Tag Archives: asuransi jiwa

Pandangan yang Salah oleh Masyarakat terhadap Asuransi

Kesadaran berasuransi di tengah masyarakat Indonesia sejauh ini masih rendah, seperti yang dilansir KOMPAS.com –

Berikut ini pandangan salah yang berkembang di masyarakat, dan bagaimana pandangan yang lebih tepat mengenai asuransi.

1. Membeli Asuransi = Investasi?

Masih banyak kalangan yang menganggap, membeli asuransi sama saja membuang uang percuma. Malah, tak sedikit yang menilai membeli asuransi sebagai langkah investasi.

Pandangan seperti itu sebenarnya salah kaprah. Asuransi dalam kamus perencanaan keuangan adalah salah satu strategi manajemen risiko finansial. Dengan membeli produk asuransi, kita mengalihkan risiko keuangan pada pihak ketiga yaitu perusahaan asuransi.

intinya adalah, sebagai manusia biasa kita memiliki risiko untuk sakit. Sakit membuat kita harus berobat yang menguras biaya.

Kondisi sakit juga membuat kita tidak bisa bekerja. Dengan membeli asuransi kesehatan, ketika risiko sakit itu menimpa kita, biaya berobat dan kerugian akibat produktivitas yang terhenti, kita alihkan ke perusahaan asuransi. Perusahaan asuransi yang akan membayar biaya berobat tersebut.

2. Asuransi dan penghasilan

Banyak yang salah kaprah dalam tujuan membeli asuransi. Pada saat memiliki penghasilan, banyak orang yang langsung membeli asuransi. Padahal langkah ini belum tentu benar. Membeli asuransi diperlukan jika Anda telah memiliki tanggungan seperti anak atau istri.

Saat itulah sebagai pencari nafkah kita mengalihkan risiko kematian atau kesehatan diri dan keluarga kepada perusahaan asuransi. Jika belum memiliki tanggungan, belum ada kondisi mendesak bagi kita untuk memiliki asuransi.

3. Asuransi jiwa tak wajib

Selama ini asuransi jiwa sering disepelekan sehingga tak banyak yang membeli asuransi jenis ini.

Padahal jika kita sudah bekerja dan memiliki tanggungan yang akan terpengaruh kesejahteraan hidupnya bila kita meninggal dunia, maka memiliki proteksi jiwa adalah wajib hukumnya bagi kita.

Asuransi jiwa tersebut akan berfungsi menggantikan kontribusi finansial kita kepada para ahli waris yang selama ini menjadi tanggungan kita.

Sebaliknya, bila kita sudah bekerja tetapi tidak menanggung siapapun, belum perlu bagi kita membeli asuransi jiwa. Jadi, perlukah anak muda membeli produk asuransi?

Untuk asuransi kesehatan, kita bisa menjadi peserta Asuransi Kesehatan Allianz yakni Maxi Violet dan Smartmed Premier, untuk mengcover risiko-risiko terkait kesehatan. Bagaimana dengan asuransi jiwa?

Bila kita saat ini sudah menanggung hidup orang lain, seperti orangtua, adik, atau saudara, maka lebih baik memiliki asuransi jiwa yakni Tapro Allianz.

4. Salah mengasuransikan diri

Dan jangan salah mengasuransikan diri. Pencari nafkah, suami atau istri, itulah yang diasuransikan. Bukan anak atau istri/suami.

Artinya risiko si pencari nafkah ditanggung oleh perusahaan asuransi. Jika mengalami kematian, misalnya, ahli waris seperti anak dan istri, akan tetap menjalani kehidupannya dengan dana risiko dari perusahaan asuransi.

Pencari nafkah membeli asuransi untuk anak atau istri, padahal mereka bukan pencari nafkah. Istri, jika sebagai pencari nafkah bersama suami, dapat membeli asuransi jiwa dengan ahli waris anaknya atau keluarganya.

