Tag Archives: critical illness (sakit kritis)

Asuransi Penyakit Kritis, Pentingkah?

Jika ada pertanyaan seperti judul di atas, asuransi penyakit kritis, pentingkah? Saya akan jawab dengan beberapa argumen sebagai berikut:

“Siapa Pun Bisa mengalami kebangkrutan”

Banyak orang berpikir bahwa kata “bangkrut” hanya dimiliki seorang pe- bisnis, tetapi kenyataannya kondisi tersebut bisa terjadi pada karyawan maupun para profesional, seperti dokter, arsitek, fotografer, dan sebagainya.

Bangkrut pada karyawan bisa terjadi karena di-PHK, sedangkan pada profesional bisa terjadi karena kehilangan klien ataupun sudah tidak diminati lagi jasanya.

Ada satu faktor lagi penyebab kebangkrutan seorang karyawan ataupun seorang profesional, yaitu penyakit kritis, seperti jantung, stroke, kanker, dan lain-lain.

Bagaimana dengan perlindungan rawat inap seperti BPJS, bukankah peserta tidak perlu lagi dibebani biaya perawatan rumah sakit?

Asuransi rawat inap, baik yang diselenggarakan oleh asuransi swasta maupun yang disediakan oleh BPJS hanya memberikan fasilitas perawatan gratis sesuai dengan kelas kamar yang ditentukan. Tidak ada uang tunai yang diberikan kepada pasien dan keluarganya. Sementara jika seseorang terkena penyakit serius seperti yang disebutkan di atas, ada kemungkinan orang tersebut menjadi tidak mampu bekerja lagi. Lalu, bagaimana dengan biaya hidup selanjutnya?

Orang yang menderita stroke, misalnya, sebagian besar tidak dapat bekerja lagi sehingga dapat secara legal di-PHK dan nyaris mustahil mendapat pekerjaan yang baru. Jika sudah demikian, keluarga akan menanggung bebannya. Aset satu per satu dijual untuk biaya hidup dan jika sudah habis, maka akan berutang kiri kanan, bahkan sekolah anak pun bisa turut dikorbankan.

Jika seseorang memiliki proteksi sakit kritis, pengalaman terbelit hutang, atau kesulitan keuangan saat tertimpa stroke atau sakit kritis lain tidak akan terjadi. Mengapa demikian, karena saat seseorang terdiagnosis penyakit kritis, maka akan diberikan santunan tunai yang dapat dipakai untuk biaya hidup, biaya sekolah anak, dan sebagainya.

Pada tabel di atas, Bapak Bijaksana mendaftar polis asuransi Allianz Tabungan proteksi dengan manfaat CI Flexi Platinum yang memiliki UP Dana jika terdiagnosa sakit kritis (stroke, jantung, kanker, dll) sebesar Rp 1,250,000,000 (satu milliar dua ratus lima puluh ribu rupiah)

UP Dana Sakit kritis adalah Santunan tunai yang merupakan warisan untuk anak atau istri. Santunan tunai tersebut bisa buat modal usaha pengganti gaji dari suami yang sudah tidak bekerja. Misal, warisan sakit kritis sebesar Rp 1,250 Milliar, jika ditaruh di deposito, bunga pertahun cukup lumayan buat hidup anak kita.

Semoga dapat memberikan inspirasi bagi kita.

Info pendaftaran asuransi yang mengganti dana jika tertimpa sakit kritis bisa menghubungi saya, Natanael, Partner Anda dalam solusi keuangan.

Natanael (Bisnis Partner Allianz Life)

HP/WA 08113436830