Tag Archives: allianz syariah surabaya

Program Allianz KPR Care Plan

Bagi pasangan muda, impian memiliki rumah adalah yang paling utama dalam hidup mereka. Rasanya lebih bangga punya rumah sendiri daripada tinggal di kontrakan atau rumah orang tua.

Pada tahun ke tahun harga rumah sangat tinggi mencapai milyaran (tergantung darerahnya), sehingga kebanyakan orang yakni menggunakan jasa pembiayaan bank atau KPR (kredit pemilikan rumah). Dengan menyediakan Uang Muka dan mencicil setiap bulannya.

Saya akan ceritakan contoh yang biasa dilakukan orang yakni:

Budi, usia 30 tahun mengajukan KPR ke bank untuk membeli rumah seharga 1,25M, maka Hendra wajib membayar Uang Muka 250 juta dan  juga biaya wajib lainnya, seperti asuransi jiwa, asuransi kebakaran, biaya admin, dan provisi, Lalu mencicil sisanya sebesar 1 Milyar di bank.

Seandainya  Budi  mengambil program cicilan untuk 15 tahun maka kurang lebih dia akan membayar cicilan sebesar 10 jt/bln.

Agar pengajuan KPR ini bisa disetujui oleh bank maka Budi harus mempunyai income per bulan 3 kali lipat dari cicilan yaitu 30 jt/bln, tidak hanya itu, data pajak serta keuangannya juga harus memenuhi sejumlah persyaratan, berhubung proses yang cukup rumit, maka jika pengajuan KPR tersebut disetujui, tentu Budi akan selalu berupaya membayarkan kewajibannya setiap bulan, meskipun bisa terjadi kenaikan cicilan tiap bulannya di tahun tertentu jika bunganya mengalami kenaikan.

Apa sebenarnya hubungan antara membeli rumah dengan cara KPR dengan asuransi Jiwa?

Mengapa bank mewajibkan Budi dan setiap orng yang mengajukan KPR untuk membeli asuransi jiwa? Karena, selain pihak bank menilai kemampuan membayar setiap orang, bank juga memperhitungkan faktor resiko dalam hidup yang namanya resiko kepastian yaitu meninggal dunia.

Maka ketika Budi mengalami resiko meninggal dunia, pihak asuransi akan melunasi sisa hutangnya di bank dan rumah itu akan tetap jadi milik istri dan anak.

Namun.. pada kenyataannya ada banyak kasus orang yang gagal memenuhi kewajibannya dengan bank meskipun sudah diantisipasi, apa sebenarnya penyebabnya?

Setelah dipelajari ada satu kondisi resiko yang dilupakan, yaitu :

Kondisi wanprestasi dimana Budi tidak lagi punya penghasilan yang cukup untuk membayar kewajibannya akibat terkena sakit kritis atau cacat total akibat sakit atau kecelakaan yang menyebabkan Budi tidak lagi mampu bekerja.

Menjadi masalah besar karena rumah impian Budi akan disita oleh pihak bank.

Bersyukur saat ini ada solusinya yaitu program KPR care plan dari Allianz, dimana program ini akan melengkapi program asuransi jiwa yg telah diwajibkan oleh Bank.

Program ini akan mengeluarkan Uang Cash sejumlah sisa Hutang di Bank untuk melunasi pinjaman, sehingga jika resiko Sakit Kritis terjadi maka Rumah tersebut akan dilunasi oleh Allianz KPR Care Plan.

Contoh : Budi mempunyai kewajiban membayar cicilan rumah 10 jt/bln selama 15 tahun dan Budi juga mengambil program Allianz KPR care plan maka cicilannya akan naik 1 jt/bln menjadi 11 jt/bln anggap saja seperti bunga cicilan yang naik Budi tetap harus membayarkannya, tapi dengan program ini dia mendapat 2 nilai tambah yaitu :

1. Jika mengalami kondisi sakit kritis/cacat total maka program KPR care plan akan melunasi sisa hutang yang ada di bank, dalam hal ini akan keluar Uang Cash sebesar 1Milyar, dan rumah impiannya akan tetap menjadi milik istri dan anaknya.

2. Jika kondisi Budi sehat-sehat saja sampai masa waktu KPR selesai maka dia akan menerima kembali uang yg disetor untuk program KPR care plan sebesar 70-100% dari total yg sudah disetorkan berupa program investasi.

