Tag Archives: Asuransi Syariah

Peluang Investasi yang Prospektif dan Likuid

Ada beberapa pendapat yang mengatakan bahwa investasi yang prospektif adalah property misal invest rumah atau tanah. Pendapat tsb benar, namun jika dikaji lebih dalam invest di property menurut saya kurang prospektif. Mengapa?

Si Bapak A katakanlah baru beli rumah sehrg Rp 1 M. Pertanyaannya, apakah jika Bapak A tiba2 sakit yg mengharuskan dia membayar biaya berobat hingga 2 M (misal sakit yg berat seperti jantung, kanker, stroke, dll) dengan secepat itu dapat menjual rumahnya yg seharga Rp2M? Pasti sulit. Tidak mudah menjual rumah. Perlu waktu bulanan sampai tahunan. Padahal biaya sakit hrs cepat dibayar kalau tidak, terpaksa rumah sakit memulangkan Bapak A. Satu-satunya jalan mungkin pinjam saudara atau perusahaan. Tapi mungkin tidak sampai Rp2M.

Dari kasus tersebut, jalan yang bijaksana adalah menjadi nasabah asuransi. Bapak A bisa membuka polis asuransi dengan manfaat mendapat uang /dana cash jika terjadi sakit kritis. Besar nilai jangan tanggung-tanggung, ambillah Rp2M untuk antisipasi dana. Ini tanpa mengurangi saldo investasi di asuransi.

Selain itu, Bapak A harus mengambil juga manfaat santunan harian. Misal santunan harian Rp1.5jt per hari jika diopname di rumah sakit. Tinggal hitung saja. Misal opname sepuluh hari maka Bapak A dapat santunan dana Rp15jt.

Kalau Bapak A sudah ada asuransi dari kantor, ini bisa dipakai dobel klaim. Istilahnya sambil menyelam minum air.

Demikian ulasan saya tentang jenis pilihan investasi yang prospektif dan memilki likuiditas cepat.

Konsultasi hub

Bisnis Eksekutif Allianz tinggal di Surabaya – Sidoarjo

Natanael

Hp/WA 08113436830

Email; natanael.albertus@gmail.com

Advertisements

Sakit Dapat Uang, Mau?

 

Asuransi itu sederhana:

  • Kalau sakit dapat uang, itulah asuransi.
  • Kalau meninggal (ahli waris) dapat uang, itulah asuransi.
  • Kalau kecelakaan atau cacat lalu dapat uang, itulah asuransi.
  • Kalau rumah kebakaran dapat uang, itulah asuransi.
  • Kalau mobil tabrakan lalu dapat uang, itulah asuransi.
  • Kalau barang kiriman hilang lalu dapat uang, itulah asuransi.

Sakit, meninggal, kecelakaan, cacat, kebakaran, tabrakan, kehilangan barang semuanya memiliki kesamaan, yaitu:

  • Tidak diinginkan
  • Tidak bisa diketahui waktunya
  • Jika terjadi, dibutuhkan uang.

Memang uang bukan satu-satunya yang dibutuhkan pada saat terjadi risiko yang tidak diinginkan. Tapi uang adalah salah satu yang dibutuhkan. Dan asuransi menyediakan uang pada saat dibutuhkan itu. Asuransi adalah perlindungan keuangan.

Uang yang dilindungi lewat asuransi bisa berbentuk uang tunai, tabungan, emas, properti, surat berharga, keterampilan/keahlian, dan penghasilan. Semua itu adalah hasil usaha kita, yang bisa saja tiba-tiba hilang atau berkurang karena suatu musibah yang tidak diinginkan.

Asuransi tidak bicara tentang kalau sehat dapat uang. Itu bukan asuransi. Kalau sehat, seharusnya anda tidak perlu bingung. Yang pantas bikin bingung itu kalau sakit.

Kalau sehat, anda bisa bekerja dan dari situ anda dapat uang. Kalau sehat dan bisa bekerja, seharusnya anda bisa menabung atau berinvestasi dan dari situ uang anda tambah banyak.

Hasil investasi anda bisa digunakan untuk sekolah anak, rumah, barang-barang, liburan, ibadah haji, hingga pensiun. Semua itu adalah kondisi sehat yang memerlukan uang. Bukan hanya sakit yang butuh uang. Kondisi sehat pun butuh uang. Tapi cara mendapatkannya bukan lewat asuransi.

Jika kondisi sehat saja butuh uang, apalagi kondisi tidak sehat?

Jadi, ambillah asuransi segera, ketika anda sehat dan punya uang untuk membayarnya.

