Tag Archives: asuransi allianz surabaya

Warisan 1 M dari seorang Ayah sayang keluarga di usia 25 tahun

Istri masih hamil tua. Takdir tak dapat ditolak. Musibah kecelakaan maut merenggut nyawanya.

Ada satu yang selalu dikenang: Ayah ini meninggalkan warisan senilai 1 miliar lebih utk istri dan anaknya.

Ayah ini mendaftar asuransi dengan produk  Tapro Allianz. Premi Rp900rb/ bulan, manfaat UP jiwa 1 miliar dan CI100 1 miliar. Usia polis 1 tahun 4 bulan (aktif mulai Januari 2017, meninggal bulan Mei 2018).

Konsultasi FREE utk menciptakan Warisan 1 Milyar, hubungi Natanael WA 08113436830

 

(sumber  perlindungankeluargaku.com/warisan-1-m-dari-seorang-ayah-sayang-keluarga-di-usia-25-tahun/)

Advertisements

Program Asuransi Kesehatan untuk Driver GO-JEK

gojek.PNG

Salut buat asuransi satu ini yakni Allianz Life.. PT Asuransi Allianz Life Indonesia (“Allianz”) bekerjasama dengan PT GO-JEK Indonesia (“GO-JEK”) dalam program Asuransi Kesehatan Bagi Mitra GO-JEK (GO-RIDE dan GO-CAR) dan keluarga. Semakin seru layanan produk asuransi Allianz yang merupakan asuransi yang berasal dari negara Jerman dan cukup ternama.

Apa saja keunggulannya?

  • Manfaat lengkap yaitu rawat inap dan rawat jalan, termasuk  pembedahan dan imunisasi dasar.
  • Mitra GO-JEK dapat mendaftarkan suami/istri serta anak.
  • Premi terjangkau yaitu Rp2.300/hari/orang.
  • Dilengkapi Fasilitas Cashless (tinggal gesek) di RS Jaringan Allianz – AdMedika  Khusus GO-JEK di Indonesia.
  • Klaim online melalui aplikasi Allianz eAZy Claim.
  • Pendaftaran bisa dilakukan secara online di https://tiny.cc/Gojek-Allianz

Go Allianz!

Ingin menjadi bagian dari keluarga Allianz bisa mendaftar di:

Natanael (Bsnis Partner ASN (allianz)) di WA 08113436830

Asuransi Allianz meraih Penghargaan The Best Syariah 2018

Allianz Syariah mendapatkan award sebagai Asuransi Jiwa Syariah terbaik dengan Aset di atas 1 triliun pada gelaran Best Syariah 2018 yang diadakan majalah Investor di malam 23 agustus 2018. Terima kasih atas dukungan teman-teman Allianz.

Berikut cuplikan foto malam penghargaan :

Kami perduli Keamanan Finansial Anda.

Untuk Memiliki Asuransi? hubungi saya: Natanael HP/WA 08113436830

email: natanael.albertus@gmail.com

 

Menjadi BP, Awal Perjalanan Karirku sebagai Agen Asuransi Jiwa Allianz Life

natanael (1).jpgKemarin, 1 Agustus 2018 aku ditetapkan resmi sebagai Bisnis Partner (BP). Ini adalah awal perjalanan karirku sebagai agen konsultan asuransi jiwa dan kesehatan pada PT. Asuransi Allianz Life Indonesia. Suatu kebanggaan tersendiri sejak aku bergabung tahun 2015 sampai sekarang, 2018.

Tidak mudah mencapai jenjang BP, dibutuhkan penjualan pribadi sebanyak Rp300jt APL. Kalau dihitung cukup lambat tapi aku bersyukur sudah mencapai BP. Namun, sebenarnya ini awal, bukan akhir. Aku sebenarnya jujur, ingin ikut kontes trip jalan-jalan ke luar negeri. Kontes terdekat ialah Korea. Bisakah? Perlu kreatifitas dan ide cemerlang agar penjualanku meningkat dan bisa mengejar target tersebut.

