Tag Archives: asuransi sakit kritis terbaik

Premi Rp600rb Perbulan dapat UP Sakit Kritis Rp 750jt

Jumpa lagi dengan saya, Natanael, Bisnis Eksekutif Allianz Star Network. Kali ini saya akan cerita dengan sebuah ilustrasi.

“Ada seorang pengendara motor berkendara tanpa memakai helm. Ditengah perjalanan, tiba-tiba dia terjatuh dan kepalanya terbentur dengan sangat keras dan terluka parah”.

Pertanyaan:

  • Kapan saat yang tepat untuk memakai helm?
    • A. Saat terjatuh dari motor, atau
    • B. Saat sebelum terjatuh dari motor.
  • Berapa ukuran helm yang harus digunakan?
    • A. Lebih kecil dari kepala, atau
    • B. Lebih besar dari kepala.

Ilustrasi diatas menggambarkan penggunaan asuransi dalam hidup kita. Banyak orang tidak mau menggunakan asuransi, namun ketika sudah ‘terjatuh‘, barulah terpikir asuransi, apakah terlambat? Bisa ya, bisa tidak. Apabila sakit kritis, maka terlambat. Tetapi apabila sakit biasa, masih belum terlambat.

Pertanyaan kedua berkaitan dengan Uang Pertanggungan. Ukuran helm yang diperlukan pastinya lebih besar dari ukuran kepala, demikian juga Uang Pertanggungan Sakit Kritis, sudah seharusnya lebih besar dari kebutuhan hidup kita.

Jadi, kapan saat yang tepat untuk berasuransi? Proteksi penyakit kritis di Allianz ada masa tunggu 90 hari. Jadi, saat yang tepat berasuransi sebenarnya adalah 90 hari yang lalu. Namun, jika kita sehat masih belum terlambat.

Dan berapa Uang Pertanggungan yang harus disiapkan? Nah, untuk hal ini, mari kita bahas.

img_1699
Biaya sakit kritis

Apabila teman-teman mencari tahu berapa “biaya sakit kritis”, maka hasil pencarian paling atas adalah artikel di koran kompas, Tiga Penyakit Kritis dengan Biaya Pengobatan Tinggi.

Bila dibaca dengan seksama, di artikel tersebut dituliskan bahwa tarif medis setiap tahun mengalami kenaikan 8 persen dan terus berkembang. Itu baru tarif medis, belum lagi biaya hidup.

a1

Bukan rahasia lagi kalau penyakit kritis dapat menggerogoti kantong si pasien dan keluarganya. Apa sebabnya? Karena seseorang yang tertimpa penyakit kritis sudah pasti kemampuan bekerjanya menjadi berkurang, seberapa besarnya tergantung seberapa parah penyakitnya. Sedangkan kemampuan bekerja berkaitan erat dengan penghasilan. Tanpa penghasilan, kondisi finansial bisa jadi akan terpuruk.

Ilustrasi Proteksi Penghasilan

a2
Ilustrasi gambar penghasilan dan pengeluaran.

Mari kita perhatikan gambar di atas. Uang tunai di sebelah kanan atas adalah penghasilan seriap bulan yang kita terima, kita simpan di rekening, sebagian menjadi aset, sebagian menjadi tabungan, dan sebagian harus keluar sebagai kebutuhan hidup rutin.

Namun bila diperhatikan, dibagian Uang Tunai di kanan atas tsb ada BOM bertuliskan SKCMT. Apa itu SKCMT? Sakit Kritis, Kecelakaan, Cacat Total, Meninggal, Tua.

Beberapa jenis sakit kritis di atas membuat penghasilan kita terhenti.

a3
Ilustrasi penghasilan terhenti.

Jika tiba-tiba kita terkena sakit kritis salah satu di atas, akibatnya penghasilan terhenti, apakah menjadi MASALAH ?

Tidak ada uang yang ditabung setiap bulan, aset dan tabungan terkuras untuk kebutuhan hidup, salah satunya adalah biaya medis.

Perhatikan lubang yang berwarna merah, biaya medis. Apabila kita memiliki BPJS atau asuransi kesehatan dari kantor / swasta, maka bersyukurlah, karena lubang biaya medis mungkin tertutup. Tetapi, itu baru satu lubang kecil, lubang pengeluaran lainnya tidak dapat dibayar dengan BPJS, semua harus menggunakan uang tunai.

a4
TAPRO Allianz adalah SOLUSINYA.

Saat orang terdiagnosa penyakit kritis, yang pertama dipikir oleh anggota keluarganya adalah uang tunai, baik untuk berobat maupun untuk kebutuhan lain. Kesehatan dipengaruhi pikiran. Beruntung sekarang ada solusi bagi masalah ini. Uang ratusan juta hingga milyaran akan ditransfer ke rekening sehingga menjawab kebutuhan hidup.

a5
Ilustrasi TAPRI vs TAPRO

Gambar diatas adalah perbedaan menabung PRIBADI dengan menabung di ALLIANZ. Yang kiri adalah TAPRI (Tabungan Pribadi), menyimpan uang di bank atau di celengan setiap bulan 1 Juta, untuk mencapai 2 M diperlukan waktu 166 tahun.

Yang kanan adalah TAPRO (Tabungan Proteksi) menyimpan 1 Juta di Allianz, dalam waktu 90 hari sudah ready uang 2 M.

