Tag Archives: asuransi kesehatan terbaik

Allisya Care (Asuransi Kesehatan Murni)

Allianz Life Indonesia menyediakan program asuransi kesehatan perorangan syariah bagi anda dan keluarga, yaitu Allisya Care. hal ini untuk menjawab kebutuhan akan asuransi kesehatan yang berdasarkan prinsip syariah,

Allisya Care merupakan asuransi kesehatan murni yang berdiri sendiri, bukan rider unitlink, tanpa investasi, dan dilengkapi dengan fasilitas kartu cashless.

Tabel Manfaat Allisya Care

Berikut ini tabel manfaat rawat inap Allisya Care, terdiri dari 8 plan berdasarkan harga kamar di rumah sakit.

Tabel Manfaat Allisya Care (Rawat Inap)

Tabel Premi Allisya Care

Tabel berikut menunjukkan premi tahunan Allisya Care utk manfaat rawat inap berdasarkan plan, jenis kelamin, dan rentang usia.

Tabel Premi Tahunan Allisya Care utk Manfaat Rawat Inap

Keunggulan Allisya Care

  1. Dikelola sesuai syariah di mana para peserta berakad untuk saling menolong satu sama lain.
  2. Dilengkapi dengan fasilitas cashless (gesek kartu) untuk perawatan di rumah sakit jaringan AdMedika di seluruh Indonesia. (Daftar RS jaringan AdMedika dapat dilihat di SINI.)
  3. Dapat menggunakan fasilitas reimburse (penggantian biaya) untuk perawatan di rumah sakit luar jaringan AdMedika. Klaim reimburse cukup menggunakan aplikasi Allianz Eazy Claim dari ponsel.
  4. Dapat ditambah dengan rider rawat jalan, rawat gigi, persalinan, dan santunan harian.
  5. Diskon 5% jika menyertakan anggota keluarga (pasangan dan maksimum 3 anak).
  6. Diskon 10% jika peserta memiliki produk asuransi jiwa unitlink Tapro Allisya Protection Plus. (Apa itu Tapro, bisa dibuka di SINI.)
  7. Akses ke layanan Allianz Medical Hotline 24 jam 365 hari setahun.
  8. Berlaku untuk perawatan di seluruh dunia.
  9. Bergaransi perpanjangan sampai usia 70 tahun.
  10. Tidak ada batasan manfaat tahunan.
  11. Pengajuan polis tanpa seleksi kesehatan.
  12. No claim bonus yang memotong premi perpanjangan jika ada surplus underwriting tahun sebelumnya.
  13. Dilengkapi dengan layanan evakuasi medis darurat.

Ketentuan Umum Allisya Care

Jenis produk Asuransi murni (tradisional), bukan unitlink.
Masa kontrak Satu tahun, dapat diperpanjang tiap tahun.
Mata uang Rupiah
Manfaat dasar Rawat inap
Manfaat tambahan (rider)
  1. Rawat jalan
  2. Rawat gigi
  3. Persalinan
  4. Santunan Harian
Usia masuk tertanggung 15 hari sd 60 tahun (ulang tahun terakhir)
Usia maksimum proteksi 70 tahun (ulang tahun terakhir)
Masa tunggu
  • Sebab kecelakaan: Tidak ada masa tunggu.
  • Sakit biasa: Tidak ada masa tunggu
  • Penyakit khusus: Masa tunggu 12 bulan
  • Preexisting: Dikecualikan permanen.
Kondisi pre-existing (penyakit yang sudah ada sebelumnya) Apabila ada, prexisting yang termasuk penyakit khusus akan dikecualikan secara permanen atau mengakibatkan polis ditolak secara keseluruhan.
Frekuensi pembayaran premi Tahunan
Cara pembayaran premi Transfer atau kartu kredit
Fasilitas pelayanan klaim
  • Cashless (jaringan AdMedika di Indonesia)
  • Reimburse (di luar jaringan AdMedika)
Pilihan plan Ada 8 pilihan plan.A (100rb), B (150rb), C (200rb), D (350rb), E (500rb), F (600rb), G (750rb), H (1jt).
Ketentuan polis keluarga
  • Keluarga inti, yaitu suami/istri dan anak-anak (maksimal usia 18 tahun, atau 23 tahun jika kuliah), maksimal 3 anak.
  • Untuk anak di atas 18/23 tahun, atau untuk orangtua, harus membuka polis sendiri.
  • Plan yang diambil harus sama untuk semua tertanggung.
Koordinasi manfaat (jika memiliki polis askes sejenis di perusahaan lain) Jika askes lain dipakai terlebih dahulu, Allianz hanya akan membayar kekurangannya (jika ada).
Keputusan underwriting (penilaian risiko) Tergantung kondisi kesehatan tertanggung, keputusan underwriting ada 3 kemungkinan:

