Tag Archives: bedah polis allianz

Premi Rp700rb dapat Income Rp1jt/hari+Uang Cash Sakit Kritis Rp100jt+HS Rp500rb/hari

Selamat berjumpa dengan saya, Natanael, Konsultan Asuransi berlisensi. Saya akan mengupas sebuah ilustrasi asuransi. Lihat Gambar di bawah ini.

Bijaksana1.PNG

Sebut saja Bapak Bijaksana. Yah. Saya sebut bijaksana karena beliau sadar akan pentingnya asuransi.

Pada gambar di atas, Bapak Bijaksana rela menyisihkan dana sejumlah Rp 700.000 perbulan.

Manfaat yang diperoleh:

  1. Perawatan rumah sakit di kamar Rp 500.000 perhari (harus opname tentunya)
  2. Jika Bapak tersebut terdiaknosa sakit kritis misalnya Jantung, gagal ginjal, dsb maka dapat uang cash Rp 100jt (ini langsung ditransfer ke rekening)
  3. Ditambah jika terkena sakit kritis sehingga beliau tidak bisa bekerja maka premi perbulan dibayar oleh asuransi.
  4. Bapak tersebut juga dapat income perhari Rp1.000.000 (satu juta rupiah). Syaratnya harus sakit dan dirawat inap di rumah sakit.
  5. Bapak tersebut jika meninggal maka keluarga dapat warisan Rp 100.000.000
  6. Kalau sehat, di tahun ke 11 sebagian hasil pembayaran premi bisa diambil untuk menambah modal usaha.

Ke enam poin di atas merupakan manfaat yang diperoleh Bapak Bijaksana. Mari kita budayakan hidup berasuransi sehingga finansial atau keuangan kita terjaga dengan baik. Bayangkan jika Bapak Bijaksana tidak ikut asuransi. Maka beliau akan kehabisan uang hanya untuk biaya rumah sakit.

Info pendaftaran hubungi:

Bisnis Eksekutif Allianz Life (Your digital insurance) tinggal di Surabaya – Sidoarjo

Natanael

HP/WA 08113436830

email: natanael.albertus@gmail.com

alamat: Jl. Kolonel Sugiono 4 Wedoro=Waru, Sidoarjo

 

Advertisements

Apa Isi Polis Asuransi Anda Cukup Buat Biaya Sehari-hari jika Anda Dipaksa harus Kehilangan Penghasilan

Jika kita bertanya kepada seseorang “apakah Anda sudah punya asuransi?” Kebanyakan mereka, terutama di kota besar akan menjawab : “sudah punya”.

Tanyakan kembali kepada orang yang sudah punya asuransi “ Apa isi polis asuransi Anda? Berapa besar warisan yang sudah Anda ciptakan buat keluarga? Cukupkah buat biaya hidup sehari-hari jika Anda dipaksa harus kehilangan penghasilan?,  Sudahkah 1 Milyar ada dalam Paper aset Anda?”

Banyak sekali orang berpikir ketika dia sudah punya asuransi, maka keluarganya aman. Padahal belum tentu. Ada yang sudah punya polis, tapi

1. Manfaat warisan dan dana sakit kritisnya kecil. Di bawah 200 juta

2. Isi polisnya adalah sebagian besar manfaat investasi semua

3. Dia tidak tahu sama sekali isi polisnya. Waktu buka polis, alasannya tidak enak sama agen atau teman yang menawarkan.

Jika Anda termasuk salah satu dari tiga orang di atas, Anda wajib berhati-hati. Review kembali isi polis Anda. Hubungi Agen yang memiliki lisensi dan kompeten dan bisa dipercaya.

Ingat : Biaya sakit, Biaya Hidup dan Biaya Impian itu mahal harganya.

Review polis asuransi GRATIS, Diskusikan bersama saya Natanael, agen Allianz berlisensi, di HP dan WA 08113436830.

Membeli dengan Uang Kecil untuk Mendapat Uang Besar

Apa maksud judul diatas? Membeli dengan uang kecil untuk mendapatkan uang yang besar?

Judul di atas lebih jelas jika saya beri ilustrasi sebagai berikut.