Namun, bagi yang merasa 1 Juta per bulan terlalu tinggi, jangan khawatir, Allianz sangat mengerti kebutuhan kita. Kini dengan menabung 600ribu per bulan, Uang Proteksi Sakit Kritis Rp 750jt pun sudah dapat kita miliki.

Bagi beberapa orang, Uang Proteksi Jiwa (warisan) tidak terlalu dibutuhkan, contohnya adalah orang yang hidup sebatang kara, tanpa sanak saudara maupun orang tua. Namun, Uang Proteksi Sakit Kritis yang besar dapat sangat berguna.

Coba lihat ilustrasi berikut:

UP 1 Milyar Premi 600rb usia 33thn

Dari gambar di atas dapat dijelaskan.

Bapak Bijaksana menabung Rp 600rb perbulan

Manfaat yang didapat:

  1. Jika terdiaknosa sakit kritis seperti stroke atau jantung maka Asuransi Allianz bertanggung jawab memberi uang cash sejumlah Rp 750jt.
  2. Pembebasan Premi Berkala jika Pembayar Premi terdiagnosa salah satu dari 49 Penyakit Kritis atau TPD dan Allianz membayarkan sebesar Premi Berkala tsb s/d usia Pembayar Premi mencapai 65 tahun.
  3. Bila pihak yang diasuransikan hidup sampai usia 100 tahun, Manfaat yang dibayarkan adalah sebesar Nilai Investasi.
    Bila pihak yang diasuransikan meninggal dunia sebelum mencapai usia 100 tahun, Manfaat yang di bayarkan adalah Nilai Investasi + 100% UP.
  4. JIka pada usia 80 thn masih hidup dan membutuhkan keperluan lain, saldo dana tabungannya bisa diambil sesuai hasil investasi saat tahun tersebut. Jika di ilustrasi diperkirakan mencapai Rp 30 Milyar.

Tentang jangka wakut bayar/menabung itu terserah nasabah. JIka pada tahun ke 10 ingin cuti membayar premi juga bisa. Namun, sebelum cuti bayar premi harus melihat saldo investasi di rekening polis nasabah. Kalau tidak tahu jumlah saldo, bisa habis atau istilahnya leaps.

info lebih lanjut segera hubungi

Bisnis Eksekutif Allianz Star Network

Natanael

HP/WA 08113436830

Advertisements

Pentingnya Asuransi Penyakit Kritis

lumpuh

Orang boleh memiliki banyak asuransi, tapi jika belum ada asuransi penyakit kritis dalam portofolio asuransinya, ia masih mungkin untuk bangkrut.

Jika saya ditanya oleh orang, asuransi dengan manfaat apa yang paling penting menurut saya? Maka jawaban saya adalah asuransi dengan manfaat yang memberi uang cash atau dana jika saya terkena sakit kritis.

Apa sebenarnya penyakit kritis itu?

Penyakit kritis (critical illness) ialah sebutan untuk sekelompok penyakit yang tergolong berat dan sulit disembuhkan. Antara lain: kanker, stroke, aneka penyakit jantung, gagal ginjal, gagal hati, tumor otak, dan meningitis bakteri.

Penyakit kritis tidak selalu bicara penyakit, tapi juga kondisi tertentu yang tergolong berat dan tidak tersembuhkan, yang bisa disebabkan kecelakaan. Antara lain: lumpuh, buta, tuli, bisu, koma, dan luka bakar.

Bayangkan saja, jika kita mengalami salah satu jenis penyakit kritis tersebut, apa yang akan dialami? Pasti biaya perawatan yang besar dan sangat menyiksa keluarga kita. Akhirnya, kalau sudah putus asa, maka kita si penderita akan dibiarkan saja tanpa di obati. Sungguh tragis.

Namun, Asuransi Sakit Kritis Allianz memberikan suatu kunci dari problem tersebut yakni memberikan santunan dana mulai Rp 100jt hingga 10 Milyar (sesuai kontrak awal pengajuan polis asuransi).

Bagaimana Mendapatkan Asuransi Penyakit Kritis?

Di Allianz, asuransi penyakit kritis merupakan rider (manfaat tambahan) pada asuransi jiwa Tapro Allisya Protection Plus atau Tapro Syariah. Jadi, untuk mengambil asuransi penyakit kritis, kita harus mengambil asuransi jiwa. Tapi itu tak masalah karena asuransi jiwa pun tidak kalah pentingnya untuk dimiliki.

Ada dua rider penyakit kritis di Tapro yang dapat anda pilih, yaitu CI+ (menanggung 49 penyakit kritis sd usia 70 tahun) dan CI100 (merupakan perluasan dari CI+, menanggung 100 kondisi penyakit kritis sejak tahap awal sd usia 100 tahun).

Contoh ilustrasi Tapro dengan manfaat UP jiwa 1 miliar dan UP penyakit kritis 1 miliar bisa dilihat di bawah ini. Jika memakai rider CI100, preminya untuk pria atau wanita usia 30 tahun hanyalah 1 juta per bulan. (contoh diambil dari myallisya.com)

Dengan setoran 1juta per bulan, seorang laki-laki usia 30 tahun bisa memperoleh UP jiwa 1 M ditambah rider CI100 (100 kondisi penyakit kritis) 1 M. Total manfaat 2 M.

Jika memakai rider CI+, preminya untuk pria atau wanita usia 30 tahun adalah 900 ribu per bulan.

