Tag Archives: allianz syariah

Apa Saja Ciri-Ciri Kanker Payudara? (Salah Satu Jenis Sakit Kritis yang di Cover Allianz Life)

Pada kesempatan ini saya akan mengulas tentang salah satu jenis sakit kritis yang sering di klaim nasabah Allianz Life yakni Kanker Payudara. Apa saja gejalanya? Marilah kita simak.

Pada artikel yang berjudul 19 Ciri Ciri Kanker Payudara (ciri-ciri-kanker-payudara)

Dijelaskan bahwa yang paling umum adalah adanya/timbulnya benjolan di sekitar payudara, bisa kecil, sedang, atau besar, dapat pula terasa mengganggu atau tidak. Dalam artikel ini kita akan membahas secara detil mengenai tanda kanker payudara yang harus di perhatikan, pengetahuan awal ini sangat membantu dalam proses penyembuhan, harap di simak ((Komen.orgWarning Signs & Symptoms, diakses 18 Oktober 2014)).

1. Benjolan / Penebalan di Sekitar Payudara

Ciri Ciri Kanker Payudara - BenjolanBenjolan di sekitar payudara merupakan salah satu ciri atau tanda paling awal yang harus anda perhatikan. Sebagian wanita memiliki benjolan di daerah ketiak atau sekitar payudara sebagai tanda awal mereka telah terkena kanker payudara stadium awal.

Walau tidak 100 % benjolan ini menandakan bahwa anda terkena kanker, namun setidaknya anda harus waspada, mulai dari yang terasa kecil atau yang sudah mengganggu, sebaiknya langsung berkonsultasi ke dokter terkait.

Untuk membedakan mana benjolan yang kemungkinan besar adalah kanker payudara dan mana yang tidak, berikut adalah beberapa karakteristiknya ((Imaginis, Breast Lumps – Evaluating a Lump in Breast, diakses 18 Oktober 2014))

Tanda Benjolan Yang Kemungkinan Kanker

  • Benjolan terasa keras
  • Benjolan ini tidak diskrit; tidak mudah dibedakan
  • Benjolan tetap di payudara; tidak bergerak
  • Hanya ada satu benjolan
  • Tidak ada benjolan yang sama di payudara sebelahnya
  • Kulit payudara berlesung pipit
  • Benjolan disertai dengan keluarnya cairan

Benjolan Yang Kemungkinan Kecil Menjadi Kanker

  • Benjolan lunak
  • Benjolan diskrit; mudah dibedakan
  • Benjolan bergerak di payudara
  • Ada beberapa benjolan payudara
  • Ada benjolan di payudara sebelahnya.
  • Benjolan menghilang setelah siklus menstruasi

Selain benjolan, penebalan payudara di bawah ketiak juga wajib anda waspadai dan segera konsultasi di dokter terkait jika anda merasakan hal ini.

2. Perubahan Ukuran dan Bentuk Payudara

Ciri Ciri Kanker Payudara - bentuk dan ukuran

Jika anda melihat ada keanehan dalam salah satu bentuk payudara anda maka anda harus khawatir karena ini merupakan tanda umum kedua yang paling sering terjadi. Tidak hanya bentuk, ukuran payudara juga menjadi tanda yang umum.

Perubahan Ukuran

Dari yang sebelumnya besar, 34 hanya menjadi 32 (Contoh dalam ukuran bh )

Perubahan Bentuk

Dari yang sebelumnya mancung, sekarang menjadi tengkulai ke bawah.

Gambar di samping dapat menjadi contoh untuk ciri yang kedua ini, perubahan ukuran dan bentuk ini dapat terjadi pada salah satu payudara, atau kedua-duanya. Jadi ada baiknya jika anda memperhatikan salah satu berubah, atau keduanya berubah dalam hal bentuk dan ukuran anda dapat berkonsultasi lebih lanjut pada dokter terkait.

3. Terdapat Kerutan di Sekitar Payudara

Kerutan biasanya dialami oleh orang yang sudah tua, namun tidak halnya jika anda mengalami atau terkena gejala awal kanker payudara, kerutan mungkin saja terdapat di bagian tertentu di payudara anda.

Kulit payudara normal

Kulit payudara normal tidak memiliki kerutan, cenderung halus dan permukaan yang rata (kecuali di daerah puting)

Kerutan Tanda Kanker Payudara

Kerutan tanda kanker payudara ini dapat anda rasakan dengan tangan perbedaannya, permukan kasar dan spesifik di daerah tertentu pada kulit payudara.