Advertisements

Asuransi Bukan Tabungan

Kok aneh ya pak, kalau saya bayar premi Rp1jt perbulan dan pada bulan, misalnya bulan ke dua puluh tiba-tiba terdeteksi sakit jantung, maka perusahaan asuransi langsung memberi santunan ke saya Rp1 milyar. Menabung perbulan Rp1jt selama dua puluh bulan belum mencapai Rp1milyar. Bagaimana bisa? Uang darimana utk diberikan ke kita sebagai nasabah. 

Pertanyaan diatas sering ditanyakan oleh teman maupun orang yang baru saya kenal saat presentasi asuransi. 

Mengapa asuransi bisa membantu Rp1 milyar Meskipun kita hanya membayar premi baru dua kali. Jawabannya karena Asuransi bukan Tabungan. 

Uang dari mana untuk membayar atau menyantuni nasabah? Jawabannya adalah uang sumbangan dari seluruh nasabah. Jadi premi yang kita bayar itu intinya disumbangkan buat nasabah lsin yang terkena musibah. Inilah, mengapa perusahaan asuransi bisa menyantuni nasabah yang sakit. Yah, karena yang dipakai adalah uang sumbangan dari seluruh premi nasabah. 

Jadi, salah jika ada yang mengartikan asuransi itu tabungan. Karena beda konsep. 

Konsultasi lebih lanjut hubungi

Natanael

Hp/wa 08113436830

Email. natanael.albertus@gmail.com

3 Hal Yang Dilakukan Istri Jika Suami Meninggal Dunia Tanpa Asuransi Jiwa

Istri asuransi jiwa

Ketika agen asuransi datang dan menawarkan asuransi jiwa, tak jarang para suami khawatir istrinya tidak setuju, dan istri terkadang khawatir uang belanjanya jadi berkurang. Suami-istri yang bijak seharusnya membujuk pasangannya untuk setuju dengan asuransi jiwa.

Karena pernahkah terpikirkan oleh anda, terutama istri, apa yang harus dilakukan jika suami meninggal dunia dalam usia muda dengan kondisi meninggalkan anak-anak yang masih belia?

Setidaknya ada 3 langkah yang pada umumnya dilakukan istri jika suaminya meninggal dunia tanpa memiliki asuransi jiwa. Continue reading

Menciptakan Warisan Instant 1 Milyar bagi Orang yang Kita Sayangi?

warisanTri Djoko Santoso dalam seminarnya mengatakan bahwa ada 3 pertanyaan yang harus kita ajukan saat membuat perencanaan, yaitu:

  1. Berapa jumlah aset anda?
  2. Siapakah yang anda maksud dengan orang-orang yang anda cintai?
  3. Masalah apa yang ada dalam pikiran anda?

Salah satu komponen pendukung dalam perencanaan keuangan yang sudah banyak digunakan oleh masyarakat luas adalah Asuransi Jiwa, karena mampu memenuhi seluruh tujuan perencanaan keuangan kita yaitu : surplus, kemudahan transfer dan menyediakan likuiditas yang cepat dan efektif dibandingkan aset berupa rumah atau tanah.

Asuransi Jiwa menjadi salah satu pilihan bagi orang pintar karena beberapa hal:

  • Asuransi jiwa dapat langsung dicairkan tanpa harus melewati proses hukum / penetapan waris yang berbelit-belit.
  • Asuransi dapat menciptakan likuiditas pada saat ahli waris akan melanjutkan bisnis yang diwariskan oleh generasi sebelumnya.
  • Asuransi jiwa menurut para pakar keuangan adalah sebagai salah satu cara yang cepat dan murah untuk menambah asset kita dan yang menarik adalah bebas pajak.

Benjamin Franklin mengatakan bahwa ” if you fail to plan, you are planning to fail ” – Jika anda gagal untuk merencanakan, maka anda berencana untuk gagal.

Apakah Anda sudah mempersiapkan aset untuk orang-orang yang Anda sayangi?

Solusinya adalah Allianz Tapro yang memiliki Program yang memastikan Anda menciptakan Warisan dalam waktu sangat cepat dan efektif. Pada saat anda menandatangani form pengajuan polis dan disetujui oleh Allianz maka saat itu juga, telah tersedia dana warisan sebesar 1 Milyar. 

