Tag Archives: allianz syariah

Seberapa Siapkah Kita menghadapi Problem Keuangan Akibat RSCM?

Saya mengutip pernyataan dari blog myallisya.com (6/9/2017) yakni seberapa siapkah kita menghadapi problem keuangan akibat RSCM yakni Rawat inap, Sakit kritis, Cacat tetap, Meninggal dunia.

Kita pasti setuju:

  • Jika terkena salah satu dari RSCM (Rawat inap, Sakit kritis, Cacat tetap, Meninggal dunia), pasti BUTUH UANG?

Pertanyaannya:

  • Mau pakai uang sendiri atau ingin dibantu pakai uang asuransi?
  • Jika pakai uang sendiri, apakah anda sudah siapkan uangnya sejak sekarang? Seberapa besar yang SUDAH anda siapkan?
  • Jika ingin pakai uang asuransi, seberapa besar anda ingin dibantu dan seberapa besar premi yang dapat anda sisihkan?

Dampak Keuangan RSCM

Satu hal yang perlu disadari adalah dampak keuangan dari risiko RSCM (Rawat inap, Sakit kritis, Cacat tetap, Meninggal dunia). Apa saja problem keuangan yang ditimbulkannya?

Dampak RSCM

Program Tapro dari Allianz

Menyadari bahwa RSCM menimbulkan problem keuangan, kita tentu perlu mengetahui apa solusinya agar problem-problem keuangan tersebut dapat tertanggulangi.

Kita butuh program Tapro, yaitu program asuransi yang akan Tanggung Problemkeuangan anda sesuai jenis risiko yang terjadi.

Program Tapro

Perbedaan 2 Macam Sakit

Perlu diketahui pula perbedaan dua macam sakit, agar kita dapat memilih asuransi secara tepat dan hemat.

2 Macam Sakit

Apa maksudnya lebih hemat?

Anda tidak perlu membeli sendiri semua asuransi yang dibutuhkan. Jika misalnya dari kantor anda sudah tersedia asuransi kesehatan, anda bisa berhemat dan cukup membeli asuransi penyakit kritis untuk melengkapi perlindungan kesehatan anda.

Contoh Ilustrasi

Di bawah ini adalah contoh ilustrasi Tapro Allisya Protection Plus untuk seorang bapak yang bijaksana, usia 30 tahun, dengan manfaat proteksi lengkap seperti disarankan di atas.

Ilustrasi Tapro 3jt

Cara membaca ilustrasi di atas:

Bapak Bijaksana usia 30 tahun, mengambil program Tapro dengan premi 3 juta per bulan, dan beliau mendapat sejumlah manfaat proteksi yaitu (sesuai urutan di ilustrasi):

  1. CI+ atau 49 penyakit kritis sebesar 1 miliar sd usia 70 tahun.
  2. CI100 atau 100 kondisi penyakit kritis sebesar 1 miliar sd usia 100 tahun.
  3. ADDB atau cacat/meninggal karena kecelakaan sebesar 1 miliar sd usia 65 tahun
  4. TPD atau cacat tetap total sebesar 1 miliar sd usia 65 tahun
  5. HSC+ atau rawat inap cashless plan kamar 1 juta per hari sd usia 80 tahun
  6. Meninggal sebesar 1 miliar sd usia 100 tahun atau seumur hidup
  7. Payor benefit atau bebas premi jika mengalami sakit kritis (CI+) atau TPD.

Plus ada nilai investasi yang berfungsi pokok untuk melindungi polis agar tetap aktif, tapi bisa diambil sewaktu-waktu jika diperlukan.

Ketujuh manfaat proteksi di atas telah mencakup semua risiko RSCM (Rawat inap, Sakit kritis, Cacat tetap, Meninggal dunia).

Untuk mendaftar Asuransi Tapro hubungi:

Natanael

HP/WA: 08113436830

email: natanael.allianz@gmail.com

 

(Artikel ini saya sadur dari https://myallisya.com/2017/09/06/program-asuransi-tapro-tanggung-problem-dari-allianz/)

Advertisements

3 Hal Yang Dilakukan Istri Jika Suami Meninggal Dunia Tanpa Asuransi Jiwa

 

Istri asuransi jiwa

Seperti yang ditulis di blog myallisya.com (2017/08/27) ada 3 langkah yang pada umumnya dilakukan istri jika suaminya meninggal dunia tanpa memiliki asuransi jiwa.

