Tag Archives: asuransi sakit kritis

Antisipasi Biaya Pengobatan dan Perawatan Kanker

Sebuah survei yang dimuat di Harian Kompas menyebutkan bahwa 85% pasien kanker dan keluarga bangkrut. Mengapa? Karena saking besarnya biaya untuk pengobatan dan perawatan kanker, bisa mencapai ratusan juta hingga miliaran rupiah.

Solusi: Asuransi Penyakit Kritis dari Tapro Allianz

Dengan program ini, anda tidak perlu merogoh uang 1 miliar saat dibutuhkan, tapi cukup dengan mencicil mulai sekarang premi 300 ribu per bulan (tergantung usia dan jenis kelamin), maka anda telah menyiapkan uang tunai untuk biaya penyakit kritis sebesar 1 miliar.

Ada dua produk asuransi penyakit kritis yang disarankan. Keduanya merupakan rider (asuransi tambahan) pada produk asuransi jiwa unit-link Tapro Allisya Protection Plus. Anda boleh mengambil salah satu saja atau sekaligus dua-duanya.

  1. CI+: Menanggung 49 penyakit kritis tahap lanjut dengan masa perlindungan sd usia 70 tahun.
  2. CI100: Merupakan pengembangan dan perluasan dari CI+, menanggung 100 kondisi penyakit kritis sejak tahap awal sampai tahap yang paling parah, bisa diambil mulai usia 5 tahun dengan maca perlindungan sd usia 100 tahun.

CI+ maupun CI100 memiliki masa tunggu 90 hari dari tanggal disetujuinya polis atau dari tanggal pemulihan polis. Jadi, waktu terbaik memiliki produk ini adalah 3 bulan yang lalu. Tapi jika sekarang masih sehat, semoga belum terlambat.

Tabel Premi Asuransi Penyakit Kritis

 tabel-premi-ci-1m-dengan-payor-benefit

tabel-premi-ci-1m-tanpa-payor-benefit

Catatan:

  • UP penyakit kritis (CI+ dan CI100) bisa diambil maksimal 5 kali UP jiwa. Jadi, untuk mendapatkan UP penyakit kritis 1 miliar, UP jiwanya minimal 200 juta.
  • Untuk melengkapi perlindungan, bisa ditambahkan rider Payor Benefit, yang memberikan pembebasan premi jika pembayar premi mengalami 1 dari 49 penyakit kritis atau cacat tetap total. Jadi, selain mendapat uang pertanggungan penyakit kritis sebesar 1 miliar, pembayaran polis juga dibebaskan sd usia 65 tahun.
  • Tabel premi di atas adalah untuk pria/wanita tidak merokok dan pekerjaannya tergolong tidak berisiko tinggi. Jika merokok (khusus CI100) atau pekerjaan berisiko (CI+ dan CI100), preminya akan lebih tinggi.

Kelebihan Asuransi Penyakit Kritis dari Allianz

  1. Menanggung hingga 100 kondisi penyakit kritis (Ci100)
  2. Menanggung mulai tahap awal (early stage) (Ci100)
  3. Masa perlindungan hingga usia 100 tahun (CI100)
  4. Klaim tidak mengurangi UP jiwa (CI+ dan CI100)
  5. Syarat survival period paling singkat. Tanpa survival period untuk CI+ dan 7 hari untuk CI100.
  6. Premi dan biaya asuransi paling murah dibanding produk sejenis di pasaran.
  7. UP penyakit kritis bisa diambil hingga 5 kali dari UP jiwa. Cocok untuk anak-anak, lajang, dan ibu rumah tangga yang secara teori tidak terlalu membutuhkan UP jiwa yang besar.

Ilustrasi Asuransi Penyakit Kritis

ilustrasi-ci100-1m-anak

Ilustrasi di atas adalah untuk anak usia 5 tahun. Selain CI100 UP 1M, polis juga dilengkapi UP jiwa sebesar 200 juta dan fasilitas bebas premi jika pembayar premi (ayah) mengalami 1 dari 49 penyakit kritis atau cacat tetap total.

Bagaimana dengan ayahnya?

Jika ayahnya usia 30 tahun, preminya cukup 400 ribu per bulan jika pakai CI+ (49 penyakit kritis) dan 600 ribu per bulan jika pakai CI100 (100 kondisi penyakit kritis sejak tahap awal) dengan nilai sebesar 1M. Selain itu dilengkapi UP jiwa 200 juta plus fasilitas bebas premi jika mengalami 1 dari 49 penyakit kritis atau cacat tetap total.

ilustrasi-ci-1m

ilustrasi-ci100-1m

Catatan:

  • Ilustrasi dibuat dengan memaksimalkan proteksi sehingga nilai investasinya minim.
  • Jika ingin nilai investasi lebih besar, disarankan menambahkan top up berkala, minimal 100 ribu per bulan, maksimal 3 kali premi berkala.

Sumber: myallisya.com/

Info lebih lanjut atau permintaan ilustrasi hubungi:

Natanael (Bisnis Eksekutive ASN) HP/WA 0811-343-6830

email: natanael.allianz@gmail.com

 

Advertisements

Perbedaan Asuransi Kesehatan dan Asuransi Penyakit Kritis

criticall-illness-hidden-costAsuransi kesehatan dan asuransi penyakit kritis merupakan dua produk dari Asuransi Allianz yang saling melengkapi.