Program ini cukup menarik. Dengan program KPR care plan maka rumah impian Budi dipastikan akan menjadi milik keluarganya… bukan milik orang lain..

Bagaimana dengan Anda ?

Maukah rumah impian Anda yang sedang diangsur di bank dipastikan menjadi milik Anda dan keluarga yang anda cintai ?

Untuk info lebih lanjut mengenai Allianz KPR Care Plan, hubung saya, Natanael HP/WA 08113436830 email: natanael.albertus@gmail.com

sumber: program-kpr-care-plan/

 

Advertisements

Kelebihan Asuransi Allianz Yang Patut Menjadi Perhatian Saat Memilih Asuransi

Bagi para calon nasabah yang menginginkan adanya perusahaan asuransi yang bagus pelayanannya, maka perusahaan asuransi Allianz merupakan pilihan yang tepat.  Berikut kelebihan yang bisa didapat dengan menjadi nasabah asuransi Allianz.

PENYAKIT KRITIS (CI100)

1. Pertanggungan s/d usia 100 tahun untuk asuransi penyakit kritis CI100. Hanya di Allianz saja yang berani memberikan perlindungan penyakit kritis sampai usia si tertanggung mencapai 100 tahun. Di asuransi lain, tidak ada yang berani.

2. Tersedia perlindungan terhadap 100 Jenis Penyakit kritis + 2 manfaat tambahan penyakit kritis (Total 102 penyakit kritis sebenarnya). Hebatnya 2 manfaat tambahan penyakit kritis ini malah Uang Pertanggungan (UP) nya tidak mengurangi UP manfaat penyakit kritis sebenarnya.

3. Perlindungan terhadap Terminal Illness di asuransi penyakit kritis Allianz (CI, CI+, CI100). Terminal illness artinya semua penyakit kritis yang telah mendapatkan diagnosa dokter & dokter Allianz dan mereka setuju berdasarkan hasil diagnosa untuk memberikan pernyataan bahwa harapan hidup dari si pasien kurang dari 12 bulan.)

4. Uang Pertanggungan yang diklaim cair sebesar 50% di tahap early stage dan 100% di tahap menengah  dan lanjutan. Bahkan untuk 5 kondisi penyakit kritis yang sangat kritis (catastrophic), Allianz menambahkan 20% dari UP lagi sehingga total UP yang dibayarkan menjadi 120%.

5. Periode Eliminasi 90 hari dihitung sejak polis aktif. Periode eliminasi ini termasuk yang paling singkat dibandingkan di asuransi lain. Asuransi lain ada yang sampai 180 hari bahkan lebih.

TOTAL PERMANENT DISABILITY (CACAT TETAP TOTAL)

6. Uang Pertanggungan dibayarkan 100 % sekaligus.

7. Jika sudah diklaim, manfaat lain seperti CI+ dan CI100 (sakit kritis), Payor, Meninggal, tetap jalan kecuali ADDB (Accidental Death & Disability Benefit).

8. Dicover sampai usia 65 tahun

9. Cacat tetap total tetap dibayar meskipun sudah ada klaim ADDB, CI+, CI100, Payor.

10. Cacat tetap total memiliki Uang Pertanggungan (UP) yang terpisah dari Uang Pertanggungan meninggal dunia/ jiwa. Di Asuransi lain, jika si nasabah terkena cacat tetap total, maka setelah nasabah melakukan klaim dan UP telah diterima maka polis langsung berakhir. Di Allianz, setelah nasabah menerima klaim UP cacat tetap total, polis belum berakhir dan masih tetap mengcover sampai dengan usia 100 tahun atau meninggal dunia (mana yang duluan terjadi)

MENINGGAL DUNIA

11. Uang Pertanggungan yang diterima ahli waris sebesar 100% meskipun sudah ada klaim CI+, CI100, TPD, ADDB & PAYOR kecuali sudah ada klaim CI Accelerated yang UP nya merupakan UP gabungan dengan UP Meninggal Dunia.

