Tag Archives: critical illness

Asuransi Penyakit Kritis, Pentingkah?

Jika ada pertanyaan seperti judul di atas, asuransi penyakit kritis, pentingkah? Saya akan jawab dengan beberapa argumen sebagai berikut:

“Siapa Pun Bisa mengalami kebangkrutan”

Banyak orang berpikir bahwa kata “bangkrut” hanya dimiliki seorang pe- bisnis, tetapi kenyataannya kondisi tersebut bisa terjadi pada karyawan maupun para profesional, seperti dokter, arsitek, fotografer, dan sebagainya.

Bangkrut pada karyawan bisa terjadi karena di-PHK, sedangkan pada profesional bisa terjadi karena kehilangan klien ataupun sudah tidak diminati lagi jasanya.

Ada satu faktor lagi penyebab kebangkrutan seorang karyawan ataupun seorang profesional, yaitu penyakit kritis, seperti jantung, stroke, kanker, dan lain-lain.

Bagaimana dengan perlindungan rawat inap seperti BPJS, bukankah peserta tidak perlu lagi dibebani biaya perawatan rumah sakit?

Asuransi rawat inap, baik yang diselenggarakan oleh asuransi swasta maupun yang disediakan oleh BPJS hanya memberikan fasilitas perawatan gratis sesuai dengan kelas kamar yang ditentukan. Tidak ada uang tunai yang diberikan kepada pasien dan keluarganya. Sementara jika seseorang terkena penyakit serius seperti yang disebutkan di atas, ada kemungkinan orang tersebut menjadi tidak mampu bekerja lagi. Lalu, bagaimana dengan biaya hidup selanjutnya?

Orang yang menderita stroke, misalnya, sebagian besar tidak dapat bekerja lagi sehingga dapat secara legal di-PHK dan nyaris mustahil mendapat pekerjaan yang baru. Jika sudah demikian, keluarga akan menanggung bebannya. Aset satu per satu dijual untuk biaya hidup dan jika sudah habis, maka akan berutang kiri kanan, bahkan sekolah anak pun bisa turut dikorbankan.

Jika seseorang memiliki proteksi sakit kritis, pengalaman terbelit hutang, atau kesulitan keuangan saat tertimpa stroke atau sakit kritis lain tidak akan terjadi. Mengapa demikian, karena saat seseorang terdiagnosis penyakit kritis, maka akan diberikan santunan tunai yang dapat dipakai untuk biaya hidup, biaya sekolah anak, dan sebagainya.

Pada tabel di atas, Bapak Bijaksana mendaftar polis asuransi Allianz Tabungan proteksi dengan manfaat CI Flexi Platinum yang memiliki UP Dana jika terdiagnosa sakit kritis (stroke, jantung, kanker, dll) sebesar Rp 1,250,000,000 (satu milliar dua ratus lima puluh ribu rupiah)

UP Dana Sakit kritis adalah Santunan tunai yang merupakan warisan untuk anak atau istri. Santunan tunai tersebut bisa buat modal usaha pengganti gaji dari suami yang sudah tidak bekerja. Misal, warisan sakit kritis sebesar Rp 1,250 Milliar, jika ditaruh di deposito, bunga pertahun cukup lumayan buat hidup anak kita.

Semoga dapat memberikan inspirasi bagi kita.

Info pendaftaran asuransi yang mengganti dana jika tertimpa sakit kritis bisa menghubungi saya, Natanael, Partner Anda dalam solusi keuangan.

Natanael (Bisnis Partner Allianz Life)

HP/WA 08113436830

Kelebihan Asuransi Sakit Kritis dibanding Asuransi Kesehatan Cassless

Apa sebenarnya perbedaan kedua manfaat asuransi pada judul di atas yakni asuransi kesehatan yang mencover biaya sakit dengan memakai kartu cassless dengan asuransi kesehatan yang bermanfaat membayar kita uang jika terdiagnosa sakit kritis.

