Tag Archives: allianz syariah

Apa Tujuan Anda Membeli Asuransi?

Jika kita mampu menyisihkan 1 juta tiap bulan untuk premi asuransi, apa saja manfaat yang kita dapat?”

Tujuan keuangan anda menentukan manfaat seperti apa yang bisa anda peroleh dengan anggaran yang anda punya.

Berikut adalah beberapa contoh ilustrasi dari produk Tapro Allisya Protection Plus (unitlink syariah dari Allianz) dengan premi 1 juta per bulan, tergantung tujuan yang ingin anda capai yang saya ambil dari blog  myallisya.com/.

Semua contoh disajikan untuk wanita usia 30 tahun, sehat, tidak merokok, pekerjaan dalam ruangan (risiko rendah). Untuk profil usia, jenis kelamin, dan pekerjaan yang berbeda, ilustrasinya akan berbeda.

1. Saya ingin mendapatkan proteksi meninggal dunia yang maksimal, investasi kecil tak apa-apa.

Maka ilustrasinya seperti di bawah ini.

1jt UP 3,5M

Premi 1 juta per bulan, jika dimaksimalkan bisa mendapatkan UP 3,5 miliar. Diperoleh dari gabungan Asuransi Dasar 500 juta (sd usia 100 tahun) dan rider Term Life 3 miliar (sd usia 85 tahun).  

Jadi, jika tertanggung meninggal dunia (sebelum usia 85 tahun), ahli warisnya memperoleh 3,5 miliar + nilai investasi yang ada pada saat itu. Uang ini tentunya akan berguna bagi keluarganya untuk melanjutkan kehidupan. Apalagi jika ibu Cantik ini seorang single mother, semakin penting uang dari asuransi jiwa ini untuk keberlangsungan hidup anak-anaknya.

Jika ibu Cantik meninggal setelah usia 85  dan sebelum 100 tahun, ahli waris memperoleh 500 juta + nilai investasi yang ada pada saat itu. Uang ini pun masih berguna setidaknya untuk biaya pemakaman dan melunasi utang-utang, jika ada.

Kenapa UP jiwanya dibagi dua? Apakah harus ada rider Term Life?

Rider Term Life berfungsi menambah UP jiwa agar bisa jauh lebih besar dengan tambahan premi yang sedikit saja. Jika UP jiwa seluruhnya merupakan Asuransi Dasar sd usia 100 tahun, maka maksimum UP yang diperoleh adalah 1,32 miliar.

2. Saya ingin mendapatkan proteksi penyakit kritis yang maksimal, investasi kecil tak apa-apa.

Maka ilustrasinya seperti di bawah ini.

1jt UP 500 CI+ 2,5M PB

Premi 1 juta per bulan, UP jiwa 500 juta, UP CI+ (49 penyakit kritis) 2,5 miliar, dan Payor benefit.

Artinya, jika ibu Cantik mengalami 1 dari 49 penyakit kritis, dia mendapat uang sebesar 2,5 miliar. Uang ini tentunya bermanfaat untuk membantu biaya pengobatan dan perawatannya, serta menanggulangi biaya kehidupan untuk dia dan keluarganya.

Selain itu, ibu Cantik pun tidak harus setor premi lagi, karena Allianz yang akan membayarkan preminya sd ibu Cantik berusia 65 tahun.

Dan jika ibu Cantik meninggal dunia, masih ada uang 500 juta untuk keluarganya.

3. Saya ingin mendapatkan proteksi kesehatan (rawat inap dan penyakit kritis) yang maksimal, investasi kecil tak apa-apa.

Maka ilustrasinya seperti di bawah ini:

1jt UP 100 CI+ 500 HSC 1250 PB

Premi 1 juta per bulan, UP jiwa 100 juta, CI+ 500 juta, HSC plan 1250, dan Payor benefit.

Artinya, jika ibu Cantik sakit dan harus dirawat inap di rumah sakit, dia berhak mendapatkan perawatan di kelas kamar seharga 1,25 juta per hari. Kamar, dokter, obat, operasi, dan lain-lainnya ditanggung sesuai plafon yang ada di tabel manfaat. Klaimnya mudah, dapat menggunakan kartu cashless di jaringan Allianz AdMedika di seluruh Indonesia, dan di luar itu reimburse.

Ada pun tabel manfaat rider HSC+ plan kamar 1,25 juta adalah:

HSC 1250

Selain itu, jika sakitnya ibu Cantik tergolong penyakit kritis, maka dia mendapat uang tunai 500 juta, yang bisa digunakan untuk keperluan apa saja, mulai biaya pengobatan sampai biaya hidup.