Untuk biaya yang ditagihkan rumah sakit, baik saat rawat inap maupun operasi, kita bisa memakai asuransi kesehatan.

Tapi biaya sakit bukan hanya tagihan dari rumah sakit. Ada sejumlah komponen biaya yang timbul di luar tagihan RS, dan semua ini tidak ditanggung oleh asuransi kesehatan.

Contoh:

  • Saat seseorang dirawat inap, dia tentu tidak bekerja. Kehilangan penghasilan akibat tidak bekerja ini harus dihitung sebagai biaya sakit.
  • Saat seseorang dirawat inap, mungkin dia ditemani oleh pasangan atau saudaranya. Maka pasangan atau saudaranya ini pun mungkin juga harus izin dari kantornya, jika dia bekerja. Hilang atau berkurangnya penghasilan pasangan/saudara akibat cuti kerja ini harus pula dihitung sebagai biaya sakit.
  • Pasangan atau saudara yang menemani di RS tentu butuh biaya untuk makan-minum, pulsa, transportasi, dan lain-lain. Semua ini tidak ditanggung asuransi kesehatan. Dan ini pun harus dihitung sebagai biaya sakit. Semakin banyak yang menunggui, semakin besar.

Jika sakitnya tergolong sakit biasa, seperti tipes atau diare, biaya-biaya di luar tagihan RS tersebut mungkin tidak terlalu besar dan masih bisa ditoleransi. Setelah sembuh dan pulang dari RS, dia bisa bekerja lagi dan memulihkan keuangannya.

Atau jika seseorang ingin mendapat ganti dari pengeluaran-pengeluaran di luar biaya medis tersebut, dia bisa melengkapi asuransi kesehatannya dengan asuransi Santunan Harian (Cash Plan). Di Allianz, produknya adalah rider Flexicare Family dalam unitlink Tapro Allisya Protection Plus. Misalnya dia memiliki santunan 1 juta per hari, dirawat 7 hari maka dia mendapat uang 7 juta.

Kelebihan Asuransi Sakit Kritis

Tapi jika sakitnya bukan sakit biasa melainkan sakit kritis seperti kanker, jantung, stroke, dan gagal ginjal, maka asuransi Santunan Harian tidak akan membantu banyak.

  • Jika sakit biasa, orang tidak bekerja hanya selama beberapa hari, mungkin seminggu atau dua mingguan saja. Tapi sakit kritis, orang bisa tidak bekerja dalam waktu berbulan-bulan, bertahun-tahun, atau bahkan selama-lamanya.
  • Jika sakit biasa, setelah sembuh bisa pulih sepenuhnya tanpa membutuhkan biaya yang besar untuk pemulihan. Tapi sakit kritis, proses pemulihannya bisa sangat lama, butuh terapi khusus, dan suplemen kesehatan yang dibutuhkan bisa sangat banyak dan mahal.
  • Sementara itu, biaya hidup sehari-hari tetap terus berjalan dan tidak bisa dihentikan. Makan, minum, pakaian, cicilan rumah, cicilan kendaraan, sekolah anak, biaya rumah tangga, transportasi, pulsa, dan lain-lain tetap harus dibayarkan. Dari mana uangnya jika bekerja saja tidak?

Untuk mengantisipasi kondisi ini, asuransi kesehatan yang anda miliki perlu dilengkapi dengan asuransi khusus untuk penyakit kritis.

Asuransi penyakit kritis memberikan sejumlah uang dalam jumlah besar secara sekaligus (lumpsum), misalnya 500 juta, 1 miliar, 2 miliar, atau berapa saja tergantung UP yang diambil dan premi yang dibayarkan.

Uang ini bebas digunakan untuk apa saja sesuai kebutuhan. Boleh untuk biaya pengobatan maupun biaya hidup, boleh untuk bayar utang ataupun untuk hiburan.

Di Allianz, produk asuransi penyakit yang direkomendasikan ada dua, yaitu:

  1. Rider CI+, menanggung 49 penyakit kritis sd usia 70 tahun.
  2. Rider CI100, menanggung 100 kondisi penyakit kritis mulai tahap awal sd usia 100 tahun.

Keduanya merupakan rider (asuransi tambahan) pada unitlink Tapro Allisya Protection Plus.

Asuransi penyakit kritis pada unitlink Tapro Allisya bisa diambil mulai premi 300 ribu per bulan. Adapun UP yang didapat tergantung usia dan jenis kelamin. Sebagai contoh, untuk usia anak, premi 300 ribu per bulan bisa mendapatkan UP penyakit kritis sebesar 1 miliar. Sedangkan untuk dewasa mulai 350 ribu per bulan untuk mendapatkan UP penyakit kritis sebesar 1 miliar.

Jadi, untuk perlindungan optimal, sebaiknya asuransi kesehatan dan asuransi penyakit kritis dimiliki dua-duanya.

Pada produk Tapro Allisya Protection Plus, asuransi kesehatan dan asuransi penyakit kritis bisa diambil bersamaan dalam satu produk.