Terimakasih juga buat leader ku bapak Asep Sopyan yang secara tidak sengaja menjadi leader (sampai sekarang aku belum pernah bertemu beliau). Beliau menjadi inspirator ku dalam memasarkan produk asuransi Allianz Life. Teriamakasih sudah menulis profil tentang aku yang bisa dibaca di sini:  business-partner-keempat-saya-natanael-dari-surabaya/. 

Jika anda ingin bergabung sebagai agen pemasaran bisa menghubungiku

Natanael, Bisnis Partner ASN (Allianz Star Network) tinggal di Surabaya-Sidoarjo

HP/WA 08113436830

email: natanael.albertus@gmail.com

 

 

 

Testimoni Klaim Nasabah Allianz Life

Pada kesempatan kali ini, saya akan bagikan testimony Ibu Christine Liman yang cukup inspiratif.

“Itulah yang saya rasakan bulan Mei 2018 ini. Sebuah perasaan bahagia  yang tak terlukiskan ketika mengabarkan kepada keluarga almarhumah nasabah saya Ibu Martini (Rini) Sukristyorini bahwa klaim meninggal telah ditransfer ke rekening sang ahli waris, hanya 7 (tujuh) hari sejak dokumen lengkap diterima oleh Allianz.

Saya hanya mengenal keluarga almarhumah sejauh yang pernah diceritakan oleh almarhumah, tidak pernah bertemu muka sebelumnya. Akan tetapi, di hari di mana saya melakukan penyerahan klaim secara simbolis,  saya merasa bersyukur bahwa ibu tua ini tetap  bisa melanjutkan hidup dan uang klaim bisa membantu keponakan almarhumah melanjutkan pendidikan ke jenjang S2.

Banyak orang harus kehilangan harapan ketika ditinggal oleh sang pencari nafkah keluarga, baik harapan hidup depan maupun harapan melanjutkan impian pun seringkali pupus. Di sini saya semakin menyadari mulianya profesi saya ini : menjadi pembawa harapan kembali bagi keluarga yang ditinggalkan untuk melanjutkan hidup dan harapan untuk melanjutkan perjalanan mewujudkan impian.

Berkat uang klaim asuransi, Syifa, sang keponakan, dapat melanjutkan pendidikan ke Jenjang S2, sebuah hal luar biasa yang tidak pernah bisa ia bayangkan”.(http://www.perlindungankeluargaku.com)

I love my job.

Dari kisah tersebut dapat diambil hikmah bahwa asuransi adalah untuk orang yang bisa melihat ke depan.

Info lebih lanjut hubngi: Natanael HP/WA 08113436830

Pentingnya Pencoveran Penyakit Kritis di dalam Produk Asuransi Kesehatan

Ada tiga hal yang lebih penting dari hanya manfaat rawat inap/jalan saja dalam memilih asuransi kesehatan yang bagus, tiga hal penting ini pada umumnya tidak semua perusahaan asuransi jiwa / kesehatan berani mengcovernya, hal-hal penting itu adalah :

  • COVER PENYAKIT KRITIS

Penyakit yang paling ditakuti semua orang saat ini adalah SAKIT KRITIS, baik itu jantung, kanker, tumor, stroke, dan lainnya. Penyakit tersebut setiap tahun semakin banyak jumlah penderitanya. Hal itu disebabkan pola hidup tidak sehat, stress, bahkan bisa juga karena kegemukan.

survey-penyakit-kritis-allianz

Dan menurut survey yang telah dilakukan oleh WHO, 90% manusia meninggal sebelumnya karena terkena sakit kritis. Artinya hanya sekitar 10% manusia yang meninggal dalam kondisi alami.

Penyakit kritis biayanya sangat mahal. Seandainya saat ini sudah ratusan juta bisa dibayangkan tigapuluh tahun yang akan datang, bisa jadi miliaran.