Bagaimana jika besok atau lusa dokter mendiagnosa suatu penyakit yang butuh biaya ratusan juta sampai miliaran, siapkah kita dan keluarga kita?

solusi: Asuransi Penyakit Kritis dari Tapro Allianz

Jika belum siap ada solusi dari Allianz, penyedia asuransi penyakit kritis terbaik dan termurah di Indonesia, melindungi hingga 100 kondisi penyakit kritis sejak tahap awal sampai usia 100 tahun. Syaratnya, anda mengambil program ini selagi masih sehat dan punya uang.

Dengan program ini, anda tidak perlu mengambil uang 1 miliar saat dibutuhkan, tapi cukup dengan mencicil mulai sekarang premi 300 ribu per bulan (tergantung usia dan jenis kelamin), maka anda telah menyiapkan uang tunai untuk biaya penyakit kritis sebesar 1 miliar.

Ada dua produk asuransi penyakit kritis yang disarankan. Keduanya merupakan rider (asuransi tambahan) pada produk asuransi jiwa unit-link Tapro Allisya Protection Plus. Anda boleh mengambil salah satu saja atau sekaligus dua-duanya.

  1. CI+: Menanggung 49 penyakit kritis tahap lanjut dengan masa perlindungan sd usia 70 tahun.
  2. CI100: Merupakan pengembangan dan perluasan dari CI+, menanggung 100 kondisi penyakit kritis sejak tahap awal sampai tahap yang paling parah, bisa diambil mulai usia 5 tahun dengan maca perlindungan sd usia 100 tahun.

CI+ maupun CI100 memiliki masa tunggu 90 hari dari tanggal disetujuinya polis atau dari tanggal pemulihan polis. Jadi, waktu terbaik memiliki produk ini adalah 3 bulan yang lalu. Tapi jika sekarang masih sehat, semoga belum terlambat.

Tabel Premi Asuransi Penyakit Kritis

 tabel-premi-ci-1m-dengan-payor-benefit

tabel-premi-ci-1m-tanpa-payor-benefit

Catatan:

  • UP penyakit kritis (CI+ dan CI100) bisa diambil maksimal 5 kali UP jiwa. Jadi, untuk mendapatkan UP penyakit kritis 1 miliar, UP jiwanya minimal 200 juta.
  • Untuk melengkapi perlindungan, bisa ditambahkan rider Payor Benefit, yang memberikan pembebasan premi jika pembayar premi mengalami 1 dari 49 penyakit kritis atau cacat tetap total. Jadi, selain mendapat uang pertanggungan penyakit kritis sebesar 1 miliar, pembayaran polis juga dibebaskan sd usia 65 tahun.
  • Tabel premi di atas adalah untuk pria/wanita tidak merokok dan pekerjaannya tergolong tidak berisiko tinggi. Jika merokok (khusus CI100) atau pekerjaan berisiko (CI+ dan CI100), preminya akan lebih tinggi.

Kelebihan Asuransi Penyakit Kritis dari Allianz

  1. Menanggung hingga 100 kondisi penyakit kritis (Ci100)
  2. Menanggung mulai tahap awal (early stage) (Ci100)
  3. Masa perlindungan hingga usia 100 tahun (CI100)
  4. Klaim tidak mengurangi UP jiwa (CI+ dan CI100)
  5. Syarat survival period paling singkat. Tanpa survival period untuk CI+ dan 7 hari untuk CI100.
  6. Premi dan biaya asuransi paling murah dibanding produk sejenis di pasaran.
  7. UP penyakit kritis bisa diambil hingga 5 kali dari UP jiwa. Cocok untuk anak-anak, lajang, dan ibu rumah tangga yang secara teori tidak terlalu membutuhkan UP jiwa yang besar.

Ilustrasi Asuransi Penyakit Kritis

ilustrasi-ci100-1m-anak

Ilustrasi di atas adalah untuk anak usia 5 tahun. Selain CI100 UP 1M, polis juga dilengkapi UP jiwa sebesar 200 juta dan fasilitas bebas premi jika pembayar premi (ayah) mengalami 1 dari 49 penyakit kritis atau cacat tetap total.

Bagaimana dengan ayahnya?