12. Untuk kasus bunuh diri atau meninggal dunia karena AIDS, tetap bisa klaim dengan catatan polis asuransinya telah berusia lebih dari 2 tahun. (Untuk kasus bunuh diri, tidak bisa dilakukan klaim di asuransi syariah/ Tapro Allisya Allianz)

ACCIDENTAL DEATH AND DISABILITY BENEFIT (CACAT ATAU MENINGGAL KARENA KECELAKAAN)

13. Dicover sampai usia 65 tahun.

ASURANSI JIWA BERJANGKA (TERM LIFE)

14. Memberikan perlindungan meninggal dunia tambahan sampai dengan usia tertanggung mencapai 70 tahun. Besar UP nya maksimal 2x UP manfaat meninggal dunia dasar.

PAYOR

15. Payor karena kondisi CI+ (sakit kritis) / TPD (cacat tetap total).

16. Payor terjadi di bawah usia 65 tahun.

17. Payor dibagi 2 yaitu : Payor Benefit ( CI+ / TPD ) dan Payor Protection ( Meninggal ). Jika CI+ ditolak, maka masih pemegang polis masih bisa ambil manfaat Payor Protection (meninggal).

18. Payor karena CI+, TPD maupun meninggal dunia, maka setoran premi akan dilanjutkan oleh Allianz sampai dengan si pemegang polis berusia 65 tahun (Seolah olah pemegang polis berusia 65 tahun untuk payor karena meninggal dunia).

SPOUSE PAYOR

19. Spouse Payor karena CI+ (sakit kritis) / TPD (cacat tetap total).

20. Spouse Payor terjadi di bawah usia 65 tahun.

21. Spouse Payor karena CI+, TPD, maka setoran premi akan dilanjutkan oleh Allianz sampai dengan si pasangan pemegang polis berusia 65 tahun.

FLEXICARE FAMILY (CASH PLAN/ SANTUNAN HARIAN RAWAT INAP RUMAH SAKIT)

22. Untuk santunan harian rawat inap rumah sakit Flexicare minimal dirawat inap 1 x 24 jam saja sudah bisa reimburse. Di asuransi lain minimal harus dirawat inap 2 x 24 jam baru bisa reimburse.

23. Cover santunan rawat inap di rumah sakit maksimal 180 hari / tahun

24. Bedah tanpa disertai rawat inap tetap bisa dicover

25. Jika dirawat karena kecelakaan, manfaat yang diberikan sebesar 2 x daripada jika dirawat karena sakit penyakit

26. Tambahan santunan yang dibayarkan secara sekaligus (lump sum) apabila dirawat lebih dari 30 hari berturut turut di rumah sakit.

HOSPITAL & SURGICAL CARE PLUS (HSC +)

27. Manfaat bedah yang diberikan rata rata jumlahnya lebih besar daripada di asuransi lain

28. Mendapatkan manfaat tambahan perawatan kanker, dialisa (cuci darah) dan fisioterapi

29. Rawat jalan yang dilakukan 30 sebelum menjalani perawatan rawat inap rumah sakit juga bisa di klaim.

30. Rawat jalan yang dilakukan 90 hari setelah menjalani perawatan rawat inap rumah sakit juga masih bisa diklaim (dengan catatan untuk kontrol penyakit yang sama dengan penyakit yang diderita saat rawat inap rumah sakit). Di asuransi lain paling lama hanya 30 hari lamanya tetapi Allianz berani mengcover sampai dengan 90 hari setelah rawat inap rumah sakit.

31. Juga mengcover rawat jalan dan rawat gigi darurat yang diakibatkan oleh kecelakaan (perawatan dilakukan dalam tempo 48 jam setelah terjadi kecelakaan dan masih tetap dicover untuk rawat jalan lanjutan samai dengan 14 hari ke depan).

HAL – HAL YANG UMUM

32. Perusahaan Allianz memberikan pengalaman akan proses klaim asuransi yang mudah

33. Biaya asuransi (cost of insurance) pada produk asuransi yang ditawarkan sangat murah

34. Cost of Insurance (COI) / Biaya Asuransi tahun ke 1 dihutangkan dulu oleh Allianz dan baru dibebankan separuhnya di tahun ke 2 dan separuhnya lagi di tahun ke 3. (perhitungan COI sudah termasuk di dalam premi yang dibayarkan, jadi tidak mempengaruhi premi)

35. Biaya administrasi Rp. 26,500 / bulan baru mulai dibebankan di bulan ke 13. (perhitungan biaya administrasi sudah termasuk di dalam premi yang dibayarkan, jadi tidak mempengaruhi premi)

36. Usia masuk maksimal 70 tahun untuk asuransi jiwa.

Banyaknya kelebihan asuransi Allianz membuatnya menjadi pilihan utama bagi yang mencari asuransi yang berkualitas.