Untuk kesehatan rawat inap, bisa ditambahkan rider HSC+ (Hospital and Surgical Care +).

Untuk penyakit kritis, bisa ditambahkan rider CI+ atau CI100, atau dua-duanya.

Contoh Ilustrasi

Berikut adalah ilustrasi yang menggabungkan asuransi kesehatan dan asuransi penyakit kritis dalam satu produk Tapro Allisya Protection Plus.

Ilustrasi Tapro 2jt CI dan HSC utk wanita 30th

Ilustrasi di atas untuk tertanggung ibu cantik usia 30 tahun, pembayar premi suaminya bapak Ganteng usia 30 tahun. Premi 2 juta per bulan dengan rencana setor 10 tahun, UP jiwa 200 juta, UP penyakit kritis 1 miliar dengan rincian CI+ 500 juta dan CI100 500 juta, HSC+ plan kamar 1 juta, serta dilengkapi rider Payor benefit untuk pembebasan premi jika suami terkena sakit kritis atau cacat tetap total.

Demikian. [Sumber artikel: myallisya.com]

Info pendaftaran hubungi:

Natanael Bisnis Eksekutif Allianz

HP/WA 08113436830

email: natanael.allianz@gmail.com

Keunggulan Produk Sakit Kritis Allianz

banner 5

Asuransi sakit kritis Allianz berbeda dengan asuransi kesehatan Allianz, Asuransi kesehatan Allianz memiliki fokus yaitu membayar biaya biaya yang timbul akibat perawatan di rumah sakit,

Sementara asuransi sakit kritis Allianz, lebih fokus pada uang tunai atau santunan tunai yang diberikan cash kepada nasabah sesuai kontrak tanpa butuh rawat inap, yang dapat bebas nasabah tentukan untuk keperluan apapun. Asuransi sakit kritis atau biasa disingkat CI+ atau CI atau CI 100 adalah asuransi tambahan kesehatan (rider) yang memberikan perlindungan menyeluruh terhadap 49 penyakit kritis.

4 Keunggulan Produk Sakit Kritis Allianz :

  1. Melindungi Anda dari 49 kondisi penyakit kritis.
  2. Masa Perlindungan hingga usia 70 tahun.
  3. Usia masuk yang fleksibel yaitu mulai dari 1 tahun hingga 64 tahun.
  4. Manfaat yang diterima tidak mengurangi Uang Pertanggungan Dasar.

Daftar 49 Penyakit Kritis di Allianz, produk CI maupun CI+ dari Allianz antara lain:

1. Serangan Jantung Pertama
2. Stroke
3. Operasi Jantung Koroner
4. Operasi Penggantian Katup Jantung
5. Kanker
6. Gagal Ginjal
7. Kelumpuhan
8. Multiple Sclerosis
9. Transplantasi Organ Vital Tubuh
10. Penyakit Alzheimer/Gangguan Otak Organik Degeneratif yang tidak dapat pulih kembali.
11. Koma
12. Penyakit Parkinson
13. Terminal Illness
14. Penyakit Paru-paru Kronis/Tahap Akhir
15. Penyakit Hati Kronis
16. Penyakit Motor Neuron
17. Muscular Dystrophy
18. Anemia Aplastis
19. Operasi Pembuluh Aorta
20. Hepatitis Fulminant
21. Pulmonary Arterial Hypertension Primer
22. Meningitis Bakteri
23. Tumor Otak Jinak
24. Radang Otak
25. Luka Bakar
26. Poliomyelitis
27. Trauma Kepala Serius
28. Apallic Syndrome
29. Penyakit Jantung Koroner Lain Yang Serius
30. Angioplasti dan penatalaksanaan invasif lainnya untuk Penyakit Jantung Koroner
31. Lupus Eritematosus Sistemik (Systemic Lupus Erythematosus)
32. HIV Yang didapatkan melalui Transfusi Darah dan Pekerjaan
33. Tuli (Hilangnya fungsi Indra pendengaran)
34. Bisu (Kehilangan Kemampuan Bicara)
35. Kebutaan
36. Skleroderma progresif
37. Penyakit Kista Medullary
38. Cardiomyopathy
39. Aneurisma Pembuluh Darah Otak Yang Mensyaratkan Pembedahan
40. Terputusnya Akar -Akar Syaraf Plexus Brachialis
41. Stroke Yang Memerlukan Operasi Arteri Carotid
42. Operasi Scoliosis Idiopatik
43. Pankreatitis Menahun Yang Berulang
44. Penyakit Kaki Gajah Kronis
45. Hilangnya Kemandirian Hidup
46. Kematian Selaput Otot atau Jaringan (Gangrene)
47. Rheumatoid Arthritis Berat
48. Colitis Ulterative Berat (Cronh’s disease)
49. Penyakit Kawasaki Yang Mengakibatkan Komplikasi Pada Jantung

Manfaat yang diterima

  • Kecuali Angioplasty dan Penatalaksanaan Invasif Lainnya untuk Penyakit Jantung Koroner, Manfaat yang dibayarkan 100% Uang Pertanggungan (UP).
  • Manfaat Angioplasty dan Penatalaksanaan Invasif Lainnya untuk Penyakit Jantung Koroner dibayarkan sebesar 10% UP.

