Tag Archives: hospital

Asuransi Melahirkan dari Allianz Kesehatan

Kemarin ada yang telpon saya menanyakan tentang asuransi melahirkan. Saya jawab, iya pak, di asuransi Allianz Kesehatan untuk melahirkan memang ada. Produknya yakni tersedia sebagai rider pada produk Allysia Care, Maxi Violet, dan Smartmed PRemier.

 

Pembayaran premi yang disyaratkan jika ingin rider yang mencover biaya melahirkan harus bayar tahunan atau semesteran dan nasabah harus belum positif hamil. Jika sudah hamil, maka tidak berlaku dan asuransi Allianz tidak berkewajiban mencover biaya disaat melahirkan.

Satu persatu saya jelaskan di bawah ini:

Produk Smart Health Maxi Violet

Keunggulan

  • Fasilitas medis dengan kemudahan Cashless (pembayaran non-tunai) di rumah sakit jaringan Allianz-Admedika di Indonesia.
  • Menyediakan Plan yang bervariasi dan dapat disesuaikan dengan kebutuhan Anda serta keluarga.
  • Menyediakan Manfaat Rawat Inap disertai Manfaat Pilihan berupa Rawat Jalan, Persalinan, Rawat Gigi dan Manfaat Tambahan Pilihan berupa Santunan Harian untuk tambahan biaya rawat inap.
  • Pilihan sistem pembayaran klaim Reimbursement dan eAZy Claim bila perawatan dilakukan di luar Jaringan Allianz.
  • No Claim Bonus jika tidak ada catatan klaim selama 1 tahun polis dan Anda melakukan perpanjangan polis, maka polis perpanjangan akan mendapatkan diskon bonus yang dihitung dari premi polis tahun lalu. Diskon ini berlaku untuk premi per Tertanggung.
  • Diskon premi 5% apabila Anda mengikutsertakan anggota keluarga Anda.
  • Tidak ada batasan tahunan dan tidak ada masa tunggu, kecuali untuk program Persalinan.

tabel melahirkan maxiviolet.PNG

Allysia Care

Keunggulan

  • Dikelola secara syariah di mana para peserta saling tolong-menolong dengan peserta lainnya melalui premi yang dibayarkan untuk menghadapi suatu peristiwa yang tidak diharapkan.
  • Fasilitas medis dengan kemudahan Cashless (pembayaran non-tunai) di rumah sakit jaringan Allianz-Admedika di Indonesia.
  • Menyediakan manfaat Rawat Inap disertai Manfaat Pilihan yaitu Rawat Jalan, Rawat Gigi, Persalinan, dan Santunan Harian.
  • Fasilitas eAZy Claim dan Reimbursement untuk rumah sakit di luar jaringan Allianz-Admedika.
  • Pembagian Surplus Underwriting (diambil dari dana tabarru yang terkumpul dan dibagikan kepada Peserta) yang tersedia bagi Anda bila tidak terjadi klaim dan melakukan perpanjangan polis.
  • Potongan kontribusi 5% apabila Anda mengikutsertakan anggota keluarga Anda.
  • Tersedia manfaat tambahan seperti evakuasi medis darurat, biaya pemulihan kesehatan, serta bantuan informasi medis 24 jam di seluruh dunia.

tabel melahirkan Allysiacare.PNG

Smartmed Premier

SmartMed Premier adalah asuransi kesehatan yang dapat digunakan secara perorangan dan keluarga.

SmartMed Premier menjangkau berbagai wilayah di seluruh dunia dan memberikan perlindungan secara komprehensif saat Anda atau keluarga sakit.

SmartMed Premier menyediakan Manfaat Dasar Rawat Inap dan Manfaat Tambahan seperti Persalinan, Rawat Jalan, dan Rawat Gigi serta memiliki Manfaat Spesial yaitu penggantian biaya Kemoterapi, Hemodialisis, HIV/AIDS, biaya pemakaman dan evakuasi darurat serta pemulangan jenazah.

