Tag Archives: asuransi sakit kritis termurah

Kenapa Perlu Asuransi Penyakit Kritis, Meskipun Ada BPJS Kesehatan

Banyak orang beranggapan bahwa jika dia sudah punya BPJS Kesehatan maka dia tidak perlu asuransi sakit kritis. Anggapan orang tersebut keliru karena keduanya memiliki perbedaan dasar.

sumber foto: https://duwitmu.com/asuransi/perlu-asuransi-penyakit-kritis-bpjs/

APa perbedaanya?

Pertama, BPJS hanya menanggung biaya rumah sakit. Intinya, jika kita sakit maka BPJS yang membayar biaya perawatan kita ke rumah sakit. Hal ini sangat berbeda dengan Asuransi Sakit Kritis. Kalau asuransi sakit kritis memberi dana cash terhadap istri dan anak terhadap biaya keurangan sesudah perawatan selanjutnya.

Coba kita bayangkan, seandainya hal ini menimpa anda sebagai kepala rumah tangga. Tiba-tiba terkena stroke. Untuk tahap awal pasti aman karena sudah dicover oleh BPJS Kesehatan untuk semua biayanya. Namun, setelah pulang dari rumah sakit, apakah anda tetap bisa bekerja normal seperti saat sehat dulu? Jawabannya tidak mungkin.

Karena akibat stroke, anda tidak dapat bekerja kembali. Nah, kondisi yang demikian mengakibatkan kondisi keuangan sangat memprihatinkan. Istri akan menggantikan peran suami yang bekerja menghidupi anaknya.

Jika kita punya asuransi sakit kritis, maka dengan waktu satu bulan, dana dari asuransi akan cair. Berapa jumlahnya? Jumlahnya tergantung kontrak awal. Contohnya di asuransi Allianz, hanya dengan premi Rp 350.000 sudah bisa mendapatkan dana Uang Pertanggungan untuk resiko sakit kritis sebesar total Rp 1 Millyar untuk usia 25 tahun.

Pada tabel di atas dijelaskan bahwa Bapak Andi (bukan nama sebernarnya), hanya dengan membayar premi sekaligus tabungan hari tuanya sebesar Rp 350.000 (tiga ratus lima puluh ribu) perbulan, maka dia dapat manfaat yakni jika tiba-tiba terkena sakit kritis, perusahaan asuransi Allianz mentransfer dana langsung ke rekening pak Andi sebesar Rp 750.000.000. Dan jika Pak Andi meninggal karena sakit kritis maka jumlah total yang ditransfer ialah Rp 1 Milliar.

Dana Rp 1 Miliar bisa membantu istri terbebas dari beban finansial. Katakanlah dana tersebut dimasukkan deposito bank, tiap bulan bisa hidup hanya dari bunga deposito. Cukup untuk mengatasi keuangan.

DItambah hasil tabungan pak Andi yang cukup bsia menopang hidup keseharian keluarganya.

Tabel diatas adalah hasil tabungan yang disetor pak Andi. Lumayan besar.

49 Penyakit Kritis Apa Saja yang ditanggung? Cona perhatikan penyakit kritis ini:

Info pendaftaran polis asuransi Allianz dengan manfaat Tabungan Proteksi Sakit Kriitis hubungi saya, Natanael

Natanael (Bisnis Partner Allianz)

HP/WA 08113436830

Cara Mengantisipasi Biaya Pengobatan Sakit Jantung (Bercermin dari Kisah Pengalaman Serangan Jantung Bapak Edo)

Saya akan mengulas kisah Bapak Edo yang merupakan seorang dokter. Beliau mengalami serangan jantung.

JAKARTA, KOMPAS.com – Serangan jantung sering kali tidak disadari dan dianggap penyakit biasa. Seperti yang dialami Oenedo Gumarang atau yang akrab disapa Edo pada tiga tahun lalu. Hari itu, saat sedang asyik bernyanyi dan berkumpul dengan teman-temannya, tiba-tiba Edo merasa nyeri di perut, seperti sakit mag.

Perut terasa panas yang menjalar hingga ke dada. Ia juga berkeringat. Saat itu, Edo yang sudah menginjak usia 57 tahun itu tak mengkhawatirkan apapun. Ia merasa tenang saja, istirahat, dan minum air putih serta menegak obat mag. Namun, rasa nyeri dan panas di perut itu tak kunjung hilang. Edo akhirnya lebih cepat pulang ke rumah malam itu dan memilih untuk tidak pergi ke dokter untuk memeriksakan masalah kesehatannya. Hingga akhirnya, rasa nyeri tak tertahankan lagi dan telah mengganggu tidurnya. Sekitar pukul 04.00 pagi, Edo pun pergi ke dokter.