Dengan setoran 900 ribu per bulan, seorang laki-laki usia 30 tahun bisa memperoleh UP jiwa 1M ditambah rider CI+ 1M. Total manfaat 2M

 

 

 

 

Untuk konsultasi asuransi dan produk asuransi Allianz secara gratis, silakan menghubungi saya:

Natanael (Business Eksekutive ASN)

HP/WA: 0811-343-6830 (email: natanael.allianz@gmail.com) Tinggal di Surabaya

 

Sumber : myallisya.com/2015/09/24/asuransi-apa-yang-paling-penting/

Perbedaan Asuransi Kesehatan dan Asuransi Penyakit Kritis

criticall-illness-hidden-costAsuransi kesehatan dan asuransi penyakit kritis merupakan dua produk dari Asuransi Allianz yang saling melengkapi.

Untuk biaya yang ditagihkan rumah sakit, baik saat rawat inap maupun operasi, kita bisa memakai asuransi kesehatan.

Tapi biaya sakit bukan hanya tagihan dari rumah sakit. Ada sejumlah komponen biaya yang timbul di luar tagihan RS, dan semua ini tidak ditanggung oleh asuransi kesehatan.

Contoh:

  • Saat seseorang dirawat inap, dia tentu tidak bekerja. Kehilangan penghasilan akibat tidak bekerja ini harus dihitung sebagai biaya sakit.
  • Saat seseorang dirawat inap, mungkin dia ditemani oleh pasangan atau saudaranya. Maka pasangan atau saudaranya ini pun mungkin juga harus izin dari kantornya, jika dia bekerja. Hilang atau berkurangnya penghasilan pasangan/saudara akibat cuti kerja ini harus pula dihitung sebagai biaya sakit.
  • Pasangan atau saudara yang menemani di RS tentu butuh biaya untuk makan-minum, pulsa, transportasi, dan lain-lain. Semua ini tidak ditanggung asuransi kesehatan. Dan ini pun harus dihitung sebagai biaya sakit. Semakin banyak yang menunggui, semakin besar.

Jika sakitnya tergolong sakit biasa, seperti tipes atau diare, biaya-biaya di luar tagihan RS tersebut mungkin tidak terlalu besar dan masih bisa ditoleransi. Setelah sembuh dan pulang dari RS, dia bisa bekerja lagi dan memulihkan keuangannya.

Atau jika seseorang ingin mendapat ganti dari pengeluaran-pengeluaran di luar biaya medis tersebut, dia bisa melengkapi asuransi kesehatannya dengan asuransi Santunan Harian (Cash Plan). Di Allianz, produknya adalah rider Flexicare Family dalam unitlink Tapro Allisya Protection Plus. Misalnya dia memiliki santunan 1 juta per hari, dirawat 7 hari maka dia mendapat uang 7 juta.

Kelebihan Asuransi Sakit Kritis

Tapi jika sakitnya bukan sakit biasa melainkan sakit kritis seperti kanker, jantung, stroke, dan gagal ginjal, maka asuransi Santunan Harian tidak akan membantu banyak.

  • Jika sakit biasa, orang tidak bekerja hanya selama beberapa hari, mungkin seminggu atau dua mingguan saja. Tapi sakit kritis, orang bisa tidak bekerja dalam waktu berbulan-bulan, bertahun-tahun, atau bahkan selama-lamanya.
  • Jika sakit biasa, setelah sembuh bisa pulih sepenuhnya tanpa membutuhkan biaya yang besar untuk pemulihan. Tapi sakit kritis, proses pemulihannya bisa sangat lama, butuh terapi khusus, dan suplemen kesehatan yang dibutuhkan bisa sangat banyak dan mahal.
  • Sementara itu, biaya hidup sehari-hari tetap terus berjalan dan tidak bisa dihentikan. Makan, minum, pakaian, cicilan rumah, cicilan kendaraan, sekolah anak, biaya rumah tangga, transportasi, pulsa, dan lain-lain tetap harus dibayarkan. Dari mana uangnya jika bekerja saja tidak?

Untuk mengantisipasi kondisi ini, asuransi kesehatan yang anda miliki perlu dilengkapi dengan asuransi khusus untuk penyakit kritis.

Asuransi penyakit kritis memberikan sejumlah uang dalam jumlah besar secara sekaligus (lumpsum), misalnya 500 juta, 1 miliar, 2 miliar, atau berapa saja tergantung UP yang diambil dan premi yang dibayarkan.

Uang ini bebas digunakan untuk apa saja sesuai kebutuhan. Boleh untuk biaya pengobatan maupun biaya hidup, boleh untuk bayar utang ataupun untuk hiburan.

Di Allianz, produk asuransi penyakit yang direkomendasikan ada dua, yaitu:

  1. Rider CI+, menanggung 49 penyakit kritis sd usia 70 tahun.
  2. Rider CI100, menanggung 100 kondisi penyakit kritis mulai tahap awal sd usia 100 tahun.

Keduanya merupakan rider (asuransi tambahan) pada unitlink Tapro Allisya Protection Plus.

Asuransi penyakit kritis pada unitlink Tapro Allisya bisa diambil mulai premi 300 ribu per bulan. Adapun UP yang didapat tergantung usia dan jenis kelamin. Sebagai contoh, untuk usia anak, premi 300 ribu per bulan bisa mendapatkan UP penyakit kritis sebesar 1 miliar. Sedangkan untuk dewasa mulai 350 ribu per bulan untuk mendapatkan UP penyakit kritis sebesar 1 miliar.

