Tag Archives: agen asuransi surabaya

Alasan Mengapa Saya Butuh Asuransi Allianz

Sering saya mendengar banyak teman saya yang terkena musibah, antara lain sakit kritis (jantung, kanker, stroke, dan lainnya) dalam usia sangat muda. Kalau diambil rata-rata antara usia 30 tahun sampai 50 tahun di antara teman saya sudah terkena sakit kritis tersebut. Itu alasan pertama.

Alasan kedua. Kalau saya nabung di Bank, target nabung Rp 1 Milyar. Kira-kira barus nabung sampai 1000 bulan jika tiap bulannya Rp 1 juta.  Seandainya saya bisa nabung sampai Rp 1 Milyar butuh waktu 80 tahun. Cukup lama.

Baru satu tahun menabung untuk mengumpulkan target Rp 1 Milyar, tiba-tiba ditengah jalan terjadi musibah sakit kritis. Mau tidak mau, saya harus mengambil tabungan yang sudah terkumpul baru Rp 7 juta. Padahal biaya rumah sakit yang harus dibayar sebesar Rp 50 juta atau Rp 100 juta. Jalan keluarnya adalah harus mencari pinjaman, mencari sumbangan ke saudara atau tetangga. Itu adalah resiko yang terjadi dan saya tidak bisa menolak.

Nah, setelah saya memiliki polis asuransi Tapro Allianz, rasa kawatir kejadian cerita di atas sudah tidak lagi menghampiri saya. Tapro (tabungan proteksi) Allianz sudah menyiapkan dana cash sebesar Rp100 juta hingga ratusan milyar, jika terjadi resiko sakit kritis pada saya.

Kira-kira kalau tidak ada produk asuransi di dunia ini, adakah produk lain yang bisa membantu seseorang menyelamatkan dari kehidupan finansial secara cepat? Jawabannya tidak ada. Hanya asuransi yang mampu mengatasi dan membayar kebutuhan finansial saya pada saat membutuhkan biaya yang cukup besar untuk membayar dokter di rumah sakit.

Info lebih detail hubungi saya,

Natanael HP/WA 08113436830

 

 

 

 

 

 

Advertisements

Siapa Bisa Menduga Gedung BEI Runtuh?

Tentu dibangun dengan perhitungan yang matang pembangunan Gedung Bursa Efek Indonesia di Jakarta . Tapi siapa bisa menduga musibah seperti pada dua video di bawah ini?

Kejadiannya begitu tiba-tiba, sehingga banyak orang (nominalnya masih dihitung) yang berada di atas selasar itu ikut jatuh.

Kabar baiknya, para korban tidak perlu memikirkan mengenai biaya perawatan karena ditanggung asuransi, yaitu dari BPJS Ketenagakerjaan.

BEI 1

Yang namanya musibah seringkali tak bisa diduga. Tapi kita sebagai manusia diberi kebijaksanaan oleh Tuhan agar bisa berupaya mengurangi dampak keuangan dari musibah itu melalui asuransi.

Bagaimana jika kejadian kecelakaan terjadi di tempat lain? Siapa yang bisa dituntut untuk membayar biaya perawatan dan biaya lainnya?

Asuransi ada untuk membantu kita di saat-saat krisis tak terduga.

Asuransi apa yang diperlukan?

  • Untuk antisipasi kejadian seperti kecelakaan di gedung BEI, di mana akibat yang muncul “hanyalah” cedera dan luka-luka, dibutuhkan asuransi kesehatan (HSC = Hospital and Surgical Care). Asuransi HSC akan membayar biaya perawatan yang timbul.
  • Tapi jika akibatnya lebih parah lagi, misalnya cacat tetap, maka dibutuhkan asuransi cacat tetap akibat kecelakaan (ADDB=Accidental Death and Disability Benefit). Cacat tetap bisa membuat seseorang kehilangan kemampuan produktifnya. ADDB akan memberikan uang tunai untuk menggantikan penghasilan yang hilang tersebut.
  • Dan jika akibatnya sampai meninggal dunia, maka dibutuhkan asuransi jiwa.