Saya akan jelaskan menggunakan skenario seperti ini:

Skenario pertama, seandainya si Bapak A terdiagnosa sakit kritis, kebetulan dia sudah punya asuransi kesehatan dari kantor yang mampu mencover biaya sakit kritis saat di rumah sakit. Misalnya Bapak A tersebut terdiagnosa stroke sehingga harus dirawat dan opname selama dua puluh hari. Urusan biaya sudah dibayar kantor pakai asuransi kesehatan yang sudah disiapkan kantor. Namun, masalahnya tidak berhenti sampai disitu.

Apa masalahnya? Masalahnya ialah jika si Bapak A tersebut sudah kena stroke, pertanyaannya apakah dia bisa kerja kembali? Jawabannya tentu tidak bisa atau bisa jika pulih atau sembuh. Namun jika tidak pulih maka yang terjadi Bapak A akan berhenti bekerja dan perusahaan memberi uang pesangon atau santunan sesuai aturan di perusahaannya. Berapa pesangonnya? ini macam-macam. Ada yang 100juta ada yang hanya 50juta. Itu jika perusahaannya baik, karena ada perusahaan yang tidak sebesar itu pesangonnya.

Yang jadi masalah lagi adalah, jika istri tidak bekerja, apa yang terjadi? Jawabannya adalah kebangkrutan keluarga. Keluarga tersebut akan meminta belas kasihan Kakek atau saudaranya agar dibantu dalam hal finansial. (karena suami sudah tidak kerja)

Apa solusinya?

Dari latar permasalahan di atas tentang dampak keuangan yang ditimbulkan setelah suami sebagai tulang punggung keluarga sudah tidak produktif/ tidak kerja lagi karena mengalamai kelumpluhan akibat sakit kritis maka saya menghimbau atau menganjurkan untuk segera membeli polis asuransi, mumpung masih sehat. Asuransi apa yang dibeli? Belilah asuransi yang memiliki manfaat jika kita terdiagnosa sakit kritis, maka kita tidak bangkrut tetapi kita akan diberi uang cash bisa 1 Milliar hingga 5 Milliar tergantung kontrak di awal.

Dana yang sudah dibayar oleh asuransi hendaknya bisa dipakai oleh keluarga dalam hal ini istri atau anak buat membiayai yang lain misalnya buat modal buka usaha, didepositokan dan bunganya bisa buat kehidupan sehari-hari, atau kebutuhan yang lain.

Di perusahaan asuransi Allianz Life menyediakan produk asuransi dengan manfaat dana jika terdiagnosa sakit kritis yakni CI100. CI100 merupakan manfaat dana jika kita terdiagnosa dari 100 jenis sakit kritis mulai tahap awal sampai usai 100 tahun.

CI 100 adalah asuransi tambahan kesehatan (rider) yang memberikan perlindungan menyeluruh terhadap 100 kondisi penyakit kritis. Mulai dari tahap awal hingga tahap terparah. Manfaat yang diterima pun tidak mengurangi Uang Pertanggungan Dasar. 

CI 100 juga menyediakan Manfaat Tambahan yaitu Angioplasty dan Tindakan Invasif Penyakit Arteri Koroner serta Komplikasi Diabetes. C1 100 memiliki masa pertanggungan sampai dengan usia 100 tahun, usia masuk yang fleksibel yaitu 5-70 tahun, dan Uang Pertanggungan (UP) yang komprehensif.

Berikut manfaat CI100 produk yang sangat bagus dari asuransi Allianz yang memberi santungan uang mulai tahap awal hingga terparah.

Keunggulan

  • Melindungi Anda dari 100 kondisi penyakit kritis.
  • Masa Perlindungan hingga usia 100 tahun.
  • Usia masuk yang fleksibel yaitu mulai dari 5 tahun hingga 70 tahun.
  • Manfaat yang diterima tidak mengurangi Uang Pertanggungan Dasar.
  • Klaim bisa diajukan lebih dari satu kali, sesuai dengan ketentuan yang berlaku di dalam Polis.

Penjelasan lebih lanjut atau ingin meminta ilustrasi lengkap hubungi saya, Saya, Natanael akan membantu anda dengan senang hati.