Tak disangka, saat periksa ke rumah sakit, dokter menyatakan Edo sakit jantung. Ia kemudian dirujuk ke Rumah Sakit Pusat Jantung Nasional Harapan Kita. “Ketika sampai di rumah sakit, direkam detak jantungnya, dikateterisasi, ternyata di dalamnya itu (pembuluh darah jantung) sudah banyak sumbatan. Akhirnya dikatakan dokter harus operasi,” kata Edo menceritakan pengalamannya dalam acara media briefing Peringatan Hari Jantung Nasional di Jakarta, Kamis (22/9/2016).

Beberapa hari kemudian, Edo menjalani operasi untuk melebarkan pembuluh darahnya yang tersumbat. Ternyata, saat operasi itu baru diketahui Edo sebenarnya sudah mengalami serangan jantung yang ketiga kalinya. “Serangan pertama, kedua, kadang kita enggak tahu, enggak sadar sakitnya. Hati-hati teman yang merokok, kolesterol tinggi, kita kadang-kadang enggak merasa itu sakit jantung,” jelas Edo yang juga seorang dokter sekaligus seniman. Masalah Edo ternyata bukan hanya penyakit jantung koroner, pada serangan yang ketiga, irama jantungnya ternyata juga bermasalah.

Edo memutuskan memasang alat untuk memperbaiki irama jantungnya dengan biaya sekitar Rp 400 juta.

Edo menyadari, sakit sangat mahal. Ia pun merasa kesakitan yang luar biasa karena operasi. Setelah operasi, berat badannya turun menjadi 65 kilogram, dari 84 kilogram.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul “Baru Sadar Sakit Jantung Setelah Serangan Jantung Ketiga”, https://lifestyle.kompas.com/read/2016/09/23/160000823/baru.sadar.sakit.jantung.setelah.serangan.jantung.ketiga
Penulis : Dian Maharani

Cerita dari artikel di atas menggambarkan betapa mahalnya biaya pemasangan alat untuk memperbaiki irama jantung. Oleh karena itu, penting kiranya kita mengantisipasi biaya tersebut.

Solusinya ialah dengan mendaftar asuransi yang memiliki manfaat dana jika kita terdiaknosa serangan jantung. Manfaat asuransi tersebut dikenal dengan asuransi sakit kritis. Asuransi sakit kritis jika kita terkena serangan jantung, dana yang cair saat kita klaim tidak dibayarkan ke rumah sakit tapi langsung ditransfer ke rekening kita. Tujuannya untuk memberi tambahan biaya yang tidak dapat dicover oleh asuransi kesehatan cassless.

Di asuransi Allianz terdapat produk yang dinamakan CI 100 (Critical Illness) yang melindungi keuangan kita dari hal yang tidak terduga jika terserang sakit kritis. Sakit kritis pada produk CI 100 terdiri dari 100 jenis serangan sakit. Dan perlindungan hingga 100 tahun.

Asuransi 100 Penyakit Kritis (CI100)

Allianz-CI100
ci100

Selain manfaat tambahan asuransi penyakit kritis/Critical Illness CI dan CI+ dari Allianz yang mencover 49 kondisi penyakit kritis, saat ini Allianz juga telah memiliki produk asuransi penyakit kritis yang lain yaitu produk asuransi yang mencover 100 kondisi penyakit kritis yang dinamakan CI100. CI100 menanggung 100 kondisi penyakit kritis yang dibagi menjadi beberapa tahap:

  1. Tahap awal (early stage), 32 kondisi. Klaim dibayar 50% dari uang Pertanggungan (UP), maksimum 500 juta.
  2. Tahap menengah (intermediate stage), 13 kondisi. Klaim dibayar 100% UP, maksimum 1 miliar.
  3. Tahap lanjut (advanced stage), 48 kondisi. Klaim dibayar 100% UP, maksimum 2 miliar.
  4. Tahap katastropik (catasthropic), 5 kondisi. Klaim dibayar 120% (ada tambahan 20% UP).
  5. Manfaat tambahan: Angioplasti, klaim sebesar 10% UP, maksimum 75 juta (tidak mengurangi UP).
  6. Manfaat tambahan: Komplikasi diabetes, klaim sebesar 20% UP, maksimum 200 juta (tidak mengurangi UP).