Jika ayahnya usia 30 tahun, preminya cukup 400 ribu per bulan jika pakai CI+ (49 penyakit kritis) dan 600 ribu per bulan jika pakai CI100 (100 kondisi penyakit kritis sejak tahap awal) dengan nilai sebesar 1M. Selain itu dilengkapi UP jiwa 200 juta plus fasilitas bebas premi jika mengalami 1 dari 49 penyakit kritis atau cacat tetap total.

ilustrasi-ci-1m

ilustrasi-ci100-1m

notes:

  • Ilustrasi dibuat dengan memaksimalkan proteksi sehingga nilai investasinya minim.
  • Jika ingin nilai investasi lebih besar, disarankan menambahkan top up berkala, minimal 100 ribu per bulan, maksimal 3 kali premi berkala.

Siapa Yang Cocok dengan Penawaran Ini?

Penawaran ini menggunakan produk unitlink yang telah dimaksimalkan manfaat proteksinya sehingga nilai investasinya kecil.

Oleh karena itu, penawaran ini cocok untuk anda yang:

  1. Ingin manfaat proteksi maksimal dengan premi minimal
  2. Tidak masalah nilai investasinya kecil (investasi bukan tujuan)
  3. Tidak keberatan bayar terus (bayar premi, atau tepatnya biaya asuransi, selama butuh proteksi)

Cara Mendaftar Polis

Bertemu dengan agen untuk mengisi SPAJ (Surat Permohonan Asuransi Jiwa), dengan melampirkan:

  1. Fotokopi KTP tertanggung dan pemegang polis
  2. Bukti transfer premi pertama (kecuali menggunakan kartu kredit)
  3. Fotokopi buku tabungan/kartu kredit (untuk cara pembayaran dengan autodebet)
  4. Lampiran lain jika diperlukan

sumber: dapatkan-asuransi-penyakit-kritis-up-1-miliar-mulai-300-ribu-per-bulan/

Info lebih lanjut atau ingin mendaftar polis Asuransi Allianz hubungi:

Natanael

HP/WA 08113436830

Asuransi bukanlah Masalah Untung-Rugi

Contoh kasus.  Berdasarkan tabel premi sakit kritis 1 Miliar, maka untuk profil:

Pria 30th.

Premi = 500rb perbulan

Manfaat:

UP dasar       = 200 juta

UP 49 sakit kritis   = 500 juta

UP 100 sakit kritis     = 500 juta

(Total UP sakit kritis = 1 Miliar)

Manfaat payor

 

Saya setor premi 500 ribu perbulan, dalam 10 tahun berarti saya keluar dana 60 juta untuk dapat proteksi sakit kritis sebesar 1 Miliar.  Jika dalam 10 tahun itu saya tidak sakit kritis, UPnya tidak cair ya? Wah, saya rugi 60 juta dong ya….

 

Penjelasan:

Pertama, meluruskan pemahaman bahwa Asuransi = proteksi.

Asuransi bukanlah masalah untung-rugi.  Menjadi untung, jika sudah beli asuransi, lalu terjadi sakit kritis, ada Uang Pertanggungan yang cair.  Menjadi rugi, jika sudah beli asuransi, tapi tidak terjadi sakit kritis, tidak ada Uang pertanggungan yang cair, premi yang dibayarkan menjadi “terasa” hangus.

Mari kita sama-sama meluruskan pemahaman ini.  Mari kita membuka wawasan diri dengan pemahaman yang lebih baik, yaitu bahwa Asuransi Jiwa adalah salah satu bagian dari beberapa rencana keuangan keluarga Anda.  Jika Anda sudah mengatur pos-pos pengeluaran rutin bulanan, kini saatnya Anda menambah alokasi pos untuk premi asuransi.  Tidak ada dana lebih untuk asuransi?  Tidak masalah, Anda bisa mengurangi biaya di pos “gaya hidup”.  Kurangi biaya “gaya hidup” Anda, untuk memaksimalkan biaya hidup.  Lebih detil untuk ini, silahkan googling ya.

Memiliki asuransi jiwa merupakan ikhtiar/upaya untuk menyiapkan dana tunai jumlah besar, dengan menyisihkan hanya sebagian kecil dari penghasilan Anda.  Setuju ya?