Perbedaan CI+ dan CI100 :

  • CI+ menanggung 49 kondisi penyakit kritis, CI100 menanggung 100 kondisi penyakit kritis.
  • CI+ masa perlindungannya sampai usia 70 tahun, CI100 sampai usia 100 tahun.
  • CI+ menanggung penyakit kritis tahap lanjut (advanced), CI100 menanggung penyakit kritis mulai tahap awal (early stage).
  • CI+ tidak ada syarat survival period (masa bertahan hidup sejak terdiagnosa penyakit kritis), CI100 ada survival period selama 7 hari.
  • CI+ usia masuknya mulai usia 1 sd 64 tahun, CI100 mulai usia 5 sd 70 tahun.
  • CI+ biaya asuransi atau iuran tabarru-nya lebih murah daripada biaya asuransi CI100.

Persamaan CI+ dan CI100 :

  • Masa tunggu 90 hari dari tanggal polis disetujui, atau dari tanggal pemulihan polis (jika sempat lapse).
  • Maksimum UP 2 miliar, kecuali disetujui lebih oleh Allianz.
  • Klaim CI+ maupun CI100 tidak mengurangi UP jiwa dasar.
  • UP CI+ dan CI100 dapat melebihi UP jiwa dasar. Dalam satu polis Tapro, hanya dapat ditambahkan beberapa rider penyakit kritis.
  • 49 penyakit kritis yang ada di CI+, seluruhnya ada di CI100. Jadi, CI100 sudah mencakup CI+.
  • Jika anda belum memiliki asuransi penyakit kritis sekarang ini, saya menganjurkan anda untuk membeli asuransi jiwa Allianz (Tapro) ditambah dengan manfaat tambahan asuransi penyakit kritis CI, CI+ atau CI100 sekarang juga.

TANYA & JAWAB PRODUK SAKIT KRITIS ALLIANZ

T: Bagaimana cara memiliki CI Plus?
J: CI Plus adalah asuransi tambahan kesehatan atau rider. Oleh karena itu, Anda terlebih dahulu harus memiliki asuransi jiwa yang disediakan oleh PT. Asuransi Allianz Life Indonesia sebagai polis dasar Anda. Klik di sini untuk melihat pilihan produk asuransi jiwa.

T: Apa saja kondisi penyakit kritis yang ditanggung oleh CI Plus?
J: Silakan klik di sini untuk mengetahui 49 kondisi penyakit kritis yang ditanggung oleh CI Plus.

T: Siapa saja yang dapat menjadi peserta CI Plus?
J: Siapa pun yang berusia 1 tahun – 64 tahun dan sudah memiliki polis asuransi jiwa dari PT. Asuransi Allianz Life Indonesia.

T: Berapa lama masa perlindungan yang diberikan CI Plus?
J: CI Plus memberikan masa perlindungan hingga usia 70 tahun.

T: Apa yang dimaksud dengan Masa Eliminasi?
J: Masa Eliminasi adalah masa tunggu yang berlaku hingga seseorang dapat mendapatkan manfaat polis. Masa Eliminasi pada CI Plus adalah 90 hari setelah dimulainya pertanggungan.

T: Bagaimana cara membayar premi asuransi saya?
J: Secara umum, premi bisa dibayarkan secara bulanan, triwulan, semesteran, dan tahunan. Pembayaran premi CI Plus mengikuti cara pembayaran polis dasar. Contohnya, bila polis dasar asuransi jiwa dibayar setiap satu bulan sekali, premi CI Plus pun dibayar setiap satu bulan sekali.

T: Bagaimana cara mendapatkan manfaat CI Plus saat saya atau keluarga terdiagnosis kondisi penyakit kritis?
J: Ikuti prosedur klaim asuransi jiwa dan kesehatan, Saya akan membantu Anda dengan Formulir Klaim dan Dokumen yang dibutuhkan untuk pengajuan Klaim.

T: Bagaimana cara membeli CI Plus?

Cara membeli CI Plus tinggal hubungi: 08113436830 (Natanael Agen Asuransi Allianz)

Tidak Semua Asuransi Kesehatan yang Berani Cover Sakit Berikut Ini

Asal kita sebelum ikut asuransi belum terkena sakit di bawah ini, asuransi pasti mengcover biayanya.

Allianz Life memberi santunan secara cash (uang cash) jika anda terkena sakit di bawah ini, namun syaratnya sebelum daftar polis harus belum terdeteksi sakit ini. Unik memang, dan kalau ada orang yang beranggapan, kok asuransi ingin enaknya saja ya, gak mau mencover sakit saya yang sudah ada. Kalau ada orang yang sehat, mana ada yang sadar dan mau beli polis asuransi.

Memang demikian asuransi. Asuransi tidak menanggung biaya sakit yang sudah kita alami sebelumnya. Juga tidak menanggung biaya kelahiran jika si pemegang polis sebelum daftar polis sudah hamil. Karena asuransi menanggung hal yang tiba-tiba terjadi dan tidak dapat kita rencanakan sebelumnya.