  1. Diterima standar
  2. Diterima dengan pengecualian
  3. Ditolak
Perubahan polis Perubahan polis meliputi penambahan atau pengurangan peserta, perubahan plan (naik atau turun), dan penambahan atau pengurangan rider.Perubahan polis hanya bisa dilakukan pada saat ulang tahun polis.
Berakhirnya polis
  1. Saat tertanggung mencapai usia 70 tahun
  2. Pembayaran premi terhenti
  3. Pembatalan oleh pemegang polis
  4. Tertanggung meninggal dunia

Mana yang terjadi lebih dulu.

Daftar RS Rekanan Allianz

Daftar RS rekanan Allianz untuk manfaat rawat inap dapat diunduh di SINI.

Cara Pendaftaran Polis

Mengisi Surat Pengajuan Asuransi Kesehatan (SPAK) dengan melampirkan:

  1. Fotokopi KTP tertanggung dan pemegang polis
  2. Fotokopi Akta Lahir (jika ada tertanggung anak)
  3. Fotokopi Kartu Keluarga (jika menyertakan anggota keluarga) atau Buku Nikah (jika suami-istri)
  4. Bukti transfer premi
  5. Salinan resume medis (jika pernah dirawat) atau hasil medical check up (jika ada)

sumber: https://myallisya.com/produk/allisya-care-kesehatan/

Pendaftaran hubungi:

Natanael Agen Asuransi Kesehatan Allianz

HP/WA: 08113436830

email: natanael.albertus@gmail.com

Advertisements

Asuransi adalah Program Jangka Pendek

Banyak orang menganggap bahwa asuransi itu program jangka panjang. Saya mau meluruskan bahwa sebenarnya asuransi adalah program jangka pendek,

Jika anda mengambil asuransi jiwa (unitlink ataupun bukan) dengan manfaat UP jiwa 1 miliar, maka uang 1 miliar itu mungkin terasa besar di saat sekarang, tapi akan semakin menurun nilainya di masa yang akan datang. Untuk saat ini, uang 1 miliar bisa dipakai membeli rumah mewah, tapi 10 tahun kemudian mungkin hanya rumah menengah saja. Dan 20 tahun kemudian, mungkin rumah sangat sederhana pun tak dapat.

Jika kita mengambil asuransi kesehatan (unitlink ataupun bukan) dengan manfaat plan kamar 1 juta, saat ini masih bisa memperoleh kelas VIP isi 1 orang. Tapi 10 tahun kemudian, kamar seharga 1 juta sehari mungkin setara kamar isi 4 orang, dan 20 tahun kemudian mungkin tak ada lagi kamar di rumah sakit yang tarifnya 1 juta semalam, seperti halnya sekarang ini kita sulit menemukan kamar seharga 100 ribu.

Jadi, jika kita mengambil asuransi, tujuannya untuk jangka pendek saja, 5 atau paling lama 10 tahun. Setelah itu kebutuhan proteksi kita akan bertambah, jadi kita harus meningkatkan manfaat polis asuransi kita, entah dengan cara mengupgrade polis yang ada ataupun menambah polis baru.