Keunggulan

  • Fasilitas medis kelas VIP dengan kemudahan Cashless di rumah sakit jaringan Allianz di Indonesia, Singapura, Malaysia, Thailand, dan lain-lain.
  • Total Manfaat dalam setahun hingga Rp 6 miliar per orang.
  • Penggantian biaya perawatan sesuai tagihan (as charge) jika perawatan sesuai Plan.
  • Bila memilih kamar lebih dari Plan atau memilih rumah sakit di Amerika Serikat, biaya perawatan akan dibayar sesuai Limit Dasar.
  • Menyediakan Manfaat Rawat Inap dan Manfaat Tambahan seperti Persalinan, Rawat Jalan, serta Rawat Gigi.
  • Menyediakan Manfaat Spesial yaitu Kemoterapi, Hemodialisis, Evakuasi Medis dan Pemulangan Darurat, HIV/AIDS, serta Biaya Pemakaman.
  • No Claim Bonus atau diskon bonus sebesar 20% yang diberikan saat perpanjangan polis bila tidak ada catatan klaim selama satu tahun polis. Diskon bonus dihitung dari premi polis tahun lalu dan berlaku untuk premi per Tertanggung.
  • Fasilitas eAZy Claim dan Reimbursement untuk penggantian biaya perawatan medis yang dilakukan di rumah sakit di luar Jaringan Allianz-Admedika.
  • Pilihan layanan co-share 20%, 10%, dan 0% sesuai perjanjian antara Tertanggung dengan Allianz.
  • Akses Allianz Medical Hotline 24 jam untuk kebutuhan informasi dan layanan medis, serta Jasa Layanan Bantuan Medis lnternasional.

download brosur Asuransi Melahirkan dari Smartmed PRemier Allianz

Info pendaftaran Asuransi Allianz Kesehatan

Natanael WA: 08113436830

Advertisements

Alasan Mengapa Saya Butuh Asuransi Allianz

Sering saya mendengar banyak teman saya yang terkena musibah, antara lain sakit kritis (jantung, kanker, stroke, dan lainnya) dalam usia sangat muda. Kalau diambil rata-rata antara usia 30 tahun sampai 50 tahun di antara teman saya sudah terkena sakit kritis tersebut. Itu alasan pertama.

Alasan kedua. Kalau saya nabung di Bank, target nabung Rp 1 Milyar. Kira-kira barus nabung sampai 1000 bulan jika tiap bulannya Rp 1 juta.  Seandainya saya bisa nabung sampai Rp 1 Milyar butuh waktu 80 tahun. Cukup lama.

Baru satu tahun menabung untuk mengumpulkan target Rp 1 Milyar, tiba-tiba ditengah jalan terjadi musibah sakit kritis. Mau tidak mau, saya harus mengambil tabungan yang sudah terkumpul baru Rp 7 juta. Padahal biaya rumah sakit yang harus dibayar sebesar Rp 50 juta atau Rp 100 juta. Jalan keluarnya adalah harus mencari pinjaman, mencari sumbangan ke saudara atau tetangga. Itu adalah resiko yang terjadi dan saya tidak bisa menolak.

Nah, setelah saya memiliki polis asuransi Tapro Allianz, rasa kawatir kejadian cerita di atas sudah tidak lagi menghampiri saya. Tapro (tabungan proteksi) Allianz sudah menyiapkan dana cash sebesar Rp100 juta hingga ratusan milyar, jika terjadi resiko sakit kritis pada saya.

Kira-kira kalau tidak ada produk asuransi di dunia ini, adakah produk lain yang bisa membantu seseorang menyelamatkan dari kehidupan finansial secara cepat? Jawabannya tidak ada. Hanya asuransi yang mampu mengatasi dan membayar kebutuhan finansial saya pada saat membutuhkan biaya yang cukup besar untuk membayar dokter di rumah sakit.

Info lebih detail hubungi saya,

Natanael HP/WA 08113436830

 

 

 

 

 

 

Asuransi Allianz untuk Masa Depan Bayi Anda

Sebagai orang tua, terkadang memiliki cita-cita bisa menyekolahkan anaknya sampai ke perguruan tinggi. Namun, seiring waktu, apa yang kita cita-citakan kandas karena keuangan.

Mengapa bayi penting diasuransikan? Tentu saja agar kita sebagai orang tua merasa nyaman dan setiap waktu siap, terutama menyangkut keuangan.

Saya memiliki pengalaman tentang ini. Pada saat anak saya yang saat itu masih usia 2 tahun, tiba-tiba sakit munta-mntah. Saya bingung waktu itu. Untunglah saya sudah punya asuransi kesehatan untuk anak saya dengan sistem kartu sakti. Keuangan saya bisa saya atur untuk kebutuhan tak terduga.

Kendalanya memang biaya premi asuransi. Apalagi untuk pasangan yang baru mempunyai bayi, memang kebutuhan mereka akan lebih banyak, sehingga membayangkan premi asuransi menjadi urutan nomor ke sekian. Jika anda berpikiran bahwa asuransi jiwa dan kesehatan untuk bayi itu mahal mungkin ilustrasi di bawah bisa membantu anda.