Untuk selengkapnya, kondisi penyakit kritis yang dicover oleh Manfaat tambahan CI100, dapat dilihat di tabel berikut ini :

100-ci-1
100-ci-2
manfaat ci 100

Seberapa pentingkah Asuransi Penyakit Kritis bagi kehidupan kita? Setelah asuransi jiwa, asuransi penyakit kritis merupakan asuransi ke 2 terpenting setelah asuransi jiwa itu sendiri, yang saya selalu rekomendasikan kepada klien saya yang mengambil polis asuransi jiwa. Tentunya ada alasan mengapa asuransi penyakit kritis ini wajib dimiliki oleh semua orang. Asuransi jiwa Tapro Allianz (Smartlink Flexi Account Plus maupun Allisya Protection Plus, telah diperlengkapi dengan manfaat tambahan (rider) asuransi penyakit kritis yaitu C, C+ dan C100 yang dapat dipilih (pilih salah satu). Penyakit kritis, dengan segala implikasinya, pada fisik maupun keuangan merupakan kondisi dimana seseorang paling  membutuhkan bantuan, karena:

  1. Penyakit kritis seperti penyakit jantung, stroke, kanker, dan liver adalah penyakit pembunuh nomor satu di dunia.
  2. Secara statistik, risiko penyakit kritis semakin meningkat dari tahun ke tahun.
  3. Penyakit kritis dapat menyerang siapa saja tanpa pandang usia dan kepemilikan harta.
  4. Bagi orang yang merasa yakin benar dengan kesehatannya: Penyakit kritis dapat disebabkan oleh kecelakaan.
  5. Kebanyakan orang tidak punya biaya ketika penyakit kritis menimpa.
  6. Pengobatan dan perawatan penyakit kritis membutuhkan biaya yang sangat besar. Askes (Asuransi Kesehatan) seperti asuransi rawat inap  saja tidak akan cukup.
  7. Orang yang mengalami sakit kritis sangat membutuhkan uang tunai dalam jumlah yang besar. Askes (asuransi kesehatan) sebagus apa pun tidak akan memberikan uang tunai melainkan hanya mengganti biaya pengobatan saja (seperti rawat inap & rawat jalan) dengan sistem cashless maupun reimburse.
  8. Jika tidak tertangani dengan tepat, penyakit kritis dapat berujung pada kondisi yang bisa dibilang lebih buruk daripada kematian, yaitu kelumpuhan, cacat total, atau hilangnya kemandirian hidup.

Penyakit kritis. Inilah kondisi yang menyebabkan banyak orang kaya menjadi jatuh miskin, dan orang biasa terjebak dalam hutang. Saya tidak mengada-ada atau melebih-lebihkan. Tentunya tak seorang pun yang berharap terkena penyakit kritis. Tapi karena kemungkinannya ada, sebaiknya kita  tetap bersiap diri untuk menghadapi kemungkinan terburuk. Jadi, seberapa buruk kondisi yang telah anda antisipasi? Jika asuransi yang anda milki saat ini belum menjangkau kemungkinan terburuk tersebut, maka tentunya anda perlu mulai mempertimbangkan untuk mengambil asuransi penyakit kritis ini mulai dari sekarang. CI100 dari Allianz tergolong produk penyakit kritis jenis early stage (bisa diklaim sejak tahap awal penyakit kritis). Inilah beberapa keunggulan produk CI100 dibanding produk sejenis di perusahaan lain.

  1. Jumlah cakupan kondisi penyakit yang lebih banyak (100 kondisi penyakit).
  2. Masa perlindungan yang lebih lama (hingga usia 100 tahun atau seumur hidup, sama dengan asuransi dasar).
  3. Usia masuk yang lebih tua (usia 70 tahun masih bisa ambil).
  4. Syarat survival period yang paling singkat (7 hari).
  5. Klaim tidak mengurangi UP asuransi dasar.
  6. Biaya asuransi yang relatif lebih murah.

Jika anda belum memiliki asuransi penyakit kritis sekarang ini, saya menganjurkan anda untuk membeli asuransi jiwa Allianz (Tapro) ditambah dengan manfaat tambahan asuransi penyakit kritis CI, CI+ atau CI100 (pilih salah satu) sekarang juga.

Info lebih lanjut hubungi:

Natanael HP/WA 08113436830

Bagaimana Mengantisipasi Dampak Keuangan terhadap Fakta 85% Pasien Kanker dan Keluarga Bangkrut?