Karena adanya anggapan bahwa asuransi itu program jangka panjang, ada beberapa permintaan dari prospek yang menginginkan asuransi kesehatan untuk masa pensiun. Usianya saat ini 40 tahun dan berencana pensiun di usia 55 tahun. Saat ini selama masih bekerja, asuransi kesehatannya ditanggung kantor. Dia sudah mendapatkan penawaran dari asuransi lain berupa produk unitlink dengan premi 1 juta per bulan dan mendapatkan manfaat plan kamar 800 ribu. Ketika saya katakan bahwa 15 tahun lagi kamar 800 ribu mungkin hanya mendapat kamar kelas 3, dia terkejut dan akhirnya menyadari bahwa sangat naif mengambil asuransi kesehatan sekarang dengan niat untuk dipakai nanti.

Sedangkan investasi adalah betul program jangka panjang, karena manfaat investasi baru akan terasa di masa-masa yang akan datang. Dalam jangka pendek, investasi belum akan menampakkan hasilnya. Tapi dalam jangka panjang, hasilnya bisa sangat menggembirakan.

Investasi berguna untuk memenuhi keperluan kita di masa depan, misalnya kuliah anak, perjalanan ibadah, dan dana pensiun. Jika kita rutin berinvestasi di reksadana misalnya 1 juta tiap bulan, nilainya masih terasa kecil di tahun-tahun awal. Barulah setelah 5 tahun, atau 10 tahun, nilainya lebih terasa, dan jika konsisten dalam 20 tahun nilainya akan luar biasa, meski mungkin belum cukup untuk membuat anda pensiun dengan nyaman.

Simpulan

Asuransi adalah program jangka pendek karena semakin lama nilainya semakin kecil.

Investasi adalah program jangka panjang karena semakin lama nilainya semakin besar.

 

Ingin konsultasi dan mendaftar asuransi kesehatan Allianz hub:

Natanael

HP/WA 08113436830

Menemui Calon Prospek yang Berprofesi sebagai Pedagang Mebel

Tadi siang pukul 14.15 kurang lebih, aku segera menemui calon prospek yang kemarin malam sempat kirim pesan lewat Whatssupp ke nomorku 08113436830. Isinya, dia tertarik dengan asuransi Allianz khsusnya asuransi kesehatan dan memintaku menemuinya untuk mendapatkan penjelasan lebih terperinci.

Sebelum ke rumahnya, aku tidak lupa membawa proposal sebagai penawaran produk asuransi kesehatan. Kali ini aku membawa dua produk asuransi kesehatan yakni: asuransi kesehatan Maxi Violet dan Smartmed Premier. Kedua produk ini memiliki kelebihan masing-masing.

Sesampai disana aku terkejut ternyata orang yang kirim pesan adalah pemilik toko mebel yang berdomisili di Sidoarjo tapatnya daerah Candi. Cukup ramai orederan pengiriman mebel bapak ini, pikirku saat masuk ruangannya.

“Silahkan masuk pak.” bapak itu mempersilakanku untuk masuk ruangannya.

Singkat cerita, segera aku jelaskan satu – persatu mulai dari dari produk asuransi kesehatan Maxi Violet.

Smarthealth-Maxi-Violet.jpg

Smarthealth Maxi Violet adalah asuransi kesehatan murni tanpa investasi dan berdiri sendiri (stand-alone). Smarthealth Maxi Violet memberikan manfaat rawat inap yang lengkap meliputi kamar, ICU, konsultasi dokter umum dan spesialis, obat-obatan, pembedahan, sebelum dan sesudah rawat inap, ambulans, rawat jalan dan gigi darurat karena kecelakaan, dan sedikit manfaat kematian. Skema klaimnya bersifat indemnity, yaitu memberikan penggantian biaya rumah sakit dengan batas sesuai plafon yang diberikan dalam tabel manfaat. Kontrak Smarthealth Maxi Violet berjangka tahunan dan dapat diperpanjang tiap tahun sampai usia 70 tahun. Preminya tergantung usia dan jenis kelamin, naik per lima tahun sesuai tabel premi.

tabel-manfaat-rawat-inap

Penjelasan lebih terperinci bisa dibaca di smarthealth-maxi-violet-

Penjelasan produk asuransi kesehatan yang satunya yakni smartmed premier bisa dibaca di sini.