49 PENYAKIT KRITIS yang dicover ALLIANZ sebagai berikut:

1. Serangan Jantung Pertama
2. Stroke
3. Operasi Jantung Koroner
4. Operasi Penggantian Katup Jantung
5. Kanker
6. Gagal Ginjal
7. Kelumpuhan
8. Multiple Sclerosis
9. Transplantasi Organ Vital Tubuh
10. Penyakit Alzheimer/Gangguan Otak Organik Degeneratif yang tidak dapat pulih kembali.
11. Koma
12. Penyakit Parkinson
13. Terminal Illness
14. Penyakit Paru-paru Kronis/Tahap Akhir
15. Penyakit Hati Kronis
16. Penyakit Motor Neuron
17. Muscular Dystrophy
18. Anemia Aplastis
19. Operasi Pembuluh Aorta
20. Hepatitis Fulminant
21. Pulmonary Arterial Hypertension Primer
22. Meningitis Bakteri
23. Tumor Otak Jinak
24. Radang Otak
25. Luka Bakar
26. Poliomyelitis
27. Trauma Kepala Serius
28. Apallic Syndrome
29. Penyakit Jantung Koroner Lain Yang Serius
30. Angioplasti dan penatalaksanaan invasif lainnya untuk Penyakit Jantung Koroner
31. Lupus Eritematosus Sistemik (Systemic Lupus Erythematosus)
32. HIV Yang didapatkan melalui Transfusi Darah dan Pekerjaan
33. Tuli (Hilangnya fungsi Indra pendengaran)
34. Bisu (Kehilangan Kemampuan Bicara)
35. Kebutaan
36. Skleroderma progresif
37. Penyakit Kista Medullary
38. Cardiomyopathy
39. Aneurisma Pembuluh Darah Otak Yang Mensyaratkan Pembedahan
40. Terputusnya Akar -Akar Syaraf Plexus Brachialis
41. Stroke Yang Memerlukan Operasi Arteri Carotid
42. Operasi Scoliosis Idiopatik
43. Pankreatitis Menahun Yang Berulang
44. Penyakit Kaki Gajah Kronis
45. Hilangnya Kemandirian Hidup
46. Kematian Selaput Otot atau Jaringan (Gangrene)
47. Rheumatoid Arthritis Berat
48. Colitis Ulterative Berat (Cronh’s disease)
49. Penyakit Kawasaki Yang Mengakibatkan Komplikasi Pada Jantung

  • Info Lebih Detail atau ingin tahu berapa premi anda dengan santunan sakit kritis Rp 1 Milyar Hubungi:
  • Agen Asuransi Allianz Natanael, HP/WA 08113436830
  • Domisili Surabaya dan Sidoarjo.

Sekilas Produk & Keunggulan dari Fasilitas CI100 Allianz

CI100

CI 100 adalah asuransi tambahan kesehatan (rider) yang memberikan santunan jika nasabah terdiaknosa 100 kondisi penyakit kritis. Mulai dari tahap awal hingga tahap terparah. Manfaat yang diterima pun tidak mengurangi Uang Pertanggungan Dasar.

CI 100 juga menyediakan Manfaat Tambahan yaitu Angioplasty dan Tindakan Invasif Penyakit Arteri Koroner serta Komplikasi Diabetes. C1 100 memiliki masa pertanggungan sampai dengan usia 100 tahun, usia masuk yang fleksibel yaitu 5-70 tahun, dan Uang Pertanggungan (UP) yang komprehensif.

Keunggulan

  • Memberi santunan jika kita terdiaknosa dari 100 kondisi penyakit kritis.
  • Masa Perlindungan hingga usia 100 tahun.
  • Usia masuk yang fleksibel yaitu mulai dari 5 tahun hingga 70 tahun.
  • Manfaat yang diterima tidak mengurangi Uang Pertanggungan Dasar.
  • Klaim bisa diajukan lebih dari satu kali, sesuai dengan ketentuan yang berlaku di dalam Polis.

100 Kondisi Penyakit Kritis yang ditanggung sebagai berikut:

ci100

Cara Klaim

Hubungi AllianzCare di 1500 136.

Officer Allianz akan membantu Anda dengan Formulir Klaim dan Dokumen yang dibutuhkan untuk pengajuan Klaim.

Bagaimana cara memiliki CI 100?

CI 100 adalah asuransi tambahan kesehatan atau rider. Oleh karena itu, Anda terlebih dahulu harus memiliki asuransi jiwa yang disediakan oleh Asuransi Allianz Life Indonesia sebagai polis dasar Anda. Klik di sini untuk melihat pilihan produk asuransi jiwa.

Apa saja kondisi penyakit kritis yang ditanggung oleh CI100?

Silakan klik di sini untuk mengetahui 100 kondisi penyakit kritis yang ditanggung oleh CI 100. Selain itu, CI 100 juga memiliki Manfaat Tambahan yaitu Angioplasty dan Komplikasi Diabetes.

Siapa saja yang dapat menjadi peserta CI100?

Siapa pun yang berusia 5 tahun – 70 tahun dan sudah memiliki polis asuransi jiwa dari Asuransi Allianz Life Indonesia.

Berapa lama masa perlindungan yang diberikan CI 100?

CI100 memberikan masa perlindungan hingga usia 100 tahun.