 

IMG_1902.PNG

Proposal Tapro di atas adalah untuk bayi dengan usia 30 hari, premi 350 ribu per bulan, manfaat yang didapatkan sbb:

1.  UP Jiwa atau Dasar sebesar 100 juta rupiah

2. Payor Benefit Basic dan Payor Benefit Top Up adalah pembebasan premi berkala dan juga premi top up apabila pemegang polis menderita salah satu dari 49 penyakit kritis atau menderita Cacat Tetap Total

3. Payor Protection Basic dan Payor Protection Top Up adalah pembebasan premi berkala dan juga premi Top Up apabila pemegang polis meninggal dunia

4. Perawatan Rumah Sakit Cashless dengan kelas kamar 500 ribu rupiah per malam dengan tabel manfaat sbb:

IMG_1903.PNG

Selain manfaat di atas manfaat lain yang bisa didapatkan adalah nilai yang dalam jangka panjang memberikan return yang cukup baik sehingga bisa digunakan sebagai dana pendidikan untuk si kecil.

IMG_1904.PNGPada usia bayi 1 bulan belum tersedia manfaat UP Sakit Kritis, manfaat ini bisa diambil ketika Tertanggung berusia 6 bulan untuk produk Critical Illness Plus atau ketika berusia 5 tahun untuk Produk Critical Illness 100

Pemahaman orang akan kesadaran berasuransi memang berbeda-beda, namun pemikiran yang harus dimiliki semua orang adalah bahwa musibah penyakit bisa dialami siapa saja tanpa memandang usia, jenis kelamin dan status sosial. Polis Asuransi merupakan salah satu tanda kasih orang tua kepada anaknya dan juga bisa membantu orang tua mengurangi kekhawatiran akan kebutuhan dana yang sewaktu-waktu dibutuhkan.

Salam,

Natanael

HP / WA 08113436830

Line: natanael1975

Referensi: https://mytapro.net/2017/03/18/perlukah-bayi-lahir-di-asuransi-kan/

Panduan Cara Membandingkan Produk Asuransi Unit Link

Ketika anda tengah mencari asuransi, mungkin anda membutuhkan perbandingan antara satu produk asuransi dengan produk lainnya dari perusahaan yang berbeda, sebelum memutuskan mau memilih yang mana.

Artikel ini memberikan panduan mengenai cara membandingkan produk asuransi jenis unit-link. Secara umum, perbandingan produk unit-link dapat dilakukan dengan melihat 4 aspek, yaitu besaran premi dan manfaat, proyeksi nilai investasi, biaya-biaya polis, dan fitur manfaat asuransi secara detail.

  1. Besaran Premi dan Manfaat Asuransi

Berapa premi dan berapa manfaat asuransinya, inilah hal pertama yang paling mudah dilihat ketika membandingkan ilustrasi produk unit-link. Misalnya, dengan premi 1 juta per bulan, manfaatnya apa saja, UP atau uang pertanggungan jiwanya berapa, UP kecelakaan berapa, UP cacat tetap total berapa, UP sakit kritis berapa, rawat inap rumah sakit plan kamar berapa, ada manfaat bebas premi atau tidak, dan sebagainya.

Dalam membandingkan beberapa produk, manfaat asuransinya harus sejenis supaya bisa dibandingkan. Jika di ilustrasi unit-link A ada manfaat UP jiwa, kecelakaan, cacat tetap total, penyakit kritis, dan pembebasan premi, maka di ilustrasi unit-link B dan C dan D pun sama. Jika di unit-link A ditawarkan manfaat rumah sakit, maka di ilustrasi lain pun serupa. Jika di proposal A ada manfaat rawat inap, lalu anda membandingkan dengan proposal B yang tidak ada manfaat rawat inap, maka itu perbandingan yang tidak setara.

Tentunya setiap orang akan cenderung memilih produk yang memberikan manfaat asuransi lebih besar dengan premi yang sama, atau premi yang lebih rendah dengan manfaat yang sama.

Beberapa contoh ilustrasi premi dan manfaat unit-link dapat diilihat di SINI.

  1. Proyeksi Nilai Investasi

Proyeksi nilai investasi perlu dilihat ketika anda membandingkan ilustrasi unit-link. Jika premi dan manfaat asuransinya sama, lihat juga berapa nilai investasinya. Dalam membandingkan nilai investasi, asumsi return investasi yang digunakan harus sama, misalnya sama-sama 5%, 10%, 15%, atau 18%.

Misalnya, anda mendapatkan ilustrasi dengan setoran premi sama-sama 1 juta per bulan, manfaat asuransi sama (contohnya: UP jiwa 500 juta, UP sakit kritis 500 juta, UP kecelakaan 500 juta, UP cacat tetap total 500 juta, dan ada pembebasan premi), maka bandingkan pula nilai investasinya dengan asumsi investasi yang sama. Pada tahun ke-5 nilai investasinya berapa, tahun ke-10 berapa, dan seterusnya. Tentunya jika manfaat asuransi sama, orang cenderung akan memilih yang nilai investasinya lebih besar.