Biasanya kerutan ini akan berwarna sedikit hitam dan tidak terlalu besar lingkupnya.

4. Keluarnya Cairan Dari Puting Secara Tiba Tiba

Ciri Ciri Kanker Payudara - kerutan di payudaraKetika tanpa sebab yang jelas (tidak sedang menyusui) tiba tiba keluar cairan dari puting, maka ini adalah salah satu gejala anda terkena kanker payudara.

Cairan putih/bening

Cairan yang keluar dari puting ini dapat berwarna putih dan bening, agak kental atau encer.

Cairan Darah/Kecoklatan

Jika puting mengeluarkan cairan coklat atau bahkan berupa cairan berwarna merah darah, ini sudah tahap kronis dimana anda harus segera berkonsultasi ke dokter. Kemungkinan besar anda mengalami gejala awal kanker payudara.

Namun secara garis besar, apapun cairan yang keluar dari puting tanpa sebab yang jelas sebaiknya anda beri perhatian khusus, periksa ke dokter.

5. Nyeri Tidak Kunjung Hilang Di Bagian Tertentu Payudara

Ciri Ciri Kanker Payudara - nyeriPayudara mungkin saja terasa nyeri ketika anda mengalami menstruasi ataupun ketika sedang hamil. Namun tentu rasa nyeri tersebut dapat hilang seiring dengan selesainya siklus yang anda lalui.

Lalu bagaimana jika rasa nyeri tersebut tidak kunjung hilang? Jika tidak kunjung hilang coba teliti lagi apakah bagian yang nyeri tersebut terletak pada posisi yang sama atau tidak ? jika pada bagian yang sama maka akan semakin besar kemungkinan bahwa itu merupakan gejala kanker payudara yang harus anda waspadai.

Apa yang harus dilakukan pada nyeri tersebut?

  • Jangan di pencet atau ditempelkan dengan’minyak’ pereda nyeri
  • Segera konsultasikan ke dokter untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut
  • Jangan dibiarkan terlalu lama, karena akan sangat berbahaya

6. Payudara Nampak Kemerahan dan Bengkak

Ciri Ciri Kanker Payudara - kemerahan-bengkak
Jika anda mengalami perubahan drastis dari warna kulit sekitar payudara seperti memerah, bengkak, atau terlihat gelap di salah satu sisi dan bagian tertentu pada payudara anda, maka sebaiknya anda mulai berkonsultasi pada dokter spesialis terkait.

Kemerahan

Amati kulit sekitar payudara anda, lihat apakah ada warna aneh di bagian bawah, atas, atau samping. Tanda merah ini biasanya akan membawa kehangatan jika di sentuh. Seperti orang pada saat demam, namun hanya pada daerah tersebut saja.

Bengkak

Selain benjolan ada juga bengkak yang lunak, tidak seperti benjolan yang keras bengkak ini cenderung lebih lunak sifatnya.

7. Puting Masuk Ke Dalam

Ciri Ciri Kanker Payudara - puting masuk ke dalamPuting susu biasanya akan timbul, kalau pun sedang mengecil setidaknya dia akan sejajar dengan kulit. Namun keanehan harus anda perhatikan ketika ia telah menukik ke dalam dan tidak sewajarnya.

Apakah puting susu saja ?

Tidak. Semua bagian di payudara yang menukik di dalam harus anda waspadai sebagai gejala kanker payudara yang patut dilakukan pengecekan lebih lanjut agar tidak menjadi lebih bahaya.

Puting susu yang ‘bersembunyi’ di dalam dapat terjadi di hanya salah satu bagian saja atau di kedua bagian sekali gus.

Ingat!! Tidak hanya puting susu, bagian lain selain puting juga dapat menukik ke dalam yang tandanya harus anda perhatikan agar tidak berdampak kronis.

8. Gatal, Bersisik Sakit, dan Ruam di Puting Susu

Ciri Ciri Kanker Payudara - Gatal Bersisik-RuamFaktor lain yang dapat menjadi ciri ciri penyakit kanker payudara adalah timbulnya gatal yang tidak terduga di sekitar daerah payudara. Gatal ini dapat terjadi dalam skala kecil dan tidak terlalu mengganggu sampai yang cukup mengganggu karena sulit hilang serta intensitasnya sudah sangat tinggi.