Apa yang dimaksud dengan Survival Period?

Survival Period dalam CI 100 adalah 7 Hari untuk semua kondisi penyakit. Survival Period adalah jangka waktu seseorang bertahan hidup setelah didiagnosis kondisi penyakit kritis yang ditanggung oleh CI 100. Perusahaan asuransi akan membayarkan Manfaat bila seseorang melewati jangka waktu yang disyaratkan dalam Survival Period tersebut.
Apa yang dimaksud dengan Masa Eliminasi?

Masa Eliminasi adalah masa tunggu yang berlaku hingga seseorang dapat mendapatkan manfaat polis. Masa Eliminasi pada CI 100 adalah 90 hari setelah dimulainya pertanggungan.

Bagaimana cara membayar premi asuransi saya?

Secara umum, premi bisa dibayarkan secara bulanan, triwulan, semesteran, dan tahunan. Pembayaran premi CI100 mengikuti cara pembayaran polis dasar. Contohnya, bila polis dasar asuransi jiwa dibayar setiap satu bulan sekali, premi CI100 pun dibayar setiap satu bulan sekali.

Bagaimana cara mendapatkan manfaat CI100 saat saya atau keluarga terdiagnosis kondisi penyakit kritis?

Ikuti prosedur klaim asuransi jiwa dan kesehatan pada link ini atau hubungi AllianzCare di 1500 136 atau +62 21 2926 9999. Allianz akan membantu Anda dengan Formulir Klaim dan Dokumen yang dibutuhkan untuk pengajuan Klaim. Manfaat CI100 sesuai tahapan kondisi penyakit kritis, bisa dilihat di sini ((insert link 100 Kondisi Penyakit Kritis).

Bagaimana cara membeli CI100?

Anda bisa langsung menghubungi layanan AllianzCare di 1500 136 atau mengisi formulir data di sini (link Permintaan Informasi).

Manfaat yang Diterima

Klik di sini untuk mengetahui manfaat yang diberikan bila seseorang terdiagnosis kondisi penyakit kritis yang ditanggung CI 100.

Ingin mendapatkan brosur CI100 klik link ini : Unduh Brosur

 

Ingin mendaftar asuransi dengan fasilitas santunan sakit kritis UP Rp500jt sampai Rp1 Milyar hubungi:

Natanael

HP/WA 08113436830

Alamat tinggal: Jalan Kolonel Sugiono 4 Wedoro, Waru, Sidoarjo

email: natanael.allianz@gmail.com

 

Lima Hal Penting yang Bisa Hilang dari Hidup Manusia

Di dalam kehidupan manusia, ada lima hal penting yang bisa hilang antara lain;

  1. Tabungan/investasi
  2. Harta
  3. Harga diri
  4. Penghasilan
  5. Impian

Bagaimana lima hal itu bisa hilang?

“Ada seorang kepala keluarga usia 30-an tahun, kita sebut saja Tuan X. Tuan X memiliki asuransi jiwa murni yang menanggung risiko meninggal dunia dengan UP jiwa 1 miliar. Dia juga mengambil rider kesehatan untuk diri dan keluarganya, plan kamar 500rb per hari. Selain itu, dia pun rutin berinvestasi di reksadana sebesar 1 juta per bulan. Dia sudah melakukannya selama 5 tahun, dan kini uangnya hampir 100 juta.

Dari fakta ini, jelas bahwa Tuan X adalah seorang yang telah sadar berasuransi dan berinvestasi. Bahkan dipisah pula, sesuai saran para perencana keuangan.

Tapi ada satu yang dia lewatkan: proteksi penyakit kritis.

Pada suatu hari, Tuan X pergi ke rumah sakit untuk memeriksakan migrain yang akhir-akhir ini kerap mendera kepalanya. Biasanya pakai obat warung pun selesai, tapi kali ini dia bersikap waspada dengan bertanya langsung ke dokter. Ketika dokter melakukan pemindaian pada kepalanya, tak dinyana, ternyata terdapat tumor sebesar bola pingpong di otaknya. Tumor tersebut telah membangun sarang di tempurung otaknya lebih dari 10 tahun, tanpa dia sadari. Biaya operasi untuk mengangkat tumor tersebut, kata dokter, antara 500 juta sd 1 miliar tergantung rumah sakitnya, dan lebih mahal lagi jika berobatnya di luar negeri.

Tuan X terkejut. Tak menyangka. (Jika anda pun tak menyangka bisa ada tumor sebesar itu tanpa disadari, contohnya dapat dibaca di sini:http://life.viva.co.id/news/read/272466-tumor-otak-sebesar-bola-bisbol).

Tapi tak ada pilihan lain. Jika tak segera dioperasi, nyawa Tuan X terancam.

Maka digunakanlah asuransi kesehatan yang dia miliki, tapi askes tersebut hanya mampu menanggung biaya operasi dan lain-lain tak sampai 100 juta.

Karena masih kurang, dia tariklah semua tabungan dan investasinya. Tapi ini pun hanya sanggup menambahi 100 juta.

Tabungan dan investasi hilang. Ini hilang yang pertama.