Masalahnya, apakah kita bisa tahu akibat apa yang akan dialami seseorang ketika mengalami kecelakaan? Jawabannya pasti tidak.

Jadi, kita butuh semua asuransi itu. Dan semuanya ada di produk Tapro dari Allianz.

Tapro (Allisya Protection Plus) menyediakan asuransi kesehatan, asuransi kecelakaan, dan asuransi jiwa dalam satu paket.

Untuk konsultasi lebih lanjut Tapro dan produk-produk asuransi dari Allianz, silakan menghubungi saya:

Natanael ( Business Eksekutif ASN-Agen Asuransi berlisensi)

HP/WA 08113436830

email: natanael.albertus@gmail.com

Pengecualian yang Harus Diperhatikan

Dalam dunia asuransi tidak semua risiko bisa dicakup dalam perlindungan. Perhatikan berbagai pengecualian dengan seksama. Seperti apa contohnya?

Dalam dunia asuransi tidak semua risiko bisa ditanggung, atau bahasa lainnya adalah pengecualian asuransi. Misalnya dalam asuransi kesehatan, tertanggung yang mengidap HIV/AIDS bisa masuk dalam pengecualian. Namun, dalam kondisi tertentu, perusahaan asuransi bisa mempertimbangkan ulang apakah klaim disetujui atau tidak.

Di asuransi jiwa, beberapa penyebab kematian memungkinkan untuk masuk dalam pengecualian klaim asuransi. Sebagai contoh, tertanggung meninggal karena turut serta dalam tindak kejahatan atau bunuh diri. Sementara di asuransi properti kecerobohan penghuni yang menyebabkan kerusakan rumah bisa jadi masuk dalam pengecualian.

Meski begitu, perusahaan asuransi masih bisa memberikan pertimbangan untuk menyetujui kondisi dalam pengecualian, apabila pemiliki polis bersedia membayar ekstra premi untuk risiko tersebut. Misalnya tertanggung berprofesi sebagai pilot, tentara, atau gemar melakukan olah raga ekstrim seperti  naik gunung, bertinju, terjun payung, calon nasabah memiliki sakit kritis sebelum mendaftar asuransi, dan lain sebagainya. Maka perusahaan asuransi bisa membebankan biaya premi lebih untuk menyeimbangkan hazard moral tertanggung. Dalam keterangan polis asuransi selalu dicantumkan pengecualian apa saja yang berlaku untuk polis tersebut. Selalu cermati polis asuransi yang kita terima untuk kemudahan klaim di kemudian hari.

 

Ketentuan Asuransi Kesehatan Allianz dan Tanya Jawab

Artikel ini saya kutip dari tulisan Bapak Asep Sopyan tentang ketentuan asuransi kesehatan Allianz berikut tanya jawabnya.

AlkesBerikut ini adalah ketentuan-ketentuan yang ada pada produk asuransi kesehatan perorangan Allianz (Allisya Care, Maxi Violet, SmartMed Premier, dan termasuk juga rider Hospital & Surgical Care + di unitlink Tapro). 

Ketentuan tentang Penyakit atau Luka yang Telah Ada Sebelumnya (Preexisting Diseases) dan Penyakit Khusus

Ketentuan tentang penyakit atau luka yang telah ada sebelumnya dan penyakit khusus

Ketentuan tentang Pengecualian

FullSizeRender(1)IMG_2620

Ketentuan Lainnya

FullSizeRender(2)Tanya Jawab

Tanya: Ini kan produk yang masa kontrak dan pembayarannya tahunan. Apakah produk ini ada garansi dapat diperpanjang?

Jawab: Allisya Care dan Maxi Violet ada jaminan dapat diperpanjang. Smartmed Premier tidak.

Tanya: Premi produk askes apakah naik setiap tahun atau flat?

Jawab: Premi sesuai dengan tabel premi, secara umum cenderung naik pada rentang usia tertentu. Premi tergantung jenis kelamin dan kelompok usia. Contoh tabel premi bisa dilihat di bawah ini.