Jadi, untuk perlindungan optimal, sebaiknya asuransi kesehatan dan asuransi penyakit kritis dimiliki dua-duanya.

Pada produk Tapro Allisya Protection Plus, asuransi kesehatan dan asuransi penyakit kritis bisa diambil bersamaan dalam satu produk.

Untuk kesehatan rawat inap, bisa ditambahkan rider HSC+ (Hospital and Surgical Care +).

Untuk penyakit kritis, bisa ditambahkan rider CI+ atau CI100, atau dua-duanya.

Contoh Ilustrasi

Berikut adalah ilustrasi yang menggabungkan asuransi kesehatan dan asuransi penyakit kritis dalam satu produk Tapro Allisya Protection Plus.

Ilustrasi Tapro 2jt CI dan HSC utk wanita 30th

Ilustrasi di atas untuk tertanggung ibu cantik usia 30 tahun, pembayar premi suaminya bapak Ganteng usia 30 tahun. Premi 2 juta per bulan dengan rencana setor 10 tahun, UP jiwa 200 juta, UP penyakit kritis 1 miliar dengan rincian CI+ 500 juta dan CI100 500 juta, HSC+ plan kamar 1 juta, serta dilengkapi rider Payor benefit untuk pembebasan premi jika suami terkena sakit kritis atau cacat tetap total.

Demikian. [Sumber artikel: myallisya.com]

Info pendaftaran hubungi:

Natanael Bisnis Eksekutif Allianz

HP/WA 08113436830

email: natanael.allianz@gmail.com

“Buat Apa Asuransi Penyakit Kritis”

Orang yang keberatan dengan asuransi penyakit kritis banyak yang berkata dengan nada sinis: “Buat apa asuransi penyakit kritis, kriterianya sangat berat, orang udah mau mati baru bisa diklaim.”

Tetapi orang yang setuju asuransi penyakit kritis berpandangan: “Justru pada kondisi seperti itulah seseorang paling amat sangat butuh bantuan.”

Jika begitu kena penyakit kritis langsung meninggal dunia, biaya yang dibutuhkan memang tidak terlalu banyak, dan jika punya asuransi jiwa, uang pertanggungannya bisa langsung cair. Tapi bagaimana jika sakit kritisnya berkepanjangan?

Contoh: Gagal kedua ginjal, harus cuci darah setiap minggu hingga seumur hidup dan tidak boleh kerja berat lagi. Stroke, lumpuh separuh badan, tidak bisa bekerja lagi dan butuh penghasilan untuk hidup sehari-hari. Kanker, badan melemah perlahan-lahan, butuh suplemen penguat tubuh setiap hari, biaya perawatan yang terus-menerus bikin kantong kering.

Pada kondisi yang paling buruk ini, asuransi apa yang bisa memberikan bantuan?

Di tengah segala pro-kontra tentang produk ini, berikut 10 hal yang perlu dipahami tentang penyakit kritis dan asuransi penyakit kritis.

4 Fakta tentang Penyakit Kritis

  1. Penyakit kritis seperti kanker, penyakit jantung, stroke, dan gagal ginjal butuh biaya sangat besar, bisa ratusan juta hingga miliaran rupiah, atau senilai aset anda. Asuransi kesehatan yang anda miliki mungkin tidak mencukupi.
  2. Penyakit kritis bisa menyerang siapa saja tanpa pandang jenis kelamin dan usia. Pria bisa kena, wanita pun bisa. Tua bisa kena, muda pun bisa.
  3. Penyakit kritis bisa menimbulkan hilangnya produktivitas atau kemampuan bekerja yang tentunya berpengaruh pada penghasilan dan gaya hidup.
  4. Penyakit kritis tidak melulu soal penyakit (yang membuat banyak orang muda dan sehat berpikir bahwa penyakit kritis masih jauh), tapi bisa juga karena kecelakaan, seperti kelumpuhan, trauma kepala serius, koma, buta, bisu, tuli.

6 Fakta tentang Asuransi Penyakit Kritis

  1. Asuransi penyakit kritis BUKAN PERTOLONGAN PERTAMA pada sakit atau rawat inap. Pertolongan pertamanya tetaplah uang sendiri atau asuransi kesehatan. Jadi dana darurat dan asuransi kesehatan tetap perlu dimiliki.
  2. Asuransi penyakit kritis adalah PERTOLONGAN LANJUTAN untuk biaya perawatan penyakit kritis, ketika uang sendiri tidak mencukupi dan limit asuransi kesehatan sudah tak memadai.
  3. Asuransi penyakit kritis adalah PERTOLONGAN LANJUTAN UNTUK BIAYA PEMULIHAN penyakit kritis, yang biasanya bersifat rawat jalan dan tidak ditanggung oleh asuransi kesehatan rawat inap.
  4. Asuransi penyakit kritis adalah juga PENGGANTI PENGHASILAN ketika penyakit kritis yang diderita menimbulkan dampak hilangnya produktivitas sehingga tidak bisa bekerja lagi. Di sinilah nilai penting asuransi penyakit kritis yang tidak bisa digantikan asuransi kesehatan sebagus apa pun.
  5. Asuransi penyakit kritis TIDAK MENYEDIAKAN FASILITAS KARTU CASHLESS. Yang menyediakan fasilitas kartu cashless adalah asuransi kesehatan rawat inap. Klaim asuransi penyakit kritis dilakukan secara “reimburse” tetapi tanpa menyertakan kuitansi karena uang klaim diberikan tanpa melihat besarnya biaya di rumah sakit.
  6. Asuransi penyakit kritis memberikan bantuan dalam bentuk UANG TUNAI sebesar uang pertanggungan yang diambil atau sesuai ketentuan produk. Yang namanya uang tunai, penggunaannya bebas terserah yang menerima. Bisa untuk bantu biaya berobat, bisa untuk biaya hidup, bisa untuk biaya sekolah, atau bahkan buat liburan.