Seringkali antara satu proposal dengan proposal lain tidak menggunakan asumsi yang sama, maka mintalah agen anda untuk membuatkan proposal lagi menggunakan asumsi yang anda inginkan, misalnya dengan mengganti jenis dana.

  1. Biaya-Biaya Polis

Premi dan manfaat serta proyeksi nilai investasi adalah perbandingan dari sisi permukaan. Lebih dalam lagi, anda juga disarankan memperhatikan biaya-biaya polis yang dikenakan. Biaya-biaya polis unit-link pada umumnya meliputi biaya akuisisi, biaya asuransi (atau tabarru dalam asuransi syariah), biaya administrasi, biaya pengelolaan investasi, dan biaya top up atau selisih harga jual-beli unit. Yang paling perlu diperhatikan adalah biaya akuisisi dan biaya asuransi. Biaya administrasi pun dapat dipertimbangkan, selebihnya perbedaannya tidak signifikan.

Biaya-biaya polis ini biasanya dicantumkan di proposal unit-link, tapi tidak semua unit-link menuliskannya secara lengkap. Untuk yang tidak lengkap ini, anda bisa menanyakannya kepada agen.

Proposal unit-link dari Allianz, yaitu Tapro (Allisya Protection Plus dan Smartlink Flexi Account Plus), termasuk yang tidak mencantumkan biaya-biaya polis secara lengkap. Jadi biar saya tuliskan di sini:

  1. Biaya akuisisi: Tahun 1: 75%, Tahun 2: 40%, Tahun 3: 15%, Tahun 4: 7,5%, Tahun 5: 7,5%, Tahun 6 dan seterusnya: 0%. Total: 145% dihitung dari premi dasar.
  2. Biaya asuransi (tabarru): Tergantung manfaat, besarnya UP, jenis kelamin, dan usia. Biaya asuransi tahun pertama dicantumkan di proposal halaman 1.
  3. Biaya administrasi: 26.500 per bulan.
  4. Biaya pengelolaan investasi: 2% per tahun (untuk equity fund)
  5. Selisih harga jual-beli unit (di tempat lain dapat disetarakan dengan biaya top up): 5%

Dengan bekal informasi ini, silakan anda cek di polis atau ilustrasi unit-link anda berapa biaya-biayanya. Tentunya semakin rendah struktur biaya, semakin menguntungkan bagi nasabah.

  1. Fitur Manfaat Asuransi secara Detail

Lebih ke dalam lagi, dan ini yang paling penting, adalah fitur dari manfaat asuransi yang diambil. Bagaimana pun, kita mencari asuransi untuk mendapatkan manfaat proteksi. Idealnya kita mendapatkan manfaat proteksi yang bagus dengan premi yang murah. Tapi ketersediaan produk di pasaran tidak selalu sesuai keinginan kita, dan tidak ada produk unit-link yang unggul atau terbaik dalam segala hal.

Mungkin saja di proposal A, UP-nya lebih besar dari proposal B, tapi untuk detail manfaatnya anda lebih setuju dengan proposal B. Mungkin sama-sama memberikan manfaat proteksi penyakit kritis, tapi fitur-fiturnya tentu ada perbedaan. Sama-sama manfaat rawat inap, rincian manfaatnya tentu berbeda. Bahkan sama-sama manfaat dasar pun bisa memiliki perbedaan yang signifikan. Ada manfaat dasar yang murni menanggung risiko meninggal dunia, ada manfaat dasar yang menanggung risiko meninggal dunia ATAU cacat tetap total.

Fitur manfaat secara detail ini tidak akan semuanya dicantumkan di proposal. Oleh karena itu, sebaiknya anda meminta lihat contoh polisnya. Tapi dari pengalaman saya beberapa kali memperlihatkan contoh polis kepada calon nasabah yang meminta, umumnya contoh polis tersebut didiamkan saja tanpa dibaca, atau dibaca tapi kurang dipahami. Jadi tetap lebih praktis jika anda menanyakannya secara langsung kepada agen melalui diskusi yang lebih mendalam.

Di bagian ini saya menyodorkan panduan dasar mengenai hal-hal yang dapat anda diskusikan dengan calon agen anda mengenai fitur manfaat asuransi yang lazim ditawarkan produk unit-link. Panduan ini meliputi manfaat dasar, rider penyakit kritis, rider kecelakaan, rider cacat tetap total, rider bebas premi, dan rider rawat inap.

