Tag Archives: asuransi jiwa

Produk yang Menanggung Sekaligus Rawat Inap, Rawat Jalan, dan Asuransi Jiwa

Saya ingin membagikan informasi dari myallisya.com/2017/12/21. Karena cerita tersebut juga saya alami. Saya pernah ditanya teman, dia mencari asuransi yang bisa menanggung rawat inap, rawat jalan dan asuransi jiwa yang ada UP-nya. Di artikel tersebut dijelaskan bahwa produk yang menanggung sekaligus rawat inap, rawat jalan, dan asuransi jiwa tidak tersedia di asuransi Allianz.

Produk yang tersedia adalah:

  •  Asuransi jiwa + rawat inap (tanpa rawat jalan). Nama produk Tapro Allisya Protection Plus.
  • Asuransi rawat inap + rawat jalan (tanpa asuransi jiwa). Nama produk Allisya Care. Selain itu ada juga Smartmed Premier dan Maxi Violet.

Di artikel tersebut dijelaskan bahwa anggaran premi bapak A adalah 300 ribu per bulan, maka manfaat yang bisa diambilnya hanyalah asuransi jiwa dengan UP 150 juta. Dan jika ingin ditambah rawat inap (rider HSC+), maka premi harus dinaikkan jadi minimal 500 ribu per bulan, dan mendapatkan rider HSC+ plan kamar 350rb.

Ilustrasi bisa dilihat di bawah ini;

Konsultasi asuransi 1 Ilustrasi

Dan rincian manfaat rawat inap rider HSC+ plan 350 bisa dilihat pada tabel bawah:

Konsultasi asuransi 1 Ilustrasi 2

Di artikel tersebut tidak membuatkan ilustrasi untuk produk asuransi rawat inap + rawat jalan, karena preminya harus tahunan, tidak sesuai dengan anggaran.

Tapi sebagai informasi, jika menggunakan produk Allisya Care dengan manfaat rawat inap + rawat jalan (tanpa asuransi jiwa), plan 350, preminya adalah 5.269.000 setahun.

Konsultasi asuransi 1 Ilustrasi 3

Seperti terlihat pada gambar di atas, premi untuk rawat inapnya sendiri 2,308 juta setahun, dan untuk rawat jalannya 2,925 juta setahun. Premi rawat jalan lebih mahal, sedangkan manfaatnya tak seberapa. Tabel manfaat rawat jalan plan D (350) bisa dilihat di bawah ini:

Konsultasi asuransi 1 Ilustrasi 4

Di artikel tersebut dijelaskan bahwa konsultasi dokter umum dibatasi 75 ribu per kunjungan, maks 30 kunjungan per tahun. Konsultasi dokter spesialis 150 ribu per kunjungan, maks 10 kunjungan per tahun. Dan untuk obat-obatan dibatasi 3 juta per tahun. Padahal preminya sendiri hampir 3 juta per tahun.

Selain itu, untuk rawat jalan ada co-share 20%. Co-share artinya berbagi risiko. Artinya, pihak asuransi mengganti sebanyak 80% biaya, dan 20% harus ditanggung nasabah. Contoh, biaya obat habis 1 juta, maka yang diganti pihak asuransi adalah 800 ribu. Sisanya 200 ribu menjadi tanggungan nasabah.

Manfaat rawat jalan pada Allisya Care hanya bisa diklaim menggunakan sistem reimbursement (bayar dulu, lalu ajukan klaim). Produk rawat jalan yang bisa cashless hanya Smartmed Premier.

Secara umum, dengan membandingkan premi dan manfaatnya, serta kebutuhan biayanya yang tidak besar, saya tidak sarankan ambil rawat jalan. (Baca juga: Rawat Jalan Itu Tidak Perlu Pakai Asuransi)

Risiko yang memerlukan asuransi hanya 4, disingkat R-S-C-M, yaitu Rawat inap, Sakit kritis, Cacat tetap, dan Meninggal dunia.

Keempatnya membutuhkan biaya yang lumayan besar hingga sangat besar, bahkan bisa menimbulkan hilangnya sumber penghasilan.

Demikian.

Untuk konsultasi mengenai asuransi dan produk-produk asuransi dari Allianz, silakan menghubungi saya:

Natanael (Bisnis Eksekutif ASN_)

HP/WA 08113436830

email: natanael.allianz@gmail.com

 

sumber: https://myallisya.com/2017/12/21/mohon-informasi-mengenai-asuransi-rawat-inap-rawat-jalan-dan-ada-asuransi-jiwanya/#more-12203

Advertisements

Pandangan yang Salah oleh Masyarakat terhadap Asuransi

Kesadaran berasuransi di tengah masyarakat Indonesia sejauh ini masih rendah, seperti yang dilansir KOMPAS.com –

Berikut ini pandangan salah yang berkembang di masyarakat, dan bagaimana pandangan yang lebih tepat mengenai asuransi.