Ingin konsultasi lebih lanjut hubungi saya, Natanael di WA/HP 08113436830

atau kirim pesan ke natanael.albertus@gmail.com

 

 

 

Tinjauan Dua Pilihan Produk Asuransi Kesehatan Syariah dari Allianz

“Pak, di Allianz ada produk asuransi kesehatan?” tanya seseorang lewat telepon.

“Tentu saja, ada, ingin asuransi kesehatan yang bagaimana?” saya balik bertanya.

“Mau asuransi kesehatan yang murni atau unit-link?” Tanya saya.

“Asuransi kesehatan yang murni nama produknya Allisya Care, tanpa investasi, bayar preminya tahunan saja, dan bisa menyertakan anggota keluarga dalam satu polis. Sedangkan asuransi kesehatan yang unit-link nama produknya Hospital and Surgical Care + (HSC+), rider pada unit-link Tapro Allisya Protection Plus, ada investasinya, ada asuransi jiwanya, bayar preminya bisa bulanan, dan satu polis hanya bisa untuk satu orang. ”

“Berapa preminya?” Ini pertanyaan yang lazim diajukan calon nasabah. Sayangnya pertanyaan ini tidak bisa dijawab langsung dengan angka.

“Premi tergantung usia, jenis kelamin, dan plan kamar yang diambil.” Masih ada beberapa faktor lain yang memengaruhi premi, tapi biar saya sampaikan yang pokok dulu.

Calon nasabah yang sudah mengerti akan mengajukan pertanyaan yang lebih terarah. “Berapa preminya jika saya ambil Tapro Allisya dengan rider HSC plan kamar 1 juta, usia 35 tahun, laki-laki, tidak merokok, pekerjaan manager?”

Untuk pertanyaan ini jawabannya yakni, misal: “Preminya 1 juta per bulan.” Ini dengan asumsi calon nasabah hanya meminta rider HSC plan 1 juta dengan UP jiwa yang minimal dan tanpa rider lain.

Demikian pula jika yang ditanyakan calon nasabah adalah produk Allisya Care: “Berapa preminya per tahun jika saya ambil plan H (kamar 1 juta), untuk saya usia 35 tahun dan istri usia 34 tahun?” Dengan mudah saya tinggal menghitung di aplikasi dan menjawab, “Preminya 9.702.250 setahun untuk berdua.” Jika dia minta ilustrasi, tinggal saya kirim via email.

“Apakah asuransi ini bisa untuk rawat jalan?” Kadang ditambah dengan rawat gigi dan persalinan.

Jawaban saya “Belum”. Rawat jalan yang tersedia hanya jika berkaitan dengan rawat inap, misalnya sebelum dan sesudah rawat inap, atau jika disebabkan kecelakaan.

“Bagaimana jika ingin ditambah rawat jalan?”

Untuk Allisya Care, jika ingin ditambah rawat jalan, preminya nambah lagi, dan tambahannya lebih besar daripada premi rawat inap untuk plan yang sama. Tidak disarankan. Sedangkan untuk rider HSC+, tidak bisa ditambahkan rawat jalan.

Berikut ini adalah penjelasan yang lebih detail tentang dua produk asuransi kesehatan syariah yang tersedia di Allianz Life Indonesia.