Bersisik

Di kulit payudara juga timbul semacam sisik yang cukup mengganggu karena sakit jika di kelupas atau di pegang. Bersisik pada bagian kulit mana pun tentu harus mendapat treatment yang lebih karena sewajarnya kulit manusia tidak akan bersisik, terlebih jika terjadi di daerah payudara.

Ruam

Khusus untuk ruam hanya terjadi di sekitar puting susu, jika terjadi ruam, sebaiknya berkonsultasi di dokter terkait.

* Credit image to Susan G Komen Via komen.org

Gejala Lanjut Kanker Payudara

8 Ciri di atas merupakan gejala awal kanker payudara, namun tentu jika kanker sudah menyebar tentu tidak hanya memberikan efek pada fisik di sekitar payudara tersebut. Berikut adalah tanda dan efek kanker payudara yang terlambat diketahui((Cancer.caSigns and symptoms of breast cancer, diakses 18 Oktober 2014)) atau ketika kanker telah menyebar dan mempengaruhi bagian lain di tubuh kita.

  1. Nyeri tulang
  2. Mual
  3. Kehilangan nafsu makan
  4. Penurunan berat badan
  5. Penyakit kuning
  6. Penumpukan cairan di sekitar paru-paru (efusi pleura)
  7. Sesak napas
  8. Sakit kepala hebat dan tidak lekas sembuh
  9. Batuk
  10. Penglihatan ganda
  11. Kelemahan otot

Setelah mengetahui ciri ciri kanker payudara, ada baiknya anda berkonsultasi ke dokter terkait untuk menemukan solusi atas tanda yang anda alami.

Diagnosis Kanker Payudara

Ada beberapa diagnosis kanker payudara yang dapat dilakukan oleh para medis yaitu :

1. Mammogram

mammogram

Adalah cara paling ampuh untuk mendeteksi kanker payudara, mammogram adalah gambar x-ray dari payudara untuk mengetahui jaringan yang ada didalamnya.

 

 

 

2. Biopsi

biopsi

Tes biopsi digunakan untuk orang yang diduga menderita kanker payudara, tes ini dilakukan untuk menindaklanjuti hasil screening dan gejala yang mereka rasakan untuk mengetahui apakah ada kanker payudara atau tidak dan untuk menindaklanjutinya.

Kamu mempunyai mimpi Naik Haji ataupun menaikkan Haji Orang tuamu ?

Kamu mempunyai mimpi Naik Haji ataupun menaikkan Haji Orang tuamu ? Taukah kamu, mulai sekarang Naik Haji bukan hanya sekedar mimpi tetapi sudah bisa di wujudkan dengan Allianz Tasbih. Ayo kita mulai mewujudkan niat dengan ikutan Allianz Tasbih, Tabungan Asuransi Biaya Haji. ‪#‎1ygterpenting‬ mewujudkan niat.

Tentunya sudah menjadi harapan universal bagi semua umat Muslim di dunia untuk menunaikan amal ibadah terluhur dalam Rukun Islam yaitu naik haji. Namun banyaknya kebutuhan rumah tangga seperti biaya kesehatan & pendidikan anak, biaya transportasi, liburan keluarga, biaya pelunasan rumah ataupun hal-hal lainnya seringkali mengurungkan niat kita untuk menunaikan Rukun Islam tersebut.

Prioritas-prioritas inilah yang terkadang membuat kita berpikir dua kali untuk melaksanakan ibadah haji. Belum lagi kondisi ekonomi yang tidak selalu stabil setiap saat mengakibatkan pergantian biaya haji setiap tahunnya. Hal-hal ini yang semakin membuat kita bertanya-tanya, kira-kira bisa ga ya nabung buat biaya naik haji ditengah prioritas finansial lainnya?

Namun tidak perlu khawatir, karena Allianz Syariah hadir dengan produk asuransi unggulannya yaitu Allianz Tasbih yang dapat mewujudkan satu hal terpenting yang sangat berarti untuk Anda. Sekarang Anda bisa menata perencanaan biaya naik haji dengan perasaan tenang dan aman melalui berbagai benefit yang ditawarkan oleh Allianz Tasbih yaitu kemudahan penyusunan rencana biaya haji sesuai dengan kesiapan finansial Anda dengan  jumlah kontribusi terjangkau yang mudah untuk dilunasi baik per triwulan, semester ataupun tahunan.

ilstrasi Allianz Tasbih

info pendaftaran:

Natanael HP/WA 08113436830

Bagaimana Cara Ajukan Klaim Coordination Of Benefit (COB) antara BPJS Dengan Allianz?