HP/WA 08113436830

email: natanael.albertus@gmail.com

Bukti Pembayaran Klaim Asuransi Sakit Kritis Nasabah

Surat di atas berisi peresetujuan pihak asuransi Allianz membayar klaim yang diajukan nasabah dari rekan agen asuransi Allianz, Klaim tersebut tentang sakit kanker yang dialami nasabah yang masih berusia 3 tahun.

Menurut rekan saya yakni agen Allianz bernama Bpk Pieter, “Kalau proses pengajuan klaim nya ya biasa aja. Melengkapi formulir dan submit ke Allianz. Trus pihak allianz melakukan investigasi. Kanker nya tergolong unik. Kalau gak salah LCH (coba googling aja). Anak nya sih skrg ada menjalani kemoterapi. Kondisinya sih sehat. Karena ambil nya ci+ awal nya saya juga gak tahu ini bs disetujui gak karena ci+ kan tahap advance baru bs klaim. Dia belum bs ambil ci100 karena belum berusia 5 tahun. Flexi ci juga belum ada kan saat itu. Jadi saya bilang ke nasabah nya coba aja di klaim ke Allianz. Prosesnya memang lama sih. Lebih dari 60 hari”.

Sangat memprihatinkan dan memilukan, masih usia 3 tahun sudah mendapat musibah sakit kanker yang merupakan salah satu sakit kritis yang memerlukan biaya besar.

Melihat hal tersebut, kita sebagai orang tua tidak boleh meremehkan kejadian ini. Kejadian ini merupakan pelajaran bagi kita agar tetap waspada, jangan sampai kejadian ini menimpa kita.

Kanker disebabkan karena pola makan serba instan. Kanker juga bisa karena keturunan. Apalagi kita hidup di dunia serba instan. Contohnya, ingin makan mie, tinggal masak mie instan seperti indomie atau sarimie. Mau makan ikan laut tinggal beli ikan yang diawetkan di kaleng biaasa kami sebut ikan sarden. Tidak terasa, kebiasaan jelek yang dapat memunculkan kanker.

Agar biaya sakit kanker dapat kita tanggulangi, perlu kiranya memiliki polis asuransi yang memiliki manfaat dana cash atau dana yang siap kita pakai untuk membeli segala keperluan si anak agar pulih dari sakit kritis yakni manfaat dana sakit kritis (critical illnes).

Asuransi yang memiliki manfaat demikian ada pada asuransi smartlink flexi account plus (konvensional) atau Allysia flexi acount (syariah).

Berapa preminya? Anda bisa konsultasikan ke saya,

Natanael Agen Asuransi Allianz tinggal di Surabaya – Sidoarjo

HP/WA 08113436830

email: natanael.albertus@gmail.com

85% Keluarga Bangkrut karena Sakit Kritis



Jika dihadapkan pada kenyataan misalnya, tiba-tiba istri, atau suami atau anak anda terdiagnosa sakit kritis. Anda pasti akan berusaha mengupayakan segala biayanya.

Apa itu sakit kritis? Sakit kritis adalah penyakit yang jika terkena membutuhkan biaya besar dan bersifat berkelanjutan. Contohnya, kanker, jantung, atau sakit karena komplikasi diabetes, gagal ginjal. Berapa biayanya. Biayanya yang pasti sangat besar. Asuransi kesehatan yang anda miliki mungkin tidak mencukupi.

Penyakit kritis bisa menyerang siapa saja tanpa pandang jenis kelamin dan usia. Pria bisa kena, wanita pun bisa. Tua bisa kena, muda pun bisa.

Penyakit kritis bisa menimbulkan hilangnya produktivitas atau kemampuan bekerja yang tentunya berpengaruh pada penghasilan dan gaya hidup.

Penyakit kritis tidak melulu soal penyakit (yang membuat banyak orang muda dan sehat berpikir bahwa penyakit kritis masih jauh), tapi bisa juga karena kecelakaan, seperti kelumpuhan, trauma kepala serius, koma, buta, bisu, tuli.