Pada saat ditawari agen asuransi, coba tanyakan  :
1. Apakah asuransinya memiliki proteksi untuk sakit kritis?
2. Berapa macam jenis penyakit kritis yang dicovernya?
3. Jika ada, cek berapa besarnya proteksi yang diperuntukkan untuk sakit kritis dan coba Anda pikirkan dan hitung lagi sudah cukupkah biaya proteksi yang diberikan dibandingkan dengan kebutuhan biaya itu pada saat terjadinya?

Pertanyaan Ini penting, karena tidak semua asuransi kesehatan memberikan perlindungan untuk sakit kritis, beberapa ada tetapi memiliki nilai tunai yang sangat kecil, itu tidak membantu kita!
Jangan lupa juga untuk cek dan tanyakan, biasanya asuransi kesehatan yang bagus akan memberikan manfaat tabungan gratis bila nasabahnya terkena penyakit kritis.

“Ah, saya  tidak mungkin terkena penyakit kritis.”

Jangan sombong dulu, anda merasa tidak mungkin terkena penyakit kritis, PERTANYAANnya :
“Dengan pola hidup sekarang ini, dalam kurun waktu 20 – 30 tahun ke depan, adakah kemungkinan kita terkena salah satu dari penyakit kritis?”

  • COVER CACAT TETAP TOTAL

Selain sakit kritis masih ada hal lain yang juga tinggi tingkat risikonya seperti cacat karena sakit ataupun kecelakaan, bahkan cacat tetap total yang memungkinkan seseorang sudah tidak dapat bekerja lagi. Bila hal ini terjadi pada nasabah, Tanyakan sedetail mungkin apakah yang dilakukan oleh perusahaan asuransi itu.

1. Mengeluarkan biaya proteksi, lalu tutup polis (putus hubungan), atau

2. Mengeluarkan biaya proteksi dan memberi manfaat tabungan gratis pada nasabahnya sampai usia tertentu, dan proteksi lainnya terus berjalan.

Saran saya, pilihlah asuransi yang memberi opsi nomor 2, karena kita semua tahu bila seseorang mengalami cacat tetap total, secara otomatis dirinya tidak bisa melakukan pekerjaan maksimal seperti sebelumnya, untuk beberapa perusahaan di Indonesia ini keadaan dari karyawan seperti ini akan menjadi pertimbangan untuk diberikannya kebijakan “pensiun dini” pada karyawan itu. Anda pasti mengerti maksud saya.
Jangan lupa juga, carilah asuransi yang memberikan proteksi cacat tetap total dengan claim bayar langsung bukan “dicicil”.

  • MASA PROTEKSI

Jika Anda memutuskan untuk memiliki proteksi saat ini, maka Anda juga harus menghitung sampai usia berapa Anda akan diproteksi, karena tentunya selisih 5 tahun saja akan sangat penting. Asuransi kesehatan yang mengklaim produknya bagus harus memiliki masa proteksi paling lama, khususnya untuk manfaat penyakit kritis (sampai nasabah berusia 70 – 100 tahun).
Selain itu carilah asuransi kesehatan yang tidak melakukan pengurangan manfaat/benefit jika terjadi claim dari salah satu penyakit kritis ataupun cacat tetap total dengan claim yang akan diterima oleh ahli waris jika tertanggung meninggal dunia.

Asuransi kesehatan yang bagus selalu menempatkan nasabah pada posisi “menang”
Artinya setiap biaya manfaat (sakit kritis/cacat tetap total) yang dikeluarkan kepada nasabahnya tidak mengganggu biaya manfaat (jiwa) lainnya, karena banyak asuransi yang sekilas memiliki biaya perlindungan yang besar, ternyata biaya manfaat itu saling mengurangi.
Bertanyalah lebih detail mengenai kekuatan financial perusahaan bukan saja dari informasi agen/iklan yang ditayangkan tetapi prestasi nyata yang diraih oleh perusahaan.