Kedua.  Kita tidak pernah tau apakah resiko hidup tersebut (contohnya: sakit kritis) akan datang pada kita?  Bisa ya, bisa tidak.  Kita tidak pernah tau kapan resiko tersebut bisa terjadi?  Mungkin saat usia senja, mungkin malah saat usia produktif.  Kita juga tidak bisa pilih-pilih resiko, maunya kalau sakit tuh hanya sakit pilek saja lah, sakit jantung stroke kankernya terjadi kepada si Fulan saja….  Kita tidak bisa seperti itu.  Menjadi sakit adalah takdir Allah SWT yang tidak bisa ditolak, harus diterima, dan tetap disyukuri.

Yang bisa kita siasati di awal adalah bagaimana strategi kita dalam mengatur rencana keuangan keluarga kita (baca kembali poin pertama).

Lanjut.  Katakanlah usia Anda saat ini 30th.  Anda menerapkan pola hidup sehat, sehingga sampai usia 40 tahun kondisi kesehatan Anda tetap prima.  Hal ini wajar bukan?  Secara umum diketahui bahwa usia non produktif itu adalah setelah masa pensiun, sekitar usia 55 tahun lebih.  Secara umum, justru pada usia senja tersebutlah baru muncul gejala penurunan kondisi kesehatan.  Ini juga dianggap wajar, karena demikianlah yang terjadi di sekitar kita.

Nah, yang dianggap belum wajar itu yang bagaimana?  Yaitu yang mengalami gejala penurunan kondisi kesehatan pada usia produktif!  Belum bisa dianggap wajar, namun saat ini faktanya demikian.  Contoh yang semua orang tau, tentunya kisah hidup artis muda Indonesia.  Masih muda, namun sudah mengalami sakit kritis.

Anda sudah menerapkan pola hidup sehat, tapi lingkungan sekitar tidak mendukung.  Menjamurnya restoran cepat saji, outlet penjual kopi, makanan instan yang mudah didapat di warung dekat rumah, sayur dan buah organik yang harganya malah lebih mahal, pola hidup tetangga Anda yang kurang sehat, tetangga Anda buang ludah sembarangan, dan sebagainya…  Hal sepele, namun sedikit banyak tentu bisa memberikan dampak juga bagi kesehatan Anda.

Hal penting untuk dipertimbangkan:

Jika selama ini Anda menyisihkan sedikit dari penghasilan Anda untuk ditabung, atau diinvestasikan, pasti tujuannya untuk kebahagiaan Anda, bukan?  Untuk masa depan anak, pendidikan anak, liburan, perjalanan ibadah, dll.  Sudahkah Anda menyisihkan sedikit penghasilan Anda untuk tujuan meminimalkan dampak buruk keuangan keluarga Anda, jika terjadi resiko hidup yang tidak diinginkan?  Inilah yang dimaksud dengan asuransi sebagai salah satu bagian dari beberapa rencana keuangan keluarga.

Jika dalam 10 tahun ke depan, Anda tidak mengalami sakit kritis, Alhamdulillah, Segala Puji Bagi Allah Subhanahu Wa Ta’ala.  Sungguh, saya pun selalu mendoakan agar saya dan semua nasabah saya senantiasa diberi nikmat kesehatan oleh Allah, agar kita semua dapat beraktifitas, dapat berkarya, dapat berpenghasilan, dapat menyisihkan penghasilan untuk ditabung.  Aamiin…  Semua hasil dari upaya yang kita kerjakan adalah bertujuan untuk mewujudkan masa depan yang lebih baik, bagi diri kita dan anak-anak kita.  Setuju ya?

Ketiga, pemahaman tentang konsep asuransi jiwa Syariah.  Pada asuransi Syariah, premi yang disetorkan kepada Perusahaan Asuransi (sebagai pengelola dana) adalah Dana Tabarru atau Dana Kebajikan.  Semua peserta asuransi Syariah mengeluarkan dana tabarru.  Dana Tabarru ini dikumpulkan dalam rekening terpisah yaitu rekening Tabarru.  Jika seorang nasabah mengalami resiko, maka diambillah Dana Tabarru ini sebagai Uang Pertanggungan.  Memiliki asuransi syariah, artinya secara otomatis kita melakukan sedekah rutin setiap bulannya (mengikuti cara bayar), dan juga bisa ikut membantu peserta lain yang tertimpa musibah.

sumber: https://proteksikita.com/2017/08/01/kehilangan-sedikit-atau-kehilangan-banyak-yang-mana-pilihan-bijak-anda/

Pendaftaran dan informasi hubungi:

Natanael Agen Allianz life tinggal di Surabaya dan Sidoarjo

HP/WA: 08113436830

email: natanael.allianz@gmail.com

Mau Dibantu 250 juta atau 500 juta? (Bagaimana Memilih Ilustrasi Asuransi Unit-link)

Jika anda ditawari dua ilustrasi unit-link dengan kondisi seperti di bawah ini, mana yang akan anda pilih?