  1. Pulang ke rumah orangtua

Dengan catatan, ortu masih ada dan tidak keberatan diganduli lagi oleh anak berikut cucunya.

  1. Bekerja

Dengan konsekuensi meninggalkan anak-anak atau menitipkannya ke pengasuh atau tetangga.

  1. Cari suami baru yang mapan

Itu pun jika ada yang mau, termasuk mau menerima keberadaan anak-anak.

Lain halnya jika suami punya asuransi jiwa dengan uang pertanggungan yang cukup, maka istri punya pilihan keempat:

  1. Tetap tinggal di rumahnya, tidak perlu balik ke rumah ortu, tidak perlu bekerja, dan bahkan tidak perlu suami baru, karena kebutuhan ekonomi sudah tercukupi oleh warisan dari uang asuransi jiwa suaminya.

Jadi, baik anda seorang suami atau seorang istri, pikirkanlah hal di atas dan lakukan langkah yang tepat, yaitu mengambil asuransi jiwa, dan setelah itu anda bisa tenang

Produk yang disarankan: Tapro Allisya Protection Plus. Premi mulai 300 ribu per bulan. Uang pertanggungan mulai ratusan juta hingga miliaran rupiah, dan bisa ditambah manfaat proteksi kecelakaan, cacat tetap, penyakit kritis, dan rawat inap cashless.

Satu penawaran dengan produk Tapro: Premi 355 Ribu per Bulan Mendapatkan UP Jiwa 1 Miliar, Mau?

 

Untuk konsultasi mengenai asuransi, silakan menghubungi:

Natanael (Bussines Eksekutif Allianz)

HP/WA 08113436830 email: natanael.allianz@gmail.com

Apakah Asuransi Hanya Menerima yang Sehat Saja?

Salah satu calon nasabah saya sangat kecewa karena beliau diharuskan membayar premi lebih besar dari yang dia perkirakan. Seharusnya premi awal untuk asuransi kesehatan smartpremier tahunan untuk usia 54 tahun adalah Rp 9jt an. Namun, karena konsidinya yang ternyata sakit di dalam karena baru operasi batu empedu, maka pihak UW Allianz meminta beliau membayar loading sebesar 100% sehingga total premi menjadi Rp 18jt pertahun.

Terang saja, beliau mengurungkan niatnya mengambil/beli polis asuransi kesehatan smartmed premier.

“Wah kok mahal pak?” tanyanya.

“Iya pak, ini karena pihak Underwriting Allianz meneliki rekam jejak sakit bapak.”

Kalau begitu saya batalkan saja pak, beli asuransi kesehatan Allianz, masih banyak kok asuransi lain yang menerima saya.” jawabnya.

Baik pak, iya silahkan menghubungi asuransi lain. Mungkin lebih mudah.

Dari cerita di atas kita bisa mengambil pelajaran bahwa disaat sehat seharusnya kita segera membeli proteksi asuransi. Jangan menunggu sakit, baru kita mendaftar asuransi. Mungkin yang menerima asuransi BPJS dari pemerintah saja, dan ini memang sangat saya anjurkan.

Kalau ada pertanyaan terkait loading di asuransi Allianz silahkan hubungi:

Natanael Agen Allianz berlisensi

HP/WA: 08113436830

email: natanael.allianz@gmail.com

Asuransi Kesehatan Smarthealth Maxi Violet (Tabel Manfaat dan Tabel Premi)

Kalau ingin asuransi kesehatan seperti BPJS, di Allianz ada namanya Smarthealth Maxi Violet.

Dari sisi manfaat, produk ini sama persis dengan askes syariah Allisya Care. Dari sisi premi, Maxi Violet lebih tinggi sekitar 5% dibanding Allisya Care. Perbedaannya, Maxi Violet menyediakan fitur no-claim bonus sebesar 20% jika tidak ada klaim di tahun sebelumnya, dan no-claim bonus ini memotong premi perpanjangan tahun berikutnya. Perbedaan selengkapnya antara Maxi Violet dan Allisya Care bisa dibaca di SINI.

Berikut ini ditunjukkan pada tabel manfaat dan tabel premi Maxi Violet utk manfaat rawat inap.