Manfaat Dasar

Manfaat dasar unit-link biasanya memberikan uang pertanggungan jika tertanggung meninggal dunia. Masa perlindungan biasanya hingga seumur hidup (sampai usia 99 atau 100 tahun). Ini yang ada di unit-link pada umumnya.

Tapi ada juga unit-link yang manfaat dasarnya bukan hanya meninggal dunia, melainkan digabung dengan risiko cacat tetap total (CTT, TPD). Apa artinya? Jika tertanggung menderita cacat tetap total, maka polis berakhir walaupun tertanggung belum meninggal dunia. Dengan berakhirnya polis, maka berakhir pulalah manfaat-manfaat lainnya seperti rawat inap, penyakit kritis, kecelakaan, dan bebas setor.

Ada pula unit-link yang masa perlindungan manfaat dasarnya tidak sampai usia 100 tahun, tapi sampai 75 atau 80 tahun.

Jangan lupa, bandingkan pula biaya asuransinya (tabarru) untuk usia dan UP yang sama. Misal: berapa biaya asuransi untuk UP 1 miliar, pria usia 30 tahun.

Rider Penyakit Kritis

Secara umum, rider penyakit kritis dibedakan menjadi rider yang menanggung penyakit kritis tahap akhir saja (advanced stage), dan rider yang menanggung penyakit kritis sejak tahap awal (early stage). Tentunya rider penyakit kritis yang menanggung sejak tahap awal akan lebih mahal biayanya dibanding rider penyakit kritis yang menanggung tahap akhir saja. Rider penyakit kritis juga dibedakan berdasarkan klaimnya, ada yang mengurangi UP dasar dan ada yang tidak mengurangi.

Lebih lengkap lagi, dalam membandingkan manfaat penyakit kritis antara satu produk dengan produk lain, ada beberapa aspek yang perlu dicermati, antara lain: jumlah kondisi atau penyakit yang ditanggung, masa berlaku proteksi, menanggung sejak tahap awal atau hanya tahap akhir, klaimnya mengurangi UP dasar atau tidak, ada syarat survival period (masa bertahan hidup) atau tidak, kalau ada berapa hari masa survival periodnya, dan biaya asuransinya.

Di Tapro Allianz ada 3 jenis rider penyakit kritis, yaitu CI accerated, CI+, dan CI100. Perbedaannya bisa dilihat di tabel berikut. Semoga bisa menjadi bahan perbandingan dengan manfaat sejenis dari ilustrasi lain.

Aspek Perbandingan CI Accelerated CI+ CI100
Jumlah penyakit/ kondisi 49 penyakit kritis 49 penyakit kritis 100 kondisi penyakit kritis
Tahap penyakit/ kondisi Tahap lanjut (advanced) Tahap lanjut (advanced) Sejak tahap awal (early stage), menengah, lanjut, dan terparah.
Mengurangi/ tidak mengurangi UP dasar Klaim mengurangi UP jiwa dasar Klaim tidak mengurangi UP jiwa dasar Klaim tidak mengurangi UP jiwa dasar
Usia masuk 1 sd 64 tahun 1 sd 64 tahun 5 sd 70 tahun
Masa perlindungan Sd usia 85 tahun Sd usia 70 tahun Sd usia 100 tahun
Survival period Tanpa survival period Tanpa survival period Survival period 7 hari
Biaya asuransi Lebih murah Sedang Lebih mahal

Rider Kecelakaan (Personal Accident)

Secara umum, rider kecelakaan menanggung manfaat meninggal dunia atau cacat karena kecelakaan. Ada unit-link yang menambahkan pada rider ini manfaat santunan jika dirawat karena kecelakaan. Selebihnya tidak banyak perbedaan detail dalam rider ini antara satu unit-link dengan unit-link lain. Jadi, jika ingin membandingkan, cukup dilihat biaya asuransinya saja dan masa perlindungannya. Biaya asuransi pada rider kecelakaan bersifat tetap (flat), tidak dipengaruhi usia. Yang membedakan adalah kelas risiko pekerjaan.

Di Tapro Allianz, hanya tersedia satu rider kecelakaan, yaitu ADDB (Accident Death and Disability Benefit). Manfaatnya memberikan uang pertanggungan jika tertanggung meninggal dunia atau cacat tetap karena kecelakaan, dengan masa perlindungan sampai tertanggung berusia 65 tahun.

Rider Cacat Tetap Total (TPD)

Sebagian besar unit-link memiliki rider cacat tetap total atau TPD (Total Permanent Disability). Tapi ada juga yang tidak, dan menjadikan rider ini bagian dari manfaat dasar seperti dijelaskan di atas. Tidak banyak perbedaan detail dalam rider ini antara satu unit-link dengan unit-link lain. Jadi, jika ingin membandingkan, cukup dilihat biaya asuransinya saja dan masa perlindungannya.