1. Allisya Care

Allisya Care adalah asuransi kesehatan murni tanpa investasi, berdiri sendiri (stand-alone), dengan akad sesuai syariah. Allisya Care memberikan manfaat rawat inap yang lengkap meliputi kamar, ICU, konsultasi dokter umum dan spesialis, obat-obatan, pembedahan, sebelum dan sesudah rawat inap, ambulans, rawat jalan dan gigi darurat karena kecelakaan, dan sedikit manfaat kematian.

Skema klaimnya bersifat indemnity, yaitu memberikan penggantian biaya rumah sakit dengan batas sesuai plafon yang diberikan dalam tabel manfaat. Jika biaya yang dikenakan rumah sakit lebih besar dari plafon, nasabah harus membayar kekurangannya secara tunai sebelum pulang dari RS.

Kontrak Allisya Care berjangka tahunan dan dapat diperpanjang tiap tahun sampai usia 70 tahun. Preminya tergantung usia dan jenis kelamin, naik per lima tahun sesuai tabel premi.

Alisya Care dapat diambil untuk satu orang, dapat juga menyertakan anggota keluarga dalam satu polis.

Manfaat rawat inap yang ditanggung Allisya Care dapat dilihat pada tabel berikut:

Tabel Manfaat Rawat Inap

Sedangkan tabel preminya bisa dilihat di bawah ini:

Tabel Premi Allisya Care

Sebagai contoh, jika seorang wanita usia 32 tahun mengambil paket rawat inap plan D, dia cukup membayar premi 2.046.000 setahun, ditambah administrasi dan meterai 36 ribu, total 2.082.000 setahun.

Jika pesertanya sekeluarga, maka preminya dihitung per orang sesuai usianya, lalu ditambahkan dan dipotong diskon keluarga 5%. Misalnya ada 4 peserta dan mereka ambil plan E (kamar 500rb), maka:

  1. Suami usia 35 tahun. Premi 2.516.000
  2. Istri usia 33 tahun. Premi 2.812.000
  3. Anak pertama perempuan usia 7 tahun. Premi 2.245.000
  4. Anak kedua laki-laki usia 5 tahun. Premi 2.245.000

Total premi untuk 4 orang: 9.818.000.

Dipotong diskon keluarga 5% (490.900): 9.327.100

Ditambah admin dan meterai 36.000, maka premi yang harus dibayar adalah 9.363.100 setahun.

Premi Allisya Care hanya bisa tahunan, tidak bisa bulanan, atau triwulanan, atau semesteran.

Selengkapnya mengenai Allisya Care, silakan dibaca di SINI.

2. Rider HSC+ (Hospital and Surgical Care +)

HSC+ memiliki manfaat yang mirip dengan Allisya Care, dengan beberapa tambahan. Secara umum, rincian manfaat dan plafonnya sama. Perbedaannya, HSC+ dilengkapi manfaat kemoterapi, cuci darah, dan fisioterapi. Selain itu, HSC+ menyediakan plan kamar di atas 1 juta dan maksimal kamar 2 juta per hari.

Ketentuan umum HSC+ mengikuti ketentuan umum produk Tapro. Cara bayar bisa bulanan, triwulanan, semesteran, atau tahunan.

Berbeda dengan Allisya Care, Maxi Violet, dan SmartMed Premier yang dapat menyertakan anggota keluarga dalam satu polis, HSC+ hanya bisa satu orang dalam satu polis.

Rincian manfaat HSC+ bisa dilihat pada tabel berikut:

Tabel Manfaat HSC

Mengenai preminya, rider HSC+ tidak memiliki tabel premi, karena tergantung juga pada besarnya UP dasar dan rider lainnya.

Sebagai gambaran, premi 1 juta per bulan bisa mendapatkan manfaat rider HSC+ plan kamar 1 juta, untuk pria-wanita usia 50 tahun ke bawah.

Ilustrasi HSC+ usia 50

Tabel manfaat rider HSC+ plan 1000 bisa dilihat di bawah ini:

Tabel Manfaat HSC+ Plan 1jt

Selengkapnya mengenai rider HSC+ bisa dibuka di SINI.