Asuransi itu uang kecil. Sangat kecil dibanding uang besar yang dilindunginya. Uang asuransi mungkin hanya sekitar 10% dari penghasilan anda. Tapi uang yang 10% ini bisa melindungi 100% uang anda dan aset-aset yang anda kumpulkan selama bertahun-tahun.

Demikian. []

 

Ingin konsultasi mengenai asuransi? Silakan menghubungi:

Natanael HP/WA 08113436830

Keunggulan Rider Critical Illness dari Tapro Allianz

critical-illness-probability

Program Allisya Protection Plus atau Tapro dari Allianz menyediakan produk rider yang sangat penting untuk dimiliki, yaitu Critical Illness. Rider ini menanggung 49 jenis penyakit kritis. Tersedia dalam dua versi, yaitu CI+ (Critical Illness Plus, klaim tidak mengurangi UP dasar, berlaku sampai usia 70 tahun) dan CI (Critical Illness, klaim mengurangi UP dasar, berlaku sampai usia 85 tahun). (Selengkapnya tentang rider CI dan CI+, klik di sini).

Berikut adalah keunggulan-keunggulan produk ini. Semoga bermanfaat untuk anda yang tengah memilih produk asuransi penyakit kritis, karena nama produk sama belum tentu ketentuannya sama.

1.       Tanpa syarat survival period (masa bertahan hidup)

Survival period atau masa bertahan hidup adalah jangka waktu yang disyaratkan untuk tetap hidup ketika seseorang terdiagnosa sakit kritis. Klaim penyakit kritis baru dapat diajukan jika survival period telah terlewati. Ada yang mensyaratkan harus bertahan hidup selama 14 hari, ada yang 15 hari, ada yang 30 hari. Jika yang bersangkutan meninggal dunia dalam masa survival period, klaim penyakit kritisnya tidak bisa dicairkan. Tapi itu di tempat lain.

Di Allianz, tidak ada syarat survival period. Sebagai contoh, jika seseorang mengalami serangan jantung lalu meninggal, maka ahli warisnya memperoleh dua manfaat: UP penyakit kritis dan UP meninggal dunia. Dengan catatan, sebelum meninggal dunia sempat menjalani diagnosa untuk mendapatkan bukti medis serangan jantung.

2.       Klaim dapat diajukan begitu terdiagnosa memenuhi syarat kondisi kritis, tanpa harus menjalani pengobatan/operasi terlebih dahulu

Beberapa penyakit kritis dapat ditunda jadwal operasinya. Nah, sebelum operasi dilakukan, klaim dapat diajukan asalkan kelengkapan syarat-syaratnya terpenuhi.

3.       Menanggung kondisi cacat tetap total

Di antara daftar 49 penyakit kritis dari Allianz, ada tiga yang masuk kategori cacat tetap total, yaitu: 1) kebutaan; 2) kelumpuhan; 3) hilangnya kemandirian hidup. Apa pun nama penyakitnya, asalkan memenuhi tiga kondisi ini, maka klaim penyakit kritis dapat diajukan.

4.       Menanggung kondisi kritis yang disebabkan kecelakaan

Proteksi penyakit kritis dari Allianz tidak hanya bicara tentang kondisi kritis yang disebabkan oleh penyakit, tapi juga kondisi kritis yang disebabkan oleh kecelakaan. Di antara 49 penyakit kritis, setidaknya ada 10 yang dapat diakibatkan oleh kecelakaan, yaitu: 1) kebutaan; 2) kelumpuhan; 3) hilangnya kemandirian hidup; 4) Tuli; 5) Bisu; 6) Trauma kepala serius; 7) Koma; 8) Terminal illness; 9) Luka bakar; dan 10) Terputusnya akar-akar syaraf plexus brachialis. Selain itu, rusaknya organ-organ tubuh penting (seperti ginjal dan tulang belakang) juga dapat disebabkan oleh kecelakaan.

5.       Menanggung terminal illness

Di antara daftar 49 penyakit kritis dari Allianz, salah satunya adalah Terminal Illness. Apa pun nama penyakitnya, asalkan dokter telah mendiagnosa umur yang bersangkutan tidak akan melebihi 12 bulan, maka klaim penyakit kritis dapat diajukan.

6.       Menanggung transplantasi organ tubuh penting

Kinerja organ-organ tubuh penting menjadi perhatian utama dalam rider CI+ Allianz. Organ tubuh seperti jantung, ginjal, pankreas, liver, paru-paru, dan sumsum tulang merupakan penyangga kehidupan manusia. Memiliki proteksi yang dapat digunakan untuk membiayai penggantian organ-organ tersebut akan memberikan rasa aman yang diperlukan oleh setiap orang.