Bagaimana cara klaim apabila mempunyai 2 asuransi kesehatan?   Misalnya asuransi pertama BPJS , dan satu lagi asurasi kesehatan yang dari SWASTA. Apabila keduanya Asuransi Swasta, maka Anda tinggal memilih mana dulu asuransi yang akan di gunakan.

Pada dasarnya ketika kita mempunyai dua ASURANSI KESEHATAN (Asuransi yang membayar biaya rawat inap SISTEM KARTU), maka bisa dua-dua nya di klaim, dengan catatan tidak melebihi biaya yang dikeluarkan. Jadi sifatnya saling melengkapi kekurangan tagihan satu sama lain. Namun hal ini bergantung juga akan kebijakan masing masing perusahan asuransi.

Contohnya : Tuan A memiliki asuransi BPJS  dan asuransi  KESEHATAN SWASTA. Saat dirawat di rumah sakit Tuan A menggunakan kamar, biaya dokter, oprasi dan obat obatan yang melebihi dari PLAFON BPJS. Untuk MEMBAYAR KEKURANGAN TAGIHANNYA , Tuan A bisa mengklaim ke perusahaan kedua (ASURANSI KESEHATAN SWASTA) TENTUNYA SESUAI DENGAN PLAFON. Hal ini pun berlaku dengan asuransi ketika dua duanya adalah asuransi swasta. Hal penting yang perlu dicatat adalah, pembayarannya

Adapun prosedur pengajuan klaim, adalah dengan cara prosedur di bawah ini (Prosedur di bawah ini adalah prosedur untuk pengajuan double klaim di Asuransi Allianz) :

  1. Apabila Anda mempunyai BPJS , maka asuransi yang pertama yang HARUS di gunakan saat anda dirawat adalah asuransi BPJS, dan kemudian kekurangan pembayarannya Anda bisa klaim ke asuransi swasta lainnya yang Anda miliki. Setelah itu, anda bisa menghubungi asuransi kedua, untuk memberitahukan bahwa Anda sedang melakukan rawat inap. Untuk menghubunginya di kartu kesehatan Anda ada no call center yang bisa dihubungi 24 jam, atau memberitahukan pihak rumah sakit bahwa selain memiliki asuransi BPJS anda pun memiliki asuransi di perusahaan asuransi lain
  2. Ketika akan pulang dari pengobatan atau rawat inap, Anda bisa meminta rincian dari perusahaan asuransi PERTAMA mengenai PERINCIANBIAYA APA SAJA YANG TIDAK DICOVER oleh perusahaan tersebut untuk kekurangannya di klaimkan ke asuransi yang kedua.(Dokumen Asli).
  3. Mintalah COPY-AN KUITANSI KESELURUHAN dari biaya pengobatan yang Anda lakukan, dengan dilengkapi dengan CAP ASLI dari rumah sakit tersebut. Sertakan pula RESUME MEDIS DARI DOKTER yang harus diisi oleh dokter yang formatnya sudah disediakan oleh ASURANSI KEDUA. Lengkapi pula dengan HASIL LAB yang berhubungan dengan pengobatan, untuk disertakan di pengajuan ke ASURANSI KEDUA.
  4. Setelah dokumen yang dibutuhkan untuk klaim ke ASURANSI KEDUA, maka segera kirimkan dokumen tersebut, yang disertai dengan pengajuan KLAIM.
  5. Apabila dokumen telah lengkap, maka Anda tinggal menunggu pencairan dana yang yang akan di trasfer perusahaan Asuransi langsung ke rekening Anda atas kekurangan dana pengobatan.

 KESIMPULANNYA DATA YANG DIBUTUHKAN UNTUK KLAIM KE ASURANSI YANG KEDUA :

  • Perincian biaya yang tidak ditanggung oleh asuransi kesehatan pertama
  • Copian kuitansi biaya keseluruhan pengobatan
  • Form Resume medis dokter (Disediakan oleh asuransi ke dua )
  • Hasil lab yang berhubungan dengan pengobatan (Boleh Copian)
  • Form pengajuan klaim 

Pengajuan DOUBLE KLAIM ASURANSI KESEHATAN itu MUDAH, asalkan Anda tahu caranya dan LENGKAP DATANYA, dan dana Klaim Anda pun akan lebih cepat cair.