Setelah itu, ibu Cantik tidak perlu lagi membayar premi, karena Allianz yang akan membayarkan preminya sebesar 1 juta per bulan atau 12 juta setahun sd ibu Cantik berusia 65 tahun.

Dan jika ibu Cantik meninggal dunia, masih ada santunan untuk pemakaman sebesar 100 juta. Kecil saja, sesuai tujuan semua yaitu mendapatkan proteksi kesehatan yang maksimal.

4. Saya ingin proteksi lengkap (jiwa, kecelakaan, cacat, sakit kritis, rawat inap) dan maksimal, investasi kecil tak apa-apa.

Maka ilustrasinya seperti ini:

1jt UP 500 ADDB 500 TPD 500 CI+ 500 HSC 1000 PB

Premi 1 juta per bulan, manfaat UP jiwa 500 juta, ADDB (kecelakaan) 500 juta, TPD (cacat tetap total) 500 juta, CI+ (49 penyakit kritis) 500 juta, HSC+ plan 1000, dan Payor benefit.

Penjelasan:

Jika ibu Cantik meninggal dunia, ahli warisnya mendapatkan 500 juta + nilai investasi yang ada saat itu.

Jika ibu Cantik mengalami kecelakaan sehingga menimbulkan cacat tetap, maka mendapatkan santunan sebesar persentasi dari cacatnya, dengan maksimal 500 juta. Dan jika kecelakaan itu menyebabkan meninggal dunia, maka ahli waris ibu Cantik mendapatkan 1 miliar + nilai investasi yang ada saat itu.

Jika ibu Cantik mengalami cacat tetap total, baik akibat kecelakaan ataupun penyakit, dia mendapatkan santunan 500 juta, dan berlaku bebas premi (pembayaran preminya dilanjutkan oleh Allianz sd dia berusia 65 tahun).

Jika ibu Cantik mengalami penyakit kritis, dia mendapatkan santunan 500 juta, dan berlaku bebas premi (pembayaran preminya dilanjutkan oleh Allianz sd dia berusia 65 tahun).

Jika ibu Cantik dirawat inap di RS, dia berhak mendapatkan perawatan di kamar kelas 1 juta per hari. Biaya dokter, obat, operasi, dll sudah termasuk dan ditanggung sesuai plafon. Adapun plafon manfaat HSC+ plan kamar 1 juta adalah sbb:

HSC 1000

5. Saya ingin proteksi lengkap (jiwa, kecelakaan, cacat, sakit kritis, rawat inap) sekaligus ada tabungan atau investasinya.

Maka ilustrasinya seperti ini:

1jt UP 200 ADDB 200 TPD 200 CI+ 200 HSC 750 PB

Premi 1 juta per bulan, manfaat UP jiwa 200 juta, ADDB 200 juta, TPD 200 juta, CI+ 200 juta, HSC+ Plan 750, dan Payor benefit.

Ilustrasi yang ini hampir sama dengan ilustrasi sebelumnya, bedanya di nilai uang pertanggungan yang lebih kecil. Jika calon nasabah menginginkan manfaat asuransi tapi juga sekaligus ada investasi yang bisa diambil jika diperlukan, maka nilai pertanggungannya harus diperkecil supaya nilai investasinya lebih besar.

Dengan nilai investasi yang lebih besar, maka rencana setor preminya bisa dibuat misalnya hanya 10 tahun. Setelah 10 tahun, diharapkan nilai investasinya bisa membiayai sendiri biaya-biaya asuransi + administrasi sampai masa perlindungannya berakhir, dengan catatan uangnya tidak ditarik dan kinerja investasinya rata-rata sedang atau tinggi.

Penjelasan:

Jika ibu Cantik meninggal dunia, ahli warisnya mendapatkan 200 juta + nilai investasi yang ada saat itu.

Jika ibu Cantik mengalami kecelakaan sehingga menimbulkan cacat tetap, maka mendapatkan santunan sebesar persentasi dari cacatnya, dengan maksimal 200 juta. Dan jika kecelakaan itu menyebabkan meninggal dunia, maka ahli waris ibu Cantik mendapatkan 400 juta + nilai investasi yang ada saat itu.

Jika ibu Cantik mengalami cacat tetap total, baik akibat kecelakaan ataupun penyakit, dia mendapatkan santunan 200 juta, dan berlaku bebas premi (pembayaran preminya dilanjutkan oleh Allianz sd dia berusia 65 tahun).