Mari kita lihat penelitian di bawah ini:

Problem pertama, sakit kritis membutuhkan dana berobat ratusan juta rupiah.

Problem kedua, Jika kita terkena cacat tetap total karena sakit kritis (stroke) atau kecelakaan maka berdampak pada penghasilan berhenti, sedangkan biaya hidup masih dibutuhkan. Biaya berobat juga harus jalan sehingga membuat harta terkuras habis.

Problem ketiga, jika meninggal terlalu dini. Padahal hutang belum lunas. Warisan tidak mencukupi untuk mengatasi problem keuangan., Akibatnya, istri dan anak ktia terlantar.

Apakah anda siap jika dihadapkan ketiga problem di atas?

Bagaimana cara mengatasi ketiga problem tersebut? Solusinya, saya memberi alternatif yang wajib dibutuhkan manusia yakni kita harus segera mengambil asuransi yang memiliki manfaat dana sakit kritis.

Dana yang kita ambil dalam membuka polis asuransi sakit kritis harus mampu membuat istri bebas secara keuangan. Katakanlah, Rp 1 Milliar. Dana sakit kritis Rp 1 Milliar tersebut cukup aman karena jika kita taruh di deposito, tiap bulannya sudah bisa memenuhi kebutuhan istri dan anak kita.

Saya menyarakan anda untuk segera mengambil Asuransi tambahan termutakhir dari Allianz yakni Flezi CI. Flexi CI adalah rider yang memberikan proteksi terhadap risiko hingga 168 kondisi penyakit kritis, jika Tertanggung sebagai pencari nafkah terdiagnosis menderita penyakit kritis pertama kali, dan keluarga Tertanggung akan mendapatkan tambahan santunan.

Keunggulan Flexi CI Allianz:

  1. Plan dapat disesuaikan dengan kebutuhan dan kemampuan
  2. Komprehensif! Menjamin hingga 168 kondisi penyakit kritis dari early stage hingga catastrophe stage.
  3. Total Uang Pertanggungan (UP) yang dapat dibayarkan hingga 150%
  4. Manfaat Opsional (Gender Specific Cancer Benefit, Power Reset for Early Cancer dan Continuous Cancer Benefit) tidak mengurangi Uang Pertanggungan (UP) Plan Silver atau Plan Gold atau Plan Platinum
  5. Usia masuk : mulai 1 bulan hingga 70 tahun (ulang tahun terdekat) dan dapat dipertanggungkan hingga 100 tahun (ulang tahun terdekat)
  6. Tidak ada survival period (jangka waktu Tertanggung bertahan hidup setelah didiagnosis kondisi penyakit kritis)

Unduh Brosur

Silakan unduh brosur untuk menyimak informasi yang lebih lengkap.
UNDUH BROSUR

Informasi lebih detail

Hubungi saya,

Natanael (Konsultan asuransi jiwa dan kesehatan Allianz)

HP/WA 08113436830

Solusi Dana Darurat Sakit Kritis Rp1 Milliar dalam 3 Bulan

MBanyak orang yang terkena penyakit kritis harus kehilangan ratusan juta bahkan miliaran rupiah untuk menyembuhkannya. Pengobatan untuk penyakit kritis sangat mahal dan biaya rumah sakit yang juga tinggi membuat orang untuk mencari solusi untuk meringankan.

Berdasarkan AIA Healthy Living Index Survey 2018, sebesar 87% masyarakat Indonesia sangat mencemaskan biaya untuk pengobatan penyakit kritis. Dalam survei tersebut, penyakit yang dianggap akan menimbulkan dampak finansial yang serius adalah kanker yaitu sebesar 53%, penyakit jantung 47% dan diabetes 31% (Sari, 2018)

Jika Besok Rumah Sakit yang merawat anda tiba-tiba meminta dana pengobatan Sakit Kritis 1 M apakah anda sudah siap?

Anda harus siap, tidak ada cara lain selain mempersiapkan dana darurat untuk sakit kritis lewat asuransi. Misalkan anda ingin mempersiapkan DANA DARURAT SAKIT KRITIS 1M, jika anda menabung di Bank  dengan disiplin sebesar 1.2 Juta/Bulan maka anda harus menabung 900 Bulan, tetapi jika menabung di Asuransi, dana 1 M sudah tersedia setelah 3 Bulan menabung.