Bagaimanakah prosedurnya?

Caranya adalah dengan mencicil uang kecil Rp 1 juta untuk Anda yang berusia 3o tahun, maka sejak hari pertama diterima oleh Allianz, maka sudah tersedia dana Warisan Instant 1 Milyar.

Anda tidak perlu menunggu sampai puluhan tahun untuk bisa mempersiapkan warisan bagi orang-orang yang Anda sayangi.

 

Bagi Anda yang belum memiliki tabungan besar atau aset banyak untuk diwariskan kepada anak anak yang Anda sayangi, maka Program Warisan Instant ini adalah program yang sangat cocok bagi Anda yang ingin mempersiapkan warisan dalam waktu singkat.

Untuk konsultasi Gratis dan ikut serta dalam program ini, silakan hubungi saya, Natanael di nomor HP atau whatsapp 08113436830

Asuransi sebagai Kebutuhan

Tuhan Menjamin Rezeki Setiap Makhluk

Asuransi itu kebutuhan. Sebagai kebutuhan, dia harus dipenuhi. Jika tidak dipenuhi, maka akan memunculkan kondisi darurat. Dalam kondisi darurat, banyak hal yang tidak seharusnya terjadi, terpaksa harus terjadi. Banyak hal yang tidak seharusnya dilakukan, terpaksa harus dilakukan.

Contoh 1

Manusia mungkin mengalami sakit. Jika sakit ingin sembuh. Untuk sembuh perlu uang. Jika uang tak ada atau tak cukup, muncullah kondisi darurat. Dalam kondisi darurat, tadinya tidak perlu jual harta, terpaksa harus jual harta. Tadinya tidak perlu pinjam uang, terpaksa harus pinjam uang. Tadinya tidak perlu minta sumbangan, terpaksa harus minta sumbangan. Jika solusi-solusi di atas masih kurang, tidak mustahil ada orang yang terpaksa harus melakukan kejahatan. Continue reading

Pengalaman Berasuransi di Era Digital Bersama Allianz

Masa Tunggu Penyakit Khusus 12 Bulan. Waspadalah!

Begitu banyaknya calon nasabah atau nasabah yang bertanya tentang tehnis dan penyakit apa saja yang bisa klaim atau yang harus menunggu selama 12 bulan.

HNP 2Seorang nasabah saya memberi tahu bahwa dia mengalami sakit pada pinggangnya sehabis berolahraga. Hari itu dia mau periksa ke dokter.

“Apakah bisa diklaim untuk manfaat rawat jalan darurat karena kecelakaan?” tanyanya. “Mungkin bisa,” jawab saya. “Yang penting pergi ke dokternya di hari yang sama dengan kejadian kecelakaan.” Lalu saya kirimkan form klaim rawat jalan ke emailnya.

Sore harinya, nasabah menghubungi saya lagi. “Ternyata saya harus rawat inap nih. Dicurigai syaraf kejepit, besok pagi MRI.”

Nasabah pun menandatangani surat penjaminan, dengan ketentuan penjaminan akan tidak berlaku jika diagnosanya termasuk penyakit yang dikecualikan atau masih dalam masa tunggu.

Dari hasil tes MRI, diketahui diagnosanya adalah HNP (Hernia Nukleus Pulposus). “Apakah HNP kena masa tunggu 1 tahun?” tanya nasabah.

Saya buka daftar penyakit khusus yang tertera di polis Tapro Allianz rider HSC+ (Hospital and Surgical Care +). Ternyata HNP termasuk penyakit khusus yang dikenakan masa tunggu 12 bulan. Sementara nasabah saya ini baru gabung dengan Allianz bulan September 2015 atau baru 10 bulan.

Saya pun menelepon ke AdMedika untuk mengecek apakah betul nasabah terdiagnosa HNP. Rupanya betul. Dan dengan sangat menyesal, klaim nasabah tidak bisa disetujui. Biaya sekitar 12,6 juta selama 2 hari, termasuk MRI dan obat. Seandainya polis sudah berusia lebih dari satu tahun, nasabah tentu tidak perlu membayar sepeser pun.