Tabel Manfaat Rawat Inap Maxi Violet

Tabel Manfaat Allisya Care (Rawat Inap)

Tabel Premi Rawat Inap Maxi Violet (tahunan)

Tabel premi Maxi Violet (Rawat inap)

Sumber: https://myallisya.com/2015/03/20/tabel-manfaat-dan-tabel-premi-asuransi-kesehatan-smarthealth-maxi-violet/

Info pendaftaran asuransi kesehatan Smarthealth Maxi Violet hubungi:

Natanael Agen Allianz

HP/WA 08113436830

email: natanael.allianz@gmail.com

Kisah Klaim Nasabah yang Mengalami Penyumbatan 85% di Pembuluh Darah Jantung

 

Klaim CI+ 3M

Pembaca yang budiman, kali ini saya akan berbagi kisah tentang seorang nasabah yang mengalami penyumbatan 85% di pembuluh darah jantungnya.

Gambar di atas adalah seremoni penyerahan klaim secara simbolis pada bulan Oktober 2016 di Medan. Nasabah berusia 51 tahun mengalami penyumbatan 85% di pembuluh darah jantung. Klaim penyakit kritis sebesar 3 miliar dibayarkan oleh Allianz, dilanjutkan dengan pembebasan premi 10 juta per bulan sampai nasabah berusia 65 tahun.

Kisah di balik klaim ini dituturkan oleh sang agen, pasangan suami-istri Bpk Suwanto (kanan) dan ibu Jenni (dua dari kiri):

Awalnya bapak ini tidak percaya akan asuransi. Setiap agen asuransi yang datang selalu dia tolak.

Kami berhasil meyakinkan beliau setelah keponakannya yang sudah menjadi nasabah kami, mengalami kanker dan mengajukan klaim ke Allianz dan prosesnya dibayarkan dengan sangat cepat.

Singkat cerita setelah percaya, ia pun mengambil polis Tapro melalui kami. Sebenarnya dia punya kemampuan untuk mengambil UP 10 miliar. Tapi karena masalah laporan keuangan sedikit ribet, akhirnya diputuskan untuk mengambil 3 miliar dulu dengan premi 10 juta per bulan (usia nasabah waktu itu 49 tahun), dan sisanya direncanakan secara bertahap akan ditambahkan setelah 3 tahun kemudian.

Tapi risiko tak bisa diduga. Ternyata 22 bulan setelah ambil polis, tanpa sengaja saat mengantar mertuanya berobat ke Malaysia, beliau pun iseng sekalian general check up. Dan dokter curiga dengan hasil EKG serta treadmillnya.

Dia pun lalu dirujuk ke dokter spesialis jantung untuk dilakukan kateterisasi. Ternyata penyumbatannya sudah 85% dan jelas sekali di angiogramnya. Padahal orangnya selalu ke gym dan jika melakukan treadmill pun sanggup sampai stage berlari.

Serasa tidak percaya, bapak ini sewaktu masih di Malaysia menghubungi kami di Medan. Seraya masih bercanda, dia berkata, “Saya kena undian.” Waduh, rupanya kena undian divonis penyakit kritis.

Akhirnya kami bantu kirimkan semua form klaim penyakit kritis untuk diisi dokter. Manfaat penyakit kritis yang diambil adalah rider CI+ (perlindungan terhadap 49 penyakit kritis).

Dalam waktu dua bulan setelah klaim dilengkapi, semua klaim dibayarkan dengan cepat oleh Allianz. Bukan hanya itu, melalui manfaat Payor Benefit, premi sebesar 10 juta per bulan pun dibayarkan oleh Allianz mulai nasabah usia 51 tahun sampai usia 65 tahun. Jika dihitung selama 14 tahun berarti manfaat Payor Benefitnya saja sekitar 1,6 miliar.

Lalu masih tersedia pula uang pertanggungan meninggal sebesar 3 miliar, plus hasil investasi.

Dengan kejadian ini, keyakinan dia terhadap asuransi pun semakin bertambah. Dia malah mau nambah lagi punya proteksi, tapi tentu sudah tidak bisa. Akhirnya dia masukkan istrinya juga mengingat pentingnya perlindungan Tapro.

Konsultasi dan pendaftaran pengajuan polis asuransi dengan klaim UP 10 Miliar jika terkena sakit kritis hubungi:

 

Natanael Agen Allianz Indonesia tinggal di Surabaya-Sidoarjo

HP/WA 08113436830

email: natanael.allianz@gmail.com

sumber; allianz-bayar-klaim-penyakit-kritis-3-miliar/

Karakteristik Kanker, Jenis Sakit Kritis Yang Paling Sering Diklaim ke Allianz

  1. jantung,
  2. stroke,
  3. kanker,
  4. gagal ginjal,
  5. tumor otak jinak.