Tabel Premi Allisya CareTanya: Saya ingin mengasuransikan ibu saya. Beliau sudah memiliki darah tinggi sejak dua tahun lalu. Apakah jika dirawat karena darah tinggi akan ditanggung?

Jawab: Tekanan darah tinggi (hipertensi) jika sudah ada dan masih ada sampai sekarang, termasuk ke dalam preexisting diseases (penyakit atau luka yang telah ada sebelumnya). Pada produk Allisya Care dan Maxi Violet, biasanya dikecualikan secara permanen (selamanya). Pada produk Smartmed Premier, dikecualikan atau dikenakan masa tunggu selama lima tahun (60 bulan), dengan catatan tidak ada klaim dalam lima tahun tsb.

Jika ada pertanyaan hubungi:

Natanael (agen allianz life tinggal di Surabaya – Sidoarjo)

HP/WA: 08113436830

 

 

Bisa dibaca secara lengkap di https://myallisya.com/2015/08/04/ketentuan-asuransi-kesehatan-allianz-dan-tanya-jawab/

Asuransi Siap Tampung Dana Tax Amnesty

Pengampunan PajakUndang-Undang Pengampunan Pajak atau Tax Amnesty telah disahkan oleh Pemerintah RI pada tanggal 1 Juli 2016. Dengan undang-undang ini, dana-dana milik warga Indonesia yang selama ini tidak dilaporkan, baik di dalam maupun di luar negeri, diharapkan akan terbuka semuanya sehingga dapat meningkatkan penerimaan pajak.

Dana pengampunan pajak bisa diinvestasikan ke bisnis riil ataupun ke berbagai instrumen yang telah disediakan oleh pemerintah maupun lembaga keuangan. (Baca di sini: https://pengampunanpajak.com/2016/07/20/ini-daftar-instrumen-investasi-dana-repatriasi-hasil-tax-amnesty/).

Salah satu instrumen penampung dana amnesti pajak adalah produk asuransi jenis unit-link (asuransi jiwa yang dikaitkan dengan investasi).

Unit-link ada dua macam.

  • Unit-link single premium (premi tunggal, sekali setor)
  • Unit-link regular premium (premi berkala)

Mana yang lebih cocok untuk menampung dana yang sekaligus datang dalam jumlah besar?

Tentunya unit-link single premium atau yang sekali setor. Tapi tidak perlu semua dana anda ditaruh di unit-link. Fungsi unit-link di sini hanyalah untuk diversifikasi aset saja.

Misalnya anda datang membawa uang 100 miliar. Sebagian mungkin ada yang anda taruh di deposito, sebagian lagi di obligasi, lalu ada yang disalurkan ke reksadana, ada yang di saham, sebagian lagi untuk beli properti, ada pula yang anda putar langsung di bisnis, dan sebagian kecil saja (5 sd 10 persen) anda tanam di unit-link.

Unit-link single premium memberikan dua manfaat.

Pertama, nilai investasi.

Kedua, uang pertanggungan jiwa.

Kenapa harus ada asuransi jiwanya?

Fungsi asuransi jiwa adalah sebagai lindung nilai terhadap premi sekaligus sebagai warisan. Investasi tidak dijamin, bisa naik atau turun. Tapi uang pertanggungan jiwa memberikan jaminan nilai yang akan diterima ahli waris anda. Dengan demikian, walaupun misalnya investasi anda merugi, ahli waris anda tetap menerima sejumlah yang telah disiapkan, yang jumlahnya lebih besar daripada premi yang disetorkan.