Contoh Ilustrasi dibawah ini

Bapak Bijak Usia 30 Tahun,  membeli Asuransi Jiwa Allianz + Rider Sakit Kritis Sbb :

  • Premi 1.2 Juta/ Bulan
  • Asumsi Cuti Premi 10 Tahun

Manfaat yang didadapat

  • Jiwa 1M
  • Flexi CI Platinum 1M
  • Gender Specific Benefit
  • Power Reset for Early Cancer Benefit
  • Continuous Cancer Benefit
  • Payor.
Flexi CI 1M
  1. Penjelasan Gender Spesific dan Power Reset for Early Cancer Benefit.
Early CI

TOTAL MANFAAT UP SAKIT KRITIS YANG DIDAPAT 2M WALAUPUN BESAR PROTEKSI AWAL HANYA 1M

2. Penjelasan Continuous Cancer Benefit

CCB

TOTAL UP SAKIT KRITIS YANG DIDAPAT 1.6 M WALAUPUN BESAR PROTEKSI AWAL HANYA 1M.

Santunan tersebut akan ditransfer langsung ke rekening nasabah, walaupun nasabah melakukan perobatan dengan memakai BPJS, karena untuk Claim Rider Flexi CI ini tidak dibutuhkan Kwitansi pembayaran.

Asuransi sakit kritis menjadi penolong utama yang akan menyelamatkan anda dari kebangkrutan ekonomi.

Untuk perhitungan premi sesuai dengan usia anda silahkan hubungi kami.

sumber tulisan:

https://allianzbusster.com/

https://finansial.bisnis.com/read/20181021/55/851449/mencegah-kantong-krisis-digerus-sakit-kritis

Agen Asuransi Partner Anda

Natanael

HP/WA 08113436830

email: natanael.albertus@gmail.com

.

Tertarik menjadi agen asuransi Allianz di Kota anda ?

Kualifikasi yang Diharapkan

  1. Memiliki kendaraan sendiri (syarat standar seorang sales di mana pun).
  2. Memiliki komputer atau laptop (untuk membuat proposal ilustrasi produk).
  3. Paham menggunakan internet (sesekali saya akan meminta bantuan anda untuk melayani permintaan calon nasabah).
  4. Mampu belajar mandiri dengan membaca dan tidak keberatan melakukan konsultasi jarak jauh via WA, BBM, SMS, telepon, atau email.

Jika anda ingin memasarkan produk asuransi melalui internet atau blog seperti saya, dan ingin diajari caranya, ada tambahan kualifikasi lagi, yaitu:

  1. Rajin membaca.
  2. Bisa menulis, atau mau mempelajarinya.
  3. Akrab dengan dunia internet (mesin pencari, email, blog/web, dan semacamnya).

Persyaratan Administratif

1. Mengisi Form Aplikasi Agen, dengan melampirkan:

a. Fotokopi KTP (2 lembar)

b. Pas foto warna ukuran 3×4 (2 lembar)

c. Fotokopi buku tabungan (1 lembar)

d. Fotokopi NPWP (1 lembar)

e. Bukti transfer biaya ujian lisensi konvensional + syariah sebesar 285 ribu (online, Jakarta) atau 310 ribu (paper, luar Jakarta).

2. Mendaftarkan satu polis Tapro (Allisya Protection Plus), boleh diri sendiri atau orang lain. Sangat dianjurkan anda memiliki polis untuk diri sendiri.

Polis yang didaftarkan ini akan dihitung sebagai produksi anda dan komisinya pun untuk anda. Jika anda belum tahu apa itu Tapro, silakan dibaca di SINI. Anda dapat berdiskusi dulu dengan saya untuk memperdalam pengetahuan produknya. Sebagai catatan, seorang penjual hanya akan sukses jika dia menyukai produk yang dia tawarkan kepada orang lain.

Saya berharap anda telah mengetahui produk asuransi yang dipasarkan oleh agen Allianz, tertarik dengan produk tsb, dan mau memilikinya, sehingga anda pun akan senang menawarkannya kepada orang lain.

3. Mengikuti ujian lisensi dari AAJI.

Jika lulus, anda pun resmi menjadi agen asuransi jiwa berlisensi. Jika tidak, anda boleh mengulang ujian dengan membayar biaya sebesar 150 ribu.