 

Setelah membaca artikel ini, bagaimana menurut anda, asuransi penyakit kritis itu penting ataukah tidak penting? []

Untuk konsultasi lebih lanjut, silakan menghubungi:

Agen Asuransi Allianz

Natanael HP/WA 08113436830

email: natanael.allianz@gmail.com

 

sumber: 10-fakta-yang-perlu-dipahami-tentang-asuransi-penyakit-kritis/

Reaksi Anda Bagaimana Jika Divonis Kanker


Membaca judul di atas terasa ngeri! Tidak mungkin berharap, kanker menyerang saya. Dan jika ditanya bagaimana reaksi saya suatu saat jika divonis kanker oleh dokter? Jawaban saya adalah cemas. Bukan cemas karena kematian. Tetapi cemas karena bagaimana dengan keluarga saya dalam menanggung biaya sakit kanker saya? Itu poin pentingnya.

Mungkin saya hanya bisa berkata, “Sudah, gak usah dirawat ke dokter, habis-habiskan biaya saja.”

Kalau kita ulas tentang kanker, istilah kanker itu bukan hanya ditujukan untuk satu jenis penyakit saja namun bisa dikategorikan ke banyak jenis penyakit karena ada lebih dari 100 jenis kanker yang ditemukan sampai saat ini. Sebagian besar kanker diberi nama sesuai dengan di organ tubuh sel kanker itumulai tumbuh misalnya, kanker yang dimulai di usus besar disebut kanker usus besar; kanker tumbuh di payudara di sebut kanker payudara.

 

Kanker adalah satu kata yang sangat mengerikan dan menjadi momok yang sangat menakutkan. Ketika dokter menyatakan seorang pasien terkena sakit kanker, maka pikiran pasien dan keluarga akan memasuki tahap penuh kejutan dan pertanyaan.

Namun, solusi (walaupun bukan solusi satu-satunya), kita perlu memproteksi dengan asuransi penyakit kritis CI100 Allianz. Asuransi ini dapat memberikan perlindungan dari tahap awal saat penderita baru terdiagnosa karena dengan uang santunan yang diberikan. Tujuannya dengan santunan tersebut kita dapat segera memperoleh pengobatan terbaik untuk menyembuhkan penyakit kanker yang kita alami sesegera mungkin.

Allianz-CI100

Bila stadium kankernya masih dini, maka proses pengobatan akan relatif lebih cepat dan harapan kesembuhannya akan lebih baik. Jangan membuang-buang waktu percuma dengan mencari pengobatan alternatif, karena hingga kini pengobatan kanker hanyalah operasi, khemoterapi, radioterapi atau terapi hormon. Dengan membuang waktu, artinya memberikan kesempatan pada kanker untuk terus tumbuh dan menyebar ke seluruh tubuh, sehingga akhirnya sudah tidak dapat diobati lagi.

Jadi bagaimana sikap yang terbaik bila menghadapi kenyataan menderita kanker ? Tentunya yang terbaik adalah menerima kenyataan itu secepat mungkin, yaitu masuk ke fase penerimaan atau pasrah, sehingga lebih cepat diobati oleh dokter. Tentunya jika saat ini Anda masih sehat, sebaiknya Anda segera membeli asuransi penyakit kritis CI100 Allianz. Karena jika Anda sudah terdiagnosa kanker, maka semuanya sudah terlambat. Anda tidak akan bisa beli asuransi penyakit kritis Allianz ini lagi.

Jadi belilah asuransi ketika masih sehat. Sisihkan sebagian kecil pendapatan Anda saat ini untuk membayar premi setiap bulannya. Jumlah premi yang Anda sisihkan setiap bulan dari pendapatan ini tidaklah seberapa jumlahnya dibandingkan dengan jumlah biaya pengobatan yang akan Anda keluarkan untuk mengobati kanker jikalau Anda tidak memiliki asuransi. Jumlahnya bisa berpuluh atau beratus kali lipat jumlahnya.

Pelajaran dari kasus ini adalah belilah asuransi penyakit kritis Allianz sekarang juga dan apabila nantinya Anda terdiagnosa kanker, segeralah untuk menerima kenyataan dengan masuk ke fase lima secepatnya yaitu pasrah dan segera berobat ke dokter agar penyakit Anda bisa segera diobati sehingga hasilnya akan lebih baik. Jangan membuang waktu percuma yang tidak ada hasilnya, karena kanker akan terus tumbuh sehingga akibatnya akan lebih buruk.