Jika ibu Cantik mengalami penyakit kritis, dia mendapatkan santunan 200 juta, dan berlaku bebas premi (pembayaran preminya dilanjutkan oleh Allianz sd dia berusia 65 tahun).

Jika ibu Cantik dirawat inap di RS, dia berhak mendapatkan perawatan di kamar kelas 750 ribu per hari. Biaya dokter, obat, operasi, dll sudah termasuk dan ditanggung sesuai plafon. Adapun plafon manfaat HSC+ plan kamar 750 adalah sbb:

HSC plan 750

6. Saya ingin proteksi lengkap (tapi tanpa rawat inap) sekaligus ada tabungan atau investasinya.

Maka ilustrasinya seperti ini:

1jt UP 500 ADDB 500 TPD 500 CI+ 500 PBPremi 1 juta per bulan, manfaat UP jiwa 500 juta, ADDB 500 juta, TPD 500 juta, CI+ 500 juta, dan Payor benefit.

Penjelasan:

Jika ibu Cantik meninggal dunia, ahli warisnya mendapatkan 500 juta + nilai investasi yang ada saat itu.

Jika ibu Cantik mengalami kecelakaan sehingga menimbulkan cacat tetap, maka mendapatkan santunan sebesar persentasi dari cacatnya, dengan maksimal 500 juta. Dan jika kecelakaan itu menyebabkan meninggal dunia, maka ahli waris ibu Cantik mendapatkan 1 miliar + nilai investasi yang ada saat itu.

Jika ibu Cantik mengalami cacat tetap total, baik akibat kecelakaan ataupun penyakit, dia mendapatkan santunan 500 juta, dan berlaku bebas premi (pembayaran preminya dilanjutkan oleh Allianz sd dia berusia 65 tahun).

Jika ibu Cantik mengalami penyakit kritis, dia mendapatkan santunan 500 juta, dan berlaku bebas premi (pembayaran preminya dilanjutkan oleh Allianz sd dia berusia 65 tahun).

Selain itu ada nilai investasi yang bisa ditarik jika sewaktu-waktu diperlukan.

7. Saya ingin investasi yang besar, UP kecil saja dan tidak perlu ada rider lain, dan bayarnya 5 tahun saja.

Maka ilustrasinya seperti ini:

1jt UP 60jt

Premi 1 juta per bulan, rencana setor 5 tahun, manfaat proteksinya hanya UP jiwa saja 60 juta (setara 5 tahun setoran premi).

Nilai investasinya setelah 5 tahun diperkirakan sebesar 85 juta (asumsi 18%) atau 74 juta (asumsi 13%), dan terus berkembang jika tidak diambil.

Demikian beberapa contoh ilustrasi yang bisa diperoleh dengan premi 1 juta per bulan dengan produk Tapro Allisya Protection Plus.

Penjelasan di atas dapat disimpulkan bahwa manfaat asuransi ada bermacam-macam, dan yang umum dibutuhkan orang adalah asuransi untuk rawat inap, penyakit kritis, kecelakaan, cacat, dan meninggal dunia. Semua manfaat tsb dapat diperoleh dalam satu produk Tapro Allisya Protection Plus. Jika ingin manfaat asuransi atau uang pertanggungan besar, investasi jadi kecil. Jika ingin manfaat investasi besar, manfaat asuransi harus kecil.

Intinya disini adalah anda tahu tujuan anda ketika mengambil polis asuransi.

Penjelasan hubungi: Natanael HP/WA 08113436830

Advertisements

Siapa Bisa Menduga Gedung BEI Runtuh?

Tentu dibangun dengan perhitungan yang matang pembangunan Gedung Bursa Efek Indonesia di Jakarta . Tapi siapa bisa menduga musibah seperti pada dua video di bawah ini?

Kejadiannya begitu tiba-tiba, sehingga banyak orang (nominalnya masih dihitung) yang berada di atas selasar itu ikut jatuh.

Kabar baiknya, para korban tidak perlu memikirkan mengenai biaya perawatan karena ditanggung asuransi, yaitu dari BPJS Ketenagakerjaan.

BEI 1

Yang namanya musibah seringkali tak bisa diduga. Tapi kita sebagai manusia diberi kebijaksanaan oleh Tuhan agar bisa berupaya mengurangi dampak keuangan dari musibah itu melalui asuransi.

Bagaimana jika kejadian kecelakaan terjadi di tempat lain? Siapa yang bisa dituntut untuk membayar biaya perawatan dan biaya lainnya?