Perbedaan dan Persamaan antara Allisya Care dan Rider HSC+

Keterangan Allisya Care Rider HSC+
Jenis produk Asuransi murni, berdiri sendiri Rider pada unit-link Tapro Allisya
Kontrak Tahunan, bergaransi perpanjangan Mengikuti produk dasar
Polis keluarga Satu polis bisa menyertakan anggota keluarga Satu polis untuk satu orang
Usia masuk 15 hari sd 60 tahun 30 hari sd 60 tahun
Masa perlindungan Sd usia 70 tahun Sd usia 70 tahun
Manfaat khusus Tidak ada Kemoterapi, Dialisis, Fisioterapi
Rider Rawat jalan, Rawat gigi, Persalinan, Santunan harian Tidak ada
Masa tunggu penyakit biasa Tidak ada masa tunggu Masa tunggu 30 hari
Masa tunggu penyakit khusus 12 bulan 12 bulan
Pre-existing diseases Dikecualikan selamanya Dikecualikan selamanya
Periode pembayaran premi Tahunan Bisa bulanan, triwulanan, semesteran, tahunan, mengikuti produk dasar
Plan kamar 100 ribu sd 1 juta 100 ribu sd 2 juta
Inner limit Ada Ada
Fasilitas kartu cashless Ada Ada
Jaringan rumah sakit Admedika-Individu Admedika-Individu

Sumber: 2-pilihan-produk-asuransi-kesehatan-syariah-dari-allianz/

Untuk pembuatan ilustrasi, silakan menghubungi:

Natanael, Agen Allianz Indonesia

HP/WA 08113436830

email: natanael.allianz@gmail.com

Mengenal Gejala dan Jenis Penyakit Paru-Paru Basah

gejala paru

(sumber: cantik.tempo.co/ 20/12/2016)

Terkena sakit paru-paru membuat kita tidak dapat melakukan aktifitas kerja seperti biasa. Bagi sistem pernapasan, paru-paru merupakan organ yang penting sehingga kita wajib menjaga agar organ tersebut berfungsi secara normal.  Penyebabnya misalnya, polusi udara, naiknya asam lambung, atau bau asap sampah dan beberapa hal lainnya.

waspadai-7-tanda-paru-paru-yang-bermasalah

(Sumber: merdeka.com/27/01/ 2014)

Jika penyakit paru-paru menyerang. kita harus cepat mengatasinya. Sayangnya banyak orang tidak mengenal, apakah yang menyerangnya itu penyakit paru-paru. Coba perhatikan beberapa gejala paru-paru bermasalah berikut ini

  • 1. Mengalami Napas Pendek

    Jika Anda mulai merasakan bahwa pernapasan Anda tidak bisa panjang alias pendek-pendek, hal ini bukan hanya sekadar faktor usia yang menua. Bisa jadi napas pendek-pendek tersebut adalah gejala dari sakit paru-paru seperti COPD atau yang juga dikenal dengan nama Chronic Obstructive Pulmonary Disease. Saat napas pendek-pendek terjadi, maka penderita biasanya akan mengurangi aktivitas dan memilih untuk banyak beristirahat.

    2. Pusing yang Dialami Setiap Pagi

    Paru-paru yang bermasalah salah satu gejalanya adalah mengalami sakit kepala yang terjadi khususnya setiap pagi tepat setelah bangun tidur. Hal ini bisa terjadi ketika pernapasan Anda tidak bisa dilakukan secara dalam-dalam saat sedang tidur. Gejala ini ada hubungannya dengan gejala yang pertama disebutkan, napas pendek-pendek.