Dengan memiliki asuransi bukankah Anda telah memiliki uang santunan yang dapat dipergunakan untuk berobat sedini mungkin. Anda juga tidak perlu kuatir mengenai biaya pengobatan kanker yang mahal. Tanpa adanya kesiapan biaya maka tidak akan ada tindakan apa apa yang bisa dilakukan oleh pihak rumah sakit.

sakit-kritis

Jika pihak rumah sakit menyatakan bahwa biaya yang harus Anda keluarkan adalah, “500 juta rupiah! Atau 1 milliar rupiah!” Apakah Anda siap atau sudah memiliki uang tunai sebesar itu saat itu juga? Jika belum, biasanya yang akan dilakukan oleh kebanyakan orang yang tidak memiliki asuransi adalah :

  • Jual/ Gadai harta (namun pada saat kepepet seperti itu, biasanya harga aset akan di bawah harga pasar alias jual rugi)
  • berhutang/Pinjam Uang (pada saat seperti ini siapa yang akan memberikan pinjaman sebesar itu? Biasanya yang muncul adalah ‘kami bantu dalam doa’ atau ‘maaf saat ini kami belum punya dana segitu’ dan lain-lain yang intinya tidak bisa meminjamkan dana)
  • Minta sumbangan (melalui broadcast di bbm, whats app, sosial media, dll.)

Saya yakin ketiga pilihan di atas bukanlah pilihan yang bijak. Oleh sebab itu sedia payung sebelum hujan alias siapkan asuransi penyakit kritis sebelum musibah itu terjadi.

Seiring terus meningkatnya harga obat di seluruh dunia dari tahun ke tahun, tentu saja biaya pengobatan kanker juga akan terus bertambah. Banyak yang akhirnya beralih ke pengobatan tradisional ketika mendengar besarnya biaya pengobatan kanker. Pada saat seperti, tidak hanya penderitaan fisik dan emosional yang akan Anda dialami. Tetapi juga penderitaan keuangan/finansial.

Di sinilah manfaat asuransi itu akan sangat berperan besar. Meskipun tubuh fisik Anda terkena penyakit namun finansial / keuangan Anda terganggu sehingga masa depan seluruh anggota keluarga Anda berada di ambang kehancuran.

Mungkin jika Anda terkena kanker, Anda rela berkorban dengan cara tidak mau lagi menjalani pengobatan untuk mengobati penyakit Anda. Anda tidak mau mengorbankan keuangan keluarga. Lebih baik Anda meninggal karena penyakit ini daripada harus mengorbankan uang tabungan untuk pendidikan anak anak Anda kelak atau uang pensiun orang tua Anda.

Tapi apakah anggota keluarga Anda bisa tahan dan rela tidak berbuat apa apa dan hanya bisa pasrah melepas Anda begitu saja? Terlebih lebih orang tua Anda yang telah melahirkan Anda ke dunia ini. Bisa Anda bayangkan kesedihan di wajah mereka yang sudah tua melihat Anda tidak berdaya melawan penyakit ini? Begitu juga dengan pasangan yang sangat mencintai Anda dan ingin menghabiskan sisa hidupnya bersama Anda sampai akhir hayat? Atau saudara kandung Anda yang tumbuh besar bersama?

Bisakah mereka berdiam diri? Saya rasa tidak. Mereka pasti akan melakukan sesuatu untuk Anda yang pastinya akan menghabiskan uang mereka dalam hitungan puluhan hingga ratusan juta. Berapapun rela mereka keluarkan agar Anda bisa sembuh seperti sediakala. Anda yang merasa sungkan pastinya akan merasa tidak enak dengan pengorbanan mereka yang pada akhirnya dapat mempengaruhi proses penyembuhan Anda.

Bagi Anda yang telah memiliki asuransi  penyakit kritis dari Allianz, kekuatiran ini setidaknya tidak akan separah mereka yang sama sekali tidak memiliki asuransi. Meskipun Anda tidak bisa menghindar dari yang namanya nasib buruk yaitu divonis terkena kanker oleh dokter tetapi dengan memiliki asuransi setidaknya Anda akan merasa lega karena uang santunan ratusan juta sampai milyaran rupiah (tergantung Uang Santunan Penyakit Kritis yang Anda beli di polis asuransi Anda) sudah disiapkan oleh Allianz untuk ditransferkan ke rekening tabungan pribadi Anda.

Uang ini nantinya bisa Anda gunakan untuk biaya pengobatan. Bahkan jika Anda ingin membeli obat obatan herbal sebagai penunjang selain pengobatan secara medis, Anda dapat menggunakan uang ini. Uang ini juga bisa Anda manfaatkan untuk biaya beli tiket pesawat dan hotel jika Anda berencana untuk berobat ke luar negeri. Karena sistem proteksi dari asuransi penyakit kritis Allianz ini adalah dengan memberikan uang santunan tunai yang langsung ditransfer ke rekening tabungan Anda maka Anda memiliki fleksibilitas yang tinggi untuk menggunakannya.

Cara kerja asuransi penyakit kritis CI100 Allianz ini sangat berbeda dengan asuransi kesehatan rumah sakit dimana Anda diwajibkan untuk rawat inap di rumah sakit dulu baru biaya pengobatan Anda akan dicover. Berbeda juga dgn BPJS yang hanya mengcover jika Anda berobat di puskesmas, faskes, rumah sakit tertentu di di dalam negeri saja.

Dengan memiliki asuransi sakit kritis CI100 Allianz, Anda seperti diberikan sebuah harapan. Anda tidak dibiarkan pasrah menerima nasib naas tanpa bisa berbuat apa apa. Anda diberi kesempatan untuk mendapatkan pengobatan terbaik agar Anda bisa segera sembuh dari penyakit kanker yang saat ini menggerogoti Anda.