7.       Premi dan Biaya Asuransinya Murah

Di atas segala kelebihannya, harga adalah faktor yang sangat penting. Rider CI+ dari Allianz sangat murah, dan apalagi rider CI lebih-lebih lagi sangat murah. Mulai dengan premi 300 ribu per bulan, seorang pria dan wanita usia 30-an tahun dapat memiliki proteksi penyakit kritis sebesar 300 juta + proteksi jiwa 300 juta. Dan jika ingin terproteksi sebesar 1 miliar (UP jiwa 1 miliar + penyakit kritis 1 miliar), preminya 1 juta saja per bulan. Biaya asuransinya pun relatif lebih murah daripada produk sejenis di asuransi lain. Silakan dicek sendiri.

Kesimpulan

Dari berbagai keunggulan di atas, jelas bahwa rider Critical Illness dari Allianz adalah produk yang serba meliputi, karena menanggung hampir semua kondisi terburuk yang mungkin dialami manusia. Dia beririsan dengan rider ADDB (Accident Death and Disability Benefit) dan TPD (Total Permanent Disability) pada kondisi cacat total. Jadi, cukup dengan memiliki proteksi jiwa ditambah rider Critical Illness, maka proteksi dasar kita sudah tercukupi. Namun lebih baik lagi jika ditambah ADDB dan TPD, karena meski beririsan, ada juga perbedaannya dan ketiga produk ini tidak saling mengurangi.

Ingin mendaftar asuransi sakit kritis Allianz hubungi:

Natanael

HP/WA 08113436830

Pengalaman Berasuransi di Era Digital Bersama Allianz

Allisya Protection Plus (Asuransi Jiwa Unit-link)

AllisyaAllisya Protection Plus atau disebut juga Tapro Allisya atau Tapro Syariah adalah sebuah program asuransi jiwa yang dipadukan dengan investasi berbasis syariah. Tapro Allisya memberikan perlindungan jiwa hingga seumur hidup, serta dapat ditambahkan manfaat proteksi kecelakaan, cacat tetap total, penyakit kritis, rawat inap, dan pembebasan premi. Investasinya disalurkan pada instrumen-instrumen investasi yang halal dan bersih sehingga insya Allah bernilai berkah.

 

Keunggulan

  1. Dikelola sesuai syariah di mana para peserta berakad untuk saling menolong satu sama lain. (Redaksi kontrak syariah dapat dibaca di SINI)
  2. Memberikan perlindungan jiwa hingga usia 100 tahun.
  3. Memiliki rider (asuransi tambahan) yang lengkap, meliputi proteksi kecelakaan, cacat tetap total, penyakit kritis, rawat inap cashless, santunan rawat inap reimburse, dan bebas premi.
  4. Manfaat cacat tetap total (TPD: Total Permanent Disability) dapat diambil secara terpisah dari manfaat meninggal dunia, sehingga kejadian TPD tidak membuat polis tutup.
  5. Memberikan manfaat tambahan perlindungan 100 kondisi kritis (CI100) sejak tahap awal penyakit hingga usia 100 tahun, klaim tanpa mengurangi UP jiwa.
  6. Uang pertanggungan penyakit kritis bisa 5 kali lebih besar dari UP jiwa.
  7. Dalam satu polis bisa ambil lebih dari satu rider Penyakit Kritis (CI+, CI100, CIA).
  8. Memberikan UP lebih besar dengan premi lebih rendah dibanding produk lain yang sejenis.
  9. Jika ditambahkan rider Term-life, premi bisa lebih murah daripada produk term-life murni untuk UP yang sama.
  10. Struktur biaya lebih rendah dibanding produk lain yang sejenis.
  11. Sudah ada alokasi investasi dari premi berkala sejak tahun pertama.
  12. Dana peserta diinvestasikan dalam instrumen investasi yang halal dan bersih, bebas dari riba, judi, miras, rokok, dan usaha-usaha buruk lainnya.
  13. Hasil investasi (jika dimaksimalkan) dapat digunakan untuk berbagai keperluan di masa depan, seperti dana darurat, pendidikan anak, pensiun, perjalanan ibadah, rekreasi, dan lain-lain.
  14. Dikelola oleh Allianz, salah satu perusahaan asuransi terbesar dunia dengan brand yang sangat bagus.