Tabel Ilustrasi A dan BCatatan:

  1. UP jiwa (warisan) adalah manfaat yg diberikan kepada ahli waris jika tertanggung meninggal dunia sd usia 100 tahun.
  2. CI100 (Critical Illness 100) adalah proteksi dari 100 kondisi kritis sejak tahap awal penyakit hingga usia 100 tahun. 
  3. ADDB (Accident Death and Disability Benefit) adalah proteksi cacat tetap atau meninggal dunia karena kecelakaan sd usia 65 tahun. 
  4. TPD (Total Permanent Disability) adalah proteksi cacat tetap total, baik karena sakit ataupun kecelakaan, sd usia 65 tahun. 
  5. Payor Benefit adalah pembebasan premi jika pemegang polis mengalami cacat tetap total atau penyakit kritis sd usia 65 tahun. 

Di antara dua alternatif, ilustrasi A dan ilustrasi B, mana yang anda pilih?

Untuk membantu anda menentukan pilihan, saya akan pandu dengan dua pertanyaan:

  1. Jika anda mengalami suatu musibah, berapakah anda ingin dibantu: 250 juta atau 500 juta?
  2. Jika anda ingin memberikan warisan kepada anak-anak anda, berapa yang ingin anda wariskan: 250 juta atau 500 juta?

Jika dua pertanyaan itu diajukan kepada saya, jelas saya akan pilih mendapat bantuan 500 juta daripada 250 juta, dan memberikan warisan 500 juta ketimbang 250 juta.

Bagaimana dengan anda?

Mungkin ada yang bertanya, bagaimana dengan investasinya? Ilustrasi A lebih besar nilai investasinya daripada ilustrasi B. Ilustrasi A nilai investasinya terus berkembang meskipun setop bayar setelah 10 tahun, sedangkan ilustrasi B nilai investasinya habis meskipun bayar terus.

Betul, tapi saya tetap pilih ilustrasi B. Mengapa?

  1. Nilai investasi tidak dijamin, sedangkan saya butuh proteksi yang dijamin. Belum tentu ada nilai 31 juta di 5 tahun mendatang, belum tentu ada uang 889 juta di 40 tahun mendatang. Sedangkan nilai 500 juta adalah dijamin.
  2. Investasi butuh waktu, sedangkan yang namanya risiko bisa datang kapan saja. Bisa dilihat di tabel di atas, nilai 31 juta baru diperoleh setelah 5 tahun, dan nilai 889 juta baru diperoleh setelah 40 tahun, itu pun jika asumsi investasinya terpenuhi. Sedangkan nilai uang 500 juta, tidak perlu waktu lama, segera siaga begitu polis disetujui. Khusus manfaat penyakit kritis, ada masa tunggu 90 hari dari tanggal polis disetujui, tapi ini pun bukan waktu yang lama.
  3. Asuransi itu proteksi (perlindungan kekayaan), bukan investasi (pengembangan kekayaan). Meskipun produk ini berjenis unit-link yang ada investasinya, tetap saja tujuannya asuransi. Jadi saya pilih maksimalkan manfaat asuransinya. Jika saya ingin investasi, saya akan melakukannya di instrumen lain yang murni untuk investasi, bukan melalui produk asuransi.

Mungkin ada yang khawatir dengan polis lapse karena di ilustrasi B nilai investasinya akan habis selewat tahun ke-30, meskipun premi bayar terus. Bagaimana kalau itu terjadi?

Saya tetap pilih ilustrasi B. Mengapa?