6 Fakta tentang Asuransi Penyakit Kritis

  1. Asuransi penyakit kritis BUKAN PERTOLONGAN PERTAMA pada sakit atau rawat inap. Pertolongan pertamanya tetaplah uang sendiri atau asuransi kesehatan. Jadi dana darurat dan asuransi kesehatan tetap perlu dimiliki.
  2. Asuransi penyakit kritis adalah PERTOLONGAN LANJUTAN untuk biaya perawatan penyakit kritis, ketika uang sendiri tidak mencukupi dan limit asuransi kesehatan sudah tak memadai.
  3. Asuransi penyakit kritis adalah PERTOLONGAN LANJUTAN UNTUK BIAYA PEMULIHAN penyakit kritis, yang biasanya bersifat rawat jalan dan tidak ditanggung oleh asuransi kesehatan rawat inap.
  4. Asuransi penyakit kritis adalah juga PENGGANTI PENGHASILAN ketika penyakit kritis yang diderita menimbulkan dampak hilangnya produktivitas sehingga tidak bisa bekerja lagi. Di sinilah nilai penting asuransi penyakit kritis yang tidak bisa digantikan asuransi kesehatan sebagus apa pun.
  5. Asuransi penyakit kritis TIDAK MENYEDIAKAN FASILITAS KARTU CASHLESS. Yang menyediakan fasilitas kartu cashless adalah asuransi kesehatan rawat inap. Klaim asuransi penyakit kritis dilakukan secara “reimburse” tetapi tanpa menyertakan kuitansi karena uang klaim diberikan tanpa melihat besarnya biaya di rumah sakit.
  6. Asuransi penyakit kritis memberikan bantuan dalam bentuk UANG TUNAI sebesar uang pertanggungan yang diambil atau sesuai ketentuan produk. Yang namanya uang tunai, penggunaannya bebas terserah yang menerima. Bisa untuk bantu biaya berobat, bisa untuk biaya hidup, bisa untuk biaya sekolah, atau bahkan buat liburan.

Setelah membaca artikel ini, bagaimana menurut anda, asuransi penyakit kritis itu penting ataukah sangat penting?

Info lebih lanjut atau ingin konsultasi hubungi saya,

Natanael, Konsultan Asuransi Jiwa dan Kesehatan tinggal di Surabaya dan Sidoarjo, Jawa Timur.

HP/WA 08113436830

Tiga Penyakit Kritis dengan Biaya Pengobatan Tinggi dan Solusi Mengatasi Biayanya

https://lifestyle.kompas.com/read/2016/08/06/173500723/Tiga.Penyakit.Kritis.dengan.Biaya.Pengobatan.Tinggi

Seperti liputan KOMPAS.com – menulis bahwa dalam laporan organisasi kesehatan dunia (WHO), di tahun 2020 tiga perempat kematian di negara berkembang disebabkan oleh penyakit kritis. Dari beberapa penyakit kritis, ada tiga yang memiliki presentase cukup tinggi yaitu penyakit jantung dengan 70 persen, stroke dengan 75 persen, dan diabetes dengan 70 persen. Wah, kita perlu hati-hati dengan ketiga penyakit kritis ini!

Namun, tidak hanya itu saja, selain berisiko tinggi terhadap kematian, penyakit kritis juga memiliki biaya pengobatan yang tinggi. Hasil survei Global Medical Trend yang diadakan oleh Willis Tower Watson, sebuah perusahaan konsultan internasional pada April 2016, menyatakan adanya kenaikkan tarif medis dunia sekitar 8 persen dan akan terus berkembang.

Berikut biaya pengobatan yang harus dikeluarkan pasien dan keluarganya akibat tiga penyakit di atas menurut Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI:

1. Penyakit jantung

Penyakit ini disebabkan tersumbatnya aliran darah ke jantung. Dari kurang lebih 232.000 kasus penyakit jantung membutuhkan dana sekitar Rp1,82 triliun. Hal itu masih bisa bertambah tergantung jenis penyakit jantung yang diderita pasien. Seperti biaya katerisasi jantung yang membutuhkan Rp7 juta sampai Rp12 juta. Atau pemasangan ring pada jantung yang menelan harga Rp45 juta sampai Rp75 juta.