 

Manfaat Dasar

  • Jika tertanggung meninggal dunia sebelum usia 100 tahun, dibayarkan UP jiwa + nilai investasi.
  • Jika tertanggung hidup sampai usia 100 tahun, dibayarkan sebesar nilai investasi.

Manfaat dasar wajib diambil. Keterangan lebih lanjut, buka di sini: Manfaat Dasar.

 

Manfaat Tambahan (Rider)

Manfaat dasar wajib diambil, sedangkan Rider merupakan opsional (pilihan), boleh ditambahkan boleh tidak, sesuai kebutuhan. Berikut adalah rider-rider pada produk Tapro Allisya Protection Plus.

1. ADDB (Accident Death and Disability Benefit)

Membayarkan UP jika tertanggung meninggal atau cacat karena kecelakaan sebelum berusia 65 tahun. Keterangan lebih lengkap baca di sini: ADDB.

2. TPD (Total Permanent Disability)

Membayarkan UP jika tertanggung menderita cacat tetap total karena sakit atau kecelakaan sebelum berusia 65 tahun. Keterangan lebih lengkap baca di sini: TPD.

3a. CI+ (Critical Illness Plus)

Membayarkan UP jika tertanggung pertama kali terdiagnosis atau mengalami 1 dari 49 penyakit kritis sd usia 70 tahun. Klaim tidak mengurangi UP dasar. Keterangan lebih lengkap baca di sini: CI+.

3b. CI100 (100 Kondisi Penyakit Kritis)

Membayarkan UP jika tertanggung terdiagnosis atau mengalami satu dari 100 kondisi penyakit kritis, sejak tahap awal penyakit, sampai usia 100 tahun. Klaim tidak mengurangi UP dasar. Keterangan lebih lengkap, baca di sini: CI100.

3c. CIA (Critical Illness Accelerated)

Membayarkan UP jika tertanggung pertama kali terdiagnosis atau mengalami 1 dari 49 penyakit kritis sd usia 85 tahun. Klaim mengurangi UP dasar. Keterangan lebih lengkap baca di sini: CIA.

4. HSC+ (Hospital and Surgical Care +)

Memberikan penggantian biaya rawat inap dan pembedahan di rumah sakit dengan sistem cashless, masa perlindungan sampai usia 80 tahun. Selengkapnya baca di sini: HSC+.

5. Flexicare Family

Santunan rawat inap, pembedahan, dan penyembuhan bagi nasabah dan keluarganya yang tercantum dalam “data polis” jika dirawat di rumah sakit, sd usia 65 tahun. Keterangan lebih lengkap baca di sini: Flexicare Family.

6a. Payor Benefit

Pembebasan premi berkala jika pemegang polis terdiagnosis/mengalami penyakit kritis atau cacat tetap total dan Allianz akan membayarkan sebesar premi berkala tsb sampai usia pemegang polis mencapai 65 tahun.

6b. Payor Protection

Pembebasan premi berkala jika pemegang polis meninggal dunia dan Allianz akan membayarkan sebesar premi berkala tsb sampai usia pemegang polis seolah-olah mencapai 65 tahun.

6c. Spouse Payor Benefit

Pembebasan premi berkala jika pasangan (suami/istri) dari pemegang polis terdiagnosis/mengalami penyakit kritis atau cacat tetap total dan Allianz akan membayarkan sebesar premi berkala tsb sampai usia pasangan pemegang polis mencapai 65 tahun.

6d. Spouse Payor Protection

Pembebasan premi berkala jika pasangan (suami/istri) dari pemegang polis meninggal dunia dan Allianz akan membayarkan sebesar premi berkala tsb sampai usia pasangan pemegang polis seolah-olah mencapai 65 tahun.

Info lengkap tentang macam-macam rider Payor bisa dibaca di sini: Payor.

7. Term Life

Merupakan tambahan manfaat meninggal dunia, dibayarkan jika tertanggung meninggal dunia sebelum mencapai usia 70 tahun. Keterangan lebih lengkap baca di sini: Term Life.