Tuan X punya sebuah mobil untuk keperluan sehari-hari ke tempat kerja. Mobil itu terpaksa dijual cepat, laku 100 juta.

Masih kurang. Tuan X pun terpaksa menjual rumahnya yang sebagian masih kredit, juga secara cepat. Laku 150 juta.

Sampai sini, tabungan hilang, harta pun hilang. Ini hilang yang kedua.

Operasi telah mulai dilakukan, tapi karena masih banyak kurangnya, keluarga Tuan X berusaha cari pinjaman sana-sini. Hasilnya tak seberapa, karena ketika sehat pun cari pinjaman itu susah, apalagi di saat sakit.

Di sini, yang hilang dari diri Tuan X adalah harga dirinya. Ini hilang yang ketiga.

Karena Tuan X menjalani operasi dengan dana yang tidak cukup dan tidak segera tersedia (butuh waktu untuk jual mobil dan rumah), maka dia tidak mendapatkan fasilitas terbaik untuk operasinya sehingga penanganan tumornya tidak berlangsung dengan sempurna. Nyawanya memang terselamatkan, tapi kondisinya tidak pulih seperti sediakala. Dia tidak bisa bekerja lagi seperti sebelumnya.

Karena tidak bisa bekerja, maka penghasilan pun hilang. Ini hilang yang keempat.

Biaya hidup tak bisa ditunda. Sang istri harus banting tulang menghidupi keluarga. Anak-anak gagal masuk sekolah favorit. Tak ada lagi rekreasi di masa liburan sekolah. Mimpi naik haji harus dikubur dalam-dalam. Pensiun harus diundur entah sampai kapan. Dan di hadapan Tuan X, jangan sekali-kali bicara soal masa depan.

Karena kini, segala impiannya telah hilang. Ini hilang yang kelima.

Demikianlah kisah Tuan X”.

***

Tuan X adalah seorang yang sadar berasuransi, tapi nyatanya dia masih bisa mengalami hal seperti itu.

Bagaimana jika orang tidak punya asuransi sama sekali? Yang semacam ini amatlah banyak di negeri kita.

Atau bagaimana jika orang punya asuransi dengan manfaat yang lengkap, tapi UP-nya kecil-kecil? Misalnya, UP penyakit kritisnya hanya 100 juta atau bahkan kurang? Yang seperti ini pun banyak sekali. Dan mereka ini masih berisiko kehilangan lima hal penting dalam hidup.

Bagaimana rasanya jika kelima hal penting tersebut hilang dari diri kita?

Pelajaran yang diambil:

  1. Punya asuransi jiwa dan kesehatan saja tidak cukup.
  2. Apalagi kalau tidak punya asuransi sama sekali.
  3. Ketika memutuskan berasuransi, berpikirlah untuk risiko yang paling buruk (baca: yang butuh biaya paling besar, yaitu penyakit kritis).
  4. Asuransi penyakit kritis adalah kewajiban, bukan pilihan.
  5. Pada saat yang sama, UP penyakit kritis haruslah cukup besar. []

(Cerita dalam artikel ini diambil dari https://myallisya.com/2013/06/01/5-hal-penting-yang-bisa-hilang-dari-hidup-manusia-sebuah-ilustrasi/

Jika anda ingin mendaftar asuransi sakit kritis, segera hubungi

Natanael Financial Konsultan/Agen Allianz berlisensi

HP/WA 08113436830

email: natanael.allianz@gmail.com

Asuransi Jiwa sebagai Pelimpahan Problem Kerugian Keuangan

Sebelum kita membahas lebih jauh mengenai manfaat asuransi jiwa, ada baiknya kita tahu dan mengerti terlebih dahulu, apa yang dimaksud dengan asuransi jiwa.

Asuransi jiwa adalah suatu pelimpahan risiko (Risk Shifting) atas kerugian keuangan (financial loss) oleh Tertanggung kepada Penanggung.

Resiko yang dilimpahkan oleh Tertanggung tersebut kepada Penanggung bukanlah risiko hilangnya jiwa seseorang, melainkan kerugian keuangan sebagai akibat hilangnya jiwa seseorang atau karena mencapai umur tua sehingga tidak produktif lagi.

Manfaat perlindungan jiwa ini adalah sebagai jaminan kepastian terhadap tertanggung dan keluarga dalam menghadapi berbagai resiko kehidupan seperti sakit kritis, cacat, meninggal dan lain sebagainya.

Tujuan dari asuransi jiwa adalah sebagai jaminan hidup anda dan keluarga anda secara finansial dengan mendapatkan bantuan dana ketika mengalami masa-masa sulit  serta saat menghadapi berbagai resiko kehidupan di kemudian hari.

Nilai ekonomi hidup seorang kepala keluarga sama dengan kapasitas penghasilannya. Jika nilai ekonomi hidup seorang kepala keluarga hilang atau berkurang, maka yang akan menderita secara langsung atas kehilangan tersebut adalah sanak keluarganya. Resiko kehilangan penghasilan ini yang harus ditanggung oleh keluarga yang ditinggalkan.