Asuransi ada untuk membantu kita di saat-saat krisis tak terduga.

Asuransi apa yang diperlukan?

  • Untuk antisipasi kejadian seperti kecelakaan di gedung BEI, di mana akibat yang muncul “hanyalah” cedera dan luka-luka, dibutuhkan asuransi kesehatan (HSC = Hospital and Surgical Care). Asuransi HSC akan membayar biaya perawatan yang timbul.
  • Tapi jika akibatnya lebih parah lagi, misalnya cacat tetap, maka dibutuhkan asuransi cacat tetap akibat kecelakaan (ADDB=Accidental Death and Disability Benefit). Cacat tetap bisa membuat seseorang kehilangan kemampuan produktifnya. ADDB akan memberikan uang tunai untuk menggantikan penghasilan yang hilang tersebut.
  • Dan jika akibatnya sampai meninggal dunia, maka dibutuhkan asuransi jiwa.

Masalahnya, apakah kita bisa tahu akibat apa yang akan dialami seseorang ketika mengalami kecelakaan? Jawabannya pasti tidak.

Jadi, kita butuh semua asuransi itu. Dan semuanya ada di produk Tapro dari Allianz.

Tapro (Allisya Protection Plus) menyediakan asuransi kesehatan, asuransi kecelakaan, dan asuransi jiwa dalam satu paket.

Untuk konsultasi lebih lanjut Tapro dan produk-produk asuransi dari Allianz, silakan menghubungi saya:

Natanael ( Business Eksekutif ASN-Agen Asuransi berlisensi)

HP/WA 08113436830

email: natanael.albertus@gmail.com

UP Jiwa 2,5 Miliar, Apa Maksudnya?

Apa maksud UP Jiwa 2,5 Milyar?

Sering calon nasabah bertanya hal ini. Mereka mengira UP Jiwa itu hasil investasi setelah menanam sekian tahun di asuransi. Padahal lebih dari itu. Ini adalah sebuah penawaran asuransi jiwa dengan uang pertanggungan 2,5 miliar. Artinya, jika orang yang mengikuti asuransi ini ditakdirkan meninggal dunia, keluarganya sebagai ahli waris akan mendapatkan warisan senilai 2,5 miliar. Uang ini dapat dimanfaatkan untuk beragam hal, mulai biaya pemakaman, upacara adat/keagamaan yang menyertainya, melunasi utang orang yang meninggal, dan terutama untuk melanjutkan kehidupan bagi keluarga yang ditinggalkan.

Dalam pengajuan asuransi jiwa ini, dengan catatan usia peserta tidak melebihi 45 tahun dan kondisinya sehat tanpa riwayat sakit, maka untuk mendapatkan UP 2,5 tidak disyaratkan pemeriksaan kesehatan (medical check up). Namun, jika si calon nasabah punya riwayat sakit berat, maka diharuskan pemeriksaan kesehatan,

Premi untuk mendapatkan manfaat asuransi jiwa UP 2,5 miliar adalah mulai 750 ribu per bulan. Ini berlaku untuk pria usia 30 tahun ke bawah. Jika usia di atas 30 tahun, tentu preminya akan lebih tinggi.

Dan untuk wanita usia 30 tahun, preminya cukup 700 ribu per bulan.

Berikut adalah ilustrasi yang diambil dari myallisya.com/ dengan menggunakan produk Tapro Allisya Protection Plus. UP 2,5 M diperoleh dari gabungan Asuransi Dasar 500 juta ditambah rider Term Life 2 miliar. Asuransi Dasar berlaku sd usia 100 tahun, Term Life sd usia 85 tahun.

Ilustrasi UP 2,5M 750rb 30th

Bagaimana untuk usia lain?

Silakan dilihat tabel premi berikut ini:

Tabel Premi UP 2,5M

Di tabel tersebut memang tidak dicantumkan premi untuk usia di atas 45 tahun, karena di atas 45 tahun UP 2,5 M dikenakan tes medis.

Untuk usia 46-50 tahun, batasan UP nonmedis adalah 1 miliar.

Untuk usia 51-55 tahun, batasan UP nonmedis adalah 800 juta.

Untuk usia 56-70tahun, batasan UP nonmedis adalah 650 juta.

Selengkapnya batasan UP nonmedis dan medis bisa dilihat di “Tabel Tes Medis”.