 

Ketentuan Umum Allisya Protection Plus

Jenis produk Unit-link (asuransi jiwa + investasi)
Masa kontrak Hingga usia tertanggung mencapai 100 tahun
Mata uang Rupiah
Usia masuk tertanggung Anak-anak: 15 hari sd 17 tahun (ulang tahun terdekat)Dewasa: 18 sd 70 tahun (ulang tahun terdekat)
Usia maksimum proteksi 100 tahun (ulang tahun terdekat)
Usia pemegang polis Minimum 18 tahun
Termaslahat (penerima manfaat, ahli waris) Ada hubungan insurable interest (hubungan keluarga atau hubungan darah): suami, istri, anak, orangtua, saudara kandung.Jika ahli waris masih anak-anak, harus dicantumkan walinya.
Frekuensi pembayaran premi Bulanan, triwulanan, semesteran, tahunan.
Minimum premi
  • Bulanan 300 ribu
  • Triwulanan 625 ribu
  • Semesteran 1 juta
  • Tahunan 1,5 juta
Maksimum premi Tidak dibatasi.
Minimum top up berkala
  • Bulanan 100 ribu
  • Triwulanan 250 ribu
  • Semesteran 500 ribu
  • Tahunan 1 juta
Maksimum top up berkala 3 (tiga) kali premi berkala
Top up tunggal Minimum 1 juta, maksimum tidak dibatasi
Cara pembayaran premi
  • Transfer (BCA, Mandiri, HSBC, Permata, Indomaret, eAzy Payment)
  • Autodebet tabungan (BRI, BCA, BRI, Mandiri)
  • Kartu kredit (Visa, Master, BCA, Amex)
Laporan transaksi Laporan transaksi dikirimkan secara berkala kepada nasabah setiap kali ada penyetoran premi (setiap bulan, triwulan, semester, atau tahun).Laporan transaksi dan surat-menyurat lainnya dikirimkan melalui kurir atau email (pilih salah satu).
Pemeriksaan kesehatan Tidak diperlukan jika sehat tanpa riwayat sakit dan uang pertanggungan masih dalam batas tabel medical.Diperlukan jika uang pertanggungan melebihi batas dalam tabel medical atau ada riwayat sakit.

Tabel Medical klik di SINI.

Keputusan underwriting (penilaian risiko) Tergantung riwayat kesehatan, pekerjaan, dan hobi tertanggung, keputusan underwriting ada 6 kemungkinan:

  1. Diterima standar
  2. Diterima dengan ekstrakontribusi
  3. Diterima dengan pengecualian untuk rider tertentu
  4. Diterima dengan ekstrakontribusi dan pengecualian untuk rider tertentu
  5. Ditangguhkan
  6. Ditolak
Perubahan polis Perubahan polis ada dua macam:– Non-finansial: Perubahan yang tidak berpengaruh terhadap premi. Contoh: Perubahan alamat, ahli waris, cara bayar.

– Finansial: Perubahan yang berpengaruh terhadap premi. Contoh: Perubahan premi, perubahan UP, penambahan/pengurangan rider.

Perubahan polis finansial maupun non-finansial dapat dilakukan kapan saja.

Berakhirnya polis
  • Saat tertanggung mencapai usia 100 tahun
  • Pembayaran premi terhenti di dua tahun pertama
  • Nilai investasi tidak mencukupi untuk membayar biaya-biaya asuransi dan administrasi.
  • Penarikan seluruh dana investasi (surrender)
  • Tertanggung meninggal dunia

Mana yang terjadi lebih dulu.

Penempatan dana investasi Ada 3 pilihan jenis dana:

  1. Allisya Rupiah Fix Income Fund: Potensi risiko rendah, potensi hasil menengah (konservatif).
  2. Allisya Rupiah Balanced Fund: Potensi risiko sedang, potensi hasil menengah-tinggi (moderat).
  3. Allisya Rupiah Equity Fund: Potensi risiko tinggi, potensi hasil tinggi (agresif).
Alokasi investasi (dihitung dari premi berkala dasar) Tahun 1: 25%Tahun 2: 60%

Tahun 3: 85%

Tahun 4: 92,5%

Tahun 5: 92,5%

Tahun 6 dst: 105,26%

 

Biaya-biaya Polis

1. Biaya akuisisi dan pemeliharaan (dipotong dari premi berkala dasar; top up tidak dihitung). Tahun 1: 75%Tahun 2: 40%

Tahun 3: 15%

Tahun 4: 7,5%

Tahun 5: 7,5%

Tahun 6 dst: 0%

Total: 145%

2. Selisih harga jual-beli unit (bid over price) 5%
3. Biaya administrasi Rp. 26.500 per bulan, mulai dikenakan di tahun kedua. 12 bulan pertama gratis.
4. Biaya asuransi (tabarru) – Besarnya tergantung usia, jenis kelamin, pekerjaan, kondisi kesehatan, dan uang pertanggungan.– Biaya asuransi ditagihkan secara bulanan (tanpa melihat frekuensi pembayaran premi)

– Biaya asuransi 12 bulan pertama ditagihkan di tahun kedua dan ketiga (masing-masing setengahnya).

– Biaya asuransi tahun kedua dan seterusnya ditagihkan di tahun berjalan.