Jarak waktu dari pendaftaran ke ujian adalah sekitar 2-3 minggu. Sambil menunggu, andabisa mulai belajar materi ujian lisensi AAJI dan materi-materi lainnya (bisa diperoleh diSINI).

lebih jelas bisa janjian dengan saya,

Natanael

Bisnis Partner Allianz Star Network

HP/WA 08113436830

email: natanael.albertus@gmail.com

Kebutuhan Penting Sekarang adalah Mempersiapkan Biaya terhadap Resiko Penyakit

Persiapan proteksi kesehatan terhadap risiko-risiko penyakit menjadi salah satu kebutuhan penting, utamanya bagi para pekerja berusia produktif. Meskipun telah menerapkan gaya hidup sehat, lingkungan dan faktor eksternal berpotensi membuat penyakit tetap bisa datang. Saat ini, beberapa produk asuransi telah memiliki manfaat tambahan (rider)  penyakit kritis (critical illness). Perlindungan terhadap critical illness menjadi penting karena seperti yang kita ketahui biaya perawatan untuk penyakit kritis membutuhkan biaya tinggi.

ci Pic

Kini banyak perusahaan asuransi yang menawarkan manfaat tambahan ini dengan melengkapi berbagai kondisi penyakit kritis. Melalui cakupan kriteria penyakit kritis yang lebih luas, nasabah tidak perlu takut apabila penyakit yang dideritanya tidak akan ditanggung oleh perusahaan asuransi. Beberapa contoh penyakit kritis yang umum terjadi adalah penyakit kanker, gangguan atau kelainan jantung, diabetes, stroke dan masih banyak lagi.

Selain cakupan yang semakin luas, kini manfaat tambahan ini menawarkan manfaat yang akan menanggung saat kita didiagnosis penyakit kritis di stadium awal. Kesempatan untuk sembuh pun akan semakin tinggi karena sudah dapat ditanggung sejak stadium awal oleh perusahaan asuransi sehingga proses perawatan juga dapat dilakukan sejak awal.

Oleh karena itu, melengkapi asuransi jiwa yang sudah kita miliki dengan manfaat tambahan penyakit kritis (Critical Illness) dengan manfaat perlindungan terhadap penyakit kritis yang semakin komprehensif dan harga premi yang cukup terjangkau adalah langkah penting. Perlu diingat bahwa perlindungan terhadap penyakit kritis temasuk dalam manfaat tambahan atau disebut rider, sehingga manfaat ini tidak bisa dibeli secara terpisah melainkan harus ditambahkan dalam asuransi jiwa yang kita miliki.

Bagaimana Allianz mengcover Penyakit Kritis.

Critical Illness akan dibayar apabila Tertanggung Pertama kali terdiagnosa  salah satu dari 49 Penyakit Kritis dibawah ini.

  1. Serangan Jantung Pertama
  2. Stroke
  3. Operasi Jantung Koroner
  4. Operasi Penggantian Katup Jantung
  5. Kanker
  6. Gagal Ginjal
  7. Kelumpuhan
  8. Multiple Sclerosis
  9. Transplantasi Organ Vital Tubuh
  10. Penyakit Alzheimer/Gangguan Otak Organik Degeneratif yang tidak dapat pulih kembali.
  11. Koma
  12. Penyakit Parkinson
  13. Terminal Illness
  14. Penyakit Paru-paru Kronis/Tahap Akhir
  15. Penyakit Hati Kronis
  16. Penyakit Motor Neuron
  17. Muscular Dystrophy
  18. Anemia Aplastis
  19. Operasi Pembuluh Aorta
  20. Hepatitis Fulminant
  21. Pulmonary Arterial Hypertension Primer
  22. Meningitis Bakteri
  23. Tumor Otak Jinak
  24. Radang Otak
  25. Luka Bakar
  26. Poliomyelitis
  27. Trauma Kepala Serius
  28. Apallic Syndrome
  29. Penyakit Jantung Koroner Lain Yang Serius
  30. Angioplasti dan penatalaksanaan invasif lainnya untuk Penyakit Jantung Koroner
  31. Lupus Eritematosus Sistemik (Systemic Lupus Erythematosus)
  32. HIV Yang didapatkan melalui Transfusi Darah dan Pekerjaan
  33. Tuli (Hilangnya fungsi Indra pendengaran)
  34. Bisu (Kehilangan Kemampuan Bicara)
  35. Kebutaan
  36. Skleroderma progresif
  37. Penyakit Kista Medullary
  38. Cardiomyopathy
  39. Aneurisma Pembuluh Darah Otak Yang Mensyaratkan Pembedahan
  40. Terputusnya Akar – Akar Syaraf Plexus Brachialis
  41. Stroke Yang Memerlukan Operasi Arteri Carotid
  42. Operasi Scoliosis Idiopatik
  43. Pankreatitis Menahun Yang Berulang
  44. Penyakit Kaki Gajah Kronis
  45. Hilangnya Kemandirian Hidup
  46. Kematian Selaput Otot atau Jaringan (Gangrene)
  47. Rheumatoid Arthritis Berat
  48. Colitis Ulterative Berat (Cronh’s disease)
  49. Penyakit Kawasaki Yang Mengakibatkan Komplikasi Pada Jantung