Ringkasan Prosedur COB (Coordination Of Benefit) dengan BPJS yang berjalan saat ini adalah:
1. Peserta ikuti prosedur BPJS. Minta rujukan dari puskesmas nya. Masuk RS BPJS.
2. Kalau naik kelas atau ada biaya Medis yang tidak dicover BPJS, bisa diklaim reimburse ke Allianz.
Dokumen yang diperlukan:
a. Form klaim. Minimal diisi bagian Peserta nya saja. Kalau bisa minta dokter isi
b. SEP (Surat Eligibilitas Peserta) BPJS yg dikeluarkan di awal perawatan oleh petugas di BPJS center di RS
c. Resume Medis dari RS. Ini Hak pasien untuk dapat copynya
d. Yang paling penting kuitansi asli dari biaya yang dibayar sendiri. Namanya bayar, tentu berhak atas kuitansi.
Noted:
Bila nasabah membeli rider Flexicare maka tidak perlu kuitansi asli. Tapi butuh resume medis atau surat keterangan RS yg menjelaskan dirawat kapan, dokter siapa & diagnosanya.
Prosedur COB atau Koordinasi manfaat ke asuransi kedua itu mudah.  Asalkan dari perusahaan asuransi pertama sudah lengkap, maka asuransi kedua pasti akan membayar ekses klaimnya.
Bila ingin COB atau koordinasi manfaat dari BPJS ke asuransi swasta juga mudah.  Yang dibutuhkan oleh asuransi swasta adalah dokumen yang lengkap.  Yang menjadi pertanyaan adalah:  apakah BPJS bisa dan mau (dengan mudah) memberikan dokumen yang diperlukan nasabah untuk memenuhi syarat yang diminta oleh asuransi swasta?
Info lebih detail hubungi: Natanael, HP/WA 08113436830

Jangan Pelit Sama Diri Sendiri

Berikut ini saya ulas artikel dari blog teman sesama agen Asuransi yang berjudul

Jangan Pelit Sama Diri Sendiri (Julia Perez). Di dalam isi tulisan tersebut diceritakan tentang isi ucapan almarhum Julia Perez yakni “Jangan pelit sama diri sendiri”. Dalam beberapa hari ini banyak tulisan yang berisi kedukaan terhadap meninggalnya Julia Perez. Hal ini bukan apa-apa, karena si Julia Perez sendiri salah satu nasabah Allianz yang tempo hari pernah mendapatkan clime sakit kritis.

Isi quote yang pernah disampaikan artis Julia Perez itu memang mewakili kondisi seseorang yang mengalami sakit kritis.  Ternyata memang benar dan fakta bahwa sakit kritis itu butuh biaya besar.  Akan berbeda maknanya, apabila seseorang yang mengalami sakit kritis itu:

  1. Tidak punya asuransi
  2. Punya asuransi seadanya
  3. Punya asuransi dengan santunan besar/maksimal.

Sebelum membahas lebih dalam, mari kita samakan dulu pemahaman bahwa asuransi merupakan salah satu ikhtiar dalam upaya merencanakan keuangan keluarga.  Jadi asuransi adalah salah satu pos “pengeluaran” keuangan keluarga yang bertujuan melindungi penghasilan dari resiko hidup yang dampak keuangannya tidak dapat kita tanggung.

TIDAK PUNYA ASURANSI

Bila belum memiliki pos pengeluaran keuangan keluarga untuk berasuransi, mungkin kita menyetor dana di tabungan di bank.  Dengan harapan, dana akan berkembang dan bila resiko hidup terjadi maka dananya tersedia di bank.

Ralat 1:  jika tujuan kita adalah mengembangkan dana di bank, jangan simpan di tabungan.  Silahkan sisihkan dana kita di instrumen investasi.

Ralat 2:  ubah tujuan Anda menabung.  Tujuan menabung lebih tepatnya adalah untuk menyimpan dana likuid.  Dana yang Anda gunakan sehari-hari, cashflow rutin bulanan Anda saja.  JANGAN: gunakan dana di tabungan sebagai dana cadangan untuk menutup kebutuhan hidup bila terjadi resiko hidup yang dampak keuangannya tidak dapat kita tanggung.

Jika tidak punya asuransi, maka ketika terjadi sakit kritis, solusinya adalah:  kuras tabungan, ambil investasi, jual aset, pinjam teman/keluarga.