    3. Kesulitan Tidur

    Sulit tidur juga bisa menjadi gejala paru-paru yang bermasalah, apalagi bila Anda terlalu sering menumpuk bantal dengan tujuan supaya dapat menambah kenyamanan untuk bernapas. Beberapa orang yang mengalami kesulitan tidur karena pernapasan terganggu pun akan memilih tidur di kursi supaya lebih baik. Ketika Anda memutuskan untuk tidur telentang dengan tidak memakai bantal dan dengan posisi lurus, maka hal ini akan membuat kinerja paru-paru menjadi lebih keras.

    4. Bibir dan Kuku Berwarna Biru

    Kondisi kuku dan bibir yang berwarna biru juga bisa menjadi tanda bahwa paru-paru Anda sedang tidak sehat. Saat paru-paru mengalami masalah, maka otomatis ini menjadikan peredaran oksigen ke seluruh tubuh menjadi kurang sempurna dan dapat memicu bagian tubuh tertentu berwarna biru, seperti kuku dan bibir. Ketika oksigen dapat dibawa oleh darah, warnanya jelas akan cerah merah, sementara darah yang kurang oksigen dapat menjadi kebiruan dan bahkan gelap. Warna kebiruan ini akan tampak di sekitar mata, gusi dan juga bibir pada orang yang kulitnya gelap.

    5. Dada Tong

    Mungkin Anda sudah pernah mendengar akan istilah barrel chest, yaitu saat paru-paru menjadi bengkak dan ini juga bisa disebut dengan dada tong. Postur tertentu kemudian terbentuk pada tubuh Anda dan hal ini akan segera dapat diketahui oleh dokter saat ia menyuruh Anda mengangkat kedua tangan sambil menarik napas. Gejala ini dapat memicu pembengkakan pada paru-paru dan diafragma akan terdorong ke bawah.

    Apabila benar gejala ini adalah gejala COPD, maka Anda perlu melihat dan mengecek apakah dinding dada membesar sedangkan otot dada, iga dan otot leher akan melemah. Itulah mengapa orang yang mengalami paru-paru bermasalah cenderung memilih atau kebiasaan berposisi duduk dengan postur menjorok ke depan. Atau kalau tidak, ia akan duduk dengan lutut di depan dada dalam keadaan ditekuk.

    6. Membengkaknya Bagian Kaki

    Tanda bahwa paru-paru Anda bermasalah bisa juga dengan pengalaman di mana pergelangan kaki membengkak. Karena jantung dan paru-paru saling berkaitan satu sama lain, maka gejala pembengkakan seperti ini bisa jadi menunjukkan bahwa Anda tengah mengidap penyakit jantung. Teorinya, oksigen tidak bisa didapat tubuh secara cukup saat paru-paru bermasalah dan ini menjadikan kemampuan jantung untuk memompa pun akan melemah sehingga cairan akan menumpuk di bagian kaki yang kita sebut dengan kondisi bengkak.

    7. Batuk-batuk

    Batuk jika terjadi dan dialami dalam frekuensi yang terlalu sering, maka Anda seharusnya patut mencurigai kondisi tubuh Anda. Penyebab batuk berdahak sesekali saja bisa jadi memang batuk biasa, namun ketika sudah terlalu sering dan bahkan seolah-olah batuk tersebut susah sembuh yang juga datang secara bertubi-tubi tiada jeda, paru-paru Anda jelas sedang bermasalah. Seringnya batuk dapat menjadi tanda bahwa saluran bronchial Anda mengalami peradangan di mana menjadikan sisi elastisnya menurun. (sumber: gejala-paru-paru-bermasalah)

    Setelah mengetahui gejala di atas, kita dapat segera mengambil tindakan cepat, sebelum kita terkena masalah paru-paru. Namun, bagi pemilik Asuransi Kesehatan SmartHealth Maxi Violet, kita tidak perlu khawatir dengan biaya pemeriksaan dan perawatannya. Asuransi kesehatan SmartHealth Maxi Violet akan menanggung biaya pengobatan selama penyakit tidak termasuk dalam kondisi Pre-Existing Condition atau penyakit yang telah ada sebelumnya dan perawatan dilakukan sesuai plan.