 

Ingin mendaftar asuransi dengan UP Rp 2,5 Milyar hubungi:

Natanael (Agen Asuransi Allianz – tinggal di Surabaya-Sidoarjo)

HP/WA 08113436830

email: natanael.allianz@gmail.com

 

Rencanakan Biaya Pendidikan Anak Anda bersama Allianz Smartlink Flexi Account Plus?

IPH Piture video 014Apa yang membuat Allianz Smartlink Flexi Account Plus istimewa dan dapat sebagai sarana perencanaan biaya pendidikan anak anda?

  • Produk asuransi jiwa yang sekaligus memberikan kesempatan keuntungan investasi dari polis asuransi jiwa yang Anda miliki. Tersedia manfaat dari asuransi jiwa tambahan yang dapat dipilih sesuai kebutuhan Anda serta peluang memasuki pasar yang mungkin tidak dapat Anda masuki sebagai investor tunggal
  • Cara pembayaran premi secara berkala yaitu bulanan, kuartalan, semesteran dan tahunan. Anda dapat menambah dana kapan saja dan dapat ditambahkan dengan riders atau asuransi tambahan untuk mendapatkan perlindungan yang lebih luas.

Allianz Smartlink membantu Anda dalam hal keuangan jika sewaktu-waktu terjadi resiko:

  • 49 jenis penyakit kritis (49 Critical Illness)
  • Santunan Meninggal dunia dan cacat tetap total karena kecelakaan
  • Santunan cacat tetap total karena sakit atau kecelakaan
  • Pembebasan premi apabila terkena penyakit kritis dan cacat tetap total
  • Pembebasan premi apabila meninggal dunia karena sakit atau kecelakaan
  • Pembebasan premi apabila pasangan terkena penyakit kritis dan cacat tetap total
  • Pembebasan premi apabila pasangan meninggal dunia karena sakit atau kecelakaan
  • Santunan rawat inap dan pembedahan

6 Pilihan Jenis Dana Investasi:

Smartlink Rupiah Money Market Fund

Menawarkan perlindungan nilai pokok dan mempertahankan likuiditas dengan menyediakan peendapatan tetap melalui penempatan dana dalam mata uang Rupiah, diinvestasikan ke dalam instrument jangka pendek yang berkualitas tinggi seperti deposito, SBI atau reksadana, dan obligasi di bawah 1 tahun. Tingkat keamanan dan stabilitas tinggi dengan risiko rendah.

Smartlink Rupiah Fixed Income Fund

Menawarkan pendapatan yang stabil dengan menaga modal untuk jangka panjang melalui penempatan dana dalam mata uang Rupiah, diinvestasikan ke dalam instrument jangka pendek atau menengah seperti deposito, SBI atau reksadana, dan instrumen jangka panjang seperti obligasi. Tingkat keamanan dan stabilitas tinggi dengan risiko rendah hingga sedang.

Smartlink Rupiah Balanced Fund

Menawarkan pertumbuhan modal jangka panjang dengan menghasilkan pendapatan yang stabil melalui penempatan dana dalam mata uang Rupiah, diinvestasikan ke dalam instrumen jangka pendek atau menengah seperti deposito, SBI atau reksadana, dan instrumen jangka panjang seperti obligasi dan instrument saham. Tingkat keamanan dan stabilitas tinggi dengan risiko sedang.

Smartlink Rupiah Equity Income Fund

Menawarkan hasil investasi maksimal melalui penempatan dana dalam mata uang Rupiah. Untuk mencapai tujuan investasi maka dana ini diinvvestasikan ke dalam instrumen-instrumen jangka pendek seperti deposito, SBI atau reksadana pasar uang, dan instrument-instrumen saham baik secara langsung atau melalui reksadana. Tingkat keamanan dan stabilitas tinggi dengan risiko tinggi.

Smartlink Rupiah Balanced Plus Fund

Menawarkan pertumbuhan modal dengan profil risiko sedikit lebih agresif daripada Smartlink Rupiah Balanced Fund untuk jangka panang dengan menghasilkan pendapatan yang stabil melalui penempatan dana dalam mata uang Rupiah, diinvestasikan ke dalam instrument-instrumen jangka pendek atau menengah seperti deposito, SBI atau reksadana, dan instrument-instrumen jangka panjang sepeti obligasi dan saham.

Smartlink US Dollar Managed Fund

Menawarkan pendapatan yang stabil dengan menjaga modal untuk jangka panjang melalui penempatan dana dalam mata uang US Dollar, diinvestasikan ke dalam instrumen jangka pendek atau menengah seperti deposito atau reksa dana dan instrumen jangka panjang seperti obligasi. Tingkat keamanan dan stabilitas tinggi serta risiko rendah hingga sedang.