Di Tapro Allianz, Rider TPD memberikan uang pertanggungan jika tertanggung mengalami cacat tetap total, baik karena sakit atau kecelakaan. Masa perlindungan sampai tertanggung berusia 65 tahun. Pengertian cacat tetap total ialah kehilangan fungsi secara permanen pada dua anggota gerak dan penglihatan, yaitu dua tangan, dua kaki, dua mata, atau kombinasi dari ketiganya. Rider ini juga memberikan perlindungan jika tertanggung mengalami kemandirian hidup, dengan kriteria tidak bisa melakukan 3 dari 5 aktivitas dasar sehari-hari. Klaim rider TPD ada yang mengurangi UP dasar, ada juga yang tidak mengurangi UP dasar.

 

Rider Bebas Premi

Rider bebas premi, sesuai namanya, memberikan manfaat dibayarkannya premi oleh perusahaan asuransi jika pemegang polis mengalami suatu risiko yang ditanggung.

Variasi dalam rider ini antara lain: jenis risiko yang menjadikan bebas setor premi, masa perlindungan, dan tentunya biaya asuransi.

Bicara jenis risiko yang menjadikan bebas premi, pada umumnya menanggung risiko penyakit kritis atau cacat tetap total. Tapi ada juga yang menanggung bebas premi karena risiko penyakit kritis saja, tanpa cacat tetap total, karena kalau cacat tetap total polis berakhir.

Jika pemegang polis berbeda dengan tertanggung, manfaat bebas premi juga bisa ditambahkan dengan risiko meninggal dunia. Misalnya jika tertanggung anak, pemegang polis ayah, maka bisa ditambahkan rider bebas premi dari risiko si ayah meninggal dunia.

Rider ini juga bisa ditambahkan untuk pasangan pemegang polis (Spouse Payor).

Di Tapro Allianz, rider bebas premi karena sakit kritis atau cacat tetap total disebut Payor Benefit, berlaku sampai pemegang polis berusia 65 tahun. Kemudian rider bebas premi karena meninggal dunia disebut Payor Protection, masa berlaku sd pemegang polis seolah-olah berusia 65 tahun.

Rider Rawat Inap

Rider rawat inap secara umum ada dua jenis, yaitu yang klaimnya bersifat cashless dan bersifat reimburse. Rider rawat inap cashless disebut juga asuransi kesehatan, sedangkan yang reimburse biasanya berupa santunan harian.

Untuk rider rawat inap cashless, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan ketika membandingkan produk, antara lain: apakah klaimnya sesuai tagihan atau ada plafonnya tiap manfaat, berapa limit tahunan, rincian manfaatnya apa saja, manfaat tambahannya apa saja (kemoterapi, cuci darah, dll), dan berapa biaya asuransinya.

Di Tapro Allianz, rider rawat inap cashless disebut HSC+ (Hospital and Surgical Care +). Fitur standar menyediakan fasilitas kartu cashless, ada plafon tiap manfaat (inner limit), tidak ada limit tahunan, dan menyediakan tambahan manfaat untuk kemoterapi, cuci darah, dan fisioterapi.

 

Ingin konsultasi lebih detail bisa menghubungi saya,

Natanael, Agen Asuransi Allianz berlisensi.

HP 08113436830

email: natanael.albertus@gmail.com

 

sumber:

https://myallisya.com/2015/02/20/panduan-cara-membandingkan-produk-asuransi-unit-link/

HSC+ Memberikan Manfaat Rawat inap Sistem Chashless

HSC+ (Hospital and Surgical Care Plus) adalah salah satu rider pada produk unit-link Tapro Allisya Protection Plus. Rider HSC+ memberikan manfaat rawat inap sistem cashless, sehingga nasabah dapat datang ke rumah sakit untuk rawat inap tanpa perlu membawa uang tunai.

Rider HSC+ penting untuk dimiliki oleh setiap orang dalam keluarga (ayah, ibu, anak, saudara), karena siapa pun bisa sakit dan jika sakit pasti memerlukan biaya untuk perawatan di rumah sakit.