 

Pendaftaran untuk Asuransi Sakit Kritis Allianz hubungi Saya,

Natanael Agen Allianz Berlisensi

HP/WA 08113436830

email: natanael.allianz@gmail.com

sumber ide: reaksi-anda-bagaimana-jika-divonis-kanker/

Mengapa Sakit Kritis Bisa Menimpa Orang Muda?

Berikut ini saya akan bagikan pengalaman seorang dokter muda bernama dr. Pandu Ranggabirawa. Kesehariannya bertugas di Rumah Sakit Siloam Kebon Jeruk, Jakarta Barat, beliau sekaligus adalah agen asuransi Allianz.

Dalam kesempatan malam itu, Dokter Pandu memberikan informasi lengkap tentang penyakit-penyakit kritis yang sebabnya terkadang tidak diketahui orang, dan gejalanya juga terkadang terlewatkan oleh orang.

Pasien tua dan muda selalu ada, bahkan Dokter Pandu berkata pasien termuda yang pernah dia temui adalah anak berusia 17 tahun, meninggal karena serangan jantung. Stroke pada orang berusia 28 tahun.

Mengapa semua bisa terjadi? Mengapa penyakit kritis bisa menimpa ke orang yang berusia muda?

Banyak faktor, salah satunya adalah gaya hidup, yaitu makanan yang dikonsumsi, minuman, rokok, pola tidur, dan sebagainya.

Banyak orang berkata ada namanya stroke ringan dan berat. Salah!

Stroke tidak ada ringan maupun berat. Stroke pada dasarnya ada dua penyebab, penyumbatan di pembuluh darah otak, dan pecahnya pembuluh darah di dekat otak.

Cara penanganannya pun berbeda. Banyak broadcast mengatakan tusuk jari dengan jarum. Salah! Itu tidak mengatasi sama sekali. Cara terbaik adalah membawa pasien ke Rumah Sakit dengan segera dan ditangani oleh pihak yang lebih mengerti.

Penyumbatan di pembuluh darah otak dapat ditangani dengan obat pengencer darah, itupun harus dalam masa Golden Period, yaitu 4 jam sejak terjadinya stroke.

Harga satu botol obat pengencer darah adalah seharga satu motor vario, dan kita harus menyiapkan dana sebesar empat buah motor vario untuk dapat sembuh, itupun harus dilihat lagi kondisi selanjutnya.

Penanganan untuk pecahnya pembuluh darah di dekat otak itu sangat berbeda dengan penanganan untuk penyumbatan. Pecahnya pembuluh darah di otak harus dilakukan operasi, yaitu tengkorak kepala di bor dan di buka untuk di sedot cairan darahnya.

Penyebab kematian terbesar menurut data WHO adalah penyakit kritis, yaitu 67%.  Tapi ternyata data itu tidak sepenuhnya benar, data di Allianz, penyakit kritis menyebabkan lebih dari 95% kematian.

 

IMG-20160511-WA0000(1)

 

Sedikit bercerita, Dr. Pandu mengisahkan bagaimana dia bisa terjun ke dunia asuransi, yang tadinya dia sama sekali tidak menghiraukan.

Sahabat beliau menelpon dan dengan panik meminta tolong untuk menjemput ibunya dengan ambulans.  Dengan sigap Dr. Pandu mengirimkan ambulans dan menjemput, lalu berbincang dengan sahabatnya tersebut.

Gejala stroke yang diderita ibu sahabatnya itu oleh dokter syaraf mengharuskan pasien di rawat di kamar ICU dan perhitungan biaya adalah 10 Juta per hari, dengan minimal perawatan 30 hari, belum termasuk biaya obat-obatan 70 Juta, jadi total biaya yang harus disiapkan adalah 370 Juta.

Dokter syaraf berkata, kalau kamu tidak punya uang 370 Juta sebaiknya kamu jangan masukkan ke Rumah Sakit, karena percuma, daripada setengah jalan dan tidak sanggup bayar dan harus lewat kan sayang.

Sejak kejadian itu Dr. Pandu “klik” dengan yang namanya asuransi, dan segera menghubungi Ibu Marjana, seniornya di RS Siloam yang kini sudah full time di Allianz. Dengan premi 7,5jt per bulan, UP Sakit Kritis untuk orang tuanya adalah 1 M.

Sedikit kaget, Dokter Pandu berkata agak berat, namun Ibu Marjana menawarkan agar premi gratis, dan sejak saat itulah Dokter Pandu menjadi agen asuransi yang membantu mendistribusikan uang besar kepada orang-orang lewat TAPRO Allianz.

 

IMG-20160511-WA0001

 

Orang biasanya tidak percaya sebelum mengalami. Tapi bagi yang sudah mengalami, pasti tahu betapa mahalnya sakit itu, apalagi sakit kritis.  Dan ternyata banyak orang yang tidak sadar bahwa biaya non medical itu LEBIH BESAR daripada biaya medical.