2. Stroke

Sama dengan penyakit jantung, stroke disebabkan oleh penyumbatan aliran darah. Bedanya hal ini terjadi di otak manusia. Sehingga pasien bisa mengalami cacat seumur hidup. Terdapat sekitar 172.000 kasus untuk penyakit stroke dengan jumlah biaya kurang lebih Rp 794 miliar.

3. Diabetes

Jenis penyakit ini tidak bisa dianggap remeh. Biaya yang dibutuhkannya cukup tinggi dibanding penyakit kritis lainnya. Sekitar Rp319.000 miliar. (https://lifestyle.kompas.com/read/2016/08/06/173500723/Tiga.Penyakit.Kritis.dengan.Biaya.Pengobatan.Tinggi)

Nah, ini sekilas tentang biaya pengobatan yang cukup membuat kantong kita habis. Bagaimana solusinya?

Solusinya adalah anda harus lekas ikut program perlindungan keuangan yakni ikut asuransi yang menanggung atau membayar/ memberi santunan jika kita atau keluarga kita terkena sakit kritis. Misalnya program CI100 punya asuransi terbesar di dunia Allianz Life.

Apa itu CI100? CI100 memiliki sejumlah manfaat antara lain:

Menangggung 100 jenis kondisi penyakit kritis mulai tahanp awal hingga akhir. lihat tabel ini:

Selengkapnya tentang Rider CI100 bisa dibaca di bawah ini. 

ci100-1
ci100-2
pengecualian-ci100
100 Ci 1
100 Ci 2

Bagusnya program ini tidak mengurangi Uang Pertanggungan anda.

Info lebih detail atau ingin ilustrasi lebih jelas bisa saya buatkan. Tinggal hubungi saya, Natanael Partner Anda menuju sukses (saya berdomisili Surabaya dan Sidoarjo, jadi jika ada yang ingin bertemu saya silakan buat janji dulu)

HP/WA 08113436830

email: natanael.albertus@gmail.com

Flexi Ci Allianz, Solusi Biaya Sakit Kritis Tanpa Masa Survival Period

Sobatku pembaca proteksifinancial.com, baru-baru ini tepatnya Juli 2018, Allianz meluncurkan produk rider terbaru yaitu Flexi Critical Illness (Flexi CI). Produk yang membantu para nasabah jika membutuhkan dana apabila terdiagnosa sakit kritis. Sakit kritis misalnya, jantung, kanker, ginjal, dan lain-lain.

Pilihan Plan

Flexi CI tersedia dalam tiga plan, yaitu:

  1. Silver: menanggung 88 kondisi, terdiri dari 77 kondisi tahap advanced, 6 kondisi tahap katastropik, 4 kondisi kompikasi diabetes, dan 1 angioplasti.
  2. Gold: menanggung 128 kondisi, terdiri dari 88 plan Silver ditambah 30 kondisi tahap early dan 10 kondisi tahap intermediate.
  3. Platinum: menanggung 168 kondisi, terdiri dari 128 plan Gold ditambah 30 kondisi tahap early dan 10 kondisi tahap intermediate.

Selain itu, Flexi CI pun dapat ditambah tiga manfaat opsional dengan sedikit tambahan biaya asuransi, yang membuat rider ini menjadi produk penyakit kritis paling fleksibel, yaitu:

  1. Gender Spesific Benefit: UP tambahan untuk kanker spesifik sesuai jenis kelamin.
  2. Power Reset for Early Cancer: Pembaruan UP untuk kanker stadium awal (hanya untuk plan Gold dan Platinum).
  3. Continuous Cancer Benefit: UP tambahan untuk kanker berkelanjutan pada kelompok advanced CI.