1. Membeli Asuransi = Investasi?

Masih banyak kalangan yang menganggap, membeli asuransi sama saja membuang uang percuma. Malah, tak sedikit yang menilai membeli asuransi sebagai langkah investasi.

Pandangan seperti itu sebenarnya salah kaprah. Asuransi dalam kamus perencanaan keuangan adalah salah satu strategi manajemen risiko finansial. Dengan membeli produk asuransi, kita mengalihkan risiko keuangan pada pihak ketiga yaitu perusahaan asuransi.

intinya adalah, sebagai manusia biasa kita memiliki risiko untuk sakit. Sakit membuat kita harus berobat yang menguras biaya.

Kondisi sakit juga membuat kita tidak bisa bekerja. Dengan membeli asuransi kesehatan, ketika risiko sakit itu menimpa kita, biaya berobat dan kerugian akibat produktivitas yang terhenti, kita alihkan ke perusahaan asuransi. Perusahaan asuransi yang akan membayar biaya berobat tersebut.

2. Asuransi dan penghasilan

Banyak yang salah kaprah dalam tujuan membeli asuransi. Pada saat memiliki penghasilan, banyak orang yang langsung membeli asuransi. Padahal langkah ini belum tentu benar. Membeli asuransi diperlukan jika Anda telah memiliki tanggungan seperti anak atau istri.

Saat itulah sebagai pencari nafkah kita mengalihkan risiko kematian atau kesehatan diri dan keluarga kepada perusahaan asuransi. Jika belum memiliki tanggungan, belum ada kondisi mendesak bagi kita untuk memiliki asuransi.

3. Asuransi jiwa tak wajib

Selama ini asuransi jiwa sering disepelekan sehingga tak banyak yang membeli asuransi jenis ini.

Padahal jika kita sudah bekerja dan memiliki tanggungan yang akan terpengaruh kesejahteraan hidupnya bila kita meninggal dunia, maka memiliki proteksi jiwa adalah wajib hukumnya bagi kita.

Asuransi jiwa tersebut akan berfungsi menggantikan kontribusi finansial kita kepada para ahli waris yang selama ini menjadi tanggungan kita.

Sebaliknya, bila kita sudah bekerja tetapi tidak menanggung siapapun, belum perlu bagi kita membeli asuransi jiwa. Jadi, perlukah anak muda membeli produk asuransi?

Untuk asuransi kesehatan, kita bisa menjadi peserta Asuransi Kesehatan Allianz yakni Maxi Violet dan Smartmed Premier, untuk mengcover risiko-risiko terkait kesehatan. Bagaimana dengan asuransi jiwa?

Bila kita saat ini sudah menanggung hidup orang lain, seperti orangtua, adik, atau saudara, maka lebih baik memiliki asuransi jiwa yakni Tapro Allianz.

4. Salah mengasuransikan diri

Dan jangan salah mengasuransikan diri. Pencari nafkah, suami atau istri, itulah yang diasuransikan. Bukan anak atau istri/suami.

Artinya risiko si pencari nafkah ditanggung oleh perusahaan asuransi. Jika mengalami kematian, misalnya, ahli waris seperti anak dan istri, akan tetap menjalani kehidupannya dengan dana risiko dari perusahaan asuransi.

Pencari nafkah membeli asuransi untuk anak atau istri, padahal mereka bukan pencari nafkah. Istri, jika sebagai pencari nafkah bersama suami, dapat membeli asuransi jiwa dengan ahli waris anaknya atau keluarganya.

Asuransi Bukan Tabungan

Kok aneh ya pak, kalau saya bayar premi Rp1jt perbulan dan pada bulan, misalnya bulan ke dua puluh tiba-tiba terdeteksi sakit jantung, maka perusahaan asuransi langsung memberi santunan ke saya Rp1 milyar. Menabung perbulan Rp1jt selama dua puluh bulan belum mencapai Rp1milyar. Bagaimana bisa? Uang darimana utk diberikan ke kita sebagai nasabah. 

Pertanyaan diatas sering ditanyakan oleh teman maupun orang yang baru saya kenal saat presentasi asuransi. 

Mengapa asuransi bisa membantu Rp1 milyar Meskipun kita hanya membayar premi baru dua kali. Jawabannya karena Asuransi bukan Tabungan. 

Uang dari mana untuk membayar atau menyantuni nasabah? Jawabannya adalah uang sumbangan dari seluruh nasabah. Jadi premi yang kita bayar itu intinya disumbangkan buat nasabah lsin yang terkena musibah. Inilah, mengapa perusahaan asuransi bisa menyantuni nasabah yang sakit. Yah, karena yang dipakai adalah uang sumbangan dari seluruh premi nasabah. 

Jadi, salah jika ada yang mengartikan asuransi itu tabungan. Karena beda konsep. 