Di dalam tulisan ini akan dibahas satu persatu kriteria sakit kritis yang paling sering diklaim ke Allianz.

 

KANKER

#  Pada rider CI+ (49 sakit kritis), kriteria kanker yang bisa diajukan klaim adalah sebagai berikut:

KANKER

Penyakit yang ditandai adanya tumor ganas akibat pertumbuhan sel yang tidak terkendali dan menyebarnya sel tumor ganas serta invasi ke jaringan.  Diagnosa harus ditegakkan berdasarkan pemeriksaan jaringan dan didiagnosa oleh Oncologist atau Phatologist.

Penyakit-penyakit yang dikecualikan:

  1. Carsinoma in situ dan tumor yang secara histologi menggambarkan prekanker atau tidak invasif, termasuk dalam hal ini adalah carsinoma in situ payudara, Cervical dysplasia CIN 1, CIN 2, CIN 3.
  2. Hyperkeratoses, basal cell and squamous skin cancer, dan melanoma dengan ketebalan yang kurang dari 1.5mm Breslow, atau kurang dari Clark Level 3 kecuali ada bukti yang menunjukkan adanya penyebaran.
  3. Kanker kelenjar prostat yang berdasarkan pemeriksaan jaringan demikian juga dengan TNM klasifikasi T1a atau T1b atau kanker kelenjar prostat berdasarkan klasifikasi yang sama atau klasifikasi Lesser, T1N0M0 Pappilary microcarcinoma kantung kemih, dan Chronic Lymphocytic Leukimia kurang dari RAI stage 3, dan
  4. Semua tumor yang disebabkan karena infeksi HIV
  5. Termasuk adalah leukimia (selain lymphotic leukimia), tumor ganas semua orga tubuh kecuali semua tumor kulit (selain melanoma malignum) dan tumor jinak dan kanker stadium insitu tidak diasuransikan dalam ta’awuni ini.

 

#  Pada rider CI100 (100 kondisi kritis), kriteria kanker yang bisa diajukan klaim adalah sebagai berikut:

EARLY CI

KARSINOMA IN SITU

Karsinoma in situ pada organ tertentu

Karsinoma in situ yang ditanggung adalah yang terjadi pada organ berikut:  payudara, rahim, tuba falopi, vulva, vagina, leher rahim, usus besar (colon), rektum, penis, testis, paru-paru, perut, nasofaring atau kandung kemih.

Karsinoma in situ berarti pertumbuhan baru yang bersifat focal autonomous dari sel-sel carcinomatous yang terbatas pada sel dimana sel tersebut berasal dan belum mengakibatkan invasi dan/atau kerusakan jaringan di sekitarnya.  Invasi berarti infiltrasi dan/atau pengrusakan aktif jaringan normal yang melewati membran dasar.

Diagnosis karsinoma in situ harus dibbuktikan dengan laporan histopatologi.  Selain itu, diagnosa karsinoma in situ harus berdasarkan pemeriksaan mikroskopik pada sediaan jaringan, dan harus dibuktikan dengan hasil biopsi.  Diagnosis klinis saja tidak memenuhi kriteria yang dapat dibayarkan.

Diagnosis klinis atau klasifikasi Cervical Intraephitelial Neoplasia (CIN) dengan laporan CIN I, CIN II, CIN III (displasia hebat tanpa carcinoma in situ) tidak memenuhi persyaratan klaim dan dikecualikan.  Karsinoma in situ dari sistem saluran empedu juga dikecualikan.

Kanker Prostat tahap awal

Kanker Prostat yang secara histologis dijelaskan menggunakan klasifikasi TNM sebagai T1a atau T1b atau kanker prostat yang menggunakan klasifikasi lain yang setara.

Kanker tiroid tahap Awal

Kanker Tiroid yang secara histologis dijelaskan menngunakan klasifikasi TNM sebagai T1N0M0 mikrokarsinoma papilari tiroid yang diameternya kurang dari 1 cm.

Kanker Kandung Kemih Tahap Awal

Mikrokarsinoma papilari pada kandung kemih (Ta)

Leukimia Limfositik Kronis Tahap Awal

Leukimia Limfositik Kronis (Crhonic Lymphotic leukaemia (CLL)) RAI stadium 1 atau 2.  CLL RAI stadium 0 atau lebih rendah dikecualikan.

Melanoma Tahap Awal

Melanoma invasive dengan ketebalan Breslow kurang dari 1.5mm, atau kurang dari Clastk Level 3.  Melanoma invasive yang secara histologis dideskripsikan sebagai  “in-situ” dikecualikan.