Keunggulan Flexi CI

Flexi CI memiliki sejumlah keunggulan dibanding rider penyakit kritis sebelumnya, yaitu:

  1. Tanpa survival period. Survival period adalah syarat masa bertahan hidup agar bisa diklaim. Dalam hal ini sama dengan CI+ dan CI Acc, tapi lebih baik daripada CI100 yang mensyaratkan survival period 7 hari.
  2. Masa tunggu 80 hari dari tanggal aktif polis atau pemulihan. Rider penyakit kritis sebelumnya masa tunggu 90 hari.
  3. Klaim tidak mengurangi UP jiwa. Dalam hal ini sama dengan CI+ dan CI100, tapi lebih unggul daripada CI Acc.
  4. Komprehensif, menjamin hingga 168 kondisi penyakit kritis sejak early stage sd catasthropic stage (tergantung plan).
  5. Total UP yang dapat dibayarkan hingga 150% dari UP Flexi CI (plan Gold dan Platinum).
  6. Dilengkapi fasilitas EMO (Expert Medical Opinion) untuk meningkatkan ketepatan diagnosa dan tindakan, gratis.

Ketentuan Umum Rider Flexi CI

Nama produkFlexi Critical Illness(Rider pada unitlink Smartlink Flexi Account Plus atau Tapro)
ManfaatMemberikan uang pertanggungan jika tertanggung terdiagnosa salah satu dari 88, atau 128, atau 168 kondisi penyakit kritis, tergantung plan yang dipilih.
Pilihan plan1. Silver (88 kondisi): 77 kondisi advanced CI + 6 kondisi katastropik CI + 4 kondisi komplikasi diabetes + 1 kondisi angioplasti2. Gold (128 kondisi): 88 kondisi plan Silver + 30 kondisi early CI + 10 kondisi intermediate CI3. Platinum (168 kondisi): 128 kondisi plan Gold + 30 kondisi early CI + 10 kondisi intermediate CI
Manfaat tambahan (opsional, dengan tambahan biaya asuransi)1. Gender Specific Benefit: UP tambahan untuk kanker spesifik sesuai jenis kelamin.
2. Power Reset for Early Cancer: Pembaruan UP untuk kanker stadium awal (hanya untuk plan Gold dan Platinum).
3. Continuous Cancer Benefit: UP tambahan untuk kanker berkelanjutan pada kelompok advanced CI.
Usia
masuk
1 bulan sd 70 tahun
Masa perlindunganSd usia 100 tahun
Survival periodTidak ada.
Masa tunggu (periode eliminasi)80 hari dari tanggal berlaku polis atau dari tanggal pemulihan polis (jika sempat lapse)
Maksimum UP– Untuk dewasa, maksimum 5 miliar atau 5 x UP jiwa.– Untuk anak-anak, maksimum 2 miliar atau 5 x UP jiwa.– Rider Flexi CI tidak dapat digabung dengan rider CI lainnya (CI Acc, CI+, dan CI100) dalam satu polis.
Batas klaim– Tahap awal: 1,25 M (maks 4 kali klaim per tertanggung)– Tahap menengah: 2,5 M (maks 2 kali klaim per tertanggung)– Tahap lanjut: 5 M (maks 1 kali klaim per tertanggung)

Daftar Kondisi Penyakit Flexi CI

Plan Silver (88 Kondisi)

Plan Silver (88 Kondisi)

88 Kondisi Silver

Klik utk memperbesar

Plan Gold (88 Kondisi Plan Silver + 30 Kondisi Tahap Early + 10 Kondisi Tahap Intermediate)

40 Kondisi Gold

Klik utk memperbesar

Plan Platinum (128 Plan Silver + 30 Kondisi Tahap Early + 10 Kondisi Tahap Intermediate)

40 Kondisi Platinum

Klik utk memperbesar

Cara Klaim Flexi CI

Flexi CI adalah asuransi berbentuk uang pertanggungan (UP) atau santunan. Cara klaimnya sebagai berikut:

  1. Mengisi formulir klaim penyakit kritis, bisa diunduh di SINI.
  2. Polis asli
  3. Surat keterangan asli dari dokter yang mendiagnosa untuk pertama kali
  4. Surat kuasa pemaparan isi rekam medis, diisi dan ditandatangani pemegang polis
  5. Salinan hasil pemeriksaan yang mendukung diagnosa
  6. Fotokopi identitas diri tertanggung/pemegang polis
  7. Dokumen lain yang menunjang, jika diperlukan.