– Biaya asuransi tahun pertama dan kedua dicantumkan di data polis. Biaya asuransi tahun-tahun selanjutnya akan diberitahukan setiap menjelang ulang tahun polis.

5. Biaya pengelolaan investasi 2% per tahun
6. Biaya penarikan dana Tidak dikenakan biaya
7. Biaya top up tunggal Tidak dikenakan biaya, tapi kena selisih harga jual-beli unit 5%
8. Biaya switching (pengalihan dana) Gratis 4 kali dalam setahun. Lebih dari 4 kali dikenakan biaya 1% atau minimal 100 ribu.

 

Cara Pendaftaran Polis

Mengisi Surat Pengajuan Asuransi Jiwa (SPAJ) dengan melampirkan:

  1. Fotokopi KTP tertanggung dan pemegang polis
  2. Fotokopi Akta Lahir (jika ada tertanggung anak)
  3. Fotokopi Kartu Keluarga (jika menyertakan anggota keluarga) atau Buku Nikah (jika suami-istri)
  4. Bukti transfer premi pertama, kecuali cara bayar dengan kartu kredit.
  5. Salinan resume medis (jika pernah dirawat) atau hasil medical check up (jika ada)
  6. Form tambahan lain jika diperlukan.

SPAJ bisa diperoleh lewat agen asuransi.

Hubungi Natanael Agen asuransi Allianz Indonesia tinggal di Surabaya,

HP/WA: 08113436830

Tabel Manfaat & Premi FlexiCare Family

Flexicare Family merupakan asuransi kesehatan yang memberikan santunan harian rawat inap rumah sakit karena sakit dan kecelakaan dengan minimum masa perawatan 1 x 24 jam, maksimum 180 hari per tahun. Karena berupa santunan harian maka FlexiCare Family bisa double klaim sehingga dapat digunakan sebagai tambahan santunan jika telah memiliki askes dari kantor. FlexiCare Family adalah asuransi kesehatan yang berupa manfaat tambahan (rider) dari asuransi jiwa Tapro Allianz

Tabel Manfaat FlexiCare Family (Klik di tabel untuk memperbesar)

tabel-flexicare-family.jpg

Contoh apabila anda memilih plan 10 maka rincian manfaat Flexicare Family yang anda dapatkan adalah sebagai berikut:

tabel-manfaat-flexicare.jpg

Silahkan menghubungi saya untuk mendapatkan informasi mengenai berapa Premi FlexiCare Family.

Untuk keterangan lebih lengkap tentang asuransi kesehatan, Silahkan hubungi saya, Natanael Agen Allianz Indonesia tinggal di Surabaya-Sidoarjo.

HP/WA: 08113436830

Mengenal Penyakit Pre Existing Condition dalam Asuransi

Apakah Anda ingin memiliki asuransi tapi sudah ada riwayat sakit penyakit sebelumnya (penyakit pre existing condition)? Tenang, perusahaan asuransi Allianz masih dapat menyetujui pengajuan asuransi yang Anda lakukan tetapi tentunya dengan beberapa persyaratan tertentu.