INTERMEDIATE CRITICAL ILLNESS

KARSINOMA IN SITU DAN KANKER TAHAP AWAL PADA ORGAN TERTENTU YANG DILAKUKAN PEMBEDAHAN RADIKAL

Dilakukan pembedahan radikal untuk meminimalisir penyebaran keganasan di organ tertentu tersebut yang dinyatakan sebagai kondisi yang diperlukan secara medis.  “Pembedahan Radikal” disini didefenisikan (kecuali ditentukan lain) sebagai pembuangan menyeluruh dan tuntas dari salah satu organ berikut: payudara (mastectomy), prostat (prostectomy), rahim (hysterectomy), indung telur (oopherectomy), tuba falopi (salpingectomy), usus besar (colectomy sebagian dengan end to end anastomosis) atau lambung (gasterectomy sebgaian dengan end to end anastomosis).

Diagnosa karsinoma in situ harus selalu ditegakkan berdasarkan pemeriksaan mikroskopik pada sediaan jaringan dan didukung oleh hasil biopsi dari organ yang diangkat.  Diagonsis klinis saja tidak memenuhi standar ini.

Kanker prostat tahap awal yang secara histologik digambarkan sebagai T1a atau T1b dengan penggolongan TNM atau yang digolongkan dengan klasifikasi lain yang setara jika sudah dilakukan prostatectomy radikal.  Semua tingkat cervical intraephitelial neoplasia (CIN) dan prostatic intraephitelial neoplasia (PIN) secara khusu dikecualikan.

Karsinoma in situ berarti pertumbuhan baru yang bersifat focal autonomous dari sel-sel carcinomatous yang terbatas pada sel dimana sel tersebut berasal dan belum mengakibatkan invasi dan/atau kerusakan jaringan di sekitarnya.  Invasi berarti infiltrasi dan/atau pengrusakan aktif jaringan normal yang melewati membran dasar.

Diagnosis karsinoma in situ harus dibbuktikan dengan laporan histopatologi.  Selain itu, diagnosa karsinoma in situ harus berdasarkan pemeriksaan mikroskopik pada sediaan jaringan, dan harus dibuktikan dengan hasil biopsi.  Diagnosis klinis saja tidak memenuhi kriteria yang dapat dibayarkan.

ADVANCED CRITICAL ILLNESS

KANKER  (kondisi seperti pada rider 49 sakit kritis)

CATASTROPHIC CI

KANKER DENGAN METASTASIS

Semua tumor ganas dengan metastasis/penyebaran jauh sesuai stadium IV AJCC dan tumor otak glioma stadium III/IV WHO.  Penyebaran yang hanya ke kelenjar getah bening dikecualikan.  Diagnosis keganasan harus dikonfirmasi oleh bukti histologis.  Semua tumor yang berhubungan dengan/disebabkan infeksi HIV dikecualikan.

Info lebih lanjut dan pendaftaran polis Allianz dgn Asuransi Sakit Kritis hubungi;

Natanael Agen Allianz tinggal di Surabaya

HP/WA: 08113436830

 

Sumber; kanker-jenis-sakit-kritis-yang-paling-sering-diklaim-ke-allianz-ini-karakteristiknya/

Allianz Bayar Klaim Sakit Kritis Dan Meninggal Dunia 2 Miliar

Kali ini saya akan bagikan kesaksian dari salah satu nasabah yang yang baca dari allianz-bayar-klaim-sakit-kritis-dan-meninggal-dunia-2-miliar/

Syukurlah, tuntas sudah tugas saya mengawal pencairan klaim Sakit Kritis dan Meninggal Dunia dari sahabat saya, dengan total nilai klaim UP Rp 2M.

Hari Rabu, 21 Juni2017 seremoni penyerahan klaim Life kepada Ahli waris telah dilakukan.
Setelah sebelumnya pada tanggal 6 Juni2017 saya memberitahukan berita baik tentang pencairan klaim Sakit Kritis.

Bersyukur bisa membantu Ahli Waris untuk mendapatkan haknya yang sudah dipersiapkan oleh Almarhum semasa hidupnya.

Usia polis 10  bulan
Proses klaim life 8 hari kerja.
Autosaving Polis Istri dan Anak sd th 2035

 

Info pendaftaran dan konsultasi hubungi:

Natanael Agen Allianz tinggal di Surabaya-Sidoarjo HP/WA: 08113436830

email: natanael.allianz@gmail.com