 

Allisya Maxi Fund Plus, Unit-link Single Premium dari Allianz Syariah

Allisya Maxi Fund Plus adalah produk unit-link single premium dari Allianz Syariah. Berikut ketentuannya:

Nama produk Allisya Maxi Fund Plus
Jenis produk Unit-link single premium
Premi minimum 12 juta sekali setor
Premi maksimum Tidak dibatasi
Uang pertanggungan minimum 125% dari premi
Uang pertanggungan maksimum 350% dari premi
Manfaat asuransi tambahan (rider) Tidak tersedia
Biaya-biaya: 1.       Administrasi: 10 ribu per bulan2.       Pengelolaan investasi: 2% per tahun

3.       Tabarru (biaya asuransi): Tergantung UP, usia, jenis kelamin

4.       Selisih harga jual-beli unit: 5%

Usia peserta Anak-anak: 30 hari sd 17 tahunDewasa: 18 sd 70 tahun
Dana investasi 1.       Allisya Rupiah Fix Income Fund2.       Allisya Rupiah Balanced Fund

3.       Allisya Rupiah Equity Fund

Seleksi kesehatan Berlaku, tergantung usia, UP, dan kondisi kesehatan. Tabel tes medis di SINI.
Kuesioner keuangan Diperlukan jika UP lebih dari 5M
Cara mendaftar Mengisi form Surat Permohonan Asuransi Jiwa, dengan lampiran fotokopi KTP dan berkas lain yang diperlukan

 

Contoh Ilustrasi Allisya Maxi Fund Plus

Profil peserta: Pria, usia 40 tahun, sehat

Premi tunggal: 10 miliar

Uang pertanggungan: 20 miliar

Medical check up: Tipe E, meliputi pemeriksaan fisik, analisa urin, lipid profile, gula darah puasa, tes fungsi hati dan ginjal, tes darah lengkap, treadmill test, HIV test.

Kuesioner keuangan: diperlukan.

Ilustrasi Maxi Fund Plus

Ilustrasi Maxi Fund Plus 2

 

Tanya-Jawab

Tanya: Apa perbedaan unit-link single premium dengan unit-link regular premium?

Jawab: Perbedaan unit-link single premium dengan unit-link regular premium antara lain:

Perbedaan Unit-link Single Premium Unit-link Regular Premium
Frekuensi setor premi Sekali setor Setor secara berkala (bulanan, triwulanan, semesteran, atau tahunan)
Besaran uang pertanggungan Dibatasi 125% sd 350% dari premi. Bisa hingga lebih dari 100 kali premi tahunan, tergantung usia
Rider (asuransi tambahan) Tidak tersedia Tersedia
Macam-macam rider – Kecelakaan– Cacat tetap total

– Penyakit kritis

– Rawat inap

– Santunan harian rawat inap

– Bebas premi

Tujuan utama Investasi.Proteksi sebagai bonus saja. Proteksi.Investasi sebagai bonus saja.

 

Tanya: Jika saya punya harta 100 miliar dan ingin mendapatkan uang pertanggungan 100 miliar juga, tapi preminya tidak boleh lebih dari 10 miliar, apakah bisa dengan memakai produk Allisya Maxi Fund Plus?

Jawab: Tidak bisa dengan produk Allisya Maxi Fund Plus karena ada batasan UP maksimal 350% dari premi, tapi bisa dengan produk Allisya Protection Plus (unit-link regular premium). Untuk pria 40 tahun, UP 100 miliar bisa dibuat dengan premi tak sampai 1,5 miliar. Jika anggarannya 10 miliar, sisanya sebesar 8,5 miliar bisa dimasukkan sebagai top up single, sehingga tahun-tahun berikutnya tidak perlu lagi setor premi.

Tanya: Kapan dana investasi bisa diambil?

Jawab: Pada dasarnya dana investasi produk ini bisa diambil kapan saja. Tapi sesuai ketentuan UU Pengampunan Pajak, dana repatriasi harus disimpan paling singkat selama 3 (tiga) tahun. Jadi sebaiknya dana investasi baru diambil setelah 3 tahun. Tapi jika ingin menarik dana sebelum 3 tahun, boleh saja, dengan catatan dana tersebut tetap berada di dalam negeri.

Bahan Bacaan tentang Tax Amnesty

Alkisah, ada seorang yang …

kebon-binatang

Cerita ini saya peroleh dari facebook dan banyak juga tersebar di grup whatsapp. Terima kasih untuk siapa pun yang menulisnya. Dan mohon maaf saya telah mengedit sedikit agar lebih kontekstual.

membuka bisnis kebun binatang.