Dalam asuransi terdapat istilah pre-existing condition, yaitu kondisi di mana Anda sudah terdiagnosis atau memiliki riwayat  penyakit tertentu pada saat mendaftar ke asuransi. Dengan kondisi seperti ini, pada umumnya perusahaan asuransi dapat menerima Anda sebagai nasabah dengan persyaratan tertentu.
Persyaratan tertentu itu antara lain Anda akan tetap dapat mendapatkan perlindungan asuransi namun dengan substandard alias penambahan jumlah premi yang dibayar. Atau bisa juga untuk penyakit pre existing condition tersebut akan dikecualikan dari manfaat yang akan dicover.
Atau yang paling parah, bisa juga pengajuan asuransi Anda akan ditunda atau bahkan ditolak sama sekali. Yang melakukan screening ini adalah pihak underwriter yang bekerja di perusahaan asuransi. Jika dibandingkan dengan bank, underwriter ini ibaratnya seperti analis kredit.
Bedanya analis kredit tugasnya adalah memfilter/ menyaring pengajuan/ permohonan kredit yang masuk apakah layak untuk disetujui permohonan kreditnya atau ditolak. Pengajuan kredit ini disetujui atau ditolak tergantung pada kemampuan dan kesehatan finansial dari si calon peminjam dana (debitur).
Sedangkan kalau di asuransi, yang menjadi tolok ukur diterima atau ditolaknya suatu permohonan asuransi adalah kondisi kesehatan dari si calon tertanggung. Oleh karena itulah, sangat penting sekali untuk membeli asuransi sejak dini. Jangan tunggu sampai sudah kena sakit penyakit, karena proses pengajuan asuransi Anda pasti akan lebih ribet dibandingkan dengan jika saat pengajuan kondisi kesehatan Anda masih prima.
Selain harga premi yang akan Anda bayar kelak bisa menjadi lebih mahal (karena kena extra premi), ada kemungkinan juga pengajuan asuransi Anda akan ditolak. Jadi jangan pernah menunda nunda untuk membeli asuransi.
Apa hal yang Anda butuhkan di saat Anda terkena penyakit kritis?
Jika Anda sudah terdaftar di Allianz, Anda tidak perlu pusing lagi memikirkan  biaya sakit kritis. Hal ini karena ALLIANZ sudah menyediakan biaya sakit kritis untuk Anda. Begitu Anda di vonis dokter kalau Anda terkena penyakit kritis, maka Anda dapat melakukakan klaim ke Allianz dan Allianz akan memberikan Uang Pertanggungan sebesar yang telah disepakati sebelumnya.
Jangan Anda sudah sakit dan terkena penyakit kritis, baru Anda sibuk menelepon saya untuk mendaftar asuransi. Maaf sekali, jika kasusnya demikian, saya tidak dapat membantu Anda. Nasi sudah menjadi bubur. Tidak mungkin lagi dikembalikan menjadi nasi.
Jika kejadiannya demikian, Anda hanya bisa berusaha menggunakan uang pribadi Anda sendiri. Perjuangan Anda melawan penyakit yang Anda derita, hanya akan ditentukan oleh seberapa banyak kemampuan finansial Anda untuk menopang kebutuhan Anda dalam menghadapi penyakit ini.
Ingat, selain biaya pengobatan, Anda juga harus memikirkan biaya hidup sehari hari. Jika Anda tidak punya simpanan uang yang memadai, Anda hanya bisa pasrah terima nasib saja jika sampai kejadian naas ini menimpa Anda. Jika Anda ikhlas, coba tanyakan kepada keluarga dan orang orang terdekat Anda seperti orang tua, saudara, istri maupun anak anak Anda. Apakah mereka ikhlas kehilangan Anda? Apakah mereka ikhlas melihat Anda berhenti berjuang dan kehilangan semangat hidup?
Jika Anda sudah memiliki istri dan anak anak yang masih kecil, terpikirkah oleh Anda bagaimana nasib mereka kelak sepeninggal Anda? Oleh sebab itu, jangan lah bersikap egois. Selagi masih muda dan belum sakit, belilah asuransi Allianz sekarang juga.

 

Kembali lagi ke masalah pre existing condition tadi. Status pre-existing condition dapat ditiadakan oleh perusahaan asuransi apabila Anda telah menjadi nasabah dalam jangka waktu tertentu dan tidak ada lagi laporan klaim maupun mengalami perawatan untuk penyakit yang masuk dalam daftar pre-existing condition sebelumnya.

Setelah melewati masa tunggu tersebut, maka status pre-existing disease dapat dicabut oleh perusahaan asuransi. Di Allianz, untuk jenis produk asuransi kesehatannya yang memberlakukan masa tunggu untuk kondisi penyakit pre existing condition namanya adalah Smartmed Premier dimana untuk penyakit pre existing condition akan dicover setelah 2 tahun usia polis.

Sebagai contoh, Anda pernah terdiagnosis penyakit jantung tapi Anda sudah dinyatakan sembuh setahun yang lalu. Kemudian, asuransi kesehatan Smartmed Premier dari Allianz Anda memiliki kebijakan masa tunggu pre-existing condition selama 2 tahun. Berarti Anda harus menunggu selama 2 tahun lagi dan jika masalah kesehatan jantung Anda tidak pernah muncul lagi, barulah asuransi nya akan mengcover untuk penyakit tersebut.

Masa tunggu setiap penyakit dan kebijakan perusahaan asuransi berbeda-beda, jadi bila Anda pernah memiliki riwayat penyakit tertentu, segera tanyakan kebijakan pre-existing condition dari perusahaan asuransi yang Anda minati. Yang pasti, semua perusahaan asuransi akan mengecualikan kondisi penyakit pre exiting condition.

Di Allianz sendiri, untuk asuransi kesehatan lain selain SmartMed Premier, untuk kondisi penyakit pre existing condition akan di kecualikan permanen selamanya. Untuk asuransi jiwa nya sendiri bisa saja diberlakukan tambahan extra premi atau bahkan pengajuan asuransi nya sama sekali ditolak tergantung dari tingkat keparahan dari kondisi pre existing condition yang telah diderita tersebut. Makanya jangan anggap remeh dengan segala sakit penyakit.