Apakah asuransi kesehatan Anda sudah memiliki manfaat-manfaat diatas ? Kalau belum, patut Anda pertanyakan ke financial konsultan (agen) asuransi kesehatan Anda. Bagi Anda yang belum memiliki proteksi, disini kami membantu Anda untuk bisa melihat manfaat apa saja yang akan Anda dapatkan dengan berasuransi, klik disini. Banyak fakta yang terjadi diluar sana, banyak orang lengah untuk memilih tidak memiliki asuransi jiwa, salah memilih asuransi kesehatan, dan tidak mempertimbangkan faktor-faktor lain.

Maka jika Anda tidak teliti dalam mempertimbangkan manfaat proteksi, dikhawatirkan anda terjerumus pada masalah serius dalam perencanaan keuangan, bahkan tidak sedikit yang akhirnya “bangkrut” karena claim yang diberikan tidak mencukupi untuk biaya kesehatannya, karena itu fokuslah untuk melihat manfaat yang akan Anda terima nantinya.

Ingin mendaftar atau berkonsultasi hubungi saya: Natanael Agen Asuransi Allianz berlisensi tinggal di Surabaya-Sidoarjo. HP/WA 08113436830

Nasabahku Kali Ini Seorang Pendeta

Aku sungguh tidak menduga, ternyata wanita yang sudah berusia setengah abad dan sekarang duduk di depanku adalah seorang pendeta di salah satu gereja di Surabaya. Dan semenjak itu, aku tersadar bahwa bicara tentang hidup dan mati hanya ada dalam tangan Tuhan saja. Bukan ditangan manusia.

“Saya tidak takut terkena sakit kritis, pak,” jawabnya ke arahku saat aku menjelaskan tentang dampak jika manusia terkena sakit kritis. Aku tiba-tiba tersadar dan terhenyak dari alam bawah sadar setelah dia menjawab seperti itu. Singkat tapi jawaban ini membuatku berpikir ulang. Kata-kata apa yang selanjutnya meluncur dari ibu pendeta ini.

“Ada orang yang hampir mati, bisa sembuh karena saya doakan.” jawabnya bersaksi.

“sungguh, tangan dan kata-kata ibu dipakai Tuhan memberkati dan menyembuhkan semua orang.” jawabku ke ibu pendeta itu.

“Kalau bapak tidak percaya, ini pak, saya ada buktinya.” Jawabnya sambil menunjukkan video tentang kuasa Tuhan menjembuhkan orang sakit melalui ibu ini. Ajaib memang.

Dan, yang membuatku heran lagi, tiba-tiba ibu ini bilang ke saya,

“Saya menelpon bapak tujuannya untuk mendaftar asuransi. Khususnya asuransi jiwa dan sakit kritis.”

Aku kaget setengah mati. Wah, dugaanku salah. Dia seorang pendeta yang bisa menyembuhkan orang terkena sakit kritis. Tiba-tiba memintaku untuk mendaftarnya sebagai nasabah dengan manfaat sakit kritis dan jiwa.

Baik bu, ingin Uang Pertanggungan berapa?

“Saya mau yang Uang Pertanggungan Jiwa Rp 1 Milyar dan Sakit Kritis Rp 500juta.”

Saya pendeta, walaupun bisa menyembuhkan jemaat saya dengan doa, tapi saya mulai berpikir. Saya juga harus memikirkan keuangan anak saya jika tiba-tiba saya sakit yang kritis dan membutuhkan biaya besar. Tidak mungkin biayanya saya bebankan ke anak saya ini.”

Dia mengenalkan anaknya. Anaknya satu-satunya ternyata. Masih kuliah.

“Keputusan ibu tepat.” Saya berdoa agar ibu diberi umur panjang dan sehat selalu.”

“Terimakasih pak.” Tidak ada manusia yang berpikir cepat meninggal, bukan.” Apalagi mengharapkan sakit kritis.”

“Tapi sebagai manusia yang beriman, Tuhan memberi kita hikmat untuk berpikir dan tidak membebani orang. Kita diajarkan untuk memberi bukan hanya meminta.”

“Ibu pendeta betul.” Saya tersentuh dengan kalimat ibu. Terimakasih Tuhan, engkau membukakan mata dan hatiku”,