Mari hitung biaya pendidikan yang Anda butuhkan!

Perencanaan Keuangan menyiapkan tujuan jangka panjang sejak dini. Semakin dini biaya pendidikan disiapkan akan semakin baik. Biaya pendidikan sebaiknya dilengkapi dengan informasi yang rinci seperti besarnya dana yang dibutuhkan, dan jangka waktu untuk mencapainya.

Biaya yang dikalkulasikan mencakup total dari uang pangkal, biaya bulanan, serta biaya lainnya untuk suatu jenjang.

Misalnya, dengan total biaya pendidikan di perguruan tinggi saat ini sebesar Rp 50.000.000,00, dan inflasi sebesar 1 %,

maka dalam 17 tahun biaya pendidikan tersebut akan mencapai Rp 59.200.000,00.

Coba rencanakan biaya pendidikan anak anda atau anda sendiri menggunakan kalkulator financial berikut ini:

financial-calculators/pendidikan

Sumber: financial-planning/financial-planning/education

Info pendaftaran polis asuransi Allianz untuk perencanaan pendidikan hubungi:

Natanael (Bisnis Eksekutive ASN)

HP/WA 0811-343-6830 (email: natanael.alianz@gmail.com)

 

Pentingnya Asuransi Penyakit Kritis

lumpuh

Orang boleh memiliki banyak asuransi, tapi jika belum ada asuransi penyakit kritis dalam portofolio asuransinya, ia masih mungkin untuk bangkrut.

Jika saya ditanya oleh orang, asuransi dengan manfaat apa yang paling penting menurut saya? Maka jawaban saya adalah asuransi dengan manfaat yang memberi uang cash atau dana jika saya terkena sakit kritis.

Apa sebenarnya penyakit kritis itu?

Penyakit kritis (critical illness) ialah sebutan untuk sekelompok penyakit yang tergolong berat dan sulit disembuhkan. Antara lain: kanker, stroke, aneka penyakit jantung, gagal ginjal, gagal hati, tumor otak, dan meningitis bakteri.

Penyakit kritis tidak selalu bicara penyakit, tapi juga kondisi tertentu yang tergolong berat dan tidak tersembuhkan, yang bisa disebabkan kecelakaan. Antara lain: lumpuh, buta, tuli, bisu, koma, dan luka bakar.

Bayangkan saja, jika kita mengalami salah satu jenis penyakit kritis tersebut, apa yang akan dialami? Pasti biaya perawatan yang besar dan sangat menyiksa keluarga kita. Akhirnya, kalau sudah putus asa, maka kita si penderita akan dibiarkan saja tanpa di obati. Sungguh tragis.

Namun, Asuransi Sakit Kritis Allianz memberikan suatu kunci dari problem tersebut yakni memberikan santunan dana mulai Rp 100jt hingga 10 Milyar (sesuai kontrak awal pengajuan polis asuransi).

Bagaimana Mendapatkan Asuransi Penyakit Kritis?

Di Allianz, asuransi penyakit kritis merupakan rider (manfaat tambahan) pada asuransi jiwa Tapro Allisya Protection Plus atau Tapro Syariah. Jadi, untuk mengambil asuransi penyakit kritis, kita harus mengambil asuransi jiwa. Tapi itu tak masalah karena asuransi jiwa pun tidak kalah pentingnya untuk dimiliki.

Ada dua rider penyakit kritis di Tapro yang dapat anda pilih, yaitu CI+ (menanggung 49 penyakit kritis sd usia 70 tahun) dan CI100 (merupakan perluasan dari CI+, menanggung 100 kondisi penyakit kritis sejak tahap awal sd usia 100 tahun).

Contoh ilustrasi Tapro dengan manfaat UP jiwa 1 miliar dan UP penyakit kritis 1 miliar bisa dilihat di bawah ini. Jika memakai rider CI100, preminya untuk pria atau wanita usia 30 tahun hanyalah 1 juta per bulan. (contoh diambil dari myallisya.com)

Dengan setoran 1juta per bulan, seorang laki-laki usia 30 tahun bisa memperoleh UP jiwa 1 M ditambah rider CI100 (100 kondisi penyakit kritis) 1 M. Total manfaat 2 M.

Jika memakai rider CI+, preminya untuk pria atau wanita usia 30 tahun adalah 900 ribu per bulan.