Di pintu masuknya, dia pasang tarif tiket 300 ribu rupiah/orang, tapi tidak ada 1 orang pun yang masuk.

Karena beberapa lama tidak ada pengunjung maka harga tiket pun ia turunkan menjadi 200 ribu rupiah, dan tetap tidak ada 1 orang pun mau masuk.

Dikarenakan masih tidak tidak ada juga pengunjung akhirnya ia kembali turunkan tarif tiket menjadi 100 ribu dan tetap tidak ada pengunjung yang masuk.

Akhirnya ditulislah pengumuman:

“MASUK GRATIS”

Kemudian banyak orang yang masuk.

Ketika pengunjung di dalam penuh, si pemilik mengunci pintu keluar kebun binatang, lalu dia membuka semua pintu kandang binatang buas. Singa, Harimau, Serigala, Ular, semua keluar.

Para pengunjung berebutan berlari ke pintu keluar. Tapi di pintu tersebut telah ditulis:

“KELUAR BAYAR 5 JUTA RUPIAH!”

Anehnya, kali ini banyak orang berebut bayar.

Inilah ironi kehidupan. Ketika ditawarkan untuk membayar polis asuransi agar memiliki proteksi, banyak orang tidak mau.

Tapi kalau sudah masuk RS, berapa pun mahalnya biaya RS, pasti akan dibayarnya agar dapat sembuh, sekalipun harus jual aset atau berutang dan cari sumbangan.

Jangan sampai terlambat sahabatku, miliki polis sebelum masuk RS. Jika sudah sakit ingin punya asuransi sudah tidak bisa beli. []

Disadur dari : https://myallisya.com/2016/12/04/masuk-gratis-keluar-bayar/

 

 Konsultasi asuransi gratis, hubungi:

Natanael (Agen Allianz Berlisensi tinggal di Surabaya – Sidoarjo)

HP/WA 08113436830

 

Tips dalam Berinvestasi

Di dalam Jurnal Allianz , 26 Sep 2016 dijelaskan bahwa tujuan dari berinvestasi pada umumnya untuk memenuhi kebutuhan di masa depan. Dana yang disiapkan pun beragam mulai dari nominal ratusan ribu, hingga ratusan juta. Oleh karena berinvestasi merupakan hal yang penting karena menyangkut perencanaan finansial jangka panjang, kita perlu melakukannya dengan sebaik mungkin. Apa saja yang bisa dilakukan untuk berinvestasi dengan maksimal? Simak tips berikut ini yuk.

 

  1. Tentukan tujuan

Tentukan apa tujuan dari investasimu? Hal ini penting untuk kita memilih instrumen apa yang tepat sesuai jangka waktu, dan manfaatnya.

  1. Kenali profil risiko

Tiap orang memiliki profil risikonya masing-masing. Apakah itu agresif (bersedia menerima risiko yang paling tinggi dalam investasi), konservatif (memilih investasi yang paling kecil risikonya), atau moderat (memilih investasi dengan risiko yang lebih besar, namun cukup aman) .

  1. Kenali investasi Anda

Tak kenal maka tak sayang. Kalau kita sayang dengan uang yang akan kita alokasikan, pelajari dulu instrumen investasi yang ada. Sehingga bisa mengetahui mana yang cocok dengan kebutuhan dan profil risiko kita.

  1. Pantau kinerja investasi

Jika sudah menentukan pilhan dan mulai berinvestasi, jangan lupa untuk memantau perkembangannya. Hal ini agar kita bisa mengetahui momen yang tepat kapan saatnya mengembangkan investasi, ataupun menarik dana.

  1. Review berkala

Tinjau ulang kebutuhan masa depan kita. Seperti misalnya melihat perkembangan kondisi ekonomi, bertambahnya anggota keluarga, berlaih profesi, dan lain sebagainya.  Dengan begitu kita bisa mempertimbangkan, apakah investasi kita di masa mendatang sudah mencukupi? Atau perlu di tambah lagi.

Bagimana, mudahkan? Tunggu apalagi, yuk berinvestasi.

Hub Agen Allianz Life,

Natanael

HP/WA 08113436830

 

Continue reading