CATATAN : BERLAKU SETELAH MASA TUNGGU 90 (SEMBILAN PULUH) HARI SEJAK TANGGAL POLIS MULAI BERLAKU ATAU SEJAK PEMULIHAN POLISH. SYARAT SYARAT  DAN KONDISI PENYAIT KRITIS MENGACU PADA KETENTUA DALAM POLIS.

Info lebih detail tentang berapa preminya: hubungi saya. Natanael HP/WA 08113436830

Asuransi Penyakit Kritis, Pentingkah?

Jika ada pertanyaan seperti judul di atas, asuransi penyakit kritis, pentingkah? Saya akan jawab dengan beberapa argumen sebagai berikut:

“Siapa Pun Bisa mengalami kebangkrutan”

Banyak orang berpikir bahwa kata “bangkrut” hanya dimiliki seorang pe- bisnis, tetapi kenyataannya kondisi tersebut bisa terjadi pada karyawan maupun para profesional, seperti dokter, arsitek, fotografer, dan sebagainya.

Bangkrut pada karyawan bisa terjadi karena di-PHK, sedangkan pada profesional bisa terjadi karena kehilangan klien ataupun sudah tidak diminati lagi jasanya.

Ada satu faktor lagi penyebab kebangkrutan seorang karyawan ataupun seorang profesional, yaitu penyakit kritis, seperti jantung, stroke, kanker, dan lain-lain.

Bagaimana dengan perlindungan rawat inap seperti BPJS, bukankah peserta tidak perlu lagi dibebani biaya perawatan rumah sakit?

Asuransi rawat inap, baik yang diselenggarakan oleh asuransi swasta maupun yang disediakan oleh BPJS hanya memberikan fasilitas perawatan gratis sesuai dengan kelas kamar yang ditentukan. Tidak ada uang tunai yang diberikan kepada pasien dan keluarganya. Sementara jika seseorang terkena penyakit serius seperti yang disebutkan di atas, ada kemungkinan orang tersebut menjadi tidak mampu bekerja lagi. Lalu, bagaimana dengan biaya hidup selanjutnya?

Orang yang menderita stroke, misalnya, sebagian besar tidak dapat bekerja lagi sehingga dapat secara legal di-PHK dan nyaris mustahil mendapat pekerjaan yang baru. Jika sudah demikian, keluarga akan menanggung bebannya. Aset satu per satu dijual untuk biaya hidup dan jika sudah habis, maka akan berutang kiri kanan, bahkan sekolah anak pun bisa turut dikorbankan.

Jika seseorang memiliki proteksi sakit kritis, pengalaman terbelit hutang, atau kesulitan keuangan saat tertimpa stroke atau sakit kritis lain tidak akan terjadi. Mengapa demikian, karena saat seseorang terdiagnosis penyakit kritis, maka akan diberikan santunan tunai yang dapat dipakai untuk biaya hidup, biaya sekolah anak, dan sebagainya.

Pada tabel di atas, Bapak Bijaksana mendaftar polis asuransi Allianz Tabungan proteksi dengan manfaat CI Flexi Platinum yang memiliki UP Dana jika terdiagnosa sakit kritis (stroke, jantung, kanker, dll) sebesar Rp 1,250,000,000 (satu milliar dua ratus lima puluh ribu rupiah)

UP Dana Sakit kritis adalah Santunan tunai yang merupakan warisan untuk anak atau istri. Santunan tunai tersebut bisa buat modal usaha pengganti gaji dari suami yang sudah tidak bekerja. Misal, warisan sakit kritis sebesar Rp 1,250 Milliar, jika ditaruh di deposito, bunga pertahun cukup lumayan buat hidup anak kita.

Semoga dapat memberikan inspirasi bagi kita.

Info pendaftaran asuransi yang mengganti dana jika tertimpa sakit kritis bisa menghubungi saya, Natanael, Partner Anda dalam solusi keuangan.