Rider HSC+ memiliki keunggulan antara lain:

  1. Perlindungan kesehatan yang komprehensif (kamar, ICU, dokter umum dan spesialis, pembedahan, obat-obatan, sebelum dan sesudah rawat inap, perawat pribadi di rumah, rawat jalan dan gigi darurat akibat kecelakaan, ambulans, kemoterapi, dialisis, dan fisioterapi).
  2. Fasilitas kartu cashless untuk perawatan di rumah sakit rekanan Allianz di seluruh Indonesia.
  3. Usia masuk hingga usia 70 tahun dan masa perlindungan hingga usia 80 tahun.
  4. Perlindungan 24 jam di seluruh dunia.
  5. Tersedia dalam 10 pilihan plan sesuai kebutuhan dan kemampuan nasabah.
  6. Tidak ada batasan maksimum klaim per tahun untuk rawat inap.
  7. Akad sesuai syariah dengan prinsip tolong-menolong di antara sesama peserta.

Ketentuan Rider HSC+

Usia masuk 1 bulan sd 70 tahun (ulang tahun terdekat)
Masa perlindungan Sampai dengan usia peserta mencapai 80 tahun
Mata uang Rupiah
Fasilitas pelayanan
  • Cashless (jaringan Allianz-AdMedika)
  • Reimbursement
Masa tunggu
  • Sakit karena kecelakaan: tanpa masa tunggu.
  • Penyakit biasa: masa tunggu 30 hari
  • Penyakit khusus: 12 bulan
  • Preexisting condition: dikecualikan selamanya.
Iuran Tabarru (biaya asuransi)
  • Dihitung berdasarkan usia, jenis kelamin, perokok/bukan perokok
  • Iuran Tabarru meningkat sesuai usia
  • Iuran Tabarru dipotong otomatis dari unit investasi sampai masa pertanggungan berakhir
Pilihan plan Plan 100, 200, 350, 500, 750, 1000, 1250, 1500, dan 2000

Tabel Manfaat Rider HSC+

Tabel Manfaat Rider Hospital & Surgical Care + (klik untuk memperbesar)

Contoh Ilustrasi

ilustrasi-hsc-usia-5th

ilustrasi-hsc-usia-5th-2

Untuk konsultasi asuransi secara GRATIS, hubungi saya:

Natanael (Agen Asuransi Allianz) Tinggal di Surabaya

HP 081-134-36830

email: natanael.albertus@gmail.com

 

sumber: https://myallisya.com/produk/allisya-protection-plus-premi-berkala/rider-4-hospital-and-surgical-care/

Asuransi Apakah yang harus Diambil

Sebuah keluarga memiliki peDana 500 ribu per bulan, belum punya asuransi apa pughasilan 5 juta per bulan. Dana yang bisa disisihkan untuk asuransi maksimal 10% yaitu 500 ribu per bulan. Keluarga tersebut terdiri dari ayah, ibu, dan dua anak. Tiap orang di keluarga itu belum memiliki asuransi. Asuransi kesehatan pun belum punya karena sang pencari nafkah bekerja secara mandiri (wiraswasta).

Pertanyaannya, asuransi apakah yang harus diambil oleh keluarga tersebut?

Pendapat saya:

  1. Asuransi jiwa untuk pencari nafkah dengan premi 300-400 ribuan per bulan.
  2. Asuransi kesehatan untuk sekeluarga melalui program JKN BPJS dengan premi 100-170 ribuan per bulan (tergantung kelas yang dipilih).

Asuransi jiwa berfungsi sebagai pengganti penghasilan jika pencari nafkah tidak bisa bekerja, misalnya karena cacat tetap, penyakit kritis, atau meninggal dunia.

Manfaat asuransi jiwa yang bisa diperoleh dengan premi 400 ribu per bulan, ada dua pilihan:

  1. Paket proteksi penghasilan lengkap, meliputi uang pertanggungan meninggal 150 sd 650 juta, kecelakaan (ADDB) 150 sd 350 juta, cacat tetap total (TPD) 150 sd 350 juta, penyakit kritis (CI+ atau CI100) 150 sd 350 juta, dan bebas premi.
  2. Paket warisan saja, yaitu jika ingin maksimal di manfaat meninggal dunia, maka bisa memperoleh UP 400 juta sd 1,2 miliar.

Besarnya UP (uang pertanggungan) tergantung usia, jenis kelamin, pekerjaan, merokok/tidak, juga apakah ingin maksimal di manfaat asuransi atau ingin seimbang antara asuransi dan investasi.

Asuransi kesehatan bermanfaat jika di antara anggota keluarga ada yang mengalami sakit, terutama sakit yang memerlukan rawat inap di rumah sakit. Asuransi kesehatan harus dianggarkan untuk seluruh anggota keluarga, karena kita tak pernah tahu siapa yang akan mengalami sakit.

