berarti anda ambil produk unitlink ini bukan untuk tujuan proteksi. Dan jika dibilang untuk tujuan investasi pun kurang tepat karena banyak potongan biayanya (untuk keperluan proteksi).

Unit-link adalah produk asuransi. Walaupun ada investasinya, unit-link sebaiknya tetap ditujukan untuk tujuan proteksi. Jika untuk tujuan investasi, besar kemungkinan anda akan tertipu, dan kecewa.

Tanya: Apa keunggulan Allianz dibanding asuransi lain?

Jawab: Salah satunya, komponen biaya di unitlink Tapro Allianz lebih murah dibanding asuransi lain. Silakan dibandingkan misalnya pada biaya akuisisi, di Tapro Allianz totalnya 145% dalam lima tahun, sedangkan di asuransi lain rata-rata sekitar 200%.

Tanya: Kenapa biaya asuransi dan administrasi dipotong hingga seumur hidup? Bukankah di asuransi lain hanya 10 tahun saja?

Jawab: Tidak benar jika dikatakan bayar premi dan bayar biaya-biaya unitlink hanya 10 tahun, kecuali setelah itu anda menutup polis. Jika setelah 10 tahun anda masih ingin mendapat proteksi, anda tetap harus membayar biaya-biayanya, dalam ini terutama biaya asuransi dan administrasi, sampai masa proteksinya berakhir. Biaya-biaya tersebut dipotong dari nilai investasi. Polis aktif selama nilai investasi masih cukup untuk membayar biaya-biaya, dan akan lapse jika tidak cukup. Jadi sebaiknya anda terus bayar premi selama masih butuh proteksi, tidak berhenti setelah 10 tahun.

Demikian. Artikel ini terbuka untuk pertanyaan lebih lanjut.

Untuk konsultasi GRATIS mengenai asuransi, silakan menghubungi:

Natanael (Agen Asuransi Allianz, tinggal di Surabaya)

HP/WA: 08113436830

 

sumber: https://myallisya.com