Tujuan utama dari mengikuti asuransi adalah sebagai persiapan atau upaya untuk berjaga-jaga terhadap peristiwa yang tidak diharapkan seperti sakit, kecelakaan, ataupun meninggal dunia, sehingga bila hal tersebut terjadi sudah ada asuransi yang menanggung biayanya atau memberikan santunan pada keluarga yang ditinggalkan agar tidak kekurangan.

Jadi salah satu usaha terbaik yang bisa dilakukan untuk melindungi keluarga adalah dengan memiliki asuransi Tapro Allianz.

Pendaftaran hubungi:

Natanael, Agen Allianz tinggal di Surabaya-Sidoarjo HP/WA 08113436830

email: natanael.albertus@gmail.com

“The Best Islamic Life Insurance 2017”

Karim Award 2017

Allianz Life Indonesia cabang Syariah kembali meraih penghargaan “The Best Islamic Life Insurance” untuk kategori unit usaha syariah asuransi jiwa dengan aset 700 miliar sd 5 triliun, pada ajang Karim Award 2017. Penghargaan ini merupakan hasil komitmen Allianz yang senantiasa memberikan proteksi asuransi berbasis syariah untuk memenuhi kebutuhan masyarakat Indonesia.

Pencapaian ini merupakan hasil penilaian Karim Consulting Indonesia berdasarkan laporan keuangan yang telah diaudit periode 31 Desember 2015 sd 31 Desember 2016 serta lampiran data keuangan lainnya, dengan menilai faktor pertumbuhan vertikal (tambahan kontribusi netto) dan pertumbuhan horisontal (tambahan market share).

Sumber berita: ASN News Flash edisi Juni 2017.

 

Ingin mendaftar asuransi Allianz Syariah? Hubungi:

Natanael, Agen Allianz 08113436830

Jangan Pelit Sama Diri Sendiri

Berikut ini saya ulas artikel dari blog teman sesama agen Asuransi yang berjudul

Jangan Pelit Sama Diri Sendiri (Julia Perez). Di dalam isi tulisan tersebut diceritakan tentang isi ucapan almarhum Julia Perez yakni “Jangan pelit sama diri sendiri”. Dalam beberapa hari ini banyak tulisan yang berisi kedukaan terhadap meninggalnya Julia Perez. Hal ini bukan apa-apa, karena si Julia Perez sendiri salah satu nasabah Allianz yang tempo hari pernah mendapatkan clime sakit kritis.

Isi quote yang pernah disampaikan artis Julia Perez itu memang mewakili kondisi seseorang yang mengalami sakit kritis.  Ternyata memang benar dan fakta bahwa sakit kritis itu butuh biaya besar.  Akan berbeda maknanya, apabila seseorang yang mengalami sakit kritis itu:

  1. Tidak punya asuransi
  2. Punya asuransi seadanya
  3. Punya asuransi dengan santunan besar/maksimal.

Sebelum membahas lebih dalam, mari kita samakan dulu pemahaman bahwa asuransi merupakan salah satu ikhtiar dalam upaya merencanakan keuangan keluarga.  Jadi asuransi adalah salah satu pos “pengeluaran” keuangan keluarga yang bertujuan melindungi penghasilan dari resiko hidup yang dampak keuangannya tidak dapat kita tanggung.

TIDAK PUNYA ASURANSI

Bila belum memiliki pos pengeluaran keuangan keluarga untuk berasuransi, mungkin kita menyetor dana di tabungan di bank.  Dengan harapan, dana akan berkembang dan bila resiko hidup terjadi maka dananya tersedia di bank.

Ralat 1:  jika tujuan kita adalah mengembangkan dana di bank, jangan simpan di tabungan.  Silahkan sisihkan dana kita di instrumen investasi.

