Tag Archives: asuransi jiwa allianz surabaya

Pentingnya Pencoveran Penyakit Kritis di dalam Produk Asuransi Kesehatan

Ada tiga hal yang lebih penting dari hanya manfaat rawat inap/jalan saja dalam memilih asuransi kesehatan yang bagus, tiga hal penting ini pada umumnya tidak semua perusahaan asuransi jiwa / kesehatan berani mengcovernya, hal-hal penting itu adalah :

  • COVER PENYAKIT KRITIS

Penyakit yang paling ditakuti semua orang saat ini adalah SAKIT KRITIS, baik itu jantung, kanker, tumor, stroke, dan lainnya. Penyakit tersebut setiap tahun semakin banyak jumlah penderitanya. Hal itu disebabkan pola hidup tidak sehat, stress, bahkan bisa juga karena kegemukan.

survey-penyakit-kritis-allianz

Dan menurut survey yang telah dilakukan oleh WHO, 90% manusia meninggal sebelumnya karena terkena sakit kritis. Artinya hanya sekitar 10% manusia yang meninggal dalam kondisi alami.

Penyakit kritis biayanya sangat mahal. Seandainya saat ini sudah ratusan juta bisa dibayangkan tigapuluh tahun yang akan datang, bisa jadi miliaran.

Pada saat ditawari agen asuransi, coba tanyakan  :
1. Apakah asuransinya memiliki proteksi untuk sakit kritis?
2. Berapa macam jenis penyakit kritis yang dicovernya?
3. Jika ada, cek berapa besarnya proteksi yang diperuntukkan untuk sakit kritis dan coba Anda pikirkan dan hitung lagi sudah cukupkah biaya proteksi yang diberikan dibandingkan dengan kebutuhan biaya itu pada saat terjadinya?

Pertanyaan Ini penting, karena tidak semua asuransi kesehatan memberikan perlindungan untuk sakit kritis, beberapa ada tetapi memiliki nilai tunai yang sangat kecil, itu tidak membantu kita!
Jangan lupa juga untuk cek dan tanyakan, biasanya asuransi kesehatan yang bagus akan memberikan manfaat tabungan gratis bila nasabahnya terkena penyakit kritis.

“Ah, saya  tidak mungkin terkena penyakit kritis.”

Jangan sombong dulu, anda merasa tidak mungkin terkena penyakit kritis, PERTANYAANnya :
“Dengan pola hidup sekarang ini, dalam kurun waktu 20 – 30 tahun ke depan, adakah kemungkinan kita terkena salah satu dari penyakit kritis?”

  • COVER CACAT TETAP TOTAL

Selain sakit kritis masih ada hal lain yang juga tinggi tingkat risikonya seperti cacat karena sakit ataupun kecelakaan, bahkan cacat tetap total yang memungkinkan seseorang sudah tidak dapat bekerja lagi. Bila hal ini terjadi pada nasabah, Tanyakan sedetail mungkin apakah yang dilakukan oleh perusahaan asuransi itu.

1. Mengeluarkan biaya proteksi, lalu tutup polis (putus hubungan), atau

2. Mengeluarkan biaya proteksi dan memberi manfaat tabungan gratis pada nasabahnya sampai usia tertentu, dan proteksi lainnya terus berjalan.

Saran saya, pilihlah asuransi yang memberi opsi nomor 2, karena kita semua tahu bila seseorang mengalami cacat tetap total, secara otomatis dirinya tidak bisa melakukan pekerjaan maksimal seperti sebelumnya, untuk beberapa perusahaan di Indonesia ini keadaan dari karyawan seperti ini akan menjadi pertimbangan untuk diberikannya kebijakan “pensiun dini” pada karyawan itu. Anda pasti mengerti maksud saya.
Jangan lupa juga, carilah asuransi yang memberikan proteksi cacat tetap total dengan claim bayar langsung bukan “dicicil”.

  • MASA PROTEKSI

Jika Anda memutuskan untuk memiliki proteksi saat ini, maka Anda juga harus menghitung sampai usia berapa Anda akan diproteksi, karena tentunya selisih 5 tahun saja akan sangat penting. Asuransi kesehatan yang mengklaim produknya bagus harus memiliki masa proteksi paling lama, khususnya untuk manfaat penyakit kritis (sampai nasabah berusia 70 – 100 tahun).
Selain itu carilah asuransi kesehatan yang tidak melakukan pengurangan manfaat/benefit jika terjadi claim dari salah satu penyakit kritis ataupun cacat tetap total dengan claim yang akan diterima oleh ahli waris jika tertanggung meninggal dunia.

Asuransi kesehatan yang bagus selalu menempatkan nasabah pada posisi “menang”
Artinya setiap biaya manfaat (sakit kritis/cacat tetap total) yang dikeluarkan kepada nasabahnya tidak mengganggu biaya manfaat (jiwa) lainnya, karena banyak asuransi yang sekilas memiliki biaya perlindungan yang besar, ternyata biaya manfaat itu saling mengurangi.
Bertanyalah lebih detail mengenai kekuatan financial perusahaan bukan saja dari informasi agen/iklan yang ditayangkan tetapi prestasi nyata yang diraih oleh perusahaan.

Apakah asuransi kesehatan Anda sudah memiliki manfaat-manfaat diatas ? Kalau belum, patut Anda pertanyakan ke financial konsultan (agen) asuransi kesehatan Anda. Bagi Anda yang belum memiliki proteksi, disini kami membantu Anda untuk bisa melihat manfaat apa saja yang akan Anda dapatkan dengan berasuransi, klik disini. Banyak fakta yang terjadi diluar sana, banyak orang lengah untuk memilih tidak memiliki asuransi jiwa, salah memilih asuransi kesehatan, dan tidak mempertimbangkan faktor-faktor lain.