  1. Waktu 30 tahun lagi itu masih lama, padahal saya butuh proteksi sebesar mungkin sejak sekarang dengan kemampuan yang ada saat ini.
  2. Asuransi itu biaya. Kalaupun preminya hangus, saya tak keberatan.
  3. Seiring waktu, penghasilan saya pun mestinya telah meningkat. Jadi saya tak akan kesulitan melakukan top up supaya polis tetap berlanjut.
  4. Seiring waktu, kebutuhan proteksi saya pun pasti telah bertambah, bukan lagi 500 juta. Mungkin dalam 5 atau 10 tahun kemudian, saya butuh menambah nilai proteksi polis.
  5. Nilai investasi habis bisa dicegah dengan melakukan top up tunggal, atau dibiarkan saja pun tak apa-apa. Sepanjang saya membayar biaya asuransinya (tabarru), saya tetap mendapatkan proteksi.

 

Semakin Banyak Membantu, Semakin Banyak Dibantu

Ilustrasi A dan ilustrasi B preminya sama-sama 700 ribu per bulan. Tapi orang yang memilih ilustrasi B akan mendapat bantuan 500 juta seandainya mengalami penyakit kritis, kecelakaan, atau cacat total, dan ahli warisnya akan memperoleh 500 juta seandainya dia dipanggil Tuhan. Sedangkan orang yang memilih ilustrasi A, bantuan yang diterimanya dan warisan yang diberikannya lebih kecil yaitu 250 juta.

Mengapa orang yang memilih ilustrasi B bisa mendapat bantuan yang lebih besar? Jawabannya tidak lain karena dia pun membantu lebih besar.

Asuransi dibangun dengan prinsip saling membantu di antara sesama peserta. Orang yang membantu lebih besar untuk para peserta lainnya, dia berhak memperoleh bantuan yang lebih besar pula.

Perhatikan tabel berikut:

Tabel iuran tabarru per bulan

Ilustrasi A dengan total manfaat > 1 miliar, total iuran tabarru-nya adalah 158.903 per bulan di tahun pertama kepesertaan. Sedangkan ilustrasi B dengan total manfaat > 2 miliar, total iuran tabarru-nya 297.820 per bulan. Tabarru adalah derma atau sedekah yang diberikan oleh peserta untuk membantu para peserta lain yang mengalami suatu musibah yang ditanggung. Iuran tabarru tiap peserta ini dikumpulkan dalam satu rekening dana bersama, di mana dari rekening dana bersama inilah uang klaim asuransi akan dicairkan untuk diberikan kepada siapa yang membutuhkan.

Iuran tabarru dipotong dari premi. Ilustrasi A dan ilustrasi B preminya sama-sama 700 ribu per bulan. Tapi dana yang dialokasikan untuk tabarru (sedekah) pada ilustrasi B lebih besar dibanding pada ilustrasi A. Itulah makanya UP atau bantuan yang akan diterima pemilik ilustrasi B pun lebih besar.

Dengan kata lain, semakin besar kita membantu orang lain, semakin besar pula kita akan mendapat bantuan.

Selisih premi dikurang tabarru digunakan untuk biaya lain dan sisanya masuk ke investasi. Ilustrasi A, karena alokasi untuk sedekahnya lebih kecil, maka nilai investasinya jadi lebih besar. Nilai investasi ini adalah murni uang milik sendiri, itulah sebabnya untuk mencapai jumlah yang besar butuh waktu yang lama. Sedangkan dana yang diikhlaskan sebagai sedekah (tabarru), dalam waktu singkat segera berubah menjadi uang yang besar, karena digabung dengan iuran tabarru dari para peserta lain.

Asuransi adalah tentang meringankan beban sesama manusia. Setiap orang yang meringankan beban sesamanya, maka bebannya pun akan diringankan. Semakin besar dia meringankan beban orang lain, semakin besar pula keringanan yang akan dia terima.

Betapa mulianya cara kerja dan prinsip asuransi, saya pun teringat sebuah ayat dalam kitab suci yang menyatakan bahwa harta yang disedekahkan itu akan dibalas hingga 700 kali lipat bahkan lebih (al-Baqarah [2]: 261).

Sekarang, jika anda punya uang 1 juta dan diberikan kesempatan untuk menyumbang 200 ribu atau 400 ribu, berapakah yang akan anda sumbangkan?

Sumber: https://myallisya.com/2015/06/17/mau-dibantu-250-juta-atau-500-juta-tentang-memilih-ilustrasi-asuransi-unit-link/

Konsultasi gratis dan pendaftaran polis asuransi Allianz hubungi:

Natanael (Agen Asuransi Allianz Berlisensi tinggal di Surabaya)

HP/WA: 08113436830