Dengan setoran 900 ribu per bulan, seorang laki-laki usia 30 tahun bisa memperoleh UP jiwa 1M ditambah rider CI+ 1M. Total manfaat 2M

 

 

 

 

Untuk konsultasi asuransi dan produk asuransi Allianz secara gratis, silakan menghubungi saya:

Natanael (Business Eksekutive ASN)

HP/WA: 0811-343-6830 (email: natanael.allianz@gmail.com) Tinggal di Surabaya

 

Sumber : myallisya.com/2015/09/24/asuransi-apa-yang-paling-penting/

Produk yang Menanggung Sekaligus Rawat Inap, Rawat Jalan, dan Asuransi Jiwa

Saya ingin membagikan informasi dari myallisya.com/2017/12/21. Karena cerita tersebut juga saya alami. Saya pernah ditanya teman, dia mencari asuransi yang bisa menanggung rawat inap, rawat jalan dan asuransi jiwa yang ada UP-nya. Di artikel tersebut dijelaskan bahwa produk yang menanggung sekaligus rawat inap, rawat jalan, dan asuransi jiwa tidak tersedia di asuransi Allianz.

Produk yang tersedia adalah:

  •  Asuransi jiwa + rawat inap (tanpa rawat jalan). Nama produk Tapro Allisya Protection Plus.
  • Asuransi rawat inap + rawat jalan (tanpa asuransi jiwa). Nama produk Allisya Care. Selain itu ada juga Smartmed Premier dan Maxi Violet.

Di artikel tersebut dijelaskan bahwa anggaran premi bapak A adalah 300 ribu per bulan, maka manfaat yang bisa diambilnya hanyalah asuransi jiwa dengan UP 150 juta. Dan jika ingin ditambah rawat inap (rider HSC+), maka premi harus dinaikkan jadi minimal 500 ribu per bulan, dan mendapatkan rider HSC+ plan kamar 350rb.

Ilustrasi bisa dilihat di bawah ini;

Konsultasi asuransi 1 Ilustrasi

Dan rincian manfaat rawat inap rider HSC+ plan 350 bisa dilihat pada tabel bawah:

Konsultasi asuransi 1 Ilustrasi 2

Di artikel tersebut tidak membuatkan ilustrasi untuk produk asuransi rawat inap + rawat jalan, karena preminya harus tahunan, tidak sesuai dengan anggaran.

Tapi sebagai informasi, jika menggunakan produk Allisya Care dengan manfaat rawat inap + rawat jalan (tanpa asuransi jiwa), plan 350, preminya adalah 5.269.000 setahun.

Konsultasi asuransi 1 Ilustrasi 3

Seperti terlihat pada gambar di atas, premi untuk rawat inapnya sendiri 2,308 juta setahun, dan untuk rawat jalannya 2,925 juta setahun. Premi rawat jalan lebih mahal, sedangkan manfaatnya tak seberapa. Tabel manfaat rawat jalan plan D (350) bisa dilihat di bawah ini:

Konsultasi asuransi 1 Ilustrasi 4

Di artikel tersebut dijelaskan bahwa konsultasi dokter umum dibatasi 75 ribu per kunjungan, maks 30 kunjungan per tahun. Konsultasi dokter spesialis 150 ribu per kunjungan, maks 10 kunjungan per tahun. Dan untuk obat-obatan dibatasi 3 juta per tahun. Padahal preminya sendiri hampir 3 juta per tahun.

Selain itu, untuk rawat jalan ada co-share 20%. Co-share artinya berbagi risiko. Artinya, pihak asuransi mengganti sebanyak 80% biaya, dan 20% harus ditanggung nasabah. Contoh, biaya obat habis 1 juta, maka yang diganti pihak asuransi adalah 800 ribu. Sisanya 200 ribu menjadi tanggungan nasabah.

Manfaat rawat jalan pada Allisya Care hanya bisa diklaim menggunakan sistem reimbursement (bayar dulu, lalu ajukan klaim). Produk rawat jalan yang bisa cashless hanya Smartmed Premier.

Secara umum, dengan membandingkan premi dan manfaatnya, serta kebutuhan biayanya yang tidak besar, saya tidak sarankan ambil rawat jalan. (Baca juga: Rawat Jalan Itu Tidak Perlu Pakai Asuransi)

Risiko yang memerlukan asuransi hanya 4, disingkat R-S-C-M, yaitu Rawat inap, Sakit kritis, Cacat tetap, dan Meninggal dunia.

Keempatnya membutuhkan biaya yang lumayan besar hingga sangat besar, bahkan bisa menimbulkan hilangnya sumber penghasilan.