Natanael (Bisnis Partner Allianz Life)

HP/WA 08113436830

Kelebihan Asuransi Sakit Kritis dibanding Asuransi Kesehatan Cassless

Apa sebenarnya perbedaan kedua manfaat asuransi pada judul di atas yakni asuransi kesehatan yang mencover biaya sakit dengan memakai kartu cassless dengan asuransi kesehatan yang bermanfaat membayar kita uang jika terdiagnosa sakit kritis.

Saya akan jelaskan menggunakan skenario seperti ini:

Skenario pertama, seandainya si Bapak A terdiagnosa sakit kritis, kebetulan dia sudah punya asuransi kesehatan dari kantor yang mampu mencover biaya sakit kritis saat di rumah sakit. Misalnya Bapak A tersebut terdiagnosa stroke sehingga harus dirawat dan opname selama dua puluh hari. Urusan biaya sudah dibayar kantor pakai asuransi kesehatan yang sudah disiapkan kantor. Namun, masalahnya tidak berhenti sampai disitu.

Apa masalahnya? Masalahnya ialah jika si Bapak A tersebut sudah kena stroke, pertanyaannya apakah dia bisa kerja kembali? Jawabannya tentu tidak bisa atau bisa jika pulih atau sembuh. Namun jika tidak pulih maka yang terjadi Bapak A akan berhenti bekerja dan perusahaan memberi uang pesangon atau santunan sesuai aturan di perusahaannya. Berapa pesangonnya? ini macam-macam. Ada yang 100juta ada yang hanya 50juta. Itu jika perusahaannya baik, karena ada perusahaan yang tidak sebesar itu pesangonnya.

Yang jadi masalah lagi adalah, jika istri tidak bekerja, apa yang terjadi? Jawabannya adalah kebangkrutan keluarga. Keluarga tersebut akan meminta belas kasihan Kakek atau saudaranya agar dibantu dalam hal finansial. (karena suami sudah tidak kerja)

Apa solusinya?

Dari latar permasalahan di atas tentang dampak keuangan yang ditimbulkan setelah suami sebagai tulang punggung keluarga sudah tidak produktif/ tidak kerja lagi karena mengalamai kelumpluhan akibat sakit kritis maka saya menghimbau atau menganjurkan untuk segera membeli polis asuransi, mumpung masih sehat. Asuransi apa yang dibeli? Belilah asuransi yang memiliki manfaat jika kita terdiagnosa sakit kritis, maka kita tidak bangkrut tetapi kita akan diberi uang cash bisa 1 Milliar hingga 5 Milliar tergantung kontrak di awal.

Dana yang sudah dibayar oleh asuransi hendaknya bisa dipakai oleh keluarga dalam hal ini istri atau anak buat membiayai yang lain misalnya buat modal buka usaha, didepositokan dan bunganya bisa buat kehidupan sehari-hari, atau kebutuhan yang lain.

Di perusahaan asuransi Allianz Life menyediakan produk asuransi dengan manfaat dana jika terdiagnosa sakit kritis yakni CI100. CI100 merupakan manfaat dana jika kita terdiagnosa dari 100 jenis sakit kritis mulai tahap awal sampai usai 100 tahun.

CI 100 adalah asuransi tambahan kesehatan (rider) yang memberikan perlindungan menyeluruh terhadap 100 kondisi penyakit kritis. Mulai dari tahap awal hingga tahap terparah. Manfaat yang diterima pun tidak mengurangi Uang Pertanggungan Dasar. 

CI 100 juga menyediakan Manfaat Tambahan yaitu Angioplasty dan Tindakan Invasif Penyakit Arteri Koroner serta Komplikasi Diabetes. C1 100 memiliki masa pertanggungan sampai dengan usia 100 tahun, usia masuk yang fleksibel yaitu 5-70 tahun, dan Uang Pertanggungan (UP) yang komprehensif.

Berikut manfaat CI100 produk yang sangat bagus dari asuransi Allianz yang memberi santungan uang mulai tahap awal hingga terparah.

Keunggulan

  • Melindungi Anda dari 100 kondisi penyakit kritis.
  • Masa Perlindungan hingga usia 100 tahun.
  • Usia masuk yang fleksibel yaitu mulai dari 5 tahun hingga 70 tahun.
  • Manfaat yang diterima tidak mengurangi Uang Pertanggungan Dasar.
  • Klaim bisa diajukan lebih dari satu kali, sesuai dengan ketentuan yang berlaku di dalam Polis.

Penjelasan lebih lanjut atau ingin meminta ilustrasi lengkap hubungi saya, Saya, Natanael akan membantu anda dengan senang hati.

HP/WA 08113436830

email: natanael.albertus@gmail.com