Konsultasi lebih lanjut hubungi

Natanael

Hp/wa 08113436830

Email. natanael.albertus@gmail.com

3 Hal Yang Dilakukan Istri Jika Suami Meninggal Dunia Tanpa Asuransi Jiwa

Istri asuransi jiwa

Ketika agen asuransi datang dan menawarkan asuransi jiwa, tak jarang para suami khawatir istrinya tidak setuju, dan istri terkadang khawatir uang belanjanya jadi berkurang. Suami-istri yang bijak seharusnya membujuk pasangannya untuk setuju dengan asuransi jiwa.

Karena pernahkah terpikirkan oleh anda, terutama istri, apa yang harus dilakukan jika suami meninggal dunia dalam usia muda dengan kondisi meninggalkan anak-anak yang masih belia?

Setidaknya ada 3 langkah yang pada umumnya dilakukan istri jika suaminya meninggal dunia tanpa memiliki asuransi jiwa. Continue reading

Menciptakan Warisan Instant 1 Milyar bagi Orang yang Kita Sayangi?

warisanTri Djoko Santoso dalam seminarnya mengatakan bahwa ada 3 pertanyaan yang harus kita ajukan saat membuat perencanaan, yaitu:

  1. Berapa jumlah aset anda?
  2. Siapakah yang anda maksud dengan orang-orang yang anda cintai?
  3. Masalah apa yang ada dalam pikiran anda?

Salah satu komponen pendukung dalam perencanaan keuangan yang sudah banyak digunakan oleh masyarakat luas adalah Asuransi Jiwa, karena mampu memenuhi seluruh tujuan perencanaan keuangan kita yaitu : surplus, kemudahan transfer dan menyediakan likuiditas yang cepat dan efektif dibandingkan aset berupa rumah atau tanah.

Asuransi Jiwa menjadi salah satu pilihan bagi orang pintar karena beberapa hal:

  • Asuransi jiwa dapat langsung dicairkan tanpa harus melewati proses hukum / penetapan waris yang berbelit-belit.
  • Asuransi dapat menciptakan likuiditas pada saat ahli waris akan melanjutkan bisnis yang diwariskan oleh generasi sebelumnya.
  • Asuransi jiwa menurut para pakar keuangan adalah sebagai salah satu cara yang cepat dan murah untuk menambah asset kita dan yang menarik adalah bebas pajak.

Benjamin Franklin mengatakan bahwa ” if you fail to plan, you are planning to fail ” – Jika anda gagal untuk merencanakan, maka anda berencana untuk gagal.

Apakah Anda sudah mempersiapkan aset untuk orang-orang yang Anda sayangi?

Solusinya adalah Allianz Tapro yang memiliki Program yang memastikan Anda menciptakan Warisan dalam waktu sangat cepat dan efektif. Pada saat anda menandatangani form pengajuan polis dan disetujui oleh Allianz maka saat itu juga, telah tersedia dana warisan sebesar 1 Milyar. 

Bagaimanakah prosedurnya?

Caranya adalah dengan mencicil uang kecil Rp 1 juta untuk Anda yang berusia 3o tahun, maka sejak hari pertama diterima oleh Allianz, maka sudah tersedia dana Warisan Instant 1 Milyar.

Anda tidak perlu menunggu sampai puluhan tahun untuk bisa mempersiapkan warisan bagi orang-orang yang Anda sayangi.

 

Bagi Anda yang belum memiliki tabungan besar atau aset banyak untuk diwariskan kepada anak anak yang Anda sayangi, maka Program Warisan Instant ini adalah program yang sangat cocok bagi Anda yang ingin mempersiapkan warisan dalam waktu singkat.

Untuk konsultasi Gratis dan ikut serta dalam program ini, silakan hubungi saya, Natanael di nomor HP atau whatsapp 08113436830

Asuransi sebagai Kebutuhan

Tuhan Menjamin Rezeki Setiap Makhluk

Asuransi itu kebutuhan. Sebagai kebutuhan, dia harus dipenuhi. Jika tidak dipenuhi, maka akan memunculkan kondisi darurat. Dalam kondisi darurat, banyak hal yang tidak seharusnya terjadi, terpaksa harus terjadi. Banyak hal yang tidak seharusnya dilakukan, terpaksa harus dilakukan.

Contoh 1

Manusia mungkin mengalami sakit. Jika sakit ingin sembuh. Untuk sembuh perlu uang. Jika uang tak ada atau tak cukup, muncullah kondisi darurat. Dalam kondisi darurat, tadinya tidak perlu jual harta, terpaksa harus jual harta. Tadinya tidak perlu pinjam uang, terpaksa harus pinjam uang. Tadinya tidak perlu minta sumbangan, terpaksa harus minta sumbangan. Jika solusi-solusi di atas masih kurang, tidak mustahil ada orang yang terpaksa harus melakukan kejahatan. Continue reading

Pengalaman Berasuransi di Era Digital Bersama Allianz