Masalah:  Bagaimana Jika:

  • tabungan kita masih sedikit?
  • investasi kita tidak cukup?
  • aset tidak langsung terjual dengan cepat sementara kondisi sakit kritisnya tidak bisa menunggu alias perlu tindakan segera?
  • merasa malu untuk pinjam uang pada keluarga dan bingung nanti bagaimana cara mengembalikan hutangnya karena jumlahnya yang begitu besar? (awas, hindari riba hutang!)

 

PUNYA ASURANSI SEADANYA

Sering suatu saat ketemu calon nasabah dengan penghasilan 50 juta perbulan, namun meminta proteksi asuransi dengan premi termurah di Allianz.  Padahal, Pakar Perencana Keuangan menyarankan bahwa sebaiknya ada alokasi dana untuk asuransi adalah minimal 10% dari gaji, atau sesuai kebutuhan.  Kenapa?  Orang dengan penghasilan 50 juta perbulan, tentunya memiliki gaya hidup yang berbeda dengan orang yang berpenghasilan 5 juta perbulan. Artinya: Gaya hidup yang lebih tinggi itu, tentu menuntut pengeluaran yang lebih tinggi juga.

Sebaiknya dalam memiliki proteksi asuransi, bila dananya memang ada, kita sewajarnya membeli proteksi yang Uang Pertanggungannya sesuai pengeluaran rutin bulanan dan cukup untuk memenuhi kebutuhan rutin bulanan kita.  Uang Pertanggungan diberikan oleh perusahaan asuransi dalam bentuk UANG TUNAI yang jumlahnya bisa sangat besar (contoh miliar-an).

Bila gaya hidup kita tinggi, artinya pengeluaran juga tinggi, tapi proteksi asuransi yang dimiliki hanya dengan santunan/UP seadanya, ini sangat beresiko. Karena jika kita terkena sakit kritis misalnya, stroke atau jantung, maka uang dari mana untuk membiayai sakit tersebut.

Kita masih harus nombok banyak untuk bisa menjalani proses pengobatan dan perawatan sakit kritisnya.

PUNYA ASURANSI DENGAN MANFAAT/SANTUNAN YANG MAKSIMAL

Kegunaan UP (Uang Pertanggungan) pada asuransi sakit kritis adalah:

1. Membiayai pengobatan penyakit kritis.
2. Membiayai perawatan setelah pengobatan penyakit kritis
3. Mengganti penghasilan yang hilang selama atau karena tidak bisa bekerja
4. Mencegah kehilangan aset dan jeratan utang.
5. Memelihara kepercayaan diri.

Bagaimana mengetahui Uang Pertanggungan yang sesuai dan cukup untuk kebutuhan rutin bulanan?  Setelah Anda mengetahui UP yang sesuai dan cukup, kita bisa diskusikan berapa besarnya premi yang  Anda bayarkan untuk mendapatkan UP senilai tersebut, sesuai dengan profil Anda.

Memiliki produk asuransi yang tepat, didampingi oleh agen yang tepat (memahami kebutuhan Anda dan memberikan solusi yang sesuai), dengan manfaat santunan yang maksimal, akan:

  • memantapkan kita dalam keseharian bekerja mencari nafkah demi keluarga.
  • menenangkan kita jika resiko sakit kritis terjadi.
  • keluarga kita juga tenang.

Jadi, apakah kita masih:

  • lebih mementingkan kesenangan dan gaya hidup berlebih?
  • merasa berat untuk menunda kesenangan agar bisa menyisihkan dana untuk berasuransi?
  • bahkan pelit sama diri sendiri?

 

Bijaklah dengan uang Anda.  Mari berasuransi.

Konsultasi GRATIS, kontak saya: Natanael HP 08113436830

 

Sumber: jangan-pelit-sama-diri-sendiri-julia-perez/

Mengenal Lebih Dekat dengan Kanker Serviks

Di dalam asuransi sakit kritis Allianz, kanker termasuk penyakit yang di cover. Namun, masih belum banyak mengerti tentang gejalanya. Mari kita baca apa itu kanker?

Kanker adalah sel yang berkembang liar di berbagai organ tubuh.

Sebabnya adalah kombinasi genetik (bawaan gen masing-masing) dan lingkungan sebagai pencetus (misal HPV, rokok, hormon dll)

Orang yang tidak memiliki gen kanker ya tidak kena kanker.

Orang yang memiliki gen kanker tapi tidak kena lingkungan pencetus, juga tidak kena.