  • Namun jangan khawatir jika punya Asuransi Kesehatan Smartmed Premier yang maksimal, terutama menanggung penyakit Pre-Existing Condition atau penyakit/luka yang telah ada sebelumnya. Kelebihannya, pembayaran sesuai tagihan kwitansi rumah sakit.

Info untuk konsultasi gratis hubungi:

Natanael Konsultan Asuransi

HP/WA 08113436830

email. natanael.albertus@gmail.com

 

Perlukah Asuransi Kesehatan Rawat Jalan?

Punya asuransi rawat jalan itu enak. Datang ke dokter sebentar periksa sekadar pilek atau bisul, pulang tanpa bayar. Atau bayar dulu pake duit sendiri/kartu kredit, nanti minta ganti dengan cara direimburse.

Tapi asuransi bukan untuk cari enak. Asuransi itu tujuannya untuk mendapatkan perlindungan. Perlindungan dari apa? Perlindungan dari risiko-risiko yang tidak sanggup kita tanggung, atau akan terasa berat jika kita menanggungnya sendirian. Jika sesuatu masih sanggup kita tanggung tanpa memberatkan keuangan kita, pada dasarnya hal tsb tidak memerlukan asuransi.

Pertanyaannya: apakah anda sanggup membayar sendiri biaya periksa dokter plus obat untuk sakit semacam pilek dan bisul?

Jika anda sanggup, berarti anda tidak membutuhkan asuransi.

Jika tidak sanggup, berarti anda tergolong orang yang tidak mampu. Anda bisa memanfaatkan program pemerintah semacam JKN-BPJS atau Jamkeskin.

Beres.

Inti Tulisan Ini

  • Asuransi rawat jalan itu TIDAK PERLU.
  • Jika anda sudah memilikinya dari kantor, bersyukurlah, karena kalau beli sendiri, preminya mahal sekali. (Contoh premi rawat jalan bisa dilihat di sini: Tabel Premi Allisya Care. Boleh dibandingkan dengan premi rawat inap untuk plan yang sama).
  • Premi mahal, itu alasan kedua kenapa askes rawat jalan tidak perlu. Seberapa mahal? Contoh: premi 5 juta setahun, manfaatnya maksimal sekitar 10 juta setahun, itu pun jika dipakai semua. Sedangkan untuk asuransi rawat inap dan asuransi jiwa, premi 5 juta setahun manfaatnya bisa ratusan juta sd miliaran.
  • Alasan pertama: biaya berobat jalan tidaklah besar, pakai uang sendiri pun bisa dan tidak akan bikin bangkrut.

Saran

  • Jika anda punya uang untuk bayar premi rawat jalan, simpan saja sebagai dana darurat. Sewaktu-waktu mampir ke dokter, silakan pakai. Itu akan lebih menghemat pengeluaran.
  • Bergabunglah dengan program Jaminan Kesehatan Nasional dari BPJS. Program JKN menyediakan manfaat rawat jalan, rawat gigi, melahirkan, imunisasi, rawat inap, hingga operasi. Preminya sangat murah, mulai 25 ribu sd 80 ribu per bulan per orang.
  • Banyak orang yang menanyakan askes rawat jalan sebetulnya belum punya asuransi yang lebih penting dan prioritas, yaitu: proteksi meninggal dunia, askes rawat inap, penyakit kritis, dan cacat tetap.
  • Jangan sampai anda lebih mencemaskan bisul yang tampak di permukaan, tapi lupa dengan kanker yang mengendap di pedalaman.
  • Prioritas asuransi diukur dari dampak keuangannya, bukan dari frekuensi kejadiannya. Selengkapnya bisa dibaca di sini: Mengukur Prioritas Asuransi dari Frekuensi Kejadian dan Dampak Keuangan. []

 

Info lebih lanjut hubungi:

Natanael

HP/WA 08113436830