Biaya tersembunyi penyakit kritis yang seringkali orang abaikan:

– Biaya akibat penghasilan yang hilang karena tidak mampu bekerja
– Biaya yang hilang akibat harus merawat orang yang dicintainya
– Biaya untuk membeli nutrisi khusus
– Biaya transportasi karena harus berobat ke luar negeri
– Biaya berobat alternatif yang tidak dicover oleh perusahaan
– Biaya pendidikan anak yang tidak bisa berhenti
– Biaya hidup seluruh anggota keluarga

Dan semua biaya-biaya itu, tidak bisa dibayar oleh BPJS maupun asuransi kesehatan dengan limit terbesar sekalipun baik dari perusahaan maupun asuransi.   Semua itu hanya dapat dibayar dengan uang tunai.

Dr. Pandu menghimbau agar kita yang masih sehat bisa sadar untuk punya proteksi sakit kritis, uang tunai besar agar kita terhindar dari bencana keuangan.

Terima kasih Dokter Pandu sudah berbagi dengan kami.

Ingin mendaftar polis Asuransi Sakit Kritis Allianz? disini form pendaftaran polis Allianz

atau hubungi: Natanael, Agen Allianz berlisensi HP/WA: 08113436830

sumber cerita: sakit-kritis-menurut-dokter-dan-pengalaman-seorang-survivor-kanker-payudara/

Cerita Nyata Klaim Sakit Kritis Allianz

Berikut dibawah ini adalah cerita bukti nyata yang ingin saya bagikan kepada orang orang bahwa inilah nasib seseorang yang susah payah membayar premi di Allianz! Kesaksian klaim sakit kritis dibawah ini adalah salah satu nasabah Allianz dari seorang leader Allianz, Bapak Yogie Soedira.

WAKTUNYA BERBALAS KEBAIKAN. KLAIM SAKIT KRITIS.

Saat dia menjadi nasabah saya yg kedua tahun tahun 2006, sy bersyukur Karena Allah swt menurunkan berkah bantuannya melalui Tangannya.
Waktu itu tahun 2006 hampir 1 Milyar beliau membayarkan sejumlah premi & Top Up nya dgn Uang Pertanggungan 2 Milyar & Sakit Kritis 1 Milyar & juga dlm uang Dollar dg Pertanggungan 10,000 USD DIPERCAYAKAN kepada SAYA & Allianz.

Dari beliau lah rezeki Allah mengalir kepada saya untuk MENYEKOLAHKAN Anak saya yg pertama, Sekaligus dapat menjadi modal untuk MEMBELI RUMAH PERTAMA saya.
Sungguh saya berterima kasih kepada Beliau & Keluarga karena telah memberikan KESEMPATAN kpd Saya utk bisa BERHASIL di Bisnis Asuransi ini.

Ketika Tahun 2013, suatu saat Dada beliau merasa sesak, dan setelah di Diagnosa oleh Dokter, ternyata ada penyempitan Pembuluh Darah Itama di Jantung sebesar lebih dari 60%, Maka sy sebagai Agennya membantu Claim atas Angioplasty sebesar 10% dari 1 Milyar sebesar 100 juta & beliau dapat Operasi Pasang Ring di Singapore.

2 Tahun setelah itu, di Bulan Agustus 2015, Beliau merasakan Sakit lagi di Dada, setelah di Diagnosa. Ternyata Beliau di Diagnosa oleh Dokter Kanker Payudara Stadium IV. Sungguh bukan satu hal yg diInginkan oleh Beliau & Keluarga, Namun semua itu tidak bisa dihindarkan.

Setelah melalui sejumlah Pengobatan Awal, di Desember Akhir Allah swt memanggilnya saat Beliau beberapa hari lagi mau Berulang Tahun. Sungguh suatu hal yg BERAT bagi keluarganya.

Setelah saya memberikan waktu kepada Keluarga utk berduka, di bulan Januari pertengahan. Saya mengajukan Klaim atas penyakit kritis sebesar 900 juta lagi & Klaim MENINGGAL sebesar 2 Milyar & 10.000 USD.

Alhamdulillah semua klaim memenuhi syarat & disetujui dg TOTAL Klaim 3,4 MILYAR kepada Ahli Warisnya dan saya bersyukur dari Asuransi yg Beliau beli dari beberapa Asuransi & Bancassurance. Ternyata Nilai yg paling Signifikan dan paling besar adalah ASURANSI ALLIANZ yg Beliau beli dari Saya dan Saya bangga telah memberikan uang pertanggungan yg besar kepada nasabah saya.

Terima kasih atas Kebaikan Ibu yg Telah membuat perubahan Dalam hidup saya sebagai agen asuransi Allianz dan Inilah KEBAIKAN yg dapat Saya BERIKAN kpd KELUARGA ibu Tercinta.

Semoga lewat cerita ini, anda bisa bagikan kepada orang orang yang anda cintai. Seperti : teman, tetangga dan saudara. Bahwa memiliki uang pertanggungan asuransi yang besar, sangat diperlukan! Karena jika tidak, keluarga yang kita tinggalkan, akanlah sangat menderita dan menjadi bingung, karena penghasilan seorang kepala keluarga menjadi hilang.

Dari sini dapatlah kita pelajari, bahwa membeli polis asuransi, bukanlah untuk diri kita, tapi kita membeli, karena kita mencintai keluarga kita, kita tidak ingin ketika sewaktu waktu meninggalkan keluarga yang kita sayangi, mereka menderita karena ketidakberdayanya kita.

Sudah cukupkah perlindungan asuransi anda saat ini?

Ingin konsultasi dan mendaftar asuransi sakit kritis? Hubungi:

Natanael HP/WA 08113436830

 

sumber: Kesaksian Klaim Sakit Kritis