STADIUM KANKER SECARA UMUM

STADIUM 1 – di stadium 1 kanker baru mengenai organ asal saja. Belum menyebar kemana-mana. Masih kecil. 5-year survival rate 80-90% kebanyakan.

STADIUM 2 – di stadium 2 kanker masih di organ asal. Tetapi sudah melebar hampir mengenai organ sebelahnya. 5-year survival rate 60-80% biasanya.

STADIUM 3 – di stadium 3 kanker sudah menyebar ke organ disekitarnya. 5-year survival rate 40-60% biasanya

STADIUM 4 – di stadium 4 kanker menyebar jauh. Sampai ke organ jauh. Lewat pembuluh darah atau getah bening. 5-year survival year biasanya 30% saja.

 

APA SIH 5-YEAR SURVIVAL RATE?

Penderita kanker tidak pernah dinyatakan sembuh. Tapi dinyatakan bersih. Setelah bersih harus terus kontrol. Untuk mendeteksi dan memastikan tidak kambuh lagi.

5-year survival rate adalah kemungkinan untuk MASIH HIDUP di 5 tahun yang akan datang.

Contoh: 90% 5-year survival rate artinya 90% penderitanya, 5 tahun lagi masih hidup. Jika melakukan terapi lengkap. Semisal operasi, radiasi dan kemoterapi.

Tidak semua kanker 5-year survival rate nya sama. Data diatas hanya gambaran umum.

 

KANKER SERVIKS

sumber

Disebut juga kanker leher rahim.  Suatu penyakit yang sebenarnya MUDAH DICEGAH.  Tapi di Indonesia banyak terjadi.  Kalau sudah kanker: lebih sulit diobati, lama, biaya mahal, antri.

GEJALA:

Jika sudah menjadi KANKER.  Gejalanya keputihan tidak sembuh2.  Berbau.

Kadang juga perdarahan/flek sehabis hubungan seks.

DIAGNOSIS:

Mudah diketahui.  Ada benjolan rapuh mudah berdarah di leher rahim.  Lewat pemeriksaan dokter.  Dilakukan Biopsi.

TERAPI:

Dilakukan di RS kanker atau RS tipe A. Bisa sampai 1 tahun terapinya. Operasi, kemo dan radiasi.

Nah sekarang yang paling penting.

PENCEGAHAN:

1. Kanker leher rahim disebabkan 90-100% oleh virus HPV.  Yang menular lewat hub sex.  Jadi kalau bisa jangan ganti pasangan atau gunakan kondom.

2. Vaksin HPV pada yang belum pernah hub seks. Bisa dimulai sejak anak 10 tahun.

3. Jika belum pernah vaksin, sudah terlanjur hub seks lakukan PAPSMEAR.

Semoga bermanfaat bagi Anda pembaca wanita agar lebih peduli dengan diri sendiri, dan juga pembaca pria agar juga menjaga kesehatan pribadi dan mensupport pasangannya untuk peduli dirinya.

Perbandingan Hidup TANPA Asuransi dengan PUNYA Asuransi

Pada kesempatan ini saya akan bagikan sebuah artikel rekan sesama agen Allianz yang berjudul Hidup Tanpa Asuransi dengan Hidup Memiliki Asuransi.

 

 

 

Contoh Kasus Perbedaannya:   Hidup tanpa Asuransi atau Dengan Asuransi

Dua Orang AMIR dan ARIF, masing-masing berusia 30 Tahun, keduanya tidak merokok dan memiliki pekerjaan sebagai wiraswasta. Amir dan Arif merencanakan keuangannya dengan menabung sebesar Rp. 500.000/bulan demi Masa Depan Keluarga mereka dengan cara :

  • AMIR dengan Tabungan Biasa
  • ARIF dengan Tapro (Tabungan Proteksi) Allianz

 

 

 

3

 

 

4

 

 

5

 

 

6

 

 

7

 

 

8

 

 

9

 

 

kasus-selamat

sumber ilustrasi

 

Asuransi Syariah BUKAN berarti meng-asuransi-kan jiwa Anda kepada Allah SWT.  Asuransi Syariah merupakan penyempurnaan ikhtiar rencana keuangan Anda atas takdir Allah SWT.

Anda punya asuransi, atau Anda tidak punya asuransi, jika takdir Allah akan menjadi musibah, ya pasti terjadilah musibah.