Untuk mengurangi resiko tersebut pada zaman modern ini telah ditempuh satu cara dengan mengalihkan atau melimpahkan resiko tersebut kepada pihak lain, dalam hal ini perusahaan Asuransi Jiwa yang mengkhususkan usahanya dibidang ini sebagai profesinya. Pelimpahan resiko tersebut lebih popular disebut dengan membeli polis asuransi jiwa.

Jika keuangan keluarga hanya bergantung pada misalnya ayah saja yang merupakan tulang punggung yang menyokong keuangan selama ini. Apa jadinya dengan nasib anggota keluarga yang akan ditinggalkannya. Apakah rela melihat anak anaknya kebingungan biaya sekolah dan kebutuhan sehari-hari gara gara tidak ada biaya?

Asuransi Jiwa pada dasarnya berkaitan dengan keberadaan seseorang, di mana resiko finansial orang itu diambil alih pada saat terjadi kematian dini tidak terduga. Ini disebut sebagai “manfaat meninggal” atau “death benefit” yang disediakan – tapi, tentunya kita sendiri tidak menghidupi kondisi itu, karena kita sudah meninggal. Bagaimana dengan resiko yang kita hadapi saat kita sendiri masih hidup?

Pada kenyataannya, beban yang terjadi saat kita mengalami musibah dan masih tetap hidup seringkali justru lebih menyengsarakan orang-orang di sekitar kita. Bukan suatu peristiwa aneh, ketika seseorang mengalami penyakit kritis seperti terkena stroke – pecahnya pembuluh darah di otak – kemudian menjadi orang lumpuh yang menuntut semua perawatan, seringkali tanpa ada harapan sembuh.

Demi menunjang kehidupan, keluarga memakai seluruh daya finansial yang ada, menghabiskan tabungan dan mencairkan seluruh aset. Jadi tidak heran jika sebuah penelitian dari WHO menunjukkan setiap tahun di seluruh dunia ada 100 juta orang menjadi miskin karena membayar biaya kesehatan.

Resiko apa saja yang dapat diasuransikan
Sepanjang hidup manusia selalu dihadapkan kepada kemungkinan terjadinya peristiwa-peristiwa yang dapat menyebabkan lenyap atau berkurangnya nilai ekonominya . Ini mengakibatkan kerugian bagi diri sendiri dan keluarganya atau orang lain yang berkepentingan. Dengan kata lain, manusia selalu menghadapi peristiwa yang akan menimbulkan resiko dalam kehidupannya sebagai berikut;

(1) Meninggal dunia (death) baik secara alamiah (natural death) maupun meninggal pada usia muda karena sakit, kecelakaan (accidental death) dan lain sebagainya.

Ada sebuah keluarga kecil, ayahnya bekerja sebagai tukang ojek yang berangkat mulai pagi dan pulang saat malam. Tiba-tiba saat bekerja, ayah tersebut mengalami kecelakaan yang membuat dia cacat dan tidak bisa bekerja. Apa yang harus diperbuat istri menghadapi hal tersebut?

Jika ayah tersebut sudah punya asuransi yang menangani misalnya dari Jasa Rahaja mungkin bisa, namun apakah kebutuhan untuk mengganti kebutuhan keluarga akan terpenuhi?

Menghadapi problem tersebut maka ayah tersebut harus membeli asuransi khususnya yang memiliki manfaat memberikan uang cash jika ayah tersebut kecelakaan dan cacat tetap total. Berapa besar santunan manfaat uang cash tersebut, bisa dirancang mulai Rp 100jt sampai Rp 500jt sesuai kemampuan keuangan ayah untuk bayar premi.

Seandainya ayah yang tertimpa kecelakaan tersebut memiliki asuransi yang mampu mengganti biaya kebutuhan sehari-hari maka dia bisa tenang bekerja. Tidak kawatir terhadap nasib keluarganya.

(2) Cacat tubuh (disability) karena sakit atau kecelakaan.
Jika seseorang menderita cacat total dan tetap, mereka tidak dapat bekerja lagi secara permanen sehingga tidak memperoleh penghasilan sama sekali untuk menghidupi dirinya sendiri maupun keluarganya.

(3) Penyakit kritis
Ada sebuah keluarga yang sebelumnya bahagia hidup berkecukupan, suatu saat problem yang tidak disangka-sangka datang. Ayahnya terserang jantung sehingga mengharuskan perawatan di rumah sakit. Mau gak mau, biaya harus disiapkan oleh istri.

Jika saat sebelum kejadian serangan jantung, si Ayah sudah punya polis asuransi yang memiliki manfaat santunan uang tunai sebesar Rp 500jt atau Rp 1 Milyar, problem tersebut terbantu. Biaya akan terbantu.

Uang tunai tersebut bisa buat perawatan atau menambah modal untuk usaha sang Ibu yang harus bekerja sendirian.

(4) Umur tua (old age) / Pensiun
Peristiwa hari tua pasti akan terjadi, tetapi berapa lama kehidupan hari tua tersebut berlangsung, tidak bisa diketahui dengan pasti.

 

Info pendaftaran Polis Asuransi dengan manfaat lengkap yakni manfaat santunan uang tunai jika terkena sakit kritis (jantung, kanker, stroke, dll) bisa menghubungi saya, 

Natanael Agen Allianz Indonesia

HP/WA: 08113436830

email: natanael.allianz@gmail.com