Info lebih lanjut hubungi saya, Natanael

HP/WA 08113436830

BPJS Kesehatan Tidak Menanggung Semua Biaya Pengobatan 8 Penyakit Kritis Ini

Memiliki perlindungan tambahan yaitu Manfaat Uang Tunai Sakit Kritis adalah solusi paling tepat dan cerdas untuk mengatasi dibatasinya pertanggungan biaya berobat oleh BPJS. Allianz adalah sebuah perusahaan berskala internasional yang memiliki produk Manfaat sakit Kritis (Critical Illness) termurah, premi kecil ditukar dengan Manfaat besar.

TRIBUNBATAM.ID-

Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan terus berupaya mencari jalan untuk mengatasi defisit keuangannya.

Yang terbaru, BPJS Kesehatan berencana untuk melibatkan peserta untuk mendanai biaya perawatan (cost sharing) untuk penyakit yang butuh perawatan medis lama dan berbiaya tinggi (katastropik).

Direktur Utama BPJS Kesehatan Fahmi Idris mengatakan, pembiayaan perawatan penyakit katastropik selama ini cukup menguras kantong BPJS Kesehatan.

Setidaknya ada delapan penyakit katastropik yang akan dipilih untuk dibiayai dengan skema cost sharing.

Kedelapan penyakit katastropik itu adalah :

1. Jantung

2. Gagal ginjal

3. Kanker

4. Stroke

5. Sirosis hepatitis

6. Thalasemia

7. Leukimia

8. Hemofilia.

Untuk penyakit jantung misalnya, sepanjang Januari-September 2017 saja, ada 7,08 juta kasus dengan total klaim mencapai Rp6,51 triliun.

Pada tahun 2016, ada 6,52 juta kasus dengan total biaya Rp7,48 triliun.

Bahkan sepanjang sembilan bulan pertama tahun ini, ada 10,80 juta kasus dari delapan penyakit katastropik yang menguras biaya BPJS Kesehatan sebesar Rp12,29 triliun.

Jumlah itu setara dengan 19,68 persen dari total biaya pelayanan kesehatan yang BPJS Kesehatan hingga September 2017.

“Cost sharing ini harus kami sampaikan supaya masyarakat tidak kaget,” kata Fahmi, (23/11).

Meski begitu, Fahmi masih belum merinci porsi pendanaan perawatan (cost sharing) yang akan dibebankan kepada peserta BPJS Kesehatan.

Pasalnya, hingga kini BPJS Kesehatan masih menghitung rincian beban yang akan dibagi bersama peserta jaminan kesehatan nasional (JKN).

Yang pasti, kata Fahmi, cost sharing ini tidak akan berlaku bagi seluruh peserta BPJS Kesehatan.

Cost sharing hanya akan berlaku bagi peserta JKN dari golongan mampu atau peserta mandiri.

Per 1 November 2017 total peserta JKN 183,57 juta orang.

Hingga akhir 2017 diperkirakan peserta BPJS 183,13 juta orang.

Wakil Ketua Komisi IX Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Saleh Partaonan Daulay meminta BPJS Kesehatan membuat simulasi terkait dampak kebijakan tersebut terhadap defisit BPJS Kesehatan.

(sumber : kontan/Agus Triyono)

Asuransi penyakit kritis itu mencairkan sejumlah dana tunai yang ditransfer langsung ke rekening nasabah, dan diolah sendiri oleh nasabah untuk keperluan hidupnya, bisa untuk menambah biaya pengobatan yang kurang, bisa dipakai untuk biaya hidup sehari-hari, sekolah anak, bahkan cicilan kartu kredit atau cicilan lainnya.

Selengkapnya mengenai asuransi penyakit kritis, baca di sini.

info pembukaan polis Asuransi Sakit Kritis Allianz bisa menghubungi, 

Agen Asuransi Allianz Natanael, HP/WA: 08113436830

email: natanael.albertus@gmail.com