Bedanya:  jika Anda punya Asuransi Syariah, maka akan ada orang yang membantu meringankan masalah finansial ketika musibah terjadi pada diri Anda.

sumber: hidup-tanpa-asuransi-atau-dengan-asuransi-ini-bedanya/

5 Fungsi Asuransi Jiwa

1. Melindungi keluarga dari kehilangan penghasilan jika pencari nafkah utama meninggal dunia. (Ingat, malaikat Izrail tidak pernah menghitung usiamu).

Ini fungsi pokok dari asuransi jiwa. Selama kita punya tanggungan nafkah (pasangan, anak-anak), selama itu pula kita masih butuh asuransi jiwa.

Agar asuransi jiwa mampu memainkan fungsinya sebagai ganti penghasilan, maka uang pertanggungan (UP) jiwa harus cukup besar untuk memberikan bunga/retur sebesar gaji per bulan jika didiamkan di deposito, obligasi/sukuk, atau reksadana pendapatan tetap.

2. Melindungi keluarga dari beban utang.

Mungkin rumah yang kita tempati, kendaraan yang kita pakai, barang-barang yang kita miliki, dan lain-lain, sebagian atau seluruhnya diambil dari utang. Utang adalah warisan terburuk yang mungkin diberikan seorang suami dan ayah. Utang bukan hanya membebani keluarga yang ditinggalkan, tapi juga orang yang mewariskannya, sebab di akhirat pun utang tidak akan dianggap lunas begitu saja.

Agar asuransi jiwa berperan membebaskan keluarga dari utang, maka UP jiwa minimal harus sama besar dengan utang yang dimiliki keluarga itu.

3. Memberikan sejumlah warisan yang berharga untuk anak-anak.

Para perencana keuangan kerap menyarankan batas masa kontrak asuransi jiwa hanya sampai tahap ketika anak-anak sudah mandiri atau sampai utang terlunasi. Boleh dikata, ini mungkin yang wajibnya.

Tapi merencanakan asuransi jiwa sebagai warisan pun tak kalah pentingnya, khususnya untuk zaman ini. Mungkin betul orangtua telah berhasil melewati masa-masa membesarkan anak, dan kini semua anak-anaknya sudah mandiri. Tapi sudah mandiri bukan berarti kaya dan banyak uang. Mungkin saja penghasilan mereka masih pas-pasan, sehingga belum bisa beli rumah atau kendaraan. Sekarang harga rumah mahal. Mungkin mereka sanggup membayar cicilannya, tapi untuk uang mukanya tidak.

Adanya warisan, termasuk dari uang pertanggungan asuransi jiwa, akan sangat membantu mewujudkan kebutuhan ataupun keinginan mereka, suatu saat. Kalaupun UP jiwa tidak cukup untuk beli rumah secara kontan, minimal bisa buat uang mukanya.

Yakinlah, anak-anak akan sangat berterima kasih kepada orangtua yang tetap mengasuransikan jiwanya walaupun mereka telah dewasa.

4. Sebagai final expenses (biaya kematian).

Meninggal dunia itu butuh biaya. Untuk upah orang yang memandikan, untuk pemakaman, makanan ringan untuk orang-orang yang melayat, untuk tahlilan, mencetak buku Yasin, mengurus sertifikat kematian, dan lain-lain. Apalagi di perkotaan, tanah pemakaman harganya mahal, bisa jutaan rupiah hanya untuk sewa selama tiga tahun. Dan biaya tahlilan itu, bagi yang melaksanakannya, lebih mahal lagi.

Pilihannya ada dua: apakah mau menyuruh anak-anak untuk membayar semua biaya itu, atau mempersiapkan sendiri mumpung masih hidup. Asuransi jiwa dapat dipandang sebagai salah satu cara mempersiapkan biaya terakhir hidup kita.

5. Menjadi sedekah jariyah untuk terakhir kalinya.

Ini fungsi tambahan asuransi jiwa yang jarang dikemukakan para perencana keuangan. Jika fungsi pertama sudah lewat (anak sudah mandiri), fungsi kedua sudah berlalu (utang sudah lunas), dan begitu pula fungsi ketiga dan keempat (anak-anak sudah sangat kaya sehingga tidak butuh warisan apa pun dari orangtuanya dan tak masalah dengan final expenses), maka UP jiwa bisa saja disedekahkan kepada orang miskin, masjid, lembaga amal, atau kegiatan sosial. Ini akan menjadi amal ibadah terakhir bagi yang bersangkutan, mengurangi catatan dosa-dosanya, dan menerangi perjalanannya di alam keabadian. []

sumber: 5-fungsi-asuransi-jiwa/