Demikian.

Untuk konsultasi mengenai asuransi dan produk-produk asuransi dari Allianz, silakan menghubungi saya:

Natanael (Bisnis Eksekutif ASN_)

HP/WA 08113436830

email: natanael.allianz@gmail.com

 

sumber: https://myallisya.com/2017/12/21/mohon-informasi-mengenai-asuransi-rawat-inap-rawat-jalan-dan-ada-asuransi-jiwanya/#more-12203

Seberapa Siapkah Kita menghadapi Problem Keuangan Akibat RSCM?

Saya mengutip pernyataan dari blog myallisya.com (6/9/2017) yakni seberapa siapkah kita menghadapi problem keuangan akibat RSCM yakni Rawat inap, Sakit kritis, Cacat tetap, Meninggal dunia.

Kita pasti setuju:

  • Jika terkena salah satu dari RSCM (Rawat inap, Sakit kritis, Cacat tetap, Meninggal dunia), pasti BUTUH UANG?

Pertanyaannya:

  • Mau pakai uang sendiri atau ingin dibantu pakai uang asuransi?
  • Jika pakai uang sendiri, apakah anda sudah siapkan uangnya sejak sekarang? Seberapa besar yang SUDAH anda siapkan?
  • Jika ingin pakai uang asuransi, seberapa besar anda ingin dibantu dan seberapa besar premi yang dapat anda sisihkan?

Dampak Keuangan RSCM

Satu hal yang perlu disadari adalah dampak keuangan dari risiko RSCM (Rawat inap, Sakit kritis, Cacat tetap, Meninggal dunia). Apa saja problem keuangan yang ditimbulkannya?

Dampak RSCM

Program Tapro dari Allianz

Menyadari bahwa RSCM menimbulkan problem keuangan, kita tentu perlu mengetahui apa solusinya agar problem-problem keuangan tersebut dapat tertanggulangi.

Kita butuh program Tapro, yaitu program asuransi yang akan Tanggung Problemkeuangan anda sesuai jenis risiko yang terjadi.

Program Tapro

Perbedaan 2 Macam Sakit

Perlu diketahui pula perbedaan dua macam sakit, agar kita dapat memilih asuransi secara tepat dan hemat.

2 Macam Sakit

Apa maksudnya lebih hemat?

Anda tidak perlu membeli sendiri semua asuransi yang dibutuhkan. Jika misalnya dari kantor anda sudah tersedia asuransi kesehatan, anda bisa berhemat dan cukup membeli asuransi penyakit kritis untuk melengkapi perlindungan kesehatan anda.

Contoh Ilustrasi

Di bawah ini adalah contoh ilustrasi Tapro Allisya Protection Plus untuk seorang bapak yang bijaksana, usia 30 tahun, dengan manfaat proteksi lengkap seperti disarankan di atas.

Ilustrasi Tapro 3jt

Cara membaca ilustrasi di atas:

Bapak Bijaksana usia 30 tahun, mengambil program Tapro dengan premi 3 juta per bulan, dan beliau mendapat sejumlah manfaat proteksi yaitu (sesuai urutan di ilustrasi):

  1. CI+ atau 49 penyakit kritis sebesar 1 miliar sd usia 70 tahun.
  2. CI100 atau 100 kondisi penyakit kritis sebesar 1 miliar sd usia 100 tahun.
  3. ADDB atau cacat/meninggal karena kecelakaan sebesar 1 miliar sd usia 65 tahun
  4. TPD atau cacat tetap total sebesar 1 miliar sd usia 65 tahun
  5. HSC+ atau rawat inap cashless plan kamar 1 juta per hari sd usia 80 tahun
  6. Meninggal sebesar 1 miliar sd usia 100 tahun atau seumur hidup
  7. Payor benefit atau bebas premi jika mengalami sakit kritis (CI+) atau TPD.

Plus ada nilai investasi yang berfungsi pokok untuk melindungi polis agar tetap aktif, tapi bisa diambil sewaktu-waktu jika diperlukan.

Ketujuh manfaat proteksi di atas telah mencakup semua risiko RSCM (Rawat inap, Sakit kritis, Cacat tetap, Meninggal dunia).

Untuk mendaftar Asuransi Tapro hubungi:

Natanael

HP/WA: 08113436830

email: natanael.allianz@gmail.com

 

(Artikel ini saya sadur dari https://myallisya.com/2017/09/06/program-asuransi-tapro-tanggung-problem-dari-allianz/)