Asuransi kesehatan memakai program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) dari BPJS Kesehatan. Dalam hal ini setidaknya ada dua pilihan:

  1. Kelas 3, dengan premi 25.500 per orang. Total 4 orang berarti 102 ribu per bulan.
  2. Kelas 2, dengan premi 42.500 per orang. Total 4 orang berarti 170 ribu per bulan

 

Jika ingin buka polis hubungi

Natanael Agen Asuransi Allianz

HP 08113436830

Menelusuri Manfaat Asuransi Kesehatan Allianz Life

Asuransi kesehatan, selain menanggung biaya rawat jalan dan rawat inap, ternyata juga menyediakan berbagai manfaat lain. Apa saja? Baca selengkapnya.

 

Saat ini dengan kehadiran BPJS, semakin banyak masyarakat yang menggunakan asuransi kesehatan, karena memang manfaatnya betul-betul terasa di tengah tingginya biaya perawatan kesehatan. Selain dari asuransi kesehatan yang biasanya menanggung biaya rawat jalan dan rawat inap, ternyata ada juga berbagai manfaat lain yang disediakan oleh asuransi kesehatan. Nah, berikut ini kita kenali sedikit lebih jauh beberapa jenis yang umum ditawarkan.

Umumnya, untuk memberi perlindungan atas risiko keuangan yang ditimbulkan untuk perawatan dan pengobatan, maka seseorang akan membeli asuransi kesehatan. Sedangkan untuk memberi perlindungan atas risiko keuangan keluarga atas risiko kehilangan sumber penghasilan utama (kepala keluarga) akibat meninggal dunia, maka seseorang akan membeli asuransi jiwa. Namun demikian, produk asuransi jiwa juga menyediakan manfaat tambahan yang berkaitan dengan manfaat asuransi kesehatan.

Untuk produk asuransi kesehatan murni, manfaat utama dari asuransi kesehatan biasanya disajikan dalam bentuk tabel manfaat sesuai rencana (plan) yang dapat dipilih oleh pemegang polis untuk tertanggung. Masing-masing plan akan memiliki batas pertanggungan yang berbeda-beda. Misalnya, kita memilih plan dengan ketentuan biaya kamar rawat inap sebesar Rp 750.000 per hari, maka manfaat lainnya seperti biaya dokter, biaya obat-obatan dan manfaat lainnya akan sesuai dengan limit tersebut. Perlu diingat, pemilihan besarnya plan juga akan mempengaruhi pada jumlah premi yang harus dibayar pemegang polis.

Sementara itu, untuk pemegang polis asuransi jiwa dapat memiliki manfaat tambahan (rider) yang berkaitan dengan kesehatan dengan membayar sejumlah premi tambahan. Rider yang memiliki manfaat hampir sama persis dengan asuransi kesehatan murni biasanya dikenal dengan manfaat hospital & surgicalManfaat ini memberikan penggantian atas biaya yang dikeluarkan tertanggung untuk rawat jalan maupun rawat inap serta pembedahan. Manfaat ini seringkali menjadi pilihan utama ketika seseorang membeli manfaat tambahan asuransi jiwa, apalagi saat ini hampir seluruh perusahaan asuransi menawarkan fasilitas cashless di rumah sakit yang telah bekerja sama.

Lalu ada juga rider yang disebut hospital cash plan yang memberikan manfaat berupa santunan atas perawatan harian selama tertanggung dirawat di rumah sakit. Jumlah santunan harian ini jumlahnya tetap sesuai dengan nilai santunan yang sudah ditentukan. Misalnya, manfaat santunan yang didapat sebesar Rp 300.000 per hari, maka apabila Tertanggung dirawat di rumah sakit selama 10 hari, total santunan yang didapat oleh Tertanggung adalah Rp 300.000 x 10 hari adalah Rp 3.000.000. Untuk mendapatkannya, tertanggung dapat melakukan penggantian biaya (reimbursement) dengan menunjukkan bukti salinan tagihan rumah sakit yang telah dilegalisir oleh pihak rumah sakit.

Yang terakhir, meskipun sifatnya bukan untuk memberikan penggantian biaya, tetapi ada juga manfaat tambahan berupa perlindungan kondisi penyakit kritis di mana perusahaan asuransi akan memberikan Uang Pertanggungan (UP) apabila Tertanggung didiagnosa mengidap salah satu kondisi penyakit kritis. Saat ini perlindungan terhadap penyakit kritis dapat dimulai dari kondisi awal terdiagnosa dan klaim dapat diajukan beberapa kali berdasarkan kondisi atau tahapan dari suatu penyakit kritis.

Informasi di atas berguna agar kita dapat mensinergikan berbagai manfaat asuransi terkait kesehatan yang tersedia, sehingga manfaat yang dirasakan akan menjadi optimal dan saling melengkapi.

Untuk lebih jelasnya, hubungi Konsultan Allianz Life,

Natanael

HP 08113436830 email: natanael.albertus@gmail.com