Ralat 2:  ubah tujuan Anda menabung.  Tujuan menabung lebih tepatnya adalah untuk menyimpan dana likuid.  Dana yang Anda gunakan sehari-hari, cashflow rutin bulanan Anda saja.  JANGAN: gunakan dana di tabungan sebagai dana cadangan untuk menutup kebutuhan hidup bila terjadi resiko hidup yang dampak keuangannya tidak dapat kita tanggung.

Jika tidak punya asuransi, maka ketika terjadi sakit kritis, solusinya adalah:  kuras tabungan, ambil investasi, jual aset, pinjam teman/keluarga.

Masalah:  Bagaimana Jika:

  • tabungan kita masih sedikit?
  • investasi kita tidak cukup?
  • aset tidak langsung terjual dengan cepat sementara kondisi sakit kritisnya tidak bisa menunggu alias perlu tindakan segera?
  • merasa malu untuk pinjam uang pada keluarga dan bingung nanti bagaimana cara mengembalikan hutangnya karena jumlahnya yang begitu besar? (awas, hindari riba hutang!)

 

PUNYA ASURANSI SEADANYA

Sering suatu saat ketemu calon nasabah dengan penghasilan 50 juta perbulan, namun meminta proteksi asuransi dengan premi termurah di Allianz.  Padahal, Pakar Perencana Keuangan menyarankan bahwa sebaiknya ada alokasi dana untuk asuransi adalah minimal 10% dari gaji, atau sesuai kebutuhan.  Kenapa?  Orang dengan penghasilan 50 juta perbulan, tentunya memiliki gaya hidup yang berbeda dengan orang yang berpenghasilan 5 juta perbulan. Artinya: Gaya hidup yang lebih tinggi itu, tentu menuntut pengeluaran yang lebih tinggi juga.

Sebaiknya dalam memiliki proteksi asuransi, bila dananya memang ada, kita sewajarnya membeli proteksi yang Uang Pertanggungannya sesuai pengeluaran rutin bulanan dan cukup untuk memenuhi kebutuhan rutin bulanan kita.  Uang Pertanggungan diberikan oleh perusahaan asuransi dalam bentuk UANG TUNAI yang jumlahnya bisa sangat besar (contoh miliar-an).

Bila gaya hidup kita tinggi, artinya pengeluaran juga tinggi, tapi proteksi asuransi yang dimiliki hanya dengan santunan/UP seadanya, ini sangat beresiko. Karena jika kita terkena sakit kritis misalnya, stroke atau jantung, maka uang dari mana untuk membiayai sakit tersebut.

Kita masih harus nombok banyak untuk bisa menjalani proses pengobatan dan perawatan sakit kritisnya.

PUNYA ASURANSI DENGAN MANFAAT/SANTUNAN YANG MAKSIMAL

Kegunaan UP (Uang Pertanggungan) pada asuransi sakit kritis adalah:

1. Membiayai pengobatan penyakit kritis.
2. Membiayai perawatan setelah pengobatan penyakit kritis
3. Mengganti penghasilan yang hilang selama atau karena tidak bisa bekerja
4. Mencegah kehilangan aset dan jeratan utang.
5. Memelihara kepercayaan diri.

Bagaimana mengetahui Uang Pertanggungan yang sesuai dan cukup untuk kebutuhan rutin bulanan?  Setelah Anda mengetahui UP yang sesuai dan cukup, kita bisa diskusikan berapa besarnya premi yang  Anda bayarkan untuk mendapatkan UP senilai tersebut, sesuai dengan profil Anda.

Memiliki produk asuransi yang tepat, didampingi oleh agen yang tepat (memahami kebutuhan Anda dan memberikan solusi yang sesuai), dengan manfaat santunan yang maksimal, akan:

  • memantapkan kita dalam keseharian bekerja mencari nafkah demi keluarga.
  • menenangkan kita jika resiko sakit kritis terjadi.
  • keluarga kita juga tenang.

Jadi, apakah kita masih:

  • lebih mementingkan kesenangan dan gaya hidup berlebih?
  • merasa berat untuk menunda kesenangan agar bisa menyisihkan dana untuk berasuransi?
  • bahkan pelit sama diri sendiri?

 

Bijaklah dengan uang Anda.  Mari berasuransi.

Konsultasi GRATIS, kontak saya: Natanael HP 08113436830

 

Sumber: jangan-pelit-sama-diri-sendiri-julia-perez/