Maka jika Anda tidak teliti dalam mempertimbangkan manfaat proteksi, dikhawatirkan anda terjerumus pada masalah serius dalam perencanaan keuangan, bahkan tidak sedikit yang akhirnya “bangkrut” karena claim yang diberikan tidak mencukupi untuk biaya kesehatannya, karena itu fokuslah untuk melihat manfaat yang akan Anda terima nantinya.

Ingin mendaftar atau berkonsultasi hubungi saya: Natanael Agen Asuransi Allianz berlisensi tinggal di Surabaya-Sidoarjo. HP/WA 08113436830

Advertisements

Asuransi Jiwa untuk Pensiun Sukses

Orang tua kita yang telah berumur di atas 55 tahun, sudah pensiun dari pekerjaan utama, biaya hidup dan kesehatan terjamin, semua anak sudah mandiri dan berhasil, aset dan investasi sudah banyak, serta masih sehat, “Masih adakah cita-cita yang belum tercapai?”

Cita-cita yang belum tercapai bagi usia yang sudah pensiun adalah cita-cita yang bersifat profetik (spiritual-sosial-kemanusiaan).

Untuk memperjelasnya, saya ingin Bapak/Ibu coba membandingkan dengan cita-cita profetik saya, yang saat ini berumur awal 40-an tahun. Saya ingin:

  • Mempunyai 100 anak, 98 di antaranya anak angkat
  • Membangun sekolah murah/gratis untuk orang miskin
  • Memberikan beasiswa untuk sebanyak mungkin siswa/mahasiswa tidak mampu
  • Mendirikan lembaga keuangan untuk membantu permodalan para pengusaha kecil.
  • Membantu penerbitan dan penyebarluasan gagasan-gagasan yang bermanfaat untuk kemanusiaan.

Tapi semua cita-cita tersebut membutuhkan dana untuk mewujudkannya, meskipun dana bukan satu-satunya. Seandainya saya punya uang miliaran rupiah, satu atau beberapa cita-cita di atas sudah bisa saya wujudkan sekarang juga.

Bapak/Ibu mungkin punya cita-cita yang berbeda dengan saya. Saya punya solusi agar Bapak/Ibu mewujudkan cita-cita tersebut.

Caranya dengan mengikuti program asuransi jiwa seumur hidup.

Kalau Bapak/Ibu bertanya kepada perencana keuangan, apakah masih perlu asuransi jiwa di usia setua ini, mereka akan menjawab tidak. Tapi saya maklum, karena mereka hanya bicara tentang asuransi sebagai kebutuhan dasar.

Saya ingin mengajak Bapak/Ibu membawa misi hidup ke tataran yang lebih tinggi, melintasi dunia fana. Jika ada yang pantas dikejar pada usia lanjut, maka itu adalah bekal perbuatan baik yang akan melapangkan kuburan kita.

Misalnya Bapak/Ibu punya uang nganggur 1 miliar, ada banyak hal bisa dilakukan, antara lain:

  • Memberikan pinjaman kepada 100 pengusaha kecil, masing-masing 10 juta.
  • Memberikan beasiswa 1 juta per bulan kepada 10-20 mahasiswa hingga lulus kuliah.
  • Mendirikan panti asuhan untuk anak-anak jalanan
  • Memodali pembangunan klinik kesehatan untuk kaum miskin.
  • Membeli sebidang tanah untuk menjadi taman ataupun sarana olahraga masyarakat umum.
  • Dan lain-lain.

Tapi jika saat ini uang nganggur 1 miliar tersebut belum tersedia, Bapak/Ibu bisa mengumpulkannya sedikit demi sedikit. Jika Bapak/Ibu bisa menabung atau berinvestasi 5 juta per bulan, uang 1 miliar bisa dicapai dalam waktu kurang-lebih 15 -18 tahun. Cukup lama, tapi tak ada salahnya dilakukan. Jika menabung 10 juta per bulan, uang 1 miliar bisa diperoleh dalam waktu sekitar 8 tahun.

Tapi ada cara yang jauh lebih cepat dan lebih murah, yaitu melalui program asuransi jiwa dari Allianz Life. Dalam waktu 1 bulan saja, uang 1 miliar sudah siap digunakan.

Jadi, berapa biayanya untuk mendapatkan dana abadi 1 miliar?

Saya akan berikan beberapa contoh, dimulai dari usia masuk 55 tahun, ketika Bapak/Ibu kemungkinan baru saja mengambil pensiun. Program ini bernama Allisya Protection Plus (Tapro Allisya). Maksimum usia masuk 70 tahun.

Tabel di atas adalah premi standar jika tidak dikenakan loading (tambahan biaya asuransi). Mahal? Relatif. Tapi cita-cita profetik Bapak/Ibu jauh lebih besar ketimbang cicilan ini.

Cita-cita profetik Bapak/Ibu mungkin membutuhkan dana yang lebih besar. Tak masalah. Jika ingin dana abadi 10 miliar, premi dikalikan 10. Atau mungkin tak usah sebesar itu. oke juga. Untuk dana abadi 100 juta, premi dibagi 10.

Tambahan lagi, sebagian premi yang disetorkan akan diinvestasikan, sehingga jika Bapak/Ibu berumur panjang, hasil investasinya akan kembali kepada Bapak/Ibu dan tetap bisa digunakan untuk mewujudkan cita-cita profetik apa pun yang belum kesampaian.

 

info hubungi saya,

Natanael

HP/WA 08113436830

 

sumber: masih-adakah-cita-cita-yang-belum-tercapai-asuransi-jiwa-untuk-pensiunan-sukses/