Kesimpulannya: ikut asuransi tidak boleh terlambat. (Dalam hal ini masih untung biayanya tidak sampai ratusan juta dan penyakitnya bukan termasuk penyakit kritis).

Sekilas tentang HNP

HNP (Hernia Nucleus Pulposus) atau lazim disebut syaraf kejepit adalah suatu penyakit di mana bantalan lunak di antara ruas-ruas tulang belakang (nucleus pulposus) mengalami penonjolan (herniated, burut) sehingga menjepit atau menekan syaraf dan menimbulkan rasa sakit, kesemutan, atau kelemahan pada anggota gerak yang dipersyarafi seperti punggung, pinggang, lengan, atau tungkai. (Lihat gambar).

hnp (1)

 

Penyebab HNP terkait dengan penuaan atau keausan yang disebut degenerasi bantalan ruas tulang belakang. Di samping itu ada banyak faktor risiko penyebab HNP, antara lain obesitas, pekerjaan fisik atau sikap tubuh yang tidak tepat dalam waktu lama, merokok, dan keturunan. HNP biasanya terjadi pada 30-50, dan lebih banyak pada laki-laki.

Rasa seperti syaraf kejepit bisa diketahui ketika seseorang salah melakukan gerakan olahraga atau saat mengangkat beban berat, tapi itu hanyalah pemicu. Penyebab sebenarnya adalah karena nukleus pulposusnya sudah sejak lama mengalami herniasi. Sama halnya seseorang bisa terkena serangan jantung saat mendengar kabar anaknya kecelakaan atau terkena stroke ketika terpeleset di kamar mandi, dalam hal ini kita tahu bukan kabar kecelakaan yang menjadi penyebab serangan jantung dan bukan terpeleset di kamar mandi yang menyebabkan stroke.

Itulah sebabnya dalam asuransi kesehatan khususnya produk untuk individu, penyakit gaya hidup seperti HNP, serangan jantung, dan stroke, dikenakan masa tunggu 12 bulan atau satu tahun.

Daftar Penyakit Khusus pada Asuransi Kesehatan 

Daftar penyakit khusus di bawah ini bukan hanya ada di Allianz, tapi berlaku pada produk asuransi kesehatan pada umumnya.

Selengkapnya daftar penyakit khusus yang dikecualikan di tahun pertama adalah:

  1. Batu dalam ginjal, saluran kemih, saluran empedu.
  2. Jantung dan Pembuluh darah (contoh: darah tinggi dan stroke).
  3. Katarak
  4. Segala bentuk kista, tumor jinak dan/atau ganas (contoh: myoma uterus)
  5. Penyakit yang berhubungan dengan telinga, hidung dan tenggorokan, yang memerlukan pembedahan
  6. Diabetes mellitus.
  7. Tuberculosis dan komplikasinya
  8. Gangguan kelenjar thyroid
  9. Kelainan kadar lemak dalam darah (contoh: kolesterol)
  10. Gagal ginjal kronis dan terminal
  11. Hernia Nucleus Pulpous
  12. Semua kasus haematologi

Semua penyakit tersebut, jika belum diderita sebelumnya, akan ditanggung di tahun kedua. Tapi jika salah satu dari penyakit tersebut sudah diderita sebelum masuk asuransi, maka tergolong pre-existing condition. Ketentuannya berbeda tergantung produk askes yang diambil. Pada produk Allisya Care, Maxi Violet, dan rider HSC, pre-existing akan dikecualikan permanen. Pada produk Smartmed Premier, pre-existing dikenakan masa tunggu 2 tahun.

Kesimpulan: Saat yang tepat ikut asuransi kesehatan adalah 1 tahun lalu. []

 

Sumber bacaan tentang HNP:

Info lebih lanjut atau ingin dibuatkan ilustrasi hubungi:

Natanael Agen Allianz Indonesia tinggal di Surabaya-Sidoarjo

HP/WA: 08113436830