Jika Anda merupakan calon orang tua yang sebentar lagi akan mendapatkan momongan, saya sangat menyarankan Anda untuk segera membelikan asuransi untuk buah hati Anda. Saat mereka dilahirkan di dunia, sudah sepantasnya sebagai orang tua Anda akan senantiasa melindungi mereka dari segala bahaya yang bakal mengancam jiwa mereka. Namun jika bahaya yang mengancam itu di luar kuasa Anda untuk melindunginya, bagaimana? Ya, pakailah bantuan asuransi Allianz.

Premi asuransi untuk anak kecil harganya tidak terlampau mahal. Anda tidak akan bangkrut hanya gara gara Anda membayar premi asuransi untuk anak setiap bulannya. Mungkin pengeluaran Anda untuk membeli keperlua bayi anda seperti susu dan pampers jauh lebih besar daripada biaya premi asuransi untuk anak itu sendiri.

Jika anak sakit, biaya yang akan Anda keluarkan kelak akan jauh lebih besar nantinya jika Anda tidak memiliki asuransi. Jika bisa pakai uang dari asuransi, mengapa mau pakai uang dari kantong sendiri untuk berobat?

Yang tak kalah penting lagi tentang masalah pre existing ini adalah, pastikan Anda selalu mengisi SPAJ (Surat Permohonan Asuransi Jiwa) ataupun SPAK (Surat Permohonan Asuransi Kesehatan) dengan sejujurnya, agar tidak terjadi masalah penolakan klaim di kemudian hari.

Jujur di sini dalam arti Anda tidak berbohong dan tidak menutupi tentang kondisi penyakit pre existing yang telah Anda derita sebelumnya. Sebelumnya sudah ada sakit ini, tapi Anda ngaku nya sehat. Perusahaan Asuransi ini bukan tidak tahu loh. Mereka tahu. Departemen klaim dari perusahan Asuransi itu sangat lihai dalam melakukan investigasi.

Mereka punya banyak channel untuk mengetahui Anda berbohong atau tidak tentang riwayat sakit penyakit Anda. Jadi bersiap siaplah untuk kecewa karena klaim yang Anda lakukan tidak akan cair jikalau Anda main main dengan masalah kondisi pre existing ini. Jika Anda jujur dari awal, Anda tidak perlu kuatir.

Oleh karena itu jangan heran jika kadang Anda menemukan ada orang bertanya-tanya mengapa pengajuan klaimnya mengalami penolakan. Hal itu sebagian besar disebabkan karena adanya kondisi medis yang telah terdiagnosa sebelumnya (Pre-Existing Condition) tersebut

Yang dimaksud dengan Pre-Existing Condition adalah segala jenis penyakit, cidera atau ketidakmampuan yang didiagnosis, yang gejala, perawatan, pengobatan dan konsultasinya telah terjadi sebelum polis diterbitkan.

Jika Anda sebagai seorang calon nasabah asuransi merasa mengalami kondisi dimaksud di atas, maka penting bagi Anda untuk menyampaikan dengan lengkap pada saat mengajukan permohonan polis asuransi.

Karena Pre-Existing Condition dapat mempengaruhi keputusan perusahaan asuransi  pada saat penerbitan polis, apakah polis tersebut tergolong Standar atau Substandar (perlindungan polis diberikan dengan sejumlah ketentuan dan pengecualian klaim), ditunda atau ditolak.

Pre-Existing Condition adalah istilah umum di dunia asuransi jiwa dan kesehatan. Seluruh perusahaan asuransi jiwa memberlakukan kondisi ini.  Maka untuk menghindari ketidaknyamanan yang mungkin terjadi akibat penolakan yang terjadi pada saat klaim, segeralah mengemukakan Pre-Existing Condition pada saat pengajuan Polis Asuransi Anda.

Karena perusahaan asuransi berhak menyelidiki dan menelusuri sebuah pengajuan klaim dengan bekerjasama dengan dokter atau rumah sakit yang merawat kondisi penyakit nasabahnya. Semoga tulisan ini memberikan informasi kepada kita, sehingga bisa terhindar dari penolakan klaim.

ingin dibuatkan ilustrasi Asuransi Sakit Kritis Allianz, hubungi:

Natanael Agen Allianz Indoneisa tinggal di Surabaya dan Sidoarjo

HP/WA: 08113436830